cover
Contact Name
Toni Nasution
Contact Email
toniandrionasution@gmail.com
Phone
+6285361305340
Journal Mail Official
jurnalpendis2023@gmail.com
Editorial Address
Editor In Chief Abd. Kholik Munthe, M.Psi Editorial Board Gumarfi Rahis Pasaribu, M.Pd Desi Fitria (STKIP ydb Lubuk Alung) ID Sinta: 6780476 Muhammad Saleh Assingkily, M.Pd Sahlan, M.Pd Torkis Dalimunthe, M.Pd Reviewer Dr. Sri Rahayu Pudjiastuti, M.Pd (STKIP Kusuma Negara) Dr. Harmona Daulay, M.Si Dr. Deni Setiawan, M.Pd (UNIMED) Dr. Mursal Aziz, M.Pd.I (STIT AILU) Dr. Eka Susanti, M.Pd UIN SU Medan Layout Editor Ahmad Syarqawi, M.Pd
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial
ISSN : -     EISSN : 28307763     DOI : https://doi.org/10.61721/pendis.v1i1
Jurnal pendis merupakan salah satu jurnal yang dikelola oleh yayasan insan cipta medan. jurnal pendis memberikan peluang kepada setiap para akademisi (baik dosen, mahasiswa dan para pendidik lainnya) yang akan menerbitkan tulisan terbaiknya. Secara garis besar tulisan ini akan memuat berbagai pembahasan ilmiah tentang penelitian dan pendidikan ilmu sosial. Tulisan yang akan diterbitkan harus melalui prosedur yang telah disepakati oleh pengelola jurnal pendis, sehingga secara administratif dapat berjalan dengan baik. Jurnal pendis akan diterbitkan sebanyak tiga kali dalam kurun waktu satu tahun (April, Agustus, dan Desember), sehingga diharapkan dapat menampung antusias penulis untuk menerbitkan tulisannya pada jurnal pendis.
Articles 113 Documents
MANFAAT MEDIA POSTER PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DALAM MENINGKATKAN BUDAYA BERBAHASA INDONESIA Mhd Syafii; Siti Mayang Sari; Akyuni
PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/pendis.v5i1.851

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya budaya berbahasa Indonesia yang baik dan benar di kalangan peserta didik akibat pengaruh bahasa asing, bahasa gaul, serta rendahnya minat terhadap penggunaan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memanfaatkan media poster sebagai media pembelajaran yang menarik, komunikatif, dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manfaat penggunaan media poster pada pembelajaran Bahasa Indonesia dalam meningkatkan budaya berbahasa Indonesia peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), yang mengkaji berbagai literatur berupa buku, artikel ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk memperoleh gambaran mengenai efektivitas media poster dalam pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa media poster mampu meningkatkan minat dan motivasi belajar peserta didik, mempermudah pemahaman terhadap kaidah berbahasa Indonesia yang baik dan benar, memperkuat kemampuan membaca dan menulis, serta menumbuhkan kesadaran dan kebiasaan menggunakan bahasa Indonesia secara santun dalam lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari. Selain itu, media poster juga berfungsi sebagai pengingat visual yang mampu memperkuat pembiasaan penggunaan bahasa Indonesia sesuai kaidah. Dengan demikian, media poster merupakan salah satu media pembelajaran yang efektif dalam mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia sekaligus membangun budaya berbahasa Indonesia yang baik, benar, dan berkarakter di kalangan peserta didik.
ANALISIS HABITS OF MIND MAHASISWA PADA PERKULIAHAN PERSAMAAN DIFERENSIAL ELEMENTER UIN SUMATERA UTARA Ira Sentia; Hasna Dewi Ritonga; Lisa Dwi Afri; Mirna Wanti Ritonga
PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/pendis.v5i2.854

