cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
actualinsight21@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Actual Insight
ISSN : -     EISSN : 29863147     DOI : https://doi.org/10.56393/jpkm.v1i1.1393
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan wadah pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini menjadi medium sharing, komunikasi dari insan-insan pengabdi bagi masyarakat. Jurnal ini adalah jurnal multidisiplin untuk mempromosikan hasil-hasil pengabdian dari para insan dosen, akademisi, cendikiawan, mahasiswa, guru, dan tenaga profesional yang memiliki dedikasi pada perkembangan dan kemajuan masyarakat. Fokus dan Ruang Lingkup Artikel yang dimuat dalam Karsa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis pemberdayaan desa, pengabdian dengan Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat, tata kelola masyarakat.
Articles 90 Documents
Pelatihan Aplikasi Metaverse Berbasis Kearifan Lokal untuk Memperkuat Karakter Siswa di Era Society 5.0 Praja, Wina Nurhayati; Affandi, Ahmad Fachrul Muhtar; Gumelar, Abih
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v4i2.2412

Abstract

Di era Society 5.0, penguatan karakter bangsa menjadi sangat penting dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat. Nilai-nilai kearifan lokal perlu diperkenalkan sejak dini, terutama di lingkungan awal siswa, untuk membentuk dasar karakter yang kuat. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Cisintok Kabupaten Bandung Barat, dengan fokus pada pelatihan aplikasi Augmented Reality (AR) berbasis kearifan lokal kepada siswa kelas 3 yang berjumlah 43 orang. Penggunaan teknologi AR dalam pengajaran kearifan lokal terbukti efektif dalam meningkatkan semangat dan motivasi belajar siswa. Dengan memanfaatkan AR, siswa dapat berinteraksi dengan konten kearifan lokal secara lebih menarik dan interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua siswa tertarik dan antusias dalam menggunakan aplikasi AR untuk mempelajari budaya lokal. Peningkatan pemahaman kearifan lokal ini juga berkontribusi pada motivasi belajar yang lebih tinggi di kalangan siswa. Melalui pendekatan ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami kearifan lokal secara mendalam tetapi juga mengapresiasi nilai-nilai budaya yang ada di sekitar mereka. Penguatan karakter bangsa melalui pendidikan kearifan lokal berbasis teknologi menjadi salah satu solusi dalam mempersiapkan generasi muda yang berkarakter kuat dan siap menghadapi era Society 5.0.
Implementasi Program RASKIN untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Kurang Mampu di Desa Kebong, Sintang Mardawani, Mardawani; Hartini, Agnesia; Fusnika, Fusnika
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v4i2.2430

Abstract

Pengabdian ini berjudul Implementasi Program Bantuan Sosial RASKIN Dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kurang Mampu Di Desa Kebong Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang. Dilatarbelakangi oleh peraturan perundang-undangan saat ini dan program pemerintah yang dilaksanakan melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia, maka dilaksanakanlah program bantuan pendapatan non moneter RASKIN. Metode yang digunakan dalam Pengabdian adalah metode persuasif melalui penyuluhan pada masyarakat penerima bantuan RASKIN di Desa Kebong, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang.Materi pengabdian melalui penyuluhan yang dilkasanakan tim PkM terkait: (1). Program RASKIN di Desa Kebong, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang sangat bermanfaat bagi masyarakat kurang mampu. Memberikan pemahaman bagaimana mengatasi masih ada layanan yang tidak sesuai peruntukannya. Hal ini didasarkan fakta yang ditemukan di masyarakat, bahwa implementasi di lapangan tidak berjalan sebagaimana mestinya; (2). Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Kebong Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang perlu dioptimalkan beberapa pihak atau komponen seperti aparat dan perangkat desa serta pemerintah melalui dinas sosial. Peran perangkat desa dalam pelaksanaan RASKIN terdiri dari pejabat (kepala desa, sekretaris desa, BMD, Kasun, kesejahteraan masyarakat, lapangan), pelaksanaan kegiatan sosialisasi, penyaluran bantuan, evaluasi dan terminasi.
Transformasi Pengelola SISKEUDES Berbasis Teknologi dan Good Coorporate Governance Desa Tulun Baumata Utara Timuneno, Antonius Yohanes William; Malut, Maria Goreti; Seran, Adiutrix Maria Irayanti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v4i2.2431

