cover
Contact Name
Iyan Hardiana
Contact Email
jurnalfarmasikryonaut@gmail.com
Phone
+6282226669313
Journal Mail Official
jurnalfarmasikryonaut@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Air Sanih, Km.11 Buleleng, Bali 81171
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Jurnal Farmasi Kryonaut
ISSN : -     EISSN : 28281624     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Focus And Scope Pharmacology And Toxicology Clinical Pharmacy Community Pharmacy Social Pharmacy Pharmaceutical Chemistry Pharmaceutical Biology Pharmacognosy Phytochemistry Microbiology Pharmacoepidemiology Pharmacoeconomics Biopharmaceutics Management And Pharmacy Practice Pharmaceutical Marketing Pharmacy Ocean Alternative Medicines
Articles 83 Documents
UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN GEL MADU BADUY SEBAGAI OBAT LUKA BAKAR Hardiana, Iyan; Renaldi, Fransiskus Samuel; Baniu, Ahmad Sahlan; Afrizal, Wahyu Nur; Jerry, Jerry; Dewi, Luh Yesi Angga Natalia
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 3 No 1 (2024): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v3i1.91

Abstract

Madu adalah cairan manis berasal dari nektar tanaman diproses oleh lebah menjadi madu tersimpan dalam sel-sel sarang lebah. Madu merupakan obat tradisional tertua dianggap penting untuk pengobatan penyakit pernafasan, infeksi saluran pencernaan dan bermacam-macam penyakit. Madu juga digunakan secara rutin untuk membalut luka, mengurangi rasa sakit dan bau pada luka bakar atau borok dengan cepat. Penggunaan madu pada luka dapat meningkatkan epitalisasi jaringan nekrotik dengan beberapa makanisme. Salah satunya dengan merangsang pertumbuhan kapiler darah baru dan produksi sitokin yang merangsang regenerasi jaringan. Osmolaritas tinggi dan sifat higroskopis dari madu dapat membentuk barier fisik, menciptakan lingkungan lembab dan mengurangi udema lokal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas penyembuhan luka bakar dengan madu baduy serta mengembangkan teknologi farmasi menjadikan madu bentuk gel. Jenis penelitian ini penelitian eksperimental, membuat sediaan gel dari madu yang berasal dari Baduy, dengan 3 perbandingan konsentrasi madu 10%, 15% dan 20%. Kemudian uji efektivitasnya sebagai obat luka bakar. Tempat dan waktu pelaksanaan penelitian dilakukan di Laboratorium Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal Jakarta Barat, Fakultas Sains dan Teknologi pada bulan Juni-November 2018. Hasil pengujian disimpulkan sediaan gel madu Baduy memiliki efektivitas sebagai obat luka bakar. Dosis sediaan gel paling efektif untuk penyembuhan luka dosis uji III yaitu konsentrasi madu 20% (waktu penutupan luka rata-rata 7 hari).
Pengaruh Kompres Hangat Rebusan Air Batang serai Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Penderita Arthritis Rheumatoid Di Desa Selat Rismayanti, I Dewa Ayu; Sundayana, I Made; Ariksa, Kadek Yona
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 3 No 1 (2024): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v3i1.93

