cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285732331291
Journal Mail Official
admin@jurnalpengabdianmasyarakatbangsa.com
Editorial Address
Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa
ISSN : -     EISSN : 29870135     DOI : 10.59837
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa published every month (12 times a year), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,506 Documents
Workshop STEM-Robotic bagi Guru Sekolah Dasar dan Menengah Sari, Ira Nofita; Saputri, Dwi Fajar; Pramuda, Adi; Boisandi, Boisandi; Sukadi, Eti; Angraeni, Lia; Matsun, Matsun; Hadiati, Soka; Assegaf, Sy. Lukman Hakim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 10 (2024): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i10.1757

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan guru dari tingkat dasar hingga menengah atas mengenai konsep, prinsip, dan manfaat implementasi STEM, coding, dan robotik dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan PKM yang digunakan yaitu pelatihan dan pendampingan Adapun tahapan pelaksanaan kegiatan PKM meliputi tahap 1) persiapan, 2) sosialisasi meliputi kegiatan pemaparan narasumber, diskusi, tanya jawab, 3) pelaksanaan pelatihan dan pendampingan oleh fasilitator meliputi praktik dan unjuk kerja 4) monitoring dan evaluasi. Kegiatan ini berhasil meningkatkan wawasan dan keterampilan guru dari tingkat dasar hingga menengah atas tentang implementasi STEM, coding, dan robotik berbasis STEM. Selain itu, keterampilan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis STEM juga meningkat. Program ini juga berhasil memperkenalkan sumber digital yang mendukung penerapan STEM, coding, dan robotik dalam pembelajaran. Respon positif peserta menunjukkan motivasi untuk mengaplikasikan STEM, dan kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan pembelajaran inovatif dan berkelanjutan.
Edukasi Literasi Hemat Energi Dalam Pendidikan Sebagai Upaya Mengurangi Dampak Negatif Teknologi Hartati, Seri; Niah, Siti; Arisandi, Diki; Asnawi, Mizan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 10 (2024): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i10.1758

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat telah membawa manfaat besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Namun, penggunaan teknologi yang tidak terkendali juga menimbulkan dampak negatif, seperti pemborosan energi dan peningkatan emisi karbon. Dalam upaya mengurangi dampak negatif ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan fokus pada edukasi literasi hemat energi di lingkungan pendidikan. Pengabdian masyarakat ini ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman  guru, dan masyarakat sekolah mengenai pentingnya efisiensi energi serta implementasi langkah-langkah praktis dalam kehidupan sehari-hari. Lokasi pengabdian masyarakat di Sekolah Menengah Kejuruan Abdurrab di Jl Delima No. 149, Pekanbaru. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dan  penyediaan materi edukasi berbasis teknologi ramah lingkungan. Pretest dan Postest diberikan pada peserta mengenai pemahaman literasi  Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang konsep hemat energi dan praktik yang dapat diterapkan, seperti mematikan perangkat elektronik saat tidak digunakan dan memanfaatkan sumber energi terbarukan. Program ini diharapkan dapat menjadi model berkelanjutan untuk menciptakan budaya hemat energi di lingkungan pendidikan, sekaligus mendukung terciptanya generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan dan dampak teknologi terhadap keberlanjutan ekosistem.
Edukasi Kesiapan Menarche Di SDN Cisujen Kabupaten Cianjur Jawa Barat Pabidang, Siswanto; Issabella, Chentia Misse; Alfiah, Siti Nurul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 10 (2024): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i10.1759

Abstract

Menurut WHO (2022) remaja merupakan fase antara masa kanak- kanak dan dewasa dalam rentang usia antara 10 hingga 19 tahun. Menarche merupakan menstruasi pertama yang biasanya terjadi dalam rentang 10-16 tahun atau pada masa awal remaja di tengah pubertas sebelum memasuki masa reproduksi. Pengetahuan dan kesiapan yang cukup baik tentang perubahan-perubahan fisik dan psikologis  terkait menarche sangat diperlukan. Hal tersebut dapat diatasi dengan pemberiaan edukasi kesehatan untuk persiapan menarche. pada penelitian ini dilakukan metode penyampaian edukasi melalui ceramah dan diberikan leaflet. Dilihat dari  hasil pretest dan post test mengalami kenaikan setelah diberikan edukasi pada pengabdian masyarakat ini Hal ini menunjukan bahwa edukasi kesiapan menarche memiliki peran nambah tingkat pengetahuan siswi di SDN Cisujen Kabupaten Cianjur
Pembentukan Program Prestasi (Posyandu Remaja Sehat Terpadu Aktif Dan Inspiratif) Sebagai Upaya Preventif Pernikahan Dini Di Desa Karangrejo Wilayah Puskesmas Ngasem Kabupaten Kediri Ningrum, Astika Gita; Wittiarika, Ivon Diah; Frety, Endyka Erye; Rania, Najwa Miftah; Salsabila, Wanda Azaria; Munawaroh, Aida Ayu Habibatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 10 (2024): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i10.1760

