cover
Contact Name
Evi Lutfiani
Contact Email
cendikia@kolibi.org
Phone
+6281333027167
Journal Mail Official
cendikia@kolibi.org
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
ISSN : -     EISSN : 30251206     DOI : -
Core Subject : Education,
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran adalah jurnal penelitian peer-reviewed open access yang diterbitkan oleh Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi). Cendikia menyediakan wadah bagi para peneliti, akademisi, profesional, praktisi, dan mahasiswa untuk menyampaikan dan berbagi pengetahuan dalam bentuk makalah penelitian empiris dan teoritis, studi kasus, tinjauan pustaka dan ulasan buku tentang pendidikan dan pengajaran.
Articles 810 Documents
ANALIS PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V DI SDIT ALMAKA Slamet, Cantika Nurfatihah; Wicaksana, Satria; Zahrah, Salwa Az; Salma```, Erika Ramadhani
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 11 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan yang berkualitas harus mampu memenuhi kebutuhan belajar setiap siswa sesuai dengan potensi dan karakteristik unik mereka. Untuk mencapai hal ini, Kurikulum Merdeka di Indonesia mendorong penerapan pembelajaran berdiferensiasi, terutama dalam mata pelajaran yang menuntut pemahaman analitis seperti Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam pembelajaran IPA kelas V di SDIT AlMAKA dengan subjek penelitian seorang guru kelas dan 20 siswa. Menggunakan metode deskriptif-kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada November 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mampu menyesuaikan strategi pengajaran dengan gaya belajar siswa yang berbeda-beda (visual, auditori, kinestetik), yang berkontribusi pada peningkatan partisipasi dan pemahaman siswa. Kesimpulannya, pembelajaran berdiferensiasi dalam IPA efektif meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa, karena memungkinkan siswa belajar sesuai dengan preferensi dan kemampuan masing-masing.
MERDEKA CURRICULUM FOR ELEMENTARY ENGLISH LEARNING IN MLATI SLEMAN Olam, Rismalla Ma’im
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 11 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Merdeka Curriculum commenced implementation in elementary schools (SD) in the 2021/2022 academic year. The Merdeka Curriculum should reintroduce English language instruction as an option in primary education. This study seeks to understand the execution of the English language learning component of the Merdeka Curriculum in primary schools in Mlati and to identify the issues faced by teachers in teaching English under this curriculum. Mlati has 38 primary schools, and the samples collected reflect all of these institutions. There were two public elementary schools and two private elementary schools. For the study, four instructors and eight students from four primary schools provided data. This study employed a descriptive-qualitative methodology. The Merdeka Curriculum promotes autonomous learning in primary schools, as indicated by the statistics collected. The Merdeka Curriculum had a highly positive influence on both educators and learners. Educators exhibit increased creativity and innovation, while students experience a conducive learning environment due to the engaging nature of the class. Numerous challenges arose, including the pupils' disparate motivation and writing proficiency, insufficient training and knowledge of the Merdeka Curriculum for English educators, and the instructor's excessive reliance on many texts, which hindered instructional focus.
STRATEGI GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN ANAK KETERLAMBATAN BERBICARA ( SPEECH DELAY ) DI SD ALAM BAHRIATUL ULUM KABUPATEN PANDEGLANG Khaerunnisa, Eva; Nursehah , Uvia; Aris, Ika Evitasari
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 11 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam proses pembelajaran anak keterlambatan berbicara (speech delay) di SD Alam Bahriatul Ulum kabupaten pandeglang, dan kesulitan apa yang dialami guru ketika proses belajar anak berkebutuan khusus. Adapun penelitian ini penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus, metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observsi, wawancara dan dokumtasi. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disumpulkan strategi guru bahwa setiap peserta didik keterlambatan berbicara (speech delay mempunyai program kebutuhan khusus sesuai dengan kebutuhannya agar berkembang secara optimal dengan strategi melalui pendidikan inklusi dengan menggunakan metode kasih sayang, metode bercerita dan metode bernyanyi, dan dilaksanakan dengan guru shadow (pembimbing). Serta komunikasi secara konsisten anatara orang tua guru mengenai perkembagan anak. Proses pembelajaran anak berkebutuhan khusus di SD Alam Bahriatul Ulum sistem belajarnya seperti biasa dicampur satu kelas dengan anak-anak normal lainnya. Anak berkebutuhan khusus memiliki cara pandang tersendiri dalam mempelajari sebuah mata pelajaran. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam proses pembelajaran untuk anak berkebutuhan khusus (student with special needs), dimana membutuhkan suatu strategi tersendiri sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Implementasi Teori Humanistik dalam Pembentukan Karakter Anak di Sekolah Salsabila, Nur ‘Aliyah; Sinta, Imaya; Bakar, M.Yunus Abu
