cover
Contact Name
Muhammad Syahrul Rizal
Contact Email
sicedu@universitaspahlawan.ac.id
Phone
+6282172464416
Journal Mail Official
syahrul.rizal92@gmail.com
Editorial Address
https://sicedu.org/index.php/sicedu/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Science and Education Journal
ISSN : 2963928X     EISSN : 29629713     DOI : -
Science and Education Journal (SICEDU) menerbitkan artikel penelitian yang membahas tentang pendidikan: pembelajaran di PGSD, di Sekolah Dasar yang membahas kurikulum dan teknologi pembelajaran, manajemen sekolah, kebijakan pendidikan di sekolah, Sosial, humaniora, dll.
Articles 514 Documents
Efektifitas Media Wordwall Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV Pada Pembelajaran IPAS Indana Kusnadia; Indah Yunitasari; Angga Setiawan
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.500

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPAS serta penggunaan media pembelajaran yang kurang bervariasi sehingga pembelajaran cenderung berlangsung secara konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media Wordwall terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV pada pembelajaran IPAS. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen dan jenis nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 36 siswa yang terdiri dari 20 siswa kelas eksperimen dan 16 siswa kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan berpikir kritis berupa soal pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan uji independent sample t-test dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Wordwall terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 (<0,05). Rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 76 menjadi 89, sedangkan kelas kontrol dari 70 menjadi 78. Nilai N-Gain sebesar 0,5854 menunjukkan kategori sedang dengan tingkat efektivitas sebesar 58,53%. Dengan demikian, media Wordwall cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS.
Rizawati, Diajeng Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Model Problem Based Learning Pada Materi Bunyi Dan Sifatnya Kelas V Di SD Muhammadiyah 01 Sugio Diajeng Rizawati; A.F. Suryaning Ati MZ; Oriza Zativalen
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.501

Abstract

Perkembangan pendidikan abad ke-21 menuntut pembelajaran yang berpusat pada siswa dan sesuai Kurikulum Merdeka. Hasil observasi menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS masih berpusat pada guru, perangkat pembelajaran belum dikembangkan secara maksimal, dan aktivitas belajar siswa masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis model Problem Based Learning (PBL) serta menguji kelayakannya berdasarkan aspek validitas dan kepraktisan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk yang dikembangkan meliputi modul ajar, bahan ajar, LKPD, dan asesmen. Uji validitas dilakukan melalui penilaian ahli, sedangkan uji kepraktisan melalui observasi aktivitas dan angket respons siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran sangat valid dengan skor rata-rata 3,90 pada modul ajar, 3,80 pada bahan ajar, 3,89 pada LKPD, dan 3,82 pada asesmen. Kepraktisan perangkat juga sangat baik, ditunjukkan dengan peningkatan aktivitas siswa dari 3,40 menjadi 3,60 serta respons siswa dari 3,53 menjadi 3,74. Dengan demikian, perangkat pembelajaran berbasis PBL layak digunakan dalam pembelajaran IPAS kelas V.
Perspektif Pelaku UMKM Kuliner Tentang Dampak Media Sosial Dalam Keberlanjutan Usaha (Studi Fenomenologi Pada Pelaku Usaha Perempuan Bolen Ummu Habibah) Tiara Nabila; Mayasri Mayasri; Sudawan Supriadi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.502

