cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,872 Documents
Ameliorasi dan Peyorasi Istilah Medis dalam Diskursus Publik di Platform X Mahirsah, Meyvia Kiara; Ginanjar, Bakdal
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4192

Abstract

Perubahan makna merupakan fenomena semantik yang produktif dalam bahasa Indonesia, terutama dalam ekosistem digital yang dinamis. Salah satu manifestasi dari perubahan ini adalah proses ameliorasi dan peyorasi yang terjadi pada terminologi medis yang semakin intens muncul dalam diskursus publik di platform media sosial X. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk-bentuk pergeseran makna yang dialami oleh terminologi medis, dan (2) menganalisis konteks pragmatik yang berkontribusi terhadap terjadinya transformasi semantik tersebut. Penelitian ini mengadopsi metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik simak dan catat (observasi non-partisipan) dalam proses pengumpulan data. Korpus data penelitian terdiri dari lima belas (15) cuitan anonim dari platform X yang mengandung penggunaan istilah medis dengan makna yang telah bergeser. Analisis data dilakukan dengan menerapkan metode padan referensial untuk membandingkan makna leksikal (denotatif) dengan makna kontekstual, serta metode agih (distribusional) untuk mengidentifikasi pola penyebaran dan lingkungan tuturan digital. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa terminologi medis mengalami perubahan makna melalui proses metaforisasi. Proses ini menghasilkan: ameliorasi (peningkatan makna) pada istilah seperti positif, imun, overdosis, trauma, stabil, dan sehat; serta peyorasi (penurunan makna) pada istilah seperti drop, kronis, sesak, kritis, dan alergi. Pergeseran makna ini dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kreativitas linguistik pengguna, kebutuhan ekspresif, dan dinamika interaksi sosial di media digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa platform X memiliki peran signifikan dalam memfasilitasi inovasi semantik dan memperluas fungsi terminologi medis sebagai metafora sosial dalam komunikasi kontemporer.
Interaksi Sosial Anak Berkebutuhan Khusus dengan Teman Sebaya di Kelurahan Tomulabutao Selatan Hiola, Nur Ain; Rahmatiah, Rahmatiah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4214

Abstract

Interaksi sosial merupakan aspek fundamental dalam perkembangan sosial dan emosional anak berkebutuhan khusus (ABK), namun dalam praktiknya masih dihadapkan pada berbagai hambatan, baik yang bersumber dari keterbatasan individu maupun dari lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk interaksi sosial ABK dengan teman sebaya di Kelurahan Tomulabutao Selatan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kualitas interaksi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap anak, orang tua, serta teman sebaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama interaksi sosial ABK meliputi kesulitan memahami konteks sosial, keterbatasan komunikasi verbal, serta hambatan dalam mengekspresikan dan mengelola emosi. Anak yang mampu berbicara masih mengalami kesulitan menyesuaikan perilaku komunikasi, sementara anak dengan keterbatasan verbal cenderung bergantung pada ekspresi nonverbal seperti tangisan, senyuman, dan gerak tubuh. Temuan juga mengungkapkan bahwa pengalaman perundungan dan penolakan sosial berdampak pada rendahnya kepercayaan diri serta kecenderungan menarik diri dari lingkungan. Di sisi lain, dukungan orang tua dan penerimaan teman sebaya terbukti berperan penting dalam menciptakan ruang interaksi yang lebih aman dan inklusif. Teman sebaya yang menunjukkan empati, kesabaran, dan pemahaman mampu membantu ABK terlibat lebih aktif dalam interaksi sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan interaksi sosial ABK sangat dipengaruhi oleh sinergi antara kemampuan komunikasi anak dan kualitas dukungan lingkungan sosial berbasis keluarga serta komunitas.
Strategi Pengembangan Usaha Tempe “Mbak Dian” di Trawas - Mojokerto: Melalui Analisis SWOT Ardana, Ayu; Suyanto, Mohammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4225

