cover
Contact Name
Purwaningtyas Kusumaningsih
Contact Email
paradharma.undhirabali@gmail.com
Phone
+628123982932
Journal Mail Official
paradharma.undhirabali@gmail.com
Editorial Address
Pengelola Jurnal Paradharma Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura Jl. Raya Padang Luwih, Tegaljaya, Dalung, Kuta Utara, Badung-Bali ph. (0361) 426450/1
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
ISSN : 25497405     EISSN : 2775331X     DOI : -
Hasil – hasil pengabdian kepada masyarakat dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 147 Documents
Pelatihan Penyusunan Menu Sehat dan Seimbang Bagi Penyandang Cerebalpalcy dan Disabilitas di Yayasan Peduli Kemanusiaan Bali ., Komalawati; Trimurti, Christimulia Purnama; Mertayasa, I Gede Agus; Nursini, Ni Wayan; Ginting, Maria Fransiska
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 4 No. 2 (2020): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.988 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v4i2.1375

Abstract

ABSTRAKYayasan Peduli Kemanusiaan terletak di Denpasar Timur, kira-kira 15 km dari kampusUniversitas Dhyana Pura. Yayasan ini memberikan pelayanan bagi penyandang disabilitaskhususnya bagi orang yang tidak mampu. Adapun pelayanan yang sudah dilakukan, berupapelayanan terapis bagi orang dewasa hingga anak-anak dan pendidikan bagi anak anakpenyandang disabilitas yang tidak mampu. Pelatihan ditujukan kepada para orang tua penyandangdari Yayasan Peduli Kemanusiaan, para guru kelas serta karyawan lainnya. Pelatihan ini berupapendampingan untuk menyusunan menu yang sehat sesuai dengan kondisi penyandang disabilitasmaupun cerebalpalcy dimana orang tua mereka kurang dalam pengetahuan dalam menyusunmenu. Untuk itu, diperlukan pengetahuan tentang: 1) Pengetahuan tentang menu bagi orang tuaagar bisa menyediakan manakan yang tepat bagi anak anaknya; 2) Cara memasak bahan makananyang sehat; dan 3) Jumlah makanan (kuantitas) dan berapa kali makanan itu harus diberikankepada anaknya. Target luaran kegiatan ini adalah: 1) Para orang tua dapat menyediakan makanansehat melalui menu makanan yag disediakan orang tuanya; 2) Orang tua penyandang cerebalpalcydan disabilitas bisa megembangkan menu yang bervariasi. Berdasarkan hasil observasi selamapelatihan membuat menu peserta antusias, jika dilihat dari hasil kuesioner ada peningkatanpengetahuan tentang makanan apa yang sudah dan belum diberikan kepada anak-anaknya.Kata kunci: penyandang disabilitas, pelatihan, menu sehat, pengetahuan bertambahABSTRACTYayasan Peduli Kemanusiaan is located in East Denpasar, bout 15 km from the UniversityDhyana Pura. This foundation provides services for people with disabilities especially for thosewho cannot afford the care services. Services that carried out until now is in the form of therapistservices for adults to children and education for disabled children. The training is aimed atparents of patients from the YPK Foundation, class teachers and other employees. This trainingis delivered in assistance to develop healthy menus accordingly to conditions of persons withdisabilities and CP, where their parents are lack of knowledge in preparing menus. Therefore,knowledge needed by parents patient covers: (1) knowledge of menus so that parents provide theright food for their children. (2) how to cook healthy food, dan (3) how many meals (quantity)and how many times the food should be given to their children. The target outputs of theseactivities are: (1) parents can provide healthy food through their parents' food menu, and (2)parents with CP and disability can develop a varied menu. Based on the observations during thetraining, the participants were enthusiastic about the menu. It resulted from the questionnairethere were an increase in knowledge about what kind of foods have been or have not beendistributed to their children.Key words: disabilities children, training, healthy menus, added knowledge
Pemberdayaan Kader dalam Pencegahan IMS dan HIV/AIDS pada Pedagang Perempuan di Kota Denpasar Pradnyawati, Luh Gede; Cahyawati, Putu Nita; Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 4 No. 2 (2020): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.34 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v4i2.1376

