cover
Contact Name
Hermawan Setyo Widodo
Contact Email
hsw@unsoed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
angon.unsoed@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman R 108 Jl. Dr. Soeparno No 60, Karangwangkal, Purwokerto Utara. Banyumas. Kode Pos 53123
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Ruang Lingkup : Produksi, seleksi dan pemuliabiakan ternak Nutrisi dan makanan ternak Teknologi penyimpanan dan pengolahan hasil ternak Sosial ekonomi peternakan Bioteknologi peternakan
Articles 359 Documents
KAJIAN BENTUK INDIGOFERA SP. PADA KONSUMSI PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR KAMBING SAPERA JANTAN Maulana, Efrizhal Rafi; Setyaningrum, Agustinah; Hidayat, Nur
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 5 No 3 (2023): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2023.5.3.p325-332

Abstract

PENGARUH PENAMBAHAN BUBUK DAUN KELOR (Moringa oliefera L.) DENGAN PERSENTASE YANG BERBEDA TERHADAP YIELD DAN WARNA KEJU SUSU LOW FAT Qonita, Fatiya; Setyawardani, Triana; Rahardjo, Agustinus Hantoro Djoko
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 5 No 3 (2023): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2023.5.3.p333-339

Abstract

ABNORMALITAS DAN MORFOMETRI SPERMATOZOA KAMBING SAANEN HASIL SEXING MENGGUNAKAN BOVINE SERUM ALBUMIN DENGAN PERBANDINGAN KONSENTRASI YANG BERBEDA Permana, Fachmi Angga; Saleh, Dadang Mulyadi; Widodo, Hermawan Setyo; Hidayah, Chomsiatun Nurul
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 5 No 3 (2023): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2023.5.3.p340-346

Abstract

PENGARUH TINGKAT KEBERSIHAN TERHADAP JUMLAH BAKTERI COLIFORM DAN TELUR CACING PADA FESES AYAM BROILER PASCA PELARANGAN AGP DI KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS Ramadani, Muhammad Aditya; Indradji, Mohandas; Indrasanti, Diana
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 5 No 3 (2023): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2023.5.3.p347-357

Abstract

Latar Belakang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah bakteri Coliform dan telur cacing serta pengaruh tingkat kebersihan terhadap jumlah bakteri Coliform dan telur cacing pada feses ayam broiler pasca pelarangan AGP di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 01 April 2022 sampai 02 Juni 2022 di peternakan ayam broiler Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Materi dan Metode. Sasaran penelitian ini adalah ayam broiler fase starter dan finisher pada kandang tipe open house dan closed house di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Penentuan jumlah sampel untuk bakteri Coliform adalah 40 sampel dari 20 peternakan, untuk sampel telur cacing menggunakan rumus slovin dengan hasil 100 sampel. Penelitian ini menggunakan 25 gram untuk sampel bakteri Coliform dan 5 gram untuk sampel telur cacing. Variabel yang diamati adalah tingkat kebersihan terhadap jumlah bakteri Coliform dan tingkat kebersihan terhadap jumlah telur cacing. Metode untuk menghitung jumlah bakteri Coliform menggunakan Most Probable Number (MPN) dan menggunakan uji apung untuk menghitung jumlah telur cacing. Pengaruh tingkat kebersihan terhadap hasil pemeriksaan sampel dilakukan analisis Chi-square. Hasil. Hasil pemeriksaan sampel menunjukkan hasil jumlah sampel bakteri Coliform paling banyak terdapat pada kandang kategori sangat kotor, dengan hasil tingkat rendah sebanyak 14 atau 35%, dan pada tingkat sedang sebanyak 2 atau 5% dari total sampel, dan pada hasil jumlah telur cacing menunjukkan bahwa sampel negatif berjumlah 63% serta sampel yang positif berjumlah 37%, jumlah sampel positif juga menunjukkan bahwa ada 21 atau 56,7% dari total sampel positif yang menunjukkan infeksi ganda. Analisis data menggunakan Chi-square menunjukkan hasil P>0.05 yang berarti tidak ada hubungan signifikan antara tingkat kebersihan terhadap jumlah bakteri Coliform dan telur cacing pada feses ayam broiler pasca pelarangan AGP di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Simpulan. Kesimpulan yang didapatkan yaitu tingkat kebersihan tidak berpengaruh terhadap jumlah bakteri Coliform dan telur cacing, Jumlah bakteri Coliform paling banyak terdapat pada kategori kandang sangat kotor dengan tingkat rendah sebesar 35% dan tingkat sedang sebesar 5% dari total sampel, dan Jumlah telur cacing paling banyak terdapat pada kategori kandang kotor dengan tingkat rendah sebanyak 20% dan tingkat sedang sebanyak 9%.
ANALISIS POTENSI PENGEMBANGAN TERNAK KERBAU DAN DAYA DUKUNG HIJAUAN DI KABUPATEN CILACAP Meilani, Irda Nur; Hidayat, Nunung Noor; Haryoko, Imbang
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 5 No 3 (2023): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2023.5.3.p358-367

