cover
Contact Name
Muhammad Yusuf Ibrahim
Contact Email
yusuf_ibrahim@unars.ac.id
Phone
+6281234699994
Journal Mail Official
mimbar_integritas@unars.ac.id
Editorial Address
BIRO ADMINISTRASI dan AKADEMIK Universitas Abdurachman Saleh Situbondo JL. PB Sudirman No. 07 Situbondo
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
MIMBAR INTEGRITAS
MIMBAR INTEGRITAS merupakan Jurnal Pengabdian yang diterbitkan oleh Biro Administrasi Akademik UNARS untuk publikasi tulisan ilmiah dibidang pengabdian dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal ini diterbitkan 2 kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan bulan Agustus dengan E-ISSN 2809 - 4670
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 249 Documents
Penguatan Peran Dharma Wanita Persatuan dalam Mewujudkan Demokrasi yang Santun, Cerdas dan Berintegritas Nina Sa'idah Fitriyah; Yudha Praja; Muh Hamdi Zain; Siti Nur Latifa
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2026): Februari - Agustus
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i2.8952

Abstract

Pendidikan politik merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kualitas demokrasi melalui pembentukan warga negara yang memiliki pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi politik yang bertanggung jawab. Di era digital, tingginya arus informasi, maraknya disinformasi, serta rendahnya literasi politik menjadi tantangan yang memerlukan penguatan kapasitas masyarakat, termasuk organisasi perempuan. Dharma Wanita Persatuan (DWP) sebagai organisasi yang beranggotakan istri Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi, integritas, dan etika publik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi politik anggota Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Daerah Kabupaten Situbondo melalui penguatan pemahaman mengenai demokrasi yang santun, cerdas, dan berintegritas. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pendidikan orang dewasa (andragogi) melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok (Focus Group Discussion), studi kasus, simulasi analisis informasi politik di media digital, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah anggota Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Daerah Kabupaten Situbondo. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep demokrasi yang sehat, hak dan kewajiban warga negara, pentingnya menjaga netralitas dan etika dalam kehidupan bermasyarakat, serta kemampuan mengidentifikasi informasi hoaks dan disinformasi politik. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kesadaran mengenai peran perempuan sebagai agen pendidikan politik dalam keluarga dan masyarakat.
Penguatan Literasi Hukum Masyarakat Pedesaan melalui Pos Pelayanan Hukum pada Kegiatan Nuzulul Qur'an dan Lokakarya PC LPBH NU Situbondo Supriyono Supriyono; Syafira Nundri Antari; Yudistira Nugroho; Abdul Halim
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2026): Februari - Agustus
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i2.8863

Abstract

Rendahnya literasi hukum masyarakat pedesaan masih menjadi salah satu tantangan dalam pembangunan budaya hukum di Indonesia. Keterbatasan pemahaman mengenai hak dan kewajiban hukum, prosedur penyelesaian sengketa, serta mekanisme memperoleh bantuan hukum menyebabkan masyarakat sering mengalami kesulitan ketika menghadapi berbagai persoalan hukum, seperti sengketa pertanahan, waris, administrasi kependudukan, maupun permasalahan keluarga. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi hukum masyarakat pedesaan melalui penyelenggaraan Pos Pelayanan Hukum yang diintegrasikan dalam kegiatan Nuzulul Qur'an dan Lokakarya yang diselenggarakan oleh PC LPBH NU Situbondo. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Educational Outreach dan Community Legal Empowerment melalui tahapan persiapan, penyuluhan hukum, diskusi interaktif, konsultasi hukum, dokumentasi, serta refleksi dan evaluasi. Sasaran kegiatan adalah masyarakat pedesaan yang terdiri atas perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan masyarakat umum. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Pos Pelayanan Hukum mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban hukum, prosedur memperoleh bantuan hukum, serta fungsi layanan konsultasi hukum sebagai sarana penyelesaian permasalahan hukum secara tepat. Tingginya partisipasi peserta selama penyuluhan dan konsultasi menunjukkan bahwa pendekatan edukasi hukum berbasis komunitas efektif dalam membangun kesadaran hukum (legal awareness), memperluas akses terhadap layanan hukum (access to justice), serta mendorong pemberdayaan hukum masyarakat (legal empowerment). Dengan demikian, Pos Pelayanan Hukum menjadi media edukasi hukum yang efektif dan berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi bantuan hukum, pemerintah desa, dan masyarakat.
Implementasi Fintech melalui Optimalisasi Penggunaan Mesin Soundbox Digital QRIS untuk Efisiensi Pembayaran pada Pelanggan Grapari Telkomsel Situbondo Fenina Wierdatul Jannah; Nanda Widaninggar; Ediyanto Ediyanto; Risky Sofiatul Amalia; Arifianto Arifianto
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2026): Februari - Agustus
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i2.8859

