cover
Contact Name
Mahsup
Contact Email
mahsup.math@gmail.com
Phone
+6281805211294
Journal Mail Official
mahsup.math@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 1 Pagesangan Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Abdimas Mandalika
ISSN : -     EISSN : 28075943     DOI : -
Journals that disseminate every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the community include; (1). The fields of science, Natural Sciences (Physics, Chemistry, Biology), Applied Sciences, Social, Cultural, Economics, Health, Law, Religion and Psychology (2). Training and improvement of educational, agricultural, information and communication outcomes and (3). ICT Development
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2026): Februari" : 30 Documents clear
Agro-Scan: Pemanfaatan Aplikasi Smart Farming Untuk Deteksi Dini Penyakit Daun Padi Berbasis AI sebagai Upaya Digitalisasi Pertanian Presisi Nggego, Dedy Abdianto; Anwar, Anwar; Rahayu, Tri Kustanti; Erwin, Erwin
Abdimas Mandalika Vol 5, No 2 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i2.36608

Abstract

Abstract:  The decline in rice production yields due to leaf disease outbreaks has become a major issue for the Joint Farmers Group in Kuper Village, Merauke Regency, with harvest yields during 2022–2023 reaching only 40–50% of the previous year. The delay in identifying diseases and the lack of understanding about effective prevention methods resulted in the excessive use of pesticides and chemicals, leading to increased production costs and a decrease in rice quality. The objective of this community service program is to digitalize agriculture with a precision approach by utilizing an AI-based smart farming application to enable the early detection of rice leaf diseases. The method employed is Participatory Action Research (PAR), which includes socialization, farm management training, and technology implementation. The result of this project is the implementation of the Agro-Scan application, an AI and IoT-based smart farming tool that can detect diseases through image analysis and provide real-time control recommendations; based on farmer observations, the yields from the subsequent harvest are expected to potentially achieve three times the previous amount.Abstrak: Permasalahan penurunan hasil produksi padi akibat serangan penyakit daun menjadi persoalan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kampung Kuper Kabupaten Merauke, dengan hasil panen selama tahun 2022-2023 hanya mencapai 40-50% dari tahun sebelumnya. Keterlambatan dalam mengidentifikasi penyakit dan minimnya pemahaman tentang cara pencegahan yang efektif berakibat pada penggunaan pestisida dan bahan kimia yang berlebihan, yang menyebabkan peningkatan biaya produksi dan penurunan kualitas beras. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah untuk mendigitalisasi pertanian dengan pendekatan presisi melalui pemanfaatan aplikasi pertanian pintar berbasis AI guna mendeteksi secara dini penyakit daun padi. Metode yang digunakan yaitu Participatory Action Research (PAR), yang mencakup sosialisasi, pelatihan manajemen pertanian, serta penerapan teknologi. Hasil dari proyek ini adalah penerapan aplikasi Agro-Scan, yaitu aplikasi pertanian pintar berbasis AI dan IoT yang memungkinkan dapat mendeteksi penyakit melalui analisis gambar dan memberikan rekomendasi pengendalian secara realtime. Dari pengamatan petani, hasil yang diperoleh dari hasil panen nantinya dapat mencapai 3 kali lipat dari sebelumnya.
Pelatihan Visualisasi Data Praktikum Mahasiswa Pendidikan Biologi: Praktik Langsung Menggunakan Spreadsheet Agustianingsih, Ramayanti; Putri, Cyndana Kartika; Simare-Mare, Lamro; Rahmadani, Rahmadani
Abdimas Mandalika Vol 5, No 2 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i2.37568

