cover
Contact Name
Zulhendri
Contact Email
jpion.org@gmail.com
Phone
+6282385927972
Journal Mail Official
zulhendripoenya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang, Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia
ISSN : 29619386     EISSN : 29619386     DOI : https://doi.org/10.31004/jpion.v1i1
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia is to provide a research medium and an important reference for the advancement and dissemination of research results that support high-level research in the fields Culture of Education and Social Science Research . Original theoretical work and application-based studies, which contributes to a better understanding all fields of Education and Social Science Research. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia provides a platform for researchers, academicians, professional, practitioners, and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, and case studies. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, analytical and simulation models in any topic of education areas. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia publish publications four a year.
Articles 107 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2025)" : 107 Documents clear
Akal dan Qalb Perspektif Neurosains dan Relevansinya terhadap Pendidikan Islam Alfarabi, Alfarabi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.837

Abstract

Kemajuan pesat dalam bidang neurosains telah membuka wawasan baru mengenai proses kerja otak manusia dalam berpikir, merasakan, serta menentukan tindakan. Dalam tradisi keilmuan Islam, Al-Qur’an memberikan perhatian besar terhadap peran akal dan qalb sebagai komponen utama dalam pembentukan kesadaran, nilai moral, dan karakter manusia. Penelitian ini bertujuan menelaah konsep akal dan qalb menurut neurosains, kemudian menguraikan relevansinya terhadap pengembangan pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, melalui pengkajian literatur. Proses analisis dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian informasi, dan penarikan kesimpulan secara intertekstual. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep akal memiliki korelasi dengan fungsi prefrontal cortex sebagai pusat nalar dan kontrol perilaku, sedangkan konsep qalb memiliki keterhubungan dengan sistem limbik yang mengatur emosi, moralitas, dan pembentukan karakter. Berdasarkan temuan tersebut, pendidikan Islam perlu mengadopsi pendekatan pembelajaran yang menekankan keseimbangan antara aspek kognitif, afektif, dan spiritual. Pemahaman neurosains dapat menjadi pijakan penting untuk memperkuat kurikulum
Analisis Nilai Moral Dan Nilai Sosial Dalam Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar Karya Tere Liye Dan Pemanfaataanya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Purnama, Etria; Khermarinah, Khermarinah; Sari, Wenny Aulia
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.839

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai moral dan sosial dalam novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye serta mengeksplorasi pemanfaatannya sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia di tingkat SMP. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis sosiologi sastra, menekankan keterkaitan antara teks, pengarang, dan konteks sosial budaya. Data penelitian berupa kutipan frasa, kalimat, dan paragraf yang mengandung nilai moral dan sosial, dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan novel ini mengandung 35 data yang terbagi menjadi 17 nilai moral dan 18 nilai sosial. Nilai moral mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri (kesabaran, keikhlasan, tanggung jawab), dengan orang lain (nasehat, kasih sayang, empati), dan dengan Tuhan (iman, doa, ritual keagamaan). Nilai sosial meliputi kasih sayang, tanggung jawab, dan keserasian hidup. Novel ini memiliki potensi tinggi sebagai bahan ajar karena mendukung pengembangan literasi, kemampuan analisis, dan karakter peserta didik melalui kegiatan analisis unsur intrinsik, diskusi, penulisan resensi, serta refleksi nilai kehidupan. Penelitian ini menegaskan bahwa novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar efektif digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis Kurikulum Merdeka, mengintegrasikan sastra, literasi, dan pendidikan karakter.
Dampak Kunjungan Wisata Terhadap Kualitas Hidup Masyarakat Di Lembah Harau Rahman, M. Syawaldi Ar; Rahmadhani, Putri; Butar Butar, Franky Renaldi Iknasiu; Risliani, Elsanda; Ayu, Mestika; Lila, Nurma; Wati, Nurrio
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.841

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai dampak kunjungan wisata terhadap kualitas hidup masyarakat di Lembah Harau, meliputi aspek ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui kuesioner likert terhadap 50 responden yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kunjungan wisata memberikan dampak positif berupa peningkatan pendapatan, peluang usaha, dan penguatan pelestarian budaya. Namun, dampak negatif juga muncul, seperti persaingan ekonomi yang tidak merata, perubahan nilai sosial, serta meningkatnya volume sampah dan tekanan lingkungan. Secara keseluruhan, aktivitas wisata berpengaruh signifikan terhadap kualitas hidup masyarakat, sehingga pengelolaan pariwisata berkelanjutan diperlukan agar manfaat yang dihasilkan dapat dimaksimalkan dan dampak negatif dapat diminimalkan.
Developing Faith-Based Environmental Literacy through English Language Education Auliyah, Nurul; Zachry, Irena Sevia; Yenita, Anjelina; Hasibuan, Kalayo
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.843