Abstract

Perkembangan Financial Technology (Fintech) telah mengubah pola transaksi masyarakat dari tunai menjadi nontunai. GraPARI Telkomsel Situbondo sebagai pusat layanan pelanggan menghadapi tantangan dalam mempercepat alur pembayaran di kasir guna mengurangi antrean. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalisasi penggunaan mesin Soundbox Digital QRIS sebagai solusi verifikasi pembayaran real-time. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahap, sosialisasi manfaat Fintech kepada pelanggan, edukasi dan demonstrasi penggunaan mesin Soundbox kepada staf dan pelanggan, serta pendampingan transaksi langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi Soundbox Digital QRIS mampu meningkatkan efisiensi waktu transaksi secara signifikan karena kasir tidak perlu lagi melakukan pengecekan mutasi manual di aplikasi perbankan, notifikasi suara dari Soundbox memberikan kepastian pembayaran seketika baik bagi petugas maupun pelanggan. Respon pelanggan menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap keamanan dan kepraktisan metode ini. Kesimpulannya, optimalisasi teknologi Soundbox QRIS di GraPARI Telkomsel Situbondo tidak hanya mempercepat proses bisnis internal, tetapi juga mendukung percepatan ekosistem digital (cashless society) di wilayah Situbondo.
Sosialisasi Budidaya Sorghum sebagai Upaya Diversifikasi Pangan Petani di Desa Kamal Arjasa Kabupaten Jember Sumiarjo Kiswondo
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2026): Februari - Agustus
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i2.8930

Abstract

Ketahanan pangan menjadi salah satu isu strategis dalam pembangunan pertanian Indonesia, terutama di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim, alih fungsi lahan, serta tingginya ketergantungan masyarakat terhadap komoditas pangan tertentu seperti padi. Kondisi tersebut mendorong perlunya diversifikasi pangan berbasis potensi lokal melalui pengembangan tanaman alternatif yang adaptif terhadap berbagai kondisi lingkungan. Sorghum merupakan salah satu komoditas serealia yang memiliki produktivitas tinggi, toleran terhadap kekeringan, serta memiliki kandungan gizi yang baik sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sumber pangan alternatif. Namun demikian, tingkat pengetahuan petani mengenai teknik budidaya, manfaat ekonomi, dan pemanfaatan sorgum masih relatif terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman petani mengenai budidaya sorgum sebagai upaya mendukung diversifikasi pangan di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember. Kegiatan dilaksanakan melalui metode sosialisasi edukatif yang meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan tanya jawab mengenai karakteristik tanaman sorgum, teknik budidaya, pengelolaan pascapanen, serta peluang pengembangan usaha berbasis sorgum. Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan berpartisipasi aktif dalam diskusi mengenai peluang pengembangan sorgum di wilayah setempat. Berdasarkan hasil observasi, kegiatan ini mampu meningkatkan wawasan petani mengenai pentingnya diversifikasi pangan berbasis komoditas lokal yang adaptif terhadap perubahan iklim. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong pengembangan budidaya sorgum secara berkelanjutan serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat pedesaan.
Peningkatan Literasi Digital Santri melalui Pembelajaran Bahasa Arab Terintegrasi Konten Dakwah Digital di Pondok Pesantren Abu Hurairah Rantauprapat Abdur Rahman Purba; Nurazizah Bancin; Sri Masyitah; Durratul Hayati Lubis
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2026): Februari - Agustus
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i2.8923

