cover
Contact Name
Nurul Hidayah
Contact Email
hiragi2016@gmail.com
Phone
+6282350203789
Journal Mail Official
hrji@wpcpublisher.com
Editorial Address
Jl. Kelapa Gading, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Health Research Journal of Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29647592     DOI : -
Core Subject : Health,
Health Research Journal of Indonesia (HRJI) merupakan media publikasi penelitian orisinil dan review article di bidang Kesehatan meliputi Kesehatan Masyarakat, Farmasi, Keperawatan, Kebidanan, dan bidang Kesehatan lainnya yang berfokus pada topik promosi kesehatan, manajemen kesehatan, pelayanan kesehatan komunitas, kesehatan reproduksi, ibu dan anak, kesehatan lingkungan, serta farmasi komunitas.
Articles 409 Documents
Skrining Fitokimia Dan Uji Daya Hambat Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Dan Kulit Batang Pohon Angsana (Pterocarpus indicus Willd.) Terhadap Escherichia coli ATCC 25922 Dan Bacillus subtilis ATCC 6633 Yessica Nadeak; Risky Hadi Wibowo; Oky Hermansyah; Dwi Kurnia Putri; Afifah Fauziyyah
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1255

Abstract

Daun dan kulit batang angsana (Pterocarpus indicus Willd.) mengandung senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin, dan triterpenoid yang berpotensi sebagai antibakteri alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun dan kulit batang angsana dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Bacillus subtilis, serta mengetahui kandungan metabolit sekunder yang terdapat pada ekstrak daun dan kulit batang angsana. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan menggunakan metode difusi cakram dengan variasi konsentrasi 3,25%, 6,25%, 12,5%, 25%, 50%, dan 75% dengan kontrol positif Ciprofloxacin dan kontrol negatif DMSO 10%. Hasil uji menunjukkan ekstrak daun dan kulit batang angsana mampu menghambat pertumbuhan bakteri E. coli dan B. subtilis. Konsentrasi yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri E. coli terdapat pada ekstrak daun pada konsentrasi 75% dengan zona hambat 10,76 mm katagori kuat dan pada B. subtilis yang paling efektif terdapat pada ekstrak kulit batang kosentrasi 75% dengan zona hambat 11,23 mm katagori kuat. Hasil analisis statistik dilakukan dengan uji analisis non-parametrik Kruskal-Wallis yang menunjukkan nilai signifikansi p<0,05 yang berarti terdapat pengaruh nyata variasi konsentrasi ekstrak terhadap daya hambat antibakteri. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun dan kulit batang angsana berpotensi sebagai antibakteri terhadap bakteri Bacillus subtilis dan Escherichia coli.
Skrining Fitokimia Dan Uji Aktivitas Antimikroba Ekstrak Etanol 70% Kulit Buah Aren (Arenga Pinnata Merr.) Anissa nayla septri; Risky Hadi Wibowo; Suci Rahmawati; Tri Danang Kurniawan; Dwi Kurnia Putri
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1257

Abstract

Kulit buah aren (Arenga Pinnata Merr.) merupakan limbah tanaman yang mengandung metabolit sekunder dan berpotensi sebagai antimikroba alami. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas ekstrak etanol 70% kulit buah aren dalam menghambat pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis ATCC 6633, Escherichia coli ATCC 25922, dan jamur Candida albicans, serta mengidentifikasi kandungan metabolit sekundernya. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi dan remaserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Aktivitas antimikroba diuji dengan metode difusi cakram pada konsentrasi 3,25%, 6,25%, 12,5%, 25%, 50%, dan 75%. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan terpenoid. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak mampu menghambat pertumbuhan B. subtilis dan E. coli, tetapi tidak menghambat pertumbuhan C. albicans. Konsentrasi 75% merupakan konsentrasi paling efektif dengan zona hambat sebesar 2,06 mm terhadap B. subtilis (kategori lemah) dan 8,16 mm terhadap E. coli (kategori sedang). Analisis statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis menunjukkan nilai signifikansi p<0,05, yang menandakan adanya pengaruh variasi konsentrasi ekstrak terhadap daya hambat antimikroba. Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak etanol 70% kulit buah aren berpotensi sebagai antimikroba alami terhadap B. subtilis dan E. coli.
Efektivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Batang dan Akar Jeruju (Acanthus ilicifolius L.) Dalam Menghambat Pertumbuhan Escherichia coli ATCC 25922 dan Bacillus subtilis ATCC 6633 Siti Nurhaliza; Risky Hadi Wibowo; Dwi Kurnia Putri; Oky Hermansyah; Afifah Fauziyyah
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1258

