cover
Contact Name
Zulhendri
Contact Email
jpion.org@gmail.com
Phone
+6282385927972
Journal Mail Official
zulhendripoenya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang, Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia
ISSN : 29619386     EISSN : 29619386     DOI : https://doi.org/10.31004/jpion.v1i1
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia is to provide a research medium and an important reference for the advancement and dissemination of research results that support high-level research in the fields Culture of Education and Social Science Research . Original theoretical work and application-based studies, which contributes to a better understanding all fields of Education and Social Science Research. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia provides a platform for researchers, academicians, professional, practitioners, and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, and case studies. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, analytical and simulation models in any topic of education areas. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia publish publications four a year.
Articles 666 Documents
Implementasi Pendidikan Karakter: Komparasi Pendidikan Dasar di Indonesia dan Jepang Nurhayati, Nurhayati; Sumarni , Sri
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.537

Abstract

Pendidikan karakter merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bermoral dan bertanggung jawab secara sosial. Penelitian ini bertujuan mengkaji dan membandingkan implementasi pendidikan karakter di tingkat pendidikan dasar antara Indonesia dan Jepang. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review terhadap 20 artikel ilmiah yang relevan dan terbit dalam rentang 2019–2023. Hasil kajian menunjukkan bahwa Indonesia menerapkan pendidikan karakter melalui integrasi nilai dalam pembelajaran reguler dan budaya sekolah, namun masih menghadapi kendala pelatihan guru, infrastruktur, dan konsistensi pelaksanaan. Sementara itu, Jepang mengembangkan pendidikan karakter melalui mata pelajaran khusus Moral Education (Doutoku) yang terstruktur dan diperkuat budaya kolektivitas serta partisipasi masyarakat. Kedua negara menekankan nilai-nilai universal seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kerja sama. Perbedaannya mencakup pendekatan kurikulum dan peran budaya. Studi ini merekomendasikan sinergi antara pendekatan Jepang yang sistematis dan kearifan lokal Indonesia untuk memperkuat efektivitas pendidikan karakter. Temuan ini memberikan masukan strategis bagi pengambil kebijakan dan praktisi pendidikan dalam merancang program yang kontekstual dan berkelanjutan.
Dasar-Dasar Pendidikan Dalam Al-Qur’an: Konsep Tentang Penciptaan Manusia Dan Reproduksinya Ambiani, Jenny; Alwizar, Alwizar; M. Yusuf, Kadar
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.538

Abstract

Pendidikan Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadis, menawarkan pandangan holistik tentang hakikat penciptaan manusia dan reproduksi. Tulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep penciptaan manusia dan reproduksi dalam perspektif Al-Qur'an serta implikasinya terhadap pendidikan Islam. Penelitian ini menganalisis ayat-ayat Al-Qur'an yang menjelaskan tahapan penciptaan manusia hingga peniupan ruh. Implikasi dari pemahaman ini terhadap pendidikan Islam meliputi penguatan akidah, pembentukan akhlak mulia, dan integrasi sains dengan nilai-nilai spiritual. Tulisan ini menyimpulkan bahwa pemahaman mendalam tentang penciptaan manusia dan reproduksi dalam Al-Qur'an dapat menjadi pondasi kuat bagi pengembangan kurikulum pendidikan Islam yang holistik dan berbasis nilai-nilai ilahiyah. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki kesadaran spiritual yang mendalam.
Strategi Inovatif Kurikulum PAI: Dari Difusi Hingga Implementasi Berbasis Teknologi Dan Kolaborasi Ambiani, Jenny; Murhayati, Sri; Zaitun, Zaitun
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.539

