cover
Contact Name
Muhadi
Contact Email
muhadi@stikes-yrsds.ac.id
Phone
+6285255311281
Journal Mail Official
jurnalabdimas@stikes-yrsds.ac.id
Editorial Address
Jl.Kalidami No.14 Kalidami Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Abdimas Jatibara
ISSN : 29874106     EISSN : 29638305     DOI : http://dx.doi.org/10.29241/jaj.v1i1
Core Subject : Health,
Jurnal Abdimas Jatibara published by Institute for Research and Community Services (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)) the STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo as the implementation of of Public Health Science in empowering the community (Epidemiology, Enviromental Health, Health Administration and Policy, Nutrition, Occupational Health & Safety, Health Promotion and Behavioral Sciences, Maternal and Child Health, Health Information Systems). Jurnal Abdimas Jatibara as part of the spirit of disseminating the results of community service. Jurnal Abdimas Jatibara site provides journal articles for free download. Jurnal Abdimas Jatibara is a national scientific journal which is a reference source of academics in the field of community service. More several other changes in Jurnal Abdimas Jatibara are informed in the Journal History. For Author(s), please see the Journal Guidelines and Templates for submission.
Articles 72 Documents
Pengenalan Aplikasi Elektronik Siap Nikah Dan Hamil (ELSIMIL) Sebagai Upaya Skrining Pendampingan Calon Pengantin (CATIN) Untuk Menekan Angka Stunting Angesti, Dyan
Jurnal Abdimas Jatibara Vol 3, No 1 (2024): Jatibara Vol.3 No.1 Agustus 2024
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jaj.v3i1.1946

Abstract

Tantangan bagi pemerintah untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Tulungagung. dimana angka stunting mencapai 17 persen, terpaut diatas target nasional yang seharusnya dibawah 14 persen. Didentifikasi beberapa faktor yang berhubungan signifikan dengan kejadian stunting di Indonesia, beberapa diantaranya tingkat pendidikan ibu rendah, dan status sosioekonomi yang rendah.  Pencegahan stunting bukan hanya perbaikan gizi balita namun langkah preventif dimulai sejak akan menikah. Aplikasi elsimil merupakan inovasi dari BKKBN dengan tujuan utamanya adalah menekan angka stunting, juga berfungsi sebagai media komunikasi dengan Tim Pendamping Keluraga (TPK) dan edukasi tentang kesehatan reproduksi, kontrasepsi, kesiapan pranikah, kesiapan kehamilan, serta cegah kanker. Namun tantangan yang dihadapi oleh  pemuka di Kecamatan  Gondang ini adalah keterbatasan sumber daya dan adaptasi terhadap teknologi masih kurang, memerlukan bantuan dan dukungan dari semua pihak. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan, edukasi dan pendamping calon pengantin (CATIN) terkait aplikasi Elektronik Siap Nikah(ELSIMIL). Sasaran kegiatan penyuluhan adalah warga CATIN di wilayah Puskesmas Iudan Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung sebanyak 30 orang. Keberhasilan kegiatan terbukti peningkatan hasil pre test dan post test, dari tingkatan cukup baik menjadi baik sekali. Kegiatan ini mendapat sambutan baik dari berbagai pihak dan terbukti melalui keaktifan peserta sehingga diskusi cukup interaktif. Diharapkan dapat menjalin kerjasama secara sustainability.
Pencegahan Stunting Melalui Peningkatan Pengetahuan Calon Pengantin tentang Prediksi Tinggi, Berat badan Balita Serta Berat Badan Ibu Hamil di Desa Notorejo Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung Djunawan, Achmad; Mujiburrahman, M. Alexander; Rizki, M. Risya; Puriyanti, Puriyanti
Jurnal Abdimas Jatibara Vol 3, No 2 (2025): Jatibara Vol.3 No.2 Februari 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jaj.v3i2.2045

