cover
Contact Name
Ratno Susanto
Contact Email
krepaabdimas@gmail.com
Phone
+62881026447491
Journal Mail Official
ratnosusanto142@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/krepa/about/editorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 29883059     EISSN : 29883059     DOI : -
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Kreativitas Pada Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat terbit empat Kali setahun yaitu Januari, April, Juli, Oktober yang membahas praktik dan proses pengabdian masyarakat. Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyediakan forum bagi akademisi dan praktisi untuk mengeksplorasi masalah dan merefleksikan praktik yang berkaitan dengan layanan pengabdian masyarakat. Kreativitas Pada Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal daring yang didedikasikan untuk publikasi artikel pengabdian masyarakat berkualitas tinggi yang berfokus pada implementasi layanan pengabdian kepada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 525 Documents
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TENTANG MENGGALI CITA RASA NUSANTARA: BAROBBO SEBAGAI SOLUSI MENINGKATKAN GIZI DI TENGAH MASYARAKAT Nurul Hidayat; Fharel Rezza Lesmana; Merisa, Merisa; Aji Muhammad Ezrinal Aziz; Amanda Kamila Savitri; Erlivia Ramadhaniyanti; Iluh Ika Melan Sri; Madyan Syahruramadana
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i6.7053

Abstract

Barobbo merupakan kuliner tradisional dari Sulawesi Selatan. Berbahan dasar jagung dicampur beras danberbagai macam sayuran. Beragam makanan khas daerah pada nusantara mulai jarang dikenal oleh banyak orang sebab zaman yang sudah mulai maju. Beberapa menu makanan khas yang seharusnya dikembangkan perlahan punah akibat munculnya westernisasi di kalangan masyarakat. Dengan adanya pengabdian masyarakat dengan program pengenalan “Menggali Cita Rasa Nusantara: Barobbo Sebagai Solusi Meningkatkan Gizi di Tengah Masyarakat” ini mampu membawa kembali makanan khas daerah di kalangan masyarakat. Kegiatan ini telah berlangsung di RT 01, Kelurahan Mamburungan, Kalimantan Timur, Kota Tarakan. Metode yang telah dicangkup yaitu pendidikan masyarakat tentang pengenalan makanan khasnusantara, pelatihan dalam pembuatan barobbo, dokumentasi yang terlampir mengharapkan masyarakat mampu mengenal cita rasa makanan khas nusantara yang telah terlupakan. Disimpulkan secara singkat bahwa masa pengenalan makanan khas daerah yaitu Barobbo asal Sulawesi Selatan di kalangan masyarakat dinyatakan berhasil. Diharapkan dengan adanya program pengabdian masyarakat ini mampu membawakembali cita rasa tradisional dan mampu menghilangkan westernisasi.
INOVASI PROSES APPRAISAL DI HOTEL X: IMPLEMENTASI SISTEM REMINDER OTOMATIS A’dylla Puteri Lesmana; Ma’mun Sutisna
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i6.7066

Abstract

Evaluasi kinerja karyawan atau appraisal staff merupakan komponen penting dalam manajemen sumber daya manusia, yang berfungsi sebagai dasar pengambilan keputusan strategis, seperti perpanjangan kontrak kerja dan pengembangan profesional. Namun, keterbatasan sumber daya manusia sering kali menyebabkan keterlambatan dalam proses appraisal, seperti yang terjadi di HR Department Hotel X. Artikel ini membahas implementasi sistem reminder appraisal otomatis berbasis Google Sheet dengan integrasi ekstensi Add-Reminderuntuk mengatasi permasalahan tersebut. Sistem ini dirancang untuk mengirimkan notifikasi email secara otomatis kepada HR Manager sebelum masa kontrak karyawan berakhir dengan menggunakan data yang telah terorganisir dan disusun secara kronologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan observasi, pengumpulan informasi, perancangan, pengujian, dan implementasi sistem. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan efisiensi proses appraisal dengan adanya notifikasi yang terjadwal serta peningkatan akurasi data karyawan. Sistem ini juga mempermudah pengambilan keputusan dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih transparan. Dengan demikian, implementasi sistem ini memberikan solusi yang mendukung efisiensi HR Management, memperbaiki alur kerja HR, dan meningkatkan produktivitas karyawan di Hotel X.
SOSIALISASI BAHAYA PENGGUNAAN DEEPFAKE DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SWASTA YADIKA 3 Salsabila Rahmadania Awalia Zahri; Syafira Silvestry Maulidya; Nur Amalia; Hermina Manihuruk; Putri Utami Ramadhan; Sunardin, Sunardin; Ronald Manalu
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i6.7071

