cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
anto.uptt@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
jurnalirje@gmail.com
Editorial Address
https://irje.org/index.php/irje/EditorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Research Journal on Education
ISSN : 27759482     EISSN : 27758672     DOI : 10.31004/irje.v3i1.357
Indonesian Research Journal on Education is intended as a medium for scientific studies of research results, thoughts, and critical-analytic studies regarding research in the field of education and learning. This is part of the spirit of disseminating knowledge resulting from research and thoughts for service to the wider community. In addition, it is also a source of reference for academics in the field of education and learning, social, and humaniora. Indonesian Research Journal on Education publishes papers regularly three times in a year, in Januari, Mei, and September. All publications in the Indonesian Research Journal on Education journal are open, allowing articles to be available online for free without subscription. Indonesian Research Journal on Education is a multidisciplinary journal, recognizes various approaches, disciplines, methodologies and paradigms. This relates to basic education in general with special attention to improving pedagogical practices, curricular development, and theoretical perspectives. Indonesian Research Journal on Education accepts scientific articles with the scope of research on: A. Education Science Family 1. Sub-Group of Education Science a. Elementary School Teacher Education b. Early Childhood Education (ECE) c. Special Education d. Out of School Education e. Kindergarten Teacher Education f. Educational Psychology g. Educational Measurement and Evaluation h. Curriculum Development i. Education Technology j. Education Administration (Education Management) k. Curriculum and Educational Technology l. Guidance and Counseling m. Other relevant study topics 2. Social Science Education Sub-Cluster a. Pancasila and Citizenship Education b. History Education c. Economic Education d. Geography Education e. Sociology and Anthropology Education f. Accounting Education g. Business Administration Education h. Office Administration Education i. Japanese Language Education j. Sociology Education (Social Science) k. Koperasi Education l. Population and Environmental Education m. Other relevant study topics 3. Sub-Groups Of Math And Science Education Science (MIPA) a. Biology Education b. Mathematics Education c. Physics Education d. Chemistry Education e. Science Education f. Other relevant study topics 4. Sports And Health Education Sub-Cluster a. Physical Education, Health and Recreation b. Physical and Health Education c. Sports and Health Education d. Sports coaching education e. Sports Science f. Other relevant study topics 5. Sub-Area Of Language And Literature Education a. Indonesian Language, Literature and Regional Education b. English Language (and Literature) Education c. Arabic Language (and Literature) Education d. Javanese Language (and Literature) Education e. Chinese Language (and Literature) Education (Mandarin) f. Other relevant study topics 6. Technology And Vocational Education Sub-Cluster a. Mechanical Engineering Education b. Building Engineering Education c. Electrical Engineering Education d. Automotive Engineering Education e. Informatics Education f. Family Welfare Education (culinary, fashion, makeup, etc.) g. Technology and Vocational Education h. Other relevant study topics 7. Sub-Family Of Arts Education a. Drama, Dance and Music Education b. Fine Arts Education c. Music Education d. Dance Education e. Skills and Crafts Education f. Other relevant study topics B. Social Sciences, Humanities 1. Social Science Sub-Cluster a. Communication Science b. Journalism c. Hubungan Masyarakat d. Advertising e. Television and Movies f. Communication and Media Management g. Islamic Broadcasting Communication h. Social Welfare Science i. Sociology j. Other relevant study topics 2. Humanities Sub-Group a. Humanities b. Legal Science c. Development Studies (Development Planning, Region, City) d. Cultural Studies e. Archaeology f. Tourism g. Other relevant study topics Note: Articles have main citations and have not been published online or previously in print.
Articles 2,601 Documents
Model Pendidikan Madrasah: Pilar Penting dalam Membentuk Generasi Berkarakter dan Berwawasan Luas Sibromalisi, Sibromalisi; Cholid, Nur; Hamzah, Ghufron
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.3997

