cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,872 Documents
Pengaruh Hubungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Telkom Akses Service Area Tana Toraja Rapa, Agnes Kristy; Tandirerung, Jeane; Bandhaso, Mira Labi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh hubungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Telkom Akses Service Area Tana Toraja. Hubungan kerja yang berkualitas menjadi determinan penting dalam meningkatkan efektivitas organisasi, khususnya pada perusahaan jasa telekomunikasi yang mengandalkan sinergi tim dan koordinasi antarunit kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 51 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin dari populasi 59 karyawan. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur dengan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan teknik korelasi Pearson, koefisien determinasi, dan uji t. Temuan penelitian menunjukkan nilai korelasi Pearson sebesar 0,842 yang mengindikasikan hubungan sangat kuat dan positif antara hubungan kerja dengan kinerja karyawan. Hasil uji t menghasilkan nilai t hitung 10,919 dengan signifikansi 0,000 (p<0,05), membuktikan bahwa hubungan kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,709, yang berarti 70,9% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh variabel hubungan kerja, sementara 29,1% dipengaruhi faktor lain seperti kompensasi, motivasi intrinsik, dan gaya kepemimpinan. Penelitian ini mengkonfirmasi bahwa komunikasi efektif, kepemimpinan partisipatif, kerja sama tim yang solid, sistem motivasi yang tepat, dan lingkungan kerja kondusif merupakan elemen krusial dalam membentuk hubungan kerja yang produktif. Implikasi manajerial dari penelitian ini menyarankan agar perusahaan mengoptimalkan program pengembangan komunikasi interpersonal, memperkuat mekanisme koordinasi lintas divisi, dan menciptakan iklim kerja yang mendukung kolaborasi untuk meningkatkan kinerja organisasional secara berkelanjutan.
Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Pos Indonesia (Persero) KCU Makassar Ruminding, Adelvia; Tandirerung, Ch Jeane; Rasinan, Djusniati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5593

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji dan menganalisis tingkat keterkaitan antara budaya organisasi dan kinerja karyawan pada PT Pos Indonesia (Persero) KCU Makassar. Latar belakang penelitian berfokus pada kebutuhan perusahaan untuk memperkuat daya saing seiring dengan kemajuan teknologi dan meningkatnya persaingan dalam industri logistik. Budaya organisasi dianggap sebagai faktor krusial karena dapat membentuk pola pikir, perilaku kerja, serta motivasi pegawai. Dengan penerapan budaya organisasi yang kuat, perusahaan diharapkan mampu menciptakan suasana kerja yang mendukung tercapainya kinerja optimal secara berkelanjutan. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Dengan populasi yang mencakup seluruh karyawan yang bekerja di PT Pos Indonesia (Persero) KCU Makassar 50 karyawan dipilih sebagai responden menggunakan teknik pengambilan sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson, koefisien determinasi, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi sangat berkorelasi dengan kinerja karyawan, dengan nilai korelasi sebesar 0,860. Nilai koefisien determinasi sebesar 73,9% menandakan bahwa budaya organisasi berperan besar dalam memengaruhi kinerja, sedangkan 26,1% sisanya dipengaruhi faktor lain. Uji t menghasilkan nilai t sebesar 11,682, lebih tinggi dari nilai t tabel sebesar 2,010, yang menunjukkan hasil yang signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan implementasi budaya organisasi akan disertai dengan peningkatan pergantian karyawan. Budaya kerja yang positif—yang tercermin dari kesadaran diri, sikap proaktif, karakter yang baik, performa kerja, serta orientasi pada kerja tim—mampu meningkatkan kualitas hasil kerja, kuantitas penyelesaian tugas, ketepatan waktu, kolaborasi, dan kedisiplinan pegawai. Oleh karena itu, penguatan budaya organisasi merupakan langkah strategis bagi perusahaan dalam meningkatkan efektivitas dan produktivitas karyawan.
Analisis Keterbatasan Pencatatan Laporan Keuangan UMKM dan Upaya Perbaikannya Manuji, Masyita Salshabilla; dewanti, Ayu; manuputty, Pierre B.A; Birahy, fioneti T; beda, La ode sukila la ode
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5594

