cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
anto.uptt@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
jurnalirje@gmail.com
Editorial Address
https://irje.org/index.php/irje/EditorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Research Journal on Education
ISSN : 27759482     EISSN : 27758672     DOI : 10.31004/irje.v3i1.357
Indonesian Research Journal on Education is intended as a medium for scientific studies of research results, thoughts, and critical-analytic studies regarding research in the field of education and learning. This is part of the spirit of disseminating knowledge resulting from research and thoughts for service to the wider community. In addition, it is also a source of reference for academics in the field of education and learning, social, and humaniora. Indonesian Research Journal on Education publishes papers regularly three times in a year, in Januari, Mei, and September. All publications in the Indonesian Research Journal on Education journal are open, allowing articles to be available online for free without subscription. Indonesian Research Journal on Education is a multidisciplinary journal, recognizes various approaches, disciplines, methodologies and paradigms. This relates to basic education in general with special attention to improving pedagogical practices, curricular development, and theoretical perspectives. Indonesian Research Journal on Education accepts scientific articles with the scope of research on: A. Education Science Family 1. Sub-Group of Education Science a. Elementary School Teacher Education b. Early Childhood Education (ECE) c. Special Education d. Out of School Education e. Kindergarten Teacher Education f. Educational Psychology g. Educational Measurement and Evaluation h. Curriculum Development i. Education Technology j. Education Administration (Education Management) k. Curriculum and Educational Technology l. Guidance and Counseling m. Other relevant study topics 2. Social Science Education Sub-Cluster a. Pancasila and Citizenship Education b. History Education c. Economic Education d. Geography Education e. Sociology and Anthropology Education f. Accounting Education g. Business Administration Education h. Office Administration Education i. Japanese Language Education j. Sociology Education (Social Science) k. Koperasi Education l. Population and Environmental Education m. Other relevant study topics 3. Sub-Groups Of Math And Science Education Science (MIPA) a. Biology Education b. Mathematics Education c. Physics Education d. Chemistry Education e. Science Education f. Other relevant study topics 4. Sports And Health Education Sub-Cluster a. Physical Education, Health and Recreation b. Physical and Health Education c. Sports and Health Education d. Sports coaching education e. Sports Science f. Other relevant study topics 5. Sub-Area Of Language And Literature Education a. Indonesian Language, Literature and Regional Education b. English Language (and Literature) Education c. Arabic Language (and Literature) Education d. Javanese Language (and Literature) Education e. Chinese Language (and Literature) Education (Mandarin) f. Other relevant study topics 6. Technology And Vocational Education Sub-Cluster a. Mechanical Engineering Education b. Building Engineering Education c. Electrical Engineering Education d. Automotive Engineering Education e. Informatics Education f. Family Welfare Education (culinary, fashion, makeup, etc.) g. Technology and Vocational Education h. Other relevant study topics 7. Sub-Family Of Arts Education a. Drama, Dance and Music Education b. Fine Arts Education c. Music Education d. Dance Education e. Skills and Crafts Education f. Other relevant study topics B. Social Sciences, Humanities 1. Social Science Sub-Cluster a. Communication Science b. Journalism c. Hubungan Masyarakat d. Advertising e. Television and Movies f. Communication and Media Management g. Islamic Broadcasting Communication h. Social Welfare Science i. Sociology j. Other relevant study topics 2. Humanities Sub-Group a. Humanities b. Legal Science c. Development Studies (Development Planning, Region, City) d. Cultural Studies e. Archaeology f. Tourism g. Other relevant study topics Note: Articles have main citations and have not been published online or previously in print.
Articles 2,601 Documents
Pengaruh Permainan Talking Stick untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Usia 5–6 Tahun di TK Negeri Pembina 1 Pekanbaru Elentika, Elentika; Chairilsyah, Daviq; Kurnia, Rita
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.2984

