cover
Contact Name
Nurul Jadid
Contact Email
nurul.jadid@its.ac.id
Phone
+6231-5953759
Journal Mail Official
editor_sewagati@its.ac.id
Editorial Address
DRPM ITS Gedung Pusat Riset Lantai L. Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, 60111 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Sewagati
ISSN : -     EISSN : 26139960     DOI : https://doi.org/10.12962/j26139960
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 622 Documents
Identifikasi dan Pengendalian Potensi Bahaya K3 dan Ergonomi pada Proses Produksi Batik Ecoprint UMKM Omah Ecoprint Dewi, Ratna Sari; Rizkiyah, Ega; Istighfarin, Rahmatul; Widyaningrum, Retno; Sudiarno, Adithya; Rahman, Arief; Dewi, Dyah Santhi; Maryani, Anny; Amardhani, Athaa Faishal; Sholah, Adam Fajrus; Bimantara, Alvin; Cahyaningratri, Amina Jasmine; Putri, Malfa Liya; Devi, Priesta Mayestika Karunia; Ariyanto, Renaldi Jafras; Hikmah, Syafaqoh Mahdiyatul
Sewagati Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i3.915

Abstract

Industri batik ecoprint adalah salah satu sektor usaha yang mengalami pertumbuhan ekonomi, terutama karena penggunaan teknik pewarnaan alami yang ramah lingkungan. Omah Ecoprint merupakan usaha kreatif Ibu PKK RW 4 Perumahan ITS yang berjalan hampir 3 tahun. Selama ini proses produksi dilakukan secara manual. Proses manual ini menyebabkan keluhan fisik yang mempengaruhi keselamatan dan kesehatan kerja. Oleh karena itu pengabdian masyarakat ini akan melakukan identifikasi potensi bahaya proses produksi batik ecoprint. Metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) digunakan untuk mengidentifikasi dan menilai risiko bahaya ergonomi dan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Hasil identifikasi bahaya menunjukkan 21 bahaya yaitu 7 bahaya ergonomi, 6 bahaya K3, 5 bahaya kimia, 2 bahaya kebakaran dan 1 bahaya uap panas. Hasil penilaian risiko menunjukkan 14 medium risk dan 7 high risk. Aktivitas kerja yang memiliki risiko tinggi adalah penempatan corak ke kain, penggilingan kain dengan roller cor semen, penggulungan dan pengikatan kain, dan pengukusan kain. Tindakan kontrol mengikuti hirarki penanganan risiko dan diutamakan pada risiko tinggi. Rekomendasi yang diberikan adalah substitusi penggunaan bahan kimia yang ramah lingkungan, \textit{engineering} dengan desain meja kerja yang ergonomis, administrasi pembutan SOP pelaksanaan kerja dan APD menggunakan alat pelindung diri yang sesuai (masker, sarung tangan dan alas kaki).
Pemetaan Arsitektur Tradisional Taneyan Lanjhang Madura: Studi Kasus Desa Alang-Alang, Kecamatan Tragah Novianto, Didit; Hidayat, Rusyda Tamma; Bhanuwati, Syafa Ailsa Dewi
Sewagati Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i2.916