Abstract

Latar Belakang. Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui potensi pengembangan ternak kerbau dan daya dukung hijauan untuk pengembangan ternak kerbau di wilayah Kabupaten Cilacap. Materi dan Metode. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey menggunakan data sekunder sebagai data utama. Penetapan sampel wilayah menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria kecamatan yang memiliki indeks LQ > 1 untuk potensi perkembangan ternak kerbau dan KPPTR untuk daya dukung hijauan. Analisis data yang digunakan adalah analisis LQ (Location Quentient) dan analisis Kapasitas Peningkatan Populasi Ternak Ruminansia (KPPTR). Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan yang merupakan basis ternak kerbau dengan LQ > 1, yaitu Kecamatan Wanareja, Majenang, Cimanggu, Jeruklegi, Kesugihan, Adipala dan Nusawungu. Nilai KPPTR (SL) sebesar 106.030,8 ST dan KPPTR (KK) sebesar 296.123,9 ST sehingga KPPRT efektifnya adalah KPPTR (SL).
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP BEP DAN PAYBACK PERIOD USAHA AYAM NIAGA PEDAGING DI KABUPATEN BANYUMAS Muhghobi, Farizal; Hidayat, Nunung Noor; Djatmiko, Oentoeng Edy
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 5 No 3 (2023): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2023.5.3.p368-378

Abstract

Latar Belakang. Penelitian ini mempunyai tujuan: 1). Mengetahui BEP dan Payback Period usaha ayam niaga pedaging di Kabupaten Banyumas.; 2). Mengetahui dampak pandemi Covid-19 terhadap BEP dan Payback Period usaha ayam niaga pedaging di Kabupaten Banyumas. Materi dan Metode. Metode penelitian yang dipakai pada penelitian ini adalah menggunakan metode survey, teknik pengambilan sampel dengan cara metode purposive sampling. Responden pada penelitian ini berjumlah 40 peternak dengan kriteria usahanya minimal selama tiga tahun dan merupakan usaha dengan pola kemitraan. Hasil. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 berdampak pada BEP produk, BEP harga, dan Payback Period usaha ayam niaga pedaging di Kabupaten Banyumas. BEP produk pada masa sebelum pandemi Covid-19 sebesar 1.690 kg, sedangkan pada saat pandemi Covid-19 sebesar 2.038 kg, BEP harga pada masa sebelum pandemi Covid-19 sebesar Rp. 15.893, sedangkan BEP harga pada saat pandemi Covid-19 sebesar Rp. 18.313. Payback period pada masa sebelum pandemi Covid-19 selama 25 periode, sedangkan pada saat pandemi Covid-19 selama 35 periode. Berdasarkan hasil uji t menunjukkan hasil untuk BEP produk berbeda sangat nyata, BEP harga berbeda sangat nyata, dan untuk Payback Period berbeda tidak nyata. Maka dapat disimpulkan bahwa BEP produk dan BEP harga pada masa pandemi Covid-19 lebih tinggi dibandingkan masa sebelum pandemi Covid-19. Payback period pada masa pandemi Covid-19 juga lebih lama dibandingkan masa sebelum pandemi Covid-19.
ANALISIS EKONOMI DAN PRODUKSI USAHA PETERNAKAN AYAM NIAGA PEDAGING MENGGUNAKAN TIPE KANDANG SEMI CLOSED HOUSE DAN CLOSED HOUSE DI PT. CEMERLANG UNGGAS LESTARI KABUPATEN KEBUMEN Lestari, Fitri Dwi; Sulistyawan, Ibnu Hari; Setianto, Novie Andri
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 5 No 3 (2023): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2023.5.3.p379-387