Abstract

ABSTRAKMasalah IMS (Infeksi Menular Seksual) saat ini meningkat di negara maju maupun di negaraberkembang. IMS dan HIV/AIDS merupakan satu kelompok penyakit yang penularannyaterutama melalui hubungan seksual. Selain pada kelompok populasi berisiko tinggi, populasiberisiko rendah seperti para pedagang perempuan di pasar juga rentan terkena IMS danHIV/AIDS. Salah satu tempat di Bali yang interaksi masyarakatnya tinggi adalah pasar, dimanapopulasi masyarakatnya tergolong kelompok risiko rendah. Dari hasil wawancara dengan kaderdidapatkan beberapa permasalahan terkait program pencegahan IMS dan HIV/AIDS adalahminimalnya informasi yang didapatkan kader serta rendahnya pengetahuan kader tentangpencegahan IMS dan HIV/AIDS di Pasar Badung Kota Denpasar. Dari hal tersebutpemberdayaan perempuan di Pasar Badung Kota Denpasar sangat diperlukan untuk pencegahanIMS dan HIV/AIDS dimana jumlah kader yang diberdayakan adalah sejumlah 5 orang. Metodeyang digunakan adalah metode dialog interaktif, pelatihan dan pendampingan untukmeningkatkan pengetahuan mitra tentang pencegahan IMS dan HIV/AIDS. Secara umum,program ini dapat dikatakan berhasil karena sudah mencapai indikator-indikator yangditentukan yaitu meningkatnya jumlah pedagang perempuan yang berkunjung ke klinikkesehatan reproduksi di Pasar Badung. Kegiatan “peer” yang dilakukan oleh kader sudahberjalan di kalangan pedagang perempuan. Saran yang dapat disampaikan adalah agar parakader dapat menjadi ujung tombak keberlanjutan program pencegahan IMS dan HIV/AIDSsecara berkesinambungan di wilayah masing-masing sehingga dapat memberdayakan parapedagang yang ada di Pasar Badung Kota Denpasar untuk menurunkan masalah IMS danHIV/AIDS.Kata kunci : pemberdayaan, perempuan, IMS, HIV/AIDS, pasar, DenpasarABSTRACTProblem of STIs (sexually transmitted infections) is currently increasing in developed anddeveloping countries. STIs and HIV/AIDS are a group of diseases which are transmitted mainlythrough sexual contact. In addition to high-risk population groups, low-risk population groupssuch as women traders in the market are also vulnerable to STIs and HIV/AIDS. One of theplaces in Bali where high community interaction takes place is the market, where the populationis classified as a low risk group. From interviews with trainers, several problems related to STIand HIV/AIDS prevention programs were found, one of them was the minimum informationobtained by the cadres and their low level of knowledge related to STI and HIV/AIDSprevention in Pasar Badung of Denpasar City. Based on the facts, empowering women tradersin this location is highly necessary to prevent the STIs and HIV/AIDS. There were 5 cadresempowered. The method used were an interactive dialogue, training and mentoring method toincrease partners’ knowledge of STI prevention and HIV / AIDS. In general, this program issaid to be successful due to the ability reach the prescribed indicators, which is the increasingnumber of female traders visiting reproductive health clinics in the Pasar Badung. “Peering”activities carried out by cadres are already conducted among women traders. It isrecommended that cadres are the most important role to carry out STI and HIV/AIDS prevention programs in a sustainable manner in their respective regions, therefore they can empower traders such as the case in the Pasar Badung of Denpasar City to reduce the problem of STIs and HIV/AIDS.Keywords: empowerment, women, STIs, HIV/AIDS, market, Denpasar
PKM Pengolahan Hidangan Appetizer serta Pengetahuan Enterpreneurship bagi PWDK GKPB Jemaat “Betesda” Lalanglinggah Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan Bali Ordani Astuti, Ni Made Erpia; Suryanto, I Wayan; Sentosa, I Putu Pranatha; Diarini, I Gusti Ayu Agung Sinha; Suartana, I Ketut
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 5 No. 1 (2021): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.834 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v5i1.1435