Abstract

Model pendidikan madrasah di Indonesia memiliki posisi strategis dalam sistem pendidikan nasional sebagai lembaga yang memadukan nilai-nilai Islam dengan ilmu pengetahuan modern. Berakar dari tradisi pendidikan pesantren dan surau, madrasah berperan penting dalam membentuk generasi Muslim yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik, implementasi, serta kontribusi model pendidikan madrasah terhadap pembentukan karakter dan wawasan peserta didik di era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan kepustakaan (library research) melalui telaah berbagai literatur klasik dan kontemporer tentang pendidikan Islam, seperti karya Al-Ghazali, Az-Zarnuji, Abdullah Nashih Ulwan, dan Azyumardi Azra. Analisis dilakukan terhadap tiga jenjang pendidikan madrasah Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah  sesuai tahap perkembangan peserta didik. Hasil kajian menunjukkan bahwa madrasah berhasil mengintegrasikan pendidikan agama dan ilmu umum melalui kurikulum yang menekankan pembentukan akidah, akhlak, dan intelektualitas peserta didik. Madrasah tidak hanya berperan sebagai lembaga transfer ilmu, tetapi juga agen pembinaan karakter dan transformasi sosial, yang melahirkan generasi berwawasan global dan berlandaskan nilai moderasi beragama (wasathiyah Islamiyyah). Dalam menghadapi tantangan era digital, madrasah perlu terus berinovasi melalui integrasi teknologi pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, serta revitalisasi nilai-nilai pesantren agar tetap relevan dan berdaya saing. Dengan demikian, model pendidikan madrasah merupakan pilar penting pembangunan peradaban Islam Nusantara yang mampu mencetak generasi ulul albab generasi yang beriman, berakhlak, dan siap berkontribusi dalam masyarakat global yang multikultural.
Analisis Kemampuan Dosen Mata Kuliah Sejarah dalam Menyusun RPS Berbasis Outcome Based Education (OBE) Halimah, Siti; Asmadi, Soraya Zairina; Asmiralda, Febrina; Handayani, Irma
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.3999

Abstract

Meskipun pendekatan Outcome Based Education (OBE) telah menjadi perhatian dalam berbagai penelitian sebelumnya, kajian yang secara khusus membahas kemampuan dosen dalam menerapkan prinsip OBE pada penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) masih terbatas, khususnya di perguruan tinggi keagamaan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan dosen dalam menyusun RPS berbasis OBE dengan menelaah keselarasan antara Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), Sub-CPMK, aktivitas pembelajaran, dan sistem penilaian. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis dokumen terhadap tiga dokumen analisis RPS. Data dikumpulkan melalui telaah dokumen secara sistematis dan dianalisis menggunakan teknik deskriptif-analitis berdasarkan prinsip OBE dan constructive alignment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen pada umumnya telah memiliki pemahaman yang cukup baik mengenai konsep OBE, terutama dalam perumusan capaian pembelajaran dan penyusunan materi ajar. Namun demikian, masih ditemukan kesenjangan berupa penggunaan kata kerja operasional yang kurang terukur, ketidakkonsistenan keterpaduan CPL–CPMK–Sub-CPMK, serta indikator dan rubrik penilaian yang belum dirinci secara optimal. Penelitian ini menegaskan bahwa kompetensi pedagogik dosen memegang peran penting dalam keberhasilan implementasi OBE dan merekomendasikan penguatan pembinaan akademik serta pelatihan penyusunan RPS berbasis OBE. Studi ini juga membuka peluang penelitian lanjutan terkait pengembangan asesmen pembelajaran berbasis OBE.
Penilaian Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Operasi Pemboran di Lepas Pantai Sulardi, Sulardi; Lastari, Lindi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4000

