cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
hasansyahrizal311@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
hasansyahrizal311@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora
ISSN : 30255163     EISSN : 2987713X     DOI : https://doi.org/10.61104/jq.v1i2
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dengan e-ISSN 2987-713X (online) p-ISSN 3025-5163 (cetak) dan Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal multidisiplin dan akses terbuka peer-reviewed dengan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan kajian terkini dalam ruang lingkup Ilmu Sosial & Humaniora, yakni; Pendidikan, Ekonomi, Manajemen, Kebudayaan, Studi Agama, dan penelitian yang relevan. Artikel ilmiah Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dapat ditulis perorangan maupun ditulis secara tim dengan maksimal 5 (lima) orang penulis pada satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, baik berafiliasi pada lembaga di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa lembaga. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora adalah jurnal akses terbuka dan akses gratis (dan pendaftaran gratis). Penulis dapat mendaftar secara online di website dan tidak dipungut biaya apapun dari proses pendaftaran. Para penulis dari universitas atau yang diteliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan mendetail dari akademisi dan praktisi terkait dengan masalah Ilmu Sosial & Humaniora. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan Mei dan bulan November oleh Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor jurnal dan reviewer yang berkompeten di bidang masing-masing. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora akan menerbitkan artikel terpilih di bawah Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Articles 767 Documents
Praktik Jual Beli Makanan Siap Saji Sosis All You Can Eat Perspektif Hukum Ekonomi Syariah Umul Khoirotus Sholihah; Wedi Pratanto Rahayu
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7108

Abstract

Berdasarkan hukum ekonomi syariah, penelitian ini menyelidiki transaksi jual beli makanan siap saji dengan sistem All You Can Eat di Angkringan Sosis All You Can Eat di Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa mekanisme jual beli yang digunakan dan mengevaluasi apakah mereka sesuai dengan syariah. Penelitian ini dilakukan secara yuridis empiris dengan pendekatan konseptual dan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Kemudian, data dianalisis dengan metode deskriptif induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli tersebut memenuhi syarat-syarat akad, termasuk ijab kabul, pihak yang berakad, objek transaksi yang halal, dan keuntungan. Meskipun demikian, karena ukuran yang tidak jelas dan adanya perbedaan antara praktik di lapangan dan promosi, masih ada unsur gharar dalam pelaksanaannya. Namun, menurut Hukum Ekonomi Syariah, elemen gharar ini masih dapat diterima karena termasuk dalam kategori gharar ringan, atau gharar yasir
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Eduflip Card Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SD Negeri 2 Jagapati Badung Ni Kadek Sudarmini; Ni Nyoman Mariani; Ni Kadek Supadmini
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7119

Abstract

Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) merupakan mata pelajaran yang menuntut keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Namun, pelaksanaan pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, salah satunya rendahnya keaktifan belajar siswa. Rendahnya keaktifan belajar siswa terlihat dari kurangnya partisipasi siswa dalam kegiatan tanya jawab, diskusi, serta minimnya keterlibatan siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Selain itu, penggunaan model dan media pembelajaran yang masih terbatas menyebabkan suasana pembelajaran menjadi kurang menarik dan cenderung membosankan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa, salah satunya melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Eduflip Card. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Eduflip Card terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD Negeri 2 Jagapati Badung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimental menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 2 Jagapati Badung dengan jumlah sampel sebanyak 26 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket) dan studi dokumentasi. Data penelitian dianalisis menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata nilai keaktifan belajar siswa setelah diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Eduflip Card. Rata-rata nilai pretest sebesar 65,15385 meningkat menjadi rata-rata nilai posttest sebesar 70,42308 Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 maka H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Eduflip Card berpengaruh signifikan terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD Negeri 2 Jagapati Badung.
Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Berbasis Digital dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa di MA Islamiyah Syafi’iyah Sulfiyantilah; Agus Sultoni Imami
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7132