Abstract

Abstract:  Data visualization is an essential skill for Biology Education students in analyzing and communicating laboratory results scientifically. However, many students still experience difficulties in processing and presenting laboratory data effectively. This training aims to improve students' ability to visualize laboratory data in Biology Education through hands-on practice using spreadsheets. The method used is practice-based training with stages of planning, implementation, and evaluation. Evaluation of the activity was carried out through comparison of pre-test and post-test results as well as observation. The results of the activity showed an average increase of 18.65% in students' understanding and skills in using spreadsheet features to create data visualizations and interpretations. Thus, this training makes a real contribution to strengthening the competence of Biology Education students in carrying out laboratory work and preparing scientific reports.Abstrak: Kemampuan visualisasi data merupakan keterampilan penting bagi mahasiswa Pendidikan Biologi dalam menganalisis dan mengomunikasikan hasil praktikum secara ilmiah. Namun, masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam mengolah dan menyajikan data praktikum secara efektif. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memvisualisasikan data praktikum Pendidikan Biologi melalui praktik langsung menggunakan spreadsheet. Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis praktik dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test serta observasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata sebesar 18,65% dalam pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menggunakan fitur spreadsheet untuk membuat visualisasi dan interpretasi data. Dengan demikian, pelatihan ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat kompetensi mahasiswa Pendidikan Biologi dalam pelaksanaan praktikum dan penyusunan laporan ilmiah.
Penguatan Branding Batik Khas Kota Cilegon Melalui Pelatihan Digital Marketing Sonda, Atia; Wicaksono, Agung Satrio; Sholihin, Miftahus; Mahuda, Isnaini; Arina, Faula; Rahma, Midia; Alisya, Regina Dwirahma; Ichsan, Andhika Muhamad; Faiz, Syukron
Abdimas Mandalika Vol 5, No 2 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i2.35422

Abstract

Abstract:  Rinara Batik, a micro, small, and medium enterprise (MSME), is one of the producers of traditional batik from Cilegon City. To date, the business has primarily focused on a business-to-business (B2B) model, serving schools, large corporations, and local government institutions as its main clients. While this approach provides business stability, it also limits market reach and has yet to fully strengthen the identity of Cilegon’s batik among the wider public. Therefore, a more effective branding strategy that leverages the potential of digital marketing is needed.This community service program aims to enhance the capacity of MSMEs to develop a strong and competitive brand identity, while also expanding their market from B2B to business-to-customer (B2C). The program was conducted through several stages, including problem identification through discussions, the preparation and delivery of digital marketing and website development training and evaluation through participat satisfaction surveys. The evaluation result indicate a very high level of satisfaction with an overall average scrore of 4,74. Through this program, Rinara Batik is expected to expand its market reach and strengthen the position of Cilegon’s batik.Abstrak: UMKM Rinara Batik merupakan salah satu pelaku usaha batik khas Kota Cilegon yang selama ini berfokus pada model bisnis business to business (B2B) dengan pelanggan utama sekolah, perusahaan besar, dan pemerintah daerah. Meskipun memberikan stabilitas usaha, pola ini membatasi jangkauan pasar dan belum sepenuhnya memperkuat identitas batik khas Kota Cilegon di kalangan masyarakat luas. Oleh karena itu, diperlukan strategi branding yang lebih efektif dengan memanfaatkan potensi digital marketing. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM dalam mengembangkan identitas merek yang kuat, berdaya saing, serta memperluas pasar dari B2B menuju Business to Customer (B2C). Kegiatan pegabdian ini dilakukan melalui tahapan identifikasi masalah melalui diskusi, penyusunan dan penyampaian materi pelatihan digital marketing dan pembuatah website serta evaluasi kegiatan melalui kepuasan peserta untuk mengukur efetivitas pelatihan. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan tingkat kepuasan yang sangat baik dengan rata-rata skor keseluruhan sebesar 4,74. Dengan kegiatan ini, UMKM Rinara Batik diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan penjualan, sekaligus memperkuat posisi batik khas Kota Cilegon.
Peningkatan Kreativitas Anak-anak Melalui Pelatihan Eco-Craft Daur Ulang Kain Perca Aryni, Yen; Sirait, Syahriani; Rahmat, Tri Jelita; Sari, Bella Puspita; Sitepu, Reha Agustina; Lestari, Nurul; Siahaan, Elvira Dwi Utami
Abdimas Mandalika Vol 5, No 2 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i2.35941