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya penggunaan media sosial dalam kegiatan usaha UMKM kuliner sebagai upaya mempertahankan keberlanjutan usaha di tengah perkembangan digital dan perubahan perilaku konsumen. Media sosial tidak hanya digunakan sebagai sarana promosi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam aktivitas usaha untuk membangun hubungan dengan pelanggan dan memperluas jangkauan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif pelaku UMKM kuliner perempuan Bolen Ummu Habibah tentang dampak media sosial dalam keberlanjutan usaha serta pengalaman pelaku usaha dalam menggunakan media sosial untuk mempertahankan keberlanjutan usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pemilik usaha, karyawan, dan konsumen Bolen Ummu Habibah. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial dipahami sebagai kebutuhan usaha, sarana pemasaran, penunjang penjualan, serta media interaksi dengan pelanggan. Penggunaan media sosial memberikan dampak terhadap keberlanjutan usaha pada dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Pada dimensi ekonomi, media sosial membantu meningkatkan penjualan, pendapatan, dan jangkauan pasar. Pada dimensi sosial, media sosial memperkuat interaksi, kepercayaan, dan loyalitas pelanggan. Pada dimensi lingkungan, media sosial berkaitan dengan efisiensi bahan produksi, penggunaan bahan lokal, dan transparansi proses produksi. Pengalaman pelaku usaha dalam menggunakan media sosial juga membentuk kemampuan adaptasi, inovasi, serta daya tahan usaha terhadap kondisi pasar yang tidak stabil. Namun, penggunaan media sosial masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu, pengelolaan konten, dan inkonsistensi penggunaan media sosial. Dengan demikian, media sosial memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan usaha UMKM kuliner perempuan di era digital.
Implementasi Penggunaan Media Kartu Bergambar Dalam Pembelajaran Keterampilan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas I SD Negeri 2 Kadipiro Yogyakarta Dedeh Descindang Irnissa; Muhardila Fauziah
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi penggunaan media kartu bergambar dalam pembelajaran keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas I SD Negeri 2 Kadipiro Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif untuk mendeskripsikan terkait dengan perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen keterampilan membaca permulaan secara mendalam. Subjek penelitian ini guru kelas I, kepala sekolah, dan siswa kelas I. Peneliti mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes membaca permulaan. Peneliti menganalisis data melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Selanjutnya, uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru melaksanakan perencanaan pembelajaran secara sistematis melalui asesmen awal, penyusunan modul ajar, pemilihan metode, bahan ajar, serta media kartu bergambar yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Guru melaksanakan pembelajaran dimulai dengan melakukan apersepsi, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan melaksanakan ice breaking untuk meningkatkan semangat belajar siswa. Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok kecil serta membagikan kartu bergambar dan kartu suku kata berawalan huruf ‘g’ kepada setiap kelompok. Guru menjelaskan cara penggunaan media dan mendampingi siswa selama kegiatan menggabungkan suku kata. Siswa menyusun suku kata menjadi kata yang bermakna, kemudian siswa membuat gambar yang sesuai dengan kata yang telah dibentuk. Pada kegiatan penutup, guru meminta siswa mempresentasikan hasil gambar dan gabungan suku kata yang telah dibuat sebagai penialaian asesmen formatif dan guru memberikan penguatan serta menyimpulkan materi membaca permulaan yang telah dipelajari siswa. Hasil tes menunjukkan bahwa 75% siswa telah mampu membaca permulaan dengan baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media kartu bergambar mampu meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas I secara efektif.
Analisis Kebutuhan: Pengembangan E-LKPD PBL Berbasis Kearifan Lokal Berbantuan Nearpod Pada Materi Vektor Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMAN 2 Solok Azkiya Rahmayani; Hidayati Hidayati; Hufri Hufri; Hayyu Yumna
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.508

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi vektor, khususnya dalam menguraikan komponen vektor dan menentukan resultan secara analitis. Berdasarkan hasil pre-test di SMAN 2 Solok terhadap 40 siswa kelas X Fase E, diperoleh rata-rata kemampuan pemecahan masalah sebesar 36,1% dengan kategori rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan Lembar Kerja Elektronik Peserta Didik (E-LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) yang didukung platform Nearpod dan terintegrasi kearifan lokal pada materi vektor untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate, namun penelitian difokuskan pada tahap analisis kebutuhan (define). Data diperoleh melalui wawancara guru, angket siswa, observasi, dan tes kemampuan pemecahan masalah berdasarkan indikator Polya. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran fisika masih didominasi LKPD cetak konvensional, siswa mengalami kesulitan memvisualisasikan arah vektor, serta dibutuhkan bahan ajar digital interaktif yang kontekstual dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Integrasi PBL, Nearpod, dan kearifan lokal dinilai mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan berpusat pada siswa. Oleh karena itu, pengembangan E-LKPD berbasis PBL berbantuan Nearpod dengan konteks kearifan lokal direkomendasikan sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi vektor.
The Songgon Experience : Strategi Penguatan Varietas Durian Lokal Sebagai Magnet Experiential Tourism Di Likin Durian Agrotourism Desa Songgon, Banyuwangi Dita Ayu Lestari; Novi Indah Permata Sari; Zaldy Iskandar
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.509