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya penerapan pencatatan dan pelaporan keuangan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), meskipun UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Banyak pelaku UMKM belum melakukan pencatatan keuangan secara sistematis sesuai dengan prinsip akuntansi dan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Kondisi tersebut berpotensi menghambat pengambilan keputusan usaha dan keberlanjutan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterbatasan pencatatan laporan keuangan pada UMKM serta mengidentifikasi upaya perbaikan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi pada UMKM Jeruk Peras Daeng yang berlokasi di Kota Ambon. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatan keuangan UMKM masih dilakukan secara sederhana dan informal, terbatas pada pencatatan kas masuk dan kas keluar, serta belum disusun dalam bentuk laporan keuangan yang lengkap seperti laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, dan laporan arus kas. Keterbatasan tersebut disebabkan oleh rendahnya pemahaman akuntansi pemilik usaha, kurangnya kesadaran akan pentingnya pencatatan keuangan, keterbatasan waktu, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi informasi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pencatatan dan pelaporan keuangan yang sederhana namun sistematis sesuai SAK EMKM sangat diperlukan untuk mendukung pengambilan keputusan usaha, evaluasi kinerja, serta keberlanjutan UMKM. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan melalui peningkatan literasi akuntansi, pendampingan, dan pemanfaatan aplikasi pencatatan keuangan yang mudah digunakan oleh pelaku UMKM.
Efektivitas Pengembangan Human Capital dalam Meningkatkan Kinerja Operasional Polri di Daerah Papua Pegunungan Saputra, Didit; Muchran, Muchriady
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5597

Abstract

Penelitian Pengembangan sumber daya manusia (SDM) atau human capital merupakan salah satu faktor strategis yang berperan penting dalam meningkatkan kinerja organisasi, termasuk dalam institusi kepolisian. Di lingkungan Polres Jayawijaya, pengembangan human capital memiliki peran yang sangat vital dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam menciptakan dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas). Keberhasilan tugas tersebut tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dan profesional personel, tetapi juga oleh kemampuan adaptasi terhadap kondisi sosial dan budaya masyarakat setempat. Karakteristik masyarakat Papua Pegunungan masih sangat kental dengan sistem sosial adat yang diwariskan secara turun-temurun. Setiap suku memiliki struktur adat tersendiri yang mengatur berbagai aspek kehidupan, seperti hukum adat, sistem kepemimpinan, serta norma dan tata cara kehidupan sehari-hari. Kondisi ini menuntut personel Polri untuk memiliki pemahaman yang mendalam terhadap karakteristik sosial dan budaya masyarakat Papua Pegunungan, yang berbeda secara signifikan dengan masyarakat pada umumnya di wilayah lain di Indonesia. Oleh karena itu, dalam menjaga stabilitas kamtibmas di Jayawijaya, pengembangan human capital tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga pada penguatan kompetensi sosial, budaya, dan komunikasi. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengembangan human capital dalam meningkatkan kinerja operasional Polri di daerah terpencil, khususnya di wilayah Papua Pegunungan yang memiliki tantangan geografis kompleks seperti medan berbukit dan akses wilayah yang terbatas. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengembangan human capital yang efektif mampu meningkatkan kinerja operasional Polri serta memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Peran Akuntansi Manajemen dalam Pengambilan Keputusan Taktis untuk Meningkatkan Kinerja Bisnis UMKM Rary, Rhoulanda; Tomia, Dita Mulwan; Salamin, Tasya; Telusa, Fanuel Farel
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5600

