cover
Contact Name
Nurjanah
Contact Email
rajab.vebrian@unmuhbabel.ac.id
Phone
+6282186502872
Journal Mail Official
edutainment@unmuhbabel.ac.id
Editorial Address
Kompleks Perguruan Muhammadiyah, Jalan K.H. Ahmad Dahlan KM 4 RT 03 No. 51 Desa Mangkol, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Location
Kab. bangka tengah,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
ISSN : 2303372X     EISSN : 26565854     DOI : -
Core Subject : Education,
Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan menerima artikel ilmiah hasil penelitian tentang ilmu pendidikan dan kependidikan Berbahasa Indonesia atau Inggris. Kontributor meliputi dosen, guru, dan praktisi pendidikan.
Articles 116 Documents
EFEKTIVITAS MEDIA KALENDER PANCASILA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SEJARAH PERUMUSAN PANCASILA SDN KEDUNGPANE 01 Misie Aditiyarini; Maharani Novtia Putri Amanda; Susilo Tri Widodo; Eri Suprih Hidayati
Edutainment Vol 11 No 2 (2023): Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v11i2.788

Abstract

Penggunaan Kalender Pancasila memiliki peran penting dalam Sejarah Perumusan Pancasila. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui cara penerapan penggunaan kalender pancasila, kelayakan, kepraktisan, serta keefektifan media pembelajaran yaitu media kalender pancasila pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Untuk mengetahui keefektifan penggunaan media kalender pancasila sebagai upaya dalam meningkatkan hasil belajar sejarah perumusan pancasila siswa kelas IV SDN Kedungpane 01. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Penelitian ini menempuh 2 tahap, yakni tahap prasiklus dan siklus. Tahap prasiklus diperoleh hasil bahwa siswa masih kesulitan dalam mengingat tanggal-tanggal peristiwa sejarah perumusan pancasila, karena guru belum menggunakan media pembelajaran yang efektif, sehingga proses pembelajaran yang berlangsung masih terkesan monoton dan menyebabkan siswa mengalami keterlambatan dalam memahami materi. Sementara pada tahap siklus, menjelaskan mengenai penerapan media kalender pancasila pada pembelajaran sejarah perumusan pancasila serta keefektifan penggunaan media kalender cerita pada pembelajaran sejarah perumusan pancasila. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penerapan media kalender pancasila yang telah dilakukan dapat dinilai bahwasanya media kalender pancasila ini sangat layak digunakan dalam keefektifan penggunaan media kalender pancasila sebagai upaya dalam meningkatkan hasil belajar sejarah perumusan pancasila siswa kelas IV SDN Kedungpane 01.
PENERAPAN MODEL PBL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PENDIDIKAN PANCASILA DI SD PANCASILA Diva Kirana; Diah Ayu Lupinatarita Primadani; Susilo Tri Widodo; Nur Indah Wahyuni; Evi Vidiastutik Kondang
Edutainment Vol 11 No 2 (2023): Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v11i2.792

Abstract

Salah satu materi yang dipelajari dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas V pada Kurikulum Merdeka di sekolah dasar yaitu mengenai nilai-nilai Pancasila dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahan yang ditemukan di kelas antara lain siswa kesulitan dalam menentukan dan membedakan contoh penerapan sila-sila Pancasila, sehingga hasil belajarnya menjadi kurang memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila sebagai upaya dalam meningkatkan hasil belajar siswa di SD Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kombinasi model atau desain concurrent embedded (campuran tidak berimbang). Subjek dari penelitian ini siswa kelas V SD Pancasila tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 10 anak. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dengan adanya penerapan model pembelajaran PBL, yakni siswa lebih memahami materi tentang nilai-nilai Pancasila dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari serta lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar mereka.
PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS IV SD NEGERI 1 KARANGTENGAH Sani Kusumawardani; Sukmawati Berlian Susanti; Susilo Tri Widodo; Nur Indah Wahyuni; Mariyah
Edutainment Vol 11 No 2 (2023): Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v11i2.793