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam dunia pendidikan menuntut adanya inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis siswa, khususnya pada mata pelajaran Akidah Akhlak di madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berbasis digital dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MA Islamiyah Syafi’iyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan guru dan siswa sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran berbasis digital melalui penggunaan media interaktif, video pembelajaran, presentasi digital, dan platform e-learning mampu meningkatkan keaktifan siswa, keterlibatan dalam proses pembelajaran, serta kemampuan berpikir kritis siswa dalam menganalisis dan memahami materi pembelajaran. Selain itu, strategi optimalisasi pembelajaran digital melalui pelatihan guru dan pengembangan bahan ajar digital memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan kompetensi digital guru dan kurangnya fasilitas pendukung pembelajaran berbasis teknologi yang mempengaruhi efektivitas implementasi pembelajaran digital di madrasah.
Pengaruh Model Problem-Based Learning Berbantuan Media Diorama Berbahan Daur Ulang Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV di SDN 5 Singakerta Kecamatan Ubud Gianyar Ni Komang Diandra Rahmania Putri Gunadha; Ni Gusti Ayu Made Yeni Lestari; Gusti Ayu Dewi Setiawati
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7137

Abstract

Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar merupakan mata pelajaran yang membantu siswa memahami fenomena alam dan sosial di lingkungan sekitar. Namun, hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDN 5 Singakerta masih rendah karena kurangnya variasi model pembelajaran dan penggunaan media yang menarik. Oleh karena itu, penelitian ini menerapkan model (PBL) berbantuan media diorama berbahan daur ulang untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem-Based Learning berbantuan media diorama berbahan daur ulang terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDN 5 Singakerta Kecamatan Ubud Gianyar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre-eksperimen dan desain One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis Paired Sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan hasil belajar IPAS siswa setelah diterapkan model Problem-Based Learning berbantuan media diorama berbahan daur ulang. Hal tersebut dibuktikan dari hasil uji hipotesis yang memperoleh nilai Sig. (2-tailed) < 0,05 sehingga H1 diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian, penerapan model Problem-Based Learning berbantuan media diorama berbahan daur ulang berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDN 5 Singakerta Kecamatan Ubud Gianyar.
The Spectacle of Care: A Netnographic Study of Performative Parenting and its Implications for Child Subjectivity on TikTok and Instagram Kartika Ekawati
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7139

Abstract

The rapid expansion of social media platforms such as TikTok and Instagram has transformed parenting from a private relational practice into a highly visible and publicly performed activity. The growing phenomenon of performative parenting, particularly through sharenting practices and family influencer culture, has raised concerns regarding the commodification of childhood and the construction of child subjectivity in digital environments. This study aims to examine how parenting is constructed as a performative practice on social media and to analyze its implications for children’s authentic developmental experiences. This research employs a qualitative approach using netnography as the primary methodology to analyze parenting-related content on TikTok and Instagram. The study draws on Erving Goffman’s theory of performative self-presentation, Jean Baudrillard’s concept of hyperreality, and Lev Vygotsky’s perspective on child development and social interaction. Data were collected through purposive sampling of highly engaged parenting content and analyzed using thematic analysis. The findings reveal that parenting practices on social media are increasingly shaped by performative dynamics driven by audience engagement and algorithmic visibility. Parents tend to curate idealized representations of caregiving, while children are frequently positioned as objects of emotional and aesthetic content for public consumption and digital validation. The study further demonstrates that algorithmic reinforcement and social approval mechanisms contribute to the commodification of childhood experiences and may shift parenting practices away from authentic relational interaction toward audience-oriented performance. This research contributes to the growing literature on digital parenting by reframing performative parenting as a socio-digital phenomenon shaped by platform culture, visibility economies, and algorithmic systems. The findings also highlight important ethical concerns regarding children’s agency, privacy, and developmental authenticity in the digital age
Analisis Manajemen Stratejik pada Toko Kopi Tuku Cabang Kemang Shakila Dian Nova; Muhammad Zhafran Syahputra; Abiyyu Rahmatullah; Agus Rizky Pandopotan Siagian; Ahmad Setiawan Nuraya
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7148

