cover
Contact Name
Ahmad Syarqawi
Contact Email
syarqawinasution@gmail.com
Phone
+6285376744230
Journal Mail Official
educandumedia@gmail.com
Editorial Address
Jalan Baru, Gg Keluarga, Kel Tembung, Kec Medan Tembung, Medan-Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Educandumedia: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
ISSN : -     EISSN : 28305140     DOI : DOI: https://doi.org/10.61721/educandumedia
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Educandumedia merupakan wadah yang dibentuk untuk memberikan fasilitas kepada para akademisi menerbitkan tulisannya. Spesifikasi kajian yang akan diterbitkan pada jurnal educandumedia adalah pembahasan tentang pendidikan dan kependidikan. Jurnal Educanmedia diterbitkan oleh Yayasan Insan Cipta Medan. Tulisan yang dikirimkan dapat berbentuk hasil penelitian atau kajian kepustakaan yang dilakukan melalui prosedur ilmiah. Jurnal educandumedia akan diterbitkan secara berkala yaitu tiga kali dalam satu tahun yang terdiri pada bulan januari-April, Mei-Agustus dan September-Desember. Artinya jurnal Educandumedia diterbitkan 3 kali dalam setahun. Dalam proses penerbitannya, melalui langkah-langkah yang telah ditentukan, yaitu proses pengiriman naskah, perbaikan sesuai saran penyunting ahli dan proses penerbitan tulisan pada jurnal educandumedia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 68 Documents
INTERAKSI SOSIAL WARGA DALAM MEWUJUDKAN GENERASI MILENIAL GOODCITIZENSHIP DI DESA BANDAR SETIA Toni Nasution; Ayu Fitria Siregar; Salsabila Putri Wibowo; Shadrina Azzahra Lubis; Nur Hafni Bahri Siambotan; Nurintan Maghfirah; Muhammad Al farisi; Nur Mahda; Putri Aulia Sitorus; Arbiata; Desi Asnawati Pohan
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v1i2.51

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis partisipasi masyarakat lokal dalam mewujudkan Goodcitizenship di Desa Bandar Setia di Kecamatan Sei Percut, Kabupaten Deli Serdang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bentuk Interaksi social generasi milenial dalam mewujudkan Goodcitizenship di Desa Bandar Setia adalah interaksi social integrasi. Terjalin persatuan dan kekompakan satu sama lain diimplementasikan dalam bentuk kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan setiap minggunya, serta saling membantu apabila ada warga mengadakan pesta pernikahan maupun ditimpa kemalangan. Selanjutnya, adanya pengajian jumat rutin yang dilaksanakan oleh perkumpulan perwiritan Pemuda Pemudi Desa Bandar Setia.
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA Surifa Auwatunnisa; Muqarramah Fitri; Fauzi Aldina
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v3i2.52