Abstract

Pernikahan dini merupakan pernikahan yang terjadi sebelum seseorang mencapai usia yang sudah ditentukan dalam undang-undang. Pernikahan dini berisiko adanya kekerasan dalam rumah tangga, perselingkuhan, dan perceraian, yang sering kali disebabkan oleh ketidakmatangan psikologis anak. Di sisi yang lain pernikahan dini akan membahayakan calon ibu, karena anatomi dalam tubuh anak masih belum siap untuk proses mengandung dan melahirkan. Oleh karena itu posyandu remaja diadakan untuk memberikan manfaat kepada para remaja, khususnya dalam hal edukasi reproduksi secara dini sehingga mencegah terjadinya seks pranikah. Melalui kegiatan ini diharapkan dukungan masyarakat dan ibu kader terhadap kegiatan posyandu remaja dapat berjalan dengan baik sehingga mampu meningkatkan kesehatan reproduksi remaja serta mampu untuk mencetak generasi yang sehat dan mengurangi kenakalan remaja yang saat ini semakin meningkat. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan sasaran remaja dilakukan di Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Pengabdian diadakan dalam 2 kegiatan, yaitu pelatihan dan launching sebagai bentuk simbolis dan peresmian terbentuknya posyandu remaja. Evaluasi kegiatan untuk mengukur pengetahuan para remaja dan umpan balik secara langsung. Berdasarkan data yang didapatkan, pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan remaja dari rata-rata pengetahuan yaitu pada saat pelatihan 53.68 menjadi 74.25 dan saat launching 53.68 menjadi 73.33 mengenai kebutuhan masa remaja melalui posyandu remaja PRESTASI. Pengabdian masyarakat ini perlu dilakukan secara berkelanjutan dan pemantauan rutin.
Pelatihan Prokantor, Kantoria, Paduan Suara dan Vokal Grup di Jemaat GMIT Sion Uel dan GMIT Getsemani Oelbubuk Klasis Fatuleu Barat Snae, Patce Orianus; Huka, Relin Yosi; Nunumete, Lisa; Lenama, Hendrik; Nulik, Cici; Tamonob, Jeny Deo Gracia; Letma, Imanuel; Wadu, Ryanti Sari; Po, Anjel de Marissa; Sonbai, Jean Ivana; Feni, Nohiko; Linome, Juani; Tade, Brianzel; Tunu, Ronny; Talan, Noven; Adoe, Bayu; Neken, Yuden Tadius; Nafi, Nofi; Olang, Musa Sir; Wieligmans, Candid
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 10 (2024): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i10.1761

Abstract

Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) sangat mendukung pengembangan musik gereja, karena musik gereja memiliki peranan penting dalam ibadah lebih khusus dalam liturgi ibadah, oleh karena itu perlu dilakukan pembinaan secara intensif terhadap warga gereja. Untuk meningkatkan ketrampilan para pemusik gereja, maka perlu diadakan pelatihan musik gereja dengan baik dan benar seperti mengajari teknik dan strategi yang tepat ketika melayani dalam gereja. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu metode praktikum secara langsung dan metode ceramah. Pentingnya prokantor dan kantoria, dalam peribadahan, mengapa perlu adanya paduan suara dan vokal grup jemaat dalam gereja tersebut, bagaimana keterlibatannya dalam ibadah dan siapa yang harus mengambil peran pelayanan sebagai pemimpin paduan suara serta perlunya anggota paduan suara dan vokal grup yang memiliki kompetensi yang memadai. Berdasarkan dari hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Tim di Jemaat GMIT Sion Uel dan Jemaat GMIT Getsemani Oelbubuk, maka dapat disimpulkan bahwa rata-rata jemaat lebih khusus mereka yang terlibat secara langsung sebagai pemusik gereja masih kurang memahami tentang fungsi, peran dan tanggungjawabnya sebagai seorang pemusik gereja, Para pemusik masih mengandalkan felling sebagai bentuk untuk menafsirkan bahkan memainkan partiture yang ada, Hampir keseluruhan pemain musik gereja tidak mengatur proses latihan.
Pendampingan Pencegahan Tiga Dosa Besar Pendidikan Untuk Meminimalisir Kasus Bullying Pada Anak Sekolah Dasar Di Desa Mekar Jaya Raflesia, Citra; Maharani, Tidi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 10 (2024): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i10.1763

