cover
Contact Name
Dewi Ariyanti Soffi
Contact Email
dewiariyanti50@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalwisesa@ub.ac.id
Editorial Address
UPT PKM Universitas Brawijaya Gedung Layanan Bersama Lt. 9 Jl. MT. Haryono No. 169 Malang, Jawa Timur Indonesia 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 29621097     DOI : -
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal nasional yang mencakup pelbagai isu dan permasalahan sosial di masyarakat. Jurnal ini bertujuan menyebarluaskan gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai pelbagai pihak, terutama kalangan civitas akademik, dalam lingkup pengabdian masyarakat. Jurnal Wisesa diterbitkan dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). Penulis yang tertarik untuk menerbitkan kajiannya pada jurnal ini dapat mengunggah naskah melalui sistem OJS dengan terlebih dahulu memperhatikan "Panduan Unggah Naskah". Penulis wajib mengikuti panduan penulisan naskah jurnal ini. Naskah yang tidak sesuai dengan panduan atau ditulis dalam format berbeda akan ditolak oleh Editor sebelum melalui proses penilaian lebih lanjut.
Articles 53 Documents
DIGITAL DA’WAH FOR SANTRI AS A REVITALIZATION IN SOCIAL 5.0 Chanifah, Nur; Rohmah, Siti
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): WISESA - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2022.01.2.1

Abstract

The current development of information and communication technology has triggered a digital transformation that has changed the industrial order. If in the Industrial 4.0 era technology was only placed as a machine or tool to access information, then in the Social 5.0 era technology and its functions have been emphasized more as part of human life. Islamic boarding schools as educational institutions are currently also required to be able to accelerate and transform according to these developments. If previously the da'wah media was more conventional with a very limited reach, now it is hoped that santri can expand their da'wah by using digital media so that their contribution can reach all levels of society. This is an opportunity and a challenge for Islamic boarding schools in developing da'wah. This activity uses a personal approach by providing understanding to caregivers and administrators of the Tahfidz Al-Quran Islamic Boarding School Merjosari Lowokwaru Malang "Oemah al-Quran" about the importance of digital da'wah for students as a provision when students have graduated from the Islamic boarding school. For this reason, the UPT PKM Universitas Brawijaya community service team provided a solution by holding digital da'wah training by inviting competent resource persons in their fields. In this community service activity, the Community Service Team collaborates with preachers as well as content creators who are experts in the field of virtual preaching. Some of the digital platforms that are in digital da'wah training are Twitter, Instagram, Facebook, and Twitter. From the results of the training, some students already understand how to make da'wah material that is interesting and can be delivered in the virtual world. From the results of the evaluation carried out by the community service team, it was found that the majority of students had good enthusiasm for the material presented because awareness grew both when the material was delivered, or during the socialization process.
MECHANISM IMPLEMENTATION OF CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY BY THE MINING COMPANY Dewantara, Reka
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): WISESA - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2022.1.2.5

Abstract

The ratification of UUPT No. 40 of 2007 is an urgent need for entrepreneurs as entrepreneurs and the state as a regulator of commercial life. This is because the GmbH law that was in effect before is no longer relevant to the development of business life. In general, there have been several significant substantive changes to the Limited Liability Company Law, one of which is the Corporate Social Responsibility (CSR) or Law no. 40 of 2007 which expresses the notion of social and environmental responsibility. The method used in this research is empirical juridical by using descriptive qualitative data analysis method. The results of this community service show that improving the company's performance at the KPC mine can be increased by carrying out its CSR program, therefore the company and the CSR team within it must approach the local community who are located around the mining area more frequently. The approach to the community is carried out by cooperating with academics, this aims to identify the economic, social, environmental, and cultural backgrounds of the community, then ensures the achievement of the expected impact with limited resources the company also holds various pieces of training for the community, this approach is taken to prevent community disputes when participating with the company.
THE INTRODUCTION TO DANGEROUS MARINE BIOTA COMMUNITIES IN KONDANG MERAK, MALANG Dewi, Citra Satrya Utama; Saputra, Dhira Khurniawan; Semedi, Bambang; As'adi, Muhammad Arif; Kasitowati, Rarasrum Dyah; Rudianto; Sartimbul, Aida; Iranawati, Feni
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): WISESA - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2023.02.1.2