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem in toddlers indicated by low weight and height of toddlers. Stunting is a chronic nutritional problem in toddlers indicated by low weight and height of toddlers. Therefore, efforts are needed to prevent stunting with the active involvement of all components of society. This study aims to improve the understanding of prospective brides and grooms regarding the prediction of toddler weight and height and the weight of pregnant women with a counseling method through material presentation. The results of this counseling are that the knowledge of prospective brides increased by 4.3 points. So that with the counseling, it can increase the knowledge of prospective brides about the prediction and prevention of stunting.
Peningkatan Kualitas Hidup dan Produktivitas Lansia Melalui Program Senam, Pemeriksaan dan Penyuluhan Kesehatan Kristiono, Josafat Ago; Sushanty, Vera Rimbawani; Huroiroh, Ernawati
Jurnal Abdimas Jatibara Vol 3, No 2 (2025): Jatibara Vol.3 No.2 Februari 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jaj.v3i2.2133

Abstract

This community service program has several objectives: 1) Improving the quality of the elderly's health, 2) Increasing the enthusiasm and concern of the elderly for their own health, 3) Helping the elderly to stay fit and healthy, 4) Increasing the awareness of the elderly about how to maintain their diet. by implementing a healthy menu in Padang Cermin Village. This community service activity is carried out by holding routine gymnastics for the elderly. The subjects of this program are elderly people. Implementation of activities goes through several stages, namely planning and implementing core activities. The elderly exercise program contributes to improving the health condition of the elderly, who are generally in good health without complaints of serious illness, although there are some elderly who experience health complaints.
Peningkatan Kapasitas Kader dalam Pemantauan Pertumbuhan dan Penggunaan Alat Antropometri untuk Mengoptimalkan Deteksi Stunting pada Bayi dan Balita Gustaman, Rian Arie; Novianti, Siti; Lina, Nur; Aisyah, Iseu Siti; Maywati, Sri; Susilowati, Prima Endang; Destiati, Dita; Rahmawaty, Aisya; Andriantie, Sharla Alicia; Irawan, Reihan Maulana
Jurnal Abdimas Jatibara Vol 3, No 2 (2025): Jatibara Vol.3 No.2 Februari 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jaj.v3i2.2046

Abstract

Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) di Tahun 2022 Kota Tasikmalaya menempati urutan ke-9 prevelansi stunting tertinggi di Jawa Barat dengan angka sebesar 22,4%. Terdapat 5 Puskesmas dengan kasus stunting tertinggi di Kota Tasikmalaya pada tahun 2022 yaitu Puskesmas Karanganyar sebanyak 599 kasus, Puskesmas Purbaratu sebanyak 462 kasus, Puskesmas Mangkubumi sebanyak 412 kasus, Puskesmas Cibeureum sebanyak 382 kasus dan Puskesmas Kawalu sebanyak 366 kasus. Status stunting pada anak dapat diketahui melalui hasil pengukuran tinggi atau panjang badan yang kemudian dibandingkan dengan standar yang berlaku. Sehingga data stunting dipengaruhi oleh keakuratan hasil pengukuran antropometri pada bayi dan balita. Namun, pada kenyataannya masih banyak terjadi human error dalam melakukan pengukuran antropoemtri sehingga dapat mempengaruhi data stunting di suatu wilayah. Kegiatan PkM ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader terkait pengukuran dan penggunaan alat antropometri untuk meningkatkan keakuratan deteksi stunting pada bayi dan balita. Metode kegiatan pengabdian ini menggunakan metode sosialisasi terkait keakuratan penggunaan alat antropometri dan pengaruhnya dalam menentukan status stunting pada bayi dan balita. Selain itu melakukan pelatihan kepada kader kesehatan mengenai tata cara pengukuran antropometri yang benar hingga memahami hasil pengukuran TB/PB, BB, dan LiLA serta tindak lanjutnya. Hasil kegiatan PkM ini terjadi peningkatan pengetahuan kader kesehatan yang ditunjukan dengan peningkatan hasil posttest dibandingkan dengan hasil pretest. Dengan dilaksanakan pelatihan pengukuran antropometri diharapkan data yang diperoleh dari pengukuran bayi dan balita dapat terstandar dan data stunting lebih akurat.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Aplikasi Ekstrak Daun Teh Hijau Sebagai Insektisida Dalam Pencegahan Nyamuk Demam Berdarah (Aedes aegypti) Di Kelurahan Banta-Bantaeng Kota Makassar Rasjid, Ashari; zaenab, Zaenab; Rafidah, Rafidah; Haerani, Haerani; Azizah, Nurfitriani
Jurnal Abdimas Jatibara Vol 3, No 2 (2025): Jatibara Vol.3 No.2 Februari 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jaj.v3i2.2152

