cover
Contact Name
Yuliani Wahyu Sardana
Contact Email
yulianiwahyusardana25@gmail.com
Phone
+6282234657237
Journal Mail Official
deteksi.jurnaltekniksipil@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lettu Suyitno No. 2 Kalirejo, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
De`Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Published by Universitas Bojonegoro
ISSN : -     EISSN : 25023152     DOI : https://doi.org/10.56071/de'teksi
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini Memiliki bidang keahlian yang terdiri dari Teknik Struktural, Teknik dan Manajemen Konstruksi, Teknik Geoteknik, Teknik Sumber Daya Air, Teknik Transportasi dan Teknik Kelautan.
Articles 134 Documents
Analisis Kerusakan dan Program Pemeliharaan Jalan Kabupaten di Flores Timur Berbasis Provincial/Kabupaten Road Management System (PKRMS) Juliadi Ga; Tadorante, Annur Maruf; Lila Ayu Ratna Winanda
Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 1 (2025): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/deteksi.v10i1.1157

Abstract

Berdasarkan pada data pemerintah daerah Kabupaten Flores Timur pada tahun 2022 yang tertuang pada dalam Rencana Pembangunan Daerah Kabupaten Flores Timur Tahun 2023-2026, tercatat bahwa sejauh 445,519 km kondisi jalan termasuk kategori baik, kemudian sejauh 58,54 km pada kondisi kategori sedang, selanjutnya sejauh 43,728 km termasuk pada kategori rusak ringan dan ruas jalan paling panjang termasuk rusak berat yaitu 170,393 km. Tingginya angka kerusakan jalan berat menuntut perhatian kedepannya dalam perbaikan dan preservasi yang tersistem dengan akurasi yang baik dengan tetap memperhatikan unsur efisiensi sehingga kinerja jalan secara maksimal memenuhi memenuhi fungsinya. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kondisi kerusakan jalan, preservasi yang diperlukan dan pertimbangan prioritas serta penganggarannya. Kajian dilakukan pada beberapa kasus ruas jalan di Kabupaten Flores Timur, yaitu Oka-Watowiti, Witihama-Waiwuring, Harubala-Pakaone-Lamalaka, Baowutun-Nihaona, Sp. Lewograran-Lebao-Liwo, Dalam Kota Waiwerang. Analisis awal melalui pendekatan metode Surface Distress Index (SDI) dan International Roughness Index (IRI) untuk mendapatkan analisis hasil kerusakan, kemudian analisis lanjutan memanfaatkan aplikasi program bantu Provincial / Kabupaten Road Management System (PKRMS) untuk mendapatkan penanganan dan penganggaran yang diperlukan. Hasil analisis pada enam ruas jalan yang ditinjau menunjukkan 54% jalan pada kondisi baik, 11% pada kondisi sedang, 3% kondisi rusak ringan dan sebesar 32% adalah rusak berat. Ruas jalan Oka-Watowiti memerlukan prioritas utama dalam hal penanganan kondisi jalan. Sebesar 68% kondisi jalan adalah mantap, dengan sisa 32% adalah tidak mantap. Total anggaran yang diperlukan untuk preservasi enam ruas jalan yang ditinjau sebesar Rp. 33.537.287.245. Sesuai hasil ini diharapkan memudahkan perencanaan penganggaran daerah yang terbatas dalam penanganan jalan
Pengaruh Penambahan Sikament-NN Terhadap Kuat Tekan Beton yang Menggunakan Agregat Krueng Tiro Munanzar, Haikal; Mery Silviana; Syahputra, Ichsan
Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 1 (2025): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/deteksi.v10i1.1166