Abstract

ABSTRAKPersekutuan Wanita Dian Kristawati (PWDK) GKPB Jemaat “Betesda” Lalanglinggahberalamat di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Kecamatan Selemadeg Barat, KabupatenTabanan, Propinsi Bali. Penduduk/masyarakat Desa Lalanglinggah memiliki banyak potensiyang bisa dikembangkan. Mayoritas penduduk atau kepala keluarga di Desa Lalanglinggahmemiliki mata pencaharian sebagai petani dan beberapa sebagai pelaku pariwisata, sedangkankaum wanita atau ibu-ibu mayoritas sebagai ibu rumah tangga, yang setiap hari menyelesaikanpekerjaan rumah tangga. Penghasilan rumah tangga yang bersumber dari satu orang sebaiknyadibantu oleh anggota keluarga lainnya, seperti istri atau anak yang produktif. Ibu rumah tanggadiharapkan mampu memberikan kontribusi penghasilan untuk menambah pendapatan keluarga,salah satu cara dengan meningkatkan keterampilan dalam bidang produksi kue atau jajananyang bisa dijual. Kemampuan atau keterampilan dalam memproduksi kue/jajanan adalah potensiyang perlu dikembangkan untuk dapat menghasilkan kue atau jajanan yang berkualitas baik,penampilan menarik, memiliki rasa yang enak, sehat, dan aman untuk dimakan. Untukmembantu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan Ibu-ibu PWDK GKPB Jemaat“Betesda” Lalanglinggah dalan hal pengolahan kue/jajanan, maka Program Studi PendidikanKesejahteraan Keluarga menjawab kebutuhan tersebut, dengan memberikan pelatihan danpendampingan pengolahan hidangan appetizer (pembuatan macaroni schotel dan risol mayo.Luaran dari kegiatan ini meliputi: Ibu-ibu PWDK GKPB Lalanglinggah dan Selabih memilikipengetahuan tentang bahan-bahan, peralatan serta memiliki keterampilan dalam penerapanmetode yang dipergunakan dalam proses pengolahan/pembuatan macaroni schotel dan risolmayo. Penataan dan pengemasan produk yang menarik sehingga menambah nilai jual dariproduk macaroni schotel dan risol mayo.Kata kunci: pengolahan, appetizer, macaroni schotel, risol mayo, pendampingan.ABSTRACTThe Women Fellowship of Dian Kristawati (Persekutuan Wanita Dian Kristawati/PWDK) ofGKPB of “Bethesda” Lalanglinggah Congregation is located on Denpasar-GilimanukHighway, West Selemadeg District, Tabanan Regency, Bali Province. The local community ofLalanglinggah Village has potential for development. Mostly heads of family are farmers andsome of them are employed at tourism sector. Most of female are housewives and busy with thehousehold chores. To help generate family income preferably more than one member ofhousehold is able to work, therefore, it is expected that either the housewives or youths are alsotrained to be productive and innovative enable them to contribute to the family income. Thetraining includes producing cakes to sell. Community ability and willingness to be trained arehigh potentially to produce good quality cakes that looks appetiting, deliciously taste, andhealthy for consumption.The Study Program of Family Education of the Faculty of Economics and Humanities, DhyanaPura University, undertook a training program entitled “Training and Assistance of AppetizerMaking Process (The making of Macaroni Schotel dan Risol Mayo)” to the Women Fellowshipof GKPB of “Betesda” Lalanglinggah Congregation. The result shows that all women in the fellowship are knowledgeable of the materials, equipment and the method needed to produce Macaroni Schotel and Risol Mayo. In addition, the result also shows that they can arrange the products to make them looks appetiting and have more selling value.Keywords: Processing, Appetizers (Macaroni Schotel and Risol Mayo), supervising
PKM Meningkatkan Pendekatan Nilai Pada Anak Sekolah Dasar di Kelurahan Sesetan dengan Value Clarification Technique (VCT) Marlinda, Ni Luh Putu Mery; Novitasari, Dwi; Labasariyani, Ni Luh Putu
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 5 No. 1 (2021): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.042 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v5i1.1436

