cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
+6285648732677
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
Jalan Panglima Polim No.46 Bojonegoro
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 25811320     EISSN : 25812572     DOI : http://dx.doi.org/10.30734
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas that have been achieved in the area of community services. J-ABDIPAMAS, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Articles 430 Documents
Pemberdayaan Pengrajin Lulur Timung dalam Akselerasi Kualitas Home SPA Khas Suku Banjar Fitriana, Mia; Anwar, Khoerul; Fadlilaturrahmah, Fadlilaturrahmah
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.2297

Abstract

The traditions of balulur and batimung are still carried out today. One of the production places for cucumber scrub in the city of Banjarmasin is Ipah Zein MSME. The cucumber scrub product by Ipah Zein MSME is a concoction that has been passed down from generation to generation and has been producing cucumber scrub for three generations. During these three generations, the making of scrub and timung was still done traditionally. The quality of this product needs to be improved so that it can still be marketed. The implementation of this service aims to improve the quality dimensions of Ipah Zein MSME timung scrub products, both product quality and packaging quality. Activities will be carried out from April to December 2021 at the Ipah Zein timung scrub production house. The method used begins with preparation, then implementation of activities and evaluation of activities. Activities that have been carried out include modernizing equipment in the production process, assisting production according to Good Cosmetic Manufacturing Practices, mechanizing packaging equipment and improving traditional cosmetic packaging designs. The results show that the service activities have been carried out well, where there has been an increase in the quality of Ipah Zein MSME timung scrub products, both product quality and packaging quality. Service partners have been equipped with knowledge about Good Cosmetic Manufacturing Practices, given equipment that supports this and the product has a more attractive design and is more acceptable to the marketKeywords: scrubs, timung, quality Tradisi balulur dan batimung masih dilakukan sampai saat ini. Salah satu tempat produksi lulur timung di kota Banjarmasin adalah UMKM Ipah Zein. Produk lulur timung oleh UMKM Ipah Zein adalah ramuan warisan turun menurun dan sudah memproduksi lulur timung selama tiga generasi. Selama tiga generasi tersebut, pembuatan lulur dan timung masih dikerjakan secara tradisional. Produk ini perlu ditingkatkan kualitasnya agar tetap dapat dipasarkan. Pelaksanaan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan dimensi kualitas produk lulur timung UMKM Ipah Zein, baik mutu produk maupun mutu kemasan. Kegiatan dilakukan pada bulan April sampai Desember tahun 2021 di rumah produksi lulur timung Ipah Zein. Metode yang dilakukan diawali dengan persiapan kemudian pelaksanaan kegiatan dan evaluasi kegiatan. Kegiatan yang telah terlaksana meliputi modernisasi peralatan pada proses produksi, pendampingan produksi sesuai Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB), mekanisasi alat pengemas dan peningkatan desain kemasan kosmetika tradisional. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian telah terlaksana dengan baik dimana terjadi peningkatan kualitas produk lulur timung UMKM Ipah Zein, baik mutu produk maupun mutu kemasan. Mitra pengabdian telah dibekali pengetahuan mengenai CPKB, diberikan peralatan yang menunjang hal tersebut dan produk telah memiliki desain yang lebih menarik dan lebih dapat diterima pasar.Kata Kunci: lulur, timung, kualitas 
Pendampingan Pada Aparat dan UMKM Desa untuk Peningkatan Ekonomi Simpang Petai-Kampar Putra, Agus Ika; Yuniarto, Enno; Siswanto, S.; Nugroho, Soewignjo Agus; Satibi, Syawal; Khairat, K; Herman, Syamsu; Saeri, Muhammad; Adnan, Arisman
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.2812