Abstract

Makassar City is the capital of South Sulawesi Province, which is the fifth largest region with the highest number of dengue fever cases, recording 175 cases in 2020. Chemical control remains the primary approach for managing Aedes aegypti mosquitoes. One method of control is using natural insecticides derived from green tea leaf extract. A community service initiative aimed to develop the knowledge and skills of local residents in Banta-Bantaeng Village in preventing the spread of Dengue Fever through the application of green tea leaf extract. The community service methods included education about Dengue Fever and the use of natural insecticides from green tea extract, as well as a demonstration on how to apply the green tea leaf extract. The results of the community service showed that 23 people (88.46%) recognized the purpose, effectiveness, and application procedures of green tea leaf extract for preventing dengue mosquitoes (Aedes aegypti). In conclusion, 8 participants (30.76%) provided feedback through questions during the discussion session, and 16 people (61.53%) were able to demonstrate the application of green tea leaf extract. It is recommended that the community regularly apply the green tea leaf extract product to prevent Aedes aegypti mosquitoes.
Upaya Pencegahan Penyakit Diabetes Melitus dan Stunting melalui Edukasi Kesehatan pada Tokoh Agama Islam di Kota Tasikmalaya Abdurrahmat, Asep Suryana; Gustaman, Rian Arie; Saeful Mubarok, Acep Zoni; Destiati, Dita; Rahmawaty, Aisya; Andiriantie, Sharla Alicia
Jurnal Abdimas Jatibara Vol 3, No 2 (2025): Jatibara Vol.3 No.2 Februari 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jaj.v3i2.2047