Abstract

This research is based on a preliminary study that the researcher conducted at SMA Negeri 1 Mila, the researcher found several disciplinary violations that were often carried out by students such as being late for school, skipping school hours, and often not attending school. maintain character development in students. This disciplinary issue must be resolved immediately because it has a bad impact on student behavior. Guidance and counseling are solutions that can be taken because the field of work and the approach taken by BK are considered capable of solving the problems that occur. The objectives of the research are: (1) To find out the description of student discipline at SMA N 1 Mila, (2) To find out the description of the implementation of Group Guidance with Focus Group Discussion techniques to improve student discipline at SMA Negeri 1 Mila, (3) To find out how much Most group guidance with Focus Group Discussion (FGD) techniques is effective in improving student discipline at SMA Negeri 1 Mila. This study uses a quantitative approach using a pre-experimental design method of type one group pretestposttest (initial test - single group final test). The population in this study were all second grade students of SMA Negeri 1 Mila, totaling 200 students. The sample in this study were 30 students using random sampling. The instrument used is a Likert scale model. Hypothesis testing using paired sample t-test. Based on the results of the study showed that the value of tcount was 19,458. Then tcount is compared with ttable of freedom df = 29, then the provision of tcount of ttable (19.458 0.68304), the value of sig.(2-tailed) is smaller than the critical value of 0.005 (0.000 0.005), this indicates that H0 is rejected and Ha accepted. Judging from the provisions of tcount > ttable, the calculation result is greater than tcount > ttable. So it can be concluded that group guidance with Focus Group Discussion (FGD) techniques can effectively improve student discipline at SMA Negeri 1 Mila.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF MANAGEMENT UNTUK MENGURANGI KECANDUAN GAME ONLINE PADA SISWA SMA NEGERI 1 SAKTI Putri Fazillah; Teuku Fadhl; Muqarramah Fitri
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v2i3.53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pelaksanaan konseling kelompok dengan teknik self management efektif dalam mengurangi kecanduan game online peserta didik SMAN 1 Sakti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain The Nonequivalent Control Group 3Design. Populasi dalam penelitian ini adalah 42 peserta didik. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling dengan sampel peserta didik kelas XI IPA1 dan XI IPA2. Pengumpulan data dilakukan dengan angket atau kuesioner. Data diolah menggunakan SPSS versi 20 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat efektivitas pelaksanaan konseling kelompok dengan teknik self Management untuk mengurangi kecanduaan game online pada siswa kelas XI Mipa 1 dan XI Mipa 2 SMA Negeri 1 Sakti. Hal ini terbukti dari posttest dengan teknik self management thitung>ttabel, maka -13,53 > 2,01, tanda minus ini berarti arahnya yang semakin kecil atau daerah penerimaan H0 di arah kiri. Teknik self management yang mampu mereduksi (mengurangi) kecanduan game online pada peserta didik. Maka Ha diterima dan H0 ditolak. Uji independent sample-t test menunjukkan bahwa antara kelas eksperimen dan kontrol terdapat perbedaan. Perbedaan tersebut dapat berupa efektivitas teknik konseling sself management dalam mengurangi kecanduan game online pada peserta didik di SMA Negeri 1 Sakti
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS XI SMA NEGERI 4 BINJAI Dina Aulia Luthfiah; Simamora, Dhara Chiltya; Nst, Hikmah Maulia Sari; Nst, Mas Berlian
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 1 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v1i3.69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Problem Based Learing (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMA Negeri 4 Binjai. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 4 Binjai Tahun Pelajaran 2022/2023 dengan rata-rata usia 16 sampai dengan 17 tahun, yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah 30 siswa kelas XI dengan 15 siswa kelas eksperimen yang diajar dengan model Problem Based Learning dan 15 siswa untuk kelas kontrol yang diajar secara konvensional. Instrumen tes yang digunakan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa dengan menggunakan tes berbentuk uraian. Pengujian hipotesis yang dilakukan menggunakan uji test “t”. Hasil temuan menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada kelas eksperimen diperoleh rata-rata pre-test sebesar 27,87 dan rata-rata post-test sebesar 83,40, pada kelas kontrol diperoleh rata-rata pre-test 21,07 dan rata-rata post-test 57,67. Berdasarkan hasil uji hipotesis pada kelas eksperimen diperoleh nilai t-hitung sebesar 14,358 dan t-tabel 1,701 sehingga t-tabel yaitu t-14,358>t-1,701 yaitu . Pada kelas kontrol diperoleh nilai t-hitung sebesar 10,092 dan t-tabel 1,701 sehingga t-hitung>t-tabel yaitu t-10,092>t-1,701 . Simpulan penelitian ini menjelaskan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa lebih baik ketika diajarkan dengan model Problem Based Learning.
Pengembangan PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Siregar, Fadhil; Harahap, Nova A.; Harahap, Sri K.
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 1 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v1i3.70

Abstract

The type of research used is Research and Development (R&D) which refers to the learning model or design, namely ADDIE which stands for analysis, design, development, implementation, evaluation. The types of data in this study are qualitative and quantitative data. The research instruments used were media and material validation questionnaires, student response questionnaires, and student learning outcomes tests.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP Lutfiah Lintang; Sihotang, Veny Rahmayani; Riznanda, Annisa; Dwi, Mizta; Furqoni , Hafizah
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 1 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v1i3.71

Abstract

This development research aims to produce problem-based learning-based student worksheet (LKPD) products that can improve students' mathematical problem-solving abilities that are valid. This study uses the development of a 4-D Research and Development (R&D) model which includes four stages, namely define, design, develop, and disseminate. However, it is modified so that this research is only up to 3-D which includes three stages, namely the stages of defining (define), design (design), and development (develop). The results of the research resulted in the development of valid problem-based learning-based student worksheets to improve mathematical problem solving for junior high school students. Based on the results of the student worksheet validator assessment questionnaire, the value of the media expert was 4.0 with valid criteria, the material expert was 3.94 with valid criteria and the teacher was 4.25 with very valid criteria, and the Learning Implementation Plan was obtained at 4,16 with valid criteria.
SISTEM DEMOKRASI DALAM PEMILIHAN UMUM DI INDONESIA Mukhlis; Asni Zahara; Khalisa Aisyah Signora; Dyva Patricia Siahaan; Della Dwi Syahpira; Siti Nurhaliza Fardani; Azzahra Al Adawiyah; Supangge Tiara; Vina Noura; Puteriyani Khairunnisa; Fifia El Zuhra
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v2i1.193

