cover
Contact Name
Gunawan
Contact Email
gunawan@unram.ac.id
Phone
+6281246673311
Journal Mail Official
jppm.fkip@unram.ac.id
Editorial Address
Kampus FKIP Universitas Mataram, Jln. Majapahit No. 62 Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26147947     EISSN : 26147939     DOI : https://doi.org/10.29303/jppm
Core Subject : Education,
PPM ini merupakan wadah publikasi ilmiah di bidang pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh dosen maupun kelompok masyarakat lainnya. Jurnal ini menerima artikel hasil pengabdian maupun pemberdayaan masyarakat pada semua bidang baik pendidikan, seni, sosial budaya, ekonomi, hukum, pertanian, perikanan, dan lain-lain baik yang berbentuk penyuluhan, pendampingan, bimbingan teknis, dan jenis kegiatan lain yang relevan. Jurnal ini merupakan Open Access Journal dengan e-ISSN 2614-7939 dan p-ISSN 2614-7947, terbit perdana mulai Februari 2018. Dalam 1 (satu) tahun terbit 2 kali yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Mulai 2019 artikel terbit 4 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 609 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN DESAIN PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN DESIGN THINKING BAGI GURU MGMP IPS KABUPATEN OGAN ILIR Safitri, Sani; Fatimah, Siti; Hasmidyanoi, Dwi; Alfiandra, Alfiandra
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2023): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v6i4.6107

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berangkat dari analisis situasi yang mengidentifikasi masih banyak guru-guru yang belum memahami tentang bagaimana mendesain  pembelajaran  menggunakan pendekatan design thinking dalam rangka mewujudkan merdeka belajar kurikulum merdeka. Berangkat dari analisis situasi tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan guru dalam mendesain  pembelajaran dengan pendekatan design thinking dalam merdeka belajar pada kurikulum merdeka. Metode dan bentuk kegiatan meliputi 3 langkah kegiatan yaitu pertama ; Pelatihan Peningkatan pengetahuan dan pemahaman guru tentang pendekatan design thinking (kajian teori, langkah kerja design thinking : empathize, devine, ideate, prototipe, test, aspek dimensi,  strategi, desain  dan  model evaluasi). kedua ; Simulasi  pembuatan  desain pembelajarn dengan  pendekatan design thinking, ketiga ; Observasi dan evaluasi produk desain pembelajar  dengan  pendekatan design thinking. Yang menjadi sasaran kegiatan pembinaan dan pelatihan ini adalah guru-guru  IPS Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berjumlah 20 orang yang tergabung dalam Musyawarah Guru MGMP Mata Pelajaran (MGMP) IPS Kabupaten Ogan Ilir. Hasil kegiatan pembinaan dan pelatihan menyimpulkan guru guru peserta pelatihan sudah mememilki pengetahuan yang baik tentang desain pembelajaran dengan pendekatan desain thinking. Perbandingan hasil pre test dan post test menunjukkan peningkatan yang signifikan  dengan nilai n gain sebesar 62,56%  (kategori cukup efektif). Hasil observasi terhadap produk desain pembelajaran yang dibuat peserta pelatihan, sudah mampu mengintegrasikan  langkah langkah design thinking yang meliputi emphatize, devine, ideate, prototipe, dan test.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS KURIKULUM MERDEKA SEBAGAI BENTUK PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM PENGEMBANGAN PROFESI GURU BAHASA INGGRIS SMP KOTA TASIKMALAYA Metty Agustine Primary; Rahmat, Rahmat; Neni Marlina; Fera Sulastri
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v7i1.6158

