cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Integrasi Dakwah-Bisnis dan Kemandirian Ekonomi Pesantren: Sintesis Social Enterprise dan Dakwah-preneurship Ahmad Gabriel; Samiyono Samiyono; Ari Supriyatno; Andriyanto Andriyanto; Ramadhan Aditya Pratama
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11240

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tertua menghadapi tekanan ganda, yaitu tuntutan berdiri sendiri secara finansial di tengah pasar modern, sekaligus kewajiban menjaga identitas dakwah yang asli. Ketergantungan mayoritas pesantren pada satu sumber pembiayaan membuat lembaga ini rapuh terhadap gejolak ekonomi makro, sementara unit usaha yang dijalankan tanpa bingkai nilai yang kuat berisiko menggeser orientasi dakwah menjadi sekadar siasat komersial. Penelitian ini bertujuan menyusun landasan filosofis bagi integrasi dakwah-bisnis dalam konteks kemandirian ekonomi pesantren. Metode yang dipakai adalah studi literatur integratif (integrative literature review), sebuah pendekatan yang berakar pada tradisi penelitian kualitatif karena menyintesiskan sumber yang beragam secara naratif dan terstruktur, dengan Pondok Pesantren Darunnajah sebagai kasus ilustratif yang bersumber dari dokumen dan publikasi sekunder. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi dakwah-bisnis bukan sekadar siasat ekonomi, melainkan wujud maqashid al-syariah yang menjaga agama dan harta dalam satu wadah kelembagaan. Pijakan teoretisnya disusun melalui sintesis triadik antara Social Enterprise Theory, Islamic Social Business, dan Dakwah-preneurship. Kasus Darunnajah memperlihatkan bahwa korporatisasi wakaf produktif, koperasi pesantren sebagai social enterprise lokal, dan integrasi unit usaha dengan pendidikan santri mampu menopang kemandirian ekonomi tanpa kehilangan misi dakwah. Tata kelola yang transparan menjadi prasyarat agar aktivitas ekonomi tidak tergelincir ke mission drift. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keseimbangan empat kuadran nilai, yakni spiritual, sosial, ekonomi, dan tata kelola, merupakan kunci keberlanjutan model integrasi dakwah-bisnis pesantren, sekaligus menjadi rujukan konseptual bagi pimpinan pesantren dan pengambil kebijakan dalam merancang model integrasi yang bertanggung jawab.
Pengaruh Carbon Disclosure, Green Innovation, dan Environmental Cost terhadap Kinerja Keberlanjutan Perusahaan: Peran Environmental Performance dan Green Competitive Advantage pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Maria Yovita R. Pandin; Muhammad Fatwa Hudi Salim; Erlyana Rizkya Zalfa; Cindy Eka Puspitasari; Prayoga Ersya Kalimasadha; Dicko Sebastian Soekardjo; Marsha Via Anantasya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11242

Abstract

Perkembangan praktik bisnis berkelanjutan mendorong perusahaan untuk memperhatikan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial secara seimbang. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh carbon disclosure, green innovation, dan environmental cost terhadap sustainability performance dengan mempertimbangkan peran environmental performance dan green competitive advantage sebagai variabel mediasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Data diperoleh melalui dokumentasi laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Sampel ditentukan menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh 10 perusahaan dengan total 50 data observasi. Analisis dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) berbantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa carbon disclosure berpengaruh positif dan signifikan terhadap environmental performance, green innovation berpengaruh positif dan signifikan terhadap green competitive advantage, serta environmental performance berpengaruh positif dan signifikan terhadap sustainability performance. Selain itu, environmental performance terbukti memediasi pengaruh carbon disclosure terhadap sustainability performance. Sebaliknya, pengaruh langsung carbon disclosure terhadap green competitive advantage, green innovation terhadap environmental performance dan sustainability performance, environmental cost terhadap environmental performance maupun green competitive advantage, serta green competitive advantage terhadap sustainability performance tidak signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja keberlanjutan lebih efektif dicapai melalui penguatan kinerja lingkungan yang didukung transparansi pengungkapan karbon dibandingkan hanya melalui inovasi hijau atau pengeluaran biaya lingkungan. Penelitian ini memperkaya pengembangan teori RBV dan NRBV serta memberikan masukan bagi perusahaan dalam merumuskan strategi keberlanjutan
Rancang Bangun dan Pengujian Website Layanan Wisata Menggunakan System Usability Scale Susi Salina; Eva Yumami
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11246