Abstract

Pengabdian ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi serta menganalisis perubahan dan adaptasi dalam arsitektur tradisional Taneyan Lanjheng di Desa Alang-Alang. Proses Pengabdian dilaksanakan dengan sejumlah metode yang diterapkan secara bersamaan oleh tim-tim yang terlibat dalam Pengabdian ini. Metode-metode tersebut mencakup pemetaan yang dilakukan melalui dokumentasi drone serta observasi lapangan yang melibatkan dokumentasi foto dan sketsa bangunan untuk memahami konstruksi dan material yang digunakan, serta melibatkan wawancara dengan pihak terkait. Hasil Pengabdian ini mengungkapkan bahwa arsitektur tradisional Taneyan Lanjhang di Desa Alang-Alang mengalami transformasi yang signifikan. Meskipun rumah-rumah tradisional mengadopsi material dan elemen modern, nilai-nilai budaya seperti penataan ruangan, tatanan sosial, dan tradisi keluarga tetap dipertahankan. Dengan penggunaan warna, ornamen, dan material tradisional yang khas, rumah-rumah tersebut mencerminkan keragaman budaya masyarakat Taneyan Lanjhang. Adaptasi ini menggambarkan dinamika antara pelestarian warisan budaya dan kemajuan zaman, menunjukkan kesinambungan budaya dalam merespons perubahan nilai dan teknologi modern. Hasil Pengabdian ini memperlihatkan bagaimana masyarakat beradaptasi dengan perubahan zaman, menciptakan harmoni antara tradisi dan modernitas, dan menggambarkan pentingnya keberlanjutan budaya dalam menghadapi tantangan teknologi modern. Pengabdian ini memungkinkan masyarakat lokal dan pihak berkepentingan lainnya untuk memahami nilai-nilai budaya yang tertanam dalam arsitektur, yang pada gilirannya dapat mendukung pelestarian budaya dan mempromosikan penghargaan terhadap warisan lokal.
Penguatan Kapasitas dan Strategi Adaptasi Sektor Pariwisata Gili Ketapang dalam mendukung Pengembangan Wisata Berbasis Ketahanan Iklim Jatayu, Anoraga; Idajati, Hertiari; Umilia, Ema; Abdurrakhman, Arief; Nurif, Muchammad; Abadi, Imam; Soeprijanto, Adi; Aparamarta, Hakun Wirawasista; Mulyadi, Yeyes
Sewagati Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i3.920

Abstract

Gili Ketapang merupakan salah satu destinasi pariwisata bahari unggulan di Jawa Timur yang memiliki potensi baik dari sisi bentang alam, ekosistem alami, maupun berbagai sumber daya di dalamnya. Namun, keberlanjutan kawasan wisata Gili Ketapang saat ini mengalami ancaman yang cukup besar akibat perubahan iklim. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk merumuskan penguatan kapasitas dan strategi adaptasi untuk sektor pariwisata Gili Ketapang, baik dari sisi masyarakat, pelaku wisata, pemerintah daerah setempat, dan dari sisi infrastruktur yang ada. Kondisi eksisting kawasan wisata Gili Ketapang saat ini telah mengalami transformasi yang cukup signifikan dengan berorientasikan pada aktivitas sektor pariwisata dan perikanan sebagai sektor utamanya. Ketersediaan destinasi wisata juga telah banyak didukung oleh infrastruktur pendukung serta SDM dan organisasi pengelola parwisiata yang cukup memadai. Namun, di sisi lain juga terdapat kekurangwaspadaan terhadap isu perubahan iklim yang cukup mengancam pada kawasan wisata ini. Oleh karena itu, beberapa strategi dalam hal perbaikan infrastruktur dalam mengantisipasi berbagai perubahan lingkungan, sosialisasi terhadap masyarakat, pelaku wisata, dan pemerintah daerah terhadap perubahan iklim serta berbagai aktivitas adaptif yang dapat dilakukan perlu diterapkan secara kontinyu untuk keberlanjutan kawasan wisata ini.
Pembuatan dan Pelatihan Studio Mini untuk Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Suramadu Sebagai Media Dakwah Suwito, Suwito; Kusuma, Hendra; Tasripan; Irfansyah, Astria Nur; Pirngadi, Harris; Ermavitalini, Dini; Iskandar, Eka; Yuwana, Lila; Arifin, Muchamad
Sewagati Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i2.923

