cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
+6285648732677
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
Jalan Panglima Polim No.46 Bojonegoro
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 25811320     EISSN : 25812572     DOI : http://dx.doi.org/10.30734
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas that have been achieved in the area of community services. J-ABDIPAMAS, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Articles 430 Documents
DAUR ULANG BOTOL BEKAS MENJADI PIGGY BANKS UNTUK MENGASAH KREATIVITAS DAN MEMOTIVASI SISWA UNTUK MENABUNG Siti Ermawati; Taufiq Hidayat; Ima Isnaini Taufiqur Rohmah; Fitri Nurdianingsih; Ali Mujahidin
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2017): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.093 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v1i1.103

Abstract

The rubbish is the waste of goods that are not needed by the community. However, it does not mean that rubbish does not have any utility at all. Actually, used bottles can be recycled into a variety of creative products. Unfortunately, just a few people are willing to exploit the potential of the rubbish, so its existence becomes useless, and even just pollute the environment. This community service program aims to hone the creativity of students in recycling the bottles into unique piggy banks and improving students' movements to save their money. The method used in this program is Participatory Rural Appraisal (PRA). The participants are the students of class 5 SDN Prigi 1 (n=14). The steps of program implementation include; 1) counseling, 2) demonstration, 3) tools provision, 4) practice, and 5) evaluation. The results of the program are the partisipant’s understanding and skill in recycling the bottles into unique and creative piggy banks. Some piggy bank products produced by participants include; a turtle-shaped pig, an owl, and a plane. Students are expected to be more motivated to save their from an early age.Keywords: Recycle, Used bottles, Piggy banks ABSTRAKSampah merupakan sisa atau buangan dari barang yang tidak diperlukan oleh masyarakat. Meskipun demikian, bukan berarti sampah tidak memiliki kegunaan sama sekali. Botol bekas sebenarnya bisa didaur menjadi berbagai produk kreatif yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Persoalannya, sangat sedikit orang dapat mememanfaatkan potensi sampah sehingga keberadaannya menjadi sia-sia dan bahkan menjadi limbah yang mencemari lingkungan. PKM ini bertujuan untuk mengasah kreativitas siswa dalam mendaur ulang botol bekas menjadi Piggy Banks dan meningkatkan movitasi siswa untuk menabung. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah Participatory Rural Appraisal (PRA). Peserta PKM terdiri dari siswa Kelas V SDN Prigi 1 yang berjumlah 14 Orang. Langkah-langkah pelaksanaan PKM meliputi; 1) penyuluhan, 2) demonstrasi, 3) pemberian bantuan alat, 4) praktek, dan 5) evaluasi. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah pemahaman dan keterampilan siswa dalam mendaur ulang botol bekas menjadi piggy bank unik dan kreatif. Beberapa produk piggy bank yang dihasilkan siswa antara lain; piggy bank berbentuk kura-kura, burung hantu, dan pesawat. Dengan hasil ini, siswa diharapkan dapat lebih termotivasi untuk menabung sejak usia dini.Kata Kunci: Daur ulang, Botol bekas, Piggy banks
Pemberdayaan Masyarakat Desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji Kota Batu dalam Mempromosikan Objek Wisata Warsiman Warsiman; Ismarita Ida Rahmaniati; M. A. Haris Firismanda
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (885.404 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i1.2344

