cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Strategi Penerapan Lean Startup untuk Meningkatkan Efisiensi dan Inovasi UMKM Berbasis Syariah di Era Digital (Studi di Desa Pesantren Kota Cirebon) Amelia, Mila; Vidiati, Cory
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi penerapan lean startup dalam meningkatkan efisiensi dan inovasi pada konteks ekonomi syariah. Pendekatan lean startup yang menekankan eksperimen cepat, validasi ide melalui umpan balik pelanggan, serta pengurangan pemborosan sumber daya diadaptasi dengan nilai-nilai Islam seperti amanah, kejujuran, keadilan, dan tolong-menolong. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk mengkaji pelaku UMKM syariah di lingkungan pedesaan yang sedang bertransformasi menuju digitalisasi usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan lean startup mampu mempercepat inovasi produk dan layanan tanpa mengabaikan prinsip syariah; proses pengujian pasar lebih cepat dan sumber daya dimanfaatkan lebih efisien sehingga risiko kegagalan menurun. Integrasi etika usaha Islam memperkuat keunggulan kompetitif serta mendukung keberlanjutan bisnis jangka panjang karena membangun kepercayaan pelanggan dan relasi sosial yang kokoh. Selain itu, penelitian mengidentifikasi hambatan seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan modal, serta akses yang terbatas ke pendampingan teknis. Hambatan tersebut diatasi melalui kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah desa, lembaga keuangan syariah, dan komunitas lokal untuk menyediakan pelatihan, fasilitas digital, serta skema pembiayaan mikro sesuai syariah. Implikasi praktis dari penelitian ini meliputi rekomendasi kebijakan dan model bisnis yang menggabungkan praktik lean startup dan prinsip Islam untuk mendorong UMKM syariah yang lebih inovatif, efisien, dan berkelanjutan di era digital. Rekomendasi ini juga menekankan pentingnya monitoring berkelanjutan, evaluasi berdasar indikator syariah dan kinerja usaha, serta pengembangan platform digital lokal yang ramah pengguna untuk memperluas jangkauan pasar dan memperkuat jejaring ekonomi Islam yang inklusif secara bersama.
Realisasi E-Government Pemungutan Retribusi Wisatawan Asing Melalui Aplikasi Love Bali Pratiwi, Putu Ersa Citra; Widhiasthini, Ni Wayan; Antari, Ni Putu Bayu Widhi; Sari, Putu Ratna Juwita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3452

Abstract

Tingginya jumlah wisatawan asing yang datang ke Bali belum sepenuhnya diikuti dengan optimalisasi dalam pemungutan retribusi wisatawan asing (Foreign Tourist Levy). Kondisi ini mendorong Pemerintah Provinsi Bali untuk berinovasi melalui pengembangan aplikasi Love Bali sebagai bentuk penerapan konsep E-Government di sektor pariwisata. Aplikasi ini dirancang untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, serta akuntabilitas dalam proses pengelolaan pungutan retribusi secara digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana penerapan E-Government melalui aplikasi Love Bali mampu mendukung tata kelola pemungutan retribusi wisatawan asing di Provinsi Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta dokumentasi terhadap Dinas Pariwisata Provinsi Bali dan pihak-pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi Love Bali telah berjalan efektif sebagai sarana pembayaran digital bagi wisatawan asing. Aplikasi ini mempermudah proses administrasi, mempercepat pencatatan transaksi, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana retribusi. Selain itu, keberadaan aplikasi Love Bali mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pariwisata. Implementasi sistem ini juga menjadi bukti nyata transformasi digital pemerintahan daerah menuju tata kelola yang modern, efisien, dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, Love Bali berkontribusi signifikan dalam mewujudkan pariwisata Bali yang transparan, tertib, dan berdaya saing global.
