cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
hasansyahrizal311@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
hasansyahrizal311@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora
ISSN : 30255163     EISSN : 2987713X     DOI : https://doi.org/10.61104/jq.v1i2
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dengan e-ISSN 2987-713X (online) p-ISSN 3025-5163 (cetak) dan Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal multidisiplin dan akses terbuka peer-reviewed dengan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan kajian terkini dalam ruang lingkup Ilmu Sosial & Humaniora, yakni; Pendidikan, Ekonomi, Manajemen, Kebudayaan, Studi Agama, dan penelitian yang relevan. Artikel ilmiah Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dapat ditulis perorangan maupun ditulis secara tim dengan maksimal 5 (lima) orang penulis pada satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, baik berafiliasi pada lembaga di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa lembaga. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora adalah jurnal akses terbuka dan akses gratis (dan pendaftaran gratis). Penulis dapat mendaftar secara online di website dan tidak dipungut biaya apapun dari proses pendaftaran. Para penulis dari universitas atau yang diteliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan mendetail dari akademisi dan praktisi terkait dengan masalah Ilmu Sosial & Humaniora. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan Mei dan bulan November oleh Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor jurnal dan reviewer yang berkompeten di bidang masing-masing. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora akan menerbitkan artikel terpilih di bawah Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Articles 767 Documents
Implementasi Metode Turki Utsmani dalam Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an di Pesantren Sulaimaniyah Jakarta Islamic Centre Mohammad Luthfi Hanif; Hawin Fitriyani; Dedi Andrianto
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7295

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi metode Turki Utsmani dalam pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di Pesantren Sulaimaniyah Jakarta Islamic Center. Metode ini memiliki keunikan berupa sistem putaran urut mundur per halaman di setiap juz yang menekankan keseimbangan antara hafalan baru (ziyadah), pengulangan (muroja’ah), dan kedisiplinan target. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari ustadz dan santri yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terhadap 11 ruang kelas, dan dokumentasi hasil 197 santri, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode berlangsung terstruktur melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode ini sangat efektif untuk akselerasi, di mana 98 santri (49,7%) menyelesaikan hafalan 30 juz dalam waktu <1 tahun, dan 83 santri (42,1%) <2 tahun. Faktor pendukung utama adalah sistem hubungan kasih sayang (mahabbah) ustadz-santri, meskipun dihadapkan pada kendala psikologis berupa kejenuhan dan gangguan fokus akibat gadget pada hari libur.
Pengaruh AI Tools Sebagai Sumber Belajar dan Student-Centered Learning Terhadap Motivasi Belajar PAI Atmadi Harja; Subandi; Jaenullah
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7314

Abstract

Perkembangan teknologi berbasis artificial intelligence (AI) dan perubahan paradigma pembelajaran menuju student-centered learning mendorong perlunya inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh AI tools sebagai sumber belajar dan student-centered learning terhadap motivasi belajar PAI pada materi akhlak siswa kelas IX SMP Negeri 4 Tanjung Raja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 85 siswa kelas IX dan seluruh populasi dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI tools sebagai sumber belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar PAI dengan nilai t hitung sebesar 5,464 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Sementara itu, student-centered learning secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar dengan nilai signifikansi 0,412 > 0,05. Namun, secara simultan AI tools sebagai sumber belajar dan student-centered learning berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar PAI dengan nilai F hitung sebesar 15,225 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peningkatan motivasi belajar PAI, khususnya pada materi akhlak, memerlukan integrasi antara pemanfaatan AI tools dan pendekatan pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif peserta didik.
Analisis Persepsi Mahasiswa Praktikan Terhadap Efektivitas Pembelajaran Roleplay dalam Pembelajaran Bahasa Prancis: Pendekatan Systematic Literature Review (SLR) Rana Maria Siahaan; Diah Vitri Widayanti
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7323