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong sektor pariwisata untuk memanfaatkan media digital sebagai sarana penyampaian informasi, promosi, dan peningkatan kualitas layanan kepada wisatawan. Salah satu destinasi wisata yang memiliki potensi untuk dikembangkan melalui pemanfaatan teknologi digital adalah Pantai Tanjung Lapin yang terletak di Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis. Meskipun memiliki daya tarik alam yang cukup besar, penyampaian informasi mengenai objek wisata, fasilitas, dan layanan pemesanan masih dilakukan secara terbatas melalui komunikasi langsung sehingga belum mampu menjangkau wisatawan secara luas dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun website layanan wisata Pantai Tanjung Lapin berbasis web serta mengevaluasi tingkat kegunaan (usability) sistem menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Proses pengembangan sistem menerapkan metode prototyping yang memungkinkan perancangan dilakukan secara bertahap melalui proses identifikasi kebutuhan pengguna, pembuatan prototipe, evaluasi, serta penyempurnaan berulang hingga diperoleh sistem yang sesuai dengan kebutuhan. Website yang dikembangkan menyediakan berbagai fitur, seperti informasi destinasi wisata, fasilitas, galeri, layanan pemesanan, dan media komunikasi antara pengelola dengan wisatawan. Hasil pengujian menggunakan metode SUS menunjukkan bahwa website memperoleh tingkat usability yang berada pada kategori acceptable dengan tingkat kemudahan penggunaan yang baik, sehingga dinilai layak untuk diimplementasikan sebagai media informasi dan layanan wisata. Implementasi website ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas informasi, mempermudah proses pemesanan layanan wisata, memperluas jangkauan promosi, serta mendukung pengembangan pariwisata Pantai Tanjung Lapin secara efektif dan berkelanjutan.
Pengaruh Financial Technology, Literasi Keuangan, dan Self-Control terhadap Perilaku Konsumtif Generasi Z di Kota Surakarta Naswa Aulia Rahmawati; Cindy Avionica; Thera Puspita Ningrum; Rizky Ramadhan Aprian Aditama
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11247

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola transaksi dan perilaku konsumsi masyarakat, khususnya Generasi Z yang memiliki tingkat adaptasi tinggi terhadap layanan keuangan berbasis teknologi. Kemudahan penggunaan financial technology berpotensi meningkatkan perilaku konsumtif apabila tidak diimbangi dengan literasi keuangan dan self-control yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial technology, literasi keuangan, dan self-control terhadap perilaku konsumtif Generasi Z di Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan Theory of Planned Behavior sebagai grand theory dan Consumer Behavior Theory sebagai middle theory. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif asosiatif. Data diperoleh melalui kuesioner kepada 100 responden Generasi Z di Kota Surakarta dengan teknik purposive sampling, dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics melalui statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial technology berpengaruh positif terhadap perilaku konsumtif, sedangkan literasi keuangan dan self-control berpengaruh negatif dalam menurunkan perilaku konsumtif. Selain itu, ketiga variabel secara simultan memengaruhi perilaku konsumtif Generasi Z di Kota Surakarta, dengan self-control sebagai faktor yang paling dominan. Penelitian ini menunjukkan bahwa keseimbangan antara pemanfaatan teknologi keuangan, kemampuan pengelolaan keuangan, dan pengendalian diri menjadi faktor penting dalam membentuk perilaku konsumsi yang lebih bijaksana di era digital.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian Asi Ekslusif di Wilayah Puskesmas Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar Yulianti Simbolon; Ummu Aiman; Nelva Riza
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11248

Abstract

ASI eksklusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan sampai dengan 6 bulan tanpa menambahkan atau mangganti dengan makanan atau minuman lain. Pemberian ASI eksklusif salah satu upaya penting dalam meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan bayi, namun cakupannya masih belum optimal. Data dari BPS menunjukkan persentase bayi yang mendapatkan ASI eksklusif di Provinsi Aceh 67,81% angka tersebut masih tidak memenuhi target capaian ASI eksklusif selama 6 bulan yaitu 80%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Krueng Barona Jaya. Penelitian ini menggunakan survei analitik, dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 40 responden yang dipilih dengan purposive sampling. Variabel yang diteliti meliputi pengetahuan, sikap, dan dukungan petugas kesehatan. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dan analisis data menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan pemberian ASI eksklusif (p=0,280), dan dukungan petugas kesehatan (p=0,091) dengan pemberian ASI eksklusif. Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan pemberian ASI eksklusif (p=0,002). Hasil ini adalah sikap ibu merupakan faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif, sedangkan pengetahuan dan dukungan petugas kesehatan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi yang tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan sikap positif ibu terhadap pemberian ASI eksklusif.
Pengembangan LKPD Berbasis Discovery Learning pada Materi Sistem Ekskresi untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Fany Erlangga Saragih; Syarifah Widya Ulfa; Rohani Rohani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11250