Abstract

Pada konstruksi bangunan, beton merupakan bahan konstruksi utama. Selain semen, komposisi beton terdiri dari agregat kerikil dan pasir, air dan juga zat aditif apabila diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sifat mekanis beton yaitu kuat tekan beton yang menggunakan agregat dari Sungai Krueng Tiro dan juga Sikament-NN sebagai bagan tambah pada beton. Mix design direncanakan berdasarkan standar SNI 03-2832-2000. Benda uji kubus dengan ukuran 15 x 15 cm merupakan sampel yang digunakan pada penelitian ini. Benda uji tidak dilakukan perawatan perendaman. Pengujian kuat tekan dilakukan setelah beton berumur 7 hari dan 28 hari. Total benda uji untuk semua variasi adalah 24 kubus, dengan jumlah 3 benda uji untuk setiap variasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton campuran normal memiliki kekuatan tekan rata-rata sebesar 214,73 kg/cm² pada saat umur beton 7 hari dan 284,85 kg/cm² pada saat umur beton 28 hari, sesuai dengan kekuatan tekan yang direncanakan. Hasil penelitian didapatkan untuk beton dengan penambahan Sikament-NN 0,5%, kekuatan tekan pada umur 7 hari adalah 48,50 kg/cm² dan pada umur 28 hari adalah 56,40 kg/cm². Pada penambahan Sikament-NN 1,1%, kekuatan tekan beton pada umur 7 hari mencapai 83,36 kg/cm², sedangkan pada umur 28 hari adalah 41,83 kg/cm². Untuk penambahan Sikament-NN 1,8%, kekuatan tekan beton pada umur 7 hari adalah 13,24 kg/cm² dan pada umur 28 hari adalah 46,8 kg/cm².Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penambahan aditif Sikament-NN dalam campuran beton yang menggunakan agregat alami Krueng Tiro secara umum menurunkan kuat tekan beton. Dari variasi persentase Sikament-NN, kadar optimum pada 1,1% sikament NN
Analisis Ketersediaan dan Alokasi Debit Air DAS Rejoso Pasuruan Sebagai Upaya Pengelolaan Sumber Daya Air WS Welang-Pekalen Maulidiyah, Afrikhatul; Zainal Arifin; Nova Nevila Rodhi
Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 1 (2025): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/deteksi.v10i1.1168

Abstract

Wilayah Sungai Welang-Pekalen merupakan daerah aliran sungai yang menjadi wilayah kerja UPT PSDA WS Welang-Pekalen. Terdapat 36 daerah aliran sungai pada WS Welang-Pekalen, dimana salah satunya adalah DAS Rejoso. Das Rejoso memiliki daerah hulu di kecamatan Puspo dan daerah hilirnya berada di Kecamatan Rejoso. DAS Rejoso dinilai memiliki potensi ketersediaan air yang melimpah, ditinjau dari banyaknya anak sungai yang berada di dalam DAS Rejoso. Namun permasalahan kekeringan kerap kali menjadi issu yang terus terjadi. Dalam upaya pengelolaan sumber daya air DAS Rejoso yang efektif, perlu diketahui seberapa besar potensi ketersediaan air dan jumlah kebutuhan air dengan cara dilakukan analisa neraca air pada DAS Rejoso. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meluputi analisa ketersediaan air dengan menggunakan data hujan tahun 2011-2022. Analisa kebutuhan air meliputi kebutuhan air domestik, kebutuhan air non domestik, kebutuhan air industri, kebutuhan air perikanan, kebutuhan air peternakan, kebutuhan air irigasi, dan kebutuhan air pemeliharaan sungai. Langkah selanjutnya adalah analisa neraca air untuk mengetahui jumlah perbandingan antara ketersediaan dan kebutuhan air pada DAS Rejoso. Hasil penelitian menghasilkan debit ketersediaan air pada DAS rejoso adalah 1255,31 juta m3/tahun dan debit total kebutuhan air sebesar 603,69 juta m3/tahun, sehingga terdapat surplus debit sebesar 651,63 juta m3/tahun
Tinjauan Kinerja Berbagai Variasi Konfigurasi Bresing Konsentrik Sebagai Sistem Penahan Beban Lateral Terhadap Nilai Simpangan Yang Terjadi Pada Bangunan Gedung Struktur Baja Tingkat Tinggi Diah Khairinisa; Anna Emiliawati
Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 1 (2025): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/deteksi.v10i1.1175