Abstract

Jeruju (Acanthus ilicifolius L.) merupakan tumbuhan mangrove yang mengandung metabolit sekunder dan digunakan sebagai antibakteri alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antibakteri ekstrak etanol batang dan akar jeruju dalam menghambat pertumbuhan bakteri E. coli ATCC 25922 dan B. subtilis ATCC 6633, serta mengetahui kandungan metabolit sekunder pada ekstrak batang dan akar jeruju. Pembuatan ekstrak dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Pengujian efektivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram dengan variasi konsentrasi 3,25%, 6,25%, 12,5%, 25%, 50%, dan 75%, dengan 8 perlakuan dan 3 kali pengulangan. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol batang dan akar jeruju mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, dan triterpenoid. Ekstrak batang dan akar jeruju efektif menghambat pertumbuhan bakteri E. coli dan B. subtilis. Konsentrasi yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri E. coli terdapat pada ekstrak batang jeruju pada konsentrasi 75% dengan zona hambat 7,35 mm (kategori sedang), sedangkan pada bakteri B. subtilis yang paling efektif terdapat pada ekstrak akar jeruju pada konsentrasi 75% dengan zona hambat 3,96 mm (kategori lemah). Hasil analisis statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis menunjukkan nilai signifikansi p<0,05 yang berarti terdapat pengaruh nyata variasi konsentrasi ekstrak terhadap daya hambat antibakteri. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol batang dan akar jeruju memiliki efektivitas antibakteri terhadap bakteri E. coli dan B. subtilis.
Efektivitas Booklet Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Orang Tua Dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Dan Bullying Anak PAUD Linda Suwarni; Atthifah; Selviana
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1259

Abstract

Kekerasan seksual dan bullying terhadap anak usia dini (PAUD) merupakan permasalahan serius yang sering terjadi. Kondisi ini menuntut upaya pencegahan dari orang tua dan guru, namun pengetahuan serta sikap keduanya masih belum memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi berbasis booklet terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap orang tua mengenai pencegahan kekerasan seksual dan bullying. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 33 responden yang dipilih menggunakan accidental sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan (skala Guttman) dan kuesioner sikap (skala Likert). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor mean pada keempat variabel setelah intervensi: pengetahuan bullying (∆ mean = +3,49, p value = 0,000), sikap terhadap bullying (∆ mean = +12.55, p value = 0,000), pengetahuan kekerasan seksual (∆ mean = +16,36, p value = 0,000), dan sikap terhadap kekerasan seksual (∆ mean = +21,49, p value = 0,000). Disimpulkan bahwa edukasi berbasis booklet yang terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap orang tua dalam pencegahan kekerasan seksual dan bullying pada anak usia dini.
Hubungan Frekuensi Jajan dengan Status Obesitas pada Siswa SMPIT Mentari Ilmu Azhari Karawang Aqilah Raissa Ramadhiya; Linda Riski Sefrina; Millyantri Elvandari
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1260

Abstract

Obesitas pada remaja merupakan salah satu permasalahan gizi yang prevalensinya terus meningkat dan berisiko menimbulkan berbagai penyakit degeneratif pada usia dewasa. Salah satu faktor yang berhubungan dengan status obesitas adalah frekuensi jajan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi konsumsi jajanan dengan status obesitas pada siswa SMPIT Mentari Ilmu Azhari Karawang Boarding School. Penelitian menggunakan metode kuantitatif observasional dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 26 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data frekuensi jajan diperoleh menggunakan kuesioner Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), sedangkan status obesitas ditentukan berdasarkan z-score IMT/U. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi jajan dengan status obesitas (p=0,365). Meskipun demikian, responden dengan frekuensi jajan sering memiliki kecenderungan risiko obesitas 2,66 kali lebih tinggi dibandingkan responden yang jarang jajan.
Literature Review: Hubungan Asupan Kafein, Kualitas Tidur, dan Night Eating Syndrome dengan Status Gizi Mahasiswa Andin Putri Nur; Rini Harianti; Dwikani Oklita Anggiruling
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1261