Abstract

Experiential Tourism menjadi salah satu bagian dari industri pariwisata yang mulai dikembangka dalam beberapa tahun terakhir. Pandemi Covid-19 memberi peluang baik bagi wisatawan maupun destinasi untuk memikirkan kembali dampak positif dan negatif dari berwisata. Experiential Tourism bertujuan untuk menciptakan pengalaman wisata holistik yang lebih kaya dan bernilai tinggi, dengan menggabungkan prinsip pengalaman wisata yang autentik dengan mengusung kearifan lokal suatu daerah. Experiential Tourism ini menjadi suatu kebaharuan bagi produk pariwisata alternatif di di Likin Durian Agrotourism yang merupakan destinasi durian lokal di Banyuwangi. Penelitian ini mengkaji bagaimana strategi penguatan varietas durian lokal melalui pengembangan The Songgon Experience sebagai magnet Experiential Tourism dapat menciptakan pengalaman wisata yang autentik dan edukatif dengan mengoptimalkan potensi durian lokal di Likin Durian Agrotourism. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan data primer dan sekunder, utamanya melalui wawancara mendalam dengan pihak-pihak yang berkaitan, serta didukung oleh studi literatur terdahulu. Hasil penelitian berupa bahan pertimbangan dalam mengembangkan Fokus penelitian diarahkan pada pengembangan konsep wisata yang menggabungkan unsur edukasi pertanian, eksplorasi alam, budaya lokal, serta aktivitas interaktif di kebun durian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas durian lokal seperti durian merah, durian pelangi, dan beberapa jenis durian khas Songgon memiliki potensi besar untuk dijadikan ikon Experiential Tourism.  Melalui konsep “The Songgon Experience”, wisatawan tidak hanya menikmati durian sebagai produk yang dikonsumsi, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung. Pengalaman tersebut menjadi nilai tambah yang mampu meningkatkan daya tarik wisata dan memberikan kesan berbeda dibandingkan wisata durian konvensional, strategi penguatan varietas durian lokal melalui konsep Experiential Tourism dapat menjadi inovasi pengembangan wisata berkelanjutan yang mampu memperkuat identitas lokal yaitu durian dan menjadi kekuatan magnet wisata di Likin Durian Agrowisata.
Peran Mahasiswa Sebagai Guru Paud Dalam Meningkatkan Stimulasi Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Juli Yanti Harahap; Dina Hidayati Hutasuhut; Aminda Tri Handayani; Beta Rapita Silalahi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mahasiswa sebagai guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam meningkatkan stimulasi perkembangan kognitif anak usia dini. Perkembangan kognitif merupakan aspek penting dalam pertumbuhan anak yang meliputi kemampuan berpikir, memecahkan masalah, mengingat, dan memahami konsep. Mahasiswa PAUD sebagai calon pendidik memiliki tanggung jawab untuk mampu merancang dan melaksanakan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan tahap perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran mahasiswa tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator yang memberikan kesempatan kepada anak untuk bereksplorasi dan bertanya. Interaksi yang positif antara mahasiswa dan anak memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan kognitif. Mahasiswa berperan sebagai perancang kegiatan, fasilitator pembelajaran, motivator dalam proses stimulasi kognitif. Implementasi kegiatan berbasis bermain, eksplorasi, dan pemecahan masalah terbukti dapat meningkatkan kemampuan berpikir logis dan simbolik anak. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kompetensi mahasiswa dalam memahami karakteristik perkembangan anak sangat menentukan keberhasilan stimulasi kognitif di PAUD. Peran mahasiswa tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator yang memberikan kesempatan kepada anak untuk bereksplorasi dan bertanya. Interaksi yang positif antara mahasiswa dan anak memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan kognitif.
Pengaruh Literasi Digital Dan Self-Efficacy Terhadap Kesiapan Kerja Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Angkatan 2022 Universitas Jambi Sonia Putri Sitompul; Muhammad Arif Liputo; Fadilla Ulfah
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi digital dan self-efficacy terhadap kesiapan kerja mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi angkatan 2022 Universitas Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Populasi penelitian adalah 104 mahasiswa dengan sampel sebanyak 82 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja dengan nilai thitung > ttabel (7,282 > 1,990). Self-efficacy juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja dengan nilai thitung > ttabel (2,451 > 1,990). Secara simultan, literasi digital dan self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja dengan nilai Fhitung > Ftabel (49,726 > 2,72) serta memberikan kontribusi sebesar 54,6%. Dengan demikian, semakin tinggi tingkat literasi digital dan self-efficacy mahasiswa, maka semakin tinggi pula kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja.
Manajemen Self-Regulated Learning Dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Murid Di SMAN 4 Cimahi Wulan Nurlanty; Dede Solihah; Okke Rosmaladewi; Fatiha Zalfa Rihadatul Aisy
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.512