Abstract

Simpang Petai village was formed due to the expansion of the village in 2008.  As a new village, Simpang Petai lacks facilities to face the challenges of implementing village development. The level of understanding and skills of the village officials for planning system is still very low.  The participation of UMKM in the implementation of village development needs to be carried out and strengthened as one of the bases of village stability and the driving force for improving the village economy.  The PkM Team of the Riau University Village Development Program, as Technical Assistance, helped solve village problems.  Inventarisasi PkM team, compile activities systematically and continuously, to improve the understanding and skills of officials and village communities in the process of preparing and implementing participatory village development planning. The forming of active participation of young people, as drivers of village UMKM, in development as the basis for the resilience of rural communities and the driving force of the village economy.  The activities of Advanced Welding Skills Practice, which with Product orientation, and Management Activities website Desa as the basis for village planning for Community Services and Marketing of Local Products succeeded in improving the economy of UMKM ABSTRAKDesa Simpang Petai terbentuk karena pemekaran desa tahun 2008. Sebagai desa baru, Simpang Petai minim fasilitas menghadapi tantangan melaksanakan pembangunan desa. Tingkat pemahaman dan keterampilan Aparat desa menyusun sistem perencanaan desa masih sangat rendah. Partisipasi UMKM dalam pelaksanaan pembangunan desa perlu dijalankan serta diperkuat sebagai salah satu basis stabilitas desa dan motor penggerak peningkatan Perekonomian desa. Tim Kegiatan Pengabdian Masyarakat Program Bina Desa Universitas Riau, sebagai Technical Assistance, membantu menyelesaikan permasalahan desa. Inventarisasi tim PkM, menyusun kegiatan secara sistematis dan berkesinambungan, yaitu untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan Aparat dan masyarakat desa pada proses penyusunan dan implementasi perencanaan pembangunan desa yang partisipatif. Terbentuknya partisipasi aktif para pemuda, sebagai penggerak UMKM desa, dalam pembangunan sebagai basis ketahanan masyarakat desa dan motor penggerak Perekonomian desa. Kegiatan Praktik Keterampilan Pengelasan Lanjut, yang dengan orientasi Produk, dan Kegiatan Pengelolaan website Desa sebagai basis perencanaan desa untuk Pelayanan Masyarakat dan Pemasaran Produk Lokal berhasil meningkatkan ekonomi UMKM.
Pelatihan Bisnis Rintisan Mahasiswa Melalui Research dan Design Thinking Yuana, Pusvita; Azzardina, Aulia
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i2.2899

Abstract

ABSTRACTDuring the Covid-19 pandemic, the number of MSMEs in Indonesia has decreased and weakened. The increase in the number of MSMEs will affect the economy in a positive way. Therefore, the government encourages increasing the number of young entrepreneurs to help grow the national economy. This is also the concern of universities to become a source of strengthening and developing productive entrepreneurship among young people. It is essential to train students in research and design thinking because young entrepreneurs who start businesses need assistance in advancing their business knowledge. Community service activities are carried out in collaboration with the Melusinau Community which actively provides learning opportunities in various fields and shares experiences with experts. Activities will be carried out in three meetings for two weeks using the zoom application. On the first day of the meeting delivered material on design thinking introduction and user understanding, the second day was concept generation and prototyping, and the third day was sample presentation and pitching tips. Through this community service activity, it is expected that each activity carried out can increase student knowledge and strong basic abilities to minimize the risk of failure. Based on the results of the evaluation of the implementation of the activities of the participants, 80.26% of the participants gave very satisfying results and 19.74% of the participants were satisfied during the workshop.ABSTRAKSelama pandemi Covid-19, jumlah UMKM di Indonesia mengalami penurunan dan melemah. Padahal dengan meningkatnya UMKM, perekonomian di Indonesia juga akan mengalami peningkatan. Oleh karena itu, pemerintah mendorong peningkatan jumlah wirausaha muda guna membantu pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini juga menjadi perhatian perguruan tinggi untuk menjadi sumber penguatan dan pengembangan wirausaha produktif dari kalangan anak muda. Dikarenakan wirausaha muda yang merintis bisnis memerlukan bantuan untuk memperkuat dasar pengetahuan bisnis, sehingga pelatihan kepada mahasiswa mengenai Research dan Design Thinking melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat perlu untuk dilakukan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan melakukan kerjasama dengan Komunitas Melusinau yang secara aktif memberikan kesempatan belajar pada beragam bidang dan berbagi pengalaman dari para pakar. Pelaksanaan kegiatan sebanyak tiga kali pertemuan dalam dua minggu dan menggunakan aplikasi zoom. Pada pertemuan hari pertama menyampaikan materi tentang design thinking introduction and understanding user, hari kedua yaitu concept generation and prototyping, dan hari ketiga yaitu presentation sample and pitching tips. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dari masing-masing kegiatan yang dijalankan dapat memberikan peningkatan baik pada pengetahuan mahasiswa maupun kemampuan dasar yang kuat sehingga mahasiswa dapat meminimalkan terjadinya risiko kegagalan. Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan dari peserta, 80,26% peserta memberikan hasil yang sangat puas dan 19,74% dari peserta merasa puas selama berlangsungnya workshop.
Sosialisasi Kewaspadaan Remaja dalam Menghadapi Bullying pada Media Sosial Fidari, Sala Salsabila; Asthetika, Nur Maghfirah; Febriana, Poppy; Sulistyo, Akbar
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.3017