Abstract

Dalam menghadapi krisis lingkungan global pendekatan pendidikan yang mendorong tanggung jawab ekologis berbasis nilai sangat penting. Studi ini mengusulkan sebuah model untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip keagamaan ke dalam pendidikan bahasa Inggris (ELE). Tujuan dari model ini adalah untuk menjembatani perbedaan antara peran pendidikan lingkungan yang praktis dan peran moral komunitas beragama. Kelas ELE dianggap cocok untuk meningkatkan literasi lingkungan yang dianggap sebagai kewajiban religius. Kerangka Literasi Lingkungan Berbasis Iman diciptakan melalui analisis tematik teks keagamaan dalam penelitian ini. Metode kualitatif berbasis desain digunakan dalam penelitian ini. Selanjutnya kerangka ini diubah menjadi materi pelajaran ELE seperti RPP dan tugas berbasis proyek. Potensi efektivitas integrasi ditunjukkan oleh analisis yang berasal dari penelitian sebelumnya bukan kerja lapangan. Siswa menunjukkan keinginan untuk bertindak dan rasa tanggung jawab yang lebih besar yang tercermin dalam gagasan seperti khalifah (kepemimpinan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika dibandingkan dengan pendekatan sekuler semata etika dan narasi keagamaan dapat memberikan makna yang lebih mendalam bagi pendidikan lingkungan. Model ini menghubungkan pembelajaran bahasa dengan prinsip-prinsip lingkungan yang kuat yang tertanam dalam keyakinan keagamaan dan dapat direplikasi untuk mendorong pedagogi yang luas
Pengembangan Model Evaluasi Pembelajaran Humanistik Religius: Integrasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Untuk Pembentukan Karakter Siswa: A. Konsep Evaluasi Pembelajaran dalam Pendidikan Islam Siregar , Yahpuri Ayunda; Amanda, Nadya Rizki; Ramadani, Putri Amalia; Hazli, Muhamad Khairul; Rahadian, Alip; Amra, Abhanda
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.846

Abstract

Penelitian ini membahas pengembangan model evaluasi pembelajaran humanistik religius sebagai upaya memperkuat paradigma pendidikan Islam yang menekankan keseimbangan antara iman, ilmu, dan amal. Selama ini, evaluasi pembelajaran cenderung berfokus pada aspek kognitif, sementara dimensi moral dan spiritual peserta didik sering terabaikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pengembangan yang bertujuan menghasilkan model evaluasi pembelajaran berbasis nilai-nilai pendidikan Islam serta menguji pengaruhnya terhadap pembentukan karakter Islami siswa. Sampel penelitian berjumlah 100 siswa dari SMPN 2 Batusangkar, SMPN 3 Batusangkar, dan MTsN 6 Batusangkar. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert lima tingkat dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, korelasi Pearson, serta regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen model evaluasi yang dikembangkan valid dan reliabel, dengan nilai korelasi r = 0,742 dan koefisien determinasi R² = 0,551, yang berarti model ini berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan karakter Islami siswa. Model evaluasi humanistik religius menempatkan proses penilaian bukan hanya sebagai alat ukur akademik, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter yang menyentuh ranah kognitif, afektif, dan spiritual secara terpadu.
Studi Observasional Peningkatan Aspek Perkembangan Anak Usia Dini yang Dipengaruhi Guru dan Orang Tua di Nava Dhammasekha Saddhapala Jaya Temanggung Rini, Sila; Dewi, Sukhitta; Medhacitto, Tri Saputra
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek perkembangan anak usia dini di Nava Dhammasekha Saddhapala Jaya dengan memperhatikan peran guru dan orang tua dalam proses perkembangan anak. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasional untuk mengumpulkan data mengenai perkembangan anak dalam berbagai aspek, seperti nilai agama-moral, fisik-motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan seni. Fokus utama dari penelitian ini adalah bagaimana interaksi antara guru dan orang tua dapat mempengaruhi perkembangan anak di Nava Dhammasekha. Subjek penelitian ini adalah 53 anak usia dini di Nava Dhammasekha Saddhapala Jaya, serta 10 guru dan 3 orang tua peserta didik sebagai pihak yang terlibat langsung dalam proses pengasuhan dan pembelajaran anak. Data dikumpulkan melalui observasi langsung di kelas, wawancara dengan guru dan orang tua, serta analisis dokumen yang relevan. Kesimpulannya, dunia modern saat ini memberikan pengaruh besar bagi perkembangan anak usia dini, baik itu perkembangan positif maupun negatif. Hal ini juga menjadi tantangan besar yang harus dihadapi guru dan orang tua agar mampu mengarahkan anak dalam penggunaan media sosial yang terarah dan bijak. Hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran yang lebih mendalam mengenai pentingnya kerjasama antara guru dan orang tua dalam mendukung aspek perkembangan anak usia dini.  
Pengembangan Sistem Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Taksonomi Bloom Revisi untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Peserta Didik di SMAN 1 Gunung Talang Putri, Yuliana; Amra, Abhanda; Yoma, Abdul Razzak; Amri, Irzan; Wince, Wince
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi sistem evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Taksonomi Bloom Revisi guna meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher-Order Thinking Skills/HOTS) peserta didik di SMAN 1 Gunung Talang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa 72% instrumen evaluasi yang digunakan masih mengukur kemampuan berpikir tingkat rendah (Lower-Order Thinking Skills/LOTS), sedangkan hanya 18% yang mencapai tingkat HOTS. Sebagai respon, dikembangkan sistem evaluasi digital yang mengintegrasikan matriks dua dimensi taksonomi Anderson dan Krathwohl serta 48 indikator HOTS yang diadaptasi dalam konteks pembelajaran PAI. Hasil validasi ahli menunjukkan skor Aiken’s V sebesar 0,842 yang menandakan validitas tinggi, sedangkan uji kepraktisan menghasilkan skor rata-rata 0,785. Hal ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan valid dan praktis untuk diterapkan di kelas. Integrasi Google Workspace meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi praktik evaluasi, sejalan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka dalam penilaian autentik berbasis teknologi. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis dengan memperluas penerapan Taksonomi Bloom Revisi dalam pendidikan Islam dan secara praktis menghadirkan model evaluasi digital inovatif yang kontekstual dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan evaluatif peserta didik.
Pedagogi, Andragogi, dan Pembelajaran Efektif dalam Pendidikan Agama Islam: Sebuah Studi Inkuiri Naratif di Lingkungan Asrama Muliawarman, Romi; Fitriani, Wahidah
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.851

