cover
Contact Name
Isna Rafianti
Contact Email
isnarafianti@untirta.ac.id
Phone
+6281931335597
Journal Mail Official
wilangan@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciwaru Raya No.25, Cipare, Kec. Serang, Serang, Banten 42117
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Wilangan : Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika
ISSN : 27981541     EISSN : 27981541     DOI : http://dx.doi.org/10.56704/jirpm.v3i3
Core Subject : Education,
Jurnal wilangan adalah jurnal pendidikan matematika fakultas keguruan dan ilmu pendidikan universitas sultan ageng tirtayasa yang menerbitkan jurnal dalam bidang pendidikan matematika dan pembelajarannya
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2024): Juni 2024" : 10 Documents clear
HUBUNGAN ANTARA KECEMASAN MATEMATIKA DENGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMA Nisa Aula Nurussalamah; Ade Nandang Mustafa; Jaenudin Jaenudin
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i2.24850

Abstract

Kemampuan dalam memecahkan masalah adalah suatu kemahiran berpikir tingkat tinggi di mana siswa mampu menggabungkan pengetahuan yang lama dalam menciptakan  pengetahuan baru dapat berguna untuk menyelesaikan berbagai masalah. Oleh karena itu, kemahiran memecahkan masalah yang baik penting dimiliki setiap siswa. Tingkat kecemasan matematika siswa menjadi bagian yang mempengaruhi kemahiran siswa dalam memecahkan soal matematika. Maka, akhir dari kajian ini untuk menganalisis korelasi kecemasan matematika dengan kemampuan siswa dalam memecahkan soal matematika. Subjek yang digunakan sebanyak 70 siswa kelas XI SMAN 1 Ciruas tahun 2023/2024. Metode yang digunakan adalah kuantitatif /asosiatif menggunakan desain korelasional. Data diambil menggunakan instrumen tes dan non-tes (angket). Didapatkan hasil bahwa terjadi korelasi negatif antara kecemasan dengan kemampuan matematika siswa. Artinya, semakin tinggi kecemasan siswa, maka semakin rendah kemampuan siswa menyelesaikan masalah matematika.
ANALISIS GAYA BELAJAR SISWA TERHADAP KEMAMPUAN GAYA BELAJAR PADA MATERI TEOREMA PYHTAGORAS Siska Feby Fauziah; Ihsannudin Ihsannudin; Etika Khaerunnisa
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i2.24166

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan gaya belajar siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi teorema pyhtarogas. Instrumen yang digunakan angket gaya belajar siswa, instrumen tes dan wawancara. Terdapat empat indikator kemampuan pemecahan masalah pada penelitian ini, memahami masalah, merencahakan penyelesaian masalah, menyelesaikan masalah dan memeriksa kembali. Berdasarkan hasil penelitian kemampuan pemecahan masalah pada materi teorema pyhtagoras untuk siswa dengan gaya belajar visual pada keempat indikator pemecahan masalah rata-rata siswa mampu menerapkan dan menyesuaikan strategi yang tepat untuk memecahkan masalah. Siswa dengan gaya belajar auditori dalam keempat indikator kemampuan pemecahan masalah siswa rata-rata auditori belum mampu memenuhi indikator 4, rata-rata pada siswa dengan gaya belajar auditori belum mampu dalam merefleksikan proses pemecahan masalah matematika siswa. dalam keempat indikator kemampuan pemecahan masalah terdapat 2 siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah cukup baik dan terdapat 2 siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah yang kurang baik
IMPLEMENTASI MODEL MEANINGFUL INTRUCTIONAL DESIGN: MANFAATNYA TERHADAP KEMAMPUAN REPRESENTASI DAN KONEKSI MATEMATIS Sri Purwanti Nasution; Fredi Ganda Putra; Via Anisa Putri; Riyama Ambarwati; Nurhasanah Leni
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i2.25743