Abstract

ABSTRACTSocial media has become a habit for people, especially teenagers. Among them are useful as entertainment tools and also function as diggers and convey information, but not a few also encounter an act of attack in the form of writing or posting on social media which is often referred to as cyberbullying. This can have an impact on a person's psychology, especially teenagers aged 12-17 who spend almost half of their time staring at and playing social media. Therefore it is necessary to hold an community service activity to increase understanding regarding the meaning of social media, the advantages of social media, the disadvantages of social media, the meaning, types, impacts and ways to deal with cyberbullying which are carried out at SMP PGRI 16 Sidoarjo. The results obtained from this community service activity were an increase in understanding and also a change in attitude of 50% which resulted after giving the material and also filling out a questionnaire in the form of a psychological test which contains questions related to actions that trigger cyberbullying. ABSTRAK Media sosial sudah menjadi suatu kebiasaan orang-orang terutama remaja. Diantaranya berguna sebagai alat hiburan dan juga berfungsi sebgai penggali dan penyampai informasi, namun tidak sedikit pula yang menjumpai suatu tindak penyerangan berupa tulisan maupun postingan pada media sosial yang sering disebut dengan cyberbullying. Hal ini dapat berdampak pada psikis seseorang, terutama remaja usia 12-17 yang hampir separuh waktunya dihabiskan untuk menatap dan bermain media sosial. Maka dari itu perlu diadakannya suatu kegiatan abdimas ini guna meningkatkan pemahaman terkait pengertian media sosial, kelebihan media sosial, kekurangan media sosial, pengertian, macam-macam, dampak dan cara mengatasi cyberbullying yang dilaksanakan pada SMP PGRI 16 Sidoarjo. Hasil yang diperoleh dari kegiatan abdimas ini adalah terjadi suatu peningkatan pemahaman dan juga perubahan sikap sebesar 50% yang dihasilkan setelah pemberian materi dan juga pengisian angket berupa psikotes yang berisikan soal-soal terkait tindakan yang memicu cyberbullying.  
Aplikasi Virtual Chemistry Laboratory bagi Calon Guru Kimia di Jayapura Amsad, Lusia Narsia; Jukwari, Jukwati
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.3073

Abstract

ABSTRACTThere is a pattern change that occurred in the world of education as a result of the development of Society 5.0 and the existence of the Covid-19 Pandemic caused changes in chemistry lessons provided by teachers. This makes chemistry teachers not only able to carry out learning offline but teachers must also be able to carry out online learning. Learning in the form of practicum which is often carried out offline also needs to be modified in its implementation so that it can be carried out online. To overcome the difficulties for prospective chemistry teachers to carry out online practicums, training is provided in using the Virtual Chemistry Laboratory application. The stages in this training consist of preparation, implementation and evaluation. The implementation of this training provides positive knowledge about the use of the Virtual Chemistry Laboratory application and a positive influence for prospective chemistry teachers to be able to carry out learning using practical methods more effectively for students.  ABSTRAKAdanya perubahan pola yang terjadi dalam dunia pendidikan sebagai dampak dari berkembangnya Society 5.0 dan adanya Pandemi Covid-19 menyebabkan terjadinya perubahan pada pembelajaran kimia yang diberikan oleh guru. Hal ini membuat guru kimia tidak hanya dapat melaksanakan pembelajaran secara offline saja namun guru juga harus dapat melaksanakan pembelajaran secara online. Pembelajaran dalam bentuk praktikum yang sering dilakukan secara offline juga perlu dimodifikasi dalam pelaksanaannya agar dapat dilaksanakan secara online. Untuk mengatasi kesulitan calon guru kimia dalam melaksanakan praktikum online, diberikan pelatihan penggunaan aplikasi Virtual Chemistry Laboratory. Tahapan dalam pelatihan ini terdiri dari persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Terselenggaranya pelatihan ini memberikan pengetahuan positif tentang penggunaan aplikasi Virtual Chemistry Laboratory dan memberikan pengaruh positif bagi calon guru kimia untuk dapat melaksanakan pembelajaran dengan metode praktik dengan lebih efektif bagi siswa.
Pembinaan Belajar Membaca Al-Qur’an dengan Menggunakan Metode Al-Husna Yanti, Apri; Gafur, Abdul; Switri, Endang
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.3074