Abstract

ABSTRACTOne of the Tri Dharma Perguruan Tinggi is doing a community service. In order to actualize the community service, Faculty of Cultural Studies of Brawijaya University implements a community service assistance. The purpose of this community service is to give assistance to the local community of dusun Brumbung desa Gunungsari kecamatan Bumiaji Batu city in managing the tourist destination. The method that is used in this activity is Community Based Tourism Development (CBT) ecotourism, which enables the local community to get involved in tourism economy development from the evaluation stage of the tourism resources potential and to promote it. The result of this activity is that the dusun Brumbung desa Gunungsari kecamatan Bumiaji Batu city local community becomes aware and experienced on managing tourism resources, mapping, and promoting it to the outside world by means of short movie, vlog, and brochure through the use of science and technology. Keywords : Tourist attraction, community empowerment, promotion. ABSTRAK Salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah pengabdian kepada masyarakat. Dalam rangka mewujudkan Tri Dharma bidang pengabdian kepada masyarakat, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya melaksanakan pendampingan pemberdayaan masyarakat. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pendampingan kepada masyarakat dusun Brumbung desa Gunungsari kecamatan Bumiaji kota Batu dalam mengelola destinasi wisata. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ekoturisme Community Based Tourism Development (CBT), yakni masyarakat terlibat langsung dalam pembangunan ekonomi pariwisata sejak tahap penetuan potensi destinasi sumber daya wisata dan mempromosikannya. Hasil kegiatan ini, masyarakat dusun Brumbung desa Gunungsari kecamatan Bumiaji kota Batu memiliki kesadaran dan pengalaman dalam pengelolaan sumber daya wisata, pemetaan wilayah, hingga kegiatan mempromosikannya ke dunia luar dengan sarana film pendek, vlog, dan brosur, melalui pemanfatan ilmu pengetahuan dan teknologi.  Kata Kunci: Objek wisata, pemberdayaan masyarakat, promosi.
Pelatihan Online Penggunaan Geometry Toolbox untuk Mendukung Pembelajaran Jarak Jauh pada Masa Pandemi Febrian Febrian; Puji Astuti; Rindi Antika
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.36 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v4i2.1219

Abstract

ABSTRACTRegarding the demands of the 4.0 industrial revolution where every math educator must be able to adapt to technological developments and respond quickly to the COVID-19 pandemic, teachers should improve his capacity to use technology. The results of the analysis through partner exploration with a number of teachers who are members of the Mathematics Subject Teacher Conference (MGMP) for the high school mathematics of Bintan Regency found that there is still limited knowledge about technology so that the need for training. Through Community Service (PKM) activities, online training on Geometry Toolbox is carried out, it’s considered to have great potential to support distance learning. Through these activities, a learning video is produced which can be used as a distance learning resource. Four aspects of success of this activity are  general assessment, relevance and significance of activities, usefulness, and aspects of increasing the knowledge, understanding and skills of participants. The data obtained by distributing questionnaire using the Google Form platform and questions and answers during activity sessions. The results of this activity show that the online Geometry Toolbox training is going very well where participants have increased knowledge, an understanding of technology integration in mathematics learning and are skilled at using the Geometry Toolbox software in packaging learning. Thus training activities have provided opportunities for teachers to be able to carry out distance learning during the COVID-19 pandemic in 2020. Keywords: distance learning, Geometry Toolbox, online training  ABSTRAKTerkait tuntutan revolusi industri 4.0 dimana setiap pendidik matematika harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi serta secara sigap merespon situasi pandemi COVID-19, maka guru harus meningkatkan kapasitas dirinya dalam menggunakan teknologi. Melalui penjajakan mitra terhadap sejumlah guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika tingkat SMA Kabupaten Bintan diperoleh informasi bahwa masih ada kelemahan penguasaan teknologi sehingga perlu diadakan pelatihan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan online Geometry Toolbox dirasa memiliki potensi besar untuk mendukung pembelajaran jarak jauh. Melalui kegiatan tersebut dihasilkan video pembelajaran yang dapat dijadikan sumber belajar jarak jauh. Empat aspek penentu keberhasilan kegiatan ini adalah penilaian secara umum, relevansi dan signifkansi kegiatan, kebermanfaatan, serta aspek peningkatan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan peserta. Data diperoleh dengan penyebaran angket menggunakan platform Google Form serta tanya jawab selama sesi kegiatan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan online Geometry Toolbox berjalan dengan sangat baik dimana peserta memiliki peningkatan pemahaman mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran matematika serta terampil menggunakan software Geometry Toolbox. Dengan demikian kegiatan pelatihan ini telah mendukung pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi 2020.Kata Kunci: pembelajaran jarak jauh, Geometry Toolbox, pelatihan online
Workshop Software Manajemen Pustaka (Mendeley) untuk Meningkatkan Kualitas Penulisan Guru di Salatiga M. Fahmi Johan Syah; Muhammad Yahya
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 1 (2019): April 2019
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.636 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v3i1.380