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 11 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Humanistik dalam pendidikan anak sekolah menekankan pentingnya memanusiakan individu secara menyeluruh. Penelitian ini mengeksplorasi penerapan teori humanistik dalam proses belajar-mengajar, dengan penekanan pada perlakuan peserta didik sebagai subjek. Tujuan dari teori humanistik adalah untuk mengembangkan manusia secara utuh,dan menciptakan agar manusia peka terhadap lingkungannya,sehingga individu dapat memahami diri mereka dan lingkungan di sekitarnya dengan lebih baik. Dalam konteks ini, teori humanistik menekankan bahwa pendidik harus berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa tanpa memberikan beban berlebihan, serta menanamkan nilai-nilai positif dan mengidentifikasi perilaku negatif. Tujuan utama dari teori humanistik adalah untuk memanusiakan manusia secara keseluruhan sebagai makhluk ciptaan Allah SWT. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dan analisis data . Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori humanistik bertujuan untuk menjadikan individu lebih paham terhadap perubahan dalam lingkungan serta diri mereka sendiri. Pendidikan yang berbasis humanistik berfokus pada pengembangan potensi intelektual siswa sebagai makhluk Allah SWT yang memiliki fitrah manusiawi. Dalam pendekatan pendidikan humanistik, pendidik diarahkan untuk membentuk karakter siswa guna meningkatkan potensi intelektual yang dimiliki. Proses pengajaran dalam pendekatan ini menekankan gaya belajar siswa, di mana pendidik hanya memberikan arahan agar siswa dapat belajar dengan efektif. Teori belajar humanistik berpendapat bahwa perilaku peserta didik ditentukan oleh diri mereka sendiri, bukan oleh lingkungan atau pengetahuan yang ada,peserta didik akan dibentuk menjadi manusia yang berkarakter dan peduli dengan sesama.
REVOLUSI PEMBELAJARAN DIGITAL: MENGOPTIMALKAN POTENSI GAME EDUKASI DALAM PENDIDIKAN MODERN Widowati, Saras Pangestu Sri; Suryaman, Maman
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 11 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji optimalisasi potensi game edukasi dalam revolusi pembelajaran digital. Berdasarkan teori konstruktivisme sosial, pembelajaran experiential, dan teori flow, studi ini menggunakan pendekatan mixed-method dengan desain sequential explanatory. Melibatkan 500 siswa dan 50 guru dari 10 sekolah menengah selama satu tahun akademik, penelitian ini menggabungkan survei, observasi, wawancara, dan analisis log aktivitas. Hasil menunjukkan bahwa integrasi game edukasi melalui pendekatan blended learning meningkatkan hasil belajar sebesar 32%. Personalisasi pembelajaran melalui jalur adaptif meningkatkan efisiensi belajar sebesar 43%. Pengembangan keterampilan abad ke-21 juga meningkat, dengan pemikiran kritis naik 27% dan kreativitas 24%. Kesimpulannya, game edukasi memiliki potensi transformatif dalam pendidikan modern, namun efektivitasnya bergantung pada integrasi yang cermat dan personalisasi pengalaman belajar.
Pengembangan Media Video H5P Berbasis Project Based Learning Materi Pupuk Kompos di Kelas V Sekolah Dasar Dahliah, Elvin Mawar; Kumala , Farida Nur; Triwahyudianto, Triwahyudianto
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 11 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran IPA di sekolah dasar saat ini masih berorientasi pada hapalan semata tidak mencerminkan menemukan konsep sendiri, dan proses penemuan. Hal tersebut menyebabkan peserta didik kesulitan memahami materi dan kurangnya pengalaman belajar. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan media video H5P berbasis Project Based Learning untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan dan keefektifannya. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian ini yaitu satu dosen ahli materi, satu dosen ahli media, satu dosen ahli bahasa, serta satu guru kelas lima sebagai praktisi dan 25 peserta didik kelas lima. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian yaitu penilaian dari ahli isi materi pelajaran yaitu 90,9% (sangat layak), hasil penilaian dari ahli media yaitu 90,21% (sangat layak), hasil penilaian dari ahli bahasa yaitu 88,46% (sangat layak). Hasil respon praktisi mendapatkan penilaian 92,85% (sangat praktis), respon siswa yaitu 87,2% (sangat praktis) dan nilai rata - rata N-gain 0,74 dengan kategori tinggi . Disimpulkan bahwa media video H5P berbasis Project Based Learning mendapatkan kualifikasi sangat baik sehingga layak dan praktis digunakan dalam pembelajaran dan sangat efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Aktivitas PLP Dasar Sebagai Solusi Pengenalan Lingkungan di Sekolah Menengah Kejuruan Nurkhalizah, Siti; Fitriyani, Amaliyah; Yulianti, Dinda Sri; Maklufi, Maklufi; Rumdhani, Faira Ajeng; Azzani, Adelia Nur; Siburian, Roulina Magdalena; Solehah, Oktavia; Pratama, Moch Aditya; Setiawan, Rizky; Hastuti, Nani
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 11 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) adalah cara yang efektif untuk mengenalkan lingkungan sekolah kepada calon guru. Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa memiliki kesempatan untuk menerapkan teori pendidikan ke dalam hal-hal seperti evaluasi, praktik mengajar, dan perencanaan pembelajaran melalui program ini. Penelitian ini mengkaji pelaksanaan PLP dasar di SMK Negeri 1 Kramatwatu dengan melihat profil sekolah, pengelolaan sekolah, dan partisipasi siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya memperoleh kemampuan pedagogik yang lebih baik, tetapi mereka juga memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang budaya sekolah dan cara manajemennya, termasuk pengembangan karakter kedisiplinan. Oleh karena itu, PLP dasar berfungsi sebagai langkah strategis untuk membekali calon guru untuk menghadapi masalah di dunia pendidikan.
