cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
+6285648732677
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
Jalan Panglima Polim No.46 Bojonegoro
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 25811320     EISSN : 25812572     DOI : http://dx.doi.org/10.30734
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas that have been achieved in the area of community services. J-ABDIPAMAS, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Articles 430 Documents
Menumbuhkan Budaya Literasi Anak Sejak Dini melalui Pelatihan Mendongeng Bagi Ibu-Ibu Kelompok Dawis Kacang Tanah III, Kecamatan Genuk, Kota Semarang Arsanti, Meilan; Wardani, Oktarina Puspita; Chamalah, Evi; Azizah, Aida; Setiana, Leli Nisfi; Turahmat, Turahmat
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.3659

Abstract

ABSTRACT Storytelling is a very beneficial activity for children because it can teach children about morals, like language, help achieve development in emotional learning, improve the learning atmosphere, and introduce new values and cultural values to children. Apart from that, storytelling can also foster an interest in reading in children from an early age so that it can foster a culture of literacy in Indonesia. Therefore, storytelling skills are very important for parents, especially mothers who have children under five. To foster a culture of literacy in children, it must be done from an early age and starting from the family environment. Therefore, this PKM was carried out to provide storytelling skills training to the women of the Dawis Kacang Tanah III group in Bangetayu Kulon Village, Genuk District, Semarang City. This training was attended by 13 members of the Dawis Kacang Tanah III group. The method used is training with four stages, namely 1) planning, 2) implementing actions, 3) observation and evaluation, and 4) reflection. The results obtained from the training include mothers who have 1) knowledge about the benefits of fairy tales for young children, 2) storytelling skills using storybooks and finger puppets, and 3) a growing love of storytelling in young children.  Keywords: storytelling, literacy culture, early childhood  ABSTRAK Mendongeng merupakan aktivitas yang sangat bermanfaat bagi anak karena dapat mengajarkan anak tentang moral, menyukai bahasa, membantu pencapaian perkembangan dalam pembelajaran emosi, meningkatkan suasana belajar, dan mengenalkan nilai-nilai baru serta nilai-nilai budaya pada anak. Selain itu, mendongeng juga dapat menumbuhkan minat baca pada anak sejak dini sehingga mampu menumbuhkan budaya litersi di Indonesia. Oleh karenanya keterampilan mendongeng sangat penting dimiliki oleh orang tua khususnya ibu yang memiliki anak balita. Untuk menumbuhkan budaya literasi pada anak harus dilakukan sejak dini dan dimulai dari lingkungan keluarga. Oleh karena itu, PKM ini dilaksanakan untuk memberikan pelatihan keterampilan mendongeng pada ibu-ibu kelompok Dawis Kacang Tanah III di Kelurahan Bangetayu Kulon, Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Pelatihan ini diikuti oleh anggota kelompok Dawis Kacang Tanah III sebanyak 13 orang. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan empat tahapan, yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi dan evaluasi, dan 4) refleksi. Adapun hasil yang diperoleh dari hasil pelatihan tersebut antara lain ibu-ibu telah memiliki 1) pengetahuan tentang manfaat dongeng bagi anak usia dini, 2) keterampilan mendongeng dengan media buku cerita dan boneka jari, dan 3) tumbuhnya rasa suka terhadap mendongeng pada anak usia dini.      Kata Kunci: mendongeng, budaya literasi, anak usia dini
Literasi CERIA Pada Pembentukan Karakter Religius Pada Anak (Studi Pada TPQ At-Taubah Bangetayu Kulon, Kec. Genuk, Kab. Semarang) Setiana, Leli Nisfi; Warsiyah, Warsiyah; Arsanti, Meilan; Wardani, Oktarina Puspita
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.3664