Abstract

Dalam penelitian ini, menggunakan media belajar dalam bentuk video animasi untuk meningkatkan minat belajar peserta didik dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV jenjang SD/MI. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan minat belajar peserta didik dari pembelajaran yang sebelumnya tidak menggunakan video animasi dan yang menggunakan video animasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, materi audio-visual, dan dokumentasi. Objek yang digunakan dalam penelitian ini peserta didik kelas IV SD Negeri 1 Karangtengah yang berjumlah 32 peserta didik. Hasil analisis dari penelitian ini menyatakan bahwa penggunaan video animasi dalam pembelajaran dapat meningkatkan minat belajar dan semangat belajar peserta didik. Sekolah masih memiliki keterbatasan peralatan untuk menerapkan media pembelajaran berupa video animasi, sehingga ketika guru memanfaatkan media video animasi di kelas dapat meningkatkan minat pembelajaran dan meningkatnya keterlibatan lainnya, seperti pembelajaran lebih signifikan, motivasi, efisiensi, dan juga keaktifan.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN AI PENDIDIKAN PANCASILA UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR KELAS V SDN 1 KARANGTENGAH Mutia Agustia Ningsih; Sindy Kusumawardani; Susilo Tri Widodo; Nur Indah Wahyuni; Sugiono
Edutainment Vol 11 No 2 (2023): Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v11i2.794

Abstract

Minat belajar adalah sikap ikut serta dalam kegiatan pembelajaran, baik dalam merencanakan pembelajaran maupun berinisiatif untuk menekuni suatu hal dengan sungguh-sungguh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media pembelajaran berbasis AI untuk meningkatkan minat belajar siswa di kelas V SDN 1 Karangtengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian jenis kualitatif deskriptif dengan subjek 24 siswa yang diketahui memiliki latar belakang yang berbeda serta kemampuan berpikir yang berbeda pula. Adapun data yang diperoleh pada penelitian ini melalui kegiatan wawancara dan observasi. Kegiatan wawancara ditujukan kepada wali kelas dan siswa kelas V SDN 1 Karangtengah. Hasil penelitian menunjukkan minat belajar siswa mengalami peningkatan dengan dibuktikan melalui penerapan media pembelajaran berbasis AI atau kecerdasan buatan pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila Bab Norma dalam Kehidupanku meliputi pemahaman materi, keterlibatan siswa saat proses pembelajaran berlangsung, keaktifan siswa untuk bertanya dan menjawab pertanyaan, meningkatkan fokus atau konsentrasi siswa dalam belajar, serta apresiasi kepada siswa yang diberikan oleh guru agar dapat memotivasi siswa untuk belajar, sehingga hal tersebut dapat menumbuhkan minat belajar siswa.
POTRET GURU DI SEKOLAH PENGGERAK: STUDI KASUS DI SMPN 10 MATARAM NUSA TENGGARA BARAT Komang Sulis Setiawati; Elisa Fadila Utami; Lalu Abdul Hafiz; Ginaya Aulia Wiraguna; Fitria Hartika; Edy Herianto
Edutainment Vol 11 No 2 (2023): Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v11i2.843

Abstract

SMP Negeri 10 Mataram ditetapkan sebagai sekolah penggerak, karena peran para guru yang mampu memaksimalkan tugas dan tanggung jawabnya dan saling bekerja sama sesuai dengan tuntutan dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja profesional guru SMP Negeri 10 Mataram dalam pembinaan karir melalui sekolah penggerak. Guru merupakan objek penelitian ini dengan fokus permasalahan pada (1) kinerja profesional guru, (2) standar kualifikasi akademik guru, dan (3) usaha sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guna mengembangkan karir guru. Metode penelitian ini jenisnya kualitatif berbentuk studi kasus, dimana untuk mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah dilakukan analisis data secara studi kasus, hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) semua guru SMP Negeri 10 Mataram telah memenuhi standar kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial yang ditetapkan dalam UU, (2) semua guru telah memenuhi standar kualifikasi akademik yang tinggi, sehingga berguna bagi pembinaan karirnya, dan (3) untuk meningkatkan kinerja profesional guru, pihak sekolah melakukan kegiatan in house training, komunitas belajar, dan workshop, serta pelatihan mandiri melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM).
ANALISIS KEBUTUHAN DAN PENGEMBANGAN MODEL SEKOLAH KESETARAAN DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Asyraf Suryadin; Maulina Hendrik; Yuanita; Dzihan Khilmi Ayu Firdaus; Rusdi; Mardani
Edutainment Vol 12 No 1 (2024): Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v12i1.859