Abstract

Abstract: This activity aims to increase creativity and environmental awareness among children, especially in the Kelurahan Sidodadi area, through eco-craft training using scrap fabric. The method used is Participatory Rural Appraisal (PRA), which emphasizes children's active participation in every stage of the activity. The training includes education about fabric waste, as well as practical work on making products such as hijab brooches, hair ties, and bandanas from scrap fabric. The results of the activity show an increase in children's creative thinking skills, fine motor skills, and understanding of the importance of recycling and environmental conservation. The children are able to produce products with varied designs and demonstrate higher self-confidence. This activity also has an impact on increasing public awareness of the management of inorganic waste, especially scrap fabric, as a valuable creative resource.Abstrak: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan kesadaran lingkungan terhadap anak-anak khususnya di daerah Kelurahan Sidodadi melalui pelatihan eco-craft berbahan dasar kain perca. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan partisipasi aktif anak dalam setiap tahap kegiatan. Pelatihan meliputi edukasi mengenai limbah kain, serta praktik pembuatan produk seperti bross jilbab, ikat rambut, dan bandana dari kain perca. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kreatif, keterampilan motorik halus, serta pemahaman anak tentang pentingnya daur ulang dan pelestarian lingkungan. Anak-anak mampu menghasilkan produk dengan desain yang bervariasi dan menunjukkan rasa percaya diri yang lebih tinggi. Kegiatan ini juga berdampak pada meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan limbah anorganik, khususnya kain perca, sebagai sumber daya kreatif bernilai guna.
Pelatihan Tari Nawung Sekar sebagai Langkah Memperkenalkan Keberagaman Budaya untuk Anak-anak Sulistiani, Sulistiani; Tampubolon, Rines Onyxi; Nursilah, Nursilah
Abdimas Mandalika Vol 5, No 2 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i2.37631

Abstract

Abstract: This community service was carried out by applying Experiential Learning Theory at dance training activity. The purpose of this activity was to introduce multiculturalism among children through Nawung Sekar dance training. The training was conducted through a demonstration at the Citra Betawi RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) on June 27, 2025. Participants consisted of children aged 6-12 years with a total of 20 children. There were four steps taken, namely, Concrete Experience, Reflective Observation, Abstract Conceptualization, Active Experimentation. The benefits found from this community service were seen from the children's attitude of having an interest in Javanese culture even though previously they were more familiar with Betawi culture through Betawi dance training. This is a form of introducing multiculturalism to children. This activity is effective if carried out in the RPTRA which is an open space that is easily accessible to children. The dance training demonstrates that traditional dance can be an effective medium for multicultural education and character building in children from an early age. In addition to contributing to the preservation of Indonesian culture, dance training can also foster a pattern of tolerance and inclusive attitudes.Abstrak: Pengabdian ini dilakukan dengan mengaplikasian Experiential Learning Theory dalam kegiatan pelatihan tari. Tujuan kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk mengenalkan multikulturalisme di kalangan anak-anak melalui pelatihan tari Nawung Sekar. Pelatihan dilakukan dengan cara demonstrasi berlokasi di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Citra Betawi pada 27 Juni 2025. Peserta terdiri dari anak-anak usia 6-12 tahun dengan total 20 anak. Ada empat langkah yang dilakukan yaitu, Concrete Experience (Pengalaman Nyata), Reflective Observation (Pengamatan Reflektif), Abstract Conceptualization (Konseptual Abstrak), Active Experimentation (Eksperimen Aktif). Dari hasil pengabdian ini terlihat anak-anak dapat membawakan tari Nawung Sekar. Selain itu, manfaat lain yang ditemukan dari pengabdian ini dilihat dari sikap anak-anak memiliki ketertarikan pada budaya Jawa meskipun sebelumnya lebih sering mengenal budaya Betawi melalui pelatihan tari Betawi. Hal ini adalah wujud dari pengenalan multikulturalisme untuk anak-anak. Pengabdian ini efektif dilakukan di RPTRA yang merupakan ruang terbuka yang mudah diakses anak-anak. Dengan adanya pelatihan tari, membuktikan bahwa tari tradisional dapat menjadi media efektif dalam pendidikan multikultural dan penguatan karakter anak sejak usia dini. Selain  berkontribusi pada pelestarian budaya Indonesia, dengan adanya pelatihan tari dapat membuat pola pembentukan sikap toleran serta inklusif.
Meningkatkan Kesadaran Siswa SMA Sjakhyakirti terhadap Bahaya Bullying : Pendekatan Hukum dan Pendidikan Surahmi, Mila; Cahyani, Lidya; Erviana, Ria; Amiati, Diah Lara; Saputra, Citra Dewi; Rafie, Patih Ahmad; Waliadin, Waliadin; Irawan, Soni
Abdimas Mandalika Vol 5, No 2 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i2.37517

