cover
Contact Name
Husna Nashihin
Contact Email
aufahusna.lecture2017@gmail.com
Phone
+6283817990006
Journal Mail Official
jurnaljipsi.amorfati@gmail.com
Editorial Address
Kantor Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta Alamat: Siwil RT.05/RW.20, Siwil, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta 55581
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
ISSN : -     EISSN : 29629187     DOI : -
Education Science. The Islamic Education Science. Educational Psychology. Learning Psychology. Educational Philosophy. Islamic Educational Philosophy. Lesson Plan. Lesson Design. Lesson Media Development of Resources and Learning Media. Learning Theory of Islamic Education. Learning Strategies of Islamic Education. Islamic Education Curriculum Development. Objectives and Evaluations of Educational Curriculum. Tafsir Tarbawi. Hadist Tarbawi.
Articles 437 Documents
Epistemologi Fikih Waris Islam Berbasis Maqāṣid al-Syarī'ah untuk Mewujudkan Keadilan Kewarisan di Indonesia Darmawan
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 4 No. 1 Februari 2025: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v4i1.1398

Abstract

Hukum waris Islam di Indonesia masih diperdebatkan, terutama menyangkut ketentuan pembagian 2:1 antara ahli waris laki-laki dan perempuan yang dinilai sebagian kalangan tidak lagi mencerminkan keadilan substantif di tengah perubahan struktur sosial-ekonomi masyarakat kontemporer. Artikel ini bertujuan menganalisis epistemologi fikih waris Islam dengan menggunakan kerangka maqāṣid al-syarī'ah sebagai basis metodologis untuk merumuskan keadilan kewarisan yang kontekstual di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), menelaah nas Al-Qur'an dan hadis tentang waris, Kompilasi Hukum Islam (KHI), serta literatur akademik kontemporer mengenai maqāṣid al-syarī'ah dan keadilan gender dalam hukum keluarga Islam. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif melalui pendekatan epistemologi bayani, burhani, dan irfani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa epistemologi fikih waris klasik yang dominan bercorak bayani (tekstual) perlu diperkaya dengan penalaran burhani (rasional-sistemik) dan irfani (etis-substantif) agar mampu menjawab persoalan keadilan kewarisan kontemporer. Pendekatan maqāṣid al-syarī'ah, baik kerangka klasik al-Syatibi maupun pendekatan sistem Jasser Auda, menyediakan basis epistemologis untuk reinterpretasi kontekstual tanpa keluar dari nas, sebagaimana tercermin dalam terobosan hukum di Indonesia seperti wasiat wajibah, ahli waris pengganti, dan pengakuan harta bersama dalam KHI. Artikel ini menyimpulkan bahwa keadilan kewarisan di Indonesia dapat diwujudkan melalui rekonstruksi epistemologi fikih waris yang berorientasi maqāṣid, yang mengintegrasikan kepastian tekstual dengan kemaslahatan kontekstual sebagai basis pembaruan hukum kewarisan nasional yang responsif terhadap keadilan gender
Internalisasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Pembelajaran Agama Islam di Perguruan Tinggi Vokasi: Studi Kasus di Politeknik Industri Petrokimia Banten Nurhasanah; Silvia Febriani
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1413

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis internalisasi nilai moderasi beragama dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Politeknik Industri Petrokimia Banten. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus deskriptif-analitis, penelitian melibatkan 155 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui studi dokumen (RPS dan modul ajar), observasi kelas, lembar refleksi, serta wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: (1) redesain kurikulum mikro PAI berhasil mentransformasi pembelajaran dari Teacher-Centered Learning (TCL) menuju Student-Centered Learning (SCL) berbasis Case-Based Learning (CBL) dan Higher Order Thinking Skills (HOTS); (2) pengangkatan kasus lokal dinamika rumah ibadah di Cilegon sebagai trigger diskusi efektif mengurai polarisasi pemikiran mahasiswa melalui intervensi dosen berprinsip At-Tawassut; dan (3) terjadi pergeseran kognitif (cognitive shift) mahasiswa dari toleransi simbolik yang kaku menuju toleransi substansial yang inklusif. Pembelajaran PAI vokasi terbukti efektif saat mampu menyelaraskan doktrin keagamaan dengan etika profesionalisme dunia kerja industri multikultural.
A Systematic Analysis of the Effect of the Contextual Teaching and Learning (CTL) Approach on Improving Critical Thinking Skills in Civics Education at the Elementary School: Inggris Asmita Syifa Nopi Yulianti; Ida Fiteriani; Deri Firmansah
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1415