Abstract

Kegiatan pemboran lepas pantai memiliki potensi risiko tinggi yang menuntut penerapan sistem keselamatan kerja yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menilai penerapan prinsip Health, Safety, and Environment (HSE) pada operasi pemboran di Kalimantan Timur serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis deskriptif terhadap laporan kinerja HSE dari operator migas dan data sekunder dari SKK Migas, IOGP, serta standar ISO 45001. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem keselamatan di wilayah tersebut telah menunjukkan peningkatan kinerja melalui penurunan angka insiden kerja dan peningkatan kepatuhan audit. Namun, masih ditemukan kelemahan dalam konsistensi pelatihan, kedisiplinan prosedur, dan komunikasi antar tim. Hasil penelitian ini merekomendasikan bahwa penguatan budaya keselamatan melalui program behavior-based safety, peningkatan supervisi lapangan, serta optimalisasi pelatihan berkelanjutan untuk mendukung operasi pemboran yang aman dan berkelanjutan.
Penguatan Moderasi Beragama melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Peserta Didik di Sekolah Aulia, Aninda Nurul; Fadhilah, Iman; Imron, Ali
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4002

Abstract

Pendidikan agama islam (PAI) memiliki peran penting dalam pembentukan karakter peserta didik terutama ranah moral dan etika setiap individu Melalui pemahaman dan pendalaman ajaran agama islam, Pendidikan agama islam mampu membangun dan menjadi pondasi keasadaran moral, memperkuat iman, dan memberikan panduan berprilaku yang baik. Nilai-nilai seperti kejujuran, bersikap Amanah, kesabaran, keadilan, dan kedermawanan ditanamkan pada jiwa peserta didik untuk membentuk karakter yang baik. Pada artikel ini penulis mengkaji penguatan moderasi beragama melalui pembelajaran PAI pada peserta didik di sekolah, Hasil penelitian menunjukan bahwa peran pembelajaran pendidikan agama islam mampu menjadi pilar dan pondasi cinta perdamaian dan toleransi beragama pada peserta didik di sekolah dengan cara menenamkan nilai washatiyah (Moderasi) kepada peserta didik, membentuk sikap toleransi dan menghargai perbedaan serta mendorong praktik moderasi dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini berperan dalam pembentukan generasi yang toleran dan harmonis dalam keberagamaan. Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan bagi pengembangan Pendidikan berbasis moderasi beragama di sekolah.
Pendidikan Agama Islam sebagai Instrumen Moderasi Beragama dalam Membangun Budaya Toleransi dan Perdamaian Lubab, Muhammad Nikobul; Ali, Mudzakkir; Ekaningrum, Ifada Retno
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4003