Abstract

ABSTRAKKemampuan representasi adalah proses berpikir dalam menginterprestasikan suatu masalah dalam bentuk gambar, simbol, angka dan kalimat. Sedangkan kemampuan koneksi matematis berkaitan dengan kemampuan peserta didik dalam menghubungkan antar konsep matematika. Penelitian ini bertujuan untuk Apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Meaningful Intructional Design terhadap kemampuan representasi dan kemampuan koneksi matematis peserta didik, Apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Meaningful Intructional terhadap kemampuan representasi peserta didik dan Apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Meaningful Intructional Design terhadap kemampuan koneksi matematis peserta didik. Penelitian ini berjenis kuantitatif yang mengkaji kemampuan representasi dan kemampuan koneksi matematis peserta didik dengan menerapakan model Meaningful Intructional Design. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 60 peserta didik SMP, dengan rincian 30 peserta didik belajar menggunakan model Meaningful Intructional Design dan 30 peserta didik belajar dengan model konvensional. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes dan dokumentasi. Uji hipotesis yang digunakan adalah MANOVA (Multifariate analisis of varian).  Hasil uji hipotesis menunjukkan terdapat pengaruh model pembelajaran Meaningful Intructional Design terhadap kemampuan representasi dan kemampuan koneksi matematis peserta didik, terdapat pengaruh model pembelajaran Meaningful Intructional Design terhadap kemampuan representasi peserta didik dan terdapat pengaruh model pembelajaran Meaningful Intructional Design terhadap kemampuan koneksi matematis peserta didik Kata Kunci: Meaningful Intructional Design; kemampuan representasi dan koneksi matematis ABSTRACTRepresentation ability is a thinking process in interpreting a problem in the form of images, symbols, numbers and sentences. Meanwhile, mathematical connection ability is related to students' ability to connect mathematical concepts. This research aims to determine whether there is an influence of the Meaningful Instructional Design learning model on students' mathematical representation and connection abilities, whether there is an influence of the Meaningful Instructional learning model on students' representation abilities and whether there is an influence of the Meaningful Instructional Design learning model on students' mathematical connection abilities. This research is a quantitative type that examines students' mathematical representation and connection abilities by applying the Meaningful Instructional Design model. The participants in this research were 60 junior high school students, with details of 30 students studying using the Meaningful Instructional Design model and 30 students studying using the conventional model. The tools used to collect data are tests and documentation. The hypothesis test used is MANOVA (Multifariate analysis of variance).  The results of the hypothesis test show that there is an influence of the Meaningful Instructional Design learning model on students' representation abilities and mathematical connection abilities, there is an influence of the Meaningful Instructional Design learning model on students' representation abilities and there is an influence of the Meaningful Instructional Design learning model on students' mathematical connection abilities. Keywords: Meaningful Instructional Design; mathematical representation and connection abilities
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA USTARD (UNO STACKO & CARD) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP Amelia Amelia; Isna Rafianti; Heni Pujiastuti
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i2.24360

Abstract

Guru harus dapat memahami karakteristik siswa dan juga kreatif dalam menarik perhatian siswa salah satunya yaitu mengembangkan suatu media agar siswa antusias untuk mengikuti pembelajaran dan dapat mencapai suatu tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran USTARD (UNO Stacko & Card) yang praktis, valid, dan efektif. Sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran baik di dalam maupun di luar kelas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan tahapan ADDIE yang terdiri dari langkah Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Media USTARD telah dinyatakan valid berdasarkan hasil ahli media dan ahli materi dengan rata-rata 90% termasuk kategori sangat valid, dikatakan praktis berdasarkan respon siswa dan guru dengan rata-rata 92% termasuk kategori sangat praktis, dan dikatakan efektif berdasarkan tes kemampuan pemecahan masalah dengan rata rata 65% termasuk kategori efektif. Hasil penelitian menunjukan bahwa media USTARD (UNO Stacko & Card) layak digunakan sebagai media pembelajaran matematika.
METACOGNITIVE GUIDANCE: DAMPAK TERHADAP PENALARAN PROPORSIONAL DAN LITERASI MATEMATIS Siska Andriani; Bambang Sri Anggoro; Izni Marwa Hanifah; Novian Riskiana Dewi; Abi Fadila
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i2.25745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak dari diterapkannya pendekatan Metacognitive Guidance (MG) terhadap kemampuan penalaran proporsional dan literasi matematis siswa. Kemampuan penalaran proporsional dan kemampuan literasi matematis siswa sangat penting. Kemampuan penalaran proporsional merupakan kemampuan untuk mulai memahami hubungan perkalian dimana sebagian besar konsep aritmatika biasanya berdasarkan penjumlahan atau bisa dilihat dari bagaimana para siswa menyelesaikan dan mengatur strategi. Kemampuan literasi matematis adalah kemampuan seseorang untuk merumuskan, menafsiran, dan menginterpretasi matematika dalam berbagai konteks. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Quasi Eksperiment Design. Adapun populasi dari penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 36 Bandar Lampung. Cluster Random Sampling digunakan dalam pengambilan sampel pada penelitian ini. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas dan uji homogenitas. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Uji Multivariate Analysis of Variance (MANOVA). Hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa Metacognitive Guidance (MG) berdampak terhadap kemampuan proporsional dan literasi matematis
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATERI BARISAN DAN DERET BERDASARKAN TAHAPAN NEWMAN Etika Khaerunnisa; Diah Rahma Muharam; Riza Novidona Afifah; Siti Salwa Sayyidah; Wildah Maulida; Hanifah Hanifah
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i2.24018