Integrating Resource-Based, External Dependency, Dynamic Capability, and Social Cognitive Perspectives to Explain Organizational Performance in Context of PT Telkom Indonesia Hudoyo, Temi; Hendayana, Yayan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3453

Abstract

The rapid restructuring of the global telecommunications industry toward data-driven digital ecosystems has intensified the strategic relevance of internal resources, interorganizational dependencies, adaptive capability renewal, and managerial cognition as determinants of organizational performance. This conceptual review integrates Firm Performance Theory with the Resource-Based View (RBV), Resource Dependence Theory (RDT), Dynamic Capabilities Theory (DCT), and Social Cognitive Theory (SCT) to construct a multi-level explanatory model suited to organizations undergoing digital transformation. Using PT Telkom Indonesia as contextual grounding, the review demonstrates that organizational performance emerges not solely from the possession of VRIN resources, but from the interaction between resource endowments, dependency governance structures, dynamic capability enactment, and the development of cognitive and learning-based competences. The synthesis argues that Telkom’s performance trajectory in transitioning from legacy telecommunication operations toward integrated digital infrastructure and enterprise platform services is shaped by the simultaneous reinforcement of asset orchestration logic, partnership coordination, strategic sensing and reconfiguration routines, and leadership self-efficacy. The article proposes a circular, mutually constitutive model of performance generation rather than a linear causal sequence, highlighting performance as an evolving outcome of co-aligned strategic mechanisms. Research gaps are identified in cognitive microfoundations of digital transformation in state-owned enterprises, dependency–capability interplay in digital infrastructure ecosystems, and performance measurement adaptations for platform-based business models. A future research agenda is proposed to address these gaps.
Pengaruh E-Samsat dan Sanksi terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Musaiyadi, Musaiyadi; Sholihin, Muhammad Rijalus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh E-Samsat dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Jember. Penerimaan pajak daerah, khususnya pajak kendaraan bermotor, merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sangat bergantung pada tingkat kepatuhan wajib pajak. Dalam upaya meningkatkan kepatuhan, pemerintah daerah telah mengimplementasikan layanan E-Samsat sebagai bentuk inovasi digital yang memberikan kemudahan, efisiensi waktu, dan transparansi dalam proses pembayaran pajak. Di sisi lain, penerapan sanksi pajak yang tegas dan konsisten berfungsi sebagai alat pengendali perilaku wajib pajak agar lebih patuh terhadap kewajiban fiskal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 100 responden wajib pajak kendaraan bermotor di Kantor Bersama Samsat Jember. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Samsat berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan nilai t hitung 5,623 dan signifikansi 0,000 (<0,05). Demikian pula, sanksi pajak berpengaruh positif signifikan dengan t hitung 4,291 dan signifikansi 0,001 (<0,05). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan F hitung 42,718 dan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,698. Hasil ini menegaskan bahwa penerapan teknologi digital melalui E-Samsat, apabila diimbangi dengan sanksi pajak yang tegas dan adil, dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Jember.
Analisis Kepuasan Pengguna Sistem Monitoring Terpadu (SIMKET) pada Badan Pusat Statistik Saddan, Muhammad Ariski; Ruliansyah, Ruliansyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pengguna terhadap Sistem Monitoring Terpadu (SIMKET) pada Badan Pusat Statistik (BPS) Palembang dengan menggunakan metode PIECES (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, dan Service). Pengukuran kepuasan pengguna menjadi sangat penting dalam evaluasi sistem informasi karena menentukan keberhasilan implementasi, keberlanjutan penggunaan, serta kontribusi sistem terhadap kinerja organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner berbasis skala Likert lima poin yang disebarkan kepada 36 responden dari total populasi 40 pengguna aktif SIMKET. Seluruh instrumen diuji menggunakan uji validitas dan reliabilitas, dan hasilnya menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan dinyatakan valid dan reliabel. Analisis kepuasan berdasarkan PIECES mengungkapkan bahwa setiap dimensi memperoleh nilai rata-rata di atas 4,20, yang termasuk kategori “Sangat Puas”. Nilai rata-rata keseluruhan sebesar 4,33 menunjukkan bahwa SIMKET telah berjalan secara optimal dalam mendukung proses kerja, menyediakan informasi yang akurat, meningkatkan efisiensi operasional, serta memberikan layanan yang memadai bagi pengguna. Temuan ini menegaskan bahwa SIMKET memiliki kontribusi positif dalam peningkatan efektivitas pengelolaan kegiatan statistik di lingkungan BPS Palembang. Penelitian ini juga memberikan dasar bagi pengembangan sistem di masa depan, terutama dalam peningkatan fitur, kecepatan akses, keamanan informasi, serta dukungan teknis agar mampu menjawab kebutuhan organisasi yang semakin kompleks.