Abstract

Pandangan Islam tentang kesehatan menekankan kebersihan, ketenangan, dan keseimbangan dalam kehidupan. Perilaku kesehatan dipahami dapat mempengaruhi aktivitas manusia, terutama dalam melakukan ibadah. Upaya penambahan pengetahuan tentang aspek kesehatan bagi seseorang ataupun masyarakat sangat diperlukan guna meningkatkan pengetahuan dan pemahamannya agar dapat mengoptimalkan produktivitas dalam berkegiatan sehari-hari. Seorang tokoh agama islam khususnya dalam Islam memiliki peran sebagai teladan dan panutan bagi masyarakat. Mereka juga memiliki potensi besar untuk menyebarkan informasi kesehatan, termasuk pencegahan diabetes melitus dan stunting. Forum pesantren dan MUI kota Tasikmalaya merupakan lembaga berbasis agama yang memiliki guru ataupun tenaga pendidik seorang kiyai maupun ustad/ustadzah. Melakukan pelatihan kepada kiyai dan guru agama dapat meningkatkan pengetahuan tentang penyakit diabetes melitus dan stunting beserta cara pencegahan penyakitnya. Hasil diskusi dengan mitra diperoleh kesepakatan bahwa model kegiatan Pengabdian bagi Masyarakat Program Peningkatan Kesehatan Masyarakat (PbM-PPKM) yang akan dilakukan adalah edukasi kesehatan terkait pencegahan penyakit diabetes melitus dan stunting pada forum pesantren dan MUI Kota Tasikmalaya. Selain itu disampaikan juga informasi mengenai pentingnya seorang tokoh agama islam dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Kegiatan PbM-PPKM dihadiri oleh 37 orang yang terdiri dari Majeli Ulama Indonesia (MUI), Forum Pondok Pesantren, dan penyuluh agama Islam.  Hasil dari kegiatan pengabdian melalui pemberian edukasi kesehatan, pengetahuan para peserta dapat meningkat. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan skor hasil post test dibandingkan dengan skor pre-test. Pandangan Islam tentang kesehatan menekankan kebersihan, ketenangan, dan keseimbangan dalam kehidupan. Perilaku kesehatan dipahami dapat mempengaruhi aktivitas manusia, terutama dalam melakukan ibadah. Upaya penambahan pengetahuan tentang aspek kesehatan bagi seseorang ataupun masyarakat sangat diperlukan guna meningkatkan pengetahuan dan pemahamannya agar dapat mengoptimalkan produktivitas dalam berkegiatan sehari-hari. Seorang tokoh agama islam khususnya dalam Islam memiliki peran sebagai teladan dan panutan bagi masyarakat. Mereka juga memiliki potensi besar untuk menyebarkan informasi kesehatan, termasuk pencegahan diabetes melitus dan stunting. Forum pesantren dan MUI kota Tasikmalaya merupakan lembaga berbasis agama yang memiliki guru ataupun tenaga pendidik seorang kiyai maupun ustad/ustadzah. Melakukan pelatihan kepada kiyai dan guru agama dapat meningkatkan pengetahuan tentang penyakit diabetes melitus dan stunting beserta cara pencegahan penyakitnya. Hasil diskusi dengan mitra diperoleh kesepakatan bahwa model kegiatan Pengabdian bagi Masyarakat Program Peningkatan Kesehatan Masyarakat (PbM-PPKM) yang akan dilakukan adalah edukasi kesehatan terkait pencegahan penyakit diabetes melitus dan stunting pada forum pesantren dan MUI Kota Tasikmalaya. Selain itu disampaikan juga informasi mengenai pentingnya seorang tokoh agama islam dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Kegiatan PbM-PPKM dihadiri oleh 37 orang yang terdiri dari Majeli Ulama Indonesia (MUI), Forum Pondok Pesantren, dan penyuluh agama Islam.  Hasil dari kegiatan pengabdian melalui pemberian edukasi kesehatan, pengetahuan para peserta dapat meningkat. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan skor hasil post test dibandingkan dengan skor pre-test. 
Upaya Pencegahan dan Penanganan Stunting Melalui Penyuluhan di Wilayah Puskesmas Porong Sidoarjo Djunawan, Achmad; Rizki, Muhammad Risya; Oktavia, Chindy
Jurnal Abdimas Jatibara Vol 3, No 2 (2025): Jatibara Vol.3 No.2 Februari 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jaj.v3i2.2166

Abstract

SDGs (Suistainable Development Goals) number 2 say that eliminating all forms of malnutrition, including nutritional problems such as stunting. Based on data collected from the e-PPGBM application, the number of stunting reached 23.9% in Sidoarjo and 28% in the Porong primary health care working area. Therefore, there needs to be community service efforts for this problem. This community service activity aims to increase the knowledge of mothers in the Porong Primary Health Care area about predicting the height and weight of toddlers as well as how to prevent and deal with stunting. The activity method takes the form of counseling, practice predicting the height or length of toddlers, the weight of toddlers, and questions and answers. The implementer also provided pretest and posttest questionnaires before and after delivering the material to assess the increase in respondents' understanding. Implementation of service activities on 6 December 2023 at Porong Primary Health Care, Sidoarjo. The targets are mothers who have babies and toddlers who are indicated to be stunted in the work area of the Porong Sidoarjo Primary Health Care. The results of the paired T test from the pretest and posttest scores show a value of 0.00, meaning there is a difference between the pretest score and the posttest score. The conclusion from these results is that there is an increase in respondents' knowledge about predicting and treating stunting.
Pendidikan dan Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan bersama SIDORA (Simulasi Dokter Remaja) Uktutias,, Sendy Ayu Mitra; Setijaningrum, Erna
Jurnal Abdimas Jatibara Vol 3, No 2 (2025): Jatibara Vol.3 No.2 Februari 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jaj.v3i2.2083

