cover
Contact Name
Nurdin Amin
Contact Email
edj.uin@ar-raniry.ac.id
Phone
+6285207161847
Journal Mail Official
edj.uin@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Komplek Gedung B Lantai 1 Fakultas Tarbiyah dan Keguruan - Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh Jl. Syeikh Abdul Rauf Darussalam Banda Aceh, 23111. Banda Aceh- Indonesia
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Educator Development Journal
ISSN : -     EISSN : 2985718X     DOI : https://doi.org/10.22373/edj.v3i1.6751,
Core Subject : Science, Education,
Educator Deploment Journal: Is a scientific publication media and can be accessed by the public published by the Tarbiyah and Teacher Training Faculty of UIN Ar-Raniry Banda Aceh, published twice a year in every February and July. This journal publishes the results of research and scientific work in the field of education and teaching in schools, tertiary institutions both formally and non-formally. Published articles in the form of research or results of studies in the fields of: Education, PTK, Science Education, Science Education Social Education, Religious education, Learning Media Methods, Models, Approaches and Strategies in Learning.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 84 Documents
Kemampuan Siswa Menyelesaikan Soal Kontekstual Melalui Penerapan Model Problem Based Learning Putri Wahyuni; Nuralam Syamsuddin; Khairina
Educator Development Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Educator Deploment Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/edj.v1i2.3709

Abstract

Matematika merupakan ilmu pengetahuan yang mempunyai kedudukan penting dalam ilmu pengetahuan dasar yang menjadi pendukung bagi kemajuan teknologi dan juga pendukung bagi ilmu lain. Meskipun matematika sangat penting dipelajari, akan tetapi kenyataannya masih banyak masalah yang muncul dalam matematika, fokus pada lemahnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal kontekstual atau soal cerita, dan salah satu cara mengatasi permasalahan tersebut dengan membelajarkan melalui model Problem Based Learning. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal kontekstual yang diajarkan dengan model Problem Based Learning (PBL). Rancangan penelitian dengan rancangan Quasi eksperiment. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan simple random sampling. Dari populasi seluruh siswa kelas VIII MTsN 2 Aceh Besar. Sampel terdiri dari dua kelas yaitu kelas kelas VIII/2 sebagai kelas kontrol dan kelas VIII/3 sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data menggunakan tes yang berisi soal kontekstual berbentuk uraian. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan uji-t, maka diperoleh dan . Karena sehingga dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan menyelesaikan soal kontekstual yang diajarkan dengan model PBL lebih baik daripada siswa yang diajarkan dengan model konvensional
Layanan Bimbingan Konseling Berbasis Video Animasi untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Peserta Didik Elviana; Mukhlis; Yulinawati
Educator Development Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Educator Deploment Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/edj.v1i2.3710

Abstract

Kepercayaan diri adalah salah satu komponen yang sangat penting dalam proses pembelajaran di sekolah terutama pada enjang pendidikan dasar. Hasil observasi di SDN 3 Takengon menemukan masih banyak peserta didik belum memiliki kepercayaan diri pada saat belajar. Merekabelum berani berbicara dengan guru atau bercerita di depan kelas tentangbahan pembelajaran dan cenderung diam. Mental peserta didik masih lemah dan takut berbicara dengan temannya dan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kepercayaan diri peserta didik setelah perlakuan layanan bimbingan konseling berbantuan video animasi pada kelas V SDN 3 Takengon. Penelitian ini One Group Pretest Posttest Design. Subjek penelitian sebanyak 8 orang dan teknik pengumpulan data dengan angket dan data dianalisis dengan menggunakan uji-t dan uji N-Gain kepercayaandiri. Hsil Pnelitian diperoleh N-Gain Kepercayaan diri sebesar 68,84 masuk dalam kategori Sedang. Dengan demikian Layanan BK bernatuan video animasi mampu meninkatkan Kepercayaan Diri Peserta didik SD Negeri 3 Takengon.
Theory Of Islamic Education, Philosophy And Curriculum At Tertiary Level Ridwan M Daud
Educator Development Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Educator Deploment Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/edj.v1i2.4006