Abstract

ABSTRAKNilai mempunyai peranan begitu penting dan banyak di dalam hidup manusia, sebab nilai selain sebagai pegangan hidup, menjadi pedoman penyelesaian konflik, motivasi dan mengarahkan hidup manusia. Namun seiring perkembangan media teknologi, nilai-nilai pada anak sekolah dasar mulai mengalami penurunan. Hal ini dikaji berdasarkan banyaknya kasus bullying di sekolah dasar. Melalui organisasi seperti Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) khususnya di desa Sesetan. Selain menangani masalah kekerasan pada anak, organisasi ini juga memiliki kegiatan sosialisasi untuk membantu guru menangani masalah norma di sekolah. Terutama masalah bullying, penelitian ini menekankan pada sosialisasi dengan pendekatan value clarification technique (VCT). Hasil dari penelitian ini adalah peningkatan kesadaran siswa di lingkungan sekolah dasar di desa Sesetan untuk lebih menghargai teman dan juga para guru serta orangtua siswa lebih mengetahui apa itu PATBM. Hasil wawancara dengan mitra dan guru ataupun elemen sekolah tentang kegiatan PKM ini rata-rata responden yang diwawancara memberikan komentar dan jawaban yang positif mengenai pendekatan nilai yang bisa diterapkan dalam pembelajaran tidak hanya dalam sosialisasi. Langkah-langkah penerapan VCT dalam sosialisasi juga dapat diterapkan dalam pembuatan RPP.Kata kunci : nilai, VCT, organisasi PATBM, bullyingABSTRACTValue has such an important role in human life, because the value of life becomes a guideline for conflict resolution, motivation and directing human life. As media technology develops, students’ grades in elementary school begin to decline. This is based on the number of bullying cases in primary schools through organizations such as Community Based Integrated Child Protection or in Indonesian Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) especially in Sesetan village. In addition to addressing the problem of child abuse, the organization also has socialization activities to help teachers deal with norms in schools. Especially the bullying problem, this study emphasizes on socialization with value clarification technique (VCT) approach.The result of this study is to increase student awareness in elementary school environment in Sesetan village to put more appreciation to their friends and also teachers and parents know more about what PATBM is. As a result of interviews with partners and teachers or school elements about PKM activities, the average respondent interviewed gave positive comments and answers about the value approach that can be applied in learning not only in socialization. Steps to implement VCT in socialization can also be applied in the manufacture of RPP.Keywords: value, VCT, organization of PATBM, bullying
Pelatihan Pemanfaatan Web-product Profilling Sebagai Media Pemasaran Pada UKM Keris Bali Srinadi, Ni Luh Putri; Dananjaya, Gde Putra; Setiawan, Wayan
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 5 No. 1 (2021): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (760.869 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v5i1.1437

Abstract

ABSTRAKKeris merupakan salah satu warisan budaya yang sangat dikenal oleh masyarakat luas sebagai warisan budaya asli Indonesia. Sebagai salah satu warisan budaya dari sekian banyak warisan budaya yang dimiliki oleh Indonesia, Keris patut untuk dilestarikan. Salah satu Usaha Kecil Menengah (UKM) yang bergerak di kerajinan Keris adalah UKM Keris Bali. Permasalahan yang dihadapi oleh UKM Keris Bali adalah pemasaran, saat ini pemasaran yang masih belum optimal dan masih manual. Proses penjualan dan penawaran produk keris, saat ini dilakukan dengan cara mengirimkan ke beberapa artshop terdekat dan pengiriman foto melalui aplikasi WhatAapp. Untuk membantu pemasaran di UKM maka diusulkan kegiatan pelatihan pemanfaatan website pada UKM Keris Bali melalui program kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pengelolaan konten website yang digunakan sebagai media pemasaran dan bertujuan untuk memasarkan produk dari UKM kepada masyarakat luas. Kegiatan yang telah dilakukan juga memiliki manfaat bagi UKM untuk memiliki pengetahuan dalam pemanfaatan teknologi informasi yaitu media pemasaran website. Hasilnya adalah sebuah produk tepat guna yaitu website profiling dan kemampuan pengelolaan konten dari website UKM Keris Bali.Kata kunci: Keris, website, pemasaran, product profiling, e-commerce.ABSTRACTKeris is a well known Indonesian cultural heritage. One of many cultural heritages owned by Indonesia, the Keris, highly deserved to be preserved. One of the Small and Medium Enterprises (SMEs) engaged in Keris handicraft is, Keris Bali SME. The obstacles faced by Keris Bali SME is marketing which the marketing is still less optimal and operated manualy. The process of selling and offering keris products is currently done by sending it to the nearest art shop and photos sending through WhatsApp application. To improve selling product, it is suggested that website training activities at Keris Bali SME can be done through community service program. This activity aims to provide training on website content management, which is used as a marketing that aims to market products from UKM to the citizen. The carried out activities also have benefits for SME to have knowledge in the implementation of information technology, namely website product profiling. It resulted an effective product such as website profiling and content management capabilities of the Keris Bali SME’s website.Keywords: keris, website, marketing, product profiling, e-commerce.
Gizi Seimbang Bagi Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Angel Hearts Denpasar Prima, Elizabeth; Masitah, Ravi; Indra Dewi, Ni Nyoman Ari
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 5 No. 1 (2021): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.725 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v5i1.1438