Abstract

Konten ceramah agama adalah salah satu topik yang sangat populer dan berpengaruh besar terhadap pola pikir masyarakat. Pesantren Raudlatul Ulum 1 Suramadu diasuh oleh seorang ulama yang memiliki kapasitas keilmuan tinggi yaitu K.H. Ma’kruf Khozin. Beliau saat ini menjadi ketua bidang fatwa MUI Jawa Timur. Ceramah-ceramah beliau sangat berbobot, mencerahkan, menarik dan mudah difahami. Ceramah tersebut banyak membahas fikih agama Islam dari berbagai sudut pandang. Masalahnya adalah masih sedikit dokumentasi dalam bentuk video apalagi yang diupload pada kanal YouTube. Kendala utama dari masalah tersebut adalah kurangnya sarana perekaman video, sistem pengolah dan pengunggah video ke kanal YouTube yang baik dan mudah dioperasikan oleh santri pondok pesantren dimana notabene kurang mengenal teknologi. Pada pengabdian masyarakat ini kami akan menghibahkan sebuah studio mini. Studio ini merupakan sebuah desktop komputer yang dilengkapi dengan peralatan audio dan video untuk perekaman dan dipacking dalam sebuah mini troli sehingga mudah dipindahkan. Software pengolah video menggunakan jenis open source yaitu Open Broadcaster Software (OBS) yang sangat mudah dan tidak berbayar. Topik ini sesuai dengan satu dari 17 tujuan Peta Jalan dan Tema Ungulan Pusat Kajian Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2023 yakni Pendidikan (Education),yaitu menjamin pendidikan yang berkualitas, inklusif dan adil, meningkatkan kesempatan belajar bagi semua. Studio mini ini digunakan untuk merekam dan mengunggah ceramah ustadz-ustadz di Ponpes Raudlatul Ulum 1 Suramadu ke kanal sosial media, sehingga menambah jumlah referensi video pembelajaran agama bagi masyarakat Indonesia dan dunia sehingga meningkatkan toleransi dalam beragama dan antar umat beragama.
Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Interaktif pada SMA Negeri 1 Slahung Ponorogo Akbar, Izzat Aulia; Setiawan, Bambang; Hidayanto, Bekti Cahyo; Samopa, Febriliyan; Sani, Nisfu Asrul; Dharmawan, Yogantara Setya
Sewagati Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i2.935

Abstract

Di era digital saat ini, pembelajaran tidak lagi terbatas pada model pembelajaran berbasis papan tulis dan buku teks. Namun, guru dapat menggunakan strategi berbeda untuk meningkatkan kualitas dan pemahaman siswa terhadap materi dengan cara yang berbeda. Pada dasarnya siswa akan lebih antusias mengikuti kelas jika kelas tersebut tampak menyenangkan dan menarik bagi mereka. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara membuat materi pendidikan dengan menggunakan metode yang efektif dan interaktif untuk memudahkan proses belajar mengajar di sekolah. Pelatihan pembuatan materi pembelajaran interaktif ini ditujukan kepada guru sekolah dan siswa. Selama pelatihan, peserta akan mengikuti sesi praktik menggunakan platform Microsoft Office dan berkesempatan membuat materi pembelajaran interaktif untuk guru dan memainkan modul interaktif untuk siswa. Peserta akan siap menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pelajaran sehari-hari di sekolah, sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan interaktif di dalam kelas. Di akhir pelatihan, peserta diharapkan memiliki pemahaman yang kuat tentang prinsip dan praktik menciptakan kegiatan pembelajaran interaktif.
Budidaya Cabai Besar di Lahan Tidak Produktif Desa Keputih, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya dengan Teknik Hidroponik Sistem Irigasi Tetes: Upaya Memberdayakan Kelompok Ibu-ibu PKK Sugiarso, Djarot; Juwono, Hendro; Harmami, Harmami; Ulfin, Ita; Ni'mah, Yatim Lailun; Manuhara, Yosephine Sri Wulan
Sewagati Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i3.947

