cover
Contact Name
Purniadi Putra
Contact Email
putrapurniadi@gmail.com
Phone
+6285252101729
Journal Mail Official
putrapurniadi@gmail.com
Editorial Address
Dusun Turusan Desa Lorong Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas Kalimantan Barat
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Published by CV putra publisher
ISSN : -     EISSN : 29647460     DOI : https://doi.org/10.58540/pijar.v1i2.147
Core Subject : Education,
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran is a scientific journal published by CV Putra Publisher. This journal aims to accommodate research articles and community service in the field of education and learning. This journal can provide an overview of the development of science and technology in the field of education for the academic community. This journal is published 3 times a year (December, April and August).
Articles 201 Documents
Korelasi Antara Kecerdasan Akademik Dengan Keterampilan Public Speaking Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Khoirun Nisa; Ainol; Farich Purwantoro
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1559

Abstract

Kemampuan public speaking merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa, khususnya mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), karena berkaitan dengan kegiatan akademik seperti presentasi, diskusi, serta peran mereka sebagai calon pendidik dan penyampai nilai-nilai keislaman di masyarakat. Namun, masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam berbicara di depan umum, seperti kurang percaya diri, gugup, dan kurang mampu menyampaikan gagasan secara terstruktur. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kemampuan tersebut adalah kecerdasan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan akademik dengan keterampilan public speaking mahasiswa Program Studi PAI di Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Sampel penelitian berjumlah 100 mahasiswa dari populasi 133 mahasiswa yang diambil menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data meliputi angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan akademik dengan keterampilan public speaking mahasiswa dengan nilai koefisien korelasi (r hitung) sebesar 0,44, yang lebih besar dari r tabel pada taraf signifikansi 5%, sehingga termasuk dalam kategori korelasi kuat. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kecerdasan akademik mahasiswa, maka semakin baik pula kemampuan public speaking yang dimiliki. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan kecerdasan akademik perlu diintegrasikan dengan pembinaan keterampilan komunikasi lisan guna mendukung kesiapan mahasiswa PAI sebagai calon pendidik dan penyampai dakwah di masyarakat.
Perbandingan Pemahaman Siswa Tentang Thaharah Menggunakan Bahan Ajar Teks Dan Digital: Studi Kuasi Eksperimen di MA Miftahul Khair Iftitahul Maliyah; Ainol; Ummi lailia Maghfiroh
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pemahaman siswa tentang materi Thaharah antara penggunaan buku ajar teks dan buku ajar digital pada siswa kelas X MA Miftahul Khair. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Posttest-Only Control Group. Sampel penelitian berjumlah 34 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang menggunakan buku ajar digital dan kelompok yang menggunakan buku ajar teks, masing-masing terdiri atas 17 siswa. Instrumen penelitian berupa 30 soal pilihan ganda yang mengukur pemahaman konseptual, prosedural, dan aplikatif siswa. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen, serta tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman siswa yang menggunakan buku ajar digital dan buku ajar teks pada materi Thaharah (p > 0,05). Meskipun demikian, rata-rata hasil belajar kelompok yang menggunakan buku ajar digital lebih tinggi dibandingkan kelompok buku ajar teks. Temuan ini menunjukkan bahwa kedua media pembelajaran sama-sama efektif dalam mendukung pemahaman siswa, sehingga penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan, fasilitas sekolah, dan karakteristik peserta didik. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam, khususnya dalam pemilihan media ajar yang relevan dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.
Intercultural Communicative Competence In English Textbook Entitled Bahasa Inggris Tingkat Lanjut: A Content Analysis Prasetya, Alif; Sarosa, Teguh
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1567