Abstract

ABSTRACTProviding CERIA (Children's Islamic Stories) digital literacy assistance to children will create a generation with a religious character. Character education can be formed from an early age so that it can fortify children in facing various life challenges. The environment has the second biggest role after the family. When children leave the house to study at TPQ, the learning activities carried out are positive, such as reciting the Koran, praying, and other role models for children. In this way, children will get positive activities in every element of their daily life. The aim of this community service is to find out the religious character of children at TPQ At-Taubah through CERIA digital literacy learning. Basically, the golden age mindset is very good for learning, understanding, and accepting every positive thing that one gets inside and outside the classroom. The method applied is descriptive qualitative. The result of this community service activity is to describe the form of religious character based on CERIA digital literacy, namely children learning to give alms, shake hands, pray and recite the Koran.Keywords: Digital Literacy, Children's Islamic Stories, Religious Characters`) ABSTRAKPendampingan literasi digital CERIA (Cerita Islam Anak) pada anak dengan baik, akan menciptakan generasi yang memiliki karakter religius. Pendidikan karakter dapat dibentuk sejak dini agar dapat membentengi anak dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Lingkungan memiliki peran besar kedua setelah keluarga. Ketika anak keluar rumah untuk belajar di TPQ, kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan adalah bersifat positif seperti mengaji, bersholawat, serta tauladan lainnya kepada anak. Dengan demikian, anak akan mendapatkan kegiatan positif disetiap unsur kehidupan sehari-harinya. Adapun tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengetahui karakter religious anak pada TPQ At-Taubah melalui pembelajaran literasi digital CERIA. Pada dasarnya, pola pikir usia golden age sangat bagus untuk belajar, memahami, dan menerima setiap hal positif yang dia peroleh di dalam maupun di luar kelas. Adapun metode yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mendeskripsikan bentuk karakter religius berdasarkan literasi digital CERIA yaitu anak belajar bersedekah, bersalaman, berdoa, dan mengaji.Kata Kunci: Literasi Digital, Cerita Islam Anak, Karakter Religius
Pemanfaatan Video Animasi dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Warmi, Attin; Adirakasiwi, Alpha Galih; Hidayati, Nita; Roesdiana, Lessa
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.3670

Abstract

ABSTRACTCommunity service with the theme of utilizing animated videos is motivated by the lack of utilization of media that can be used as support for learning. Animated video is one of the media that should be used by school teachers in learning, especially math learning. Low student interest in learning is partly due to the absence of interesting media in learning activities at school. The purpose of this Abdimas activity is to introduce to students that learning can use media in the form of animated videos which are like watching a movie but the content of the movie is a subject matter. This Abdimas activity was carried out at Sungaibuntu II Elementary School, Pedes District, Karawang Regency on October 9, 2023. The animated videos used in this Abdimas activity are in the form of mathematics materials such as the introduction of flat shapes, arithmetic about gross, tare and netto. The results obtained from this Abdimas activity are that students feel happy to learn with this animated video and all students can understand well, this can be seen when at the end of the video, students can recount the material that has been listened to. Schools feel happy with this activity and as a motivation for teachers to make interesting media for learning both math and other subjects. Keywords: Learning media, animated video  ABSTRAKPengabdian kepada masyarakat dengan pengambilan tema pemanfaatan video animasi ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemanfaatan media yang bisa digunakan sebagai penunjang untuk pembelajaran. Video animasi merupakan salah satu media yang seharusnya bisa digunakan oleh guru sekolah dalam pembelajaran khususnya pembelajaran matematika. Minat belajar siswa yang rendah salah satunya dikarenakan tidak adanya media yang menarik di dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. Tujuan dari kegiatan Abdimas ini adalah untuk memperkenalkan kepada siswa bahwa untuk belajar itu bisa menggunakan media berupa video animasi yang mana seperti menonton film tetapi isi dari filmnya tersebut sebuah materi pelajaran. Kegiatan Abdimas ini dilaksanakan di SD Sungaibuntu II Kecamatan Pedes Kabupaten Karawang pada tanggal 9 Oktober 2023. Video animasi yang digunakan dalam kegiatan Abdimas ini yaitu berupa materi-materi matematika seperti pengenalan bangun datar, aritmatika soaial tentang bruto, tara dan netto. Hasil yang diperoleh dari kegiatan Abdimas ini yaitu siswa merasa senang belajar dengan video animasi ini dan semua siswa bisa paham dengan baik, ini terlihat ketika di akhir video, siswa bisa mencerikatan kembali materi yang telah disimak. Sekolah merasa senang dengan adanya kegiatan ini dan sebagai motivasi untuk para guru untuk membuat media yang menarik untuk pembelajaran baik matematika maupun pelajaran lainnya. Keywords: Media pembelajaran, video animasi 
Pelatihan Implementasi Pendidikan Karakter dalam Upaya Penerapan Perilaku Hidup Bersih Sehat di SDN Betahwalang Yustiana, Sari; Afandi, Muhamad
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i2.3681