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, terutama dalam penciptaan lapangan kerja dan pemerataan pendapatan. Meskipun demikian, sebagian besar UMKM masih menghadapi keterbatasan dalam pengelolaan keuangan dan pengambilan keputusan bisnis yang berbasis informasi. Kondisi ini menyebabkan keputusan operasional dan taktis sering diambil berdasarkan intuisi pemilik usaha. Akuntansi manajemen berperan sebagai sistem informasi internal yang menyediakan data biaya, pendapatan, dan kinerja untuk mendukung perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan. Akuntansi manajemen berfokus pada penyediaan informasi biaya, pendapatan, dan kinerja yang digunakan secara internal oleh manajemen untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan organisasi, berbeda dengan akuntansi keuangan yang bertujuan memenuhi kebutuhan pihak eksternal, akuntansi manajemen bersifat fleksibel dan disesuaikan dengan kebutuhan pengambil keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran akuntansi manajemen dalam pengambilan keputusan taktis guna meningkatkan kinerja usaha pada Toko Jaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun belum menerapkan sistem akuntansi formal, Toko Jaya telah memanfaatkan praktik akuntansi manajemen secara sederhana melalui pencatatan biaya, penetapan harga berbasis biaya, pengendalian biaya operasional, dan pengelolaan persediaan. Informasi tersebut digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan taktis dan berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi serta stabilitas usaha. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku UMKM untuk memanfaatkan akuntansi manajemen secara sederhana namun konsisten, serta kontribusi akademik dalam pengembangan kajian akuntansi manajemen pada UMKM.
Pengalaman Pengguna sebagai Penentu Nilai Kecerdasan Buatan pada Layanan Kesehatan Digital Sirkumsisi Kelana, Bayu; Sembiring, Albert
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5603

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mendorong transformasi berbagai model bisnis layanan kesehatan digital. Namun, nilai AI dalam konteks layanan yang bersifat sensitif dan berbasis kepercayaan masih belum sepenuhnya dipahami dari perspektif pengalaman pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pengalaman pengguna membentuk pemaknaan dan nilai AI dalam konteks layanan kesehatan digital sirkumsisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis tematik reflektif terhadap data wawancara mendalam dari empat pengguna bermakna yang terlibat langsung dalam praktik layanan. Empathy map digunakan sebagai kerangka analitis untuk mengorganisasi dimensi pengalaman pengguna secara kognitif, emosional, dan perilaku. Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama, yaitu: (1) pendekatan human-centered sebagai fondasi nilai AI, (2) otomasi administratif sebagai sumber nilai praktis AI, (3) pengaruh konteks skala layanan dan praktik profesional terhadap pemaknaan AI, serta (4) nilai profesional dan etika sebagai batas penerimaan AI. Temuan menunjukkan bahwa AI dipersepsi bernilai ketika digunakan untuk mendukung tugas non-inti dan selaras dengan alur kerja serta nilai profesional pengguna. Sebaliknya, penerapan AI pada aspek inti layanan yang menyentuh empati dan pengambilan keputusan klinis dipersepsi memiliki batas etis yang jelas. Penelitian ini berkontribusi pada literatur AI dan bisnis digital dengan menegaskan peran sentral pengalaman pengguna dalam penciptaan nilai AI pada layanan kesehatan digital yang kontekstual dan berbasis kepercayaan.
Pengaruh Citra Merek, Kualitas Produk, dan Harga Terhadap Minat Beli Sepeda Motor Suzuki Di Kota Bandung Refansyah, Muhamad; Rahmi, Palupi Permata; Nuraryanti, Asty; Sarah, Siti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh citra merek, kualitas produk, dan harga terhadap minat beli sepeda motor Suzuki di Kota Bandung. Penelitian dilatarbelakangi oleh menurunnya minat beli konsumen terhadap sepeda motor Suzuki di tengah persaingan industri otomotif yang semakin ketat, khususnya dengan merek-merek kompetitor yang lebih dominan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang pernah menggunakan, mengetahui, atau mempertimbangkan pembelian sepeda motor Suzuki di Kota Bandung. Instrumen penelitian disusun menggunakan skala Likert lima tingkat dan telah melalui uji validitas serta uji reliabilitas. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linear berganda melalui perangkat lunak SPSS, yang didahului oleh uji asumsi klasik, meliputi uji normalitas, heteroskedastisitas, dan multikolinearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap minat beli sepeda motor Suzuki, sedangkan citra merek dan harga tidak berpengaruh signifikan. Namun demikian, hasil uji simultan menunjukkan bahwa citra merek, kualitas produk, dan harga secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Nilai koefisien determinasi sebesar 54,8% menunjukkan bahwa variasi minat beli dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas produk merupakan faktor paling dominan dalam mendorong minat beli konsumen sepeda motor Suzuki di Kota Bandung dan menjadi dasar penting bagi perusahaan dalam merumuskan strategi pemasaran dan pengembangan produk.
Digital Marketing Competence and Continuance Intention: Marketing Performance Mediates; Top Management Support Moderates Relationship Conny, Conny
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5605