Abstract

Bullying merupakan situasi dimana terjadi sebuah penyalahgunaan kekuatan/k/kekuasaaan yang dilakukan oleh pelaku (bullies) kepada korban (victims). Berdasarkan fenomena yang peneliti dapat di lapangan serta pada saat melakukan wawancara dengan beberapa guru bimbingan dan konseling dan siswa didapatkan informasi bahwa terdapat siswa/siswi yang menjadi pelaku bullying (bullies), siswa melakukan tindakan perpeloncoan, siswa melakukan tindakan memanggil teman dengan nama julukan, melakukan tindakan kekerasan seperti mencubit, memeras dan mengancam. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan (1) kecenderungan perilaku bullying dari jenis bullying verbal, (2) kecenderungan perilaku bullying dari jenis bullying fisik, (3) kecenderungan perilaku bullying dari jenis bullying relasional, dan (4) kecenderungan perilaku bullying dari jenis perilaku cyberbullying. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk membantu peserta didik memahami pemahaman mereka tentang tiga dosa besar dan dampak negatifnya. Hal ini dapat dilihat dari angket yang dibagikan ke siswa. 3 dosa besar Pendidikan yang sering terjadi adalah bullying, baik bullying verbal maupun bullying fisik. Salah satu upaya konkrit untuk mengatasi bullying adalah dengan memberikan pendampingan dengan harapan dapat memberi wawasan praktis mengenai perilaku bullying dan dampak yang dirasakan oleh korban.
Dampak Penggunaan Media Sosial Terhadap Perilaku Sosial Remaja Di Desa Rianiate Kecamatan Panggururan Kabupaten Samosir Ginting, Dicky Alpredo; Hutabarat, Ika Ruth Damayanti; Saruksuk, Hotti Sanogaria Lamarito; Manalu, Daniel; Sinuhaji, Nia Br; Zendrato, Agusman; Sidabungke, Aldyan; Buaton, Dionsius; Sarumpaet, Dyan Wulansari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 10 (2024): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i10.1764

Abstract

Sosialisasi ini bertujuan untuk menganalisis dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang dampak penggunaan media sosial terhadap perilaku sosial remaja di Desa Rianiate, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, kegiatan ini melibatkan wawancara mendalam dengan 10 remaja aktif pengguna media sosial dan 10 orang tua mereka, serta observasi langsung terhadap perilaku sosial remaja di media sosial. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa media sosial memiliki dampak positif dan negatif yang signifikan terhadap perilaku sosial remaja di desa tersebut. Di sisi positif, media sosial memberikan akses informasi yang lebih luas, mendukung kreativitas, dan mempererat komunikasi antarremaja meskipun terpisah jarak. Namun, di sisi negatif, terdapat paparan terhadap konten berbahaya seperti kekerasan, pornografi, dan informasi palsu, yang dapat merusak pola pikir remaja. Selain itu, penggunaan media sosial juga dapat menyebabkan perilaku berisiko, seperti prostitusi, serta gangguan kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi. Perubahan pola interaksi sosial juga teramati, di mana remaja lebih memilih berinteraksi di dunia maya daripada berpartisipasi dalam kegiatan sosial tradisional desa, seperti gotong royong dan acara adat. Sosialisasi ini juga menekankan pentingnya peningkatan literasi digital di kalangan remaja dan orang tua, serta pengawasan yang lebih ketat dari keluarga dan sekolah untuk mengurangi dampak negatif penggunaan media sosial.
Penerapan Teknologi QR Code Menu untuk Mendukung Efisiensi Kinerja Karyawan dan Operasional Giota Seafood pada Kondisi Ramai Sentoso, Antony; Junestin, Junestin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 10 (2024): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i10.1765