Abstract

                                                          ABSTRACTCharacter education is one of the important things implemented in schools, because one of the essences of school is to form character. One of the characteristics that can be applied is Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) its mean clean and healthy living behavior. Even though it is important, PHBS is not a priority for implementing character in schools. Therefore, it is necessary to carry out training on the application of character education in efforts to implement PHBS. Training is carried out in 5 stages:  preparation, planning, material development, implementation and evaluation. The result of this training is that teachers understand the implementation of PHBS, and are also able to guide students. Apart from that, students also understand about PHBS and can apply it at school. It is hoped that teachers and students will carry these habits into society, so that a society will be created that is aware of clean and healthy living behavior.Keywords: Character education, PHBS, elementary school.                                                          ABSTRAKPendidikan Karakter merupakan salah satu hal penting yang diterapkan di sekolah, karena salah satu hakekat dari sekolah ialah membentuk karakter. Salah satu karakter yang bisa diterapkan ialah perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Meskipun penting, PHBS sendiri kurang menjadi prioritas penerapan karakter di sekolah. Oleh karena itu perlu dilakukan pelatihan tentang penerapan Pendidikan karakter dalam Upaya penerapan PHBS. Pelatihan dilakukan dalam 5 tahap, yaitu tahap persiapan, perencanaan, pengembangan materi, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari pelatihan ini ialah guru telah memahami mengenai penerapan PHBS, dan juga telah dapat membimbing siswa. Selain itu, siswa juga memahami tentang PHBS dan dapat menerapkannya di sekolah. Diharapkan guru dan siswa, akan membawa kebiasaan tersebut di masyarakat, sehingga akan tercipta masysrakat yang sadar akan perilaku hidup bersih dan sehat.Kata Kunci: Pendidikan karakter, PHBS, Sekolah Dasar
Pengembangan UKMK dapur Jejama Melalui Implementasi Konten Social Media Marketing MS, Mahrinasari; Suci, Nanda Destyana; Fortuna, Ghina Erza; Wulandari, Nadia Ayu; Barus, Kenny Abel Batara; Agustam, Tri; Yaqin, Muharrom Ainul
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.4014

Abstract

The rapid advancement of digital technology has profoundly impacted business operations, particularly for MSMEs. Digital innovations, such as digital media, have introduced new marketing trends, significantly influencing MSMEs' growth. This community service initiative aims to enhance digital marketing literacy among MSMEs and implement social media marketing strategies on platforms like Instagram and TikTok for Dapur Jejama, an MSME specializing in Lampung cuisine. The project utilizes observation, interviews, and literature studies to support its objectives. It encourages Dapur Jejama to adopt effective promotional strategies on digital platforms, particularly leveraging TikTok and Instagram, to enhance their visibility and sales effectiveness across various social media channels. Kemajuan teknologi digital yang pesat telah berdampak signifikan pada dunia bisnis, terutama bagi UMKM. Inovasi teknologi digital, seperti media digital, telah memperkenalkan tren pemasaran baru yang berpengaruh besar terhadap perkembangan UMKM. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi pemasaran digital bagi UMKM serta mengimplementasikan strategi pemasaran media sosial di platform seperti Instagram dan TikTok untuk UMKM Dapur Jejama, yang mengkhususkan diri dalam kuliner khas Lampung. Proyek ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi literatur untuk mendukung tujuannya. Ini mendorong Dapur Jejama untuk mengadopsi strategi promosi yang efektif di platform digital, terutama dengan memanfaatkan TikTok dan Instagram, guna meningkatkan visibilitas dan efektivitas penjualan mereka melalui berbagai saluran media sosial.  
Optimalisasi Digital Marketing untuk Pengembangan Bisnis UKMK Mandala Wahyu Coffee Shop MS, Mahrinasari; Nurjannah, Ikke; Rohaeni, Dian; Purba, Irvan Eduardo; Ahada F., M. Zakia; Nurazmi, Nadhiya
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.4016