Abstract

Mahasiswa merupakan kelompok yang rentan mengalami perubahan gaya hidup, seperti peningkatan konsumsi kafein, gangguan kualitas tidur, dan pola makan tidak teratur yang dapat memicu Night Eating Syndrome (NES) serta meningkatkan risiko status gizi lebih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan kafein, kualitas tidur, NES dengan status gizi pada mahasiswa berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah artikel ilmiah yang diperoleh melalui Google Scholar dan Publish or Perish menggunakan kata kunci “kafein”, “kualitas tidur”, “Night Eating Syndrome”, dan “status gizi”. Artikel yang digunakan merupakan publikasi tahun 2019-2025 dan diseleksi berdasarkan kriteria inklusi serta eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil telaah terhadap tujuh artikel menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menemukan adanya hubungan signifikan antara konsumsi kafein dan kualitas tidur, kualitas tidur dan status gizi, serta NES dan status gizi lebih. Mahasiswa yang memiliki kebiasaan makan malam atau mengalami NES cenderung memiliki risiko lebih tinggi mengalami overweight dan obesitas. Meskipun beberapa penelitian menunjukkan hasil yang tidak signifikan, mayoritas temuan mengindikasikan adanya keterkaitan antara asupan kafein, kualitas tidur, NES, dan status gizi. Disimpulkan bahwa konsumsi kafein, kualitas tidur, dan NES merupakan faktor yang saling berhubungan dan berpotensi memengaruhi status gizi mahasiswa.
Hubungan Pola Asuh Ibu Dengan Perkembangan Motorik Kasar Pada Balita Usia 1-3 Tahun Juli Hartati Siregar; Debi Novita Siregar; Wahyuni Saputri; Lucvi Mega Utami; Nurfarlina Nurfarlina; Nuriana Nuriana
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1262

Abstract

Di Indonesia, 2 dari 1.000 bayi menunjukkan hambatan kemampuan motorik, 3 hingga 6 dari 1.000 bayi menderita kerusakan daya dengar, serta 1 dari 100 anak mengalami keterlambatan intelektual dan komunikasi . Proses kognitif dan motorik anak yang optimal dipengaruhi oleh lingkungan pembinaan, yang mencakup pemberian rangsangan dan keterkaitan antara ibu dan anak sebagai faktor utama. Ibu berperan besar dalam mendukung tahap kematangan anak, karena orang tua berperan dalam memberikan rangsangan pada aspek motorik, sensorik, kognitif, dan sosial, serta mampu mendeteksi adanya gangguan perkembangan sejak dini. Kajian ini menggunakan teknik kuantitatif melalui desain cross-sectional, di mana pengukuran dilakukan sekaligus pada satu waktu untuk mendeteksi adanya keterkaitan antara variabel pemicu dan variabel terkait melalui kuesioner. Berdasarkan survei awal yang dilakukan di PMB Dewi Sandra, Desa Ujong Drien, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, tampak bahwa masih banyak ibu yang belum memahami apakah pematangan dan peningkatan buah hatinya, khususnya pada kategori motorik kasar, telah berlangsung dengan baik. Uji chi-square menunjukkan nilai p sebesar 0,035 dengan tingkat signifikansi 0,05. Sebab p lebih rendah dari batas ketentuan (0,035 < 0,05), analisis ini mengindikasikan adanya keterkaitan antara pola asuh orang tua dan perkembangan motorik kasar pada anak usia 1 – 3 tahun di PMB Dewi Sandra, Desa Ujong Drien, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, pada tahun 2026.
Kombinasi Baby Spa dengan Mengimplementasikan Pola Asah Asih Asuh terhadap Bonding Attachment Ibu-Bayi Made Pradnyawati Chania; Ni Nyoman Ayuk Widiani; Ni Made Dewianti
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1263