Abstract

Inovasi kurikulum merupakan kebutuhan mendesak dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk menjawab tantangan zaman dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Tulisan ini menganalisis proses inovasi kurikulum PAI melalui tiga tahap utama: difusi, diseminasi, dan proses keputusan inovasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa difusi inovasi melibatkan tahapan pengetahuan, persuasi, keputusan, implementasi, dan konfirmasi. Diseminasi inovasi memerlukan strategi seperti workshop, seminar, dan publikasi best practices. Proses keputusan inovasi dipengaruhi oleh faktor kebutuhan, manfaat, dan kesiapan stakeholders. Tulisan ini juga memberikan contoh inovasi kurikulum PAI, seperti integrasi teknologi dan kurikulum berbasis proyek, serta implikasinya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.
Dinamika Sosial Anak Berkebutuhan Khusus dan Reguler di Sekolah Dasar Inklusi: Studi Peran Mahasiswa Psikologi dalam Program Kampus Mengajar Aulia, Agnely Risqy
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika sosial antara siswa berkebutuhan khusus dan siswa reguler di kelas inklusi sekolah dasar, serta mengeksplorasi peran mahasiswa psikologi dalam mendampingi proses interaksi sosial tersebut selama mengikuti Program Kampus Mengajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan reflektif. Data dikumpulkan melalui catatan lapangan, jurnal reflektif harian, serta observasi langsung terhadap perilaku sosial siswa di ruang kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial di kelas inklusi dipengaruhi oleh perbedaan kemampuan komunikasi, persepsi siswa terhadap keberagaman, serta kesiapan guru dalam menciptakan iklim kelas yang inklusif. Mahasiswa psikologi turut berperan sebagai fasilitator interaksi, mediator konflik ringan, serta pendukung emosional baik bagi siswa berkebutuhan khusus maupun siswa reguler. Selain itu, keterlibatan mahasiswa memberikan dampak pada penguatan empati dan keterampilan sosial antar siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan mahasiswa psikologi di sekolah dasar inklusi mampu mendukung terbentuknya lingkungan belajar yang lebih adaptif dan humanis, sekaligus menjadi sarana pembelajaran profesional bagi mahasiswa dalam konteks dunia nyata pendidikan.
Strategi Efektif dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Dasar Matematika Siswa Sekolah Dasar Kharismayanda, Mardhiyah; Ketaren, Maya Alemina; Rahmawati, Siska; Nabilla, Nabilla; Rahmadani, Putri Suci; Fadhilah, Nabila Arbaa; Wenni, Sri
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.543

Abstract

Pemahaman konsep dasar matematika di tingkat Sekolah Dasar (SD) merupakan fondasi penting bagi keberhasilan siswa dalam menempuh jenjang pendidikan selanjutnya. Namun, banyak siswa menghadapi kesulitan dalam menguasai operasi dasar matematika serta menerapkannya dalam konteks kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi-strategi efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dasar matematika siswa SD melalui metode studi literatur. Berbagai sumber ilmiah ditelaah untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab lemahnya pemahaman siswa, serta strategi pembelajaran yang telah terbukti efektif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran kontekstual, pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi, dan pelatihan guru dalam pengajaran berbasis pemahaman konseptual sangat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika. Selain itu, keberhasilan strategi tersebut juga dipengaruhi oleh kesiapan siswa, dukungan lingkungan belajar, dan persepsi positif terhadap pelajaran matematika. Dengan penerapan strategi yang tepat, siswa lebih mampu memahami konsep matematika secara bermakna dan aplikatif. Temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi guru dan pengambil kebijakan dalam merancang pembelajaran matematika yang lebih efektif dan menyenangkan.
Pengaruh 4 Literasi dalam Proses Pembelajaran terhadap Kemampuan Bernalar Kritis Mahasiswa Budianto, Agum; Adriani, Dhea Putri
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.544

Abstract

Kemajuan pesat era digital menuntut institusi pendidikan tinggi untuk membekali mahasiswa tidak hanya dengan pengetahuan kognitif, tetapi juga dengan kemampuan berpikir kritis dan reflektif. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh empat literasi-literasi bahasa, data, digital, dan manusia-terhadap pengembangan keterampilan berpikir kritis mahasiswa dalam proses pembelajaran. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang didukung oleh metode survei, data dikumpulkan dari mahasiswa ilmu pendidikan. Temuan menunjukkan bahwa 52% mahasiswa mengalami peningkatan signifikan dalam berpikir kritis setelah memahami bahwa literasi tidak hanya mencakup kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menganalisis konten digital, menafsirkan data, serta berinteraksi secara etis dan empatik dengan orang lain. Namun, 24% mahasiswa masih menunjukkan kemampuan bernalar kritis yang terbatas, terutama dalam penerapan literasi data dan digital dalam konteks akademik. Hasil ini menekankan pentingnya integrasi keempat jenis literasi ke dalam strategi pengajaran melalui pembelajaran berbasis masalah, tugas kolaboratif, dan asesmen reflektif. Studi ini menyimpulkan bahwa pendekatan holistik terhadap pendidikan literasi sangat penting untuk menumbuhkan kompetensi berpikir kritis mahasiswa dalam menghadapi kompleksitas masa kini.
Analisis Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran Matematika di UPT SDN 066056 Medan Rarastika, Nur; Kharismayanda, Mardhiyah; Manik, Emil Trisca; Kemit, Kristiva; Siahaan, Desy Rahmawati
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran matematika di UPT SDN 066056 Medan, dengan meninjau jenis teknologi yang digunakan, manfaat, kendala, serta dampaknya terhadap siswa dan guru. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan angket. Subjek penelitian terdiri dari satu orang guru kelas V dan 15 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan teknologi seperti video pembelajaran dan proyektor untuk menyampaikan materi, namun frekuensinya masih terbatas karena kendala teknis seperti jaringan internet dan ketersediaan listrik. Meskipun demikian, siswa merespons positif penggunaan teknologi dengan menunjukkan antusiasme, kepercayaan diri, dan peningkatan pemahaman konsep, khususnya saat materi disajikan dalam bentuk visualisasi. Data angket menunjukkan bahwa sebagian besar siswa merasa terbantu dan lebih mudah memahami materi melalui media digital. Kendala utama yang dihadapi mencakup keterbatasan infrastruktur dan kurangnya pelatihan bagi guru. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari sekolah dan dinas pendidikan dalam bentuk pelatihan intensif serta penyediaan sarana yang memadai agar integrasi teknologi dalam pembelajaran matematika dapat berjalan lebih optimal.
Efektifitas Program DP3A Sumatera Utara Untuk Menangani Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Astuti, Rahayu Fuji; Fauziyah, Tryana; Nasution, Annisa Hasanah; Rangkuti, Nur Jannah; Wibowo, Annisa
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.546

