cover
Contact Name
M. Miftach Fakhri
Contact Email
fakhri@lontaradigitech.com
Phone
+6281212989654
Journal Mail Official
kreativa@lontaradigitech.com
Editorial Address
Jalan Abdullah Dg. Sirua, Kompleks BTN CV Dewi Blok B6 Nomor 12, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30249236     DOI : https://doi.org/10.61220/kreativa
Core Subject : Humanities, Social,
This journal publishes research articles on various innovation education that are interesting and have an impact on the development of education. The journal publishes articles on interdisciplinary content and cross-field dimensions related to education from various cultural perspectives. The journal includes, but is not limited to the following fields: Sosial Kependidikan Sains Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan
Articles 11 Documents
Search results for , issue "volume 3 issue no. 3: june 2026" : 11 Documents clear
Penguatan Kompetensi Guru dalam Pemanfaatan Learning Management System untuk Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Digital di Sekolah Aam Amaliah; Mila Suntika; Sumarno Sumarno; Ahmad Sofan Ansor; Adhelia Permata Safrina
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 3: June 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i3.1696

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan Learning Management System (LMS) untuk mendukung pembelajaran digital yang lebih terstruktur, interaktif, dan efektif. Kegiatan dilaksanakan pada salah satu sekolah menengah kejuruan mitra di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, dengan melibatkan 25 guru dari berbagai mata pelajaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelatihan teknis, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, observasi praktik, rubrik penilaian produk, dan lembar refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 53,1 pada pre-test menjadi 84,4 pada post-test atau meningkat sebesar 31,3 poin. Seluruh peserta mampu membuat kelas digital sesuai mata pelajaran masing-masing. Produk yang dihasilkan meliputi 25 kelas digital, 68 materi ajar, 25 tugas daring, 21 kuis digital, 19 forum diskusi, dan 22 komponen penilaian. Pendampingan juga memperbaiki struktur kelas, kejelasan instruksi, kesesuaian kuis, penggunaan forum diskusi, dan pengelolaan penilaian. Dengan demikian, pelatihan berbasis praktik dan pendampingan efektif meningkatkan kesiapan guru dalam mengelola pembelajaran digital berbasis LMS.
Penguatan Manajemen Persediaan dan Tata Kelola Operasional pada Pelaku Bisnis Ritel untuk Meningkatkan Efisiensi Usaha Nafiz Annaz; Arief Rahman; Zaenal Arifin; Feby Arma Putra; Dewi Agustina Solihin
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 3: June 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i3.1698

Abstract

Pelaku bisnis ritel berskala kecil masih menghadapi permasalahan dalam pencatatan persediaan, pemeriksaan stok, penataan produk, dan perencanaan pembelian ulang sehingga berpotensi menimbulkan kelebihan stok, kekosongan barang, kerusakan produk, dan inefisiensi operasional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku bisnis ritel dalam menerapkan manajemen persediaan dan tata kelola operasional yang tertib dan efisien. Kegiatan dilaksanakan pada 20 pelaku bisnis ritel di Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, melalui tahapan observasi, sosialisasi, pre-test, pelatihan, praktik penggunaan kartu stok, pendampingan, post-test, dan monitoring. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, observasi penerapan, pemeriksaan kartu stok, serta wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 51,0 pada pre-test menjadi 86,5 pada post-test atau sebesar 69,6%. Setelah pendampingan, 90% mitra telah menggunakan kartu stok, 85% melakukan pemeriksaan stok secara berkala, 80% mengelompokkan produk berdasarkan kategori atau tingkat perputaran, dan 75% menggunakan catatan persediaan sebagai dasar restok. Penerapan program juga menurunkan waktu pencarian barang sebesar 50%, selisih catatan dan stok fisik sebesar 54,2%, kekosongan produk utama sebesar 52,4%, serta temuan barang rusak atau melewati masa simpan sebesar 57,1%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan berbasis instrumen sederhana dapat meningkatkan pengetahuan, ketertiban operasional, dan efisiensi usaha ritel.
Pendampingan Penyusunan SOP (Standard Operating Procedure) dalam Meningkatkan Efisiensi Kerja Pegawai PT Bank Proagency Fresa Dwi Juniar Sofalina; Rudi Priadi
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 3: June 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i3.1663