Abstract

Salah satu kompetensi guru yang menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan sebuah kurikulum pendidikan adalah kompetensi pedagogi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran. Saat ini kurikulum yang mulai diperkenalkan dan mulai diimplementasikan di sekolah di Indonesia adalah Kurikulum Merdeka. Dalam kurikulum tersebut guru dituntut untuk mampu mengembangkan modul ajar yang merupakan dasar untuk dapat melaksanakan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Untuk meningkatkan setidaknya perlu ada terobosan inovatif bagi para guru dalam memahami dan meningkatkan pengetahuan mengenai IKM pada umumnya dan Modul Ajar pada khususnya. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari sebuah pelatihan dan pendampingan dalam menyusun modul ajar Bahasa Inggris kepada guru-guru SMP di Kota Tasikmalaya melalui program Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) skema Program Kemitraan Masyarakat Universitas Siliwangi tahun 2023. Dalam melaksanakan PPM ini, dilakukan dengan dua metode yaitu ceramah dan diskusi kelompok terarah yang diisi dan didampingi oleh para narasumber terlatih. Dari hasil pengabdian diperoleh draf modul ajar hasil kerja para guru selama kurang lebih 30 hari dan juga perubahan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menyusun modul ajar sebelum dan sesudah pendampingan melalui angket.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN DESAIN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU Dahler, Alfiandra; Jaenuddin, Riswan; Supriyadi; Safitri, Sani; Muharromah, Annisa; Lupia, Lupia; Dewi, Septiana
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v7i1.6190

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini  berangkat dari analisis situasi yang mengidentifikasi mayoritas guru masih memiliki pemahaman yang rendah mengenai  bagaimana merancang pembelajaran berdiferensiasi dalam rangka meujudkan merdeka belajar kurikulum merdeka. Berangkat dari analisis situasi tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat  ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mendesain  Pembelajaran berdiferensiasi. Metode dan bentuk kegiatan pengabdian sesuai dengan  tujuan kegiatan meliputi 3 langkah kegiatan yaitu pertama  ; pelatihan terbimbing  , kedua  ; simulasi  pembuatan  desain  pembelajaran berdiferensiasi, ketiga observasi dan evaluasi produk desain pembelajaran berdiferensiasi. Yang menjadi sasaran kegiatan pembinaan dan pelatihan ini adalah guru-guru PPKn  Sekolah Menengah Pertama Mata Pelajaran PPKn Kabupaten Ogan Ilir. Hasil kegiatan pembinaan dan pelatihan menyimpulkan peserta pelatihan sudah mememilki pengetahuan yang baik tentang desain pembelajaran berdiferensiasi .  Perbandingan hasil pre test dan post test menunjukkan peningkatan yang signifikan  dengan nilai n gain sebesar 51 % (kategori cukup efektif). Hasil observasi terhadap produk desain pembelajaran yang dibuat, sebagian besar (lebih dari 76 persen)  peserta pelatihan sudah mampu mengintegarasikan aspek aspek  desain pembelajaran berdiferensiasi yang meliputi, diferensiasi  konten, proses, produk dan lingkungan belajar dalam desain pembelajaran yang dibuat, serta mampu  membuat instrument untuk  mengetahui profile peserta didik  yang meliputi minat  belajar, kemampuan belajar, kesiapan belajardan  modalitas / gaya belajar  sebagai hal penting dilakukan dalam  merancang pembelajaran berdiferensiasi.
PEMBERDAYAAN KREATIVITAS GURU SMP KARIMUNJAWA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Susilo, Bambang Eko; Agoestanto, Arief; Kharisudin, Iqbal; Iqbal, Muhammad
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v7i1.6194

Abstract

Tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan kreativitas guru SMPN Karimunjawa, Kabupaten Jepara dalam Implementasi Kurikulum Merdeka sehingga mempunyai keterampilan dalam adaptasi teknologi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain ceramah, latihan, tanya jawab, pemberian tugas, diskusi, dan juga pendampingan dalam sosialisasi dan mengenal aplikasi Lumi untuk membuat media pembelajaran video dan buku interaktif. Dalam kegiatan ini guru telah telah memperoleh sosialisasi dan mengenal aplikasi Lumi untuk membuat media pembelajaran video dan buku interaktif, dan melalui penugasan guru telah berhasil merancang media pembelajaran video dan buku interaktif dengan aplikasi Lumi, aplikasi ini dapat di akses melalui laman app.lumi.education. Berdasarkan evaluasi dan diskusi terkait hasil pengabdian yang telah dilakukan, kegiatan pengabdian memperoleh respon berupa antusias yang tinggi dari para guru dalam praktik merancang media pembelajaran interaktif dengan didampingi tim pengabdi sesuai dengan mata pelajaran yang diampu masing-masing. Hasil rancangan media pembelajaran interaktif dapat digunakan secara berulang, diakses secara mudah serta berguna untuk menambah pemahaman peserta didik. Selain itu pemanfaatan media ini juga membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif, sehingga diharapkan dapat meningkatkan minat dan motivasi peserta didik yang bermuara pada peningkatan hasil belajar. Diharapkan guru senantiasa berkreasi dalam membelajarkan di kelas karena perkembangan zaman dan teknologi yang selalu dinamis.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN GEOGEBRA BAGI GURU MATEMATIKA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KOTA MATARAM Amrullah; Nani Kurniati; Kertiyani, Ni Made Intan; Wahidaturrahmi
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2023): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v6i4.6219