Abstract

PERFORMA KAMBING PERAH LOKAL HASIL PERSILANGAN ETAWA: STUDI LITERATUR Syamsi, Afduha Nurus; Ifani, Merryafinola; Widodo, Hermawan Setyo; Subagyo, Yusuf
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 5 No 3 (2023): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2023.5.3.p388-397

Abstract

Latar Balakang. Kambing Etawa telah dikawinsilangkan dengan beberapa jenis kambing lokal dan menghasilkan rumpun perah lokal. Kambing keturunan Etawa ini perlu dikaji dan dibandingkan satu sama lain untuk mengetahui potensinya. Hal ini akan menjadi informasi yang penting bagi banyak peneliti dan pemerintah dalam menentukan rumpun keturunan Etawa yang paling potensial untuk dikembangakan. Materi dan Metode. Artikel disusun dengan metode review sederhana. Tahapan penyusunan artikel meliputi eligibilitas dokumen, penelusuran dokumen, seleksi dan ektraksi data, kemudian sintesis artikel. Hasil. Rumpun baru hasil persilangan Etawa di Indonesia meliputi Kambing Peranakan Etawa (PE), Senduro, Jawa Randu (Bligon) dan Sapera. Karakteristik PE dan Seduro lebih dekat dengan Etawa, Jawa Randu lebih dekat dengan kambing lokal, dan Sapera lebih dekat dengan Saanen. Kambing PE memiliki rerata ukuran linier yang lebih tinggi dibandingkan yang lain. Kambing Sapera dan Seduro memiliki profil reproduksi yang lebih baik dibandingkan yang lain. Kambing Sapera memiliki karakteristik produksi susu terbaik diantara yang lain. Simpulan. Kambing lokal hasil persilangan dari Etawa memiliki potensi produksi yang lebih rendah dibandingkan Kambing Etawa itu sendiri. Berdasarkan kajian menyeluruh dari performa kambing keturunan Etawa yang paling potensial untuk terus dikembangkan sebagai ras perah lokal adalah Kambing Sapera.
PENGGUNAAN BAHAN LOKAL SILASE DAUN RAMI PADA PAKAN DOMBA WONOSOBO Susanti, Emmy; Sutardi, Tri Rahardjo; Susilowati, Dwi; Radhwa, Saminah Ummu
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 5 No 3 (2023): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2023.5.3.p398-405

Abstract

KANDUNGAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK AMOFER JERAMI PADI YANG DIFERMENTASI DENGAN PENAMBAHAN MOL BERBASIS LIMBAH Kamso, Kamso; Hindratiningrum, Novita; Fitria, Restuti
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 5 No 3 (2023): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2023.5.3.p406-413

Abstract


Filter by Year

2019 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 6 No 3 (2024): JURNAL ANGON Vol 6 No 3 (2024): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 2 (2024): JURNAL ANGON Vol 6 No 2 (2024): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 1 (2024): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 5 No 3 (2023): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 5 No 2 (2023): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 5 No 1 (2023): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 4 No 3 (2022): JURNAL ANGON Vol 4 No 3 (2022): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 4 No 2 (2022): JURNAL ANGON Vol 4 No 2 (2022): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 4 No 1 (2022): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 4 No 1 (2022): JURNAL ANGON Vol 3 No 3 (2021): JURNAL ANGON Vol 3 No 3 (2021): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 3 No 2 (2021): JURNAL ANGON Vol 3 No 2 (2021): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 3 No 1 (2021): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 3 No 1 (2021): JURNAL ANGON Vol 2 No 3 (2020): JURNAL ANGON Vol 2 No 3 (2020): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 2 No 2 (2020): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 2 No 2 (2020): JURNAL ANGON Vol 2 No 1 (2020): JURNAL ANGON Vol 2 No 1 (2020): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 1 No 3 (2019): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 1 No 2 (2019): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 1 No 1 (2019): ANGON: Journal of Animal Science and Technology More Issue