Abstract

This study aims to gather preliminary information on the design of the high school equivalency model before formulating the particular determination on the high school equivalency model developed by Community Learning Center. The technique of collecting data used observation, interview, questionnaire, and documentation, and analyzed using descriptive qualitative. The results are showed that the implementation of school equivalency consists of learning program equivalent A, learning program equivalent B, and learning program equivalent C. The reasons why subjects took the School equivalency because 1) social status need, 2) schools’ Dropout rates, 3) educational facilities, 4) organization apparatus needs, 5) low motivation, 6) child marriage. Based on the deep analysis, the school equivalency program is not optimal; there is neither innovation in the management learning process nor implementation in the teaching process; there is a lack of professional tutors; there is difficulty in arranging the time of study because of the learners' background. The findings propose the development of the high school equivalency model based on entrepreneurship. The model intends the learners to study everywhere and every time; creates the learners’ profession as a value as well gives the learners courses based on the ability through the cooperative activities.
PENGARUH PEMBELAJARAN SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, ARTS AND MATHEMATICS (STEAM) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA CALON GURU SEKOLAH DASAR Wuli Oktiningrum; Adzimatnur Muslihasari; Dyah Ayu Pramoda Wardhani; Andi Wibowo
Edutainment Vol 12 No 1 (2024): Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v12i1.866

Abstract

Abstrak Keterampilan berpikir kreatif menjadi salah satu dari kemampuan yang harus dikuasai oleh mahasiswa calon guru SD, karena dibutuhkan untuk mengembangkan diri dan memecahkan masalah yang terjadi dalam kehidupan sehari- hari. Jika kemampuan berpikir kreatif berkembang maka akan memunculkan ide atau gagasan, menemukan hubungan yang saling berkaitan, membuat dan melakukan imajinasi, dan memiliki banyak sudut pandang terkait banyak hal. Kenyataanya, hasil belajar siswa serta motivasi belajar siswa masih rendah, hal ini dipengaruhi oleh banyak factor, salah satunya adalah kurangnya kreativitas guru dalam mengajar atau menyampaikan materi. Maka dari itu penting sekali membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir kreatif, dengan memberikan soal – soal open ended atau model pembelajaran yang menuntut kemampuan berpikir kreatif. Pembelajaran STEAM merupakan pembelajaran lintas disiplin ilmu yang menuntut kreativitas mahasiswa dalam memecahkan masalah. Penelitian ini akan mengukur pengaruh antara pembelajaran STEAM dengan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa calon guru SD. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan jenis non equivalent control group design. Berdasarkan hasil uji hipotesis yang menyatakan bahwa nilai Sig.(2-tailed) adalah 0,015 kurang dari 0,05 sehingga, H0 ditolak dan Ha di terima. Pada kemampuan berpikir kreatif diperoleh rata – rata 85. Berdasarkan tabel indicator kemampuan berpikir kreatif, maka skor tersebut termasuk dalam sangat kreatif. Sehingga, dapat disimpulkan jika pembelajaran STEAM dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa calon guru SD. Kata Kunci: STEAM; Kemampuan Berpikir Kreatif; Kemampuan Abad 21 Abstract Creative thinking skills are one of the abilities that must be mastered by prospective elementary teacher students, because they are needed to develop themselves and solve problems that occur in everyday life. If the ability to think creatively develops, it will bring up ideas or ideas, find interrelated relationships, create and carry out imagination, and have many points of view related to many things. In fact, student learning outcomes and student learning motivation are still low, this is influenced by many factors, one of which is the lack of teacher creativity in teaching or delivering material. Therefore, it is very important to equip students with the ability to think creatively, by giving open ended questions or learning models that demand creative thinking skills. STEAM learning is cross-disciplinary learning that demands student creativity in solving problems. This study will measure the effect between STEAM learning and the creative thinking skills of prospective elementary school teachers. The method used is experimental research with a type of non-equivalent control group design. Based on the results of hypothesis testing which states that the Sig. (2-tailed) value is 0.015 less than 0.05 so, H0 is rejected and Ha is accepted. Based on the indicator table of creative thinking ability, the score is included in very creative. Keywords: STEAM; Creative Thinking Skills; 21 Century Skills.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DENGAN MODEL STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DIPADUKAN KOKAMI PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP Fadhelia Maudy; Kurnia Ningsih; Anisyah Yuniarti; Eko Sri Wahyuni; Titin
Edutainment Vol 12 No 1 (2024): Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v12i1.878