Abstract

ABSTRACT This activity aimed to enhance the research writing quality for accounting teacher in vocational high school in Salatiga by using mendeley. The method was given with workshop in a day. The results showed that all participants (31 teachers) of this workshop have never heard about mendeley. After training, 87,5% participants said that mendeley was easy to use and have very strong comprehension 25%, understand 62%, and less understand 13%. Interestingly, 50% participants showed the willingness to use mendeley in the book writing, research, and other activities that need many references. The participants suggest the facilitator to intensify the workshop for senior teachers and school must provide the excellent internet connection.Keywords: Mendeley, Teacher, Reasearch  ABSTRAKPengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penulisan penelitian maupun artikel ilmiah untuk guru akuntansi SMK se- Kota Salatiga dengan menggunakan perangkat lunak mendeley. Kegiatan ini dilakukan dengan melaksanakan workshop selama satu hari. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa 100% peserta workshop (31 peserta) belum pernah menggunakan mendeley sebelum pelaksanaan workshop ini. Sedangkan setelah di training melalui mendeley 87,5% peserta menyatakan bahwa mendeley mudah untuk digunakan dan menyatakan sangat paham 25%, paham 62%, dan kurang paham 13%. Menariknya, dari keseluruhan peserta, 50%  menyatakan akan menggunakan mendeley di dalam kegiatan penulisan buku, penelitian, dan lain sebagainya, 50% menggunakan setelah mempelajari lebih lanjut dan tidak ada yang menyatakan tidak akan menggunakan mendeley. Saran dari peserta yaitu perlu adanya pendampingan secara intensif bagi guru senior dan support internet yang cukup.Kata Kunci: Mendeley, Guru, Penelitian
Reading Aloud: Upaya Membangun English Literacy Anak-Anak Desa Trembes, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro Ima Kulama Gutami; Anggita Refida Prismutitomi; Jovanny Cynthia Laverda; Khoirun Nikmah; Muhammad Jundullah; Nur Rochmadhoni; Ratna Nidya Primasari; Afifah Dewi Kurniati; Aista Bella; Mayla Zainun Nafi'ah; Agus Syaifudin; Izza Himmatul Ulya; Elisa Indriyaningsih; Siti Nur Rohmah; Sri Ningsih; Chyntia Heru Woro Prastiwi
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.839 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v5i2.2173

Abstract

This article is the result of Holistic Program for Village Empowerment and Development in Trembes Village, Malo District, Bojonegoro Regency. In the space structural plan of Bojonegoro Regency, Malo District will be the Reagional Service Centre, while Trembes Village is set to be the Local Service Centre. The strategic potential of this area must be accompanied by the improvement of human resources since in the early ages. During covid 19 pandemic, more or less 80 kids in the elementary school age tended to play and their parents got difficulties in guiding their studies, particularly in English subject that becomes one of literacy indicators. Moreover, no English private course is available there. By taking the theme of “Reading Aloud: An Effort for Developing English Literacy of Children in Trembes Village, Malo District, Bojonegoro Regency”, this community service program aimed at developing English Literacy among the kids in Trembes Village through a simple activity but meaningful namely Reading Aloud. This routine program was carried out every Sunday at 09.00-11.00 in August-November 2021 by prioritizing on the activity of reading aloud for shaping English Literacy. The activities of reading aloud bilingual books, giving English materials, as well as varying indoor and outdoor learning had developed the English literacy of children in terms of vocabulary, grammar, and practical uses.Artikel ini merupakan hasil dari pelaksanaan Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) di Desa Trembes, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro. Dalam rencana struktur ruang wilayah Kabupaten Bojonegoro, wilayah Kecamatan Malo akan menjadi Pusat Pelayanan Kawasan (PPK), sedangkan Desa Trembes menjadi Pusat Pelayanan Lokal (PPL). Potensi strategis wilayah ini harus diiringi dengan peningkatan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) sejak dini. Selama pandemic covid 19, kurang lebih 80 anak usia SD di Desa Trembes cenderung bermain dan para orang tua mengalami kesulitan dalam mendampingi belajar, terutama mata pelajaran Bahasa Inggris yang merupakan salah satu indikator literasi. Selain itu, tidak adanya lembaga kursus Bahasa Inggris di Desa Trembes juga berkontribusi terhadap rendahnya literasi berbahasa Inggris. Dengan mengambil tema “Reading Aloud: Upaya Membangun English Literacy Anak-Anak Desa Trembes, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro”, kegiatan ini pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membangun literasi Bahasa Inggris anak-anak SD di Desa Trembes melalui kegiatan sederhana namun sangat berarti yaitu dengan Reading Aloud. Kegiatan yang dilaksanakan setiap hari minggu jam 09.00-11.00 sejak Agustus hingga November 2021 ini mengutamakan aktivitas reading aloud untuk membentuk English Literacy. Rutinitas kegiatan yang diawali dengan membaca nyaring buku cerita dwibahasa, lalu memberikan materi Bahasa Inggris, serta variasi suasana indoor maupun outdoor telah mampu membentuk dan mengembangkan English Literacy anak-anak Desa Trembes dalam hal kosakata, tata Bahasa, maupun penggunaan praktis.  
Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Kelompok Guru MGMP Bahasa Indonesia di Kabupaten Bojonegoro Warsiman Warsiman; Wandayani Goeyardi; Lilik Wahyuni; M. A. Haris Firismanda; Endang Sholihatin
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.313 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i2.2827