Abstract

Budidaya cabai besar menggunakan teknik hidroponik sistem irigasi tetes diterapkan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya dengan latar belakang adanya lahan tidak produktif di desa tersebut dan Ibu-ibu PKK sebagai mitra. Teknik penanaman menggunakan metode hidroponik dapat mengatasi kondisi lahan yang tidak subur, karena metode ini menggunakan nutrisi yang terlarut dalam media air, sehingga tidak membutuhkan media tanam padat (tanah). Budidaya cabai besar dilakukan di dalam rumah kaca ukuran 6 x 12 m (72 m2) agar tanaman tidak terpapar hama. Kerangka rumah kaca terbuat dari kanal c75 galvalum. Atap rumah kaca adalah plastik UV tebal 250 µ, 14%; sedangkan untuk menutup rumah kaca digunakan insect net. Selanjutkan kegiatan PkM dilanjutkan dengan pelatihan dan praktek hidroponik system irigasi tetes. Hasil kegiatan pengabdian kepada Masyarakat menunjukkan keterlibatan Ibu-ibu PKK dalam seluruh kegiatan dan hasil budidaya cabai besar menghasilkan cabai besar yang layak jual, sehingga diharapkan pengetahuan yang diberikan dalam kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini dapat meningkatkan pendapatan.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pantai Payangan dengan Pengembangan Produk Sirup dari Buah Perepat (Sonneratia alba) Akhsan, Maulana Yudha; Khoirunnissa , Aulia; Ardianti , Nanda Melani; Yahya, Ahmad Daily; Salsabila , Nida Ayu; Pratiwi, Widya Septaningtyas; Bestari, Cherobina Bida Ayu; Akbar, Muhammad Faqihuddin; Kurniawan, Muhammad Rizky; Andikasari, Emi; Palupi, Bekti
Sewagati Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i2.948

Abstract

Kabupaten Jember termasuk daerah pesisir selatan Pulau Jawa yang memiliki potensi hasil laut yang belum dimanfaatkan secara optimal seperti hutan mangrove. Daerah di Jember yang membudidayakan hutan mangrove salah satunya Pantai Payangan yang terletak di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu. Jenis mangrove di Pantai Payangan beragam termasuk jenis perepat (Sonneratia alba). Mangrove jenis perepat memiliki banyak manfaat seperti pada buahnya yang sering disebut buah bogem oleh masyarakat sekitar. Permasalahan masyarakat Desa Sumberejo yaitu belum teroptimalkannya pemanfaatan buah perepat dan hanya dibuang karena dinilai tidak layak jual. Dengan melimpahnya jumlah buah bogem di Desa Sumberejo, hal ini dapat berpotensi sebagai sumber ekonomi masyarakat setempat. Hal ini mendasari tim Promahadesa untuk melaksanakan sosialisasi, pelatihan dan pemasaran mengenai pengolahan buah perepat menjadi sirup “Si Bogem” yang kaya vitamin dan antioksidan. Sosialisasi dan pelatihan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa masyarakat Desa Sumberejo mampu mengolah buah perepat menjadi sirup. Sirup “Si Bogem” diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.
Peran Suplai Daging dalam Sertifikasi Halal Self Declare pada Percepatan Pemulihan Ekonomi di Kelurahan Bulak-Surabaya Gunawan, Setiyo; Juwari; Aparamarta, Hakun Wirawasista; Wiguno, Annas; Anugraha, Rendra Panca; Puspitawaty, Penny Diana; Prabowo, Ari
Sewagati Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i3.949

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat (Abmas) ini adalah mempelajari peran suplai daging segar dalam kesuksesan pendampingan fasilitasi sertifikasi halal dengan pernyataan pelaku usaha (self declare), yang merupakan salah satu cara yang diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi di Kelurahan Bulak, Kota Surabaya. Pelaksanaan kegiatan ini dibagi menjadi 6 tahapan, yaitu seleksi pelaku usaha mikro dan kecil, seleksi mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN), workshop kader penggerak halal, pendampingan penyusunan dokumen manual Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), pendaftaran sertifikasi halal, dan pemberian plakat logo binaan pusat kajian halal Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Dalam kaitannya dengan bahan yang digunakan harus dipastikan kehalalannya, para pelaku usaha mengalami kesulitan menemukan daging segar halal bersertifikat halal di pasar. Hal ini mengakibatkan sekitar 53% pelaku usaha tidak bisa menikmati program sertifikasi halal gratis 2023. Tempat potong hewan tradisonal yang ada dipasar ternyata tidak ada ijinnya. Kendala kebijakan pemerintah lainnya, yaitu limbah yang sesuai dengan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Tempat potong hewan tradisonal bisa menjadi sumber kontaminasi penyakit karena kemungkinan ternak yang dibawa untuk dipotong berasal dari suatu daerah yang sedang ada dalam keadaan infeksi subklinis suatu penyakit. Sedangkan, kewenangan untuk mengatur tempat potong hewan tradisonal agar bisa menjadi dan memenuhi standard Rumah Potong Hewan (RPH) ada di pemerintah kabupaten/kota.
Pelatihan Aplikasi Dashboard RAB Desa sebagai Peningkatan Kapabilitas dalam Pengelolaan Keuangan Desa di Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo Jawa Timur Hibatullah, Fausania; Susilaningrum, Destri; Ulama, Brodjol Sutijo Suprih; Habibi, Mochammad Reza; Kusrini, Dwi Endah; Dewi, Mukti Ratna
Sewagati Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i2.951