Abstract

Pemilihan umum (pemilu) merupakan suatu mekanisme yang termuat dalam sistem demokrasi untuk memilih wakil rakyat yang akan menempati kelembagaan perwakilan rakyat dan sebagai salah satu bentuk pemenuhan hak asasi warga negara dalam bidang politik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui demokrasi dan pemilu, sistem demokrasi secara langsung di Indonesia, dan pemilihan umum di Indonesia setelah kemerdekaan hingga sekarang. Penelitian ini menggunakan desain study literature/literature review atau disebut dengan kajian pustaka. Demokrasi telah menjadi arus utama dalam negara modern. Salah satu syarat negara yang berdemokrasi ialah menyelenggarakan pemilu. Pemilu dilakukan dengan tujuan agar terwujudnya kedaulatan rakyat serta untuk mewujudkan tujuan demokrasi yaitu pemerintahan dari, oleh, dan untuk rakyat. Rakyat tidak mungkin memerintah secara langsung. Oleh karena itu, diperlukan cara untuk memilih wakil rakyat dalam memerintah suatu negara selama jangka waktu tertentu. Dalam pemilihan umum, demokrasi juga memiliki peran yang dapat mempengaruhi kualitas dari suatu pemilihan. Hasil dari suatu pemilihan dapat berkualitas atau tidak bergantung dari para penyelenggara pemilihan itu sendiri bersamaan dengan kesadaran masyarakat yang memilih para calon wakil rakyat dan asas pemilu yang digunakan. Di Indonesia asas yang digunakan dalam pemilu yaitu asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
PERJALANAN DAN PROBLEMATIKA KONSTITUSI DI INDONESIA Munthe, Abdul Kholik; Dalimunthe, Anazwa Khairani; Falah, Abdul Syahir; Sulastri, Tyara; Purba, Gita Rahmayani; Sembiring, Rizki khairunisa; Sihotang, Ayu Saniah; Khairiyah, Anis; Rezeki, Syahri Anggi; Amalia, Dwi Rizki
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v2i1.196

Abstract

Konstitusi adalah kesepakatan antara semua rakyat suatu negara, yang berkaitan erat dengan bentuk pembangunan negara yang diinginkan. Konstitusi bertindak sebagai sumber hukum yang tertinggi karena merupakan perwujudan dari kontrak sosial semua manusia yang berdaulat dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah konstitusi pertama NKRI, perkembangan dan perubahan konstitusi, serta problematika perubahan konstitusi di Indonesia. Dalam tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi Pustaka, yang mana data ini dihasilkan dari buku-buku, jurnal ilmiah, media massa dan internet serta referensi lain yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terbentuknya konstitusi di Indonesia berawal saat penjajahan Jepang, terjadinya perubahan konstitusi sebanyak empat kali, serta adanya suatu masalah yang menyebabkan perubahan pada konstitusi di Indonesia. Kata Kunci: Konstitusi, Negara, perjalanan dan problematika
PERSAMAAN DAN PERBEDAAN SISTEM DEMOKRASI DI INDONESIA DENGAN NEGARA LAIN Toni Nasution; Siregar, Nur hairini; Rahel Navilia Sihite; Faiz Agung Luthfiansyah; Muhammad Faiz Panjaitan; Ridho Afdal Marunduri; Chairunnisa T.D.E Angkat; Rizky Gunadi Aulia; Nadya Ramadhani; Dhea afriza pohan; Mutiara Nasution; Nuansah andrika
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v2i1.197