Abstract

This study examines the representation of Intercultural Communicative Competence (ICC) in the reading texts of the Indonesian EFL textbook Bahasa Inggris Tingkat Lanjut and analyzes the distribution of cultural types. Despite increasing research on ICC in EFL materials, limited studies have specifically investigated how ICC components are systematically represented in textbooks used under the Merdeka Curriculum. Using a descriptive quantitative content analysis, 13 reading texts were analyzed based on Byram’s framework (1997; 2021), which includes five components: savoirs, savoir être, savoir comprendre, savoir apprendre/faire, and savoir s’engager. Cultural content was categorized into source, target, and international cultures. The findings reveal that all ICC components are present but unevenly distributed. Savoirs is the most dominant, while savoir comprendre is the least represented, indicating a stronger emphasis on cultural knowledge and values than on interpretive and interactive skills. International culture is the most prominent, followed by a balanced presence of source and target cultures, although their depth varies. Overall, ICC integration remains partial and unbalanced. The study highlights the need for more comprehensive integration of intercultural dimensions to support students’ holistic competence in line with the Merdeka Curriculum.
Integrasi Prinsip Ki Hadjar Dewantara Dalam Pengelolaan Pembelajaran Koding dan Artificial Intelligence Sebagai Upaya Transformasi Digital di SMAN 5 Tual Yulianti Beata Kilmas; Rejokirono; Saryanto
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan pengelolaan pembelajaran koding dan AI di SMA Negeri 5 Tual, (2) Menganalisis integrasi prinsip Ki Hadjar Dewantara dalam pembelajaran coding dan artificial intelligence, (3) Menganalisis kontribusi integrasi nilai Ki Hadjar Dewantara terhadap transformasi digital sekolah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 5 Tual. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman. Peneliti mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikaan data dan penarikan kesimpulan beserta verifikasi. Pemeriksaan keabsahan data yaitu dengan meningkatkan ketekunan dan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengelolaan pembelajaran Koding dan AI dikelola secara sistematis melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan pendekatan berpusat pada peserta didik. Metode yang digunakan meliputi pembelajaran berbasis proyek, diskusi, dan pemecahan masalah untuk mengembangkan keterampilan teknis dan berpikir kritis, meskipun masih terkendala keterbatasan fasilitas dan kemampuan teknologi. (2) Prinsip Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani telah terintegrasi dengan baik, di mana guru berperan sebagai teladan dan fasilitator, serta peserta didik aktif, kreatif, dan mandiri. (3) Integrasi nilai Ki Hadjar Dewantara juga berkontribusi signifikan dalam mendukung transformasi digital melalui peningkatan kompetensi dan pembentukan karakter peserta didik yang etis, kolaboratif, dan bertanggung jawab, dengan dukungan kepemimpinan kepala sekolah yang humanis.
Peran Pendidikan Islam Dalam Membentuk Karakter Sosial dan Solidaritas Generasi Muda Dalam Konteks Masyarakat Modern Murdianto
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v1i1.1570

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pendidikan Islam dalam membentuk karakter sosial dan solidaritas generasi muda di tengah dinamika masyarakat modern. Globalisasi dan perubahan sosial yang cepat memunculkan tantangan berupa krisis nilai, individualisme, serta menurunnya kepedulian sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Sumber data primer berasal dari jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian terkait pendidikan Islam, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen pendukung dan sumber akademik relevan lainnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan analisis literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam berperan penting dalam menanamkan nilai empati, tanggung jawab, keadilan, dan kepedulian sosial yang mendukung terbentuknya solidaritas generasi muda. Konsep ukhuwah dan gotong royong juga menjadi landasan penguatan hubungan sosial. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan kurikulum dan metode pembelajaran pendidikan Islam yang lebih kontekstual, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Selain itu, peningkatan kompetensi guru dan dukungan lingkungan sosial diperlukan agar proses internalisasi nilai keislaman berjalan efektif, sehingga generasi muda mampu membangun sikap toleran, kolaboratif, dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat berkelanjutan.
Math Anxiety Pada Murid Sekolah Dasar: Studi Sytematic Literature Review Terhadap Faktor Penyebab Dan Strategi Intervensi Ritonga, Nurhayati; Nurhidayah Nasution; Rini Handayani; Almira Amir
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1571