Abstract

Setiap mahasiswa wajib mempunyai kebiasan berpikir (Habits of Mind) yang baik dan positif dengan tujuan mencapai pembelajaran yang diinginkan dan dapat mendukung keberhasilan dalam belajar secara spesifik untuk mata kuliah Persamaan Diferensial Elementer. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan Habits of Mind mahasiswa pada mata kuliah Persamaan Diferensial Elementer. Subjek penelitian adalah seluruh mahasiswa UIN Sumatera Utara Program Studi Pendidikan Matematika stambuk 2021, populasi sebanyak 131 orang dan sampel diambil dengan aturan atau teknik Slovin sehingga didapatkan 99 orang sebagai sampel. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data angket dan wawancara, dengan teknik ananlisis data secara statistik deskriptif. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa Habits of Mind mahasiswa yang mengikuti perkuliahan Persamaan Diferensial Elementer di UIN Sumatera Utara Medan tergolong rendah yaitu 37,37%. Berdasarkan ketentuan indikator Habits of Mind didapati persentase tertinggi pada indikator berpikir saling bergantungan sebesar 92,05%. Sedangkan, persentase terendah terdapat pada indikator memanfaatkan indera sebesar 68,94%.
DINAMIKA SOSIAL PENGAMEN JALANAN PASCA IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENERTIBAN DI SIMPANG LAMPU MERAH MANGLI KABUPATEN JEMBER Dhofir Abrori; Ahmad Fadli; Peni Catur Renaningtyas
PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial) Vol. 5 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/pendis.v5i2.861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika sosial pengamen jalanan pasca implementasi kebijakan penertiban, mengidentifikasi respons dan strategi adaptasi pengamen, serta mengetahui persepsi pemerintah daerah dan masyarakat terhadap kondisi pengamen jalanan setelah kebijakan tersebut diterapkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pengamen jalanan, aparat Satpol PP, Dinas Sosial Kabupaten Jember, serta masyarakat sekitar. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penertiban telah meningkatkan ketertiban dan kenyamanan di kawasan Simpang Lampu Merah Mangli, namun belum mampu menghilangkan aktivitas pengamen jalanan karena faktor ekonomi masih menjadi penyebab utama mereka bertahan di sektor tersebut. Pengamen menunjukkan respons yang adaptif melalui perpindahan lokasi, penyesuaian waktu mengamen, serta kembali beraktivitas setelah penertiban selesai. Pemerintah daerah dan masyarakat pada umumnya mendukung kebijakan penertiban sebagai upaya menjaga ketertiban umum, tetapi menilai bahwa kebijakan tersebut perlu diimbangi dengan program pembinaan, pelatihan keterampilan, dan pemberdayaan ekonomi agar pengamen memiliki alternatif mata pencaharian yang lebih layak. Oleh karena itu, penanganan pengamen jalanan memerlukan pendekatan yang mengintegrasikan penegakan aturan dengan peningkatan kesejahteraan sosial secara berkelanjutan.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS CERITA PENDEK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 RANTAU PANDAN Toni Edison; Rendi Marlianda; Aprimadedi
PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial) Vol. 5 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/pendis.v5i2.869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video animasi terhadap keterampilan menulis teks cerita pendek siswa kelas VII SMP Negeri 2 Rantau Pandan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental yang melibatkan kelas VII A sebagai kelompok eksperimen dan kelas VII B sebagai kelompok kontrol. Sampel penelitian berjumlah 38 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes menulis teks cerita pendek, observasi, dan dokumentasi. Keterampilan menulis dinilai berdasarkan aspek struktur teks, isi cerita, penggunaan bahasa dan gaya, serta pengembangan cerita. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, Independent Sample t-Test, dan perhitungan effect size Cohen's d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata post-test kelompok eksperimen sebesar 78,00, sedangkan kelompok kontrol sebesar 63,33. Hasil Independent Sample t-Test memperoleh nilai t = 4,441 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Nilai effect size Cohen's d sebesar 1,44 menunjukkan kategori efek besar. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penggunaan video animasi memberikan pengaruh yang signifikan dan kuat terhadap keterampilan menulis teks cerita pendek. Media video animasi dapat memberikan stimulus visual dan auditori yang membantu siswa mengembangkan ide, memahami unsur cerita, menyusun alur, serta menuangkan gagasan secara lebih terarah. Dengan demikian, video animasi dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran Bahasa Indonesia untuk mendukung peningkatan keterampilan menulis teks cerita pendek siswa SMP.
STIGMA DAN SOLIDARITAS: STUDI ETNOGRAFI TENTANG INTERAKSI SOSIAL SISWA BERDASARKAN STATUS EKONOMI DI SMA SWASTA KARTIKA 1-2 MEDAN Attila Ridza Artha; Ponidi Ponidi
PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial) Vol. 5 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/pendis.v5i2.877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk stigma sosial, pengaruhnya terhadap pola interaksi sosial, serta pembentukan solidaritas siswa berdasarkan status ekonomi di SMA Swasta Kartika 1-2 Medan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan siswa dan guru, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma sosial berdasarkan status ekonomi cenderung muncul secara halus dan bersifat kasuistik, terutama dalam bentuk candaan atau ejekan terkait kepemilikan barang, gaya hidup, pekerjaan orang tua, serta pengelompokan pertemanan berdasarkan kesamaan gaya hidup. Meskipun demikian, interaksi sosial antarsiswa secara umum berlangsung cair dan relatif setara, termasuk interaksi antara siswa dan guru. Pengaruh perbedaan ekonomi lebih terlihat pada kegiatan yang membutuhkan kontribusi materiil, seperti pengumpulan iuran kelompok. Solidaritas sosial antarsiswa diwujudkan melalui saling membantu dalam kegiatan akademik, meminjamkan perlengkapan belajar, memberikan dukungan emosional, dan berpartisipasi dalam kegiatan bersama. Solidaritas tersebut didorong oleh nilai kepedulian, pendidikan keluarga, dan kegiatan sekolah, tetapi masih menghadapi hambatan berupa gengsi, sikap individual, dan kecenderungan memilih kelompok pertemanan. Penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan empati, keterbukaan dalam pertemanan, pembagian kelompok secara inklusif, serta pencegahan dan penanganan perundungan diperlukan untuk membangun lingkungan sekolah yang lebih adil dan harmonis.
PENGEMBANGAN MEDIA FLIPBOOK: BERBASIS PERMAINAN BREAKING BAD HABIT UNTUK MELATIH MANAJEMEN WAKTU SISWA amaliajanani Janani; Abdurrahman
PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial) Vol. 5 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/pendis.v5i2.878