Abstract

This paper explores the foundations and principles of Islamic education, drawing from the Qur'an, Sunnah, and insights from esteemed Muslim scholars. It delves into the pivotal concepts of ta'lim, tarbiyah, and ta'dib, elucidating their roles within the framework of Islamic education. Islamic education centers on two core tenets: the acquisition of knowledge and the purification of the self. It aims to instill Islamic ideals, fostering purity, justice, and societal harmony. The objectives of Islamic education encompass the acquisition and dissemination of knowledge, the cultivation of moral values, and the pursuit of knowledge for societal welfare, all with a focus on pleasing Allah. These objectives cater to individual capacities, nurturing well-rounded personalities for community enrichment. Moreover, the paper outlines the aims of teaching Islamic religious studies, emphasizing faith comprehension and ethical conduct to prepare individuals for the Hereafter while guiding their actions in the present. The curriculum of Islamic education integrates language studies, natural sciences, history, and religious studies, intertwining them with fundamental principles such as acknowledging Allah's Oneness, comprehending prophetic missions, anticipating the Day of Judgment, and assuming vicegerency on Earth. Drawing from influential reformists, it highlights education's crucial role in reforming Muslim societies, advocating for a balanced approach that blends acquired and revealed knowledge across educational institutions
Implementasi Teknik Kursi Kosong Terhadap Kecemasan Korban Bullying Di SMA Negeri 1 Darul Imarah Aceh Besar Naqiatsyah, Genari; Muslima
Educator Development Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Eduator Development Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/edj.v2i1.4193

Abstract

Anxiety in victims of bullying arises because they feel that they are not perfect, and consider themselves weak so that they are unable to defend themselves who are the targets of repeated aggressive and manipulative treatment, both physically and mentally. Treatment to reduce the anxiety of victims of bullying, one of which is the empty chair technique through individual counseling because it can help the counselee to express all pent-up emotions and say what has been true that has not been able to be conveyed so that it can be said by means of students who are victims of bullying imagining the bully being present in front of them. This research aims to determine the implementation of the empty chair technique on the anxiety of bullying victims at SMA Negeri 1 Darul Imarah Aceh Besar. This quantitative research uses an experimental method with (One Group Pre-Test, Post-Test). The data collection technique used a Likert scale form with a population of 26 students from class The results of the research showed that the implementation of the empty chair technique significantly reduced the anxiety of bullying victims, as indicated by the change in the average score from the pre-test from 103.5 to 79.75 in the post-test. From the results of the hypothesis test, ttable < tcount = 2.353 < 23.041. From the comparison it was decided that Ho was rejected and Ha was accepted. Based on the research results, it was concluded that the implementation of the empty chair technique could reduce the anxiety of bullying victims at SMA Negeri 1 Darul Imarah Aceh Besar
Peran Orangtua dan Guru Bimbingan Konseling dalam Menangani Perilaku Menyimpang Siswa Fakhri; Selli Ariska; Muhammad Asri; Azwinawati
Educator Development Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Eduator Development Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/edj.v2i1.4304

Abstract

Abstrak. Gejala perilaku menyimpang pada siswa muncul karena adanya stimulus negatif yang mempengaruhi individu dalam bertindak. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peran orangtua dan guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi perilaku menyimpang siswa di sekolah dan menjelaskan beberapa kendala orang tua dan guru bimbingan dan konseling dalam menangani perilaku menyimpang siswa di SMA 11 Banda Aceh. Data penelitian dikoleksi dengan teknik observasi dan wawancara. Subjek penelitian meliputi orangtua siswa dan guru BK. Hasil penelitian melaporkan bahwa bentuk peran orangtua dan guru BK dalam mengatasi perilaku menyimpang siswa adalah berupa adanya kerjasama formal antar guru BK dan orangtua siswa dan kerja sama informal dimana anak dilibatkan dalam pertemuan informal dan dilakukan di luar sekolah. Di samping itu, penelitian ini juga melaporkan adanya kendala yang dihadapai guru dalam menangani perilaku menyimpang siswa yaitu siswa memiliki latar belakang yang heterogen, lingkungan sosial tidak mendukung, kurangnnya kesadaran siswa, dan kurangnya singkronisasi pengetahuan dan tindakan perbaikan yang diinginkan guru BK dengan tindakan orangtua dalam lingkungan keluarga. Kata kunci: Perilaku Menyimpang Siswa, Peran Orangtua, Peran Guru Bimbingan dan Konseling.
Deep Talk sebagai Sarana Komunikasi Guru Akidah Akhlak dengan Siswa di SMA negeri 2 banda Aceh Hasanah, Uswatun; Loeziana Uce
Educator Development Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Eduator Development Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/edj.v2i1.5673