Abstract

The Contextual Teaching and Learning (CTL) approach has been widely applied in primary school education, particularly to enhance the quality of the learning process by making it more meaningful and contextual. However, previous research has generally focused on improving learning outcomes in a broad sense, whereas systematic studies specifically analyzing the impact of CTL on critical thinking skills within Pancasila and Civic Education (PPKn) lessons in primary schools (SD/MI) remain limited. Therefore, this study aims to systematically analyze research trends, study characteristics, and empirical findings regarding the impact of CTL on students' critical thinking skills in PPKn instruction during the 2021–2026 period. The study employs a Systematic Literature Review (SLR) method based on the PRISMA 2020 guidelines. Literature was sourced from Google Scholar and Scopus databases using the Publish or Perish application, then selected and managed through stages of identification, screening, eligibility, and inclusion. Data analysis was conducted using a descriptive-qualitative approach with narrative synthesis to identify patterns of findings across studies. Out of 1,248 identified articles, 10 met the inclusion criteria: research on CTL implementation in PPKn lessons at the primary school level, measurement of critical thinking skills, and publication in indexed scientific journals. The results indicate that the CTL approach has a positive impact on students' critical thinking skills, particularly in the areas of analysis, evaluation, argumentation, and decision-making. Keywords used included Contextual Teaching and Learning (CTL), critical thinking, PPKn instruction, and primary school. Research methodology was dominated by quantitative and experimental approaches, indicating a continued research focus on testing instructional effectiveness. Furthermore, the findings show that implementing CTL through components such as constructivism, inquiry, discussion, and reflection fosters active student engagement and connects PPKn material to real-life contexts. The uniqueness of this study lies in its specific focus on integrating the CTL approach with the development of critical thinking skills within the context of PPKn instruction in primary schools a topic that has rarely been examined systematically. These findings confirm that CTL is not only effective in improving learning outcomes but also plays a significant role in developing students' higher-order thinking skills. Therefore, future research is encouraged to broaden the scope of study, employ more diverse methodologies, and enhance research collaboration to strengthen the development of Civics education (PPKn) oriented towards 21st-century skills.
Implementasi Realistic Mathematics Education (RME) Berbasis Etnomatematika Congklak Dalam Mengembangkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Materi Peluang Lisa Melinda; Maylita Hasyim
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1418

Abstract

Kemampuan penalaran matematis siswa Sekolah Menengah Pertama pada materi peluang masih tergolong rendah karena pembelajaran cenderung disajikan secara abstrak dan terlepas dari pengalaman keseharian siswa. Salah satu upaya untuk mengatasi persoalan tersebut adalah dengan menghadirkan konteks budaya lokal ke dalam pembelajaran melalui pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) yang dipadukan dengan etnomatematika permainan congklak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi RME berbasis etnomatematika congklak dan menganalisis perkembangan kemampuan penalaran matematis siswa pada materi peluang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek satu kelas X di SMK SORE Tulungagung, yang selanjutnya difokuskan pada enam siswa dengan kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui observasi selama tiga kali pertemuan pembelajaran, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biji dan lubang congklak yang dimanipulasi secara langsung oleh siswa membantu mereka mengaitkan konsep ruang sampel, titik sampel, dan peluang kejadian dengan pengalaman bermain yang telah dikenal sejak kecil. Siswa berkemampuan tinggi mampu memenuhi seluruh indikator penalaran matematis, yaitu mengajukan dugaan, melakukan manipulasi matematika, dan menarik kesimpulan secara logis, sedangkan siswa berkemampuan sedang dan rendah menunjukkan peningkatan bertahap terutama pada indikator mengajukan dugaan dan manipulasi matematika. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran RME berbasis etnomatematika congklak berpotensi menumbuhkan penalaran matematis sekaligus melestarikan kearifan budaya lokal dalam pembelajaran matematika di sekolah.
Implementasi Metode Ummi dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur'an Peserta Didik di Taman Pendidikan Al-Qur'an Jannatul Firdaus Siman Ponorogo Hafizh Raafi; Adnun Yelipele; Syarifah; Ihwan Mahmudi; Idam Musthofa
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1423