Abstract

Keterampilan berbicara merupakan kemampuan dalam menyampaikan ide, gagasan, pikiran, serta perasaan melalui bahasa lisan yang dapat dipahami oleh orang lain. Keterampilan ini memiliki tujuan utama sebagai alat komunikasi. Secara umum, berbicara berfungsi untuk menyampaikan informasi, memengaruhi atau meyakinkan pendengar, menghibur, serta memperoleh respons dari lawan bicara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh permainan Talking Stick terhadap peningkatan kemampuan berbicara anak usia 5–6 tahun di TK Negeri Pembina 1 Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian terdiri dari 20 anak usia 5–6 tahun yang terdaftar di TK Negeri Pembina 1 Pekanbaru. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi yang disusun berdasarkan tujuh indikator kemampuan berbicara, yaitu pelafalan, penguasaan kosakata, pembentukan kalimat, isi pembicaraan, keberanian, kelancaran, serta ekspresi tubuh. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t dan perhitungan N-Gain. Terdapat peningkatan skor rata-rata kemampuan berbicara dari 34,35 pada saat pretest menjadi 68,90 pada posttest. Nilai N-Gain sebesar 0,75 menunjukkan kategori peningkatan yang tinggi. Hasil uji-t memperlihatkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest (p < 0,05). Anak-anak tampak lebih percaya diri, mampu menyusun kalimat dengan lebih baik, dan menunjukkan ekspresi tubuh yang mendukung penyampaian gagasan. Permainan Talking Stick terbukti memberikan pengaruh positif dalam meningkatkan keterampilan berbicara anak usia dini. Metode ini efektif mendorong partisipasi aktif anak, memperkaya kosakata, serta melatih kelancaran dan keberanian dalam berbicara. Berdasarkan hasil penelitian, Talking Stick direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang menyenangkan dan komunikatif dalam lingkungan PAUD.
Bentuk Penyajian Kesenian Diker di Kelurahan Sungai Medang Kota Prabumulih Fikianto, Fikianto; Hidayatullah, Fadhilah; Yelli, Nofroza
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.2994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian kesenian Diker di Kelurahan Sungai Medang, Kota Prabumulih. Kesenian Diker merupakan salah satu warisan budaya tradisional yang masih lestari hingga kini, dan memiliki nilai religius yang kuat karena syair-syair yang digunakan diambil dari kitab Barzanji yang berisi pujian kepada Rasulullah Muhammad SAW. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pelaku seni dan tokoh masyarakat, serta dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penyajian kesenian Diker dilaksanakan secara berkelompok, dengan pemain duduk melingkar atau berjajar sambil memainkan alat musik utama berupa terbangan, serta alat pendukung seperti gendang, kenong, dan gong. Pertunjukan dimulai dengan pola pukulan Umak sebagai pembuka, dilanjutkan dengan pola Ningka saat bagian klimaks, pola Berbalas yang bersifat interaktif, dan diakhiri dengan pola Penutup yang lembut. Syair dilantunkan secara bersahutan atau serentak, diiringi oleh irama yang telah diatur secara kolektif.Pertunjukan kesenian Diker tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana dakwah, edukasi nilai-nilai spiritual, dan media penguat solidaritas sosial di masyarakat. Interaksi antara pemain dan penonton menciptakan suasana partisipatif, di mana masyarakat turut serta melantunkan syair atau menabuh alat musik. Dengan demikian, Diker berperan penting sebagai representasi identitas budaya masyarakat Kelurahan Sungai Medang yang patut dilestarikan.
Bentuk Penyajian pada Tari Emban Mangian di Sangar Seni Tosanda Kota Prabumulih Zhorifallah, Naufal; Putra, Rio Eka; Firmansyah, Dedy
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.3003