Abstract

Usaha Tempe “Mbak Dian” merupakan UMKM pangan tradisional yang berlokasi di Trawas, Kabupaten Mojokerto, dengan potensi pengembangan yang cukup besar. Namun, usaha ini masih menghadapi berbagai kendala, terutama pada aspek pemasaran, kapasitas produksi, serta keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi internal dan eksternal usaha menggunakan Analisis SWOT yang dituangkan dalam Matriks IFAS dan EFAS guna menentukan strategi pengembangan yang tepat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis IFAS menunjukkan skor total sebesar 3,34, yang menandakan bahwa kekuatan internal usaha lebih dominan dibandingkan kelemahan. Sementara itu, analisis EFAS menghasilkan skor 3,42, yang berarti peluang eksternal lebih besar daripada ancaman yang dihadapi. Berdasarkan perhitungan koordinat SWOT, diperoleh nilai IFAS sebesar 2,34 dan EFAS sebesar 1,5, sehingga posisi usaha berada pada Kuadran I (Strategi SO). Posisi ini menunjukkan bahwa Usaha Tempe “Mbak Dian” berada dalam kondisi yang mendukung penerapan strategi pertumbuhan agresif (growth strategy), yaitu dengan memanfaatkan kekuatan internal untuk menangkap peluang pasar yang tersedia. Oleh karena itu, strategi yang direkomendasikan meliputi peningkatan kapasitas produksi, pemanfaatan pemasaran digital, inovasi produk, penambahan tenaga kerja, serta penguatan merek. Penerapan strategi tersebut diharapkan mampu mendorong pengembangan usaha secara berkelanjutan dan meningkatkan daya saing di pasar yang lebih luas.
Pengukuran Usability Spotify Desktop App Menggunakan Metode System Usability Scale (SUS) Kamilla, Adinda Cahya; Parhusip, Jadiaman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4237

Abstract

Kualitas pengalaman pengguna (User Experience) dan keandalan fungsional merupakan parameter krusial yang menentukan retensi pengguna aplikasi digital di tengah persaingan industri kreatif yang semakin kompetitif. Meskipun Spotify saat ini mendominasi pasar layanan streaming musik global, sebagian besar penelitian terdahulu hanya memusatkan evaluasi pada aplikasi versi seluler. Kondisi ini menciptakan kesenjangan analisis yang signifikan pada versi desktop, padahal platform ini menuntut interaksi yang lebih kompleks menggunakan tetikus dan papan ketik. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kekosongan tersebut dengan mengukur tingkat usability Spotify Desktop App serta memvalidasi stabilitas fungsionalnya. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yang mengintegrasikan instrumen System Usability Scale (SUS) untuk mengukur persepsi subjektif dan metode Black Box Testing untuk memverifikasi validitas teknis fitur esensial seperti login, pencarian, dan pemutaran lagu. Data empiris dikumpulkan dari 56 responden pengguna aktif yang dijaring melalui kuesioner daring dengan mekanisme penyaringan ketat. Hasil pengujian Black Box menunjukkan status valid pada seluruh skenario, mengonfirmasi bahwa aplikasi berjalan stabil tanpa error kritis. Selanjutnya, analisis data SUS menghasilkan skor akhir 81,38, yang melampaui ambang batas rata-rata industri. Berdasarkan standar interpretasi, skor ini diklasifikasikan ke dalam kategori Acceptable dengan predikat Excellent dan setara dengan Grade A. Penelitian ini menyimpulkan bahwa antarmuka Spotify Desktop sangat intuitif dan memiliki tingkat learnability tinggi. Temuan ini merekomendasikan agar pengembang mempertahankan konsistensi sinkronisasi antar-perangkat untuk menjaga loyalitas pengguna.
Penerapan Multilayer Perceptron (MLP) untuk Klasifikasi Citra Kue Karawo Berdasarkan Fitur Tekstur GLCM dan Warna HSV di Viana Cookies Ilato, Mutiara; Yahya, Lailany; Abdussamad, Siti Nurmardia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4243

Abstract

Kue karawo merupakan salah satu produk pangan tradisional khas Provinsi Gorontalo yang memiliki nilai budaya sekaligus potensi ekonomi. Penilaian kualitas kue karawo selama ini masih dilakukan secara visual dan manual, sehingga sangat bergantung pada subjektivitas penilai dan berisiko menimbulkan ketidakkonsistenan hasil, terutama pada proses produksi dalam jumlah besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan kualitas kue karawo secara otomatis dengan memanfaatkan citra digital dan algoritma Multilayer Perceptron (MLP). Karakteristik kualitas kue direpresentasikan melalui fitur tekstur dan warna, di mana fitur tekstur diekstraksi menggunakan Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) yang meliputi energy, contrast, correlation, dan homogeneity, sedangkan fitur warna diperoleh dari model Hue, Saturation, dan Value (HSV). Data citra yang digunakan berasal dari Viana Cookies dan telah melalui tahapan praproses serta normalisasi menggunakan metode Z-score sebelum dilakukan pelatihan dan pengujian model. Evaluasi kinerja klasifikasi dilakukan menggunakan confusion matrix dengan indikator akurasi, presisi, dan recall. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model MLP mampu memberikan kinerja yang cukup baik dengan nilai akurasi sebesar 80,72%, presisi 72,73%, dan recall 77,42%. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi fitur tekstur GLCM dan warna HSV efektif digunakan dalam mengklasifikasikan kualitas kue karawo. Secara praktis, penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan sistem pendukung keputusan dalam pengendalian kualitas produk kue karawo secara objektif dan efisien.
Analisis Sentimen dan Kepuasan Pengguna Aplikasi Pinjaman Online Berdasarkan Ulasan Di Google Play Bela, Sintia; Harianja, Putri Alletheia; Bismi, Waeisul; Kurniawati, Ika; Fahlapi, Riza
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4245