Abstract

Standard Operating Procedure (SOP) merupakan pedoman kerja yang berfungsi untuk memastikan setiap aktivitas organisasi berjalan secara konsisten, efektif, dan efisien. PT Bank Proagency menghadapi permasalahan berupa belum optimalnya prosedur tertulis pada beberapa aktivitas kerja, sehingga pelaksanaan tugas masih bergantung pada kebiasaan individu dan arahan lisan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan perbedaan cara kerja, keterlambatan koordinasi, dan kurang tertibnya pengelolaan dokumen. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi penyusunan SOP dalam meningkatkan efisiensi kerja pegawai PT Bank Proagency. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui observasi awal, identifikasi permasalahan, wawancara, diskusi, pemetaan alur kerja, penyusunan draft SOP, validasi, sosialisasi, simulasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan berhasil menghasilkan lima SOP utama, yaitu SOP Pelayanan Administrasi, SOP Pengelolaan Dokumen, SOP Pelaporan Kegiatan dan Pekerjaan, SOP Koordinasi Antarbagian, serta SOP Monitoring dan Evaluasi Kinerja. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata kondisi kerja dari 51,57% sebelum pendampingan menjadi 83,86% setelah pendampingan, dengan peningkatan sebesar 32,29%. Peningkatan tersebut terlihat pada aspek pemahaman alur kerja, kejelasan pembagian tugas, keseragaman pelaksanaan tugas, keteraturan pengelolaan dokumen, pelaporan pekerjaan, koordinasi antarbagian, serta monitoring dan evaluasi kerja. Dengan demikian, pendampingan penyusunan SOP memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan efisiensi kerja pegawai melalui standarisasi proses, kejelasan tanggung jawab, dan penguatan sistem operasional perusahaan.
Pelatihan Desain Konten Promosi Produk Berbasis Canva dan Media Sosial untuk Meningkatkan Jiwa Technopreneurship Siswa SMK Negeri 1 Mamuju Nirmala Dewi Dewi; Zumrotul Avifa K Avifa K; Riswandi Riswandi; Restu Aji Nur Kahfi B.P; Feby Indayani
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 3: June 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i3.1699

Abstract

Perkembangan pemasaran digital menuntut siswa sekolah menengah kejuruan memiliki keterampilan merancang konten promosi dan memanfaatkan media sosial secara produktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam membuat konten promosi produk berbasis Canva serta memperkuat jiwa technopreneurship siswa SMK Negeri 1 Mamuju. Pelatihan dilaksanakan pada 5–7 Februari 2026 dengan melibatkan 120 siswa yang dibagi menjadi 24 kelompok. Metode kegiatan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi, diskusi, praktik langsung, pembelajaran berbasis proyek, pendampingan, presentasi, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui tes awal dan tes akhir, observasi, penilaian produk, angket technopreneurship, dan angket respons peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 58,40 pada tes awal menjadi 82,60 pada tes akhir, dengan 88,33% peserta mencapai nilai minimal 75. Peserta menghasilkan 24 paket konten promosi digital dengan rata-rata kualitas sebesar 84,69% dalam kategori baik. Penguatan jiwa technopreneurship memperoleh skor rata-rata 4,28 dari skala 5 dalam kategori sangat baik, sedangkan respons positif peserta mencapai 91,25%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa integrasi Canva, media sosial, pembelajaran berbasis proyek, dan pendampingan efektif meningkatkan kompetensi desain promosi, pemahaman pemasaran digital, kreativitas, kepercayaan diri, serta kemampuan siswa dalam melihat peluang usaha berbasis teknologi.  
Peningkatan Kapasitas Masyarakat dalam Pemanfaatan Ekonomi Berbagi untuk Mengoptimalkan Aset Produktif Rumah Tangga di Kabupaten Gowa Sri Prilmayanti Awaluddin; Septy Herviani; Emily Nur Saldy; Andi Ummul Khair; Akmal Umar
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 3: June 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i3.1706

Abstract

Keterbatasan kemampuan masyarakat dalam mengenali dan mengelola aset rumah tangga menyebabkan berbagai sumber daya produktif belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menerapkan ekonomi berbagi untuk mengoptimalkan aset produktif rumah tangga di Desa Pattallasang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa. Kegiatan dilaksanakan pada 6–7 Juni 2026 dengan melibatkan 40 peserta yang terdiri atas pelaku usaha mikro, ibu rumah tangga produktif, dan pemuda perintis usaha. Pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, pre-test, pemetaan aset, sosialisasi, pelatihan, simulasi transaksi, praktik pemanfaatan aset, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, observasi, inventarisasi aset, pencatatan transaksi, dan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 54,20 menjadi 79,80, dengan perbedaan yang signifikan, t(39) = 15,13, p < 0,001, dan Cohen’s d = 2,39. Sebanyak 94 aset berhasil diidentifikasi dan 48 aset diaktifkan. Jumlah transaksi meningkat dari 38 menjadi 79 transaksi, sedangkan nilai transaksi bertambah dari Rp5.700.000 menjadi Rp12.450.000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan, pemetaan aset, promosi digital, penyusunan aturan penggunaan, dan pendampingan mampu meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan aset rumah tangga menjadi lebih produktif.
Penguatan Manajemen Layanan Kesehatan Berbasis Digital Dalam Meningkatkan Efektivitas Pelayanan Posyandu Di Era Transformasi Kesehatan Sri Prilmayanti Awaluddin; Dewi Pratiwi Indriasari; Pius Weraman; Marhaeni Sabil; Rahmawati R
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 3: June 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i3.1711