Abstract

ABSTRACTLearning to read the al-Qur'an correctly is crucial, and it's essential to use the right method to achieve this goal effectively. This activity aims to provide guidance to students at TPA Al-Kahfi Sukarami by utilizing the al-husna method, which facilitates easier and proper al-Qur'an reading, emphasizing adherence to tajwid rules. This method, centered on tajwid and reading regulations, helps students overcome reading challenges they may encounter. The results obtained from this coaching demonstrate the effectiveness of the al-husna method as a beneficial solution for TK/TPA students. Implementation involves continuous practice with hijaiyah letters, memorization, and writing exercises, all contributing to strengthening students' memory and enhancing their ability to read the al-Qur'an accurately. The al-husna method stands out for its simplicity, speed, practicality, and systematic approach, making the learning process enjoyable and fostering motivation among students to excel in al-Qur'an reading.  ABSTRAKBelajar membaca Al-Qur'an dengan benar sangatlah penting, dan penting untuk menggunakan metode yang tepat untuk mencapai tujuan ini secara efektif. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bimbingan kepada santri di TPA Al-Kahfi Sukarami dengan memanfaatkan metode al-husna yang memfasilitasi pembacaan al-Qur'an lebih mudah dan benar, dengan menekankan ketaatan pada kaidah tajwid. Metode yang berpusat pada tajwid dan peraturan membaca ini membantu siswa mengatasi tantangan membaca yang mungkin mereka hadapi. Hasil yang diperoleh dari pembinaan ini menunjukkan keefektifan metode al-husna sebagai solusi yang bermanfaat bagi siswa TK/TPA. Implementasinya berupa latihan terus menerus huruf hijaiyah, hafalan, dan latihan menulis, semuanya berkontribusi dalam memperkuat daya ingat siswa dan meningkatkan kemampuan membaca al-Qur'an secara akurat. Metode al-husna menonjol karena kesederhanaan, kecepatan, kepraktisan, dan pendekatannya yang sistematis, menjadikan proses pembelajaran menyenangkan dan menumbuhkan motivasi di kalangan siswa untuk unggul dalam membaca al-Qur'an. 
Upaya Peningkatan Daya Jual Produk UMKM Desa Kusamba Bali Melalui Strategi Branding Purnama Sari, Desak Made Febri; Cintya Dewi, Putu; Oka Martini, Ida Ayu
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i2.3089

Abstract

ABSTRACTEfforts to increase the selling power of products through a branding strategy can be done by emphasizing the brand in the marketing of the products produced. Branding is a communication activity in creating the character or identity of a product image to customers. One way to promote it is through social media and the marketplace. The activity method uses several stages: permitting the implementation of the program to partners; preparation and preparation of strategies to be used; implementation of program activities; and preparation of reports. The marketing strategy used is making branding videos and promoting using Instagram social media, because social media and sales through marketplaces are said to be the best way to approach yourself with consumers. Because almost all people have social media accounts and people shop more on the marketplace ABSTRAKUpaya meningkatkan daya jual produk melalui strategi brading dapat dilakukan dengan menekankan merek dalam pemasaran produk UMKM yang dihasilkan. Kegiatan branding merupakan aktivitas komunikasi dalam membuat karakter atau identitas suatu produk untuk menciptakan dan memperahankan image produk pada pelanggan. Salah satu cara mempromosikannya yaitu melalui sosial media dan marketplace. Metode kegiatan menggunakan beberapa tahapan: perizinan pelaksanaan program kepada mitra; persiapan dan penyusunan strategi yang akan digunakan; pelaksanaan program kegiatan; dan penyusunan laporan. Strategi pemasaran yang digunakan adalah pembuatan video branding dan melakukan promosi menggunakan media sosial instagram, sebab  media sosial dan penjualan melalui marketplace disebut sebagai cara  terbaik dalam pendekatan diri dengan konsumen. Karena hampir seluruh masyarakat memiliki akun sosial media dan masyarakat lebih sering berbelanja di marketplace.
Pelatihan Standar Layanan Perbankan bagi Siswa SMK Negeri 10 Surabaya Sihotang, Ellen Theresia; Sistiyarini, Evi; Rokhmania, Nur'aini; Nasution, Zubaidah
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.3378