Abstract

Abstrak Demokrasi adalah bentuk pemerintahan di mana semua warga negaranya memiliki hak yang sama untuk pengambilan keputusan yang dapat mengubah hidup mereka. Setiap negara memiliki persamaan dan perbedaan sistem pemerintahan negara. Artikel ini akan membahas mengenai persamaan dan perbedaan sistem demorasi di negara Indonesia dengan negara lain. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif dengan menerapkan pendekatan literatur. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian adalah menggunakan metode dokumentasi, dimana sumber kajian yang digunakan berupa jurnal dan artikel ilmiah dan buku yang mendukung untuk mendapatkan berbagai informasi yang diperlukan. Indonesia, Amerika Serikat dan India memiliki kesamaan yaitu sama sama Negara yang menganut sistem demokrasi dan terdapat beberapa persamaan dan perbedaan dalam system demokrasinya. Persamaan system demorasi Indonesia dengan Amerika Serikat yaitu sama sama menerapkan system demorasi modern dan system demokrasi presidensial. Persamaan system demokrasi Indonesia dengan India yaitu pemilihan presiden melibatkan partai politik. Perbedaan yang terdapat dari system demokrasi Indonesia dangan Amerika Serikat adalah masyarakat Indonesia secara langsung memilih presidennya dengan adanya pemilu sedangkan masyarakat Amerika Serikat tidak memilih langsung presidennya, mereka hanya memilih perwakilan yang disebut sistem Electoral College untuk mewakili mereka dalam memilih presiden. Selain itu di Indonesia pemilihan anggota parlemen di isi oleh orang orang partai tanpa melihat keahlian mereka sedangakan di Amerika Serikat pemilihan anggota parlemen ditentukan oleh partai yang diambil dari kalangan ahli. Perbedaan dengan Negara India adalah Indonesia menganut sistem demokrasi Pancasila sedangkan India menganut sistem demokarsi liberal. Kata Kunci: Demokrasi, Sistem Demorasi Abstract This article will discuss the similarities and differences between the democratization system in Indonesia and other countries. This study uses a qualitative method by applying a literature approach. The data collection technique used in this research is using the documentation method, where the sources of the studies used are journals and scientific articles and books that support getting the various information needed. Democracy is a form of government in which all citizens have the same right to make decisions that can change their lives. Every country has similarities and differences in the system of state government. Indonesia, the United States and India have in common that they are both countries that adhere to a democratic system and there are several similarities and differences in their democratic systems. The similarity of Indonesia's democracy system with the United States is that both implement a modern democratic system and a presidential democratic system. The similarity of the Indonesian democratic system with India is that the presidential election involves political parties. The difference between Indonesia's democratic system and that of the United States is that the Indonesian people directly elect their president with elections, while the people of the United States do not directly elect their president, they only elect representatives called the Electoral College system to represent them in electing the president. Apart from that, in Indonesia the election for members of parliament is filled by party people regardless of their expertise, while in the United States the election for members of parliament is determined by the party taken from among experts. The difference with India is that Indonesia adheres to the Pancasila democratic system while India adheres to a liberal democratic system. Keywords: Democracy, Democracy System
URGENSI PENDIDIKAN DEMOKRASI DALAM KONTEKS BERBANGSA Ainun Nuraida; Dhea Rizky Fitri Saragi; Mori Dianto; Ipak Sinantin; Nabilah, Nanda; Isnaini Alya Amanda; Khairunnisa; Nazhira Azmi; Putri Miratil Hayati Efri; Rizki Andriani; Tita Artila
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 1 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v1i1.198

Abstract

Demokrasi di Indonesia belum seperti yang diharapkan, banyak timbul persoalan persoalan yang menyangkut pelanggaran HAM, nilai egalitarian belum tersosialisasikan, kebenaran diputar balikkan dan terjadi mafia peradilan. Kondisi bangsa semakin terpuruk, pejabat mementingkan dirinya sendiri, timbul kelompok-kelompok partisan yang sulit dikontrol pemerintah. Dalam kondisi di atas sangat diperlukan pendidikan demokrasi yang diharapkan dapat memberikan solusi pemecahan segala persoalan berbangsa dan bernegara. Adapun tujuan dari penulisan ini yaitu memahami arti pendidikan demokrasi,tujuan pendidikan demokrasi dan pentingnya pendidikan demokrasi dalam konteks berbangsa. Penulisan ini menggunakan metode pendekatan studi pustaka dan kombinasi antar referensi serta pembacaan data. Dengan mengandalkan bibliografi seperti artikel ilmiah dan buku yang relevan dengan tajuk pembahasan. Adapun hasil dari penulisan ini yaitu Pendidikan demokrasi dalam konteks berbangsa memegang peranan yang sangat penting dalam mempengaruhi karakteristik bangsa menjadi berpikir kritis dan analitis. Upaya untuk mewujudkan system pendidikan yang demokratis menjadi keharusan yang perlu disikapi secara posifit oleh seluruh praktisi pendidikan. Pendidikan demokrasi seseorang itu mempelajari orientasi sikap dan perilaku politik, membangun manusia yg amanah, bisa menghargai pendapat orang lain, dan harus tetap bersosialisasi serta harus tetap mempelajari nilai-nilai yang terkandung dalam demokrasi. Kata Kunci: Pendidikan Demokrasi, Bangsa