Abstract

Program pengabdian masyarakat (PkM) ini akan berfokus untuk mengembangkan tata kelola keuangan lewat sosialisasi yang intensif terkait penerapan SISKEUDES dan penerapan prinsip good coorporate governance (GCG) di kantor desa Tulun Baumata Utara. PkM ini bertujuan untuk memberikan dorongan pembaharuan sistem tata kelola keuangan pada setiap perangkat kerja dan mendorong pemahaman good coorporate governance. Dalam realisasinya terdapat respon baik dari mitra yang menanggapi secara antusias untuk merefleksikan secara konkrit penerapan kedua aspek ini. Temuan lainnya adalah beberapa permasalahan substansial diantaranya permasalahan mengenai kualifikasi keilmuan yang minim dari pengelola SISKEUDES serta minimnya pemanfaatan aplikasi SISKEUDES secara intensif. Dalam penerapan GCG, terdapat juga beberapa permasalahan substansial mulai dari kurang komunikasi interaktif antara pihak pemerintah desa dan masyarakat dalam merealisasikan pengelolaan keuangan desa dan juga sarana untuk evaluasi akhir pelaksanaan program yang kurang efektif untuk dalam realisasi prinsip GCG di pemerintah Desa Tulun. Jika pembenahan bahkan pelatihan dan sosialisasi tidak dilakukan secara intensif, maka upaya pemaksimalan fitur–fitur aplikasi SISKEUDES untuk menunjang kinerja operasional desa tidak akan terimplementasi secara baik.
Pendampingan Penulisan dan Publikasi Karya Ilmiah Bagi Guru Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Muara Enim Kurnisar, Kurnisar; Alfiandra, Alfiandra; Camellia, Camellia; Fadillah, Nurul
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v4i2.2521

Abstract

Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian guru sebagai tenaga profesional adalah dengan pendampingan keterampilan menulis dan publikasi karya ilmiah. Program ini bertujuan untuk menciptakan budaya penelitian yang lebih kuat di lingkungan sekolah dengan mengatasi tantangan yang dihadapi guru dalam menulis dan menerbitkan karya tulis ilmiah. Kegiatan pendampingan penulisan dan publikasi karya ilmiah bagi guru Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Muara Enim merupakan langkah strategis menuju peningkatan kinerja akademik dan profesionalisme mereka. Kegiatan pengabdian dilakukan secara tatap muka dan tatap maya. Berdasarkan hasil pemetaan awal pemahaman guru dan setelah pendampingan, didapatkan bahwa kegiatan pengabdian ini memberikan peningkatan pengetahuan dan pemahaman bagi guru tentang cara menulis dan mempublikasikan karya ilmiah. Selain itu, para guru juga berhasil menghasilkan karya ilmiah berupa artikel hasil penelitian tindakan kelas yang pernah mereka lakukan untuk diterbitkan pada jurnal terakreditasi. Program ini diharapkan dapat berkelanjutan untuk memastikan dampak jangka panjang dalam peningkatan kompetensi literasi ilmiah para guru. Evaluasi berkelanjutan juga direncanakan untuk mengukur sejauh mana para guru mampu menerapkan keterampilan ini dalam praktik profesional mereka. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan individu, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di daerah tersebut.
Optimalisasi Penerapan Kurikulum Merdeka Melalui Pelatihan Pembelajaran Berbasis Proyek Bagi Guru di SMP Negeri 1 Muara Enim Faisal, Emil El; Dianti, Puspa; Mariyani, Mariyani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v4i2.2530