Abstract

The ability to read the Qur'an is a fundamental competency that every Muslim should possess. However, Qur'anic learning in many Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) still faces several challenges, including the use of non-standardized teaching methods, differences in students' initial reading abilities, and limited learning evaluation. One of the approaches developed to improve the quality of Qur'anic instruction is the Ummi Method, which applies a quality assurance system in teaching and learning. This study aimed to (1) describe the implementation of the Ummi Method at TPQ Jannatul Firdaus Siman Ponorogo, (2) analyze the supporting and inhibiting factors affecting its implementation, and (3) examine its contribution to improving students' Qur'an reading skills. This study employed a qualitative case study approach. Data were collected through observation, in-depth interviews with the head of the TPQ, a Qur'an teacher, a student, and a student's parent, as well as documentation. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, including data condensation, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source and technique triangulation. The findings revealed that the Ummi Method was implemented systematically through the stages of planning, implementation, and evaluation by applying three core strategies: Direct Method, Repetition, and Affection. Its successful implementation was supported by teacher competence, students' learning motivation, parental involvement, and a conducive learning environment, whereas differences in students' initial abilities, limited instructional time, and insufficient Qur'an reading practice at home became the main obstacles. Furthermore, the implementation of the Ummi Method contributed positively to improving students' pronunciation (makhārij al-ḥurūf), application of tajwīd rules, reading fluency, tartīl, and self-confidence in reading the Qur'an. This study concludes that the Ummi Method functions not merely as a Qur'an reading method but as an integrated quality assurance system that fosters sustainable Qur'anic literacy and supports the development of a Qur'anic generation in non-formal Islamic educational institutions
Nilai Kejuangan Jenderal Achmad Yani Sebagai Dasar Pembentukan Kesadaran Hukum Melalui Pendidikan Karakter Perguruan Tinggi Niken Wahyuning Retno Mumpuni; Mochamad Cholil; Deni Santi Pertiwi
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1427

Abstract

Kesadaran hukum mahasiswa merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan warga negara yang bertanggung jawab dan berkarakter. Namun demikian, pembentukan kesadaran hukum di lingkungan perguruan tinggi masih menghadapi tantangan karena pendekatan pembelajaran yang cenderung menitikberatkan aspek kognitif dibandingkan internalisasi nilai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai kejuangan Jenderal Achmad Yani sebagai landasan moral dan hukum dalam pembentukan kesadaran hukum mahasiswa melalui pendidikan karakter di perguruan tinggi, serta mengkaji strategi implementasinya dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian hukum dengan menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum dianalisis secara preskriptif melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kejuangan Jenderal Achmad Yani yang diklasifikasikan ke dalam dimensi nasionalis, patriotik, dan heroik memiliki relevansi yang kuat dengan indikator kesadaran hukum, yaitu pengetahuan, pemahaman, sikap, dan perilaku taat hukum. Integrasi nilai-nilai tersebut melalui pendidikan karakter, khususnya dalam pembelajaran berbasis proyek, keteladanan dosen, serta budaya akademik yang menjunjung integritas, mampu memperkuat internalisasi kesadaran hukum mahasiswa secara lebih efektif dibandingkan pendekatan normatif semata. Dengan demikian, pendidikan karakter berbasis Nilai Kejuangan Jenderal Achmad Yani dapat menjadi model penguatan kesadaran hukum di perguruan tinggi yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila serta tujuan pendidikan nasional.
Dari Nirkekerasan menuju Keadilan Sosial: Dialektika QS. Al-Baqarah [2] 256, Yunus [10] 99, dan Al-Mumtahanah [60] 8 dalam Tafsir Hidâyah al-Qur’ân Moh Ali; Alisa Qodrun Nada; Fina Faiqatun Nazilah
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1433

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketegangan antara prinsip kebebasan beragama dan menguatnya arus eksklusivisme akibat pembacaan teks suci yang kaku, parsial, dan ahistoris. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dialektika QS. Al-Baqarah [2]: 256, Yunus [10]: 99, dan Al-Mumtahanah [60]: 8 dalam Tafsir Hidâyat al-Qur’ân karya KH. Muhammad Afifuddin Dimyathi (Gus Awis) guna merumuskan konstruksi etika sosial lintas iman. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu'i) dan interpretasi teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode penafsiran al-Qur’ân bi al-Qur’ân melahirkan trikotomi pilar keberagamaan yang solid. Pertama, penafsiran QS. Al-Baqarah 256 menegaskan prinsip anti-koersi (nirkekerasan) sebagai prasyarat mutlak integritas keimanan. Kedua, QS. Yunus 99 memberikan landasan teologis bahwa kebebasan tersebut berakar pada pengakuan atas keragaman sebagai ketetapan ilahi (sunnatullah). Ketiga, QS. Al-Mumtahanah 8 mentransformasikan kesadaran teologis tersebut ke ranah praksis sosiologis melalui kewajiban memadukan empati moral (birr) dan keadilan hukum (qisth) terhadap non-Muslim yang damai. Kesimpulannya, metodologi tafsir khas Nusantara ini tidak hanya mendelegitimasi nalar radikalisme dari akar doktrinalnya, tetapi juga mempromosikan kewarganegaraan aktif (active citizenship) untuk mewujudkan keadilan dan kedamaian di ruang publik.
Model Problem Based Learning (PBL) & Berbantuan Media Pop Up Book dalam Pembelajaran PPKn di SMPN 01 Lebong untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kesadaran Demokratis Siswa Yesi Susilawati; Apriza Fitriani; Susiyanto
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1448

