cover
Contact Name
Rani Darmayanti
Contact Email
ranidarmayanti1990@gmail.com
Phone
+6282245549135
Journal Mail Official
editorjurnal@assyfa.com
Editorial Address
Jalan Jambangan II No. 60 Purworejo - Pasuruan - Jawa Timur 67117, Indonesia
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Tindakan Kelas
ISSN : 29880017     EISSN : 29880017     DOI : https://doi.org/10.61650/jptk
Core Subject : Education, Social,
JPTK (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas) adalah jurnal peer-review yang diterbitkan empat kali setahun pada bulan MEI, SEPTEMBER, JANUARI. Jurnal tersebut berisi jurnal penelitian tindakan kelas pada jenjang PAUD, SD, SMP, SMA Jurnal ini memiliki akses terbuka yang artinya semua konten tersedia secara bebas tanpa biaya kepada pengguna atau institusinya. Pengguna diizinkan untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, mencari, atau memasukkan ke dalam makalah teks lengkap, atau menggunakannya untuk tujuan lain yang sah tanpa meminta izin dari penerbit atau penulis. Redaksi mengundang seluruh akademisi, peneliti, praktisi, atau pihak lain yang terkait untuk menerbitkan artikel ilmiah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Jurnal JPTK merupakan jurnal berbasis Penelitian yang berfokus pada bidang keilmuan Pendidikan Dasar dan Menengah, Model Pendidikan Pendidikan Dasar dan Menengah, Media Pembelajaran, RnD Pembelajaran, Pengembangan Pembelajaran dan Praktek Mengajar Pembelajaran JPTK dikelola oleh Alumni Magister Pendidikan Matematika UMM, Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kab. Sidoarjo, dan CV Bimbingan Belajar Assyfa.
Articles 54 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Media Pembelajaran Magic Board untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Mukarima, Ulfa Sadina; Wawan, Wawan; Setiawan, Agus; Ningsih, Eka Fitria; Choirudin, Choirudin
Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Penelitian Tindakan Kelas (Januari)
Publisher : CV Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jptk.v1i3.367

Abstract

Kemampuan berpikir kritis dan kreatif, analisis, pemecahan masalah, dan visualisasi termasuk kedalam klasifikasi kemampuan berpikir tingkat tinggi. Kemampuan berpikir kritis ini digunakan dalam suatu pemecaham masalah maupun proses pemahaman siswa. Dalam menunjang tigkat berpikir kritis diperlukan suatu inovasi model pembelajaran yang inovatif seperti Problem Based Learning. Problem Based Learning (PBL) merupakan suatu model pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar. Model ini terpusat kepada siswa dimana siswa akan dihadapkan dengan beberapa masalah berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu media pembelajaran juga dapat mendukung proses pembelajaran, salah satunya adalah media pembelajaran Magic Board. MTs Nurul Huda adalah sebuah yayasan pendidikan yang siswanya tergolong kedalam kategori kemampuan berpikir kritis yang rendah dimana dalam proses pembelajarannya masih menggunakan model pembelajaran student center sehingga siswa merasa perlu adanya hal baru. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Pada hasil pra siklus mendapatkan hasil sebesar 43,75 , siklus I sebesar 64,58, dan siklus II sebesar 89,58. Pada persentase peningkatannya pada pra siklus ke siklus I terdapat peningkatan sebesar 48%, sedangkan siklus I ke siklus II sebesar 39%, sedangkan pra siklus ke siklus II sebesar 105%. Penelitian ini mencapai target yang diharapkan yaitu sebesar 70% dan termasuk kedalam skala Likert kategori sangat baik
Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Pemanfaatan Media Loose Part Karyadi, Agung Cahya; Rosa, Maria
Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Penelitian Tindakan Kelas (September)
Publisher : CV Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jptk.v1i2.508

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana pengaruh pemanfataan media loose parts dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun yang mencangkup memecahkan masalah, berfikir logis, berfikir kreatif, dan mengenal simbol di Paud SuryaKasih Rawa Bebek kelompok TK B. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Taggart dimana setiap siklusnya mengikuti langkah sistematis sesuai dengan kaidah – kaidah penelitian dan kebutuhan parameter penelitian. Tahapan – tahapan penelitian meliputi:(1) perencanaan, (2)tindakan, (3)pengamatan, dan (4)refleksi. Sebelum melakukan penelitian, diadakan penelitian pra tindakan untuk mengetahui hasil presentase awal meningkatkan kemampuan kognitif anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemampuan kognitif anak dapat meningkat setelah menggunakan media loose parts. Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian kemampuan awal kognitif anak kelompok B rata-rata 34,97%. Setelah dilakukan tindakan kelas pada Siklus I meningkat menjadi 55,45% dan pada tindakan Siklus II meningkat menjadi 83,45%. Peningkatan dari Pra Penelitian ke Siklus 2 sebesar 48,48%. Media loose parts cukup efektif memberikan inspirasi dalam bermain pada anak usia dini. Implikasi dari penelitian ini adalah memperdalam dan memperkaya wawasan bermain menggunakan pemanfaatan media loose parts untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun.
Etnomatematika Bangunan Pionering Pramuka terhadap Minat dan Kreativitas Siswa Ardiyanti, Bela; Choirudin, Choirudin; Ningsih, Eka Fitria
Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Penelitian Tindakan Kelas (Januari)
Publisher : CV Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jptk.v1i3.509