Abstract

Penggunaan bresing konsentrik (Concentrically Braced Frame, CBF) pada struktur baja merupakan salah satu solusi yang efektif untuk mengurangi simpangan yang terjadi pada struktur. Dalam studi ini, dilakukan analisis terhadap 10 jenis model struktur, yang meliputi struktur MRF, A CBF F, A CBF SS, A CBF 5, B CBF F, B CBF SS, B CBF 5, C CBF F, C CBF SS, dan C CBF 5. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati simpangan yang timbul pada setiap model struktur tersebut. Dari hasil analisis, hanya empat model struktur yang berhasil memenuhi batas izin simpangan antar tingkat, yaitu Struktur MRF, A CBF F, B CBF F, dan C CBF F. Hal ini menunjukkan bahwa apabila ditinjau berdasarkan denah posisi vertikal bresing, denah F menjadi yang paling optimal dalam hal pengendalian simpangan. Keberadaan bresing yang terpasang penuh dari lantai bawah hingga lantai atas berperan signifikan dalam meningkatkan kekakuan struktur, yang terlihat dari penurunan nilai perioda struktur, selain itu juga dibuktikan dengan denah posisi vertikal F dapat membuat struktur bangunan cenderung handal dalam menahan simpangan yang terjadi
Studi Penggunaan Limbah Kardus Sebagai Subtitusi Agregat Halus Dengan Menggunakan Zat Additive Superplasticizer Pada Material Lightweight Concrete Rini, Nanda Puspita; Toni Budi Santoso; Zainuddin
Jurnal Teknik Sipil Vol. 9 No. 1 (2024): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/deteksi.v10i1.978

Abstract

Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) menyatakan bahwa banyaknya limbah kardus padatahun 2023 mencapai 11,06% dari total sampah 18.414.659 ton. Oleh karena itu pemanfaatan limbah kardussebagai campuran bahan beton menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi masalah pembuangan limbah kardus. Metode dalam penelitian ini yaitu eksperimental dengan berpedoman pada SNI 03-3449-2002 mengenai Tata Cara Rencana Pembuatan Campuran Beton Ringan Dengan Agregat Ringan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil uji kuat tekan rata-rata pada umur 21 hari pada variasi normal 12,18 Mpa, variasi normal +sp 11,41 Mpa, variasi 2,5% 6,15 Mpa, dan variasi 5% 7,18 Mpa. Sedangkan pada umur 28 hari diperoleh pada variasi normal 12,50 Mpa, variasi normal +sp 12,30 Mpa, variasi 2,5% 6,98 Mpa, dan variasi 5% 7,24 Mpa.Berdasarkan hasil perhitungan kuat tekan pada setiap variasi mengalami peningkatan nilai kuat tekan yaitu pada variasi normal terjadi peningkatan sebesar 2,62% dari umur 21 ke 28 hari, untuk variasi normal + SP mengalami peningkatan sebesar 7,8% dari umur 21 ke 28 hari, pada variasi campuran limbah kardus 2,5% terjadi peningkatan sebesar 11,89% dari umur 21 ke 28 hari, dan pada variasi campuran limbah kardus 5% terjadi peningkatan sebesarn0,83% dari umur 21 ke 28 hari. Dari perolehan nilai kuat tekan beton menunjukkan bahwa benda uji dengannsubtitusi limbah kardus terhadap agregat halus pada beton ringan memperngaruhi kuat tekan beton, akan tetapintidak menambah perkuatan pada beton ringan
Analisis Kinerja Saluran Drainase Desa Wedi Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro Andi Mutavip, Ramadhani Nur Fitasari; M. Zainul Ikhwan; Alfia Nur Rahmawati
Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 1 (2025): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/deteksi.v10i1.979

