cover
Contact Name
Achmad Afandi
Contact Email
Triwikrama325@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tutut Arjowinangun No 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 29881986     EISSN : 29881986     DOI : -
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Triwikrama Journal uses a license CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly works. This license permits anyone to compose, repair, and make derivative creation even for commercial purposes, as long as appropriate credit and proper acknowledgment to the original publication from Journal Sospol is made to allow users to trace back to the original manuscript and author. Readers are also granted full access to read and download the published manuscripts, reprint, and distribute the manuscript in any medium or format
Articles 1,311 Documents
PERAN MEDIA DIGITAL DALAM PROGRAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Nurhafidah, Tiara; Abdillah, Adi; Desmonda, Willy Kristantio; Purwanto, Eko; Farisal, Umar
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i6.9467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media digital dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, mempengaruhi perilaku konsumen, dan inovasi dalam pendidikan keberlanjutan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi literatur, penelitian ini mengumpulkan data dari berbagai sumber, seperti artikel akademik, jurnal ilmiah, dan laporan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital, terutama platform media sosial dan pemasaran digital, berperan penting dalam meningkatkan kesadaran akan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan memobilisasi masyarakat untuk berperilaku lebih ramah lingkungan. Media sosial juga memiliki pengaruh besar terhadap perilaku konsumen generasi milenial, terutama dalam kebiasaan belanja online yang lebih efisien dan nyaman. Selain itu, inovasi media digital seperti penceritaan digital, teknologi interaktif, dan penggunaan realitas virtual telah memberikan dampak positif dalam pendidikan keberlanjutan, meskipun masih terdapat tantangan terkait privasi data dan kesenjangan digital. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai potensi media digital dalam mempercepat pencapaian tujuan keberlanjutan, namun juga menggarisbawahi perlunya upaya untuk mengatasi hambatan yang ada.
KODE ETIK PUBLIC RELATIONS DI ERA KECERDASAN BUATAN Efendi, Septiyano; Sunjaya, Heldy; Raihan, Fadla; Herdiansyah, Alif; Praya, Papaya
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i6.9469

Abstract

Kode etik Public Relations (PR) menghadapi tantangan besar di era kecerdasan buatan (AI). Perkembangan AI memberikan dampak signifikan pada praktik PR, seperti otomasi proses, analisis data yang lebih canggih, hingga penggunaan chatbot dalam komunikasi dengan publik. Namun, penerapan AI juga menimbulkan kekhawatiran, seperti pelanggaran privasi, penyalahgunaan data, dan kurangnya transparansi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi kode etik PR dalam mengadaptasi teknologi AI serta memberikan rekomendasi pembaruan kode etik agar tetap relevan di era teknologi ini. Dengan pendekatan analitis dan literatur, penelitian ini menemukan bahwa tanpa pembaruan yang tepat, kode etik PR berisiko kehilangan kredibilitas di mata publik. Oleh karena itu, diperlukan adaptasi kode etik untuk mengintegrasikan AI secara etis dan menjaga kepercayaan masyarakat.
URGENSI BERPIKIR KRITIS DALAM MEMBENTUK KEBIJAKSANAAN MEMBACA INFORMASI DI ERA DIGITAL UNTUK MENGATASI HOAKS DAN DISINFORMASI Intan Pratiwi; Purwanti, Purwanti
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i7.9606

Abstract

The development of technology and increasingly widespread access to information in the digital era have had a significant impact on the way people obtain and utilize information. However, this convenience comes with major challenges in the form of the rise of hoaxes and disinformation that can influence public opinion, decision-making, and social stability. In this context, critical thinking becomes a very urgent skill to develop. Critical thinking allows individuals to analyze, disseminate, and validate information systematically so that they are able to distinguish between facts, opinions, and information that is spun or manipulative. Moreover, critical thinking also plays an important role in shaping the wisdom of reading information, namely the ability to measure wisely, skeptically, and align in receiving information. This article explores the urgency of critical thinking as the main tool in dealing with the threat of disinformation in the digital era. This approach not only aims to protect individuals from the negative impacts of hoaxes, but also supports the creation of a healthy and responsible digital literacy culture. This study provides the integration of critical thinking in the education curriculum, community training, and public policy as a strategic step to overcome the challenges of disinformation that continues to grow. Thus, it is hoped that society will be able to adapt in dealing with the complexity of digital information wisely and responsibly.
PERSEPSI KEPUASAN PENGUNJUNG MEDAN ZOO DALAM KEINDAHAN MAGICAL FOREST DHUNA GLOW Izkal Dwifa Juarsa; Monica Nur Annisa; Rini Permatasari; Pratiwi Pratiwi; Esy Putri Yolanda; Nursapia Harahap
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i7.9645