Abstract

Kabupaten Mojokerto memiliki kasus cedera sebesar 14,74%. Cedera yang mengakibatkan kegiatan sehari-hari terganggu, ditemukan pada kelompok umur 5 - 14 tahun sebesar 13,04%. Pemahaman remaja akan keselamatan dirinya penting untuk dimiliki, sehingga perlu pengembangan SDM yang handal melalui pendidikan yang berkualitas. Pendidikan dan pelatihan kesehatan yang berkualitas tidak hanya dilakukan secara formal namun bisa dilakukan secara informal dengan pendidikan dan pelatihan kesehatan tanggap gawat darurat pertolongan pertama (first aid) di sekolah baik melalui pendidikan berupa ceramah dan tanya jawab serta pelatihan berupa Simulasi Dokter Remaja (SIDORA).  Peserta program pengabdian masyarakat ini adalah siswa-siswi SMP Negeri 3 Gondang Kabupaten Mojokerto. Selain meningkatkan pemahaman dan kesadaran terhadap risiko cedera, program pengabdian masyakarat ini membentuk SDM yang handal sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan terutama pada anak, sehingga mampu mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.
Penyuluhan Gerakan Cinta Tubuh Melalui Pola Hidup Bersih dan Sehat Pada Siswa SDN Perwira IV Kota Bekasi Syifah, Dinda Nuriyah; Mun Nia, Indah Anggun; Satifah, Dina; Yuliyanah, Yuliyanah; Putri, Fara Diba Catur; Maharbid, Dian Anggraeni
Jurnal Abdimas Jatibara Vol 3, No 2 (2025): Jatibara Vol.3 No.2 Februari 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jaj.v3i2.2179

Abstract

This outreach activity is in collaboration with one of the elementary school education agencies, namely SDN Perwira IV, Bekasi City. The object of counseling in this research is all class V students. The method used is an outreach method about Clean and Healthy Lifestyles in which there are several activities ranging from presentation of material to practice carried out by students. Based on the results of the activities carried out, students are able to know how to wash their hands properly and correctly, get used to consuming healthy and nutritious food, and how to brush their teeth properly and correctly. In conclusion, students already know and are able to implement a Clean and Healthy Lifestyle (PHBS) in the school environment.
Peningkatan Gaya Hidup Bersih dan Sehat Melalui Bakti Sosial dan Sosialisasi di Panti Asuhan Dharma Jati Klungkung Yukiandani, Ni Putu Eviana; Laksmi, Putu Cahya Putri Sri; Suasnawa, I Gede; Sutrisnawati, Ni Nyoman Dwi; Suandari, Putu Vierda Lya; Nugraha, I Nyoman Adikarya
Jurnal Abdimas Jatibara Vol 3, No 2 (2025): Jatibara Vol.3 No.2 Februari 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jaj.v3i2.2014

Abstract

Social service and outreach activities carried out by the Hospital Administration Student Association (HIMARS) of Bali International University are one part of the work program. In this activity, HIMARS distributed packages of necessities to children in orphanages as a form of concern for the welfare of others. To ensure continuity, HIMARS has designated this activity as a routine part of the work program carried out every year. Social service and outreach activities at the Dharma Jati Klungkung Orphanage are carried out with the aim of increasing the knowledge and understanding of orphanage children regarding PHBS and increasing caring attitudes towards fellow citizens, as well as a routine program from HIMARS. The social service and outreach method used is by coming directly to the orphanage to hand over packages of needs and providing outreach material about PHBS, hand washing practices and cough and sneeze etiquette. Based on the results of surveys and evaluations using pretest and posttest methods, there was a significant increase in children's knowledge about PHBS, from an average score of 70 in the pretest to 90 in the posttest. This shows that health education programs carried out intensively and participatively can bring positive changes in the healthy living habits of children in orphanages.