Abstract

ABSTRACTThe ability to write scientific papers for the Indonesian MGMP (subject teacher) group of teachers in Bojonegoro district is low. Various efforts of the Bojonegoro District Education Office in providing upgrading to teachers on scientific writing techniques have not yielded results. The number of teachers who do not understand the technique of writing scientific papers is caused by the low understanding of teachers and the lack of intensity in providing training to write scientific papers. One of the efforts to overcome these problems is the provision of intensive training to teachers on the technique of writing scientific papers. The provision of intensive training is intended to help provide enlightenment in understanding and direct practice of scientific writing techniques. This community service activity is carried out for teachers who are members of the Indonesian Language MGMP teacher group in Bojonegoro district. The method used in this activity is to conduct intensive scientific writing training. As a result of this activity, the ability of teachers who are members of the Indonesian MGMP teacher group in Bojonegoro district has increased significantly. These results can be seen from the ability of teachers to understand and practice scientific writing techniques. Keywords: Training, writing scientific papers, MGMP. ABSTRAKKemampuan menulis karya ilmiah kelompok guru MGMP (musyawarah guru mata pelajaran) Bahasa Indonesia di kabupaten Bojonegoro tergolong rendah. Berbagai upaya Dinas Pendidikan kabupaten Bojonegoro dalam memberikan penataran kepada para guru tentang teknik menulis karya ilmiah belum membuahkan hasil. Banyaknya guru yang belum mengerti teknik menulis karya ilmiah tersebut disebabkan oleh rendahnya pemahaman guru serta kurangnya intensitas pemberian pelatihan menulis karya ilmiah. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pemberian pelatihan secara intensif kepada para guru tentang teknik menulis karya ilmiah. Pemberian pelatihan secara intensif tersebut dimaksudkan untuk membantu memberikan pencerahan dalam memahami dan mempraktikan secara langsung teknik menulis karya ilmiah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan terhadap para guru yang tergabung dalam kelompok guru MGMP Bahasa Indonesia di kabupaten Bojonegoro. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melakukan pelatihan menulis karya ilmiah secara intensif. Hasil dari kegiatan ini, kemampuan guru yang tergabung dalam kelompok guru MGMP Bahasa Indonesia di kabupaten Bojonegoro mengalami peningkatan signifikan. Hasil tersebut dapat dilihat dari kemampuan para guru memahami dan mempraktikan teknik menulis karya ilmiah. Kata Kunci: Pelatihan, menulis karya ilmiah, MGMP. 
Entrepreneurship dalam Lingkungan Sekolah di SMA PGRI 4 Palembang Neta Dian Lestari; Diana Widhi Rachmawati; Erma Yuliani; Nova Pratiwi; Ida Suryani; Chandra Kurniawan; Januardi Januardi; Boby Agus Yusmiono; Hendri Gunawan; Riswan Aradea
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 2 (2019): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.534 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v3i2.590