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi menuntut santri tidak hanya memiliki kompetensi berbahasa Arab, tetapi juga mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana pembelajaran dan dakwah secara bijak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital santri melalui pembelajaran Bahasa Arab yang terintegrasi dengan konten dakwah digital di Pondok Pesantren Abu Hurairah Rantauprapat. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik pembuatan konten dakwah digital berbahasa Arab, pendampingan, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Materi pelatihan mencakup pemanfaatan aplikasi digital, teknik penyusunan pesan dakwah, desain poster dakwah, serta pembuatan video pendek berbahasa Arab yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi digital santri yang signifikan. Nilai rata-rata peserta meningkat dari 57% pada tahap pre-test menjadi 86% pada tahap post-test, atau mengalami peningkatan sebesar 29%. Peningkatan terjadi pada kemampuan memanfaatkan media digital dalam pembelajaran Bahasa Arab, keterampilan membuat konten dakwah digital, serta penggunaan aplikasi digital secara kreatif dan bertanggung jawab. Program ini juga meningkatkan motivasi belajar, kreativitas, serta kemampuan komunikasi santri dalam menyampaikan pesan-pesan keislaman melalui media digital. Dengan demikian, pembelajaran Bahasa Arab yang diintegrasikan dengan konten dakwah digital terbukti efektif sebagai strategi inovatif dalam meningkatkan literasi digital santri sekaligus memperkuat kompetensi berbahasa Arab dan dakwah di era digital.
Pendampingan Strategi Task Management dan Pengembangan Sumber Daya Manusia pada UMKM Pusat Grosir Kerudung Raja Murah Riska Ayu Pramesthi; Lusiana Tulhusnah; Ayu Dita; Nur Faiza; Jeni Fatimatus Sholeha; Milyin Niam Sawmy; Sri Wahyuni
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2026): Februari - Agustus
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i2.8825

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peran strategis dalam perekonomian, namun masih menghadapi berbagai kendala, khususnya dalam aspek manajemen sumber daya manusia. Rendahnya keterampilan manajerial dan kurangnya pemahaman mengenai strategi pengembangan sumber daya manusia menyebabkan kinerja serta daya saing UMKM belum optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui pendampingan manajemen strategis dan pengembangan sumber daya manusia, agar mereka mampu mengelola usaha secara lebih efektif dan berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi sosialisasi, pelatihan, diskusi, dan pendampingan langsung bagi mitra UMKM. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengelola sumber daya manusia, termasuk dalam pembagian tugas kerja, peningkatan disiplin dan motivasi, serta penerapan manajemen kerja yang lebih terstruktur. Selain itu, pendampingan ini mendorong perubahan pola pikir pelaku UMKM menuju pengelolaan bisnis yang lebih profesional dan kemampuan beradaptasi terhadap dinamika pasar. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja bisnis dan kualitas layanan UMKM. Oleh karena itu, pendampingan manajemen strategis dan pengembangan sumber daya manusia perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya pemberdayaan UMKM guna mewujudkan usaha yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing.
Pendampingan UMKM dalam Pengolahan dan Pemasaran Produk Bengkuang sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Bangkinang, Kampar Riau Shorea Khaswarina; Yeni Kusumawaty; Jeni Wardi
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2026): Februari - Agustus
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i2.8926

Abstract

Bengkuang (Pachyrhizus erosus) merupakan komoditas hortikultura yang memiliki nilai ganda, baik sebagai pangan segar maupun bahan baku olahan dengan prospek pasar yang luas. Di Desa Bukit Payung, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, masyarakat telah mengembangkan usaha bengkuang segar dan dodol bengkuang, namun masih menghadapi keterbatasan dalam pengolahan dan pemasaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memahami strategi pengembangan UMKM serta pemasaran produk bengkuang agar dapat memberikan nilai tambah ekonomi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dan pendampingan kepada 15 orang peserta, yang terdiri atas perangkat desa, anggota PKK, penyuluh pertanian, dan mahasiswa, melalui metode ceramah, diskusi, serta pemberian motivasi kewirausahaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta terkait arti penting UMKM, strategi membangun bisnis, serta inovasi pemasaran berbasis digital. Masyarakat juga semakin termotivasi untuk mengembangkan usaha olahan bengkuang dengan kemasan dan promosi yang lebih menarik. Dampak kegiatan ini adalah tumbuhnya kesadaran kolektif bahwa bengkuang berpotensi menjadi komoditas unggulan lokal apabila didukung penguatan kelembagaan, standardisasi produk, dan strategi pemasaran terpadu. Dengan pendampingan berkelanjutan, UMKM bengkuang di Desa Bukit Payung diharapkan mampu meningkatkan daya saing, memperluas pasar, dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penguatan Kesadaran Perlindungan Kekayaan Intelektual melalui Program International Community Service di Saiburi Chaengrakarn School Thailand Muhammad Yusuf Ibrahim; Syafira Nundri Antari
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2026): Februari - Agustus
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i2.8861