Abstract

This research addresses the high coffee consumption in Indonesia and intense competition in the coffee industry in Bandar Lampung. Despite significant potential in digital marketing, only 8% of Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) practitioners utilize it. Therefore, the community service activity from the University of Lampung aims to support coffee UMKM in Bandar Lampung in adopting digital marketing strategies to enhance sales and compete in the Society 5.0 era. The activity method focuses on sharing knowledge and socializing digital marketing. The situational analysis phase involves on-site visits to understand the business processes. Socialization and discussions present content on business trends, digital marketing, and social media strategies. Follow-up includes encouraging the creation of additional social media accounts and optimizing online presence. Monitoring and evaluation are conducted to measure understanding and implementation of digital marketing practices, as well as monitor sales growth through social media. On December 10, 2023, Community Service Activity was held in Mandala Wahyu Coffe Shop, involving five participants and three stages: discussion, digital branding and marketing training, and evaluation. This training aims to enhance the online presence and global competitiveness of the cafe. It is expected that the applied digital marketing strategy will make operations more efficient, promote the company effectively, and increase customer engagement. The result of this community service activity is encouregement to increase sales and develop the business of UMKM Mandala Wahyu Coffee Shop trough optimizing digital marketing in social media. The method involves situational analysis, socialization, follow-up, and monitoring. The promotion mix strategy is expected to be effective in making operational activities and digital marketing more efficient. With the new digital strategy, UMKM can save time and be more effective in promotions. Penelitian ini membahas tingginya konsumsi kopi di Indonesia dan persaingan ketat industri kopi di Bandar Lampung. Meskipun potensi digital marketing besar, hanya 8% pelaku UMKM yang menggunakannya. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat dari Universitas Lampung bertujuan mendukung UMKM kopi di Bandar Lampung mengadopsi strategi pemasaran digital untuk meningkatkan penjualan dan bersaing di era Society 5.0. Metode kegiatan fokus pada sharing knowledge dan sosialisasi pemasaran digital. Tahap analisis situasi melibatkan kunjungan ke lokasi untuk memahami proses bisnis. Sosialisasi dan diskusi dilakukan dengan menyajikan konten tentang tren bisnis, pemasaran digital, dan strategi media sosial. Tindak lanjut mencakup anjuran untuk membuat akun media sosial tambahan dan mengoptimalkan keberadaan online. Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk mengukur pemahaman dan penerapan praktik pemasaran digital serta memantau peningkatan penjualan melalui media sosial. Pada 10 Desember 2023 diadakan Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang berlokasi di Mandala Wahyu Coffee Shop, melibatkan lima peserta dan tiga tahap, yakni diskusi, pelatihan digital branding dan marketing, serta evaluasi. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keberadaan online dan daya saing global coffee shop tersebut. Diharapkan strategi digital marketing yang diterapkan akan membuat operasional lebih efisien, mempromosikan perusahaan secara efektif, dan meningkatkan keterlibatan pelanggan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dilakukan upaya peningkatan penjualan dan pengembangan bisnis UMKM Mandala Wahyu Coffee Shop melalui optimalisasi digital marketing melalui media sosial. Metode melibatkan analisis situasi, sosialisasi, tindak lanjut, dan monitoring. Strategi promotion mix diharapkan efektif dalam membuat aktivitas operasional dan pemasaran digital lebih efisien. Dengan strategi digital baru, UMKM dapat menghemat waktu dan lebih efektif dalam promosi. 
Digitalisasi Marketing untuk Pemberdayaan UMKM sebagai Wujud Kemandirian Ekonomi Pesantren (Studi pada Darku Asyikin-Ponpes Darussa’adah Kyai Haji Asyikin) MS, Mahrinasari; Nikmah, Rokhimatun; Handayani, Fitri Melan; Purwa, I Putu; Harmein, Harmein; Siregar, Maria; Siregar, Rony
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.4017