Abstract

ABSTRACTThe purpose of community service activity is to instill the spirit of "Entrepreneurship in a school environment especially on students in SMA PGRI 4 Palembang". The material is delivered by dividing participants into two classes. The speaker who delivered the material was FKIP lecturer from Palembang PGRI University. After explaining the material by the speakers, participants were asked to carry out entrepreneurship practices. The result of this activity as interest and knowledge of participants about entrepreneurship are increases. Keywords: Entrepreneurship, knowlegde, school environment. ABSTRAKTujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menanamkan jiwa “Enterpreneurship dalam lingkungan sekolah terutama pada siswa di SMA PGRI 4 Palembang”. Materi disampaikan dengan cara membagi peserta menjadi dua kelas. Narasumber yang menyampaikan materi adalah dosen FKIP universitas PGRI Palembang. Setelah penjelasan materi oleh narasumber, peserta diwajibkan untuk melakukan praktik kewirausahaan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa animo dan pengetahuan peserta tentang kewirausahaan meningkat. Kata Kunci: Kewirausahaan, pengetahuan, lingkungan sekolah. 
Pembuatan Buku Digital pada Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya Vivine Nurcahyawati; Erwin Sutomo; M. J. Dewiyani Sunarto
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 2 (2018): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.951 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v2i2.77

Abstract

ABSTRACTMangrove forests is one of the potential resources of some coastal areas of Indonesia that have ecological functions, social and economic functions, and physical functions. Good management will make the mangrove forest area as an attractive tourist area with many visitors. To make the forest area of Mangrove become an attractive tourist spot, it is needed an information media that can provide information clearly and completely. As an effort to develop the potential of ecotourism in Surabaya, Surabaya city government has established a regional technical implementation unit that is Mangrove Information Center (MIC). To help MIC, it has been made an information media that can be widely accessed by visitors with easy and interesting. The media is a digital information book about the area of Mangrove tourism, which can be accessed widely.Keywords: Mangrove, Digital Book, Information Media ABSTRAKHutan mangrove adalah salah satu sumber daya yang berpotensi di area pesisir Indonesia yang memiliki fungsi ekologis, fungsi sosial dan ekonomi, serta fungsi fisik. Pengelolaan yang baik akan membuat wilayah hutan mangrove menjadi area pariwisata yang diminati banyak pengunjung. Agar hutan Mangrove dapat menjadi kawasan tempat wisata yang menarik, maka diperlukan sebuah media informasi yang dapat menyediakan informasi secara jelas dan lengkap. Sebagai salah satu usaha pengembangan potensi lokasi ekowisata di Surabaya., pemerintah kota Surabaya telah membentuk unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Mangrove Information Center (MIC). Untuk mengatasi permasalahan dari MIC di atas, maka telah dibuat sebuah media informasi yang dapat diakses secara luas oleh pengunjung dengan mudah dan menarik. Media tersebut adalah terbentuknya buku informasi berbentuk digital tentang kawasan wisata Mangrove, yang dapat diakses secara luas. Kata Kunci: Mangrove, Buku Digital, Media Informasi
PEMBERDAYAAN BUDAYA LITERASI MENULIS PUISI PADA PESERTA DIDIK SMK NEGERI 1 KANOR BOJONEGORO Chyntia Heru Woro Prastiwi; Meiga Ratih Tirtanawati; Yuniarta Ita Purnama; Oktha Ika Rahmawati
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2017): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.592 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v1i1.121