Abstract

Peralihan pendekatan pembelajaran dari paedagogi menuju andragogi pada Pendidikan Agama Islam (PAI) menimbulkan dinamika baru bagi siswa berasrama yang telah lama terbiasa pada model pembelajaran berstruktur dan berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan menggali pengalaman subjektif siswa kelas XI di SMAN 1 Padang Panjang dalam menghadapi transisi tersebut serta memahami bagaimana perubahan pendekatan memengaruhi proses belajar efektif mereka. Menggunakan metode narrative inquiry dengan 10 siswa sebagai informan utama dan dua guru/wali asrama sebagai data pendukung, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, jurnal reflektif, dan dokumen kelas. Hasil penelitian menunjukkan adanya dua kelompok respon: siswa yang cenderung nyaman dengan paedagogi mengalami kecemasan dan keraguan saat diminta belajar mandiri dalam pendekatan andragogi, sementara siswa dengan latar belakang pendidikan agama yang lebih kuat merespons pendekatan baru dengan antusiasme dan motivasi intrinsik. Selain itu, kehidupan berasrama terbukti menjadi faktor kontekstual yang memperkuat kemandirian, disiplin, serta kolaborasi, sehingga membantu siswa beradaptasi dengan tuntutan andragogi. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan transisi pedagogis dipengaruhi oleh pengalaman belajar sebelumnya dan budaya asrama yang mendukung pembelajaran mandiri.
Analisis Implementasi Pendekatan Pedagogi Transformatif Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Peserta Didik Generasi Z Amanda, Jesi; Meilinda, Nadia; Putri, Cici Amelia; Satrisno, Hengki; Irawan, Bambang
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.852

Abstract

Perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang cepat menuntut pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) beradaptasi dengan karakteristik peserta didik Generasi Z yang digital-native. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendekatan pedagogi transformatif dalam pembelajaran PAI pada peserta didik Generasi Z serta menganalisis relevansinya terhadap kebutuhan pembelajaran era digital. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui model interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagogi transformatif mampu meningkatkan kesadaran reflektif, pemahaman kontekstual, dan internalisasi nilai Islam melalui dialog kritis, pembelajaran berbasis pengalaman, serta integrasi teknologi digital. Pendekatan ini relevan dengan preferensi belajar Generasi Z yang visual, kolaboratif, dan praktis. Di sisi lain, penelitian menemukan beberapa tantangan seperti keterbatasan kompetensi digital guru, fasilitas teknologi yang belum merata, serta kesenjangan antara nilai Islam dan budaya digital. Secara keseluruhan, pedagogi transformatif memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk karakter religius, kesadaran moral relasional, dan sikap kritis peserta didik di era digital.
Transformasi Lembaga Pendidikan Islam Menghadapi Era Society 5.0: Strategi Organizational Learning Untuk Peningkatan Kualitas Sumber Daya Guru PAI Ilham, Ahmad; Riadi, Dayun; Suradi, Suradi; Ruyasnyah, Muhammad Agustian; Adzim, Rahmad Hidayat Nur
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi praktik organizational learning di lembaga pendidikan Islam dalam meningkatkan kapabilitas guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menghadapi tantangan pedagogi di era Society 5.0. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik menggunakan kerangka Miles, Huberman, dan Saldaña (2019). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran organisasi di lembaga pendidikan Islam meliputi empat dimensi utama: (1) peningkatan kapabilitas guru melalui pelatihan berkelanjutan, (2) kolaborasi dan sharing knowledge antar guru, (3) pemanfaatan media digital dalam pembelajaran, dan (4) evaluasi berkelanjutan serta inovasi praktik pendidikan. Keempat dimensi ini membentuk ekosistem pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik, sekaligus selaras dengan nilai-nilai Islam. Temuan ini menegaskan bahwa lembaga pendidikan Islam yang konsisten menerapkan organizational learning mampu menghasilkan guru PAI yang profesional, kreatif, adaptif, dan mampu menghadapi dinamika pedagogi di era digital.

Page 7 of 11 | Total Record : 107