Abstract

Math Anxiety adalah merupakan salah satu hambatan afektif yang signifikan dalam pembelajaran matematika pada sekolah dasar. Math Anxiety dapat memengaruhi prestasi akademik, dan berdampak pada kepercayaan diri serta motivasi belajar pada murid. Artikel ini bertujuan guna mengkaji faktor-faktor penyebab Math Anxiety serta strategi intervensi yang dapat diterapkan di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah SLR dengan menganalisis hasil riset dari jurnal terindeks Sinta dan Scopus. Hasil kajian menunjukkan bahwa Math Anxiety dipengaruhi oleh faktor internal (rendahnya kepercayaan diri dan pengalaman negatif belajar) serta faktor eksternal (metode pembelajaran kurang variatif dan lingkungan kelas yang tidak mendukung). Sementara itu, strategi intervensi efektif, seperti pendekatan pedagogi yang inovatif dan dukungan psikologis, serta manajemen kelas yang positif. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa Math Anxiety pada murid sekolah dasar bersifat multidimensional dan memerlukan intervensi holistik yang melibatkan aspek pedagogis, emosional dan juga lingkungan belajar guna membuat pembelajaran matematika lebih inklusif dan menyenangkan.
Integrasi Qisas Al Anbiya Sebagai Strategi Pengembangan Karakter Peserta Didik: Studi Kasus di MI Nur Riska Lubuklinggau Sujarwo; Muhamad Akip; Widia Putri; Muhammad Jaya
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1583

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan penguatan pendidikan karakter di tengah tantangan abad ke-21, sementara pembelajaran Pendidikan Agama Islam masih cenderung berorientasi kognitif sehingga internalisasi nilai moral belum optimal. Meskipun narasi kenabian (qisas al-anbiya) telah digunakan dalam pembelajaran, kajian yang secara khusus mengkaji integrasinya sebagai strategi pedagogis berbasis storytelling di madrasah ibtidaiyah masih terbatas, penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi qisas al-anbiya dalam pengembangan moral dan karakter peserta didik di MI Nur Riska Lubuklinggau.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi qisas al-anbiya melalui storytelling, tanya jawab, refleksi, dan penguatan nilai mendorong keterlibatan kognitif dan emosional siswa serta mendukung proses internalisasi nilai moral. Nilai kejujuran, amanah, disiplin, kesabaran, dan tanggung jawab tidak hanya dipahami secara konseptual, tetapi juga mulai tercermin dalam perilaku siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa qisas al-anbiya memiliki potensi sebagai strategi pedagogis yang mendukung integrasi aspek kognitif, afektif, dan perilaku dalam pembentukan karakter peserta didik, serta berkontribusi signifikan terhadap penguatan pendidikan karakter Islam yang kontekstual di madrasah ibtidaiyah
Manajemen Peserta Didik Sebagai Determinan Prestasi Non Akademik Siswa Sekolah Dasar Negeri 081 Panyabungan Lubis, Siti Rodiah; Yusron, Ali; Afridah
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen peserta didik terhadap prestasi non akademik serta mengukur besarnya pengaruh tersebut. Manajemen peserta didik yang dimaksud dalam penelitian ini adalah manajemen kesiswaan berbasis fungsi manajemen Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling (POAC) yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan siswa, khususnya dalam pengembangan prestasi non akademik. Berdasarkan hasil observasi di SD Negeri 081 Panyabungan, prestasi non akademik siswa tergolong cukup menonjol, namun pengelolaan kegiatan peserta didik belum sepenuhnya terpadu, terutama dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program ekstrakurikuler, sehingga berpotensi menghambat keberlanjutan pencapaian tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 42 orang yang terdiri dari 1 kepala sekolah, 38 pendidik, dan 3 tenaga kependidikan, dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana untuk menguji pengaruh manajemen peserta didik terhadap prestasi non akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen peserta didik berbasis POAC berpengaruh signifikan terhadap prestasi non akademik dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai t hitung sebesar 5,941 lebih besar dari t tabel 2,021, serta nilai F hitung sebesar 35,291 lebih besar dari F tabel 4,08. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,469 menunjukkan bahwa 46,9% variasi prestasi non akademik dipengaruhi oleh manajemen peserta didik, sedangkan 53,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, semakin optimal penerapan manajemen kesiswaan berbasis POAC, semakin besar kontribusinya dalam meningkatkan prestasi non akademik siswa.
Model Refleksi Sekolah Berbasis Data Dalam Meningkatkan Indikator Rapor Pendidikan di SD Negeri Kataan Lestari, Umi; Jumintono; Didi Supriyadi; Saryanto
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi model refleksi sekolah berbasis data dalam meningkatkan indikator Rapor Pendidikan di SD Negeri Kataan. Latar belakang penelitian didasarkan pada masih adanya beberapa indikator mutu sekolah yang berada pada kategori kuning, terutama kemampuan literasi, numerasi, dan iklim kebhinekaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa refleksi sekolah berbasis data dilakukan melalui analisis Rapor Pendidikan, identifikasi akar masalah, penyusunan program prioritas, pelaksanaan tindak lanjut, serta evaluasi berkala. Implementasi model tersebut terbukti meningkatkan capaian indikator sekolah dari kategori kuning menjadi hijau. Kemampuan literasi meningkat dari 67,86 menjadi 78,26, numerasi dari 60,71 menjadi 86,96, dan iklim kebhinekaan dari 60,74 menjadi 75. Penelitian ini menyimpulkan bahwa refleksi sekolah berbasis data efektif meningkatkan mutu sekolah, memperkuat budaya kolaboratif, serta mendorong pengambilan keputusan berbasis bukti.
Adaptive Implementation of Foreign-Language Regulation in an Indonesian Tahfidz Pesantren: A Qualitative Study of Bi'ah Lughawiyah Wismawati; Baili; Narti, Wiwin
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 1 No. 1 (2022): Desember
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v1i1.1595