MENCIPTAKAN GENERASI EMAS 2045 MELALUI PENDIDIKAN ANTIKORUPSI BERBASIS PROJECT BASED LEARNING DI MAS AL-KHAIRIYAH Basyarah, Rohan; Tambunan, Alif Hakiim Parulian; Aufa, Muhamad Gagah; Pratama, Muhammad Rizky; Subakdi, Subakdi; Mulyadi, Mulyadi; Halim, Abdul; Manalu, Ronald
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 11 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya korupsi sudah mengakar pada bangsa kita sejak zaman penjajahan. Korupsi dulunya dilakukan oleh individu atau kelompok yang diberikan wewenang untuk mendistribusikan upah bagi para pekerja kita, namun permasalahan ini sampai kini masih sulit untuk diatasi tentunya hal ini berbanding terbalik dengan tujuan negara yaitu mewujudkan Generasi Emas 2045. Melalui pendekatan normatif, kami sebagai mahasiswa Fakultas Hukum UPN Veteran Jakarta dirasa perlu ikut andil dalam upaya memberantas korupsi, dengan melakukan sosialisasi mengenai pendidikan antikorupsi di MAS Al-Khairiyah terkhusus sejumlah siswa yang beberapa dari mereka memiliki peran penting dalam organisasi sekolah dan dapat memengaruhi teman temannya dalam lingkungan sekolah, dalam hal ini kami berharap sosialisasi seperti ini akan terus dilanjutkan oleh siswa kedepannya. Melalui survei daring dan interaksi secara langsung, kami menemukan masih banyak dari siswa-siswi yang belum terlalu paham mengenai substansi dari korupsi itu sendiri. Dengan pendekatan yang menyenangkan dan bersahabat dirasa substansi yang ingin disampaikan dapat dipahami dengan baik oleh siswa-siswi dan membuka pikiran mereka terhadap kerusakan yang ditimbulkan oleh perilaku korupsi.
PENINGKATAN KESADARAN MELALUI PENDIDIKAN BELA NEGARA DALAM MENGAHADAPI ERA GLOBALISASI DIKALANGAN PELAJAR Riskya T., Benaya; Serdiansyah, Ilham; Fajriah S., Aryuni; Geraldo M., Brian; Subakdi, Subakdi; Mulyadi, Mulyadi; Suhaidi, Suhaidi; Manalu, Ronald
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 11 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Bela Negara memiliki peranan penting dan menjadi modal yang penting dalam menghadapi era globalisasi. Pendidikan bela negara ini menjadi kunci dalam mengembangkan sikap cinta tanah air dan meningkatkan sumber daya manusia yang memiliki sifat selektif terhadap budaya asing. Peningkatan sikap bela negara menjadi penting untuk menghindari sikap westernisasi, konsumtif, dan sikap individualisme. Pendidikan bela negara ini memiliki peran besar dalam kepribadian masyarakat yang harus ditanamkan sejak kecil untuk menumbuhkan sifat nasionalisme sehingga tujuan negara dapat tercapai. Teknik analisis penelitian ini menggunakan pendekatan secara kualitatif dan kuantitatif. Adapun teknik dari pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, survey dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 38 Jakarta pada bulan Oktober 2024.
SOSIALISASI PENTINGNYA KOMITMEN DALAM MELESTARIKAN LINGKUNGAN HIDUP BAGI SISWA/I SMAS BUDHAYA II SANTO AGUSTINUS Hutasoit, Victory Krusita; Fanda , Saphira Azri; Halim , Sekarlita Prabhaningrum; Rahma , Senjafatih Hatur; Subakdi, Subakdi; Mulyadi, Mulyadi; Halim , Abdul; Manalu , Ronald
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 11 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah meningkatnya isu permasalahan lingkungan, seperti sampah plastik, pencemaran, dan penggunaan energi yang tidak efisien, pentingnya komitmen generasi muda dalam melestarikan lingkungan hidup di sekolah semakin mendesak. Sekolah sebagai tempat belajar bukan hanya berfungsi untuk mengembangkan pengetahuan akademis, tetapi juga sebagai wadah untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan. Dengan menerapkan praktik ramah lingkungan, seperti pengelolaan sampah yang baik dan penghematan energi, siswa dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Komitmen ini tidak hanya berdampak positif di lingkungan sekolah, tetapi juga membentuk karakter dan kesadaran lingkungan yang akan dibawa oleh generasi muda ke dalam masyarakat.

Page 10 of 81 | Total Record : 810