Abstract

ABSTRAKPertumbuhan seorang anak sangat dipengaruhi oleh konsumsi makanan sehingga mempengaruhi status gizi anak. Status gizi baik terjadi bila tubuh memperoleh cukup zat-zat gizi yang digunakan secara efisien sehingga memungkinkan pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kemampuan kerja dan kesehatan secara umum. Untuk menjaga status gizi anak tetap baik maka sebaiknya diberikan makanan yang bergizi seimbang, menerapkan perilaku hidup bersih, serta mendapatkan pola asuh dan pelayanan kesehatan yang baik. Masalah yang dihadapi oleh mitra TK Angel Hearts adalah layanan makan siang atau kudapan yang disajikan belum memenuhi syarat gizi seimbang hal ini karena kurangnya pengetahuan guru/pendamping dan juru masak yang ada di sekolah tentang gizi seimbang bagi anak usia dini. Untuk itu, tim PKM menawarkan solusi yaitu pelatihan dan pendampingan bagi guru/pendamping, dan juru masak untuk menambah pengetahuan gizi seimbang dalam menyiapkan makan siang dan kudapan sehat untuk anak usia dini serta siklus menu makanan 5 hari lengkap. Hasil dari pelatihan dan pendampingan yang dilakukan di TK Angel Hearts yaitu antusias guru/pendamping dan juru masak untuk terus hadir dalam pelatihan serta 90% dari jumlah guru telah memiliki pengetahuan gizi yang sangat baik hasilnya. Selain itu, adanya buku siklus menu makanan dapat menjadi panduan dalam memberikan makanan bergizi seimbang bagi anak TK Angel Hearts.Kata kunci: anak usia dini, gizi seimbang, taman kanak-kanakABSTRACTThe growth of a child is significantly influenced by food consumption that result the affects of child’s nutritional status. Good nutritional status occurs when body gets enough nutrients that are used efficiently to enable physical growth, brain development, work ability and general health. To maintain good nutritional status, children should be given balance food nutrition, implementing clean living behaviors, good parenting, and good health services. The problem faced by Angel Hearts Kindergarten partners is that the lunch or snack menu served does not meet the requirements of balanced nutrition, this is due to the lack of knowledge of teachers / teacher’s assistants and cooks in schools about balanced nutrition for early childhood. Thus the PKM team offers solutions namely training and mentoring for teachers / facilitators, and cooks to increase knowledges of balanced nutrition in preparing healthy lunches and snacks for early childhood as well as a complete 5-day food menu cycle. The results of the training and mentoring conducted at the Angel Hearts Kindergarten are enthusiastic teachers and mentors continue to attend the training as well as 90% of the number of teachers already have an excellent nutritional knowledge results. In addition, a food menu cycle book can be used as a guide on providing nutritionally balanced meals for Angel Hearts Kindergarten children.Keywords: early childhood, balanced nutrition, kindergarten
Marketing Go Digital Untuk Meningkatkan Pendapatan Kelompok UMKM Di Desa Banjar Kemuning Siswati, Endang; Ayyubi, Afif Fajar; Qomaria, Nur; Falerinda, Richa Celita
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 5 No. 1 (2021): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.938 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v5i1.1439