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media flipbook berbasis permainan Breaking Bad Habit sebagai media layanan Bimbingan dan Konseling untuk melatih manajemen waktu siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap Analysis, Design, dan Development. Produk yang dikembangkan divalidasi oleh ahli materi, ahli media, dan guru Bimbingan dan Konseling, serta diuji kepada 15 siswa kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh kategori sangat layak berdasarkan penilaian ahli materi, layak berdasarkan penilaian ahli media, sangat layak berdasarkan penilaian guru Bimbingan dan Konseling, serta sangat praktis berdasarkan hasil uji kepraktisan peserta didik. Dengan demikian, media flipbook berbasis permainan Breaking Bad Habit dinyatakan layak dan praktis digunakan sebagai media layanan Bimbingan dan Konseling untuk melatih manajemen waktu siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA KARTU KATA BERBANTUAN CANVA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAM MEMBACA PERMULA PADA SISWA KELAS II SDN 10 PULAU PUNJUNG Ratul Munawaroh; Rendi Marlianda; Melisa Anggrayni
PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial) Vol. 5 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/pendis.v5i2.884

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan membaca permulaan peserta didik kelas II SDN 10 Pulau Punjung yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP). Peserta didik masih mengalami kesulitan membedakan huruf, mengeja suku kata, dan menyusun kalimat. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh penggunaan media pembelajaran yang kurang menarik sehingga minat dan kemampuan membaca peserta didik masih rendah. Penelitian ini bertujuan menghasilkan media kartu kata berbantuan Canva yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian berjumlah 20 peserta didik kelas II SDN 10 Pulau Punjung. Data diperoleh melalui lembar validasi, angket respons guru dan peserta didik, serta hasil belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan media kartu kata sangat valid dengan persentase kelayakan 75%–86%, sangat praktis berdasarkan respons guru sebesar 90% dan peserta didik sebesar 89,9%, serta efektif dengan ketuntasan belajar mencapai 80%. Dengan demikian, media kartu kata berbantuan Canva dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan peserta didik kelas II SDN 10 Pulau Punjung.
MANAJEMEN PENDIDIKAN DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU MELALUI PLATFORM DIGITAL Junianto; Aminuddin Lubis; Muhammad Yamin
PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/pendis.v5i2.891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pengembangan kompetensi guru melalui platform digital. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada perkembangan teknologi digital dalam dunia pendidikan yang menuntut guru untuk meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan pengelola platform digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pengembangan kompetensi guru melalui platform digital dilakukan melalui tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Pada tahap perencanaan, sekolah mengidentifikasi kebutuhan kompetensi guru berdasarkan hasil supervisi akademik, tuntutan kurikulum, dan kemampuan literasi digital. Pada tahap pelaksanaan, guru memanfaatkan platform digital untuk mengakses materi pelatihan, modul ajar, perangkat asesmen, dan contoh praktik baik pembelajaran. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa platform digital mendukung peningkatan kompetensi pedagogik dalam merancang pembelajaran, kompetensi profesional dalam penguasaan materi ajar, kompetensi sosial melalui kolaborasi, serta kompetensi kepribadian melalui kemandirian belajar. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi hambatan berupa rendahnya literasi digital sebagian guru, keterbatasan waktu, jaringan internet yang belum stabil, dan motivasi yang belum merata. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan, pelatihan internal, supervisi, serta dukungan manajemen sekolah yang kuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa platform digital efektif mendukung pengembangan kompetensi guru apabila dikelola secara sistematis dan berkelanjutan sebagai bagian dari manajemen pendidikan.
Pengaruh Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis yang di Mediasi Oleh Motivasi Belajar Siswa Di SMA Pertiwi 1 Padang Nesya Walfadhila; Armiati Armiati
PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/pendis.v5i2.748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan artificial intelligence (AI) terhadap kemampuan berpikir kritis yang di mediasi oleh motivasi belajar siswa di SMA Pertiwi 1 Padang. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kausal, populasi penelitian ini adalah 748 siswa dengan sampel 160 siswa yang ditentukan menggunakan teknik pengambilan sampel acak proportional. Data diperoleh melalui kuisioner dan di analisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan artificial intelligence tidak memiliki efek yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Meski begitu, penggunaan artificial intelligence memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar, dan motivasi belajar juga memberikan pengaruh positif serta signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis. Selain itu, motivasi belajar terbukti mampu memediasi pengaruh penggunaan artificial intelligence terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan artificial intelligence lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis jika didukung oleh motivasi belajar yang tinggi. Dengan demikian, penggunaan artificial intelligence dalam proses pembelajar perlu diiringi dengan upaya peningkatan motivasi belajar siswa agar manfaatnya dapat di optimalkan.
TEACHERS’ ADAPTIVE STRATEGIES IN IMPLEMENTING THE MERDEKA CURRICULUM: EVIDENCE FROM THE TRANSFORMATION OF ECONOMICS LEARNING Cindy Aisyah Faradilla; Denok Mugi Hidayanti; Pudhak Prasetiyorini
PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial) Vol. 5 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/pendis.v5i2.760

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum has transformed learning orientation from content-based instruction toward competency development, student engagement, and contextual learning. In Economics education, this transformation is particularly important for strengthening students’ economic literacy and twenty-first-century competencies. Despite the widespread adoption of the Merdeka Curriculum, studies focusing on teachers’ instructional strategies in vocational Economics education, particularly in Islamic boarding school-based vocational schools, remain limited. This study aims to analyze the implementation of the Merdeka Curriculum and examine teachers’ strategies in Economics learning at SMK Raudlatul Ulum Ledokombo Jember. A descriptive qualitative approach was employed. Data were collected through interviews, observations, and documentation and analyzed using data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the Merdeka Curriculum has promoted competency-based, student-centered, and contextual Economics learning. Teachers implemented adaptive strategies by understanding curriculum principles, aligning learning materials with learning outcomes, applying discussion, inquiry, and problem-solving approaches, utilizing diverse learning media, and conducting continuous evaluation. These strategies enhanced student participation, critical thinking, collaboration, and problem-solving skills. Effective implementation of the Merdeka Curriculum depends on teachers’ ability to translate curriculum policies into meaningful and flexible learning practices. This study provides empirical evidence on adaptive teacher strategies in implementing the Merdeka Curriculum within Economics learning in a pesantren-based vocational school context, an area that remains underexplored in current literature.

Page 11 of 12 | Total Record : 113