Abstract

Pembelajaran etnomatematika dengan menggunakan bangunan pionering pramuka telah menjadi subjek penelitian yang menarik dalam konteks meningkatkan minat dan kreativitas siswa di MTs Roudlotut Tholibin dalam pembelajaran matematika. Pendekatan ini menekankan pengalaman langsung siswa dalam konteks budaya lokal dengan tujuan membuat pembelajaran matematika menjadi lebih menarik dan relevan. Aktivitas pembangunan bangunan pionering pramuka merangsang kreativitas siswa dalam merancang, merencanakan, dan membangun struktur yang unik dan fungsional sehingga memungkinkan siswa untuk mengembangkan solusi-solusi kreatif terhadap tantangan teknis yang dihadapi. Selain itu, pembelajaran melalui bangunan pionering pramuka juga memperkuat keterampilan kolaborasi siswa, sambil memfasilitasi pengalaman praktis tentang bagaimana konsep-konsep matematika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pengalaman ini, siswa tidak hanya belajar tentang Matematika, tetapi juga mengalami secara langsung bagaimana Matematika dapat diterapkan dalam kegiatan nyata, yang membuat pembelajaran lebih bermakna dan relevan. Motede yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pengambilan data secara observasi dan wawancara. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas VIII MTs Roudlotut Tholibin dalam pembelajaran etnomatematika menggunakan bangunan pionering pramuka secara signifikan dapat meningkatkan minat dan kreativitas siswa dalam pembelajaran matematika serta memberikan pengalaman pembelajaran yang bermakna dan relevan dengan konteks budaya serta kehidupan siswa.
Penerapan Pembelajaran Berbasis Produk “Telo Chips” pada Kewirausahaan pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Sungkawati, Endang; Vedianty, Adinda Syalsabilla Aida
Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Penelitian Tindakan Kelas (Januari)
Publisher : CV Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jptk.v2i3.525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi model pembelajaran kewirausahaan berbasis produk “Telo Chips” yang diterapkan pada mata pelajaran Ekonomi di jenjang SMA. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan untuk mempersiapkan siswa yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi agar memiliki keterampilan berwirausaha yang mumpuni. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas dengan fokus pada kurikulum belajar mandiri, dan bekerja sama dengan dosen, guru, dan praktisi di Mlang untuk meningkatkan relevansi dan efektivitas pembelajaran. Subjek penelitian melibatkan 60 siswa kelas XI di salah satu SMA di Mlang. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan angket, sedangkan analisis data dilakukan secara kualitatif dengan teknik analisis deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan soft skills siswa yang signifikan, terutama dalam hal tanggung jawab, kreativitas, dan keberanian mengambil risiko, dengan rata-rata peningkatan sebesar 30% dibandingkan sebelum penerapan. Selain itu, minat siswa terhadap pembelajaran berbasis proyek yang memadukan teori dan praktik nyata dalam memecahkan masalah kewirausahaan juga sangat tinggi. Temuan ini memberikan kontribusi yang besar bagi dunia pendidikan dengan menyediakan model pembelajaran yang dapat dilaksanakan secara intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler, sesuai dengan kurikulum belajar mandiri. Kesimpulannya, penerapan pembelajaran berbasis produk “Telo Chips” efektif dalam membentuk karakter siswa yang siap menghadapi tantangan masa depan dan memiliki jiwa kewirausahaan.
Dampak Lirik Lagu Bertema Seksual “Ngidam Pentol” terhadap Kemampuan Penalaran Matematika Siswa Sekolah Menengah Atas Darmayanti, Rani
Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Penelitian Tindakan Kelas (Januari)
Publisher : CV Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jptk.v2i3.526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh lirik lagu bertema seksual terhadap kemampuan penalaran matematika siswa sekolah menengah atas. Dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas, penelitian ini melibatkan 50 siswa dari dua sekolah di Jawa sebagai subjek. Instrumen yang digunakan meliputi tes penalaran matematika dan kuesioner sikap siswa terhadap pembelajaran matematika melalui musik. Penelitian ini menggunakan lima lagu viral yang memiliki lirik dengan makna ganda, termasuk "Ngidam Pentol," "Jagung Rebus," serta lagu-lagu pop seperti "Sampai Jumpa," "Lagi Syantik," dan "Cinta Luar Biasa." Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan lirik lagu bertema seksual dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematika siswa sebesar 25%. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Secara khusus, siswa menunjukkan peningkatan dalam memahami konsep matematika yang kompleks ketika materi disajikan melalui musik, yang membuat pelajaran lebih menarik dan relevan secara budaya bagi siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi tinggi dalam pendidikan dengan menunjukkan bahwa integrasi musik dengan lirik bertema seksual yang viral dapat digunakan sebagai alat pedagogis yang efektif.
Menjelajahi Dampak Lirik Lagu Viral Bertema Seksual terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Sekolah Menengah: Sebuah Studi Kasus Zahroh, Umy; Darmayanti, Rani
Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian Tindakan Kelas (September)
Publisher : CV Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menyoroti fenomena menarik tentang bagaimana lagu-lagu viral dengan lirik bertema seksual dapat mempengaruhi kemampuan penalaran matematika siswa sekolah menengah atas. Dalam konteks ini, musik tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai alat pedagogis inovatif yang dapat merangsang minat dan motivasi belajar siswa. Dengan melibatkan 50 siswa dari dua sekolah di Jakarta, penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas untuk mengevaluasi pengaruh lirik lagu terhadap pembelajaran matematika. Penggunaan lirik lagu seperti "Ngidam Pentol," "Jagung Rebus," dan lagu-lagu pop populer lainnya dalam pembelajaran matematika ternyata dapat memberikan dampak positif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan sebesar 25% dalam kemampuan penalaran matematika siswa. Teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif digunakan untuk menganalisis data, yang mengungkapkan bahwa siswa tidak hanya lebih tertarik pada pelajaran, tetapi juga menunjukkan pemahaman yang lebih baik terhadap konsep matematika yang kompleks. Peningkatan ini disinyalir karena musik bertema seksual yang viral dapat membuat pelajaran lebih relevan dan menarik bagi siswa, sehingga mereka lebih termotivasi untuk belajar. Lagu-lagu ini menjadi media yang efektif untuk menyajikan materi yang sulit dengan cara yang lebih menyenangkan dan mudah dipahami. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam bidang pendidikan, dengan menunjukkan bahwa integrasi musik dan pembelajaran dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya dalam mata pelajaran yang sering dianggap sulit seperti matematika. Ini membuka jalan bagi pendekatan pembelajaran yang lebih kreatif dan kontekstual, yang dapat diadaptasi untuk berbagai subjek dan kelompok siswa.
Pengembangan Bahan Ajar Menggunakan Aplikasi Canva untuk Pemahaman Membaca Siswa Azizah, Athiq Nur; Hidayatulloh, Rizky; Hasyim, Umar Alfaruq A.
Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Penelitian Tindakan Kelas (Mei)
Publisher : CV Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jptk.v2i1.538