Abstract

Abstract:  Bullying is a serious social issue. Although various prevention efforts have been implemented, cases of bullying are still frequently found in many educational institutions. Data collection was conducted on senior high school students at Sjahyakirti High School in Palembang, specifically grades XI and XII. This activity used an educational and participatory approach, with observation methods through counseling activities. The main objective of this study was to educate students to be able to create a safe and bullying-free school environment, while also understanding the legal and educational dimensions in overcoming it. Counseling activities included material presentations, interactive discussions, case simulations, and legal procedure simulations. Through this method, it is hoped that students will be more sensitive and actively contribute to building a culture of mutual respect, thereby reducing bullying incidents. Counseling on the risks of bullying and strategies for overcoming it has proven effective in increasing students' understanding and awareness of the negative consequences of such behavior. Thus, it can be concluded that the integration of educational and legal approaches is very effective in strengthening anti-bullying awareness.Abstrak: Bullying  menjadi isu sosial serius, walaupun berbagai upaya Pencegahan telah dilakukan, kasus bullying masih sering ditemui di banyak Lembaga Pendidikan. Pengumpulan data dilakukan pada sisea tingkat menengah atasi di SMA Sjahyakirti Palembang, khususnya kelas XI dan XII. Kegiatan ini menggunakan pendekatan yang bersifat edukatif dan partisipatif, dengan metode observasi melalui kegiatan penyuluhan. Tujuan utama penelitian ini adalah mengedukasi siswa agar mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas bullying , sekaligus memahami dimensi hukum dan pendidikan dalam mengatasinya. Kegiatan penyuluhan mencakup pemaparan materi, diskusi interaktif, simulasi kasus, dan simulasi prosedur hukum. Melalui metode ini, diharapkan siswa lebih peka dan aktif berkontribusi dalam membangun budaya saling menghargai, sehingga mengurangi insiden bullying. Penyuluhan tentang resiko bullying serta strategi penanggulangannya terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap akibat negative perilaku tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa integrasi pendekatan pendidikan dan hukum sangat efektif untuk memperkuat kesadaran anti-bullying.
Optimalisasi Link and Match SMK Dengan Mitra Dudi Melalui Pengembangan Aplikasi SMK Integration System (E-Sis) Rustanto, Agung Edi; Khasanah, Khasanah; Waluyo, Surryanto Djoko
Abdimas Mandalika Vol 5, No 2 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i2.34755

Abstract

Abstract:  The objective of this Community Service Program (PkM) is to enhance students’ career planning at SMK Mathla'ul Anwar and integrate it with the needs of industry partners (DUDI) through the development of the SMK Integration System (e-SIS) application. The implementation methods include needs analysis, socialization, training, technology application, and mentoring. The stages of the program consist of situation and partner condition analysis, preparation and development of appropriate technology, socialization and training, technology implementation and mentoring, as well as program evaluation and sustainability. The implementation of this program resulted in several achievements: overall, the program was successfully implemented, and its outcomes were achieved as planned. (1) The development of the SMK Integration System (e-SIS) application has successfully accommodated all the data required by the school to improve students’ career planning in a more systematic and comprehensive manner. (2) The SMK Integration System (e-SIS) application has been developed to integrate data needed by teachers, students, parents, and industry partners (DUDI). (3) The SMK Integration System (e-SIS) application has been implemented and is operating effectively at SMK Mathla’ul Anwar Pakisjaya. (4) The successful implementation of the SMK Integration System (e-SIS) has contributed to enhancing students’ career planning at SMK Mathla’ul Anwar Pakisjaya.Abstrak:  Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah Tujuan pelaksanaan PkM ini yaitu meningkatkan perencanaan karir siswa di SMK Mathla'ul Anwar dan mengintegrasikannya dengan kebutuhan pada mitra DUDI melalui pengembangan aplikasi SMK Integration System (e-SIS). Metode Pelaksanaan kegiatan yaitu melalui analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi dan pendampingan. Tahapan pelaksanaan kegiatan yaitu (1) Tahap Analisis Situasi dan Kondisi Mitra, (2) Tahap persiapan dan pengembangan teknologi tepat guna (TTG), (3) Tahap Sosialisasi dan Pelatihan, (4) Tahap Penerapan teknologi, dan Pendampingan (5) Tahap evaluasi dan Keberlanjutan program. Berdasarkan dari implementasi kegiatan ini diperoleh hasil yaitu secara keseluruhan berjalan dengan baik dan capaiannya sesuai dengan yang telah direncanakan. (1) Hasil pengembangan Aplikasi SMK Integration System (e-SIS) yaitu telah berhasil mengakomodasi semua data yang diperlukan oleh sekolah dalam rangka meningkatkan perencanaan karir siswa secara lebih sistematis dan komprehensif.  (2) Aplikasi SMK Integration System (e-SIS) telah dikembangkan dan mampu mengintegtasikan data yang diperlukan oleh guru, siswa, orang tua dan mitra DUDI, (3) Aplikasi SMK Integration System (e-SIS)telah diterapkan dan berjalan dengan baik di SMK Mathla’ul Anwar Pakisjaya, (4) Keberhasilan penerapan Aplikasi SMK Integration System (e-SIS) dapat meningkatkan perencanaan karir siswa di SMK Mathla’ul Anwar Pakisjaya.
Teknik Storytelling Bagi Pemuda dalam Mempromosikan Wisata di Bengkulu Adhrianti, Lisa; Aditia, Rafinita
Abdimas Mandalika Vol 5, No 2 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i2.37579

