cover
Contact Name
Ahmad Syarqawi
Contact Email
syarqawinasution@gmail.com
Phone
+6285376744230
Journal Mail Official
educandumedia@gmail.com
Editorial Address
Jalan Baru, Gg Keluarga, Kel Tembung, Kec Medan Tembung, Medan-Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Educandumedia: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
ISSN : -     EISSN : 28305140     DOI : DOI: https://doi.org/10.61721/educandumedia
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Educandumedia merupakan wadah yang dibentuk untuk memberikan fasilitas kepada para akademisi menerbitkan tulisannya. Spesifikasi kajian yang akan diterbitkan pada jurnal educandumedia adalah pembahasan tentang pendidikan dan kependidikan. Jurnal Educanmedia diterbitkan oleh Yayasan Insan Cipta Medan. Tulisan yang dikirimkan dapat berbentuk hasil penelitian atau kajian kepustakaan yang dilakukan melalui prosedur ilmiah. Jurnal educandumedia akan diterbitkan secara berkala yaitu tiga kali dalam satu tahun yang terdiri pada bulan januari-April, Mei-Agustus dan September-Desember. Artinya jurnal Educandumedia diterbitkan 3 kali dalam setahun. Dalam proses penerbitannya, melalui langkah-langkah yang telah ditentukan, yaitu proses pengiriman naskah, perbaikan sesuai saran penyunting ahli dan proses penerbitan tulisan pada jurnal educandumedia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 68 Documents
MEMBANGUN KESADARAN MASYARAKAT DALAM MENJALANKAN KONSTITUSI Manurung , Fitriani; Dea Ahunayah; Hani Octarina; Khairunnisa; Mutiya; Muhammad Fadil Azhari; Nia Anggraini; Anisa Khairani; Syabrina Hayati Siregar; Pitri Aulina Usman Lubis; Rizky Wardiyah
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v2i1.201

Abstract

Kesadaran berkonstitusi sangat ditentukan oleh pengetahuan dan pemahaman tentang isi konstitusi. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan pentingnya menjalankan konstitusi dalam bermasyarakat, serta membangun kesadaran masyarakat menjalankan konstitusi melalui pendidikan kewarganegaraan. Metode penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka yaitu mengumpulkan data atau suatu karya tulis ilmiah yang berkaitan dengan objek penelitian. Dari hasil penelitian masih terdapat masyarakat yang belum menjalankan konstitusi secara sadar dan bijaksana. Sehingga terdapat beberapa permasalahan hukum yang belum memberikan kepuasan bagi para pencari keadilan. Sehingga dapat disimpulkan bagaimana kesadaran masyarakat dalam membangun dan menjalankan konstitusi. Oleh karenanya penguatan kesadaran berkonstitusi diterapkan agar perlindungan dan pemenuhan hak tiap-tiap warga negara harus terlaksanakan dengan sungguh-sungguh di setiap sendi kehidupan masyarakat dan negara. Kata Kunci: Pelaksanaan Konstitusi, Kesadaran Berkonstitusi, Pendidikan Kewarganegaraan
KETAATAN KONSTITUSI SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN PONDASI NEGARA Syarqawi, Ahmad; Daulay, Nur Hasanah; Aulia Khairani; Nur Rizki, Syafira; Sofyan, Shifa; Kurniawan, M. Billy; Sahusilawane, Nazwa Azzahra; Safira, Ayu; Rizki S Nasution, Ika Husnul; Wulandari, Yesi
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v2i1.204