Abstract

Pengembangan aplikasi media Canva untuk memahami bacaan siswa dapat mengatasi beberapa kesulitan dan menyeimbangkan pembelajaran. Penerapan Canva untuk membaca di kalangan siswa penting dilakukan karena bantuan media Canva memiliki beberapa manfaat, antara lain meningkatkan motivasi dan minat belajar dengan penekanan topik yang terkait dengan pemecahan masalah. Faktor lain dalam pembelajaran yang harus diperhatikan adalah hasil belajar dan motivasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah studi dan kreasi. Alih-alih menguji hipotesis, penelitian dan pengembangan (R&D) menghasilkan produk. Penelitian ini menggunakan model 4D untuk mendefinisikan, merancang, mengembangkan, dan mendeskripsikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pembelajaran membuat presentasi bacaan komprehensif menggunakan Canva mendapat respon positif dari siswa. Kami menyebarkan kuesioner untuk mengetahui tanggapan siswa mengenai penggunaan Canva sebagai media pembelajaran bacaan komprehensif. (2) Pembelajaran membaca komprehensif merupakan tantangan bagi banyak siswa, terutama siswa bahasa Inggris pada semester 4. (3) Peningkatan keterampilan membaca komprehensif memerlukan pendekatan yang kreatif dan inovatif. Dalam hal ini, aplikasi Canva terbukti membantu memfasilitasi pembelajaran tersebut secara menarik dan interaktif.
Peningkatan Ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa Melalui Penelitian Tindakan Kelas pada Kegiatan Ziarah pada Siswa SMK YPM 1 Taman Fuad, M. Zainul; Sugianto, Rahmad
Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Penelitian Tindakan Kelas (Mei)
Publisher : CV Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jptk.v2i1.557