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk mengoptimalkan penerapan Kurikulum Merdeka melalui Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning/PjBL) bagi guru di SMP Negeri 1 Muara Enim. Diikuti oleh 36 guru dari berbagai bidang studi, pelatihan dilaksanakan secara tatap muka dan daring, dengan metode sosialisasi, pelatihan intensif, pembimbingan, dan evaluasi. Tujuan pelatihan adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang dan menerapkan PjBL, yang mendorong keterlibatan aktif siswa dan kreativitas dalam pembelajaran. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru, terbukti dari peningkatan skor pretest dan posttest. Selain itu, guru berhasil menyusun modul ajar berbasis proyek yang inovatif dan relevan dengan mata pelajaran mereka. Modul-modul ini menunjukkan kualitas tinggi dan selaras dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka. Pelatihan ini juga meningkatkan kesiapan guru dalam mengimplementasikan PjBL secara efektif di kelas. Secara keseluruhan, pelatihan ini berdampak positif terhadap kompetensi guru, membantu mereka dalam menerapkan strategi pengajaran inovatif yang sesuai dengan tujuan Kurikulum Merdeka. Keberhasilan program ini diharapkan dapat berlanjut dan diadopsi oleh sekolah-sekolah lain untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Program Bank Sampah dan Pengolahan Pupuk Organik bagi Masyarakat di Desa Blayu Kabupaten Malang Yasa, Arnelia Dwi; Kumala, Farida Nur; Lestari, Chandra Agung; Rohma, Siti Nur; Lestari, Fitri Dewi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v4i2.2556

Abstract

Program pengabdian masyarakat di Desa Blayu, Kecamatan Wajak, ini bertujuan untuk mengurangi dampak lingkungan akibat sampah melalui edukasi dan penerapan sistem pengelolaan sampah. Program ini dilakukan dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan pelaporan. Kegiatan berhasil dilaksanakan sesuai dengan target yang ditetapkan, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat desa. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan sampah sebesar 25%, berdasarkan perbandingan hasil pretest dan posttest. Masyarakat memahami konsep bank sampah dan terampil dalam mengolah sampah organik menjadi kompos atau produk bernilai ekonomi. Partisipasi warga terlihat dari penyediaan tempat sampah organik di rumah-rumah dan beberapa lokasi di desa, yang mendukung keberlanjutan program ini. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam membentuk kebiasaan positif terkait pengelolaan sampah. Dengan demikian, program ini tidak hanya meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan desa yang lebih bersih dan berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi desa-desa lain dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Pembuatan Marwash: Pemanfaatan Ekstrak Buah Markisa Sebagai Bahan Dasar Sabun Cuci Tangan Chrisyarani, Denna Delawanti; Ain, Nurul; Sesanti, Nyamik Rahayu; Yulianti, Yulianti; Gutama, Andika; Setiawan, Dwi Agus
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v4i2.2566

Abstract

Permasalah yang muncul adalah terdapat beberapa pohon markisa yang tiap kali berbuah dibiarkan begitu saja hingga jatuh ke tanah dan membusuk sehingga menambah sampah organik di sekolah. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan sosialisasi dan pelatihan pembuatan sabun cuci tangan dari ekstrak buah markisa yang disebut marwash. Metode yang digunkan dalam pengabdian masyarakat ini adalah Scientist-Practitioner methode. Peserta yang mengikuti dalam kegiatan sosialisasi pembuatan sabun cuci tangan “Marwash” ini adalah peserta didik SD Negeri Sawojajar 5 dengan jumlah 27 peserta didik. Peserta didik, guru sangat antusias dan semangat dalam kegiatan sosialisasi maupun workshop pembuatan marwash. Hasil yang diperoleh adalah peserta didik maupun guru menggunakan sabun cuci tangan hasil praktik yang sudah mereka laksanakan. Peserta didik memiliki kesadaran akan kebersihan tangan mereka dengan rajin mencuci tangan saat diperlukan. Mereka juga sudah memiliki kepedulian untuk mengurangi sampah organik di sekolah dengan memanfaatkan buah markisa yang terbuang dan berkeinginan membuat sabun cuci tangan dari buah markisa. Peserta didik juga telah memiliki peningkatan dalam menciptakan produk yang bernilai.
Workshop Peningkatan Pengetahuan Teknologi Guru Sekolah Dasar Melalui Pelatihan Canva Sebagai Media Pembelajaran Kreatif Triwahyuningtyas, Dyah; Sulistyowati, Prihatin
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v4i2.2633