Abstract

ABSTRAK Negara adalah suatu organisasi dalam suatu rentang tertentu, dalam rentang tersebut terdapat manusia, kedaulatan, dan pengakuan oleh negara lain. Pada zaman modern ini, secara umum setiap negara memiliki konstitusi, karena berdirinya suatu negara tidak dapat dipisahkan dari keberadaan konstitusi. Konstitusi suatu negara adalah seperangkat aturan yang mengatur hubungan antara pemerintah dan rakyat dan antara lembaga negara dalam suatu negara. Konstitusi juga mengatur hak dan kewajiban warga negara dan proses pemilu. Konstitusi suatu negara biasanya terdiri dari beberapa dokumen, seperti Undang-Undang Dasar (UUD), peraturan perundang-undangan, keputusan Mahkamah Konstitusi, dan kebijakan pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kepatuhan konstitusional sebagai upaya membangun dasar negara. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kepustakaan, dimana metode pengumpulan data diarahkan pada pencarian data dan informasi melalui dokumen, baik dokumen tertulis, gambar, maupun dokumen elektronik yang mendukung proses penulisan. Hasil temuan menunjukkan bahwa ketaatan berkonstitusi tidak hanya menghasilkan keterampilan dan pengetahuan, tetapi juga menekankan pada pembentukan sikap ketaatan berkonstitusi dan tindakan praktis untuk membangun demokrasi konstitusional melalui implementasi sila-sila Pancasila. Kata Kunci: konstitusi, negara, ketaatan, pondasi negara.
MEWUJUDKAN MASYARAKAT DEMOKRATIS MELALUI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Satriyadi; Azmi Oktari Harahap; Putri Amanda Fadilla; Khairina Habib Rangkuti; Bunga Kesuma; Nur Adilla; Khairunnisa; Yesa Dwi Khairani; Ardina Khorunnisa; M. Dzaky Labib
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v2i1.206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk masyarakat yang demokratis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis artikel dan buku yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan membantu mengembangkan nilai-nilai luhur, memahami konsep demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan pentingnya partisipasi aktif. Pendidikan demokrasi dalam konteks pendidikan kewarganegaraan di Indonesia diperlukan untuk memperkuat nilai-nilai demokrasi dan membentuk generasi muda yang sadar akan hak-hak dan kewajiban sebagai warga negara. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman pentingnya pendidikan kewarganegaraan dan pendidikan demokrasi dalam membentuk masyarakat yang demokratis.  
KONSTITUSI INDONESIA DALAM MENJAMIN HAK WARGA NEGARA Teuku Fadhli; Siregar, Sarah Syafitri; Al Fatha, Khairani; Rahimah, Fahdhyta Nur; Siregar, Alfauji; Anggraini, Lilis; Pertiwi, Kamila Nanda; Pasaribu, Indah Permata Sari; Fitri, Ayu Aida; Purba, Nazwi Haliza
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v3i1.207

Abstract

ABSTRAK Indonesia merupakan negara hukum. Pada negara hukum, penyelenggaraan ketatanegaraan diatur dengan sebuah konstitusi hukum.  Salah satu ciri negara hukum adalah terjaminnya hak warga negaranya, yang diatur dalam konstitusi nasional. Sebagai negara hukum, Indonesia memiliki konstitusi, yaitu Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 dan Pancasila. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami tentang Konstitusi Indonesia dalam Menjamin Hak Warga negara. Penelitian kualitatif dengan metode dokumentasi dipilih dalam tulisan ini untuk mengungkap data dengan teknik content analysis. yang berkaitan dengan konstitusi Indonesia dalam menjamin hak warga negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak dan kewajiban warga negara berdasarkan pancasila dan konstitusi ialah hak-hak tidak dapat dipisahkan dari diri manusia. Siapapun yang berada di wilayah hukum negara Republik Indonesia hak-hak asasi manusia di-akui dan dilindungi. Begitupun kewajiban menaati hukum dan pemerintahan dengan tidak ada pengecualian. Peran mahkamah konstitusi dalam menjamin hak konstitusional warga negara ialah sebagai pengawal konstitusi, agar konstitusi selalu dijadikan landasan dan dijalankan secara konsisten oleh setiap komponen negara dan masyarakat.
PERJALANAN DEMOKRASI INDONESIA DAN PROBLEMATIKANYA Muhammad Kaulan Karima; Syazwina Dinda Damara Rais; Putri Hasanah Harahap; Fitri Ana Daulay; Eyzi Pratiwi; Zaura Izzati Siagian; Buti Sarma Sitompul; Nur Nani Siagian; Nuri Alfitriyani; Tasya Sabrina
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v2i1.208