Abstract

Kemandirian belajar merupakan salah satu kemampuan penting yang perlu dimiliki siswa dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21 dan implementasi Kurikulum Merdeka. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kemandirian belajar adalah Self-Regulated Learning (SRL), yaitu kemampuan siswa dalam mengatur, mengontrol, dan mengevaluasi proses belajarnya secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Self-Regulated Learning terhadap kemandirian belajar siswa di SMAN 4 Cimahi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional. Sampel penelitian berjumlah 86 siswa yang dipilih sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket skala Likert, sedangkan analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji korelasi, dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self-Regulated Learning memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian belajar siswa. Semakin baik kemampuan siswa dalam mengatur proses belajarnya, semakin tinggi pula tingkat kemandirian belajar yang dimiliki. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan regulasi diri menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung terbentuknya perilaku belajar yang mandiri.
Routine Activity Theory Dalam Memahami Konvergensi Spasial Dan Temporal Pada Layanan Transportasi Online Dan Pasar Seks Komersial Fat Haryanto Lisda; Abdul Munir; Rabiuladawiyah Rabiuladawiyah; Muhammad Fadli
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.514

Abstract

Perkembangan platform digital telah mengubah pola komunikasi, koordinasi, dan mobilitas dalam berbagai aktivitas sosial, termasuk aktivitas yang berkaitan dengan pasar seks komersial. Meskipun Routine Activity Theory menjelaskan bahwa peluang kejahatan terbentuk melalui konvergensi antara motivated offender, suitable target, dan absence of capable guardian, teori tersebut belum secara eksplisit menjelaskan bagaimana integrasi platform komunikasi dan platform mobilitas memengaruhi mekanisme konvergensi pada masyarakat digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan konsep Platform-Assisted Convergence sebagai perluasan analitis terhadap konsep konvergensi dalam Routine Activity Theory. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui conceptual literature review dengan metode integrative literature review. Literatur diperoleh dari berbagai basis data akademik bereputasi dan dianalisis melalui tahapan identifikasi, seleksi, analisis komparatif, serta sintesis konseptual terhadap kajian mengenai Routine Activity Theory, mobilitas digital, ekonomi platform, layanan transportasi berbasis aplikasi, dan pasar seks komersial berbasis teknologi digital. Hasil sintesis menunjukkan bahwa digitalisasi tidak menghilangkan kebutuhan akan konvergensi spasial dan temporal, tetapi mentransformasikan mekanisme pembentukannya. Komunikasi, pencarian informasi, negosiasi, dan koordinasi berlangsung melalui platform digital, sedangkan perpindahan menuju lokasi pertemuan difasilitasi oleh layanan transportasi berbasis aplikasi sehingga mempercepat terbentuknya peluang interaksi. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengajukan konsep Platform-Assisted Convergence, yaitu proses terbentuknya konvergensi spasial dan temporal yang dimediasi oleh integrasi platform komunikasi dan platform mobilitas. Konsep ini memperluas kapasitas eksplanatori Routine Activity Theory dalam menjelaskan mekanisme pembentukan peluang kejahatan pada masyarakat digital sekaligus memberikan kerangka konseptual bagi pengembangan kajian kriminologi digital di masa mendatang.