cover
Contact Name
Aenor Rofek
Contact Email
aenor_rofek@unars.ac.id
Phone
+6281331725275
Journal Mail Official
aenor_rofek@unars.ac.id
Editorial Address
Jalan Tembus lama no.1 kecamatan Panarukan
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
CENDEKIA PENDIDIKAN
ISSN : 29640997     EISSN : 29640997     DOI : 10.36841
Journal Cendekia memiliki focus and scope dalam Kajian dan penelitian di bidang pendidikan, kajian menejemen Sekolah, PTK (penelitian tindakan kelas), dan hasil penelitian di bidang pendidikan dan pengembangan pembelajaran di sekolah SD-SMA.`
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 248 Documents
EFEK MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN SEJARAH LAHIRNYA PANCASILA KELAS V PADA MATA PEMBELAJARAN PKN UPTD BURNEH 1 BANGKALAN Homsiah Homsiah; Rendra Sakbana Kusuma
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.8957

Abstract

Using a one-group pretest-posttest design, this study employs a quantitative method typical of experimental research. Student participants were from SDN Burneh 1 Bangkalan and were in the fifth grade. We measured students' knowledge with a test that consisted of a pretest and a posttest. To find out whether there were any changes in learning outcomes before and after therapy, the data was evaluated using statistical techniques. After implementing the problem-based learning strategy, students demonstrated improved comprehension, as shown by a higher average posttest value compared to pretest value. The findings of the hypothesis test also provide support for the alternative hypothesis (H₁) and reject the null hypothesis (H₀), since the significance value is less than 0.05 (0.000 < 0.05). Based on these findings, it is safe to say that fifth graders at SDN Burneh 1 Bangkalan benefited greatly from PKN classes taught using a problem-based learning approach.
PENGEMBANGAN METODE EKLEKTIK BERBASIS LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Mochammad chofi Ubaidillah, H.B; Eges Triwahyuni; I Wayan Wesa Atmaja
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.8263

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengembangkan metode eklektik berbasis Learning Management System (LMS) sebagai strategi inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa di SMP Darur Rahmah Ajung. Latar belakang penelitian ini berangkat dari permasalahan rendahnya keterlibatan siswa, kurangnya variasi metode mengajar, serta terbatasnya pemanfaatan teknologi pendidikan di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan research and development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri atas tahap analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan produk awal, implementasi terbatas dan luas, serta evaluasi efektifitas. Subjek penelitian meliputi 3 guru mata pelajaran dan 86 siswa kelas VIII. Instrumen yang digunakan mencakup angket kebutuhan siswa dan guru, lembar validasi oleh ahli materi dan ahli media, lembar observasi aktivitas siswa, serta tes hasil belajar pretest dan posttest. Validasi ahli menunjukkan bahwa produk pembelajaran memperoleh kategori “sangat valid” pada aspek kelayakan isi, desain pembelajaran, tampilan media, dan kegunaan LMS. Implementasi metode eklektik berbasis LMS menunjukkan peningkatan signifikan pada indikator motivasi, partisipasi, disiplin belajar, serta kemandirian siswa dalam menyelesaikan tugas dan mengakses materi pembelajaran secara mandiri. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan peningkatan rerata hasil belajar sebesar lebih dari 20 poin dan ketuntasan klasikal mencapai ≥ 85%, yang menandakan efektivitas tinggi dari model pembelajaran yang dikembangkan. Selain itu, respon siswa dan guru menunjukkan tingkat kepuasan yang sangat baik terhadap kemudahan penggunaan LMS dan kejelasan alur pembelajaran yang disajikan.
PERAN KETERLIBATAN ORANG TUA, MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS 4 MI ALFATAH SRATEN Naily Ivana Hifdiyah; Agus Wijaksono; Wahyu Setyo Nugroho
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 4 No 4 (2025): Edisi: November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v4i4.9261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keterlibatan orang tua dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar peserta didik kelas IV MI Al-Fatah Sraten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV MI Al-Fatah Sraten. Data penelitian dikumpulkan melalui angket keterlibatan orang tua, angket motivasi belajar, dan dokumentasi nilai prestasi belajar peserta didik. Instrumen penelitian terdiri atas 20 item keterlibatan orang tua dan 20 item motivasi belajar yang disusun berdasarkan indikator masing-masing variabel. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis korelasi serta regresi untuk mengetahui hubungan dan kontribusi keterlibatan orang tua dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua dan motivasi belajar memiliki hubungan positif dengan prestasi belajar peserta didik. Keterlibatan orang tua yang diwujudkan melalui pendampingan belajar, pemberian perhatian, komunikasi, fasilitas belajar, dan dukungan terhadap kegiatan akademik berkontribusi terhadap terciptanya kondisi belajar yang lebih baik. Demikian pula, motivasi belajar yang ditunjukkan melalui ketekunan, perhatian, dorongan untuk mencapai prestasi, dan keaktifan dalam belajar berkaitan dengan pencapaian hasil belajar peserta didik. Secara bersama-sama, keterlibatan orang tua dan motivasi belajar memberikan kontribusi terhadap prestasi belajar peserta didik kelas IV MI Al-Fatah Sraten. Temuan ini menunjukkan pentingnya sinergi antara dukungan keluarga dan motivasi internal peserta didik dalam menunjang keberhasilan pembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIG BOOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PERMULAAN MEMBACA SISWA PAUD Eges Triwahyuni; Mochammad Yasin
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.8253