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang menganut sistem demokrasi yaitu rakyat sebagai pemegang kekuasaan, pembuat dan penentu keputusan dan kebijakan tertinggi dalam penyelenggaraannya yang diwakilkan melalui Lembaga perwakilan. Indonesia dalam perjalanan berdemokrasi mengalami beberapa periode, hingga saat ini menjalani periode reformasi. Kemajuan masyarakat Indonesia merupakan faktor yang sangat mempengaruhi lahirnya partai-partai politik dan yang mendorong terbentuknya sistem multipartai di Indonesia. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengetahui proses perjalanan demokrasi di Indonesia serta problematikanya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis beberapa artikel dan buku yang relevan. Negara yang berdemokrasi, tentunya membenarkan keberadaan partai politik sebagai pilar dari sebuah demokrasi atau dalam pelaksanaan kedaulatan rakyat. Demokrasi dilaksanakan melalui pemilihan umum dalam rangka menduduki kepemimpinan. Penelitian ini memberikan pemahaman dalam pentingnya mengetahui proses perjalanan demokrasi di Indonesia dan problematikanya.
LATAR BELAKANG PERGANTIAN DAN PERUBAHAN KONSTITUSI INDONESIA Heru Hermawan; Nur Indah Rahma Dilla; Oryza Sativa H Sihotang; Firda Vinanda; Muhammad Iqbal Firdaus Matondang; Yuskaini Hadijah Rambe; Khairizah Afifah; Winda Syahfitri; Salwa Muthi'ah Siregar; Nur Atifah; Zahra Andini
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 1 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v1i1.211

Abstract

ABSTRAKPerubahan Konstitusi merupakan suatu hal yang tidak dapat dihindari. Konstitusi suatu negara pada hakekatnya merupakan hukum dasar tertinggi yang memuat hal-hal mengenai penyelenggaraan negara, karenanya suatu konstitusi harus memiliki sifat yang lebih stabil dari pada produk hukum lainnya. Namun, karena sistem ketatanegaraan tidak dijalankan dengan baik, maka menyebabkan pemerintahan kacau dan terjadi ketidak percayaan dalam menjalankan pemerintahan. Sehingga menyebabkan terjadinya perubahan pada konstitusi melalui dekrit persiden kembali menggunakan UUD 1945. Tujuan penelitian untuk mengetahui tentang perubahan konstitusi di Indonesia. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan konstitusi mempunyai cara-cara atau prosedur tertentu dalam pergantian maupun perubahannya tetapi harus disesuaikan dengan perkembangan masyarakat yang terjadi dalam suatu negara. Diharapkan dalam perubahan atau pergantian konstitusi bisa beradaptasi dengan zaman maupun masyarakat. Sehingga konstitusi bisa memberikan pertahanan pada negara untuk membatasi kekuasaan, mengendalikan perkembangan dan situasi politik yang selalu berubah serta upaya untuk menghindari adanya penyalahgunaan kekuasaan dalam negara. ABSTRACTConstitutional change is something that can’t be avoided. The constitutional of a country is essentially the highest basic law that contains matters concerning the administration of the state, therefore a constitution must have a more stable nature than other legal products. However, because the constitutional system is not run properly, it causes caotic governmant and distrust in running the governmant. Thus causing changes to the constitution through a presidential decree to return to using the 1945 constitution. The purpose of the research is to find out about changes in the constitution in indonesia. This research is descriptive qualitative with literature study method. The results showed that changes to the constitution have certain ways or procedures in changing or changing it but must be adapted to the development of society that occurs in a country. It is hoped that in changing or changing the constitution can adapt to the times and society. So that the constitution can provide a defense to the state to limit power, control develpoments and political situations that are always changing and efforts to avoid abuse of power in the state.
PERKEMBANGAN JIWA BERAGAMA PADA ANAK USIA 10-12 TAHUN Sembiring, Rizki khairunisa; Lubis, Ramadan; Sihotang, Ayu Saniah; Ahunaya, Dea; Octarina, Hani; Anggraini, Nia; Wulandari, Yesi
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v2i2.258