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi mahasiswa praktikan terhadap efektivitas pembelajaran roleplay dalam pembelajaran Bahasa Prancis melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode SLR dipilih karena belum tersedianya kajian sintesis sistematis yang secara khusus membahas persepsi mahasiswa praktikan terhadap efektivitas roleplay dalam konteks pembelajaran Bahasa Prancis di Indonesia. Proses seleksi literatur mengikuti pedoman PRISMA dengan menelusuri sembilan database akademik, mencakup rentang tahun 2015 hingga 2025. Dari sekitar 2.500 rekaman yang teridentifikasi, sebanyak 30 artikel memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi serta lolos penilaian kualitas menggunakan adaptasi CASP Checklist. Sintesis tematik menggunakan prosedur Thomas dan Harden (2008) menghasilkan empat tema analitis: (1) efektivitas multidimensional roleplay dalam penguasaan berbicara bahasa asing; (2) persepsi mahasiswa sebagai prediktor keberhasilan implementasi roleplay; (3) faktor afektif sebagai mediator antara roleplay dan capaian berbicara; serta (4) kondisi kontekstual penentu keberhasilan implementasi roleplay. Temuan SLR menunjukkan bahwa roleplay memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kemampuan berbicara dan faktor afektif mahasiswa. Terdapat research gap signifikan berupa ketiadaan SLR yang secara spesifik mengkaji persepsi mahasiswa praktikan calon guru Bahasa Prancis di Indonesia, yang menjadi justifikasi orisinalitas penelitian ini.
Pengakuan Bersalah (Plea Bargain) Terdakwa dalam Implementasi Peradilan Yang Adil (Fair Trial) Aditya
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7326

Abstract

Penelitian ini membahas pengaturan dan penerapan pengakuan bersalah (plea bargain) terdakwa dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana serta kaitannya dengan jaminan peradilan yang adil (fair trial). Isu ini penting karena mekanisme pengakuan bersalah membuka ruang percepatan penyelesaian perkara melalui acara pemeriksaan singkat, sekaligus menimbulkan risiko keterpaksaan bagi terdakwa untuk menerima proses persidangan tanpa pembelaan yang memadai demi memperoleh keringanan hukuman. Dalam konteks tersebut, efisiensi peradilan tidak boleh mengurangi perlindungan hak terdakwa sebagai subjek dalam proses pidana. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Bahan hukum dianalisis melalui telaah terhadap norma KUHAP Baru, doktrin hukum, serta prinsip perlindungan hak terdakwa dalam sistem peradilan pidana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengakuan bersalah diatur secara khusus dalam Pasal 78 KUHAP Baru, sedangkan penerapannya dapat ditemukan dalam kondisi sebagaimana Pasal 205 dan Pasal 234 KUHAP Baru. Mekanisme tersebut dapat diterapkan ketika Mekanisme Keadilan Restoratif (MKR) tidak tercapai atau ketika terdakwa didakwa dengan ancaman pidana lebih dari lima tahun, tetapi tidak lebih dari tujuh tahun. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengakuan bersalah tetap dapat sejalan dengan prinsip fair trial sepanjang dilakukan secara sukarela, tanpa tekanan, didampingi penasihat hukum, serta tetap memberi ruang bagi hakim untuk menguji kebenaran pengakuan terdakwa
Strategi Rekrutmen Sumber Daya Manusia dalam Peningkatan Kualitas Tenaga Pendidik di SMK Islam Kunjang MHD Ardiansyah; Abdullah Aminudin Aziz
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7334

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi rekrutmen sumber daya manusia dalam peningkatan kualitas tenaga pendidik di SMK Islam Kunjang. Masalah utama penelitian terletak pada kebutuhan lembaga pendidikan vokasi Islam untuk memperoleh guru yang tidak hanya kompeten secara akademik dan profesional, tetapi juga selaras dengan nilai karakter keislaman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan unsur yayasan, kepala sekolah, tata usaha, dan guru senior, serta dokumentasi kelembagaan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi rekrutmen di SMK Islam Kunjang dilaksanakan melalui analisis kebutuhan, pembukaan lowongan, seleksi administrasi, tes kompetensi, wawancara, microteaching, penetapan, dan penempatan. Temuan utama memperlihatkan adanya model rekrutmen integratif yang menggabungkan kebutuhan jurusan, standar kompetensi guru, partisipasi yayasan-sekolah, serta penilaian karakter Islami. Strategi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kualitas tenaga pendidik melalui kesesuaian bidang keahlian, kesiapan pedagogik, integritas moral, dan pembinaan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa rekrutmen berbasis kebutuhan, kompetensi, dan karakter merupakan prasyarat penting bagi mutu pendidikan vokasi Islam.
Pertimbangan Hakim dalam Memutuskan Pembagian Harta Bersama Pasca Perceraian di Pengadilan Agama Blitar Perspektif Maqasid Al-Shari’ah Al-Syatibi: (Studi Kasus di Pengadilan Agama Blitar) Eneng Marchelina Pathonah; Lilik Mutaharoh; Ifa Al Fain Izza Zain; Muhammad Alwi Mashuri; Windi Risna Lidya Safitri
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7335