Abstract

Giota Seafood adalah salah satu UMKM di Kota Batam yang dikenal dengan konsep angkringan yang menyajikan beragam jenis masakan lezat dengan harga terjangkau. Namun, UMKM ini menghadapi tantangan dalam efisiensi kinerja serta operasional akibat lonjakan pelanggan selama jam sibuk. Untuk mengatasi masalah ini, Giota Seafood menerapkan sistem menu berbasis QR code, yang memungkinkan pelanggan mengakses menu digital melalui smartphone mereka. Sistem ini dirancang untuk mempercepat proses pemesanan dan mengurangi beban kerja karyawan. Proses implementasi melibatkan berbagai metode seperti observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi untuk mengevaluasi efektivitas sistem yang diterapkan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penggunaan teknologi ini berhasil meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat pelayanan, mengurangi tingkat stres karyawan, dan meningkatkan kepuasan pelanggan secara signifikan. Penerapan sistem QR Code ini membuktikan bahwa inovasi sederhana dapat memberikan dampak besar dalam mendukung transformasi digital UMKM. Hal ini tidak hanya meningkatkan daya saing Giota Seafood di industri kuliner yang kompetitif tetapi juga memastikan keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.
Pengembangan Media Pembelajaran Mekdi (Maket Diorama Interaktif) Bagi Relawan Komunitas Laskar Belajar Untuk Peningkatan Pendidikan Pancasila Bagi Anak-Anak Jalanan Pahlevi, Maulana Reza; Ichsan, Maulana Achmad Maghfur; Rahmawati, Mirna Fajar; Sabila, Hafizha Salma; Untari, Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 10 (2024): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i10.1766

Abstract

Artikel ini membahas pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi, yakni Maket Diorama Interaktif (MEKDI), yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman Pancasila bagi anak-anak jalanan melalui relawan di Komunitas Laskar Belajar di Malang. Penelitian ini merespon tantangan pendidikan generasi Alpha yang sangat bergantung pada teknologi. MEKDI didesain interaktif untuk menarik minat anak-anak dalam memahami nilai-nilai Pancasila secara lebih efektif dan menyenangkan. Penelitian ini mencakup beberapa tahap, yaitu perencanaan, pembuatan, pelatihan, implementasi, dan evaluasi. MEKDI terbukti mampu meningkatkan minat belajar dan pemahaman anak-anak mengenai materi Pancasila. Namun, penelitian lanjutan diperlukan untuk mengukur dampak jangka panjangnya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi model yang berguna untuk peningkatan kualitas pendidikan non-formal bagi generasi yang bergantung pada teknologi.
Pemberdayaan Remaja untuk Peningkatan Kesehatan Reproduksi Melalui Program SAMBA (Bersama Remaja Tuban Bangun Bangsa) Prasetyo, Budi; Prasetyo, Muhammad Rizkinanda; 'Izza, Alifina; Khairunnisa, Zalfa Dinah; Cahyaningtyas, Fabella Elisa; Rizal, M. Masrur; Poempida, Fayka Putri Poempida; Pranadyan, Rizki Pranadyan; Andriyanti, Andriyanti; Ningtyas, Woro Setia Ningtyas; Dharmayanti, Hanifa Erlin; Yusuf, Muhammad; Tunjungseto, Arif; Setianingrum, July; Rukmini, Rukmini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 10 (2024): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i10.1770

Abstract

Pernikahan dini pada remaja memiliki dampak serius pada kesehatan, sosial dan ekonomi, dengan kelompok berpendidikan rendah atau status ekonomi rendah paling rentan. Remaja yang menikah dini berisiko tinggi mengalami komplikasi kehamilan, persalinan, serta masalah kesehatan mental. Kehamilan dini atau di luar nikah merupakan penyebab utama pernikahan dini pada remaja yang membawa risiko kesehatan dan memerlukan intervensi yang komprehensif. Tingginya pernikahan dini dan kehamilan remaja di pedesaan Indonesia berdampak negatif pada perkembangan fisik, hormonal, psikologis remaja, serta meningkatkan risiko komplikasi bagi ibu dan bayi. Kurangnya pengetahuan reproduksi dan kontrol seksual pranikah remaja memerlukan intervensi komunitas untuk mengatasi masalah ini. Kabupaten Tuban menjadi fokus program edukasi reproduksi karena tingginya pernikahan dini. Program ini memberikan edukasi komprehensif dan partisipatif kepada remaja, termasuk melalui modul GACHA yang interaktif dan pemilihan kader remaja untuk mencegah perilaku berisiko.