Abstract

Pendahuluan: RA merupakan penyakit yang menyerang persendian mengakibatkan nyeri. Cara untuk mengatasi nyeri dengan menggunakan kompres hangat dengan serai. Kompres air hangat merupakan sebuah metode diaman cara kerjanya menggunakan suhu hangat dari air yang sudah di rebus sampai mencapai suhu yang diinginkan yaitu kurang lebih sekitar 37℃ tergantung dengan ketahanan dan kondisi tubuh masing-masing orang, yang dimana nantinya suhu hangat tersebut akan menimbulkan beberapa efek fsikologis. Tujuan : Untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Terapi Kompres Hangat Air Rebusan Batang Serai Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Penderita RA di Desa Selat, Kecamatan Sukasada. Metode : Menggunakan rancangan one grup pretest posttest desain metode kuantitatif. Terdapat 58 responden sebagai sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Menggunakan uji wilcoxon. Hasil : Hasil nilai p value= 0,000 < 0,05 yang artinya Ha diterima dan H0 ditolak. maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan kompres hangat air rebusan batang serai terhadap penurunan skala nyeri pada penderita Rheumatoid Arthritis di Desa Selat, Kecamatan Sukasada. Kesimpulan : Adanya pengaruh kompres hangat air rebusan batang serai dengan penurunan nyeri RA.
PERBANDINGAN PENGARUH E-BOOKLET, VIDEO ANIMASI, DAN WEBINAR TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU DI PUSKESMAS: Manik Partha Sutema, Ida Ayu; Reganata, Gde Palguna; Widowati, I Gusti Ayu Rai; Andani, Cokorda Istri Ratih; Ratih, Andrinia
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 3 No 2 (2024): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v3i2.99

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberkulosis. Ketidakpatuhan menjadi tantangan bagi pasien TBC karena lamanya masa pengobatan. Pada masa pandemi COVID-19, upaya meningkatkan pengetahuan dan sikap dalam menangani pasien TBC dapat dilakukan dengan memberikan edukasi berbasis digital. Ebooklet, video animasi, dan webinar memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas tiga jenis media pendidikan dalam mempengaruhi perilaku pasien TBC. Metode: Jenis penelitian pre-eksperimental dengan one group pretest-posttest yang dilakukan di Puskesmas Kota Denpasar pada bulan Juli sampai September 2022. Intervensi dilakukan dengan memberikan edukasi melalui e-booklet, video animasi, dan webinar. Kuesioner yang divalidasi digunakan untuk survei menggunakan Google Forms. SPSS 24.0 digunakan untuk menganalisis data. Dengan nilai 33,10 poin, video animasi mempunyai pengaruh paling tinggi terhadap perilaku, disusul e-booklet dengan nilai 9,93 poin, dan webinar dengan nilai 4,97 poin (p=0,00). Tidak ada perbedaan yang signifikan antara pendidikan ebooklet dan webinar (p=0,140). Ada perbedaan antara pemberian video animasi dengan e-booklet dan video animasi dengan webinar (p=0,000). Kesimpulan: e-booklet, video animasi, dan webinar dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi untuk meningkatkan perilaku pasien TBC, dimana video animasi memberikan peningkatan perilaku lebih baik dari webinar dan ebooklet.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN SIRIH (PIPER BETLE LINN) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ESCHERECHIA COLI DENGAN METODE DIFUSI AGAR Sukrani, Luh; Putra, Ari Permana; Aisyah, Rizka
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 3 No 2 (2024): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v3i2.73

Abstract

Daun sirih hijau digunakan oleh masyarakat untuk pengobatan dalam menghentikan pendarahan, gatal-gatal, sariawan dan menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri ataupun jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak daun sirih ( Piper Betle Linn) terhadap pertumbuhan bakteri escherechia coli dengan metode difusi agar pada konsentrasi ekstrak 20%,50%,dan 100%. Didapatkan hasil semakin besar kosentrasi semakin kecil zona hambat terhadap pertumbuhan Escherechia Coli. Zona hambat yang terbentuk pada konsentrasi 20% yaitu 15mm, pada konsentrasi 50% yaitu 12,6mm, dan pada konsentrasi 100% yaitu 12,2mm. Hasil analisis data menggunakan uji one way ANOVA dilanjutkan dengan uji Post hoc menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna (P<0,05) antara berbagai konsentrasi ekstrak daun sirih hujau terhadap pertumbuhan Escherechia Coli. Kata kunci : Daun sirih, Escherechia coli, difusi agar
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN SABUN MANDI CAIR EKSTRA DAUN PUCUK MERAH (Syzygium myrtyfolium Walp.) DENGAN BASIS MINYAK ZAITUN Sopian, Ahmad; Yunarto, Nanang; Firdhausia, Iqrimah
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 3 No 2 (2024): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v3i2.109