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran abad ke-21, namun masih tergolong rendah, khususnya pada pembelajaran IPA. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan bahan ajar yang belum mampu mendorong keterlibatan aktif siswa dalam menemukan konsep pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan bahan ajar inovatif dan berpusat pada peserta didik, salah satunya melalui LKPD berbasis Discovery Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD berbasis Discovery Learning pada materi sistem ekskresi serta mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifannya dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Swasta Budisatrya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, penerapan, dan evaluasi. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli materi dan media, angket respon guru dan siswa, serta tes keterampilan berpikir kritis berupa pretest dan posttest. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD memiliki tingkat kevalidan sangat tinggi dengan persentase validasi ahli materi sebesar 97,7% dan ahli media sebesar 90,9%. Keefektifan LKPD ditunjukkan oleh nilai N-Gain sebesar 0,78 (78%) dengan kriteria sangat efektif. Selain itu, LKPD juga memiliki tingkat kepraktisan dengan kriteria sangat praktis berdasarkan respon guru dan siswa. Dengan demikian, LKPD berbasis Discovery Learning layak digunakan dan efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMP.
Analisis Bukti Digital Video Tiktok Menggunakan Kerangka DFRWS untuk Investigasi Forensik Digital Rizky Bayu Adhitya; Fahmi Fachri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11251

Abstract

TikTok sebagai platform media sosial berbasis video pendek menghasilkan berbagai artefak digital yang berpotensi digunakan sebagai bukti dalam investigasi forensik digital, khususnya ketika konten video atau pesan telah dihapus dari antarmuka aplikasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan kerangka Digital Forensics Research Workshop (DFRWS) dalam proses pemulihan bukti digital TikTok serta mengidentifikasi jenis artefak yang masih dapat ditemukan setelah penghapusan data. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus forensik digital berbasis simulasi pada perangkat Samsung J2 dengan kondisi root dan aplikasi TikTok versi 34.5.4. Proses investigasi dilakukan melalui tahapan identification, preservation, collection, examination, analysis, dan presentation dengan bantuan FTK Imager, Autopsy, dan MOBILedit Forensic. Data uji berupa enam video TikTok dan aktivitas pesan yang sengaja dihapus untuk menguji kemungkinan pemulihan artefak pada perangkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua dari enam artefak video berhasil ditemukan kembali, sehingga tingkat keberhasilan recovery video mencapai 33,33%. Selain itu, ditemukan artefak pendukung berupa DM atau pesan, timestamp, metadata, cache, log aktivitas, serta nilai hash file yang dapat membantu rekonstruksi aktivitas pengguna. Temuan ini menunjukkan bahwa kerangka DFRWS dapat digunakan sebagai alur kerja sistematis dalam investigasi bukti digital TikTok. Namun, pemulihan file video masih memiliki keterbatasan sehingga analisis forensik perlu memperhatikan keseluruhan artefak pendukung, bukan hanya file utama yang terhapus.
Perbandingan Inflasi Daerah Sebelum dan Sesudah Diterapkannya MBG di Kabupaten Tulungagung Anis Tasya Munawoh; Intan Putri Hidayati; Muhammad Riyan; Suci Karina Wati; Achmad Miftachul Huda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11252

Abstract

Program MBG adalah kebijakan pemerintah yang berpotensi memengaruhi dinamika ekonomi daerah melalui peningkatan permintaan berbagai komoditas pangan. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian komparatif. Data yang digunakan adalah data sekunder tentang tingkat inflasi dan Indeks Harga Konsumen (IHK) Kabupaten Tulungagung yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) selama periode pra-MBG (Januari–Juni 2024) dan periode pasca-MBG (Januari–Juni 2025). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji t sampel berpasangan. Hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata tingkat inflasi sebelum MBG adalah 2,8967%, sedangkan setelah MBG menjadi 1,1300%. Uji t untuk sampel berpasangan menghasilkan nilai signifikansi 0,017 (<0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada tingkat inflasi sebelum dan sesudah pelaksanaan MBG. Temuan ini menunjukkan bahwa program MBG berhubungan dengan perubahan kondisi inflasi di wilayah tertentu, meskipun tidak secara langsung meningkatkan inflasi secara keseluruhan. Studi ini membantu memahami hubungan antara kebijakan sosial pemerintah dan stabilitas harga di tingkat regional.
Batasan Yuridis Pendisiplinan Santri dalam Perspektif Hukum Pidana Muhammad Rifan; Ismail Marzuki
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11256