Abstract

Abstract: This community service program aims to increase the capacity of Bengkulu youth in promoting regional tourism through storytelling techniques as a digital-based creative communication strategy. This program is implemented with a participatory and applicative approach through three main stages, namely pre-activities, core activities (training and workshops on storytelling and tourism content production), and monitoring and evaluation. The target audience is the Bujang Gadis Bengkulu community of 50 people (25 men and 25 women) who were selected because of their strategic role as tourism ambassadors and social media-based promotion agents. The results of the implementation show three main achievements. First, more than 80% of participants experienced an increase in conceptual understanding regarding the importance of storytelling in digital tourism promotion. Second, participants demonstrated increased practical skills in composing and delivering tourism narratives in a more emotional, persuasive, and audience-oriented manner. Third, participants were able to implement these techniques through promotional content on social media that encourages increased audience interaction. This program emphasizes that storytelling is a youth empowerment instrument that has the potential to support the creative and sustainable development of Bengkulu tourism.Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemuda Bengkulu dalam mempromosikan wisata daerah melalui teknik storytelling sebagai strategi komunikasi kreatif berbasis digital. Program ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan aplikatif melalui tiga tahapan utama, yaitu pra-kegiatan, kegiatan inti (pelatihan dan workshop storytelling serta produksi konten wisata), serta monitoring dan evaluasi. Khalayak sasaran adalah komunitas Bujang Gadis Bengkulu sebanyak 50 orang (25 laki-laki dan 25 perempuan) yang dipilih karena perannya strategis sebagai duta wisata dan agen promosi berbasis media sosial. Hasil pelaksanaan menunjukkan tiga capaian utama. Pertama, lebih dari 80% peserta mengalami peningkatan pemahaman konseptual mengenai pentingnya storytelling dalam promosi wisata digital. Kedua, peserta menunjukkan peningkatan keterampilan praktis dalam menyusun dan menyampaikan narasi wisata secara lebih emosional, persuasif, dan berorientasi pada pengalaman audiens. Ketiga, peserta mampu mengimplementasikan teknik tersebut melalui konten promosi di media sosial yang mendorong peningkatan interaksi audiens. Program ini menegaskan bahwa storytelling merupakan instrumen pemberdayaan pemuda yang berpotensi mendukung pengembangan pariwisata Bengkulu secara kreatif dan berkelanjutan.
Pendekatan Partisipatif dalam Pemberdayaan UMKM: Studi Kasus Inovasi Jellybone dari Limbah Tulang Ikan Hartoni, Hartoni; Sari, Dwi Inda; Melki, Melki; Ningsih, Ellis Nurjualisti; Febrianti, Amanda Astri Pratiwi; Isnaini, Isnaini; Pramudhya, Rizqy
Abdimas Mandalika Vol 5, No 2 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i2.36829