Abstract

ABSTRAKTujuan dari Pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang pemasaran digital, terutama media sosial, bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Agar penjualan dan keuntungan UMKM meningkat. Kegiatan ini dihadiri oleh 8 peserta UMKM, metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah; pertama, penjelasan tentang penggunaan Slide Power Point dan proyektor LCD; kedua, berbagi pengalaman dan diskusi; dan akhirnya, praktik langsung membuat akun media sosial (Facebook, Instagram dan OLX) dan bagaimana membuatnya menarik bagi pembeli (gambar, kata, cerita, dll.). Diadakan pada tanggal 2 Februari 2020, layanan masyarakat ini didanai oleh Universitas Bhayangkara, Surabaya. Hasilnya menunjukkan bahwa hanya sedikit yang secara aktif menggunakan media sosial sebagai alat promosi dan tidak memisahkan akun toko daring mereka dari akun pribadi mereka, beberapa yang lain menggunakannya sesekali, dan sisanya dari para peserta tidak pernah menggunakan pemasaran media sosial karena kurangnya teknologi keterampilan. Setelah mengikuti kegiatan ini, semua peserta menunjukkan minat besar dalam menggunakan pemasaran media sosial secara terus menerus.Kata kunci: pemasaran digital, pendapatan, kelompok UMKMABSTRACTThe purpose of this community service is to increase knowledge and skills about digital marketing, especially social media, for Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) as well as to increase their sales and profits. Attended by 8 MSME participants, the methods used in this activity were; first, an explanation of Power Point slides and LCD projectors usage; second, sharing experiences and discussions; and finally, the direct practice of creating social media accounts (Facebook, Instagram and OLX) and how to make them attractive to buyers (pictures, words, stories, etc.). Held on 2 February 2020, this community service was funded by Bhayangkara University, Surabaya. The results show that only a few actively use social media as their promotional tool and not separating the online store account from participant’s personal accounts. Some of the participants use it occasionally, and the rest never use social media marketing due to lack of technological skills. After participating in this activity, all participants continuously show great interest in using social media marketing.Keywords: digital marketing, income, MSME village group Banjar Kemuning
Peningkatan Pengetahuan Teknologi Tepat Guna Pada BUMDES Catu Graha Mandiri Dengan Tools Canva di Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana Junaedi, I Wayan Ruspendi; Feoh, Gerson; Utama, I Gusti Bagus Rai
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 5 No. 1 (2021): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.078 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v5i1.1440