Abstract

Kemampuan permulaan membaca merupakan dasar yang sangat menentukan keberhasilan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran pada jenjang berikutnya. Namun, di banyak satuan PAUD, kemampuan tersebut masih rendah karena pembelajaran membaca cenderung bersifat konvensional, kurang menarik, dan belum memanfaatkan media visual yang sesuai karakteristik belajar anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Big Book sebagai media baca besar bergambar yang kontekstual, atraktif, dan interaktif untuk meningkatkan kemampuan permulaan membaca siswa PAUD. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Hannafin & Peck yang terdiri dari tiga tahap, yaitu: (1) tahap analisis kebutuhan melalui observasi kelas, analisis karakteristik siswa, dan wawancara dengan guru; (2) tahap desain dan pengembangan produk berupa pembuatan Big Book sesuai tema pembelajaran PAUD; dan (3) tahap evaluasi serta revisi melalui validasi ahli, uji coba terbatas, dan uji coba lapangan. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa PAUD. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi, angket validasi ahli, dokumentasi proses pembelajaran, serta tes kemampuan membaca permulaan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif, di mana data numerik dinilai melalui perhitungan rata-rata peningkatan nilai, sedangkan data naratif dianalisis melalui reduksi, interpretasi, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Big Book dinilai sangat layak, memperoleh skor validasi ahli materi sebesar 93%, ahli media 90%, dan respon guru mencapai 95%. Uji coba pembelajaran menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan permulaan membaca siswa, ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari 62 pada pra-tes menjadi 87 pada pasca-tes, atau meningkat sebesar 40,3%. Peningkatan tersebut meliputi kemampuan mengenal huruf, membedakan bunyi huruf, membaca kata sederhana, serta meningkatnya minat membaca siswa. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Big Book efektif dan layak digunakan dalam pembelajaran membaca permulaan di PAUD, serta dapat menjadi alternatif media inovatif yang membantu guru meningkatkan kualitas pembelajaran literasi awal secara menarik, aktif, dan berpusat pada anak.
PENINGKATAN KECERDASAN PSIKOMOTORIK ANAK USIA DINI MELALUI PEMBELAJARAN GERAKAN DAN LAGU DI KB AL-BAROKAH Wahab Wahab; M. Fadil Djamali; Mahendra Aseit Sandra Barata
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.9257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kecerdasan psikomotorik anak usia dini kelompok A melalui pembelajaran gerakan dan lagu di KB Al-Barokah Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan melalui tahap pra siklus, Siklus I, dan Siklus II. Subjek penelitian berjumlah 18 anak usia 4–5 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap tujuh indikator, yaitu mengikuti instruksi gerakan, bergerak sesuai irama lagu, keseimbangan, koordinasi tangan dan kaki, kelincahan, ekspresi gerak, dan kepercayaan diri. Data pada naskah sumber menunjukkan ketuntasan klasikal meningkat dari 38,89% pada pra siklus menjadi 61,11% pada Siklus I dan 83,33% pada Siklus II. Rata-rata skor meningkat dari 16,89 menjadi 20,00 dan 22,50. Perbaikan tindakan dilakukan melalui penyederhanaan gerakan, penyesuaian tempo, pengulangan, latihan kelompok kecil, dan penguatan positif. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran gerakan dan lagu dapat digunakan sebagai strategi untuk menstimulasi kecerdasan psikomotorik anak. Temuan perlu dibaca sesuai status data dalam naskah sumber yang masih ditandai sebagai data sampel/simulatif dan harus diverifikasi dengan data lapangan sebelum publikasi.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS V SDN 6 DAWUHAN Achmad Mahrus Maulana; Agus Wijaksono; Harun Arrasyid
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 4 No 4 (2025): Edisi: November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v4i4.9262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan tindakan pembelajaran yang dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, tes, wawancara, angket/kuesioner, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan membandingkan hasil pembelajaran pada tahap pra-siklus, siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa secara bertahap. Nilai rata-rata hasil belajar meningkat dari 65,33 pada pra-siklus menjadi 73,17 pada siklus I dan 82,50 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 40,00% pada pra-siklus menjadi 66,67% pada siklus I dan mencapai 90,00% pada siklus II. Aktivitas siswa juga meningkat dari 72,50% pada siklus I menjadi 90,75% pada siklus II, sedangkan aktivitas guru meningkat dari 81,25% menjadi 93,75%. Respons siswa terhadap pembelajaran meningkat dari 73,17% pada siklus I menjadi 88,83% pada siklus II. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa tindakan pembelajaran yang diterapkan mampu meningkatkan aktivitas dan respons siswa serta hasil belajar siswa. Keberhasilan tindakan pada siklus II menunjukkan bahwa indikator keberhasilan penelitian telah tercapai.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MATERI PECAHAN SEDERHANA MELALUI MODEL TGT DENGAN MEDIA ULAR TANGGA MATEMATIKA DI KELAS II UPT SD NEGERI KUTOREJO I TUBAN Diyanty Cahyani; Saeful Mizan; Ulfa Rusdiana
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.8459