Abstract

Debu, asap, polusi udara, bahkan paparan sinar matahari merupakan contoh masalah yang timbul pada kulit, tidak hanya itu perangkat elektronik seperti telepon pintar atau leptop yang bereaksi terhadap kradikal bebas. Matahari merupakan penyebab utama dalam masalah kulit sehingga kulit memerlukan nutrisi serta membersihkan dengan teratur dengan sabun. Paparan radikal bebas dan stress oksidatif menyebabkan permasalahan pada kulit sehingga menimbulkan penuaan dini. Daun pucuk merah memiliki aktitivitas antioksidan yang tinggi dalam menangkal radikal bebas. Minyak zaitun mengandung lemak nabati yang baik untuk melembabkan kulit. Meningkatnya minat masyarakat menggunakan sabun dari bahan alami saat ini, mendorong dilakukannya studi pemanfaatan daun pucuk merah untuk dikembangkan dalam sediaan sabun cair. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh formula optimal sabun cair ekstrak daun pucuk merah dengan basis minyak zaitun. Proses ekstraksi daun pucuk merah menggunakan metode maserasi. Formula sabun cair dibuat dengan empat formula yang terdiri F0 berisi bahan tambahan tanpa ekstrak daun pucuk merah; FI-III dengan variasi formula ekstrak daun pucuk merah 2,4, dan 8 gram. Pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Dari hasil penelitian seluruh formula sabun cair memenuhi persyaratan fisik yang mengacu SNI dan cukup stabil. Aktivitas antioksidan F0 memiliki IC50 167,95 µg/mL, FI 97,48 µg/mL, FII 75,87 µg/mL, dan FIII 49,63 µg/mL. Berdasarkan penelitian tersebut, ekstrak daun pucuk merah dapat diformulasikan dalam sediaan sabun cair dengan stabilitas fisik yang baik, serta aktivitas antioksidan terbaik pada formula III
FORMULATION AND EVALUATION OF NANO GEL AROMATHERAPY FROM SANDALWOOD ESSENTIAL OIL (Santalum album L.) AS ANTIDEPRESSANT Swari Santi, Made Dwike; Rika Kumara, Ni Wayan; Ayu Antari, Desak Made
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 4 No 1 (2025): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v4i1.112

Abstract

Cases of mental health disorders in Bali have increased in early 2024. Usada Bali is a traditional Balinese treatment that uses traditional medicinal plants, one of which is Sandalwood (Santalum album L.) which can be used as an antidepressant. Topical preparations in the form of aromatherapy nano gel are suitable for use as antidepressant therapy because the consistency of the gel has a fairly high adhesive power so that the contact time on the skin is relatively longer than other preparations. This study aimed to determine the formulation and evaluation of sandalwood essential oil aromatherapy nano gel useful as an antidepressant. Method research observational experiment, observations were made on the organoleptic, homogeneity, pH of the preparation, and evaluation antidepressant. Statistical analysis was also carried out on the immobility time (Mus musculus) with the Anova test. Results of the study is formulations aromatherapy nano gel preparations of essential oils were in accordance. In this study, sandalwood essential oil positively contains triterpenoid compounds that have antidepressant activity. The aromatherapy nano gel preparations of sandalwood essential oil that there was a difference between the test group and the negative group and there is no difference between the test group and the positive group.
UJI EFEK ANTIDIARE EKSTRAK ETANOL KACANG POLONG (Pisum sativum L.) TERHADAP MENCIT (Mus musculus) Nur Setiawan, Jefri; Samodra, Galih; Indah Kurniasih, Khamdiyah
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 5 No 1 (2026): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v5i1.113