Abstract

Guru matematika di NTB masih mengalami kesulitan membuat media pembelajaran berbasis digital untuk membantu visualisasi objek-objek geometri. Melalui wawancara yang dilakukan dengan salah seorang guru matematika SMP di Kota Mataram diperoleh hasil bahwa guru juga masih mengalami kesulitan untuk membuat media pembelajaran untuk memvisualisasikan materi-materi abstrak seperti kurva dan bangun ruang pada tingkat SMP. Media pembelajaran yang mempermudah visualisasi objek geometri seperti Geogebra masih minim digunakan di kalangan guru-guru matematika pada pembelajaran di kelas di Kota Mataram. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian berupa pelatihan penggunaan Geogebra sebagai media pembelajaran di SMP. Pelatihan dihadiri oleh 40 guru matematika yang mengajar di SMP negeri, swasta dan madrasah tsanawiyah. Kegiatan ini terdiri dari tiga jenis, yakni pemberian materi, praktek terbimbing dan penugasan secara mandiri. Materi yang disampaikan diantaranya 1) pengenalan tools dalam Geogebra, 2) membuat Applet Geogebra untuk materi Fungsi Kuadrat Kelas IX SMP, 3) simulasi pengaplikasian applet Geogebra dalam pembelajaran di kelas. Seluruh peserta merasa bahwa materi dapat dipahami dengan baik, praktek terbimbing dapat dilakukan dengan lancar dan peserta juga merasa kegiatan ini relevan dengan kebutuhan guru.
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI PHET PADA SISWA SMAN 1 GUNUNGSARI LOMBOK BARAT Taufik, Muhammad; Susilawati, Susilawati; 'Ardhuha, Jannatin; Verawati, Ni Nyoman Sri Putu; Hikmawati, Hikmawati
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2023): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v6i4.6236

Abstract

Fisika adalah satu mata pelajaran di SMA yang seringkali dianggap sulit oleh para siswa. Hasil wawancara awal dengan beberapa siswa menunjukkan bahwa fisika merupakan salah satu mata pelajaran yang sulit untuk dipelajari. Tidak hanya sulit dipelajari, fisika bahkan menjadi salah satu mata pelajaran yang dibenci oleh siswa. Opini/pandangan umum siswa dan masyarakat ini didukung oleh hasil penelitian yang menemukan bahwa fisika merupakan pelajaran yang sulit dan paling dibenci oleh siswa khususnya siswa SMA. Siswa kesulitan memahami fisika antara lain karena cakupan materi pelajaran fisika padat, dalam pembelajarannya dominan diajarkan dengan menghapal dan paparanya banyak dalam bentuk persamaan matematis. Siswa jarang atau minim dikenalkan media pembelajaran fisika yang interaktif dalam proses pembelajaran di kelas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melatih penggunaan aplikasi PHET kepada siswa kelas XII IPA. Keunggulan PHET dibandingkan aplikasi lainnya antara lain, aplikasi PHET dikenal interaktif, mudah digunakan, fleksibel, memiliki tampilan yang menarik, mampu menampilkan fenomena yang sulit diamati secara langsung, serta memiliki akses gratis dan dapat diunduh secara offline. Pengabdian dilaksanakan di SMAN 1 Gunungari Lombok Barat dengan diikuti 25 siswa berasal dari perwakilan kelas XII IPA 1, XII IPA 2, XII IPA 3 dan XII IPA 4. Metode pengabdian dilaksanakan dalam bentuk pelatihan yang terdiri dari dua tahap yaitu: tahap pertama, penyuluhan cara menggunakan PHET rangkaan listrik, dan tahap kedua, membimbing siswa praktek menggunakan PHET rangkaian listrik. Hasil pengabdian menunjukkan para siswa mampu menggunakan aplikasi PHET khususnya untuk rangkaian listrik dengan capaian yang memuaskan. Respon siswa terhadap kegiatan pengabdian ini dalam kategori memuaskan.
NUGET 4 BINTANG SEBAGAI MAKANAN BERGIZI UNTUK MENCEGAH STUNTING DI DESA BELANTING KECAMATAN SAMBELIA Damayanti, Yusnita; Pracoyo, Atas; Abidin, M. Ramdanil; Apriana, Baiq Tina; Robiah, Hanifatul; Masrul, L. Muji; Atimah, Nur; Affandi, Rustomi Rifki; Asri, Salsabila Nirmala; Wulandari, Sinta; Hadi, Yodhi Indra
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v7i1.6356