Abstract

This article is resulted from the activity of Community Service Program located at State Vocational High School 1, Kanor, Bojonegoro. The low student’s ability in English and the lack of achievement in poem indicated the need of empowerment in writing poem at this school. This article aimed at describing the empowerment process of literary culture of writing poem in Indonesian and English to the graders XI and XII. Indonesia poem took the themes of TKR (Teknik Kendaraan Ringan or Simple Vehicle Technique), Multimedia, Pemasaran (Marketing), and TPHP (Teknik Pengolahan Hasil Pertanian or Agricultural Products Processing Technique). Meanwhile, English poem took free theme but was limited to the six types of poems namely acrostic, cinquain, haiku, tanka, diamante, and calligram. Indonesian poem on expertise program of Vocational High School was intended for deepening students’ understanding on their study fields, while English poem was aimed at improving students’ abilities in English. The results of this Community Service Program reported that there were 34 out of 94 students’ poems fulfilling the criteria of good poem and deserved to be published. Although the poem feasibility only reached 36.2%, this percentage could be categorized as quite good first achievement for the students.Keywords: Vocational High School, Poetry literacy, English, Indonesian.ABSTRAKArtikel ini merupakan hasil dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang bertempat di SMK Negeri 1 Kanor, Bojonegoro.  Rendahnya kemampuan Bahasa Inggris serta belum adanya prestasi dibidang seni puisi pada peserta didik SMK Negeri I Kanor, Bojonegoro mengindikasikan perlunya pemberdayaan menulis puisi pada sekolah ini. Artikel ini bertujuan menggambarkan bagaimana memberdayakan budaya literasi menulis puisi berbahasa Indonesia dan berbahasa Inggris pada peserta didik kelas XI and XII. Puisi berbahasa Indonesia mengambil 4 tema yaitu TKR (Teknik Kendaraan Ringan), Multimedia, Pemasaran, dan TPHP (Teknik Pengolahan Hasil Pertanian), sedangkan puisi berbahasa Inggris mengambil tema bebas tapi bentuk puisi terbatas pada 6 jenis yaitu acrostic, cinquain, haiku, tanka, diamante, dan calligram. Puisi berbahasa Indonesia bertema program keahlian SMK bertujuan untuk memperdalam pemahaman mereka tentang materi jurusan masing-masing, sedangkan puisi berbahasa Inggris bertujuan meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris peserta didik sekaligus memperkenalkan bentuk-bentuk puisi berbahasa Inggris. Hasil kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa terdapat 34 puisi dari total 94 puisi peserta didik yang terpilih dan memenuhi kriteria bagus dan layak terbit. Meskipun kelayakan puisi hanya mencapai 36,2%, persentase ini merupakan pencapaian pertama peserta didik yang cukup bagus.Kata kunci: SMK, Literasi puisi, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Budidaya Hidroponik Sayuran sebagai Upaya Pembentukan Agropreneur Muda Istiqomah Istiqomah; Siti Shoimah; Ridho Bagus Setiawan; Syaiful Amin Ardiansyah; Nur Vinda Eka Sholikhatus
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.745 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i2.2757

Abstract

One of the important community empowerment to be developed is the expertise in the field of entrepreneurship, especially in agriculture, which is called agropreneur. Entrepreneurship in agriculture has recently become something that people are aware of along with the increasing demand for food and vegetables. Hydroponics is an alternative to plant cultivation using simple technology that makes it easier for people to grow crop. especially vegetables. Hydroponic cultivation training is aimed to young people in the hope of being able to motivate and initiate the formation of entrepreneurs in agricultural sector (agriprenuership). This program employed several stages; potential observation, socialization, training, program assistance, and final assessment. The results showed that: (1) 100 percent of the hydroponic cultivation training participants understand the theory and practice of hydroponic vegetable cultivation, (2) Lettuce plants from the training program were normal in size and freshness. The level of lettuce leaf damage caused by pests and diseases is low. Lettuce produced from this training program is suitable for consumption and commercial marketing. Salah satu pemberdayaan masyarakat yang penting untuk dikembangkan adalah keahlian bidang wirausaha khususnya di bidang pertanian yang disebut sebagai agropreneur. Kewirausahaan di bidang pertanian belakangan ini menjadi hal yang disadari masyarakat seiring dengan meningkatkan kebutuhan akan pangan dan sayuran. Hidroponik merupakan alternatif budidaya tanaman dengan menggunakan teknologi yang sederhana umtuk memudahkan masyarakat dalam bercocok tanam, terutama jenis sayuran. Pelatihan budidaya hidroponik ditujukan bagi kalangan muda dengan harapan mampu memotivasi dan menginiasi terbentuknya wirausahawan bidang pertanian (agropreneurship). Metode pelaksanaan pengabdian yang digunakan dalam program ini adalah observasi potensi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan program, dan asesmen akhir. Hasil pengabdian masyarakat ini adalah: (1) 100 persen peserta pelatihan budidaya hidroponik memahami secara teori dan praktik tentang budidaya tanaman sayuran secara hidroponik, (2) Tanaman selada hasil program pelatihan memiliki ukuran dan kesegaran yang normal. Tingkat kerusakan daun selada akibat setangan hama dan penyakit adalah rendah. Selada yang dihasilkan dari program pelatihan ini layak dikonsumi dan dipasarkan secara komersil.