Abstract

ABSTRAKProgram Kemitraan Masyarakat BUMDES Catu Graha Mandiri Gumbrih ini dilaksanakan di Desa Gumbrih yang berlokasi di Desa Wisata Ekotourism Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Bali. Fokus kegiatan pengabdian pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Catu Graha Mandiri, Desa Gumbrih. Kelompok BUMDES Catu Graha Mandiri Desa Wisata Gumbrih ini belum menggunakan teknologi tepat guna, kurangnya pengetahuan tentang manajemen pengelolaan usaha, etika dalam perilaku konsumen, kurangnya promosi atau pemasaran BUMDES. Solusinya adalah memberikan pendampingan dan pelatihan tentang penggunaan teknologi tepat guna dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas usaha – usaha BUMDES, serta pembuatan laporan keuangan, memberikan pendampingan dan pelatihan tentang manajemen pengelolaan usaha, pendidikan etika dan perilaku konsumen, dan pelatihan pemasaran produk menggunakan media sosial. Teknologi tepat guna yang digunakan dalam program kemitraan masyarakat ini adalah Canva sebagai tools create dan editing image, dan video. Luaran yang diharapkan dari mitra salah satunya adalah peningkatan kemampuan dalam penggunaan teknologi tepat guna untuk kuantitas, kualitas usaha BUMDES Catu Graha Mandiri Gumbrih termasuk pemasaran usaha menggunakan media sosial yang tergambar dalam melalui kuisioner yang disebarkan sebelum dan sesudah Program Kemitraan ini. Hasil dari kegiatan ini adalah pengelola BUMDES Catu Graha Mandiri Gumbrih dapat menggunakan tools Canva secara maksimal dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas usaha-usaha termasuk pemasaran usaha-usaha tersebut dengan menggunakan media sosial.Kata kunci : Canva, BUMDES Catu Graha Mandiri, Desa Gumbrih, Teknologi InformasiABSTRACTThe BUMDES Catu Graha Mandiri Gumbrih Community Partnership Program was implemented in Gumbrih Village, located in Gumbrih Ecotourism Village, Pekutatan District, Jembrana Regency in Bali Province. This article focus on taking the object of service at the Catu Graha Mandiri Village-Owned Enterprise (BUMDES), Gumbrih Village. The BUMDES Catu Graha Mandiri group of Gumbrih Tourism Village has not been using appropriate technology, lack of knowledge about business management, unknowledgeable on consumer behavior ethics, lack of promotion or marketing of BUMDES. The solutions are: To provide assistance and training on the use of appropriate technology in increasing the quantity and quality of BUMDES businesses, as well as making financial reports are to provide assistance and training on business management, ethics education and consumer behavior, and product marketing training using social media. The appropriate technology used in this community partnership program is Canva as an image and video creation and editing tool. One of the expected outputs from partners is an improve ability to use the appropriate technology for quantity, business quality of BUMDES Catu Graha Mandiri Gumbrih, including business marketing using social media through questionnaires distributed before and after this Partnership Program. The result of this activity is that the management of BUMDES Catu Graha Mandiri Gumbrih can use Canva's tools to maximize the potential use in increasing the quantity and quality of businesses including promote businesses using social media.Keywords : Canva, BUMDES Catu Graha Mandiri, Desa Gumbrih, Information Technology
Pemanfaatan Media Daring sebagai Upaya Peningkatan Penjualan Nasi Koco di Banjar Gerenceng Desa Pemecutan Kaja Denpasar Utara Bali Komalasari, Yeyen; Suryantari, Eka Putri; Krismawintari, Ni Putu Dyah
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 5 No. 1 (2021): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.98 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v5i1.1441

Abstract

ABSTRAKPenurunan keadaan ekonomi para pebisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) karena berkurangnya jumlah penjualan, merupakan dampak dari pandemi Covid-19. Guna menekan penyebaran Covid-19, pemerintah mengeluarkan kebijakan bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan beribadah dari rumah. Hal inilah yang membuat banyak UKM gulung tikar, dimana mereka tiap hari kehilangan pelanggan, karena masih menggunakan sistem penjualan konvensional. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah menawarkan solusi bagi UKM Nasi Koco (Nasi Jinggo Nikmat) untuk menerapkan strategi digital marketing yaitu melakukan promosi dan penjualan dengan menggunakan sarana elektronik, memanfaatkan media daring disertai desain promosi produk yang menarik dan marketable. Kontribusi kegiatan ini bagi mitra sasaran adalah meningkatkan kesejahteraan mitra/pedagang melalui peningkatan promosi serta penjualan, memanfaatkan media online dengan desain brosur digital yang marketable di Instagram, Facebook, What’s Up, Line, Gojek dan Grab. Memenuhi kebutuhan masyarakat secara umum dan pelanggan khususnya, terhadap makanan yang disukai dan dapat dengan mudah bertransaksi melalui online. Membantu Pemerintah dalam melaksanakan himbauan sosial distancing dan memulihkan perekonomian masyarakat ditengah pandemi COVID-19.Kata kunci : Digital Marketing, Marketable, Usaha Kecil Menengah, Media daring.ABSTRACTThe economic downturn of small and medium entrepreneurs (SMEs) in sales numbers is one of the Covid-19 pandemic impact. In order to suppress the spread of Covid-19, the government issued a policy of working from home, studying from home and worshiping from home. That cause many SMEs out of business, lessening number of customers daily, due to conventional sales systems uses. The goal of this community service is to offer solutions for UKM Nasi Koco (Nasi Jinggo Nikmat) to implement digital marketing strategies, namely promoting and selling using electronic means, utilizing online media accompanied by attractive and marketable product promotion designs. The contribution of this activity for target partners is to improve the welfare of partners (SMEs) through increasing promotions and sales, utilizing online media with marketable digital brochure designs on Instagram, Facebook, What's Up, Line, Gojek and Grab. Fulfilling the needs of the community and customers for food Nasi Koco (Nasi Jinggo Nikmat) that can easily transact through online. Assisting the Government in implementing social distancing and restoring the community's economy amid the COVID-19 pandemic.Keywords: Digital Marketing, Marketable, Small and Medium Enterprises (SMEs), Online Media.
PKM di IKM Akah Bali untuk Peningkatan Kualitas Pemasaran Produk Kerajinan Saraswati, Ni Wayan Sumartini; Indradewi, I Gusti Ayu Agung Diatri
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 5 No. 1 (2021): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.828 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v5i1.1442