Abstract

Pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar, khususnya pada topik bilangan pecahan sederhana, masih menghadapi permasalahan berupa rendahnya pemahaman konsep serta pencapaian hasil belajar peserta didik yang dipengaruhi oleh proses pembelajaran yang masih didominasi oleh peran guru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams, Games, Tournaments (TGT) yang dikombinasikan dengan media Ular Tangga Matematika. Model TGT memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar secara kolaboratif melalui diskusi, permainan akademik, dan kompetisi yang sehat, sehingga mampu meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar. Sementara itu, media ular tangga matematika membantu mengkonkretkan konsep abstrak melalui aktivitas bermain yang interaktif (Ardhani et al., 2021). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model siklus Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 28 peserta didik kelas II sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keaktifan, pemahaman konsep, dan hasil belajar peserta didik setelah penerapan model TGT berbantuan media ular tangga matematika. Dengan demikian, model ini efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.
PENERAPAN KEGIATAN FINGER PAINTING UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4–5 TAHUN DI TK TUNAS BANGSA SUKOWONO Riski Lutfi Handa Riska; Asri Widiatsih; Nury Kurnia
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.9263

Abstract

Penelitian ini dilakukan meningkatkan kemampuan motorik halus anak berusia 4–5 tahun melalui aktivitas finger painting pada Kelompok A TK Tunas Bangsa Sukowono. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan model siklus Kemmis dan McTaggart yang diterapkan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri atas 10 anak. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi dengan instrumen yang mencakup 10 indikator perkembangan motorik halus, yakni koordinasi mata-tangan, kelenturan dan kekuatan otot jari, ketepatan gerakan, koordinasi tangan-jari, keterampilan penggunaan alat, kontrol gerakan tangan, keterampilan manipulatif, kemandirian dalam menyelesaikan tugas, ketelitian gerak, dan kerapian hasil karya. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan membandingkan persentase ketuntasan pada kondisi awal, Siklus I, dan Siklus II. Hasil menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal meningkat dari 30% sebelum tindakan menjadi 60% pada Siklus I dan 80% pada Siklus II. Perubahan tersebut menunjukkan bahwa finger painting dapat memberi stimulasi pada koordinasi mata-tangan, kontrol gerakan, kelenturan dan kekuatan jari, keterampilan manipulatif, serta kemandirian. Oleh karena itu, kegiatan melukis dengan jari dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran untuk mendukung perkembangan motorik halus anak usia 4–5 tahun