Abstract

Regulasi bahasa asing telah menjadi instrumen berulang di pesantren Indonesia yang berusaha membangun lingkungan linguistik yang imersif, namun implementasi tingkat lapangan sering menyimpang dari desain kebijakan. Penelitian ini mengkaji bagaimana aturan bahasa asing diberlakukan, diperebutkan, dan diadaptasi di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Alhusna di Kabupaten Bungo, di mana bahasa Arab dan Inggris bergantian setiap minggu di semua interaksi sehari-hari. Desain kualitatif deskriptif digunakan; Data diperoleh melalui observasi partisipatif selama 18 jam di dua siklus rotasi, tiga wawancara semi terstruktur (koordinator bahasa, pengawas asrama, Santri senior) masing-masing berlangsung selama 45-60 menit, dan analisis dokumen jadwal bahasa, buku catatan Mufradat, dan catatan pengawasan. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dan ditriangulasi berdasarkan sumber, metode, dan keterlibatan yang berkepanjangan. Tiga temuan muncul. Pertama, implementasi bertumpu pada empat pilar operasional—rotasi mingguan, pembinaan intensif (mufradat, muhadatsah, muhadharah), pengawasan berlapis, dan sistem sanksi-imbalan. Kedua, lima kendala berulang berpotongan: kesenjangan leksikal, penghambatan psikologis, kepadatan jadwal (≈16 jam aktif/hari), media pendukung terbatas, dan kemahiran dasar yang heterogen. Ketiga, empat strategi adaptif menstabilkan regulasi: pendampingan pribadi humanistik, penyediaan sumber daya linguistik secara bertahap, target yang dibedakan di tiga tingkat kemahiran, dan integrasi kepatuhan bahasa ke dalam kelas akhlaq. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan bi'ah lughawiyah kurang bergantung pada ketegasan regulasi daripada pada kemampuan beradaptasi manajerial, dukungan ekosistem, dan pendampingan humanistik yang mengkalibrasi ulang aturan ke heterogenitas peserta didik.