Abstract

Perkembangan anak merupakan proses pertumbuhan yang melibatkan perubahan fisik, kognitif, dan sosial sejak ia lahir hingga dewasa. Perkembangan jiwa keagamaan pada masa anak-anak sampai dewasa melalui berbagai tahapan, dimana tahapan tersebut akan berbeda-beda setiap umurnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses perkembangan jiwa beragama pada anak 10-12 tahun. Tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka. Metode ini bersifat deskriptif analitik yang menggambarkan peristiwa-peristiwa dengan data berupa observasi, wawancara, analisis, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan jiwa keagamaan pada anak usia 10-12 tahun sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, pendidikan, dan pengalaman yang dilaluinya.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBUAT ALAT PERAGA PECAHAN DALAM BENDA KONKRET DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PJBL OLEH PESERTA DIDIK KELAS 3 SDN.014734 LABUHAN RUKU TAHUN PEMBELAJARAN 2023-2024 Hajijah
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v2i2.270

Abstract

Pembelajaran Matematika sangat penting dalam segala aspek dan lebih mengutamakan pada pengembangan kemampuan dan pemrosesan informasi. Oleh karena itu peserta didik perlu peningkatan pembelajaran matematika dalam latihan-latihan atau tugas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemapuan membuat alat peraga pecahan dalam bendan konkret dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) oleh peserta didik kelas 3 SD tahun pembelajaran 2023-2024. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah peserta didik kelas 3. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa kemampuan membuat alat peraga pecehan dalam bendan konkret dengan menggunakan model pembelajaran pjbl mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I (NIP. 74%), siklus III (NIP. 86%). Secara umum kesimpulan yang dapat diambil yaitu dengan peningkatan kemampuan membuat alat peraga pecahan dalam  benda konkret dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas 3 SDN.10 Labuhan Ruku. 
PELAKSANAAN TEORI KARIER KRUMBOLTZ DI MADRASAH ALIYAH LABOATORIUM (MAL) UINSU Siregar, Azizah; Muhammad Walimsyah Sitorus; Annisa; Nazwa Azzahra; Tengku Annisa Saroya
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v3i2.339

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana teori karir Krumboltz diimplementasikan di Laboratorium Madrasah Aliyah (MAL) UINSU. Penelitian ini penting dalam mengidentifikasi hambatan-hambatan yang mungkin timbul di kalangan siswa dalam pengambilan keputusan dan membantu dalam memecahkan masalah karir mereka dengan menggunakan teori Krumboltz. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan narasumber yaitu guru BK MAL. Penelitian ini juga didukung oleh data dokumenter berupa buku dan beberapa artikel terkait teori karir Krumboltz. Menurut teori Krumboltz, pengambilan keputusan karir dipengaruhi oleh empat faktor, yaitu faktor genetik, lingkungan sosial, pengalaman belajar, dan faktor keterampilan dalam menangani tugas atau masalah. Oleh karena itu, dalam implementasi pilihan karir mahasiswa, MAL UINSU menitikberatkan pada kesinambungan antara keempat faktor teori Krumboltz, agar pilihan karir sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mahasiswa. Kata Kunci: Teori, Karier, Krumboltz
PERSPEKTIF GURU HONORER PADA PENERIMAAN KOMPENSASI TERHADAP MOTIVASI KERJA meirani; Ummi Kalsum; Sesi Armela
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v2i2.360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerimaan kompensasi dan motivasi kerja pada tenaga honorer di SMA kabupaten Lebong. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah guru honorer yang menerima kompensasi di SMA Kabupaten Lebong. Sampel dalam penelitian ini adalah keseluruhan dari populasi yang akan diteliti. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik pengambilan sampel jenuh/total. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan perhitungan rata-rata, regresi linier sederhana, uji linieritas regresi, dan uji determinasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan tentang pengaruh variable kompensasi (X) berpengaruh terhadap variable dependen yaitu motivasi kerja (Y), Penerimaan kompensasi di SMA Kabupaten Lebong didapatkan hasil rata-rata sebesar 46,5 dan termasuk kedalam kategori baik. Motivasi kerja tenaga honorer di SMA Kabupaten Lebong didapatkan hasil rata-rata sebesar 28,19 dan termasuk kategori sangat baik. Penerimaan kompensasi berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja tenaga honorer di SMA Kabupaten Lebong dengan hasil IMB SPSS yaitu Y = a+b.X, a = angka konstanta dari unstandardized coefficient nilainya sebesar 0, 017 dan b = angka koefisien regresi nilainya sebesar 0,605. Serta R square sebesar 0,999 yang berarti 99,9% di pengaruhi oleh kompensasi dan 1% di pengaruhi oleh faktor lain.