Abstract

Kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi persoalan serius di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program yang dijalankan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sumatera Utara dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DP3A telah melaksanakan berbagai program seperti layanan pengaduan 24 jam, konseling psikologis, pendampingan hukum, edukasi masyarakat, serta kerja sama lintas sektor. Efektivitas program ini didukung oleh keberadaan UPTD, keterlibatan tenaga profesional, serta partisipasi aktif tokoh masyarakat. Namun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi berbagai hambatan, seperti keterbatasan anggaran, kekurangan tenaga konselor di daerah, rendahnya literasi hukum, dan kuatnya budaya patriarki yang membuat korban enggan melapor. Kesimpulannya, program DP3A memberikan kontribusi positif dalam perlindungan perempuan dan anak, tetapi membutuhkan penguatan strategi berbasis kolaborasi dan peningkatan aksesibilitas layanan agar dampaknya lebih merata dan berkelanjutan.  
Kendala dan Tantangan Pembelajaran IPA di UPT SD Negeri 064995 Kota Medan dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Ramadhani, Asiah; Amelia, Fenny Rizky
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kendala serta tantangan yang dihadapi oleh guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di UPT SD Negeri 064995 Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskripsti dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi lapangan dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengalami berbagai kendala, di antaranya adalah keterbatasan pemahaman Guru terhadap Kurikulum Merdeka, keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran IPA, kesulitan dalam pengimplementasian model pembelajaran PBL, pelaksanaan asesmen formatif yang belum optimal dan kurangnya pendampingan serta pelatihan berkelanjutan. Selain itu adapun tantangan yang dihadapi di UPT SD Negeri 064995 Medan adalah adanya perubahan paradigma pembelajaran, merancang modul ajar IPA, Penerapan pembelajaran IPA yang aktif dan eksploratif. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan berkelanjutan yang kontekstual, pengadaan fasilitas sederhana untuk eksperimen IPA, dan penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan sekolah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi dinas pendidikan dalam merancang kebijakan pendukung Kurikulum Merdeka di sekolah dasar, khususnya dalam pembelajaran IPA.
Konsepsi Siswa Sekolah Dasar Tentang Gaya dan Gerak: Studi Kasus di Beberapa Sekolah Dasar di Medan Amelia, Fenny Rizky; Ramadhani, Asiah
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsepsi siswa sekolah dasar terhadap konsep gaya dan gerak serta mengidentifikasi miskonsepsi yang muncul dalam proses pembelajaran. Studi dilakukan di tiga sekolah dasar di Medan: SDN 106162 Medan Estate, Yayasan Pendidikan Islam Addini, dan SD Pelangi, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara guru, observasi kelas, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki miskonsepsi umum, seperti keyakinan bahwa gaya selalu menyebabkan gerakan, benda berat jatuh lebih cepat, serta ketidakmampuan memahami gaya non-kontak seperti gravitasi dan magnetisme. Pembelajaran berbasis eksperimen sederhana, pendekatan kontekstual, dan penggunaan alat peraga terbukti efektif dalam membantu siswa merevisi pemahaman yang keliru. Guru memainkan peran kunci dalam memfasilitasi pengalaman belajar yang bermakna, dengan memanfaatkan eksperimen langsung, analogi kehidupan sehari-hari, serta teknologi pembelajaran seperti simulasi digital. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi pedagogis guru serta penyediaan media pembelajaran yang memadai untuk mendukung pembelajaran IPA yang eksploratif dan reflektif. Dengan pendekatan yang sesuai dengan tahap perkembangan kognitif siswa, pemahaman konseptual mereka terhadap gaya dan gerak dapat dibangun secara lebih mendalam sejak dini.