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi guru dalam membangun pendekatan dan komunikasi melalui deep talk dengan siswa, dan hambatan maupun solusi yang dilakukan oleh guru SMA Negeri 2 Banda Aceh. Tipe penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang berfokus pada hambatan dan strategi guru dalam membangun komunikasi antara guru dan siswa SMA Negeri 2 Banda Aceh. Adapun Informan dalam penelitian ini adalah 1) Guru Akidah Akhlak 2) Guru Bimbingan Konseling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik study kepustakaan dan studi lapangan untuk kemudian dianalisis secara sistematis dan logis dengan penggambaran nyata mengenai objek penelitian dan subyek penelitian. Dengan hasil penelitian bahwa guru melakukan berbagai upaya dalam membangun kedekatan dengan siswa, meliputi: 1) meningkatkan keterlibatan siswa, 2) membangun hubungan yang kuat, 3) mendukung perkembangan emosional, dan 4) membangun kesadaran diri. Dalam upaya yang telah dilakukan guru, maka guru juga mengalami hambatan dalam membangun komunikasi dengan siswa, dikarenakan siswa yang masih membangun jarak dengan guru, sehingga guru tidak bisa mengetahui lebih dalam mengenai permasalahan yang dihadapi siswa, sehingga interaksi antara guru dan siswa masih minim
Implementasi Permainan Truth or Dare Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Untuk Mengatasi Permasalahan Pada Anak Slow Learner di SMK Negeri 3 Banda Aceh. Atika, Rizka; Mukhlis; Ridha , Usfur; Yacob , Fakhri
Educator Development Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Eduator Development Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/edj.v2i2.5792

Abstract

Abstrak. Slow learner adalah anak dengan tingkat penguasaan materi yang rendah. Perilaku mereka cenderung pendiam dan pemalu, sehingga mereka kesulitan untuk bersosialisasi dengan teman-teman sebayanya. Mereka memiliki cirri fisik normal namun sulit menangkap materi, responnya lambat, kosa katanya kurang sehingga bila berbicara kurang jelas. Kenyataan yang terjadi di SMKN 3 Banda Aceh terdapat beberapa siswa kelas X Tata Busana mengalami slow learner, sehingga perlu upaya/strategi membantu anak slow learner menggunakan layanan bimbingan kelompok dengan media permainan truth or dare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah implementasi permainan truth or dare melalui layanan bimbingan kelompok dapat mengatasi permasalahan pada anak slow learner di SMK Negeri 3 Banda Aceh. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X Tata Busana berjumlah 164 siswa. Total sampel penelitian berjumlah 9 siswa, dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen berbentuk One Group Pretest-Postest Desain. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan skala slow learner. Setelah memperoleh data di analisis menggunakan pengujian hipotesis uji t-tes diperoleh t-hitung > t-tabel yaitu 25.227 > 1.833 pada taraf signifikasi α = 0,05, yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikansi dari implementasi permainan truth or dare melalui layanan bimbingan kelompok untuk mengatasi permasalahan pada anak slow learner di SMK Negeri 3 Banda Aceh. Kata kunci: PermainanTruth or Dare, Bimbingan Kelompok, Slow Learner.
Jenis Pendidikan Nonformal di Indonesia Muhammad, Ismail; Ariani, Safrina; Idris, Aisyah
Educator Development Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Eduator Development Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/edj.v2i2.5808