Abstract

Pentingnya analisis sentimen pengguna dalam meningkatkan kualitas layanan semakin menonjol seiring dengan pesatnya perkembangan layanan fintech di Indonesia, khususnya pada aplikasi pinjaman online. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna terhadap lima aplikasi pinjaman online, yaitu AdaPundi, Julo, IndoDana, AdaKami, dan BantuSaku, berdasarkan ulasan pengguna di Google Play Store. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis sentimen dengan algoritma K-Nearest Neighbor (KNN). Data ulasan yang dikumpulkan melalui Google Play Store terlebih dahulu melalui tahap text preprocessing, termasuk pembersihan data dan normalisasi teks. Selanjutnya, ekstraksi fitur dilakukan menggunakan metode Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF). Untuk mengatasi ketidakseimbangan kelas data sentimen, pendekatan Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE) diterapkan sebelum proses pelatihan model KNN. Hasil penelitian yang diolah menggunakan Google Collab dan Bahasa pemrograman Python menunjukkan bahwa algoritma KNN mampu memberikan kinerja klasifikasi yang baik pada seluruh aplikasi yang dianalisis. BantuSaku memperoleh akurasi tertinggi sebesar lebih dari 93%, diikuti oleh AdaPundi (>93%), IndoDana (91%), serta AdaKami dan Julo dengan akurasi sekitar 84–85%. Selain itu, BantuSaku juga memiliki proporsi sentimen positif tertinggi, yaitu sebesar 83,2%, yang menunjukkan tingkat kepuasan pengguna paling tinggi. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa KNN efektif digunakan dalam analisis sentimen dan mampu membandingkan tingkat kepuasan pengguna pada berbagai aplikasi fintech pinjaman online
Analisis Komparatif Konsep Produksi, Konsumsi, Distribusi Menurut Aliran Iqtishaduna dan Mainstream Ekonomi Islam Akbar, Sasra Dafit; Iska, Syukri; Hidayati, Azifah; Marlion, Fandi Ahmad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4251

Abstract

Era digital telah mengubah lanskap ekonomi global, menjadikan produksi, konsumsi, dan distribusi sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi Muslim. Namun, pergeseran filosofis dari orientasi Maslahah normatif ke perilaku kapitalistik menimbulkan tegangan antara aliran Iqtishaduna dan mainstream ekonomi Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komparatif konsep produksi, konsumsi, dan distribusi dalam aliran Iqtishaduna dan aliran Maintstream Ekonomi Islam melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode SLR melibatkan penelusuran literatur dari basis data utama seperti Scopus, Google Scholar, Directory of Open Access Journals (DOAJ) yang  menghasilkan 18 artikel inti yang di evaluasi secara tematik. Hasil analisis mengungkap empat tema sintesis utama: (1) Paradigma Produksi yang menekankan integrasi sosial dalam Iqtishaduna versus kepatuhan formal dalam mainstream; (2) Orientasi Konsumsi yang lebih holistik dan eudaimonik dalam Iqtishaduna versus normatif dan rentan reduksi dalam mainstream; (3) Mekanisme Distribusi yang aktif melalui fintech dalam Iqtishaduna versus pasif dengan zakat tradisional dalam mainstream; dan (4) Epistemologi Aliran yang transformasional dalam Iqtishaduna versus statis dalam mainstream. Pembahasan menyoroti krisis epistemologis dalam Filsafat Ekonomi Islam (FEI) akibat ketidakmampuan mainstream beradaptasi dengan tantangan digital. Kesimpulan penelitian ini mendorong transformasi FEI menuju Maqasid Proaktif untuk melindungi hifz al-mal, hifz al-nasl, dan keadilan sosial, sehingga mengembalikan etika transenden di tengah dominasi kapitalisme global.
Menalaah Perluasaan TNI Keranah Non-Perang Menurut Mandat Konstitusional Siregar, Mhd Alfansyah; Hufron, Hufron
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4255