Abstract

Pendahuluan: Bonding attachment ibu-bayi merupakan dasar penting bagi regulasi emosi, rasa aman, dan interaksi awal bayi. Pada masa 0-12 bulan, rangsangan sensorik dan kedekatan responsif dari ibu sangat menentukan kualitas ikatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas kombinasi baby spa dengan implementasi pola Asah Asih Asuh terhadap bonding attachment ibu-bayi di Kota Denpasar. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan quasi experiment menggunakan two group pre-post test design. Sampel berjumlah 60 bayi usia 6-9 bulan, terdiri dari 30 responden kelompok intervensi dan 30 responden kelompok kontrol. Kelompok intervensi mendapat baby spa dan modul Asah Asih Asuh selama tiga bulan, sedangkan kelompok kontrol hanya pijat bayi. Bonding attachment diukur menggunakan Postnatal Bonding Questionnaire (PBQ). Data dianalisis dengan SPSS menggunakan uji Wilcoxon dan Independent T-Test. Hasil: Skor PBQ kelompok intervensi menurun dari 11,83±3,05 menjadi 4,20±1,67, sedangkan kelompok kontrol menurun dari 11,67±2,98 menjadi 9,03±2,41. Terdapat perbedaan bermakna pada kelompok intervensi dan perbedaan antar kelompok setelah intervensi (p<0,001). Simpulan: Kombinasi baby spa dengan implementasi pola Asah Asih Asuh efektif meningkatkan bonding attachment ibu-bayi.
Uji Aktivitas Penyembuhan Luka Sayat Menggunakan Gel Ekstrak Daun Sukun (Artocarpus altilis) Dalam Sediaan Topikal Pada Mencit (Mus musculus) Jantan Putih Naila Fathna Nurul Hamidah; Vriezka Mierza; Ahsanal Kasasiah
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1264

Abstract

Luka sayat merupakan salah satu jenis luka terbuka yang memerlukan penanganan yang tepat agar proses penyembuhan berlangsung optimal dan terhindar dari infeksi. Proses ini berlangsung melalui empat fase utama, yaitu fase hemostasis, fase inflamasi, fase proliferasi, dan fase maturasi, yang secara berurutan berperan dalam menghentikan perdarahan, membersihkan jaringan yang rusak, membentuk jaringan baru, dan memperkuat jaringan hasil regenerasi. Daun sukun diketahui mengandung golongan metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, dan saponin, steroid, alkaloid, dan glikosida yang berpotensi sebagai antiinflamasi, antibakteri, serta mempercepat proses regenerasi jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas penyembuhan luka sayat dengan menggunakan gel ekstrak daun sukun (Artocarpus altilis) dalam sediaan topikal pada mencit (Mus musculus) jantan putih. Penelitian ini menggunakan lima kelompok perlakuan: kontrol positif (Gel Bioplacenton), kontrol negatif (basis gel), gel ekstrak daun sukun konsentrasi 2,5%, 5%, dan 7,5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gel ekstrak daun sukun konsentrasi 7,5% secara signifikan dapat mempercepat penyembuhan luka sayat. Data dianalisis terlebih dahulu dengan uji normalitas dan homogenitas. Jika data terdistribusi normal dan homogen digunakan uji One Way ANOVA untuk menguji interaksi antara waktu dan perlakuan. Jika data tidak memenuhi asumsi tersebut, digunakan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitneyy untuk mengidentifikasi pasangan kelompok yang berbeda signifikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa gel ekstrak daun sukun berpengaruh terhadap percepatan penyembuhan luka sayat.
Identifikasi Bakteri Salmonella Sp. pada Susu Sapi Murni yang Dijual di Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes M.A. Nala Rolanda; Umi Nihayatul Khusna
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1266

Abstract

Susu sapi merupakan bahan pangan bergizi tinggi yang rentan terkontaminasi mikroorganisme patogen apabila tidak ditangani secara higienis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan Salmonella sp. pada susu sapi murni yang dijual di kedai dan pedagang pinggir jalan di Kecamatan Brebes. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode pemeriksaan mikrobiologi pada 6 sampel melalui tahap pengayaan dengan media Tryptic Soy Broth (TSB), isolasi dengan media Salmonella Shigella Agar (SSA), identifikasi mikroskopis berupa pewarnaan gram, dan uji biokimia Triple Sugar Iron Agar (TSIA) dan Urease. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel mengalami pertumbuhan bakteri pada media TSB, serta menghasilkan koloni khas pada media SSA berupa koloni bening dengan pusat hitam. Hasil pewarnaan Gram menunjukkan bakteri Gram-negatif berbentuk batang, sedangkan uji biokimia menunjukkan reaksi TSIA K/A dengan produksi H₂S dan uji urease negatif. Berdasarkan hasil tersebut, seluruh sampel teridentifikasi secara presumptif sebagai Salmonella sp. Temuan ini menunjukkan bahwa susu sapi yang dijual di lokasi penelitian berpotensi terkontaminasi bakteri patogen, sehingga diperlukan peningkatan higiene dan sanitasi dalam proses produksi dan distribusi untuk menjamin keamanan pangan.