Abstract

Barisan dan deret aritmetika merupakan salah satu materi yang dipelajari dalam matematika yang memiliki kaitan erat dengan kehidupan sehari-hari. Namun faktanya ketika soal tersebut dikaitkan dengan soal cerita, siswa merasa kebingungan dan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan pada soal tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis kesalahan sswa dalam menyelesaikan perosalan aritmetika berdasarkan tahapan Newman. Subjek dalam penelitian ini yaitu sebanyak 10 siswa kelas XA di SMAN 1 Cikeusal. Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian berupa tes uraian dan wawancara. Data yang digunakan menggunalan tes uraian yang berupa soal matematika yang berkaitan dengan materi barisan aritmetika yang terdiri dari 4 soal. Berdasarkan hasil dan pembahasan dalam penelitian jenis kesalahan yang dilakukan siswa kelas X SMAN 1 Cikeusal pada pennyelesaian soal dengan materi baris dan deret aritmetika menurut prosedur Newman terdiri dari 5 kesalahan yaitu dalam segi kesalahan membaca (reading error) memiliki kesalahan dengan presentase 35%, dalam segi kesalahan memahami (comprehension error) memiliki kesalahan dengan presentase 27,5%, dalam segi kesalahan mentransformasi soal (transformations error) memiliki kesalahan dengan presentase 20%, dalam segi kesalahan keterampilan proses (process skill error) dengan presentase sebesar 17,5%, dan dalam segi penulisan jawaban akhir (encoding error) sebesar 12,5.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DENGAN TAHAPAN POLYA Kurotul Aini; Novaliyosi Novaliyosi; Jaenudin Jaenudin
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i2.24398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan bahan ajar berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) pada Materi sistem persamaan linear dua variabel dengan tahapan polya yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Pengembangan (research and development) dengan model ADDIE. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang dilaksanakan di SMP Negri 1 Ciomas materi pokok bahasan SPLDV semester ganjil. Instrument pengumpulan data berupa lembar validasi ahli, angket, dan tes hasil belajar kemudian dianalisi secara kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan uji validitas ahli media memberikan penilaian dengan persentase 78%, ahli materi memberikan penilaian dengan persentase 80%, serta ahli Pendidikan memberikan penilaian dengan persentase 81%, dari ketiga hasil persetase tersebut didapatkan kriteria “sangat valid”. Uji kepraktisan dinyatakan “sangat praktis” dengan tingkat kepraktisan 82,23%. Berdasarkan uji keefektifan, LKPD dinyatakan sangan “efektif” dengan tingkat keefektifan 80%. Kesimpulan yang diperoleh bahwa LKPD materi SPLDV dengan tahapan polya dikatakan layak dan baik digunakan karena memenuhi aspek kevalidan, kepraktidan dan keefektifan.
Pengembangan E-Modul Berbasis Android Menggunakan Kodular Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Farihah Almaida; Nurul Anriani; Isna Rafianti
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i2.24020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa e-modul berbasis android menggunakan kodular yang valid, praktis serta efekktif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model ADDIE dengan lima tahap pengembangan, yaitu Analyze, Design, Develompment, Implementation. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPIT Al-Masykar Bina Insani. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai untuk uji ahli materi dengan persentase kevalidan sebesar 77,29% dengan kategori “valid”. Untuk uji validasi oleh ahli media diperoleh persentase sebesar 78,73% dengan kategori “valid”. Serta untuk uji kepraktisan yang dilakukan kepada guru mata pelajaran matematika diperoleh hasil persentase sebesar 80,24% dengan kategori “praktis”. dan respon siswa terhadap media pembelajaran memperoleh hasil persentase sebesar 84,56% dengan kategori “sangat baik”. Keefektifan e-modul kreatif matematis berdasarkan skor n-gain sebesar 0.59  dengan interpretasi terdapat peningkatan pada kategori sedang. Oleh karena itu, e-modul berbasis android menggunakan kodular untuk meningkat kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dapat disimpulkan valid, praktis serta efektif digunakan sebagai media pembelajaran matematika di SMP Kelas VII.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL DIMENSI TIGA TIPE OPEN ENDED BERDASARKAN PROSEDUR NEWMAN DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Tiolina Aritonang; Abdul Fatah; Syamsuri Syamsuri
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i2.24400