Abstract

ABSTRACT"Pondok pesantren," or Islamic boarding schools, are known as places of education that focus on religious studies. With the passage of time, these schools have developed an awareness of economic self-sufficiency. For example, Darussa'adah Kyai Haji Asyikin's Islamic boarding school follows the Salafist system, which involves studying traditional Islamic texts as a fundamental part of its curriculum. Today, this institution has ventured into economic independence by establishing business units. To further develop these businesses, it is crucial to increase awareness and provide knowledge about marketing strategies, especially through the use of digital technology. Efforts to enhance awareness and promote the growth of these businesses should include providing knowledge and understanding of digital marketing strategies. Small and Medium Enterprises (UMKM) require appropriate strategies for the implementation of digital marketing, such as creating attractive promotional designs that highlight the uniqueness and advantages of their products. The research methodology applied in this study involves sharing knowledge through discussions and presentations on optimizing social media accounts and various e-commerce platforms. Additionally, integrating the business address on Google Maps is essential. The presentation on digital marketing aims to stimulate creativity and innovation, ultimately assisting in the advancement of UMKM, particularly those associated with Islamic boarding schools.Keywords: Digitalization, MSMEs, Islamic Boarding School Economic Independence    ABSTRAKPondok pesantren dikenal sebagai tempat pendidikan yang mengkaji mengenai ilmu agama. Seiring berkembangnya zaman, Pondok pesantren telah memiliki kesadaran dalam hal kemandirian ekonomi. Seperti halnya Pondok pesantren Darussa’adah Kyai Haji Asyikin merupakan pondok dengan sistem salafiyah dengan mengkaji kitab kuning sebagai acuan belajarnya, saat ini telah memiliki unit usaha sebagai bentuk kemandirian ekonominya. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran untuk menjadikan usahanya berkembang yaitu perlu adanya pemberian pengetahuan serta pemahaman mengenai strategi pemasaran dengan pemanfaatan teknologi digital. UMKM memerlukan strategi yang tepat dalam pengaplikasiannya terhadap digitalisasi marketing seperti halnya desain promosi yang menarik dan menampilkan keunikan dan keunggulan produk.. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini dngan memberikan pengetahuan melalui diskusi dan pemaparan materi mengenai optimalisasi pada akun media sosial dan berbagai e-commerce serta memasukkan Alamat umkm pada google maps. Pemaparan mengenai digitalisasi marketing diharapkan mampu mengambangkan kreativitas dan inovasi sehingga dapat membantu memajukan umkm terutama pada pondok pesantren.Kata Kunci: Digitalisasi, UMKM, Kemandirian Ekonomi Pesantren
Pemberian Literasi Digital Marketing dan Pendampingan Penjualan Produk UMKM di Lampung melalui Aplikasi Platform Digital, Periklanan dan Konten Marketing MS, Mahrinasari; Saputra, Remy Yudha; Permata, Ayu Gita; Apridalia, Apridalia; Muliyana, Haysi; Sulistiati, Lusia Dewi; Fahrudin, M.
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.4018

Abstract

ABSTRACTThe Community Service Activities carried out are Providing Digital Marketing Literacy and Product Sales Assistance to MSMEs through the Digital Platform Application, Advertising, and Marketing Content with the aim of providing the community, especially MSME business actors, with literacy related to digital marketing and can increase sales of their products using the Digital Platform so that they can open up opportunities to increase customer potential with "suspect" customer level and increase the opportunity for many customers to appear at the "active” customer level because of the ease of ordering on the digital platform used. The Digital Marketing literacy provided can be the basis for MSME players to always innovate in marketing their products.Keywords: MSMEs, Digital Marketing, Digital Platforms, Advertising, Content Marketing ABSTRAKKegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan adalah Pemberian Literasi Digital Marketing dan Pendampingan Penjualan Produk pada UMKM melalui Aplikasi Platform Digital, Periklanan dan Konten Marketing bertujuan agar masyarakat khususnya pelaku usaha UMKM mendapatkan literasi terkait digital marketing dan dapat meningkatkan penjualan produknya menggunakan Platform Digital  sehingga dapat membuka peluang untuk menambah potensi pelanggan dengan level “suspect” dan memperbesar peluang munculnya banyak pelanggan dengan level “active customer” karena kemudahan pemesanan pada platform digital yang digunakan. Literasi Digital Marketing yang diberikan dapat menjadi dasar pelaku UMKM untuk selalu berinovasi dalam pemasaran produknya.Kata Kunci: UMKM, Digital Marketing, Platform Digital, Periklanan, Konten Marketing
Pengembangan Digital Marketing Susu Kambing Telaga Rizqy melalui Konten Marketing MS, Mahrina; Rofiani, Indah Liza; Huda, Reizha Nurul; Kurniawan, Muhammad Revvy; Febriana, Febriana; Fitriyah, Laily Nur; Wulandari, Reni
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.4019