Abstract

Industri kopi di Indonesia terus berkembang pesat, seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat yang menjadikan konsumsi kopi sebagai bagian dari aktivitas sosial sehari-hari. Kondisi ini mendorong semakin ketatnya persaingan di antara pelaku usaha coffee shop, sehingga pengelolaan strategi bisnis yang tepat menjadi kunci keberlangsungan usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan manajemen strategik pada Toko Kopi Tuku Cabang Kemang, mencakup identifikasi faktor internal dan eksternal, perumusan strategi, serta penentuan prioritas strategi yang paling relevan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan supervisor cabang, studi literatur, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan Matriks IFE, EFE, SWOT, dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kopi Tuku Cabang Kemang memiliki skor IFE sebesar 2,96 dan EFE sebesar 2,94, yang mengindikasikan kondisi internal dan eksternal yang cukup kuat. Kekuatan utama perusahaan terletak pada reputasi merek yang sudah dikenal luas, konsistensi kualitas produk, harga terjangkau, serta pendekatan pelayanan yang personal. Berdasarkan analisis QSPM, strategi prioritas yang direkomendasikan adalah penguatan pemasaran digital melalui media sosial, dengan nilai TAS sebesar 5,92, didukung oleh strategi pengembangan inovasi produk sebagai langkah pelengkap. Temuan ini menunjukkan pentingnya transformasi digital dalam mempertahankan daya saing di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin berorientasi pada layanan berbasis teknologi.
Representasi Kinerja Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) Dalam Membentuk Value dan Norms Dikalangan Mahasiswa Khurotin Anggraeni; Faizul Husnayain; Rosyida Nurul Anwar
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7159

Abstract

Pendidikan memegang peranan penting dalam meningkatkan kinerja sumber daya manusia yang handal di perguruan tinggi. Sumber daya manusia dalam pendidikan tinggi meliputi rector, dosen, karyawan dan structural kampus. Rendahnya kualitas pendidikan menjadi penyebab dari krisisnya sumber daya manusia. Pendidikan digunakan sebagai proses untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya dosen. Salah satu penyebab kurangnya sumberdaya manusia yang berkualitas adalah pendidikan yang belum merata. Rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) juga diiringi dengan rendahnya kesadaran untuk menuntut ilmu. Masih banyak yang beranggapan bahwa pendidikan bukanlah suatu kebutuhan mereka. Ketersediaan sumber daya manusia yang memadai dalam suatu lingkungan pendidikan sangat diperlukan karena dosen merupakan orang yang bertanggung jawab dalam mengajar dan mendidik mahasiswa di kampus. Dosen memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan pendidikan untuk menghasilkan lulusan (output) yang berkualitas dengan value dan norms yang baik. Dosen sebagai kunci pokok keberhasilan dalam pembelajaran, sehingga dituntut melakukan berbagai inovasi untuk memperbaiki kualitas lulusan. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Untuk pengumpulan datanya menggunakan wawancara mendalam (indept interview), observasi partisipatif (participant observation), dan dokumentasi (documentation). Hasil penelitian ini adalah Universitas Brawijaya Malang memiliki sumber daya manusia  (SDM) yang sudah dikelola dengan baik hal ini terlihat dari adanya perencanaan, rekrutmen dan seleksi dosen, proses penempatan atau orientasi, penilaian kinerja dosen, pelatihan dan pengembangan karir, kompensasi dan tunjangan, pemberhentian dosen. Adapun kinerja manajemen sumber daya manusia (MSDM) di kampus Universitas Brawijaya Malang mayoritas dosen sudah memiliki kinerja yang baik, meskipun ada beberapa yang masih memerlukan bimbingan seperti mempersiapkan RPS dan menyiapkan media pembelajaran saat hendak memulai pembelajaran di dalam kelas
Konsistensi Sistem Pemidanaan dalam KUHP Baru Menuju Restorative Justice Emilia Ningrum
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7160