Abstract

Pembagian harta bersama setelah perceraian merupakan salah satu persoalan hukum keluarga yang sering menimbulkan sengketa di lingkungan peradilan agama. Dalam praktik perkawinan, suami dan istri kerap bekerja sama untuk memperoleh penghasilan sehingga menghasilkan harta yang dikategorikan sebagai harta bersama sebagaimana diatur dalam Pasal 35 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Pasal 1 huruf (f) Kompilasi Hukum Islam. Pada prinsipnya, pembagian harta bersama pasca perceraian dilakukan secara seimbang, yaitu masing-masing pihak memperoleh setengah bagian sebagaimana ketentuan Pasal 96 dan Pasal 97 Kompilasi Hukum Islam. Namun demikian, dalam Putusan Pengadilan Agama Nomor 1617/Pdt.G/2022/PA.Bl dan Nomor 1560/Pdt.G/2023/PA.Bl, hakim menetapkan pembagian yang memberikan porsi lebih besar kepada istri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar pertimbangan hakim dalam memutus perkara pembagian harta bersama pasca perceraian serta mengkaji kesesuaiannya dengan perspektif Maqāṣid al-Sharī‘ah menurut Al-Syatibi. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), pendekatan kasus (case approach), dan pendekatan perbandingan (comparative approach). Data penelitian diperoleh melalui studi kepustakaan yang bersumber dari bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder berupa buku dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim dalam kedua putusan tersebut didasarkan pada prinsip keadilan substantif dengan memperhatikan kontribusi nyata para pihak selama perkawinan. Majelis hakim menilai bahwa istri memiliki peran yang lebih dominan dalam memperoleh penghasilan dan membangun harta bersama dibandingkan suami yang bekerja secara tidak tetap, meskipun suami tetap berkontribusi dalam pemeliharaan harta tersebut. Dari perspektif Maqāṣid al-Sharī‘ah menurut Al-Syatibi, putusan tersebut mencerminkan upaya mewujudkan kemaslahatan dan keadilan individu melalui perlindungan terhadap harta (ḥifẓ al-māl) pada tingkat ḥājiyyāt, sehingga pembagian yang tidak sama rata dapat dibenarkan sepanjang didasarkan pada pertimbangan keadilan yang proporsional dan kondisi faktual para pihak.
Implementasi Media Magic Box dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak di TK Islam Terpadu Az-Zauti Sri Hartati; Ihlas; Muslim
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7349

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan bahasa ekspresif anak di TK Islam Terpadu Az-Zauti yang tampak dari masih terbatasnya kemampuan siswa dalam menyebutkan benda, mengungkapkan pendapat, menyusun kalimat sederhana, serta mengekspresikan ide dan imajinasi. Media pembelajaran yang sebelumnya digunakan bersifat konvensional dan kurang mampu menstimulasi aktivitas berbahasa anak secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi media magic box sebagai strategi untuk meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak melalui kegiatan pembelajaran yang lebih interaktif, konkret dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif. Sumber data terdiri dari guru kelas, siswa, serta dokumen pendukung pembelajaran. Teknik pengumpulan data meliputi observasi terstruktur, wawancara mendalam, dokumentasi, dan lembar penilaian perkembangan bahasa anak. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif kuantitatif untuk mengukur peningkatan kemampuan anak serta analisis kualitatif model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi magic box melalui kegiatan eksplorasi benda, bercerita spontan, pembelajaran kelompok kecil, dan tanya jawab interaktif secara signifikan meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak pada seluruh indikator dengan persentase ketuntasan yang meningkat secara tajam. Media ini terbukti efektif, menarik dan mampu menciptakan pembelajaran yang komunikatif serta bermakna bagi anak usia dini.
Neuroarchitecture-Based Environmental Cues in Daycare: Supporting Procedural Learning through Children’s Daily Routines Alief Atho'illah; Sarah Cahyadini; Purwanita Setijanti
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7361