Abstract

Meningkatnya paparan peserta didik terhadap narasi keagamaan ekstrem melalui media digital menimbulkan tantangan serius bagi Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pembelajaran PAI berbasis moderasi digital terhadap sikap kritis peserta didik terhadap narasi keagamaan ekstrem. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan melibatkan dua kelompok peserta didik jenjang pendidikan menengah, yaitu kelompok eksperimen yang memperoleh pembelajaran PAI terintegrasi dengan prinsip-prinsip moderasi digital dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran PAI konvensional. Data dikumpulkan menggunakan instrumen skala sikap kritis yang telah divalidasi melalui prosedur pretest dan posttest. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas dan homogenitas, uji independent samples t-test, serta analisis normalized gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik antara skor posttest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (p < 0,05). Peserta didik yang mengikuti pembelajaran PAI berbasis moderasi digital menunjukkan tingkat sikap kritis yang lebih tinggi, khususnya dalam menganalisis argumen keagamaan, mengevaluasi kredibilitas sumber digital, serta menolak klaim keagamaan yang bersifat absolut dan intoleran. Selain itu, kelompok eksperimen mencapai tingkat peningkatan sedang hingga tinggi, sedangkan kelompok kontrol hanya menunjukkan peningkatan pada kategori rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi moderasi digital dalam pembelajaran PAI secara efektif mampu memperkuat sikap kritis peserta didik terhadap narasi keagamaan ekstrem. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan pedagogi pendidikan Islam, khususnya dalam memperkuat peran moderasi digital sebagai strategi pencegahan ekstremisme keagamaan di lingkungan pendidikan formal.
Penguatan Toleransi dan Perdamaian melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Moderasi Beragama Makhsyi, Moh. Salitul; Husna, Akhsanul; Imron, Ali
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis moderasi beragama dalam memperkuat toleransi dan perdamaian di lingkungan pendidikan. Pluralitas sosial dan keagamaan masyarakat Indonesia merupakan potensi sekaligus tantangan, terutama di tengah meningkatnya gejala intoleransi, polarisasi identitas, dan menguatnya narasi keagamaan eksklusif di kalangan generasi muda. Dalam konteks tersebut, PAI memiliki posisi strategis tidak hanya sebagai sarana transmisi pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai wahana pedagogis untuk membentuk sikap keberagamaan yang inklusif, seimbang, dan berorientasi pada perdamaian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa analisis dokumen, observasi pembelajaran, dan wawancara mendalam terhadap guru PAI serta peserta didik di lembaga pendidikan Islam tingkat menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI melalui pendekatan kontekstual, dialogis, dan reflektif berkontribusi signifikan terhadap penguatan sikap toleran dan orientasi perdamaian peserta didik. Peserta didik menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam memahami perbedaan, mengelola konflik secara konstruktif, serta menolak sikap ekstrem dan kekerasan atas nama agama. Meskipun demikian, implementasi pembelajaran PAI berbasis moderasi beragama masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan kompetensi pedagogis guru, kecenderungan metode pembelajaran yang kurang variatif, serta pengaruh narasi keagamaan dari ruang digital. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan PAI berbasis moderasi beragama merupakan kebutuhan strategis dalam mengembangkan pendidikan Islam yang transformatif, serta berkontribusi pada pembangunan budaya toleransi dan perdamaian yang berkelanjutan di masyarakat plural.
Analisis Literatur Kebijakan Moneter Islam dengan Pendekatan Bebas Riba Adel, Ichsanul Reihan; Suryadi, Nanda
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep dan mekanisme kebijakan moneter tanpa bunga dalam perspektif ekonomi Islam. Dalam sistem moneter konvensional, bank sentral berperan sebagai otoritas moneter yang menggunakan berbagai instrumen, terutama suku bunga, untuk menjaga stabilitas moneter. Suku bunga menjadi variabel utama yang mempengaruhi aktivitas ekonomi, seperti konsumsi, tabungan, investasi, kesempatan kerja, serta kegiatan ekspor dan impor. Inflasi merupakan permasalahan ekonomi yang mendapat perhatian besar dari pemerintah dan para ekonom karena dampaknya terhadap stabilitas perekonomian. Meskipun demikian, inflasi tidak selalu berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi dan dalam kondisi tertentu justru dapat memberikan dampak positif. Oleh karena itu, pemerintah menerapkan kebijakan moneter dan fiskal untuk mengendalikan serta menstabilkan laju inflasi. Dalam perspektif ekonomi Islam, pengendalian inflasi tidak dilakukan melalui instrumen suku bunga maupun pengendalian jumlah uang yang beredar secara semata. Penambahan uang hanya diperbolehkan apabila dikeluarkan dengan peningkatan produksi barang dan jasa. Selain itu, ekonomi Islam menekankan pentingnya aspek moral dan nilai-nilai sosial, seperti larangan konsumsi berlebihan, kebijakan investasi yang bersifat spekulatif dan tidak produktif, serta penerapan sistem transaksi berdasarkan prinsip bagi hasil . Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menganalisis berbagai penelitian terdahulu yang bersumber dari jurnal ilmiah dari berbagai negara. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan moneter tanpa bunga berpotensi menjadikan inflasi memiliki dampak yang lebih positif terhadap perekonomian. Selain itu, fungsi bank sentral tidak hanya terbatas pada menjaga stabilitas harga, tetapi juga mencakup upaya mewujudkan kesejahteraan melalui penerapan akad-akad masyarakat yang sesuai dengan prinsip ekonomi Islam dalam operasional kebijakan moneternya.
Kesialan atau Keberkahan Anak Mirip Orang Tua menurut Kepercayaan Masyarakat Dayak Bakumpai Syahruji, Syahruji; Sanawiah, Sanawiah; Tanjung, Ardi Akbar
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4008