Abstract

Memberikan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan deepfake kepada masyarakat khususnya bagi para pelajar generasi muda penerus bangsa merupakan hal yang sangat penting di era digital saat ini. Kemajuan teknologi deepfake yang semakin canggih menjadi penyebab utama dalam permasalahan yang terjadi di masyarakat. Keunggulan dari teknologi ini dapat memanipulasi gambar, video dan audio yang tampak seperti nyata. Kasus penyalahgunaan deepfake yang semakin marak terjadi dan menimbulkan berbagai permasalahan. Teknologi deepfake sering disalahgunakan untuk tujuan penipuan, penyebaran informasi palsu, atau bahkan perundungan siber. Hal ini menyebabkan teknologi deepfake menjadi ancaman serius bagi masyarakat, terutama bagi kalangan muda yang sering terpapar dunia digital. Metode pengabdian yang digunakan merupakan metode sosialisasi yang dilakukan melalui berbagai kegiatan, yaitu presentasi materi, video interaktif, dan sesi tanya jawab. Hasil dari penerapan metode sosialisasi yang digunakan membuktikan bahwa metode pengabdian yang diterapkan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa-siswi mengenai bahaya penyalahgunaan deepfake, karena terjadi peningkatan yang signifikan sebesar 55% dalam hasil post-test yang mengindikasikan keberhasilan sosialisasi ini dalam mencapai tujuan yang diharapkan.
EDUKASI ETIKA BERKOMUNIKASI DAN BERKOMENTAR DI MEDIA SOSIAL PADA SISWA SMA DARUL MA'ARIF Sabrina Putri Michellia; Shanley Albitha; Nur Amalia; Hermina Manihuruk; Putri Utami Ramadhan; Ronald Manalu; Sunardin, Sunardin
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i6.7072

Abstract

Penggunaan media sosial di kalangan remaja meningkat pesat seiring dengan perkembangan teknologi digital, yang saat ini menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Di Indonesia, dengan lebih dari 167 juta pengguna media sosial pada tahun 2023, banyak diantaranya remaja, muncul kekhawatiran terkait pelanggaran etika komunikasi dalam bermedia sosial, seperti ujaran kebencian, perundungan siber, dan penyebaran hoaks. Proyek edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan pemahaman etika bermedia sosial bagi siswa SMA Darul Ma'arif. Proyek ini mengajarkan pentingnya komunikasi dengan sopan di media sosial, komentar sesuai etika, serta pengaruh jejak digital terhadap masa depan. Melalui pendekatan pembelajaran interaktif, seperti presentasi, diskusi, kuis, dan games, siswa diharapkan mampu memahami dampak dari perilaku digital yang tidak etis dan menjadi pelopor perubahan positif dalam lingkup digital. Proyek ini juga melibatkan pembuatan materi edukatif berupa poster dan dokumentasi video, yang diharapkan dapat memperluas jangkauan manfaat bagi komunitas masyarakat. Hasil evaluasi proyek menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa, dengan nilai rata-rata post-test mencapai 86%. Dengan membekali generasi muda dengan pemahaman yang lebih baik tentang etika digital, proyek ini mampu untuk menciptakan lingkungan media sosial yang lebih aman, positif, dan bertanggung jawab.
MEMBANGUN KESADARAN HUKUM DIGITAL BERBASIS UU ITE BAGI PELAJAR DI SMKN 41 JAKARTA Suci Andara Sari; Salsabilla, Salsabilla; Kamilia Zulfa Taryono; Putri Windyana Kusumo; Subakdi, Subakdi; Mulyadi, Mulyadi; Hasan Basri; Ronald Manalu
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i6.7074