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi di era modern menuntut guru untuk memiliki keterampilan dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi. Hal ini bertujuan untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih menarik, efektif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Dalam rangka mendukung peningkatan kemampuan tersebut, pelatihan aplikasi Canva diselenggarakan di SDN 3 Sumberdem, Kabupaten Malang. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan teknologi (technological knowledge) guru, khususnya dalam menyusun perangkat pembelajaran, seperti LKPD, bahan ajar, dan media promosi sekolah yang kreatif. Kegiatan pelatihan mencakup beberapa tahapan, yaitu pemaparan materi, praktik langsung penggunaan Canva, dan evaluasi hasil karya peserta. Selama pelatihan, peserta diajarkan cara mengoptimalkan fitur-fitur Canva untuk menghasilkan media pembelajaran yang inovatif dan mudah digunakan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan keterampilan guru dalam mendesain materi pembelajaran berbasis digital yang menarik dan efektif. Pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk mendorong guru agar lebih kreatif dalam menciptakan pembelajaran interaktif dan inovatif. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan bekal penting bagi guru untuk lebih siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital, sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
Efektivitas Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual dalam Meningkatkan Kesadaran dan Daya Saing Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Desa Tajinan Zakaria, Fahmi Arif; Tursini, Umi; Gultom, Andri Fransiskus; Indiraswari, Susmita Dian; Anas, Dimas Emha Amir Fikri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v4i2.2698

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tajinan terkait Hak Kekayaan Intelektual (HKI), khususnya dalam pendaftaran merek dagang. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, dan simulasi pendaftaran merek, dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan 26 perwakilan UMKM dari berbagai bidang usaha, termasuk kuliner, kerajinan tangan, dan perdagangan. Hasil survei menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, di mana tingkat kesadaran tentang pentingnya HKI naik dari 25% sebelum sosialisasi menjadi 80% setelah kegiatan dilaksanakan. Selain itu, 90% peserta memahami konsep dasar HKI dan 75% merasa lebih percaya diri untuk mendaftarkan produk mereka ke lembaga terkait. Meskipun demikian, kendala seperti biaya pendaftaran, prosedur administrasi yang rumit, dan minimnya pendampingan teknis pasca-sosialisasi masih menjadi hambatan utama. Kegiatan ini merekomendasikan adanya program lanjutan yang lebih intensif, seperti pendampingan teknis dan subsidi biaya pendaftaran HKI, untuk memastikan hasil yang berkelanjutan. Diperlukan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, akademisi, dan lembaga pendamping untuk memastikan penerapan HKI yang efektif dan berkelanjutan.
Pendampingan Pembuatan Bahan Ajar Dan Media Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence Bagi Guru Mariyani, Mariyani; Chotimah, Umi; Waluyati, Sri Artati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v5i1.2547

Abstract

Masih belum optimalnya pemanfaatan artificial Intelligence oleh guru untuk membuat bahan ajar dan media pembelajaran sehingga diperlukan upaya pendampingan. Pendampingan ini bertujuan untuk: a) Memberikan pengetahuan kepada para guru SMPN 1 Muara Enim tentang berbagai jenis AI dalam pembuatan bahan ajar dan media pembelajaran dan b) Meningkatkan keterampilan para guru SMPN 1 Muara Enim tentang berbagai jenis AI dalam pembuatan bahan ajar dan media pembelajaran. Pendampingan pembuatan bahan ajar dan media pembelajarn berbasis artificial intelligence bagi guru di SMPN 1 Muara Enim mendapatkan respon positif dengan memperoleh skor pretest dan posttest dengan nilai rata-rata dalam pretest yaitu 45.8 serta posttest 88.4 mempunyai selisih senilai 42.60. Dapat disimpulkan bahwa dari 36 guru yang mengikuti kegiatan telah mendapatkan peningkatan mengenai materi PPM. Dari segi produk dengan dengan 3 indikator, yaitu berkaitan dengan ketepatan tujuan pembelajaran dengan bahan ajar dan media pembelajaran, ketepatan penggunaan Artificial Intelligence yang digunakan, dan Produk yang dihasilkan. Dihitung berdasarkan rata-rata persentase skor maka persentase kemampuan guru dalam pembuatan bahan ajar dan media pembelajaran berbasis artificial intelligence adalah sebesar 22.6% yang berarti kategori baik.