Abstract

Stunting merupakan kurangnya gizi kronis balita, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan pertama. yang pada umumnya mempengaruhi pertumbuhan dan gangguan pada perkembangan otak. Stunting disebabkan oleh faktor multidimensi yang dapat menyebabkan balita akan memiliki tingkat kecerdasan tidak maksimal, menjadi lebih rentan terhadap penyakit, dan di masa depan dapat beresiko pada penurunan tingkat produktivitas. Pada tahun 2013 prevalensi stunting di Indonesia berada di urutan kelima. Sedangkan di provinsi NTB, pada tahun 2018 prevalensi stunting berada di urutan kedua. Salah satu desa di NTB yang menghadapi masalah kesehatan stunting adalah Desa Belanting, kecamatan Sambelia, NTB. Faktor yang menyebabkan stunting, yaitu kurangnya kurangnya pengetahuan orang tua tentang makanan bergizi dan angka pernikahan dini yang cukup tinggi. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting, dilakukan penyuluhan pengolahan makanan bergizi nugget 4 bintang yang bahan utamanya ikan tongkol. Ikan tongkol merupakan salah satu hasil laut atau tambak yang merupakan komoditas utama di Desa Belanting. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan ibu dan calon ibu terkait stunting, gizi seimbang, dan pengolahan makanan bergizi seimbang. Olahan nugget ini bisa menjadi salah satu kreasi makanan tambahan untuk anak-anak agar lebih menarik. Upaya ini dilakukan dengan metode parasipatif, melalui penyuluhan gizi seimbang untuk mencegah stunting dan demonstrasi pembuatan makanan. Hasil kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan ibu dan calon ibu terkait stunting dan cara pencegahannya, salah satunya melalui pemberian supan gizi yang cukup atau seimbang. Selain itu, masyarakat dapat meningkatkan kreativitasnya dengan mengolah makanan bergizi yang menarik. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menurunkan angka kejadian stunting di Desa Belanting.
OPTIMALISASI PEMASARAN USAHA PRODUK GULA AREN GUNA MENINGKATKAN PEREKONOMIAN DI DESA KEKAIT KECAMATAN GUNUNGSARI KABUPATEN LOMBOK BARAT, NTB adha, diaul; khulaivy, muhammad wisnu; sutrisno, ahsani; athfal, raudhatul; arighy, imam sultan; febrian, muhammad zaeni; permeswari, baiq dinda kasih; handayani, rosita; audah, niswatul; rohmatika, ayulis; widyastuti, sri
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v7i1.6357

Abstract

Abstrak - Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Mataram telah dilaksanakan di Desa Kekait Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat dari tanggal 20 Desember 2022 sampai 10 Februari 2023. Salah satu komoditi unggulan Desa Kekait adalah hasil Gula aren, namun para pelaku UMKM gula aren masih belum maksimal dalam pemasaran produknya. Oleh karena itu program kerja utama kegiatan ini difokuskan pada Optimalisasi Pemasaran Gula aren secara online. Program kerja tambahan juga dilakukan yaitu mengajar mengaji juga pengetahuan umum TPQ, gotong royong bersih-bersih desa, membantu kegiatan posyandu serta mengadakan bimbingan belajar. Rangkaian kegiatan diawali dengan dilakukan dengan sosialisasi program, pelatihan terkait proses produksi dan perbaikan kemasan dilanjutkan dengan pelatihan strategi pemasaran online. Hasil kegiatan berupa kemasan produk gula aren dengan desain baru, warung online berupa website toko online. Masyarakat juga sangat antusias dalam mengikuti pelatihan serta semangat masyarakat untuk melakukan perbaikan baik dalam pengolahan, pengemasan dan juga pengetahuan dalam pemasaran online. Kata kunci : Gula Aren, Desa Kekait, Pemasaran, KKN (Kuliah Kerja Nyata)
PELATIHAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH BAGI GURU-GURU SMA/SMK DAN SMP KOTA KUPANG Ngara, Zakarias Seba; Pasangka, Bartholomeus; Ngana, Frederika Rambu; Sianturi, Hery Leo; Bernandus; Pingak, Redi Kristian; Johannes, Albert Zicko; Bukit, Minsyahril; Tarigan, Jhonson
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v7i2.6442