Abstract

Penelitian ini membahas tentang seni sebagai bentuk penciptaan yang melibatkan keindahan dan daya tarik visual. Tari Emban Mangian adalah tari khas kota Prabumulih sebagai persembahan atau disebut penyambutan pengantin, syukuran penyambutan tamu. Tarian ini di tampilkan dalam penyambutan pengantin dan penyambutan tamu yang dimaksud sebagai upacara selamat datang dan ungkapan rasa hormat kepada pengantin dan tamu kehormatan.Dalam konteks tari, gerakan dianggap sebagai bahasa tubuh yang melibatkan anggota tubuh manusia. Setiap gerakan dalam tarian mengalami gaya, yang mengubahnya memiliki daya pikat artistik dan berfungsi sebagai media untuk memberikan efek kepada penonton.Penelitian ini juga mengkaji dua jenis gerakan dalam tarian, yaitu gerakan murni dan gerakan maknawi. Gerakan murni adalah gerakan yang telah dirancang untuk mencapai bentuk artistik tanpa maksud tertentu, sedangkan gerakan maknawi adalah gerakan yang telah mengalami proses penataan dari bentuk wajah menjadi tidak wajar, sehingga tidak memiliki arti yang jelas.Selain itu, busana dalam tari juga menjadi fokus penting dalam penelitian ini. Busana berfungsi sebagai media yang mendukung dan menyatu dengan gerakan tajam, sehingga menciptakan kesatuan yang sempurna antara gerakan dan penampilan.
Ekstrakulikuler Tari Erai-Erai Sebagai Media Pelestarian Seni Tradisional di SMP Negeri 1 Pulau Pinang Azzahra, Tiara; Hera, Treny; Hasan, Hasan
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan ekstrakurikuler tari Erai- Erai serta perannya sebagai media pelestarian seni tradisional di SMP Negeri 1 Pulau Pinang. Tari Erai-Erai merupakan salah satu warisan budaya tak benda dari Kabupaten Lahat yang mengandung nilai-nilai filosofis seperti rasa syukur, persatuan, dan keakraban. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian terdiri dari guru pembina ekstrakurikuler dan siswa yang mengikuti kegiatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrakurikuler tari Erai-Erai direncanakan dan dilaksanakan secara sistematis dengan metode pembelajaran demonstrasi. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari siswa serta dukungan penuh dari pihak sekolah. Selain melatih keterampilan menari, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai tradisional dan memperkuat identitas budaya lokal pada peserta didik. Ekstrakurikuler ini berperan penting dalam pelestarian seni tradisional melalui pendidikan budaya, keterlibatan siswa dalam berbagai pertunjukan, serta peningkatan kesadaran terhadap pentingnya menjaga warisan budaya. Dengan demikian, ekstrakurikuler tari Erai-Erai tidak hanya berfungsi sebagai wadah pengembangan bakat, tetapi juga sebagai sarana strategis dalam menjaga keberlangsungan budaya lokal di kalangan generasi muda.
Faktor Terbentuknya Pseudo-Families di Kalangan Narapidana Perempuan di Lapas Perempuan Kelas IIa Semarang Utami, Istiana Puji; Rahayu, Mulyani
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.3025

Abstract

Pseudo-families merupakan fenomena sosial yang melibatkan pembentukan hubungan emosional antar narapidana yang mirip dengan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menggali faktor pendorong terbentuknya pseudo-families di kalangan narapidana perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan 3 orang petugas pemasyarakatan, 1 orang psikolog eksternal yang terlibat dalam program pendampingan, serta 6 orang narapidana yang diindikasikan memiliki kedekatan intens. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis menggunakan NVivo 12 melalui fitur hierarchy chart. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat tiga faktor utama yang mendorong terbentuknya pseudo-families di Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang meliputi kebutuhan afeksi, trauma relasi, dan isolasi sosial. Kebutuhan afeksi yang mencakup kebutuhan dasar dalam teori Maslow untuk rasa aman dan kasih sayang, menjadi faktor pendorong utama, diikuti oleh trauma relasi akibat pengalaman buruk di masa lalu dan isolasi sosial yang membuat narapidana perempuan merasa terasing dan kehilangan rasa aman. Pembentukan pseudo-families di Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang dapat dipahami sebagai mekanisme adaptif yang muncul untuk memenuhi kebutuhan dasar afeksi, keamanan, dan hubungan sosial yang dirasakan terancam dalam sistem pemasyarakatan. Teori Maslow memberikan kerangka untuk memahami bagaimana kebutuhan dasar narapidana perempuan yang tidak terpenuhi dapat mendorong pembentukan hubungan emosional yang lebih erat antar mereka, berfungsi sebagai sarana bertahan hidup dalam keterbatasan fisik dan psikologis di penjara.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Aplikasi Wordwall terhadap Peningkatan Hasil Belajar Matematis Peserta Didik Sekolah Dasar Fauziah, Syifa Nur; Indriani, Rina; Puspitasari, Dahlia Rineva
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.3028