Abstract

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) merupakan sebuah produk hukum yang diciptakan sebagai langkah strategis pemerintah dalam mengatur pemanfaatan teknologi informasi dan transaksi elektronik di Indonesia. UU ITE hadir di tengah-tengah kehidupan masyarakat sebagai upaya memberikan kepastian hukum serta melindungi hak-hak pengguna teknologi digital. Seiring dengan berkembang pesatnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), pemahaman terhadap UU ITE kini menjadi sangat krusial di berbagai sektor kehidupan, termasuk sektor pendidikan. Dimana kini siswa memerlukan pemahaman yang kuat mengenai hak dan kewajiban mereka di dunia digital serta konsekuensi hukum dari penggunaan teknologi. Adapun tujuan utama diadakannya kegiatan ini adalah untuk membangun kesadaran hukum digital di kalangan pelajar melalui edukasi berbasis UU ITE. Dengan ini, diharapkan siswa dapat memahami pentingnya menjaga keamanan digital, melindungi data pribadi, serta mengetahui cara mencegah kejahatan siber. Melalui pendekatan partisipatif, siswa diberikan wawasan terkait batasan kebebasan berekspresi, kewajiban menjaga etika digital, serta langkah strategis melindungi privasi dan data pribadi di internet. Dengan adanya program ini, diharapkan pemahaman siswa terkait UU ITE dapat terintegrasi dengan baik dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menjadi bekal untuk berinteraksi secara aman dan bertanggung jawab di dunia digital.
DUKUNGAN PANTI ASUHAN PENUH PENGHARAPAN TERHADAP KESETARAAN GENDER UNTUK ANAK-ANAK ASUH Roihan Ramadhan; Andreas Simanjuntak; Juventus Simangunsong; Berlianti, Berlianti
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i6.7093

Abstract

M. Quraish Shihab perlu adanya pemberian hak-hak perempuan yang sejajar dengan laki- laki dan senantiasa menghormatinya agar tidak terjadi ketimpangan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penulisan artikelini memiliki tujuan untuk mendapatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai pandangan M. Quraish Shihab mengenai kesetaraan gender dalam aspek pendidikan serta untuk mengetahui perlunya penerapan kesetaraan gender dalam pendidikan. Kesetaraan gender merupakan posisi dimana perempuan dan laki-lakimendapat kesempatan yang sama baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dalam sebuah Langkah inovatif dan berani, Panti Asuhan Penuh Pengharapan yang berada di Medan, telahmenerapkan Sistem Kesetaraan Gender bagi anak-anak asuh mereka. Program ini bertujuan untuk memberikan lingkungan yang inklusif dan setara bagi semua anak, tanpa memandang jenis kelamin agar mereka bisatumbuh dengan kepercayaan diri dan kesempatan yang sama.
PERAN PEMERINTAH DALAM PROSES RECOVERY PASCA BENCANA BANJIR DI KELURAHAN SEI MATI KOTA MEDAN Nadya Putri Siregar; Sera Dwi Wati; Vivi Rahmadani Siregar; Berlianti, Berlianti
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i6.7120

Abstract

Bencana yang disebabkan oleh faktor alam dan/atau faktor non alam dapat mengancam kehidupan masyarakat sehingga mengakibatkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, dan lain sebagainya. Bencana banjir menjadi salah satu bencana alam yang masih sering terjadi di wilayah Kota Medan dan semestinya harus mendapat perhatian lebih dari pemerintah setempat. Studi ini bertujuan menganalisis peran pemerintah dalam proses recovery pasca bencana banjir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif, dengan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peran pemerintah pasca banjir dan telah matang dilaksanakan oleh masyarakat yang terkena banjir di Kelurahan Sei Mati. Pelatihan kesiapsiagaan yang inisiatif dilakukan oleh masyarakat melibatkan berbagai pihak seperti BPBD dan relawan. Selain itu adanya bantuan kesehatan dari pemerintah kelurahan seperti pemberian obat gratis, dan lain sebagainya. Namun demikian, peran peksos juga dibutuhkan dalam kondisi ini, terutama dalam memberikan dukungan sosial kepada korban banjir melalui konseling individu atau kelompok, selain itu peksos juga dapat memberikan edukasi dalam membangun kesadaran masyarakat tentang mitigasi bencana banjir.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM UPAYA OPTIMALISASI PERAN KADER SEBAGAI PENDAMPINGAN KELUARGA DENGAN BALITA STUNTING DI DESA PAKIS KECAMATAN PANTI Susi Wahyuning Asih; Dyah Ayu Noer Fadila; Afina Ahmad; Muhamad Andi; Savira Nurfitasari
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i6.7156