Abstract

Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah bagi Guru-guru SMA/SMK dan SMP di kota kupang dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat telah dilaksanakan pada tanggal 9 Nopember 2021 bertempat di SMA Katolik Sin Carolus Penfui Kota Kupang oleh program Studi Fisika, Fakultas Sains dan Teknik Undana. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah melatih para guru untuk menemukan ide atau masalah yang diteliti dan meningkatkan kemampuan menulis artikel ilmiah dari hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan serta prosedur publikasi artikel ilmiah pada jurnal-jurnal terakreditasi baik nasional maupun internasional. Pelatihan penulisan artikel ilmiah ini dilaksanakan menggunakan metode metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Berdasarkan pengamatan pada saat kegiatan berlangsung, Peserta pelatihan sangat antusias mengikuti kegiatan ini yang ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh peserta pelatihan dan memperoleh sesuatu yang baru dalam pelatihan ini khususnya bagaimana menemukan sebuah ide atau permasalahan dalam penelitian dan solusi ,menyelesaikannya. Selain itu, peserta pelatihan lebih memahami etika penulisan artikel ilmiah serta prosedur pengiriman artikel ilmiah pada jurnal terakreditasi. Peserta pelatihan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan kendala-kendala yang mereka hadapi baik ketika mereka melakukan penelitian, penulisan artikel ilmiah maupun pengiriman artikel ilmiah pada jurnal terakrediatasi. Pelatihan penulisan artikel ilmiah ini dapat memberikan wawasan pengetahuan yang lebih luas bagi peserta pelatihan khususnya cara menemukan ide penelitian, metode menyelesaikan idenya, penulisan artikel ilmiah dan prosedur pengiriman artikel ilmiah untuk dipublikasikan pada jurnal terakreditasi.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK KOMPOS GUNA MENGATASI PERMASALAHAN KOTORAN SAPI DI DESA EMBUNG RAJA Radiartini, Ni Nyoman; Putri, Ananda Maulida; Salsabila, Attaya; Pratama, I Gede Bayu; Hakim, Marwan; Agustina, Mida; Ariefbillah A.M., Mursyidhan; Nurhidayatullael, Nurhidayatullael; Asyz, Puwi Mashum; Ramdhiana, Vanny
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v7i2.6520

Abstract

Masyarakat Desa Embung Raja sebagian besar bekerja dalam bidang pertanian dan peternakan. Sebagian besar para petani dalam mendukung produktivitas hasil panen, masih menggunakan pupuk kimia. Kotoran ternak dan sampah organik juga masih menjadi masalah, yang sebenarnya dapat dimanfaatkan menjadi pupuk kompos. Oleh karena itu, dibutuhkan pelatihan untuk mengolah kotoran ternak menjadi pupuk kompos. Tujuan dari kegaiatan pelatihan ini untuk memberikan pengetahuan kepada dan kelompok tani serta warga di desa Embung Raja mengenai cara pembuatan pupuk kompos dari kotoran sapi. Kegiatan ini dimulai dari tahap perencanaan, survey lokasi, pengantaran surat permohonan pemater, serta tahap pelaksanaan kegiatan. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah berupa sosialisasi dan praktik langsung pembuatan pupuk kompos, dan pupuk kompos yang siap digunakan oleh masyarakat dalam menanam tanaman. Diharapkan pelatihan ini dapat memecahkan permasalahan pupuk dan juga mengurangi limbah kotoran hewan ternak.