Abstract

Pendidikan nonformal adalah pendidikan penting yang berkembang sebagai sarana peningkatan pengetahuan dan ketrampilan masayarakat. Namun banyak kalangan yang belum memahami apa yang dimaksud dengan pendidikan nonformal dan apa saja jenis pendidikan nonformal di Indonesia. Artikel ini akan mengulas tentang dua persoalan di atas dengan menggunakan metode library research. Hasil kajian mendeskripsikan bahwa 1) Pendidikan nonformal, menurut UU, No. 20, 2003 adalah "jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang", atau pendidikan tambahan yang diselenggarakan oleh masyarakat untuk menyempurnakan pengetahuan, ketrampilan dan pendidikan ketrampilan dan norma/nilai bagi masyarakat, sesuai kebutuhan. 2) Pendidikan nonformal terbagi kepada dua kelompok besar, yaitu pendidikan nonformal umum dan pendidikan nonformal keagamaan. Pendidikan nonformal umum yang berkembang di Indonesia adalah: (a) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam bentuk kelompok bermain, tempat penitipan anak, dll). (b) Pendidikan Aksara, misalnya yang dilaksanakan untuk membasmi buta huruf, (c) Pendidikan keahlian, atau disebut juga pendidikan profesi, (d) Taman bacaan Masyarakat, (e) Pendidikan Pemuda, (f) Pemberdayaan Perempuan. Adapun pendidikan nonformal keagamaan (Islam) yaitu (a) Taman Pendidikan al-Quran, (b) Pengajian Reguler (mingguan atau bulanan), (c) Madarash Diniyah Ta’limiyah. (d) Kegiatan Ibadah berbasis tempat ibadah.
Peningkatan Kedisiplinan Melalui Layanan Bimbingan Kelompok pada Siswa SMK Yacob, Fakhri; Febrianti, Siska; Mukhlis, Mukhlis; Munawwarah, Munawwarah; Fitri, Mutia
Educator Development Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Eduator Development Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/edj.v2i2.5930

Abstract

Kedisiplianan merupakan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku di lingkungan sekolah, namun banyak siswa belum taat azas terhadap aturan-aturan yang telah ditetapkan otoritas sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan layanan bimbingan kelompok dalam rangka peningkatan kedisiplinan siswa di SMK Negeri 3 Banda Aceh. Populasi pada penelitian ini adalah 39 orang siswa dan 8 siswa sesuai kriteria ditetapkan sebagai sampel dengan teknik purposive sampling yang akan dikenakan treatment berupa layanan bimbingan kelompok. Dampak dari treatment melaporkan bahwa terdapat perbedaan antara skor nilai pre- test dan post-test. Perbedaan dimaksud dapat dilihat melalui adanya peningkatan skor nilai sesudah diberikan treatment layanan bimbingan kelompok. Hasil uji hipotesis melaporkan bahwa ttabel < thitung = 1,895 < 10.067. Dari hasil tersebut menerangkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil keputusan tersebut dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan kedisiplinan siswa di SMK Negeri 3 Banda Aceh.
A Qualitative Study On The Impact Of Listening Podcast On Students’ Pronounciation Bahri, Syamsul; Halimatussadiah, Halimatussadiah
Educator Development Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Eduator Development Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/edj.v2i2.6039

Abstract

This qualitative study investigate English Department Students’s perception of the impact of listening to podcast on their pronounciation ability.The s tudy was conducted with the participation of 7 students enrolled in English Education Department at Tarbiyah Faculty, Ar-Raniry State Islamic University. Data were collected through semi-structured interview, investigator notes and performance tracking record. The results show that podcast can help students in improving the quality of their pronunciation, effective to enhance pronunciation, helpful to develop students’ confidence in speaking English, and also encourage them to understand native better, to enrich students’ vocabularies, also useful to gain their listening and speaking skills. Regardless its positive aspects, there are some obstacles that the students faced when they listen to podcast, such as find unfamiliar vocabulary, sometimes podcast do not provide subtitles so that it makes more difficult for them to understand the contents of the podcast