Abstract

Stunting adalah suatu kondisi terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan fisik anak akibat kekurangan gizi, sering terjadi sejak dalam kandungan hingga usia 2 tahun, dan merupakan kondisi gizi jangka panjang yang disebabkan oleh gizi yang tidak memadai. Stunting dapat menimbulkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan fisik dan perkembangan kognitif anak. Anak-anak yang mengalami stunting mempunyai risiko lebih tinggi terkena penyakit degenerative saat dewasa, mempunyai prestasi buruk di sekolah, dan cenderung kurang produktif ketika dewasa karena terganggunya perkembangan otak pada anak (Vaivada et al., 2020) Penanganan stunting merupakan salah satu prioritas pembangunan nasional yang tercantum dalam RPJMN 2020-2024 dengan target penurunan angka stunting sebesar 11,8% pada tahun 2024. Upaya penanganan dan pencegahan stunting melibatkan pihak pihak posyandu dalam praktiknya, Dimana kader posyandu merupakan orang terdekat yang menjangkau langsung dan dapat memberikan pendampingan langsung kepada ibu hamil, ibu menyusui dan keluarga dengan balita. Kader juga merupakan perpanjangan tangan dari tenaga Kesehatan dalam penyampaian informasi dan edukasi Kesehatan ke Masyarakat secara langsung (Rahman et al., 2023)
MANAJEMEN PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DENGAN ADANYA PROGRAM KERJA PEMERINTAH KOTA (PEMKO) DALAM PEMBENTUKAN KOLAM RETENSI Atikah Anjani Pohan; Mayang Febi Awaliah; Roihan Ramadhan; Berlianti, Berlianti
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i6.7157

Abstract

Banjir merupakan bencana alam yang sering mengganggu kehidupan masyarakat di Kota Medan, dengan intensitas curah hujan yang tinggi dan kondisi geografis yang rentan terhadap genangan air. Dampak banjir tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga merusak infrastruktur dan menyebabkan kerugian material yang besar. Untuk mengatasi masalah ini, Pemerintah Kota Medan mengimplementasikan kebijakan penanggulangan banjir melalui pembangunan kolam retensi di beberapa titik rawan banjir. Salah satu proyek penting adalah pembangunan Kolam Retensi USU, yang diharapkan dapat menampung air hujan sebanyak 10.000 meter kubik, dengan area pelayanan sekitar 170 hektar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan tersebut dalam mengurangi dampak banjir serta dampaknya terhadap masyarakat sekitar. Metode yang digunakan adalah observasi langsung dan wawancara dengan warga di sekitar lokasi proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kolam retensi ini masih dalam tahap pembangunan, dampaknya terhadap pengurangan genangan air sudah mulai terlihat. Namun, kapasitas penampungan air yang ada belum sepenuhnya optimal saat hujan lebat. Pemerintah Kota Medan juga telah melakukan upaya lain seperti pelebaran parit dan kegiatan gotong royong sebagai bagian dari upaya pencegahan banjir. Penelitian ini memberikan gambaran tentang tantangan dalam pelaksanaan kebijakan penanggulangan banjir dan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi masalah banjir secara efektif di Kota Medan.
PELATIHAN PENGEMBANGAN SENI BERBICARA DI DEPAN UMUM MELALUI KEGIATAN PIDATO UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Endang Setyowati; Ari Nugrahani; Harry Surahman; Kingkin Puput Kinanti
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i6.7173

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah pelatihan pengembangan seni berbicara di depan umum melalui kegiatan pidato di SDN Tasikmadu 2 Malang. Pelatihan ini adalah merupakan usaha untuk membuat siswa berani berbicara di depan umum tanpa rasa malu dan gugup. Keterampilan ini sangat penting untuk menghadapi tantangan di masa depan, khususnya dalam berkomunikasi dengan orang lain atau masyarakat. Materi yang diberikan selama pelatihan didesain sesuai dengan anak usia 10-11 tahun, atau setingkat dengan anak kelas 4 SD. Metode pelatihan melilibatkan teknik public speaking, seperti pengaturan intonasi dan volume suara, gerakan tubuh, pemilihan kata yang baik dan sopan, membangun kepercayaan diri, dan penyampaian kalimat dengan jelas. Bentuk evaluasi yang diberikan pada siswa dalam pelatihan ini adalah penyemangat dan saran yang membangun. Harapan dari pelatihan ini siswa memperoleh keterampilan berbicara, dan juga meningkatkan rasa percaya diri sekaligus mendapatkan ilmu pengetahuan dan wawasan tentang cara berkomunikasi yang baik dan benar. Siswa akan mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan, sehingga anak akan terbiasa berbicara di depan umum dengan penuh percaya diri.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 12 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 11 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 10 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 3 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 2 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 1 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 9 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 8 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 7 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 6 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 5 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 4 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 3 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 2 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 12 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 11 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 12 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 11 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 1 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 9 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 8 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 7 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 5 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 4 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 2 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 1 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 9 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 8 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 7 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 5 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 4 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 12 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 11 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 10 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 1 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 9 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 8 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 7 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 6 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krep Vol. 1 No. 5 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 4 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 3 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 1 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) More Issue