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar matematis peserta didik di SDN 020 Lengkong Besar Bandung, khususnya di kelas III. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar matematis peserta didik (2) mengetahui peningkatan penggunaan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan aplikasi wordwall dengan yang menggunakan model konvensional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik kelas III SDN 020 Lengkong Besar Bandung yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan aplikasi wordwall, dan kelompok kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan hasil hipotesis menggunakan uji-t (paired simple t-test) dan diperoleh hasil signifikan sebesar <0,000 maka Hₐ diterima, ini membuktikan adanya pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar peserta didik dan hasil uji hipotesis kedua menunjukan hasil yang signifikan berdasarkan hasil uji N-Gain memperlihatkan bahwa peningkatan hasil belajar matematis pada kelas eksperimen mencapai 0,68 (kategori sedang), lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang hanya sebesar 0,37. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dan peningkatan yang besar pada penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan aplikasi wordwall terhadap hasil belajar peserta didik kelas III Sekolah Dasar.
Optimalisasi Bonus Demografi dengan Perencanaan Karier untuk Siswa Sekolah Menengah Munawir, Munawir; Jannah, Raudha Nur Hidayah Al; Hayati, Isnaria Rizki; Umari, Tri
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.3045

Abstract

Bonus demografi merupakan keuntungan ekonomi yang terjadi akibat penurunan rasio ketergantungan karena menurunnya angka kelahiran. Fenomena ini memberikan dampak positif di berbagai sektor, terutama dalam bidang ekonomi dan pendidikan, dengan meningkatkan potensi pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Salah satu aspek yang mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas adalah bimbingan dan konseling, khususnya bimbingan karier. Bimbingan karier memegang peranan penting dalam membantu siswa memilih bidang karier yang tepat, yang nantinya akan berdampak pada perekonomian Indonesia di masa depan. Tujuan utama bimbingan karier adalah agar peserta didik memiliki perencanaan karier yang jelas dan matang. Perencanaan karier mencakup beberapa aspek, antara lain: mempelajari informasi karier, berdiskusi dengan orang dewasa mengenai pilihan karier, mengikuti kursus dan pelatihan yang relevan, aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler, serta mendapatkan pelatihan praktis terkait pekerjaan yang diminati Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur, yaitu metode yang mengumpulkan data dari sumber-sumber bahan bacaan yang relevan, seperti artikel jurnal ilmiah, buku, dan dokumen terkait. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa bimbingan karier yang efektif dapat memberikan kontribusi besar dalam pengembangan perencanaan karier peserta didik, yang pada gilirannya dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia, serta berpotensi mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional di masa depan.
Langkah Progresif Penguatan Integritas dan Kepercayaan Publik Melalui Edukasi Hukum Pidana dalam Kegiatan Law in a Day di Universitas Sugeng Hartono R, M. Rifzal Alief; Sihutami, Veronica Kinanthi; L.H.F, Maranatha; Rashed, A.
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.3097