Analisis Fluktuasi Kinerja Tahunan Koperasi Cendana Melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT) Nabila, Faiza Rahma; Anfas, Anfas
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fluktuasi kinerja keuangan tahunan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) “Cendana” yang berada di SMP Negeri 2 Pekalongan, berdasarkan laporan Rapat Anggota Tahunan (RAT) untuk tahun buku 2023–2024. Koperasi sebagai organisasi yang berbasis keanggotaan memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya melalui manajemen keuangan yang jelas dan berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menggunakan data sekunder dari laporan keuangan koperasi, mencakup kas, modal, piutang, volume usaha, serta Sisa Hasil Usaha (SHU). Analisis dilakukan dengan menerapkan rasio keuangan yang mencakup rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas untuk mengevaluasi stabilitas, efisiensi, dan efektivitas pengelolaan keuangan koperasi. Temuan penelitian menunjukkan terjadinya penurunan pada beberapa indikator penting, yakni SHU yang menurun sebesar 11,82%, piutang anggota yang berkurang 55%, dan total modal yang turun 3,58%. Namun, saldo kas mengalami peningkatan menjadi Rp 141.629.039, Pemupukan Modal Koperasi (PMK) bertambah sebesar 10%, dan Dana Cadangan Risiko meningkat 3,04%. Situasi ini menunjukkan bahwa koperasi masih memiliki likuiditas yang cukup meskipun terdapat tekanan pada sisi profitabilitas dan permodalan. Secara umum, kinerja keuangan KPRI “Cendana” terlihat cukup stabil, dengan pengelolaan yang transparan dan akuntabel. Untuk memastikan keberlanjutan, koperasi disarankan untuk memperluas unit usaha di luar kegiatan simpan pinjam, meningkatkan keterlibatan anggota, serta menerapkan inovasi digital dalam pengelolaan administrasi dan keuangannya agar kinerja organisasi dapat lebih optimal di masa depan.
Analisis Pengalihan Subsidi BBM ke Subsidi Langsung untuk Masyarakat Miskin, Efisiensi Fiskal dan Pemerataan Kesejahteraan Avrilya, Sri Zalfa; Husna, Syarah Safira; Tarihoran, Rut Natalria; Azira, Nadin; Lumbansiantar, Steven R. J.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat upah, kesehatan yang diproksi melalui Angka Harapan Hidup (AHH), serta usia terhadap produktivitas tenaga kerja di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2004–2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan berbagai sumber resmi lainnya yang relevan. Metode analisis yang diterapkan adalah regresi linier berganda dengan serangkaian pengujian asumsi klasik untuk memastikan validitas dan reliabilitas model yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel tingkat upah, AHH, dan usia berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja di wilayah tersebut. Secara parsial, tingkat upah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas, mengindikasikan bahwa peningkatan upah mampu mendorong motivasi, efisiensi, serta kinerja tenaga kerja. Sebaliknya, AHH menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan, menandakan bahwa peningkatan umur harapan hidup tidak selalu diikuti oleh peningkatan efisiensi tenaga kerja, kemungkinan akibat pergeseran struktur usia ke kelompok yang kurang produktif. Sementara itu, variabel usia berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap produktivitas, yang berarti faktor pengalaman dan kematangan belum cukup kuat secara statistik dalam meningkatkan output kerja. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,875 menunjukkan bahwa 87,5% variasi produktivitas tenaga kerja dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan pengupahan yang proporsional, peningkatan kualitas kesehatan kerja, serta optimalisasi tenaga kerja usia produktif guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Provinsi Sumatera Utara.
Komunikasi Emansipatoris dalam Pendidikan Keperawatan Gigi: Kajian Kritis berdasarkan Teori Habermas Zulkarnain, Zulkarnain; Kamaruddin, Samsu A.; Adam, Arlin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan dinamika komunikasi emansipatoris dalam pendidikan keperawatan gigi dengan menggunakan teori tindakan komunikatif Jürgen Habermas sebagai landasan analisis kritis. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan data empiris ilustratif yang diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap dosen dan mahasiswa program studi keperawatan gigi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang berlangsung dalam proses pembelajaran umumnya masih didominasi oleh komunikasi instrumental yang bersifat hierarkis, di mana dosen berperan sebagai pusat informasi dan mahasiswa berfungsi sebagai penerima pengetahuan secara pasif. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan indikasi berkembangnya komunikasi emansipatoris melalui berbagai inisiatif dosen yang membuka ruang dialog terbuka, mendorong refleksi kritis, serta melibatkan mahasiswa secara aktif dalam diskusi klinik, analisis kasus pasien, dan proses pengambilan keputusan pembelajaran. Analisis berdasarkan teori tindakan komunikatif Habermas mengungkap bahwa pergeseran dari komunikasi instrumental menuju komunikasi emansipatoris berpotensi mendorong terciptanya kesadaran kritis, otonomi berpikir, serta kemampuan reflektif mahasiswa dalam menghadapi realitas praktik keperawatan gigi yang kompleks. Selain itu, pola komunikasi ini memperkuat dimensi etis, humanis, dan kolaboratif dalam pendidikan kesehatan yang berorientasi pada pembentukan profesionalisme berbasis empati dan tanggung jawab sosial. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan budaya dialog reflektif, pelatihan pedagogi komunikatif bagi dosen, serta perancangan struktur pembelajaran yang lebih partisipatif dan demokratis untuk mendukung transformasi menuju pendidikan keperawatan gigi yang berkeadilan, kritis, dan humanistik.