Abstract

Transformasi digital layanan kesehatan primer membutuhkan penguatan kapasitas kader dan tata kelola data agar pelayanan Posyandu dapat berlangsung lebih efektif, sistematis, dan berbasis informasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat manajemen layanan kesehatan berbasis digital melalui peningkatan pemahaman dan keterampilan kader Posyandu dalam pencatatan, pengelolaan, serta pelaporan data kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada 6–7 Juni 2026 di Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, dengan melibatkan 25 kader Posyandu. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif, dan pendampingan langsung melalui tahapan identifikasi masalah, analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, praktik penggunaan media digital, pendampingan implementasi, penguatan manajemen data, monitoring, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi keterampilan praktik, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman kader sebesar 50,71% setelah mengikuti rangkaian pelatihan dan pendampingan. Dari aspek keterampilan, 88% peserta atau 22 dari 25 kader mampu melakukan tahapan dasar pengelolaan data digital secara mandiri, sedangkan 12% masih memerlukan pendampingan pada beberapa aspek teknis. Program juga menghasilkan pencatatan yang lebih terstruktur, pengelompokan data sasaran yang lebih sistematis, kemudahan penelusuran dan rekapitulasi informasi, serta pembagian tugas pelayanan yang lebih tertib. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan manajemen layanan kesehatan berbasis digital dapat meningkatkan kapasitas kader sekaligus mendukung efektivitas tata kelola pelayanan Posyandu. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan berkala, dukungan perangkat, dan koordinasi antara kader, tenaga kesehatan, puskesmas, serta pemerintah desa.
Digitalisasi Sistem Buku Tamu Berbasis Perangkat Bergerak bagi Petugas Keamanan Perumahan Dewi Fatmawati Surianto; Haris Rafi; Dewi Fatmarani Surianto; Dary Mochamad Rifqie
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 3: June 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i3.1712

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong transformasi tata kelola administrasi dan sistem keamanan di lingkungan perumahan. Namun, sistem pencatatan tamu di kawasan perumahan umumnya masih mengandalkan buku kertas konvensional. Metode manual ini menimbulkan risiko kerusakan dan kehilangan data, ketidakakuratan informasi, hambatan penelusuran riwayat kunjungan, serta tidak tersedianya pemantauan data secara real-time yang berpotensi memicu celah gangguan keamanan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan menerapkan teknologi tepat guna berupa aplikasi buku tamu digital berbasis perangkat bergerak (tablet/seluler) bagi petugas keamanan perumahan. Metode pelaksanaan terdiri atas empat tahapan: identifikasi kebutuhan, implementasi dan konfigurasi aplikasi, pelatihan dan pendampingan langsung, serta monitoring dan evaluasi. Evaluasi keberhasilan program diukur menggunakan metode pre-test dan post-test dengan skala Likert 1–5. Hasil evaluasi pre-test menunjukkan efektivitas sistem pencatatan manual, kemudahan pengoperasian, serta kemampuan pengelolaan data berada pada tingkat rendah (skor rata-rata 2,00). Setelah intervensi pendampingan, hasil post-test mengalami peningkatan signifikan pada seluruh indikator: pemahaman pentingnya pencatatan dan sistem digital meningkat sebesar +1,00 menjadi 4,50, efektivitas sistem pencatatan tamu meningkat +2,50 menjadi 4,50 kemudahan pengoperasian media pencatatan meningkat +3,00 menjadi 5,00, kemampuan pengelolaan data dan pencarian riwayat meningkat +3,00 menjadi 5,00, serta kesiapan penerapan sistem secara mandiri meningkat +0,50 menjadi 5,00. Digitalisasi ini terbukti mampu mengoptimalkan efisiensi operasional petugas, meningkatkan ketertiban administrasi, serta memperkuat sistem keamanan lingkungan permukiman secara berkelanjutan.
Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Profil Pelajar Pancasila Melalui Pembelajaran Kolaboratif di Sekolah Nurhayati Nurhayati; Muhammad Iqbal; Rambang Muharramsyah; Erlita Erlita; Gustinawati Gustinawati
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 3: June 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i3.1713