Abstract

Daycare is often treated as a practical childcare facility, yet for children it is also a repeated everyday environment where routines, objects, and sensory cues are encountered together. From a neuroarchitecture perspective, this repetition matters because the built environment participates in children’s perception, movement, and routine-based learning. This article aims to analyze how environmental cues and daily routines may support procedural learning in early childhood, with particular attention to caregiver mediation. A conceptual qualitative approach was used, supported by field-informed observation, behavioral mapping, interviews with caregivers and parents, visual documentation, and literature synthesis. The analysis indicates that visual cues, such as color zones, symbols, illustrations, lighting, and spatial orientation, may help children recognize activity areas and anticipate routine sequences. Tactile cues, including carpets, floor textures, fabric, wood, sand, toys, and blocks, support exploration, object manipulation, and repeated bodily action. Caregivers mediate these cues by linking them with expected actions through prompts, gestures, demonstrations, and correction. Age-based tendencies also appear in children’s responses, from guided exploration toward more independent routine performance. This article implies that daycare should be understood as a routine-based learning ecology where environmental cues and caregiver mediation jointly support habit formation.
Penguatan Konsep Sudut Melalui Project Based Learning Berbasis Proyek Rumah Origami Jefri Adi Prasetyo; Ahmad Teguh Purnawanto; Anna Mariyani
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7370

Abstract

Siswa sekolah dasar sering mengalami kesulitan memahami konsep sudut karena pembelajaran geometri masih banyak didominasi penjelasan verbal dan gambar statis. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan memperkuat pemahaman konsep sudut siswa kelas IV melalui model Project Based Learning (PjBL) berbasis proyek rumah origami. Penelitian menggunakan model Kemmis dan McTaggart dalam dua siklus dengan subjek 28 siswa kelas IV SDN 2 Andongrejo Kabupaten Blora. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes evaluasi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui persentase ketuntasan, rata-rata kelas, dan refleksi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan belajar meningkat dari 57,14% pada pra-siklus dengan rata-rata 65 menjadi 71,43% pada siklus I dengan rata-rata 72,5. Setelah instruksi proyek, scaffolding guru, dan pendampingan kelompok diperjelas pada siklus II, ketuntasan meningkat menjadi 89,29% dengan rata-rata 81,1. Proyek rumah origami membantu siswa mengenali, mengukur, dan mengklasifikasikan sudut melalui aktivitas konkret, visual-spasial, dan kolaboratif. Temuan ini berimplikasi bahwa pembelajaran geometri berbasis proyek sederhana dapat membuat konsep sudut lebih bermakna bagi siswa sekolah dasar.
Strategi Guru Pendidikan Pancasila Dalam Memanfaatkan Aplikasi Wordwall Untuk Meningkatkan Daya Berpikir Kritis Peserta Didik Ika Fitriana; Didik Iswahyudi; Yulius Rustan Effendi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7383

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan daya berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di era digital. Meskipun Pendidikan Pancasila memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kemampuan bernalar peserta didik, proses pembelajaran masih sering didominasi oleh pendekatan konvensional yang minim partisipasi aktif. Oleh karena itu, diperlukan strategi inovatif melalui pemanfaatan teknologi digital interaktif seperti aplikasi Wordwall. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Pancasila dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran berbasis Wordwall, mengevaluasi dampaknya terhadap peningkatan daya berpikir kritis peserta didik, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya di SMK Wali Songo Bululawang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi berdiferensiasi melalui desain soal Wordwall yang mengarah pada aktivitas berpikir tingkat tinggi, seperti analisis dan evaluasi kasus. Guru menyisipkan permainan edukatif pada berbagai tahap pembelajaran, khususnya saat apersepsi dan evaluasi, untuk menciptakan suasana kelas yang interaktif dan menstimulasi daya pikir kritis. Faktor pendukung dalam pelaksanaan strategi ini meliputi dukungan fasilitas sekolah dan pelatihan media digital, sementara hambatan mencakup kesiapan guru yang bervariasi dan keterbatasan jaringan internet. Secara keseluruhan, pemanfaatan aplikasi Wordwall terbukti mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa dan mendorong pengembangan berpikir kritis dalam konteks pembelajaran Pendidikan Pancasila