Abstract

Penelitian ini mengkaji dasar konstitusional serta kerangka pengaturan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam perspektif UUD NRI 1945. Pelibatan TNI yang semakin intens dalam berbagai tugas non-perang seperti penanggulangan bencana, pemberantasan terorisme, pengamanan objek vital, dan operasi kemanusiaan menimbulkan pertanyaan mendasar mengenai batas kewenangan militer di tengah komitmen Indonesia terhadap prinsip supremasi sipil pascareformasi. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif, kajian ini menganalisis ketentuan dalam UUD NRI 1945, Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, Undang-Undang Kepolisian, serta yurisprudensi dan doktrin ketatanegaraan terkait distribusi kewenangan pertahanan dan keamanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara prinsipil pelaksanaan OMSP oleh TNI masih berada dalam koridor konstitusional, mengingat Pasal 30 UUD NRI 1945 memang memberikan mandat kepada TNI untuk menjalankan tugas-tugas tertentu selain operasi militer dalam konteks menjaga kedaulatan dan keamanan nasional. Namun demikian, pengaturan prosedural mengenai OMSP dalam peraturan perundang-undangan belum sepenuhnya sejalan dengan asas konstitusionalisme, terutama terkait batasan kewenangan, mekanisme akuntabilitas, serta kontrol sipil yang efektif terhadap keputusan pengerahan militer. Oleh karena itu, diperlukan reformasi hukum yang lebih komprehensif guna memperjelas parameter, syarat, serta tata cara pelaksanaan OMSP agar benar-benar mencerminkan amanat Pasal 1 ayat (3) UUD NRI 1945 mengenai negara hukum dan menjamin tegaknya supremasi konstitusi serta supremasi sipil dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Reformasi ini penting untuk memastikan bahwa peran TNI dalam OMSP tetap proporsional, diawasi, dan tidak mengaburkan prinsip pemisahan fungsi pertahanan dan keamanan.
Integrasi Perencanaan dan Pengembangan Karir dengan Kompensasi sebagai Strategi Pengembangan SDM Abdillah, Insan Kamil; Ali, Achmad Majidan Tanzihul; Ibad, Asyroful; Saputra, Muhammad Rendi; Mardiyah, Mardiyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara lebih mendalam integrasi antara perencanaan serta pengembangan karir dengan sistem kompensasi sebagai strategi utama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di organisasi pendidikan Islam. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengakses berbagai sumber, seperti buku, jurnal, dan riset-riset terkait yang sudah ada untuk memperoleh informasi yang relevan mengenai yang membahas hubungan sinergis antara manajemen karir dan kebijakan kompensasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa perencanaan dan pengembangan karir yang terarah mampu meningkatkan kompetensi, motivasi, loyalitas, serta kesiapan karyawan dalam menghadapi tuntutan pekerjaan yang terus berkembang. Di sisi lain, kompensasi yang adil, transparan, dan berbasis kinerja berfungsi sebagai penguat motivasi ekstrinsik sekaligus sarana retensi pegawai yang efektif. Integrasi kedua aspek ini menghasilkan sistem manajemen SDM yang saling memperkuat: perencanaan karir memberikan arah dan peluang pertumbuhan bagi individu, sementara kompensasi memastikan adanya penghargaan yang sepadan dengan kontribusi dan pencapaian kinerja. Dalam konteks pendidikan Islam, integrasi tersebut tidak hanya meningkatkan kinerja dan kesejahteraan pegawai, tetapi juga menumbuhkan nilai profesionalisme yang selaras dengan etika kerja Islami, seperti amanah, kejujuran, dan tanggung jawab. Secara strategis, penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan SDM tidak dapat dipisahkan dari sinergi antara sistem karir yang jelas dan kompensasi yang berkeadilan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan model kebijakan SDM berbasis integrasi karir–kompensasi yang adaptif, berorientasi kinerja, serta berlandaskan nilai spiritual dan keberlanjutan organisasi.
Analisis Pengaruh Kinerja Turbocharger pada Daya Mesin Induk Pada Kapal LPG/C Cipta Diamond Robbi, Shofa Dai; Lao, Richard Imanuel Aldilenz; Darwis, Muhammad; Putri, Indah Ayu Johanda; Nugroho, Azis; Kristiyono, Antonius Edy
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4259

Abstract

Sea transportation is essential to global logistics, and the efficiency of a vessel’s propulsion system is critical to operational performance, especially on LPG carriers. Turbochargers enhance diesel engine volumetric efficiency by utilizing exhaust gases to compress intake air, enabling more complete combustion and greater power output. Declining turbocharger performance can reduce engine power, increase fuel consumption, and raise exhaust gas temperatures beyond safe limits. This study investigates the impact of turbocharger performance on the main engine power output of the LPG/C Cipta Diamond vessel. This study employs a descriptive qualitative approach, using data collection techniques such as direct observation, structured interviews with chief engineers and technicians, and documentation of engine logbook data. The collected data were analyzed using the Fishbone method (Ishikawa diagram) to identify the root causes of the observed decline in turbocharger performance. The findings indicate that several factors influence turbocharger performance, including the physical condition of its components, the cleanliness of the air intake ducts, exhaust gas temperature levels, and lubricant quality. Additionally, human factors and maintenance scheduling were found to significantly affect the stability of turbocharger performance. Mitigation measures implemented to address performance degradation include routine maintenance, examination of exhaust gas pressure and temperature, replacement of wear-prone components such as bearings and seals, and the use of air pressure and temperature monitoring systems to enable early detection of performance decline.