Abstract

Saluran drainase adalah bagian penting dari infrastruktur di perkotaan maupun di perdesaan. Sistem saluran drainase seharusnya sudah dirancang dengan sesuai untuk memuat debit aliran yang normal, terutama saat musim hujan. Namun, meskipun telah adanya saluran drainase, belum tentu kinerjanya optimal. Desa Wedi merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Kapas Kabupten Bojonegoro yang memiliki jumlah penduduk yang padat. Padatnya area permukiman menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir dikarenakan kurang adanya resapan. Diperlukan adanya penataan system drainase yang mampu menampung limpasan hujan hingga beberapa tahun mendatang. Analisis frekuensi terhadap data curah hujan dengan kala ulang 10 tahun menggunakan metode Gumbel. Metode Rasional digunakan untuk mendapatkan debit rencana (Qrenc). Dilakukan analisis hidraulika untuk menghitung debit kapasitas (Qkaps) dari saluran eksisting dan saluran rencana. Dari kedua hasil itu dibandingkan (Qkaps>Qrenc) untuk mengetahui kemampuan dari setiap ruas saluran dalam menampung debit rencana. Hasil Analisa untuk 5 tahun mendatang didapatkan (Qrenc>Qkaps) makan diperlukan adanya redimensi ulang dengan mendapatkan nilai saluran eksisting area 1: 1,0 x 1,2 m , area 2: 1,0 x 1,2 m , area 3: 1,2 x 1,2 m , area 4: 1,2 x 1,4 m , area 5: 1,4 x 1,6 m , area 6: 1,6 x 1,6 m , area 7: 1,4 x 1,4 m , area 8 1,4 x 1,6 m. Dengan adaya perubahan ukuran saluran maka untuk 5 tahun mendatang saluran tersebut mampu untuk menampung aliran air tersebut. Kata Kunci : drainase, debit, kapasitas
PENERAPAN METODE SIMPLEKS UNTUK OPTIMALISASI PENGGUNAAN ALAT BERAT PADA PEKERJAAN GALIAN DAN PENGANGKUTAN Majid, Haqya; Lila Ayu Ratna Winanda; Munasih
Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 1 (2025): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/deteksi.v10i1.1035

Abstract

Most construction projects currently use heavy equipment during their implementation. The purpose of using heavy equipment is to make it easier to do work so that work can be done more easily and quickly. The Babon River is a river that crosses the city of Semarang with a watershed area of ​​119,417 km2 and a length of around 17 km starting from downstream of Pucang Gading Dam to the estuary passing Karang Roto Dam. The condition of the Babon River, which is experiencing channel narrowing and shallowing, has reduced the capacity of the river's cross-section to carry flood discharge, so that during the rainy season, floods often occur which inundate the area around the Babon River. Therefore, it is necessary to normalize the Babon River so that its function continues to run well so that it can overcome flooding in the area around the Babon River. Through the preparation of this journal the author tries to analyze the productivity of each heavy equipment used, namely: PC-200 Excavator, Hitachi ZX210LC-5g Long Arm Excavator + pontoon, Hino FG 260 JJ Dump Truck, Hino 136 HD Dump Truck, and Dump Truck Hino FM 260 JD. Based on the analysis results, the productivity results of the PC-200 Excavator were: 228.3 m3/hour, the productivity of the Hitachi ZX210LC-5g Long Arm Excavator + pontoon: 73.6 m3, the productivity of the Hino FG 260 JJ Dump Truck: 17.54 m3/hour, Hino 136 HD Dump Truck productivity: 11.76 m3/hour, Hino FM 260 JD Dump Truck productivity: 25.23 m3/hour. Keywords: Heavy Equipment, Heavy Equipment Optimization, Heavy Equipment Productivity
Analisis Sistem Penyediaan Air Minum Malet Kecamatan Susut Kabupaten Bangli Berbasis Aplikasi Epanet 2.2 I Ketut Soriarta; I Putu Dwikarna Putra
Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 1 (2025): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/deteksi.v10i1.1144