Abstract

A B S T R A K Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi kepuasan pengunjung terhadap keindahan "Magical Forest Dhuna Glow" di Medan Zoo. Dengan hadirnya inovasi atraksi cahaya yang menggabungkan seni dan teknologi, Medan Zoo diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung dan memberikan dampak positif pada sektor pariwisata lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam kepada pengunjung yang telah mengalami langsung atraksi tersebut. Fokus penelitian ini mencakup persepsi pengunjung terhadap keindahan "Magical Forest Dhuna Glow", faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan mereka, dan niat untuk merekomendasikan atau kembali berkunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keindahan atraksi dan kualitas pengalaman yang ditawarkan berperan besar dalam meningkatkan kepuasan pengunjung. Penelitian ini memberikan rekomendasi kepada pengelola Medan Zoo untuk meningkatkan pelayanan dan pengembangan atraksi serupa demi keberlanjutan pariwisata lokal. A B S T R A C T This study aims to analyze visitors' satisfaction perceptions regarding the beauty of the "Magical Forest Dhuna Glow" at Medan Zoo. With the introduction of this light attraction combining art and technology, Medan Zoo aims to attract more visitors and have a positive impact on local tourism. This research adopts a qualitative approach, using in-depth interviews with visitors who have experienced the attraction. The focus of this study includes visitors' perceptions of the beauty of "Magical Forest Dhuna Glow," factors influencing their satisfaction, and their intention to recommend or revisit the attraction. The results indicate that the beauty of the attraction and the quality of the experience play a significant role in enhancing visitor satisfaction. This research provides recommendations for the management of Medan Zoo to improve services and develop similar attractions for the sustainability of local tourism.
PERAN PEMUDA DALAM MENGAWAL DEMOKRASI DAN KEBEBASAN BERPENDAPAT DALAM ERA DIGITAL (STUDI KASUS : MASA PEMILIHAN PRESIDEN 2024) Denint Akbar Reggi Dewangga; Gregorius Jodi Putra; Jeremia Saut . H; Muhamad Aladiyat Putra Yurizal; Rahmat Adi Pratama; Raja Sahal Muzaki
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i7.9663

Abstract

Kebebasan berpendapat ialah hak dasar dimana diakui secara universal dan dijamin dalam Konstitusi Indonesia sebagai pilar utama demokrasi. Hak ini memungkinkan masyarakat, terutama pemuda, untuk menyampaikan aspirasi, kritik, dan gagasan terhadap kebijakan publik, menciptakan ruang dialog yang inklusif. Di era digital, media sosial menjadi alat utama bagi pemuda untuk terlibat dalam politik, mendukung calon, dan mengadvokasi isu penting seperti perubahan iklim dan keadilan sosial. Terdapat seperti disinformasi, ujaran kebencian, dan polarisasi politik mengharuskan adanya literasi digital yang kuat dan regulasi yang adil. Pada Pilpres 2024 media sosial akan menjadi medan utama partisipasi politik pemuda, menunjukkan peran strategis pemuda dalam menjaga demokrasi yang inklusif dan relevan di era transformasi digital. Riset ini bermaksud guna mengetahui peran pemuda dalam menjaga dan mengembangkan demokrasi serta kebebasan berpendapat di indonesia pada era teknologi digital. Metode penelitian ialah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilaksanakan melalui kajian pustaka untuk mendapatkan informasi teoretis dan empiris yang relevan. Teknik analisis data sesuai Miles dan Huberman dengan pengumpulan, kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Pemuda masa kini memanfaatkan media sosial contohnya Instagram, TikTok, Facebook, serta X guna menyuarakan pendapat politik, membangun gerakan sosial, dan mengadvokasi isu-isu penting dengan cara kreatif dan inklusif. Platform ini membuka ruang dialog, memobilisasi dukungan, dan menciptakan dampak global melalui konten seperti infografis, video edukatif, dan thread mendalam. Aktivitas mahasiswa, seperti kampanye digital oleh BEM dan komunitas kampus, menunjukkan peran aktif pemuda dalam mengawal demokrasi dan transparansi pemerintahan terutama selama Pilpres 2024. Namun, tantangan seperti disinformasi, ancaman digital, polarisasi politik, dan kurangnya literasi politik menghambat efektivitas gerakan ini. Terdapat regulasi seperti UU ITE dan UU Keterbukaan Informasi Publik berfungsi melindungi kebebasan berpendapat, tetapi sering dikritik karena potensi membatasi ekspresi kritis. Melalui literasi digital yang lebih baik, kolaborasi lintas komunitas, dan revisi regulasi berbasis hak asasi manusia, pemuda dapat terus memperkuat kebebasan berpendapat dan menjaga demokrasi yang inklusif, adil, dan transparan.
PENERAPAN AUTENTIKASI DUA FAKTOR UNTUK KEAMANAN DATA PRIBADI DI INSTAGRAM : PERSPEKTIF MAHASISWA UINSU STAMBUK 21’ Mahnida Zahra Siregar; Nabilla Fairus Izzati Eka Trisna; Rahma Alya; Zahra Zanzabila Nasution; M. Yusuf; Nursapia Harahap
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i7.9683