Abstract

ABSTRAKIndustri kerajinan memegang peranan cukup penting dalam mendukung perekonomian masyarakat kabupaten Bangli. Seperti halnya IKM Akah Bali. Kerajinan yang dihasilkan IKM Akah Bali adalah kerajinan yang berbahan baku dari akar bambu. Akar bambu yang selama ini dianggap sebagai limbah dapat diolah menjadi kerajinan tangan yang bernilai ekonomi tinggi, bahkan karena keunikan dan keantikan yang dimilikinya, kerajinan limbah bambu IKM ini dapat menembus pasar ekspor sebagaimana halnya kerajinan kayu. Dalam mengikuti pameran pemilik IKM memiliki masalah karena tidak semua jenis produk tersedia untuk dipamerkan, bahkan cenderung produk-produk yang bagus telah laku terjual. Hal ini menyebabkan kendala pemasaran. Masalah kedua terkait dengan pemasaran bahwa penjualan IKM ini mengandalkan pengepul dimana pengerajin kurang diuntungkan terkait masalah harga yang ditekan oleh pihak pengepul. Pengerajin mengharapkan bisa terhubung langsung dengan konsumen yang memerlukan produk kerajinan tanpa harus melalui pengepul, sehingga margin keuntungan yang didapat pihak pengerajin menjadi lebih besar. Beberapa solusi yang dapat ditawarkan untuk menangani permasalah yang dialami oleh IKM adalah kegiatan dengan sentuhan ipteks, yaitu pendataan dan digitalisasi data produk kerajinan, pembuatan katalog produk kerajinan, pelatihan digitalisasi data produk kerajinan, pembuatan fasilitas online marketing produk kerajinan, serta pelatihan penggunaan online marketing untuk memperluas pemasaran. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah dihasilkannya data produk IKM Akah Bali berupa data digital, meningkatnya kemampuan pengerajin dalam menyiapkan data digital produk berupa foto, dihasilkannya buku katalog produk dan website sebagai sarana perluasan pemasaran.Kata kunci : kerajinan akar bambu, buku katalog, foto produk, website e-commerceABSTRACTThe handicraft industry (IKM) plays an important role in supporting the economy of the people in Bangli district, like the Akah Bali IKM. The handicrafts produced by the Akah Bali IKM are crafts made from bamboo roots. Bamboo roots that is considered as the waste can be processed into handicrafts that can be high economically valued, due to it’s uniqueness and it’s antiquity. These IKM bamboo waste crafts can penetrate the export market as well as wood crafts. IKM owners faces some obstacles during participating in the exhibition, because not all types of products are available for exhibition, even good products tend to be sold out. it causes marketing constraints. The second problem is related to marketing, that the sales of SMIs rely on collectors where the craftsmen are less profitable due to the price pressures by the collectors. The craftsmen expect to be able to connect directly with consumers who need handicraft products without having the help of middle man or so called the collectors, with hope that the craftmans’ profit margins are greater. Some solutions that can be offered to deal with problems experienced by IKM are activities with a touch of science and technology, namely data collection and digitization of handicraft product data, making handicraft product catalogs, training on digitizing craft product data, making online marketing facilities for craft products, and the use of online marketing to expand the businesses. The results of this PKM activity are the digital data form of IKM Akah Bali production, the increased ability of craftsmen in preparing digital product data through photos, the production of product catalog and websites as a means of expanding marketing.Keywords : bamboo root crafts; catalog books; product photo; e-commerce website

Page 9 of 15 | Total Record : 147