Abstract

Artikel ini mengkaji konsistensi sistem pemidanaan dalam KUHP baru setelah dirumuskannya Pasal 51 dan Pasal 52. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implikasi yuridis tujuan pemidanaan serta menilai kesesuaiannya dengan paradigma korektif, rehabilitatif, dan restoratif. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan analitis melalui telaah KUHP baru, literatur hukum pidana, serta penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasal 51 dan Pasal 52 memberi dasar pemidanaan yang lebih humanis karena menyeimbangkan kepentingan masyarakat, korban, dan pelaku, serta menolak pemidanaan yang merendahkan martabat manusia. Meski demikian, inkonsistensi masih terlihat karena pidana penjara dan ancaman sanksi berat tetap dominan, sementara mekanisme restoratif dan alternatif non-penjara belum ditopang pedoman teknis yang rinci. Artikel ini merekomendasikan pengaturan prosedur yang jelas, kesiapan kelembagaan, dukungan kebijakan, dan pemahaman aparat agar tujuan pemidanaan restoratif dapat berjalan dalam praktik.
Kajian Kewarganegaraan terhadap Proses Menjadi WNI pada Vincent Verhaag Elma Wati; Febri Mutia Karmila; Hambali; Muthia Zapira; Nabilatus Syaja’ah; Purnama Alia; Putri Aliffia; Titania Salwa Cahyadi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7161

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis proses perubahan kewarganegaraan Vincent Verhaag menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. Fokus penelitian meliputi proses naturalisasi, persyaratan dan prosedur yang harus dipenuhi, faktor yang melatarbelakangi keputusan menjadi WNI, serta implikasi hukum dari perubahan status kewarganegaraan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan yuridis-empiris. Data diperoleh melalui studi pustaka terhadap peraturan perundang-undangan, dokumen resmi, dan berbagai sumber relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Vincent Verhaag memperoleh status WNI melalui mekanisme naturalisasi karena perkawinan dengan warga negara Indonesia sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia, khususnya Pasal 19. Keputusan tersebut didorong oleh komitmen keluarga, integrasi sosial dan budaya dengan masyarakat Indonesia, serta pertimbangan ekonomi dan kemudahan administrasi hukum. Seluruh persyaratan administratif dan substantif telah dipenuhi sehingga perubahan status kewarganegaraan tersebut sah menurut hukum nasional. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa status kewarganegaraan anak dalam perkawinan campuran diatur secara khusus sesuai ketentuan perundang-undangan. Dengan demikian, kasus naturalisasi Vincent Verhaag mencerminkan keselarasan antara kepentingan individu dan ketentuan hukum negara dalam memperkuat integrasi kewarganegaraan di Indonesia.
Studi Eksistensi Anak Jalanan di Kawasan Kuliner Pekanbaru: Analisis Potensi Eksploitasi dan Pelanggaran Hak Asasi Manusia Elma Wati; Febri Mutia Karmila; Hambali; Muthia Zapira; Nabilatus Syaja’ah; Purnama Alia; Putri Aliffia; Titania Salwa Cahyadi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7162

Abstract

Fenomena anak jalanan yang beraktivitas di area kuliner menjadi tantangan rumit dalam pemenuhan hak anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena hukum anak di bawah umur yang mengamen dan berjualan di Pekanbaru dari sudut pandang kemungkinan eksploitasi dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melalui teknik pengumpulan data wawancara terstruktur dengan pihak Dinas Sosial Kota Pekanbaru dan anak jalanan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara struktural, Dinas Sosial mengategorikan mereka sebagai "anak jalanan" dan bukan korban eksploitasi, karena secara subjektif anak-anak mengaku bekerja secara sukarela untuk membantu ekonomi keluarga membeli kebutuhan pokok. Namun, dari sudut pandang HAM, keberadaan anak di jalanan hingga larut malam menunjukkan adanya pengabaian hak dasar anak, seperti hak atas pendidikan, lingkungan yang aman, serta perlindungan dari rentan fisik, yang dibuktikan dengan adanya riwayat kekerasan di jalanan. Kesimpulannya, kerja sama antar instansi dan peningkatan kapasitas ekonomi keluarga sangat segera dilakukan demi memastikan pemenuhan hak anak secara menyeluruh.