Abstract

The availability of water at 3 liters per second (l/s) from the Malet I spring is insufficient to meet the increasing clean water demand of the residents in Tiga Village, which continues to rise year by year. Therefore, the Malet II spring will be utilized to fulfill the clean water needs of Tiga Village. The combined average discharge potential of both springs is approximately 10 l/s. The elevation of the Malet spring is 722 meters above sea level (masl), while the elevation of the Malet Reservoir is 876 masl, resulting in a height difference of 154 meters. Consequently, a pumping system is required to transport water to the Malet Reservoir. Based on the analysis, the clean water demand for the residents of Tiga Village in 2040 is projected to reach 9.9 l/s. Water balance will be achieved between 2042 and 2043. The maximum pressure in the transmission pipes of the Malet Water Supply System is 158.06 meters of water column (mwc) or 15.806 bar. The ideal pipe diameter is 6 inches, producing a flow velocity of 0.57 meters per second (m/s). This flow velocity is within the permissible range of 0.3–2 m/s. The utilization of the Malet II spring provides a viable solution to meet the water needs of Tiga Village residents up to the projected year, 2042.
Penilaian Kerentanan Air Tanah Terhadap Potensi Pencemaran Dengan Menggunakan Metode Drastic di Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang A'mal, Bayhaki Izatul; Siswoyo, Hari; Saputra, Anggara Wiyono Wit
Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 2 (2025): Vol. 10 No. 2 (2025): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/deteksi.v10i2.1198

Abstract

DRASTIC menjadi strategi yang diterapkan pada studi ini dan bertujuan untuk melangsungkan peninjauan kerentanan air tanah pada potensi pencemaran air di Kecamatan Jombang. Air tanah menjadi sumber daya penting di wilayah ini, terutama bagi masyarakat yang bergantung pada sumur gali dan sumur bor. Risiko pencemaran yang disebabkan oleh ektivitas manusia dan karakteristik hidrogeologi setempat memerlukan penilaian yang cermat untuk menjaga kualitas air tanah. Metode DRASTIC digunakan dengan menganalisis tujuh kriteria utama, yakni kedalaman muka air tanah, media akuifer, curah hujan, kemiringan lereng, tekstur tanah, zona tak jenuh, dan konduktivitas hidraulik. Data primer diperoleh melalui pengukuran lapangan, sementara data sekunder diambil dari sumber terpercaya seperti BPS dan instansi terkait. Analisis dilakukan secara spasial dengan bantuan perangkat lunak GIS untuk menghasilkan peta sebaran kerentanan. Hasil studi ini menjabarkan tingkat kerentanan air tanah di Kecamatan Jombang berada dalam rentang sedang hingga tinggi, yang dipengaruhi oleh variasi faktor hidrogeologi di tiap lokasi. Peta kerentanan yang dihasilkan memberikan informasi penting bagi pengelolaan sumber daya air tanah, sekaligus menjadi acuan dalam merumuskan kebijakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan. Penelitian ini menegaskan urgensi strategi pengelolaan yang terintegrasi guna meminimalkan risiko pencemaran dan memastikan keberlanjutan kualitas air tanah
Evaluasi Perkuatan Lereng dengan Dinding Penahan dan Borepile pada Lokasi Menara SUTET Wijaya, William; Manason, Mikel Darren; Fajarwati, Yuli
Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 2 (2025): Vol. 10 No. 2 (2025): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/deteksi.v10i2.1317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas lereng pada titik T.367 jalur SUTET 500 KV Tanjung Jati B-Pemalang menggunakan metode elemen hingga dengan perangkat lunak Plaxis 2D. Data yang digunakan berupa data sekunder hasil uji laboratorium tanah, CPT, serta kontur lereng dari drone. Tanah di lokasi didominasi oleh silty clay yang cenderung lemah saat jenuh. Dua potongan lereng (A-A dan B-B) dianalisis dalam kondisi eksisting dan setelah perkuatan menggunakan dinding penahan tanah setinggi 5 m dan borpile sepanjang 10 m. Hasil menunjukkan bahwa kondisi eksisting memiliki faktor keamanan (SF) 1,892 dan 1,986 (statik), serta 0,228 dan 0,249 (seismik), yang tidak memenuhi kriteria aman terhadap gempa. Setelah perkuatan, nilai FS meningkat menjadi 2,462 dan 2,627 (statik), serta 1,115 dan 1,134 (seismik). Bidang longsor menunjukkan bahwa perkuatan efektif mereduksi deformasi dan mencegah bidang keruntuhan. Sistem perkuatan kombinasi dinding penahan dan borpile mampu meningkatkan kestabilan lereng secara signifikan pada tanah silty clay, khususnya terhadap pengaruh beban dinamik