Abstract

Diare merupakan keadaaan dimana seseorang mengeluarkan feses cair yang dapat disertai darah ataupun lender lebih dari 3 kali dalam sehari. Hal tersebut dapat diatasi dengan penggunaan tanaman kacang polong yang mengandung senyawa metabolit aktif yaitu flavonoid untuk mengeraskan feses dan mengurasi durasi terjadinya diare, serta tanin yang berfungsi spasmolitik pada gerak peristaltik pencernaan sehingga frekuensi terjadinya diare berkurang. Tujuan penelitian ini yaitu pengujian efektivitas antidiare ekstrak kacang polong (Pisum sativum L.) pada mencit jantan dan dosis efektif ekstrak tersebut untuk pencegahan diare. Metode penelitian ini yaitu pembuatan ekstrak kacang polong menggunakan metode maserasi selam 3 hari dengan pelarut etanol 70%, kemudian dibuat suspensi ekstrak kacang polong F1 (100mg/kgbb), F2 (200mg/kgbb), dan F3 (300mg/kgbb), kemudian di ujikan pada mencit yang sudah diinduksi oleum ricini agar terjadi diare. Hasil penelitian didapatkan bahwa ekstrak kacang polong mempunyai efektivitas antidiare pada mencit jantan dan dosis 300 mg merupakan dosis paling efektif pada ekstrak kacang polong (Pisum sativum L.) untuk pencegahan diare terhadap mencit jantan dibandingkan dosis lainnya (dosis 100mg dan 200mg). Hasil analisis dengan SPSS versi 26 pada F1-F3 untuk uji normalitas dan uji homogenitas didapatkan nilai signifikansi p-value>0,05 dan pada uji One Way Anova didapatkan hasil p-value < 0,05 serta pada uji lanjutan Post-Hoc Tukey HSD didapatkan hasil p-value<0,05 yang artinya dosis ekstrak etanol kacang polong (Pisum sativum L.) berpengaruh terhadap parameter uji. Kesimpulan penelitian ini yaitu ekstrak kacang polong yang mengandung senyawa metabolit aktif dapat digunakan sebagai pengobatan antidiare.
PRODUCTION OF SECONDARY METABOLITES AND FORMULATION OF NANO SPRAY GEL RED GINGER (Zingiber officinale var.rubrum) FERMENTATION EXTRACT AS ANTIINFLAMATION Ni Wayan Rika Kumara Dewi; Made Dwike Swari Santi; Kusdiharti, Meutia Sri
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 4 No 1 (2025): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v4i1.115

Abstract

Red ginger (Zingiber officinale var.rubrum) has active compounds, namely gingerol and shogaol which provide anti-inflammatory activity. The purpose of this study was to improve the quality and quantity of secondary metabolites in red ginger extract through the fermentation process, as well as the development of nanoparticle technology in the formulation of natural pharmaceutical preparations in the form of nano spray gel as an anti-inflammatory. This research method is a true experimental laboratory, with a fermentation process using Trichoderma harzianum mold. Active compounds were analyzed using GCMS. In vitro, anti-inflammatory activity was tested using the protein denaturation method, negative control using bovine serum albumin, and positive control using sodium diclofenac (KP). Anti-inflammatory activity was tested on red ginger extract (EJM), red ginger fermentation extract (EFJM), nano spray gel (SNSG) preparations with active ingredients EFJM at F0 ; F1 ; F2 ; F3 ; and F4. The results showed an increase in yield after fermentation, from 8.03% to 14.3%. The active compounds analyzed also experienced an increase in the % area of abundance in the 6-gingerol compound from 1.23% to 5.43% and the 6-shogaol compound from 5.25% to 13.36%. The results of the anti-inflammatory activity test on SNSG F4 had an anti-inflammatory inhibition % of 89.35% at a concentration of 125 ppm. The IC50 value of all treatments obtained data EFJM> EJM> KP Nadik> F4> F2> F3> F1> F0. That Shows is a red ginger fermentation extract as an active ingredient in nanospray gel preparations can provide strong anti-inflammatory activity.
PENDEKATAN SISTEM PENGHANTARAN NANOPARTIKEL BERBASIS FITOSOM DARI EKSTRAK BAHAN ALAM UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT METABOLIK : REVIEW Septianti, Regina Dwi; Dinayanti, Westi Nur; Jafar, Garnadi; Dinata, Deden Indra
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 4 No 2 (2025): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v4i2.116