Transformasi Sistem Pembayaran dalam Kajian Sosiologi Menuju Pembayaran Non Tunai di Kalangan Masyarakat Urban di Kota Bitung Sangian, Fery Roby Jones; Syamparudin, Syamparudin; Kaunang, Yehezkiel Alfri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3465

Abstract

Penelitian ini membahas transformasi sistem pembayaran non-tunai (cashless) dalam perspektif sosiologis pada masyarakat urban di Kota Bitung. Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan perilaku ekonomi dan sosial masyarakat, yang ditandai dengan meningkatnya penggunaan uang elektronik dan aplikasi pembayaran digital seperti GoPay, OVO, dan QRIS. Fenomena ini tidak hanya mencerminkan kemajuan teknologi, tetapi juga menandai pergeseran nilai sosial dan gaya hidup masyarakat menuju modernitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan pelaku bisnis, remaja pengguna uang elektronik, serta masyarakat umum sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Bitung mengalami peningkatan signifikan dalam penggunaan sistem pembayaran non-tunai, terutama di kalangan pelajar, mahasiswa, aparatur sipil negara (ASN), dan pegawai swasta. Namun, kelompok masyarakat seperti pedagang pasar dan nelayan masih dominan menggunakan uang tunai karena keterbatasan literasi digital dan akses teknologi. Fenomena ini mencerminkan adanya kesenjangan sosial dalam proses adopsi inovasi digital. Analisis sosiologis menunjukkan bahwa transformasi cashless di Bitung dapat dijelaskan melalui teori modernisasi, difusi inovasi, kapital Bourdieu, stigma Goffman, dan solidaritas Durkheim. Kesimpulannya, sistem pembayaran non-tunai di Kota Bitung bukan hanya bentuk kemajuan teknologi, tetapi juga fenomena sosial yang memperlihatkan dinamika kelas, gaya hidup, serta pembentukan norma baru dalam masyarakat urban.
Modal Sosial Warga Binaan dalam Interaksi dengan Petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Manado Dengah, Grace Merry Ariane; Oroh, Glen Moses; Diawang, Jemberis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk dan dinamika modal sosial yang dimiliki oleh warga binaan dalam interaksi mereka dengan petugas pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Manado. Modal sosial dipandang sebagai aset penting dalam proses pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap sepuluh informan yang terdiri atas warga binaan dan petugas Lapas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara warga binaan dan petugas tidak hanya bersifat pengawasan, tetapi juga membentuk arena sosial yang kompleks, di mana kepercayaan, norma, dan jaringan sosial memainkan peran sentral. Modal sosial membantu warga binaan membangun hubungan yang konstruktif, memperoleh akses terhadap program pembinaan, serta mengurangi potensi konflik di dalam Lapas. Meskipun relasi kekuasaan di Lapas bersifat hierarkis dan diwarnai keterbatasan sumber daya, kehadiran modal sosial memungkinkan terciptanya suasana sosial yang lebih harmonis dan mendukung keberhasilan proses pembinaan. Modal sosial juga berfungsi sebagai sarana adaptasi sosial bagi warga binaan dalam menghadapi tekanan lingkungan yang tertutup. Nilai kepercayaan, solidaritas, dan gotong royong yang terbentuk menjadi faktor penting dalam menjaga ketertiban serta memperkuat rasa kebersamaan di antara mereka. Oleh karena itu, peningkatan interaksi yang humanis dan pembinaan berbasis partisipasi aktif warga binaan menjadi langkah strategis untuk memperkuat efektivitas sistem pemasyarakatan serta mendukung proses reintegrasi sosial setelah masa hukuman berakhir.