Abstract

ABSTRACTOne form of formal education is a Vocational High School (SMK) where the learning process includes theory and practice in order to prepare graduates who are ready to work. In this regard, SMKN 10 has a specialization in banking and requires concepts and practices related to bank services standards. The solution provided by the Hayam Wuruk University (UHW) Perbanas Community Service (PkM) team was to conduct training as an implementation method. Training activities are carried out through preparation, implementation and evaluation stages. As a results, a number of students obtained the concept of customer service standards which included customer and teller services and cash transaction practices in the teller work unit through a web-based bank application.Keywords: Banking, Bank Service Standards, Training, Vocational School.  ABSTRAKSalah satu bentuk pendidikan formal adalah Sekolah Menengah  Kejuruan (SMK) yang proses pembelajaran meliputi teori dan praktik dalam rangka menyiapkan lulusan yang siap bekerja. Berkaitan dengan hal tersebut SMKN 10 memiliki bidang peminatan perbankan dan memerlukan konsep serta praktik yang terkait dengan standar layanan bank. Solusi yang diberikan oleh tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Hayam Wuruk (UHW) Perbanas adalah melakukan pelatihan sebagai metode pelaksanaan. Kegiatan pelatihan dilakukan melalui tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasilnya sejumlah siswa memperoleh konsep standar layanan nasabah yang meliputi pelayanan nasabah dan teller serta praktik transaksi tunai pada unit kerja teller melalui aplikasi bank berbasis situs web. Kata Kunci: Pelatihan, Perbankan, SMK, Standar Layanan Bank
Pendampingan Digital Marketing untuk Meningkatkan Penjualan UMKM Kue Kering di Gresik Farida, Eka; Hidayat, Taufiq
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.3566

Abstract

MSMEs are business activities that are able to expand employment opportunities for the community and encourage economic growth. The aim of this service is to provide digital marketing assistance to pastry business people to develop their business so that their productivity will increase. Each existing MSME, especially those operating in the dry cake home industry, is faced with various problems. One of the MSMEs that already has a sales market share is the right choice for assistance because many have fundamental problems in the marketing sector. These MSMEs have several problems, namely they don't have a product brand, don't have a logo and product label, and don't do digital marketing. Based on this problem, our target is to help pastry MSMEs in the Gresik area through digital marketing assistance to increase sales of pastry products. The results of the service show that these MSMEs have product brands, logos and marketing accounts on social media and the Tokopedia marketplace.
Pelatihan Pengembangan Modul Ajar terintegrasi Karakter pada Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Guru Sekolah Dasar Annisa, Muhsinah; Faqihatuddiniyah, Faqihatuddiniyah; Salsabila, Syafira; Nur Khalisa, Sri Indriyati; Sarah, Zeni
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.3596

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this training is to improve teacher professionalism through the development of character-integrated teaching modules on the implementation of the Merdeka curriculum. This activity participants were teachers of SDN Sungai Miai 5 Banjarmasin. This community service activity is in the form of training conducted in the form of classical and group and mentoring which is carried out continuously for 3 months of activity implementation. Community service activities in the form of training in developing character-integrated teaching modules on the implementation of the Merdeka Belajar curriculum for elementary school teachers at SDN Sungai Miai 5 Banjarmasin were carried out on August 28, 2023. Apart from conducting training, the service team also provided assistance for teachers in developing teaching module designs on the implementation of the Merdeka curriculum. The number of teachers involved in this training activity was 30 people. Overall, this activity went smoothly, this was marked by a very positive response from the participants to the material presented. The participants were actively involved in this training process, by asking questions and interacting with the presenters. This positive response reflects the participants' high level of engagement in learning, which in turn can have a positive impact on their understanding of the material presented. Keywords: teaching module, character, independent curriculum implementation ABSTRAKTujuan pelatihan ini adalah meningkatkan profesionalisme guru melalui pengembangan modul ajar terintegrasi karakter pada Impelemtasi kurikulum Merdeka. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh guru di sekolah perwakilan guru-guru SDN Sungai Miai 7 Banjarmasin. Peserta pelatihan diharapkan berjumlah 30 orang.  Program kemitraan masyarakat  ini  berupa pelatihan yang dilakukan dalam bentuk klasikal dan kelompok serta pendampingan yang dilakukan secara berkesinambung selama 3 bulan pelaksanaan kegiatan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat berupa Pelatihan Pengembangan Modul Ajar Terintegrasi Karakter Pada Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Bagi Guru Sekolah Dasar SDN Sungai Miai 5 Banjarmasin dilaksanakan tanggal 28 Agustus 2023. Selain melakukan pelatihan, tim pengabdian juga melakukan pendampingan bagi guru dalam mengembangkan perancangan modul ajar pada implementasi kurikulum Merdeka. Jumlah guru yang telibat dalam kegiatan pelatihan ini adalah 30 orang. Secara keseluruhan kegiatan ini berjalan dengan lancer, hal ni ditandai dengan respon yang sangat positif dari para peserta terhadap materi yang disampaikan. Para peserta secara aktif terlibat dalam proses pelatihan ini, dengan bertanya dan berinteraksi dengan pemateri. Respons positif ini mencerminkan tingkat keterlibatan yang tinggi dari peserta dalam pembelajaran, yang pada gilirannya dapat berdampak positif pada pemahaman mereka tentang materi yang disampaikan.  Kata Kunci: modul ajar, karakter, implementasi kurikulum merdeka