Abstract

Penyakit metabolik, seperti diabetes mellitus, hipertensi, dan obesitas, adalah gangguan kesehatan kronis yang memerlukan penanganan berkelanjutan. Ekstrak bahan alam diketahui memiliki potensi sebagai agen terapeutik untuk penyakit metabolik berkat kandungan senyawa bioaktifnya, seperti flavonoid dan fenolik, yang memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan penurun kadar gula darah. Namun, kendala pada stabilitas dan bioavailabilitas zat aktif dalam terapi konvensional sering kali membatasi efektivitasnya. Nanoteknologi berbasis fitosom menjadi salah satu inovasi dalam sistem penghantaran obat, yang dapat meningkatkan stabilitas, penetrasi, dan efikasi zat aktif. Artikel ilmiah ini mengkaji literatur dari sumber nasional dan internasional dalam 10 tahun terakhir (2014–2024) yang membahas potensi penggunaan nanopartikel fitosom dari ekstrak bahan alam untuk terapi penyakit metabolik. Hasil kajian menunjukkan bahwa nanopartikel fitosom berukuran kecil memungkinkan peningkatan penetrasi ke dalam sel target, pelepasan bahan aktif secara terkendali, dan perlindungan dari degradasi lingkungan. Selain itu, pengembangan nanopartikel fitosom menawarkan potensi besar dalam meningkatkan efektivitas pengobatan penyakit metabolik melalui formulasi baru dan sistem penghantaran yang lebih terarah. Artikel ini juga mengulas proses sintesis, karakterisasi, mekanisme aksi, dan hasil uji klinis yang relevan. Kesimpulannya, artikel ini memberikan gambaran komprehensif mengenai potensi fitosom sebagai sistem penghantaran zat aktif berbasis nanoteknologi untuk pengobatan penyakit metabolik.
SURVEI KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN PUSKESMAS SUKARAYA KABUPATEN BEKASI Fajariyani, Ayu; Sholihatuzzahra, Ayu
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 4 No 1 (2025): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v4i1.122

Abstract

Pelayanan kefarmasian yang bermutu adalah pelayanan kesehatan yang dapat memuaskan setiap pemakaian jasa pelayanan sesuai dengan kode etik dan standar pelayanan yang telah ditetapkan. Dalam upaya meningkatkan pelayanan kefarmasian di Puskesmas perlu dilakukan evaluasi dengan menilai tingkat kepuasan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian. Penelitian ini merupakan penelitian deskritif dengan pendekatan kuantitatif. Data dan informasi dikumpulkan dari responden dengan menggunkan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang mendapatkan pelayanan kefarmasian di Puskesmas Sukaraya Kabupaten Bekasi dan jumlah sampel dihitung menggunkan pendekatan Slovin untuk menentukan jumlah sampel minimal. Hasil penelitian menunjukan bahwa kepuasan pasien mengenai pelayanan kefarmasian di Puskesmas Sukaraya Kabupaten Bekasi yaitu pada dimensi Kehandalan (Reliability) didapatkan nilai rata-rata sebesar 3,28 dengan kategori sangat puas, pada dimensi Ketanggapan (Responsiveness) didapatkan nilai rata-rata sebesar 3,23 dengan kategori puas, pada dimensi Jaminan (Assurance) didapatkan nilai rata-rata sebesar 3,28 dengan kategori sangat puas, pada dimensi Empati (Empathy) didapatkan nilai sebesar 3,19 dengan kategori puas, pada dimensi Bukti Langsung (Tangible) didapatkan nilai rata-rata sebesar 3,01 dengan kategori puas.