Abstract

ABSTRACTTelaga Rizqy is one of the dairy goat farms that breeds Etawah Crossbred Goats (PE) in the Lampung Province. Telaga Rizqy produces and markets its livestock products independently, but in the current era of digitalization, Telaga Rizqy requires support and guidance in terms of marketing. The goal of this activity is to assist the MSME business, Telaga Rizqi, in marketing and introducing digital platforms as promotional media through sharing sessions and training. The outcome of these sharing sessions and training is that Telaga Rizqy can maximize its marketing and business design through social media digitalization using TikTok and Canva applications.Keywords: Dairy Goat Milk MSMEs, Marketing Digitalization, TikTok, Canva, Brand AwarenessABSTRAKTelaga Rizqy merupakan salah satu peternakan kambing perah yang mengembangkan Kambing Peranakan Etawa (PE) di Provinsi Lampung. Telaga Rizqy memproduksi serta memasarkan sendiri hasil ternaknya, namun di era digitalisasi saat ini Telaga Rizqy membutuhkan dukungan serta pendampingan dalam hal pemasaran. Tujuan kegiatan ini adalah membantu pelaku usaha UMKM yakni Telaga Rizqi dalam memasarkan serta mengenalkan platform digital sebagai media promosi melalui sharing session dan pelatihan. Hasil dari sharing session dan pelatihan ini adalah Telaga Rizqy mampu memaksimalkan pemasaran dan desain usahanya melalui digitalisasi sosial media dengan menggunakan aplikasi TikTok dan Canva.Kata Kunci: UMKM Susu Kambing Perah, Digitalisasi Marketing, TikTok, Canva, Kesadaran Merek
Digitalisasi Pemasaran Produk untuk Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan UMKM Lanting Mini Mana Lagi di Desa Kalirejo MS, Mahrinasari; Purnomo, Joko; Maesa, M. Pemie Ricotama; Putra, Nofri Kurnia; Hadi, Yovita Yuantari Christi; Putri, Tiara Anggina; Muslih, Diena Izzaty
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.4024

Abstract

One of the challenges faced by MSME players is the need for more knowledge regarding technology. Many MSMEs have little expertise in digital marketing and need to realize the importance of using digital marketing as a means to develop their business. This problem also occurs in Kelanting MSMEs in Adimulyo 2 Hamlet, Kalirejo Village, Pesawaran Regency, with the business name Lanting Mini Mana Lagi. The business has been established since 2020 but still uses traditional marketing without using digital marketing. Marketing digitalization aims to increase MSME income and increase product sales market share. In this community service program, a direct outreach and training approach is used by looking for problems that become obstacles in managing a business and determining solutions. From the results of the activities carried out during the community service program, the logo was changed to rebrand the product, repackaged using a new logo design and added several types of packaging, created several social media (Facebook, Instagram) and also a marketplace account (Shopee) as a platform digital marketing, as well as carrying out evaluation and monitoring to ensure the sustainability of the use of digital marketing.  Salah satu tantangan yang dihadapi pelaku UMKM adalah adanya kesenjangan pengetahuan mengenai teknologi. Banyak UMKM yang hanya mempunyai sedikit keahlian dalam pemasaran digital dan belum menyadari pentingnya penggunaan pemasaran digital sebagai sarana untuk mengembangkan usahanya. Permasalahan tersebut juga terjadi pada UMKM Kelanting di Dusun Adimulyo 2, Desa Kalirejo, Kabupaten Pesawaran dengan nama usaha Lanting Mini Mana Lagi. Usahanya sudah berdiri sejak tahun 2020 namun masih menggunakan pemasaran tradisional tanpa menggunakan pemasaran digital. Digitalisasi pemasaran bertujuan untuk meningkatan pendapatan UMKM dan menambah pangsa pasar pejualan produk. Pada program pengabdian masyarakat ini digunakan pendekatan penyuluhan dan pelatihan yang dilakukan secara langsung dengan mencari masalah yang menjadi kendala dalam melakukan pengelolaan bisnis serta menentukan solusinya. Dari hasil kegiatan yang dilakukan selama program pengabdian kepada masyarakat, dilakukan perubahan logo untuk rebranding produk, melakukan pengemasan ulang menggunakan desain logo yang baru dan menambah beberapa jenis kemasan, membuat beberapa media sosial (Facebook, Instagram) dan juga akun marketplace (Shopee) sebagai platform pemasaran digital, serta melakukan evaluasi dan monitoring untuk memastikan keberlanjutan penggunaan pemasaran digital.