Abstract

Abstract:  This community service program aims to empower MSMEs in Tanjung Batu Seberang Village, Ogan Ilir Regency, by utilizing fish bone waste into a high-value-added product called Jellybone. The approach used was Participatory Rural Appraisal (PRA) with an action research method over 1 months. The program included integrated training (production, business management, and marketing), application of appropriate technology, intensive mentoring, and institutional development. The results showed a significant increase in partners' capacity, with an average increase of 43.3% in understanding based on pre-test and post-test results. The establishment of the Joint Business Group (KUB) "Jellybone Mandiri" and a branding transformation formed the foundation for business sustainability. The program created multidimensional impacts, including increased income, reduction of fish bone waste by up to 70%, and strengthened social capital, aligning with the principles of the circular economy and the Sustainable Development Goals (SDGs).Abstrak: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM di Desa Tanjung Batu Seberang, Kabupaten Ogan Ilir, melalui pemanfaatan limbah tulang ikan menjadi produk bernilai tambah tinggi, yaitu Jellybone. Pendekatan yang digunakan adalah participatory rural appraisal (PRA) dengan metode action research selama 1 bulan. Program ini mencakup pelatihan terintegrasi (produksi, manajemen usaha, dan pemasaran), penerapan teknologi tepat guna, pendampingan intensif, dan pembentukan kelembagaan. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan kapasitas mitra, dengan rata-rata peningkatan pemahaman sebesar 43,3% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Terbentuknya Kelompok Usaha Bersama (KUB) "Jellybone Mandiri" serta transformasi branding menjadi fondasi keberlanjutan usaha. Program ini memberikan dampak multidimensi, meliputi peningkatan pendapatan, pengurangan limbah tulang ikan hingga 70%, dan penguatan modal sosial, yang sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Peningkatan Literasi Multikultural Guru Pondok Pesantren Darussalam Gontor Kampus Putri Melalui Experiential Learning Yahya, Yuangga Kurnia; Majid, M. Kharis; Setiawan, Muhammad Nurrosyid Huda; Karomi, Kholid; Junana, Olivia Fiestha; Az Zuhroh, Talia; Nugraheni, Arfita Maula; Nasywadina, Nyiar; Kurnia, Farhana Ovista
Abdimas Mandalika Vol 5, No 2 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i2.36164

Abstract

Abstract: The diverse activities and social backgrounds within Islamic boarding schools constitute valuable social capital for strengthening social cohesion in society. However, limited direct encounters with communities of different religious and ethnic backgrounds outside the pesantren environment may constrain the development of multicultural literacy. This community service program aims to enhance the multicultural literacy of teachers at Darussalam Gontor Islamic Boarding School for Female Students through an experiential learning approach based on direct engagement with multicultural communities. The implementation method consisted of three stages: preparation, implementation, and evaluation, carried out through enrichment lectures, discussions, field visits, reflective sessions, and direct interactions with interfaith and interethnic communities in Malaysia. The results indicate an improvement in participants’ cultural awareness, experiential understanding, and intercultural sensitivity, particularly in relation to diversity management and the development of inclusive and dialogical social attitudes. These direct experiences strengthened the participants’ readiness to engage constructively in multicultural societies and to contribute to the reinforcement of social cohesion in their respective fields of service.Abstrak: Kehidupan pesantren yang diwarnai oleh keragaman latar belakang santri dan guru merupakan modal sosial penting dalam penguatan kohesi sosial di masyarakat. Namun, keterbatasan perjumpaan langsung dengan masyarakat lintas agama dan etnis di luar lingkungan pesantren berpotensi membatasi pengembangan literasi multikultural. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi multikultural guru Pondok Pesantren Darussalam Gontor Kampus Putri melalui pendekatan experiential learning berbasis perjumpaan langsung dengan masyarakat multikultural. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang diwujudkan dalam bentuk kuliah pengayaan, diskusi, kunjungan lapangan, refleksi, serta interaksi langsung dengan komunitas lintas agama dan etnis di Malaysia. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan wawasan, pengalaman, dan sensitivitas budaya peserta terhadap realitas multikultural, khususnya dalam memahami pengelolaan keragaman agama dan etnis serta membangun sikap inklusif dan dialogis dalam interaksi sosial. Pengalaman langsung ini memperkuat kesiapan peserta untuk berperan aktif dalam masyarakat multikultural serta berkontribusi pada penguatan kohesi sosial di lingkungan tempat mereka mengabdi.

Page 1 of 3 | Total Record : 30