Abstract

Indonesia memiliki keragaman budaya dan tradisi lokal yang membentuk sistem nilai serta cara pandang masyarakat terhadap kehidupan, termasuk dalam konteks keluarga dan perkembangan anak. Masyarakat Dayak Bakumpai di Kalimantan Selatan memiliki kepercayaan adat yang memaknai kemiripan anak dengan orang tua bukan sekadar sebagai fenomena biologis, tetapi juga sebagai simbol pewarisan sifat, karakter, dan perjalanan hidup leluhur yang dapat dihubungkan dengan konsep kesialan dan keberkahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kesialan dan keberkahan anak yang mirip dengan orang tua dalam kepercayaan masyarakat Dayak Bakumpai serta mengkaji pandangannya dari perspektif hukum keluarga Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan dan studi literatur. Data lapangan diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tokoh adat, tokoh agama, dan anggota masyarakat Dayak Bakumpai, khususnya terkait praktik tapung tawar dan penyerahan anak secara maknawi sebagai bentuk ikhtiar budaya. Studi literatur dilakukan dengan menelaah karya ilmiah, jurnal, dan sumber hukum Islam yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kepercayaan adat Bakumpai, kemiripan anak dapat dimaknai sebagai pertanda keberkahan, seperti kehidupan yang sehat, tenteram, dan rezeki yang lapang, maupun sebagai pertanda kesialan, seperti sering sakit, menghadapi kesulitan hidup, atau disharmoni keluarga. Sementara itu, hukum keluarga Islam memandang kemiripan anak sebagai bagian dari sunnatullah dalam penciptaan manusia dan menolak keyakinan yang mengaitkan nasib dengan tanda-tanda tertentu selain kehendak Allah SWT. Oleh karena itu, diperlukan reinterpretasi kepercayaan adat agar selaras dengan prinsip tauhid, tanpa menghilangkan nilai kearifan lokal masyarakat Dayak Bakumpai.
Kompangan sebagai Salah Satu Warisan Kebudayaan Islam di Jambi Nisa, Khoirun; Anggraini, Melyana; Rukmana, Lisa
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4009

Abstract

Kesenian Kompangan yang berbasis Islam dapat ditemukan di Provinsi Jambi. Kesenian hadrah yang dibuat oleh masyarakat Melayu Jambi. Kompany menyatakan Provinsi Jambi sebagai hasilnya. Di Provinsi Jambi, hal ini terjadi pada Kompangan Seni. Pengerjaan Kompangan dapat dilacak pada fase awal religi dan mengundang pengunjung. Artikel ini bertujuan untuk menarik perhatian terhadap Kesenian Kompangan, salah satu segi Islam yang paling signifikan di Provinsi Jambi. Analisis heuristik, peringkasan kritis, analisis historiografi, dan peringkasan heuristik adalah metode penelitian. Konsekuensi dari penelitian ini menyinggung tentang seni Kompangan, sifat seni Kompangan Melayu Jambi, dan seni Kompangan sebagai kelompok masyarakat Muslim di Wilayah Jambi.
Model Manajemen Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) dalam Meningkatkan Kompetensi Pendidik di Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban Musyarofah, Siti; Suyanto, Suyanto; Faizin , A.Faizin
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis model manajemen Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) dalam meningkatkan penguatan kompetensi pendidik di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen IGTKI di Kecamatan Jenu berjalan efektif melalui penerapan fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Perencanaan dilakukan secara matang berbasis analisis kebutuhan anggota, pengorganisasian didukung oleh struktur dan pembagian tugas yang jelas, pelaksanaan program berjalan partisipatif dengan gaya kepemimpinan yang memotivasi, serta pengawasan dilakukan melalui monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Temuan ini mengindikasikan bahwa model manajemen partisipatif yang diterapkan IGTKI berdampak signifikan terhadap peningkatan empat kompetensi dasar guru, yaitu kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial, sehingga mampu meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini di wilayah kecamatan Jenu.