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan hasil belajar siswa yang memperoleh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Pop Up Book, PBL tanpa Pop Up Book, dan pembelajaran konvensional terhadap keterampilan berpikir kritis dan kesadaran demokratis dalam pembelajaran PPKn di SMP Negeri 01 Lebong. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel berjumlah 96 siswa kelas VIII yang terbagi dalam tiga kelompok, masing-masing 32 siswa. Kelas VIII A memperoleh PBL berbantuan Pop Up Book, VIII B memperoleh PBL, dan VIII C memperoleh pembelajaran konvensional. Data keterampilan berpikir kritis diperoleh melalui tes uraian, sedangkan kesadaran demokratis melalui angket. Analisis dilakukan menggunakan uji prasyarat dan One Way ANOVA. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis dengan nilai signifikansi 0,007 < 0,05. Rata-rata posttest tertinggi diperoleh kelompok PBL berbantuan Pop Up Book sebesar 23,38, diikuti PBL sebesar 21,75 dan kontrol sebesar 19,38. Sementara itu, kesadaran demokratis tidak menunjukkan perbedaan signifikan dengan nilai signifikansi 0,268 > 0,05. Temuan menunjukkan bahwa integrasi PBL dan Pop Up Book lebih menonjol dalam pengembangan keterampilan berpikir kritis, sedangkan kesadaran demokratis memerlukan pembiasaan dan penguatan yang berkelanjutan.
Pengembangan Aplikasi Android 3DChem pada Materi Ikatan Kimia sebagai Media Visualisasi Konsep Abstrak bagi Siswa SMK Berbasis Multiple Representation Sofia Satriani Krisen; Jakub Saddam akkbar; Djakariah; Ayu Febrianti Akbar
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1449

Abstract

Chemistry learning, particularly on chemical bonding material, is often confronted with abstract and mathematical concepts that lead to low conceptual understanding and learning interest among vocational high school (SMK) students. Conventional one-way teaching methods tend to fail in connecting the macroscopic, submicroscopic, and symbolic levels of representation, causing fragmented understanding. This study aims to develop and evaluate the feasibility of the 3DChem Android application as a visualization medium for abstract concepts in chemical bonding material based on a Multiple Representation approach. The research employed Research and Development (R&D) methodology with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) and a qualitative-descriptive approach involving validation sheets and student response questionnaires. The subjects were one media expert, one material expert, and 20 students of SMK Madani Manado. The results showed that the 3DChem application received a feasibility percentage of 96.74% from the media expert (highly feasible), 93.33% from the material expert (highly feasible), and 88.44% positive student responses (highly positive). It is concluded that the 3DChem application is highly feasible as a visualization medium for abstract concepts of chemical bonding for SMK students
Competitiveness Analysis of Umrah Products at a Leading Conventional Travel Agents in Bandung City Rifansyah Faturahman; Rikantini Widiyanti
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1453

Abstract

The Indonesian umrah travel industry has grown rapidly over the past three years, intensifying competition among Umrah Pilgrimage Travel Organizers (PPIU) and requiring travel agencies to build measurable, consumer-based competitive advantages. Prior studies on the 7P Marketing Mix in the umrah and broader tourism sector have mostly tested the framework's influence on downstream outcomes such as satisfaction or loyalty through inferential modeling, while fewer studies use 7P scores directly as a diagnostic tool for formulating actionable strategy at the level of a single travel agency. This study addresses that gap by measuring the competitiveness of the umrah products offered by a conventional travel agency (PT. X) in Bandung City from the consumer's perspective, and by translating the resulting score pattern directly into prioritized business development strategies. A descriptive quantitative approach was employed using a 30-item questionnaire built on the seven dimensions of the 7P Marketing Mix (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence), measured on a 1-4 Likert scale and administered to 31 prospective umrah pilgrims selected through purposive sampling. The overall results show in “Good" category, with Physical Evidence as the strongest dimension and Promotion as the weakest -- the only dimension not yet reaching the "Good" category. Based on this score pattern, three priority strategic pillars were formulated: (1) strengthening digital promotion and marketing; (2) diversifying and differentiating umrah products; and (3) improving human resource competence and umrah-specific service standards. This study contributes empirical, consumer-data-based evidence as a practical foundation for strategic decision-making among small and mid-sized umrah travel agencies, while acknowledging the limits to generalizability associated with a small, single-firm, non-probability sample.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 4 November 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner (Articles in Pres Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 2 Mei 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 1 Februari 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 4 No. 4 November 2025: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 4 No. 3 Agustus 2025: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 4 No. 2 Mei 2025: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 4 No. 1 Februari 2025: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 3 No. 4 November 2024: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 3 No. 3 Agustus 2024: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 3 No. 2 Mei 2024: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 3 No. 1 Februari 2024: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 2 No. 4 November 2023: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 2 No. 3 Agustus 2023: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 2 No. 2 Mei 2023: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 2 No. 1 Februari 2023: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 1 No. 2 November 2022: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 1 No. 1 Agustus 2022: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner More Issue