Abstract

A B S T R A K Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan autentikasi dua faktor (2FA) dalam meningkatkan keamanan data pribadi di Instagram dengan fokus pada mahasiswa UINSU Stambuk 2021. Dalam era digital yang berkembang pesat, perlindungan data pribadi menjadi hal krusial untuk mencegah ancaman seperti peretasan dan pencurian identitas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar mahasiswa memahami pentingnya 2FA namun tingkat adopsi fitur ini masih rendah, mereka memilih metode autentikasi melalui SMS yang dianggap lebih praktis terutama karena kurangnya pengetahuan teknis. Mayoritas mahasiswa yang sudah mengaktifkan 2FA merasa lebih aman, namun beberapa mengalami kesulitan dalam penggunaannya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan 2FA memiliki potensi untuk meningkatkan keamanan data pribadi, namun dibutuhkan upaya edukasi lebih intensif agar mahasiswa dapat memahami manfaat dan cara penggunaan 2FA dengan lebih baik. Dengan edukasi yang tepat, 2FA dapat menjadi solusi efektif untuk melindungi akun Instagram dari ancaman siber. A B S T R A C T This study aims to examine the implementation of two-factor authentication (2FA) in enhancing personal data security on Instagram, focusing on students of UINSU Stambuk 2021. In the rapidly evolving digital era, protecting personal data is crucial to prevent threats such as hacking and identity theft. The method used is a qualitative approach with a phenomenological design. Data collection was done through questionnaires and in-depth interviews. The results show that although most students understand the importance of 2FA, the adoption rate of this feature is still low. They prefer the SMS authentication method, considering it more practical, mainly due to a lack of technical knowledge. The majority of students who have activated 2FA feel safer, but some face difficulties in using it. This study concludes that the implementation of 2FA has the potential to enhance personal data security, but more intensive educational efforts are needed to help students better understand the benefits and how to use 2FA. With proper education, 2FA can become an effective solution to protect Instagram accounts from cyber threats.
DILEMA ETIKA INFLUENCER DALAM MENJALANKAN PERAN JURNALIS DI ERA DIGITAL Kharismatika, Rapih Nur; Lestari, Bunga Citra; Fitriyani, Fika; Taskiyah, Ellissya
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i7.9709

Abstract

Penelitian ini berjudul Dilema Etika Influencer dalam Menjalankan Peran Jurnalis di Era Digital. Penelitian bertujuan menyelidiki dilema etika yang dihadapi influencer saat mengambil peran yang terkait dengan jurnalisme. Metode kualitatif berbasis tinjauan literatur digunakan untuk mengidentifikasi perbedaan tanggung jawab etika antara influencer dan jurnalis. Influencer dituntut menjaga transparansi dalam konten bersponsor namun menghadapi tantangan dalam menjaga keaslian dan pengungkapan yang memadai, khususnya dalam kasus "finfluencer." Sementara itu, jurnalis bertanggung jawab atas objektivitas dan kebenaran informasi, meski kerap menghadapi tekanan kelembagaan serta risiko memperburuk polarisasi melalui media sosial. Algoritma yang memprioritaskan konten sensasional memperparah tantangan ini, mengancam integritas informasi. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi, regulasi, dan literasi media untuk menciptakan komunikasi digital yang lebih etis dan bertanggung jawab.
KOMUNIKASI PEMASARAN BERBASIS MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN UMKM Fiora Riza Armevia; Imas Dety Fajrina; Aley Jawa Raya
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i7.9711