Abstract

Media pembelajaran merupakan alat untuk menjamin tercapainya tujuan pembelajaran dan mempercepat proses pembelajaran guna memaksimalkan hasil belajar yang ingin diperoleh. Tujuan penelitian ini adalah menggunakan model STAD yang dipadukan dengan media KOKAMI untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada bidang klasifikasi makhluk hidup di kelas VII G SMPN 21 Pontianak. Jenis penelitian ini dikenal sebagai penelitian tindakan kelas, atau PTK. Instrumen yang digunakan adalah kertas tes hasil belajar dan lembar observasi. Penelitian ini menggunakan observasi, dokumentasi, dan evaluasi hasil belajar sebagai metode pengumpulan data. Rata-rata prosedur pelaksanaan pada siklus I sebesar 93% dan pada siklus II sebesar 96,5% sesuai dengan temuan penelitian. Hasilnya, terjadi peningkatan sebesar 3,5% antara siklus I dan II, dan keterlaksanaan pembelajaran dikategorikan baik. Sedangkan pada siklus I dan II rata-rata nilai ketuntasan siswa masing-masing sebesar 78,5% dan 87,5% dari hasil belajar. Ini berarti kenaikan sebesar 9%. untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model Kokami dan STAD.
LEXICAL VARIATION IN UNIVERSITY STUDENTS’ ACADEMIC WRITING M. Aries Taufiq; Rahmi Eka Putri; Resti Amalia; Ririn Septia; Hidayati; Asmawati
Edutainment Vol 12 No 1 (2024): Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v12i1.886

Abstract

Lexical variation demonstrates word variations utilized in university students’ writing. The focus of this study was to investigate the lexical variation in students’ academic writing and factors contributing to the variations in their’ writing. The data sources for this descriptive study were the introduction portions of the thesis proposals submitted by the students. To identify lexical variance in students' writing, thirty introduction portions from their thesis proposals were gathered and examined. The results showed that university students used fewer different terms in their writing and that nouns predominated in their compositions. Furthermore, the morphological knowledge gaps and vocabulary knowledge of the students were the elements impacting the lexical variations in their academic writing. This study came to the conclusion that pupils were still unable to use a variety of terms in their writing based on its findings. Therefore, it was anticipated that the students would increase their vocabulary in order to write more effectively and to generate work that was richer and better.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADIS DENGAN METODE BERNYANYI DI MADRASAH IBTIDAIYAH Mursal Aziz; Hairullah; Desy Rahma Wati
Edutainment Vol 12 No 1 (2024): Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v12i1.908

Abstract

Singing is a learning method that uses sung poetry in an effort to make it easier to convey material in the learning process. This research aims to describe the implementation of the independent curriculum in Al-Qur'an Hadith subjects using the singing method at Madrasah Ibtidaiyah. This research method uses qualitative research methods carried out at Madrasah Ibtidaiyah. The results of this research are that the implementation of the independent curriculum through the singing method in the Al-Qur'an Hadith subject at Madrasah Ibtidaiyah has three stages, namely planning at the beginning of learning with the teacher making teaching modules, determining the tune of the song, making lyrics or poems that are adapted to the Al-Quran lesson material. Al-Qu'ran Hadith, namely about Surah Al-'Alaq, compiling the words to make a song, then the songs sung are songs about the learning material and the verses read must be in accordance with the makhraj. Next, the implementation stage begins with opening activities, core activities and closing activities. The implementation of the independent curriculum on Al-Qur'an Hadith subjects using the singing method at Madrasah Ibtidaiyah makes class conditions enjoyable, students look active during teaching and learning activities, makes it easier for students to remember the material that has been taught, learning becomes effective, students feel happy, easy to remember without coercion, not boring, so it attracts students' interest in learning and makes the class atmosphere happy in participating in the learning process and they prefer to use the singing method rather than other methods.

Page 10 of 12 | Total Record : 116