Abstract

This study aims to analyze the influence of Digital Marketing Competence on Marketing Performance and Continuance Intention, the influence of Marketing Performance on Continuance Intention, and the role of Marketing Performance as a mediation variable and Top Management Support as a moderation variable in salespeople who operate MSME stores on the Shopee platform. The research uses a quantitative approach with a survey method. Data was collected through a structured questionnaire that was distributed online to respondents who actively manage MSME stores on Shopee and were directly involved in digital marketing activities, such as content creation, promotion, and utilization of Shopee's marketing features. Variable measurements use a five-point Likert scale. Data analysis was carried out using the Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) method which included the evaluation of measurement models and structural models, including mediation and moderation testing. The results of the study show that Digital Marketing Competence has a positive effect on Continuance Intention and has a strong influence on Marketing Performance. Marketing Performance has also been shown to have a positive effect on Continuance Intention and acts as a mediator in the relationship between Digital Marketing Competence and Continuance Intention. These findings indicate that digital marketing competencies not only increase the sustainability intention of using the platform directly, but also through improved marketing performance. In addition, Top Management Support does not have a direct effect on Continuance Intention, but is proven to strengthen the influence of Digital Marketing Competence on Continuance Intention.
Digital Skill Moderation in the Relationship between Digital Exploitation Capability and Transformation Performance Sutrino, Anas; Putri, Triwulandari Nehru; Masse, Ambo; Nurvianti, Nurvianti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5606

Abstract

Digital transformation is a strategic issue for micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in the face of the dynamics of an increasingly competitive business environment. This study aims to analyze the influence of digital exploitation capability, strategic agility, and digital skills on transformation performance, as well as test the role of digital skills as a moderation variable in the relationship between digital exploitation capability and transformation performance. This study uses a quantitative approach with the Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) method. Data was collected through a structured questionnaire from 233 MSME owners in Kendari City. The descriptive results show that the majority of respondents have a high level of education, dominated by women, and are of productive age, which indicates cognitive and adaptive readiness for digital transformation. The findings of the study show that digital exploitation capability, strategic agility, and digital skills play an important role in driving the transformation performance of MSMEs. In addition, digital skills have been proven to strengthen the effectiveness of digital exploitation capabilities in producing more optimal transformational performance. This research provides a theoretical contribution by strengthening the perspective of dynamic capability in the context of MSMEs, as well as practical implications for the development of policies and strategies to improve the digital capabilities of MSMEs in developing regions.
Kebijakan Pengaturan Hak Upah Pekerja UMKM Di Kota Madiun Berdasarkan Perubahan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Nararya, Auryn Putri; Raharjo, Purwono Sungkowo; Najicha, Fatma Ulfatun
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5607

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu pilar utama dalam menopang perekonomian nasional, baik dari sisi penciptaan lapangan kerja maupun kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu sektor UMKM yang mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir adalah usaha coffee shop. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya budaya konsumsi kopi serta perubahan gaya hidup masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda yang menjadikan coffee shop tidak hanya sebagai tempat konsumsi, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial dan produktivitas. Kota Madiun menjadi salah satu daerah yang mengalami peningkatan signifikan jumlah usaha coffee shop, sehingga menimbulkan dinamika baru dalam hubungan ketenagakerjaan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya perlindungan hak-hak pekerja coffee shop, terutama terkait dengan pemenuhan hak atas upah yang layak. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana bentuk perlindungan hukum terhadap hak upah pekerja coffee shop di Kota Madiun berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan perlindungan hukum tersebut dalam praktik ketenagakerjaan di sektor UMKM. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif empiris, yaitu dengan mengombinasikan kajian terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan data lapangan yang diperoleh melalui wawancara dan studi keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 telah menyediakan kerangka perlindungan hukum yang cukup komprehensif, meliputi pengaturan upah minimum, jaminan sosial ketenagakerjaan, pengaturan jam kerja, serta mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial. Implementasi perlindungan hukum belum berjalan optimal, lemahnya pengawasan pemerintah daerah, rendahnya kesadaran hukum di kalangan pekerja dan pengusaha, serta karakter hubungan kerja di sektor coffee shop cenderung fleksibel dan informal.