Abstract

Pendidikan pesantren sebagai lembaga pembentukan karakter menghadapi permasalahan kekerasan dalam pendisiplinan santri. Praktik pendisiplinan yang represif seringkali berubah menjadi penganiayaan sehingga menimbulkan ketidakjelasan batas yuridis antara tindakan pendisiplinan yang sah dengan tindak pidana kekerasan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis batasan yuridis tindakan pendisiplinan santri dalam perspektif hukum pidana Indonesia serta mengkaji pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku kekerasan fisik di lingkungan pesantren. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang dikaji meliputi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang Pesantren, dan peraturan terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batas yuridis pendisiplinan terletak pada tujuan, cara, dan akibat yang ditimbulkan. Tindakan pendisiplinan yang bersifat edukatif, proporsional, tanpa kekerasan fisik, serta tidak menimbulkan rasa sakit atau luka masih berada dalam koridor hukum. Sebaliknya, tindakan yang memenuhi unsur penganiayaan seperti pemukulan, penyiksaan, dan perbuatan yang mengakibatkan penderitaan fisik maupun psikis merupakan tindak pidana. Dalih pendisiplinan tidak dapat menghapus sifat melawan hukum dari perbuatan tersebut. Pelaku, termasuk pengasuh dan ustaz, dapat dimintai pertanggungjawaban pidana berdasarkan Pasal 466 KUHP dan Undang-Undang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana yang meningkat seiring beratnya akibat yang ditimbulkan. Prinsip perlindungan anak menegaskan bahwa santri berhak memperoleh lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari kekerasan. Penelitian ini menyimpulkan perlunya penyusunan pedoman pendisiplinan yang jelas di pesantren, metode pembinaan yang humanis dan edukatif, penguatan mekanisme pengawasan, serta penegakan hukum yang tegas untuk menjamin kepastian hukum dan perlindungan hak anak.
Klasifikasi Bunga Iris menggunakan Algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) Classifier Enjelina Sukamto; Dwi Titi Maesaroh; Hari Purwadi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11258

Abstract

Identifikasi taksonomi tumbuhan seringkali sulit dilakukan karena adanya unsur subjektivitas dan ketidak efisienan waktu. Pendekatan komputasional yang objektif untuk membedakan spesies berdasarkan ciri morfologis dapat diwujudkan melalui penerapan algoritma pembelajaran mesin, khususnya klasifikasi berbasis contoh. Dengan menggunakan dataset publik Iris yang bersumber dari UCI Machine Learning Repository standar yang terdiri dari 150 sampel, penelitian ini menyelidiki penggunaan algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) untuk mengklasifikasikan tiga jenis bunga Iris (Setosa, Versicolor, dan Virginica). Empat parameter dimensi panjang dan lebar sepal serta kelopak menjadi fokus utama pengamatan. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa spesies Setosa memiliki batas spasial yang berbeda secara linier, sedangkan kelas Versicolor dan Virginica memiliki zona tumpang tindih yang signifikan dalam ruang fitur kelopak. Hasil ini diperoleh dengan menggunakan berbagai teknik Analisis Data Eksploratori (EDA), termasuk statistik deskriptif, histogram, dan pemetaan diagram sebar. Untuk pemodelan, data dibagi menjadi 80% data pelatihan dan 20% data uji dengan menggunakan stratifikasi guna menjaga keseimbangan kelas. Parameter lingkungan (neighborhood) ditetapkan sebesar K=5, dan algoritma KNN dievaluasi menggunakan matriks kebingungan serta metrik kinerja klasifikasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model tersebut memiliki akurasi global sebesar 96,67%. Analisis tersebut menunjukkan bahwa spesies Setosa memiliki nilai presisi dan recall total sebesar 1,00 pada tingkat kelas; namun, terdapat satu kesalahan klasifikasi pada kelas Virginica yang seharusnya diklasifikasikan sebagai Versicolor. Hal ini membuktikan adanya tantangan tumpang tindih fitur alami akibat kemiripan morfologis yang sangat identik antara kedua spesies tersebut.

Page 77 of 830 | Total Record : 8292