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Law in a Day diselenggarakan oleh Program Studi Hukum Bisnis Universitas Sugeng Hartono sebagai bentuk kontribusi dalam memperkuat integritas akuntabilitas dan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Tema kegiatan mengangkat pendekatan hukum pidana dalam menanggulangi tindak pidana suap yang marak terjadi di lingkungan peradilan. Seminar ini dilaksanakan secara hybrid dan melibatkan pelajar tingkat SMA mahasiswa akademisi serta praktisi hukum dari unsur hakim dan advokat. Metode kegiatan mencakup ceramah diskusi interaktif dan simulasi akademik yang bertujuan membangun kesadaran hukum generasi muda sekaligus menguatkan implementasi tridharma perguruan tinggi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi hukum di kalangan pelajar penguatan keterampilan mahasiswa dalam pembelajaran berbasis proyek serta terciptanya forum edukatif yang menjembatani akademisi praktisi dan masyarakat dalam isu reformasi hukum. Kegiatan ini menjadi langkah progresif yang patut direplikasi dalam penguatan budaya hukum yang bersih dan bermartabat.
Etnopedagogi sebagai Pendekatan dalam Pengembangan Materi Pembelajaran IPS di Sekolah Asnimawati, Asnimawati; Gunawan, Andi; Nafisah, Durrotun; Afifah, Silvi Nur; Hasanah, Nurul
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pendekatan etnopedagogi dalam dunia pendidikan, khususnya dalam mengembangkan bahan ajar. Fokus penelitian ini adalah pada kearifan lokal masyarakat yang dapat diintegrasikan dalam proses pembelajaran di sekolah khususnya mata Pelajaran IPS. Permasalahan ini berangkat dari hasil observasi awal penulis di sekolah, di mana ditemukan bahwa selama ini proses pembelajaran belum menghubungkan materi ajar dengan kearifan lokal setempat. Akibatnya, budaya daerah menjadi sesuatu yang kurang dikenal bahkan dianggap asing oleh para siswa. Hal ini menunjukkan bahwa unsur etnopedagogi belum sepenuhnya diterapkan dalam pembelajaran di sekolah, terutama dalam hal mengintegrasikan budaya lokal ke dalam kegiatan belajar mengajar. Sampai saat ini, dunia pendidikan dan nilai-nilai kearifan lokal masih berjalan terpisah dan belum menyatu menjadi kekuatan yang saling mendukung dalam proses pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang bersumber dari berbagai jurnal dan buku yang relevan, khususnya yang membahas pembelajaran IPS dan pendidikan berbasis kearifan lokal. Objek dalam penelitian ini adalah proses adaptasi budaya lokal serta urgensinya dalam menjawab tantangan perkembangan zaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan etnopedagogi dalam pendidikan dapat diwujudkan melalui pengenalan budaya lokal kepada siswa, seperti memanfaatkan ungkapan dalam pno adat, mengenalkan kenduri sudah tuai, yang kini mulai terlupakan oleh sebagian besar generasi milenial, serta memasukkan nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran IPS sebagai bahan ajar.
Teori Belajar Sosial dan Penerapannya dalam Pembelajaran Tarsono, Tarsono; Azzahra, Fitri Nurlatifah; Azizah, Habibah Nur; Yuliawanti, Hani
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.3099

Abstract

Teori belajar sosial yang dikemukakan oleh Albert Bandura menekankan pentingnya pembelajaran melalui observasi dan modeling. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teori belajar sosial serta penerapannya dalam konteks pembelajaran, khususnya pembelajaran Al-Qur’an. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan mengumpulkan dan menganalisis literatur terkait dari buku, jurnal, dan dokumen ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran observasional melibatkan empat tahap: perhatian (attention), retensi (retention), reproduksi motorik (motor reproduction), dan motivasi (motivation). Contoh penerapannya dalam pembelajaran Al-Qur’an meliputi penggunaan model figur inspiratif (seperti hafidz cilik) untuk memicu imitasi perilaku positif. Implikasi teori ini menekankan peran pendidik dalam menyajikan model yang tepat serta memberikan penguatan positif untuk membentuk perilaku belajar. Kesimpulannya, teori belajar sosial memberikan kerangka efektif untuk memahami proses pembelajaran melalui observasi dan modeling, dengan potensi aplikasi luas dalam pendidikan.