Abstract

Abstrak - Penelitian ini menyelidiki peran media sosial dalam mendorong pertumbuhan penjualan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode Tinjauan Literatur Sistematis (Systematic Literature Review/SLR). Dengan mengidentifikasi, meninjau, dan menganalisis literatur ilmiah secara sistematis sesuai dengan pedoman PRISMA 2020, penelitian ini menyoroti efektivitas platform seperti Instagram, TikTok, Facebook, dan WhatsApp dalam meningkatkan visibilitas merek, keterlibatan pelanggan, dan penjualan. Temuan menunjukkan bahwa pemanfaatan strategis konten berkualitas tinggi, pemahaman audiens, dan analisis kinerja merupakan faktor penting untuk memaksimalkan dampak media sosial. Terlepas dari keunggulannya, tantangan seperti tekanan persaingan, keterbatasan sumber daya, dan permintaan untuk pembuatan konten yang konsisten menimbulkan keterbatasan. Studi ini juga menggarisbawahi peran pemasaran digital yang terus berkembang, dengan menekankan manfaatnya dalam mengurangi biaya, memperluas jangkauan pasar, dan membina hubungan dengan pelanggan. Integrasi pemasaran digital dengan strategi tradisional dan penekanan pada prinsip-prinsip keberlanjutan dalam UMKM terkait pariwisata direkomendasikan untuk hasil yang optimal. Penelitian ini memberikan kontribusi wawasan yang berharga tentang interaksi antara media sosial, daya saing UMKM, dan praktik pemasaran yang berkelanjutan.
NOSTALGIA BUDAYA POLITIK STRATEGI KAMPANYE RANO KARNO MELALUI CITRA “SI DOEL” PERSPEKTIF KONSTRUKSI SOSIAL REALITAS Yolanda, Asti Tresna; Prasetyo, Gunawan; Purnomo, Marlinda Irwanti
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i7.9730

Abstract

Budaya politik di Indonesia terutama melalui pemanfaatan simbol budaya populer dan nostalgia, berperan penting dalam membentuk perilaku pemilih dan meningkatkan elektabilitas kandidat politik. Metode penelitian ialah kualitatif dengan desain studi kasus. Kerangka teori yang digunakan adalah konstruksi sosial realitas untuk memahami eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi citra "Si Doel" dalam nostalgia budaya politik. Pengumpulan data dengan cara observasi materi kampanye dan analisis dokumen. Analisis isi dan triangulasi data digunakan untuk memastikan validitas temuan dengan membandingkan berbagai sumber informasi, yang membantu memahami dampak nostalgia budaya pada pemilih. Temuan penelitian ini adalah strategi kampanye Rano Karno melalui citra "Si Doel" berhasil memanfaatkan proses konstruksi sosial realitas, di mana eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi berperan penting dalam membentuk persepsi masyarakat.
ANALISIS PANDANGAN GENERASI Z DI JAWA BARAT TERHADAP DAMPAK PERNIKAHAN DINI DALAM KESIAPAN BERKELUARGA Alya Putri Ramadhani; Intan Nuraeni; Rifa Hilman Mubarok; Mutiara Azahra; Pandu Hyang Sewu
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i7.9741

Abstract

A B S T R A K Penelitian ini menganalisis pandangan Generasi Z di Jawa Barat terhadap dampak pernikahan dini dalam kesiapan berkeluarga. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei, data dari 53 responden dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan korelasi positif yang signifikan antara faktor penyebab pernikahan dini (seperti ekonomi, pendidikan rendah, dan pergaulan bebas) dengan dampak negatifnya, termasuk risiko kesehatan mental, finansial, dan konflik rumah tangga. Mayoritas responden menyadari perlunya edukasi mengenai dampak pernikahan dini untuk mengurangi kasusnya. Studi ini menekankan pentingnya kesiapan mental, emosional, dan finansial dalam membangun keluarga yang stabil. Temuan ini relevan sebagai dasar untuk program edukasi dan intervensi sosial yang lebih efektif. .A B S T R A C T This study analyzes the views of Generation Z in West Java on the impact of early marriage on family readiness. Using a quantitative survey approach, data from 53 respondents was collected using a Likert scale questionnaire. The results showed a significant positive correlation between the causal factors of early marriage (such as economy, low education, and promiscuity) and its negative impacts, including mental health, financial, and household conflict risks. The majority of respondents recognized the need for education on the impact of early marriage to reduce its incidence. This study emphasizes the importance of mental, emotional and financial preparedness in building a stable family. The findings are relevant as a basis for more effective education and social intervention programs.

Page 100 of 132 | Total Record : 1311


Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 6 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 12 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 11 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 10 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 9 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 9 (2021): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial More Issue