Abstract

Pentingnya Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) dalam lingkup perguruan tinggi, termasuk di dalamnya dosen Departemen Statistika Bisnis Fakultas Vokasi ITS, termanifestasi dalam kolaborasi PPM tahun ini dengan Pemerintahan Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam Pengelolaan Monografi Pedesaan, khususnya dalam perhitungan Rancangan Anggaran Belanja Desa (RABDESes). Dalam penjajagan awal, Kecamatan Jetis mengidentifikasi kebutuhan mendesak akan program yang dapat mempermudah penghitungan RABDESes, yang selama ini dilakukan secara manual. Proses manual ini sering mengakibatkan kesalahan dalam perhitungan akhir RAB karena keterbatasan waktu untuk mengisi berbagai komponen pembelanjaan. Oleh karena itu, tim PPM dari Departemen Statistika Bisnis Fakultas Vokasi ITS, bersama dengan mahasiswa KKN, berkolaborasi untuk menciptakan Dashboard RABDESes menggunakan fasilitas yang disediakan oleh program Excel. Selain menciptakan alat ini, tim PPM juga memberikan pelatihan kepada staf kelurahan/desa yang terlibat langsung dalam urusan RABDESes. Tujuannya adalah memastikan pemahaman yang baik tentang penggunaan Dashboard tersebut, sehingga dapat mengurangi kesalahan dan meningkatkan efisiensi dalam proses pengelolaan RABDESes. Melalui inisiatif ini, PPM turut berperan dalam mendukung pembangunan dan pengelolaan keuangan di tingkat pedesaan.
Gerakan 1000 Sertifikat Halal untuk Mendukung Kewajiban Sertifikat Halal 2024 Rakhmawati, Nur Aini; Gunawan, Setiyo; Indraswari, Rarasmaya; Ulfin, Ita; Rahadiantino, Lienggar; Qadariyah, Lailatul; Muklason, Ahmad; Mashuri, Mashuri; Fabroyir, Hadziq; Putri, Malfa Liya; Eskalalita, Eskalalita
Sewagati Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i3.959

Abstract

Di tengah pertumbuhan ekonomi yang pesat, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran kunci dalam kontribusi terhadap perekonomian negara. UMKM Indonesia menyumbang terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional secara signifikan. Produk makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh umat Muslim harus memenuhi standar halal, sesuai dengan ajaran agama Islam. Hal ini memunculkan pentingnya sertifikasi halal untuk UMKM di Indonesia. Kegiatan penyuluhan sertifikasi halal berperan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, sambil memastikan kepatuhan terhadap prinsip kehalalan dalam produksi dan konsumsi produk. Gerakan 1000 Sertifikasi Halal ITS dilakukan melalui kegiatan Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal; Pelatihan Kader Penggerak Halal UMKM; dan Pendaftaran Sertifikasi Halal UMKM. Merek UMKM yang paling banyak didapatkan sertifikasi adalah dapur, bakery, cookies, cake dan lain-lain. Produk UMKM yang banyak dilakukan sertifikasi halal ITS, seperti kue, keripik, kacang, roti, donat, jus, dan lain-lain. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman UMKM mengenai Kaidah Halal. Data nama pendamping paling banyak mampu mendampingi UMKM untuk mendapat sertifikasi halal adalah sebanyak 83 UMKM dengan 6 UMKM tiap bulannya, lalu 75 UMKM dengan 5 UMKM perbulannya, dan terbanyak ketiga dengan total 54 UMKM dengan 11 UMKM per bulannya.