Abstract

Penguatan pendidikan karakter berbasis Profil Pelajar Pancasila memerlukan kemampuan guru dalam mengintegrasikan nilai karakter ke dalam proses pembelajaran yang bermakna dan partisipatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru mengenai penerapan pendidikan karakter berbasis Profil Pelajar Pancasila melalui pembelajaran kolaboratif. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk webinar edukatif yang diikuti oleh 112 guru dengan pendekatan edukasi partisipatif melalui tahapan pre-test, penyampaian materi, diskusi dan analisis kasus, tanya jawab, post-test, serta evaluasi kegiatan. Materi mencakup konsep pendidikan karakter, dimensi Profil Pelajar Pancasila, prinsip pembelajaran kolaboratif, peran guru, dan strategi penguatan karakter dalam aktivitas pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 60,22 pada pre-test menjadi 83,62 pada post-test, dengan selisih 23,40 poin atau peningkatan sebesar 38,86%. Peningkatan tertinggi terdapat pada kemampuan menentukan strategi penguatan karakter sebesar 43,06%, diikuti pemahaman pembelajaran kolaboratif sebesar 42,78%. Evaluasi pelaksanaan juga menunjukkan rata-rata respons positif peserta sebesar 92,86%, yang mencerminkan tingginya relevansi, kebermanfaatan, kejelasan materi, dan minat penerapan pembelajaran kolaboratif. Temuan tersebut menunjukkan bahwa webinar partisipatif dapat memperkuat kapasitas awal guru dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dan Profil Pelajar Pancasila ke dalam pembelajaran. Namun, tindak lanjut berupa pendampingan implementasi di kelas diperlukan agar peningkatan pemahaman dapat berkembang menjadi praktik pembelajaran yang konsisten dan berkelanjutan.
Optimalisasi Peran Guru dan Orang Tua dalam Penguatan Pendidikan Karakter Siswa di Era Digital Sabda Sabda; Muhammad Iqbal; Rinny Anggraini; Rambang Muharramsyah; Iskandar Iskandar
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 3: June 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i3.1714

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas guru serta orang tua dalam penguatan pendidikan karakter siswa di era digital melalui pendekatan pelatihan kolaboratif. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, pada April–Juni 2026 dengan melibatkan 46 peserta yang terdiri atas guru dan orang tua/wali siswa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan penguatan peran guru, pelatihan digital parenting, diskusi dan simulasi kasus, penyusunan strategi kolaborasi, pendampingan, monitoring, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan nilai rata-rata sebelum dan setelah kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 61,80 pada pre-test menjadi 85,20 pada post-test, dengan selisih 23,40 poin atau peningkatan sebesar 37,86%. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator, dengan peningkatan tertinggi pada aspek digital parenting sebesar 25,80 poin, diikuti etika digital sebesar 24,00 poin. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan kolaboratif dapat meningkatkan pemahaman awal guru dan orang tua mengenai pendidikan karakter, pendampingan penggunaan teknologi, etika digital, serta pentingnya konsistensi pembinaan antara sekolah dan keluarga. Keberlanjutan program memerlukan komunikasi berkala, penerapan kesepakatan pendampingan digital, serta monitoring perkembangan perilaku siswa.
Pendampingan Daring Guru dalam Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Gayo untuk Penguatan Sikap Sosial Siswa Putri Nurul Azura; Muhammad Iqbal; Nurmanis Nurmanis; Richa Amalia; Rahmat Rahmat
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 3: June 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i3.1716

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru sekolah dasar dalam mengimplementasikan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Gayo serta mendorong penguatan awal sikap sosial siswa. Program dilaksanakan selama satu bulan pada Mei 2026 dengan melibatkan 34 guru dari delapan sekolah dasar di Kabupaten Aceh Tengah. Pendampingan menggunakan pendekatan participatory practice-based mentoring melalui tiga sesi daring menggunakan Zoom yang dipadukan dengan needs assessment, lokakarya penyusunan perangkat, implementasi mandiri terbimbing di kelas, observasi, dan refleksi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, rubrik kualitas perangkat pembelajaran, lembar keterlaksanaan, observasi sikap sosial siswa, serta refleksi guru. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata kompetensi guru meningkat dari 56,2 menjadi 85,7 dengan N-gain 0,67. Kualitas perangkat pembelajaran meningkat dari 2,39 menjadi 3,51 pada skala empat, sedangkan keterlaksanaan pembelajaran mencapai 88,2%. Integrasi nilai genap mupakat, alang tulung, amanah, setie, serta semayang/gemasih memberikan ruang bagi siswa untuk mempraktikkan kerja sama, tanggung jawab, kepedulian sosial, toleransi, dan sikap saling menghargai. Rata-rata sikap sosial siswa meningkat dari 2,76 menjadi 3,44 atau 24,7% dibandingkan kondisi awal. Temuan menunjukkan bahwa pendampingan daring berbasis praktik, implementasi, dan refleksi dapat memperkuat kapasitas pedagogik guru dalam mentransformasikan kearifan lokal menjadi pengalaman pendidikan karakter yang kontekstual dan terukur.

Page 1 of 2 | Total Record : 11