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis kesalahan yang dilakukan siswa ketika menyelesaikan soal materi dimensi tiga tipe open ended di kelas XII, serta untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kesalahan tersebut khususnya ditinjau dari perspektif gaya belajar. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari 22 siswa kelas XII di SMA Negeri 1 Ciruas. Melalui analisis data dari tes dan wawancara, ditemukan bahwa siswa visual, auditori dan kinestetik melakukan tiga jenis kesalahan berdasarkan Prosedur Newman, yaitu kesalahan membaca, memahami, dan penulisan jawaban. Kesalahan-kelahan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk karena kesulitan mengingat instruksi verbal untuk menuliskannya, kurangnya pemahaman terhadap materi tiga dimensi, lebih memilih menyuarakan informasi dibandingkan menuliskannya, kurangnya pemahaman terhadap konsep pangkat dua, tergesa-gesa saat menjawab pertanyaan dan kurangnya pemahaman terhadap makna kesimpulan dan jarangnya latihan menulis kesimpulan.
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH ALJABAR DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Devy Tarya Christmas Nababan; Heni Pujiastuti; Yuyu Yuhana
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i2.24164

Abstract

Salah satu pemicu kegagalan siswa memahami pembelajarann matematika ialah dikarenakan tidak paham konsep atau miskonsepsi, contohnya pada materi aljabar. Gaya belajar terkadang menjadi hal yang dapat memudahkan siswa dalam memahami materi, akan tetapi kenyataannya saat ini gaya belajar belum mendapat perhatian yang lebih dari pendidik. Maka dari itu, peneliti  ini ditujukan untuk mendeskripsikan miskonsepsi siswa dalam menyelesaikan masalah aljabar ditinjau dari gaya belajar, mengetahui faktor penyebab miskonsepsi siswa dalam menyelesaikan masalah aljabar ditinjau dari gaya belajar. Jenis penelitian ini adalah deksriptif kualitatif. dengan subjek penelitian ialah 6 siswa kelas VII SMPN 13 Kota Serang yang diambil dari perwakilan tiap gaya belajar VAK yang mengalami miskonsepsi pada penyelesaian soal sebagai subjek penelitian. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa:(a)Miskonsepsi siswa visual diantaranya menentukan letak unsur-unsur bentuk aljabar, menyelesaikan operasi hitung dan rumus yang digunakan, mendefiinisikan konstanta, koefisien, dan suku dua. Miskonsepsi siswa auditorial diantaranya menentukan letak unsur-unsur bentuk aljabar, menyelesaikan operasi hitung, dan mendefiinisikan persamaan aljabar. Miskonsepsi siwa kinestetik diantaranya menentukan letak unsur-unsur bentuk aljabar, menyelesaikan operasi hitung, merepresentasikan soal cerita, dan mendefiinisikan koefisien, konstanta, dan suku sejenis. (b) faktor penyebab miskonsepsi ialah prakonsepsi siswa, pemikiran asosiatif, reasoning yang tidak lengkap, intuisi dan perasaan yang salah, ketakutan bertanya pada guru,serta minat siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 10