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan dimensi ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam profil siswa Pancasila melalui penelitian tindakan kelas pada kegiatan ziarah di SMK YPM 1 Taman. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan keimanan, ketaqwaan, dan akhlak mulia siswa dengan mengintegrasikan kegiatan keagamaan ke dalam pendidikan mereka. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif dengan desain penelitian tindakan kelas, yang melibatkan siswa dari kelas X hingga XII. Data dikumpulkan menggunakan observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi, dengan instrumen meliputi daftar periksa observasi, panduan wawancara, dan catatan lapangan. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus, dengan fokus pada berbagai aspek karakter religius: 1) Mengenal dan mencintai Tuhan Yang Maha Esa, dibuktikan dengan meningkatnya partisipasi dalam shalat shafar dan jama' qasar. 2) Memahami agama dan keyakinan, ditunjukkan melalui pengetahuan siswa tentang tokoh-tokoh Islam historis seperti wali songo. 3) Pelaksanaan ritual ibadah, yang diamati melalui keterlibatan siswa dalam doa dan dzikir tahlil selama ziarah ke makam waliyullah. Analisis data melibatkan pengkodean dan pengkategorian data kualitatif untuk mengidentifikasi tema yang berulang. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam moral keagamaan siswa, dengan peningkatan yang nyata dalam pemahaman dan praktik ajaran Islam mereka. Secara khusus, 75% siswa menunjukkan peningkatan pengetahuan dan cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa, 80% menunjukkan pemahaman yang lebih dalam tentang sejarah Islam, dan 85% berpartisipasi aktif dalam ritual ibadah. Sebagai kesimpulan, mengintegrasikan kegiatan ziarah ke dalam kurikulum secara signifikan menumbuhkan pengabdian siswa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Disarankan agar kegiatan keagamaan serupa dimasukkan ke dalam program sekolah untuk lebih memperkuat perkembangan spiritual siswa. Penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari praktik-praktik ini terhadap pengembangan karakter siswa secara keseluruhan.
Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun melalui Kegiatan Meronce Karyadi, Agung Cahya; Widosetyo, Ayumurti Elsi; Widiastuti, Bayu Retno
Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Penelitian Tindakan Kelas (Januari)
Publisher : CV Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jptk.v1i3.610

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan dengan tujuan “Mendeskripsikan secara empiris kemampuan motorik halus, proses kegiatan meronce dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak, dan peningkatan kemampuan motorik halus anak kelompok B di TKIT Ar Ridho, Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta ” dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah 6 anak kelompok B di TKIT Ar Ridho, Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta. Anak kelompok B di TKIT Ar Ridho, Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta terdiri dari 2 laki-laki dan 4 perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini adalah bahwa aktivitas menari dengan media papan kardus dan tali dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun kelompok B di TKIT AR-RIDHO Kecamatan Pondok Kelapa Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur Provinsi DKI Jakarta yang dapat dilihat dari presentase hasil data pra penelitian sebesar 25,00%, presentasi data siklus I sebesar 89,58%, dan presentasi data siklus II sebesar 98,96%. 
Efektivitas Media Pembelajaran dengan Berbagai Aplikasi untuk Meningkatkan Pengetahuan Sains Siswa Tunagrahita Darmawati, Besse; Darmawan, Agus
Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Penelitian Tindakan Kelas (Mei)
Publisher : CV Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jptk.v2i1.290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan media pembelajaran dalam meningkatkan pengetahuan sains siswa tunagrahita. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri dari 60 siswa tunagrahita yang dibagi secara acak ke dalam dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan aplikasi media pembelajaran dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t untuk mengukur perbedaan peningkatan pengetahuan sains antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan sains siswa tunagrahita yang menggunakan aplikasi media pembelajaran dibandingkan dengan siswa yang menggunakan metode konvensional (p < 0,05). Nilai rata-rata posttest kelompok eksperimen meningkat sebesar 35% dibandingkan dengan nilai rata-rata pretest, sedangkan kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan sebesar 10%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan aplikasi media pembelajaran efektif dalam meningkatkan pengetahuan sains siswa tunagrahita. Hal ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam proses pembelajaran dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi siswa dengan kebutuhan khusus. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pendidik dan pengambil kebijakan dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih inklusif dan efektif.