Abstract

Perkembangan inovasi, kreativitas, dan transformasi digital telah meningkatkan pentingnya perlindungan terhadap kekayaan intelektual sebagai salah satu aset yang memiliki nilai ekonomi dan hukum. Namun, tingkat pemahaman mengenai perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di lingkungan pendidikan masih relatif terbatas, khususnya terkait jenis-jenis HKI, manfaat pendaftaran, serta konsekuensi hukum atas pelanggaran hak kekayaan intelektual. Kondisi tersebut mendorong perlunya kegiatan edukasi yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan aset intelektual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan sosialisasi mengenai perlindungan hukum kekayaan intelektual kepada guru dan mahasiswa di Saiburi Chaengrakarn School, Thailand melalui program International Community Service. Kegiatan dilaksanakan pada bulan September 2025 dengan melibatkan 50 peserta yang terdiri atas guru dan mahasiswa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan sosialisasi melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab mengenai konsep dasar Hak Kekayaan Intelektual, hak cipta, merek, paten, desain industri, serta rahasia dagang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian program terlaksana dengan baik dan memperoleh partisipasi aktif dari peserta selama sesi diskusi. Berdasarkan hasil observasi selama kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam memahami pentingnya perlindungan hukum terhadap karya intelektual sebagai bagian dari pengembangan inovasi dan kreativitas. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya sadar kekayaan intelektual di lingkungan pendidikan melalui kolaborasi internasional antara perguruan tinggi dan institusi pendidikan luar negeri.
Digitalisasi UMKM sebagai Inovasi Pemasaran di Kelurahan Nyapah Mardiah Mardiah; Sastra Wijaya; Laela Laela; Hita Heliansah; Hafiz Maulana Ibrahim
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2026): Februari - Agustus
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i2.8988

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian lokal, termasuk di Kelurahan Nyapah, namun pelaku usahanya masih banyak yang bertumpu pada pemasaran konvensional dari mulut ke mulut sehingga jangkauan pasar terbatas dan daya saing rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisa proses, hasil dan tantangan digitalisasi UMKM sebagai bentuk inovasi pemasaran di Kelurahan Nyapah, sekaligus merumuskan rekomendasi pengembangan berkelanjutan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dipadukan dengan metode pengabdian kepada masyarakat, meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam terhadap pelaku UMKM dan perangkat kelurahan, dokumentasi, serta sosialisasi pendampingan penerapan media digital berupa marketplace, Google Maps Bisnis, aplikasi desain Canva, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), dan katalog digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas UMKM Nyapah belum memiliki akun media sosial bisnis, belum terdaftar di peta digital, dan bertransaksi secara tunai sepenuhnya. Setelah pendampingan, terjadi peningkatan visibilitas usaha, perluasan jangkauan konsumen di luar wilayah kelurahan, kemudahan transaksi nontunai, serta penguatan citra merek melalui konten visual yang lebih profesional. Kendala yang masih dihadapi meliputi keterbatasan literasi digital, dan konsistensi pengelolaan akun pascapendampingan. Kegiatan pengabdian ini merekomendasikan pendampingan berkelanjutan, pembentukan kelompok UMKM digital, serta kolaborasi lintas sektor antara pemerintah kelurahan, perguruan tinggi, dan platform digital untuk menjaga keberlanjutan program.