Abstract

Nelayan, merupakan profesi dengan resiko keselamatan yang tinggi, baik resiko yang bersifat human error maupun alami, seperti cuaca ekstrim dan biota laut berbahaya. Tujuan dari aktivitas pengabdian kepada masyarakat ini ialah untuk mentransformasikan ilmu pengetahuan terkait biota laut berbahaya kepada nelayan di Kondang Merak. Keberhasilan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini kemudian disampaikan dalam bentuk analisis persepsi nelayan kondang merak terhadap biota laut berbahaya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini ialah penyuluhan langsung. Selanjutnya pengumpulan data untuk analisis persepsi dilakukan dg menggunakan kuisioner, selanjutnya data dikuantitafkan menggunakan metode skala likert, kemudian dideskripsikan. Penyuluhan ini dihadiri oleh 15 orang nelayan, atau 50% dari populasi nelayan di kondang merak. Jenis niota berbahaya yang sering dijumpai nelayan Kondang Merak ialah: hiu kecil, barakuda, lepu batu, bulu babi, mooray, ular laut, dan COT. 90% nelayan yang hadir telah mengetahui beberapa jenis biota berbahaya, namun hanya 30% nelayan yang mengetahui bagaimana cara mengantisipasi dan menanggulanginya. Sehingga, selanjutnya dirasa penting untuk memberikan Pelatihan Dasar Rescue Kepada Nelayan Kondang Merak.
KESADARAN KEMISKINAN SEBAGAI UPAYA MENCIPTAKAN MASYARAKAT INKLUSI YANG BERKEMANUSIAAN BAGI PEDAGANG ASONGAN DAN ANAK JALANAN DI KOTA MALANG Eka Putra, Surya Desismansyah; Habibi, M. Mujtaba; Sudirman
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): WISESA - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2023.02.1.3

Abstract

Pedagang asongan dan anak jalanan yang hidup di sekitar kampus Universitas Negeri Malang jumlahnya cukup signifikan. Rata-rata para pedagang asongan dan anak jalanan ini beraktivitas di sekitar perempatan lampu merah maupun gang-gang kampung seperti di perempatan galunggung, pertigaan di jembatan Soekarno-Hatta, hingga di sepanjang jalan Sumbersari sampai jalan Dinoyo. Dampak dari adanya aktivitas para pedagang asongan dan anak jalanan di jalan-jalan tersebut sering dikeluhkan karena mengganggu aktivitas warga terutama saat ingin berkendara. Keluhan yang muncul tersebut sering kali berlanjut pada pemberian stigma kepada para pedagang asongan dan anak jalanan bahwa mereka adalah orang miskin, tak berpendidikan dan malas karena tidak mampu bekerja secara layak tanpa harus mengganggu aktivitas warga di jalan raya. Padahal kemiskinan yang terjadi di Malang tidak hanya didominasi oleh kalangan yang dianggap kurang mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya, tetapi banyak faktor lain yang ikut menentukan. Pendekatan metois yang digunakan pada pengabdian ini adalah jurnalisme investigasi untuk menghasilkan film documenter jurnalisme investigasi. Adapun hasil pada pengabdian ini adalah 1) stigma kemiskinan yang ada pada masyarakat timbul karena memang bawaan, dimana masyarakat lebih sering mengedepankan pada dampak sosial, terutama soal faktor penambah kemacetan jalan raya di Kota Malang; 2) Film “Batas Kota” yang dihasilkan pada proses pengabdian ini dapat dijadikan sebagai sarana branding sekaligus ulasan profil kemiskinan kota Malang yang jarang dibicarakan.
SRAWUNG, SEMAUR, AKUR SEBAGAI SARANA PENGENALAN BUDAYA DAN MENJALIN PERSAUDARAAN BAGI WARGA DAN MAHASISWA INDEKOS DI JALAN JOMBANG KOTA MALANG Habibi, M. Mujtaba; Eka Putra, Surya Desismansyah; Sudirman
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): WISESA - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2023.02.1.6

Abstract

Lingkungan perumahan di sekitar Universitas Negeri Malang (UM) sangatlah padat. Banyak perumahan warga yang dulunya hanya ditempati bersama keluarga kini telah banyak diubah menjadi multi kamar sebagai tempat tinggal sementara atau kos bagi para pendatang. Rata-rata para pendatang ini berstatus mahasiswa. Dengan makin padatnya penduduk yang tinggal di Jalan Jombang, problem sosialnya pun ikut meningkat. Problem tersebut timbul akibat kurangnya jalin persaudaraan antara warga setempat dengan warga pendatang yang menghuni kos. Hal ini disebabkan tidak adanya sarana yang mempertemukan kedua belah pihak dalam satu forum bersama untuk menyamakan persepsi tentang aturan moral maupun norma yang berlaku di lingkungan tersebut. Untuk itu perlu diadakan ruang dialog untuk mengenalkan adat istiadat yang dihayati oleh warga yang menempati lingkungan di wilayah Jalan Jombang tersebut dengan nama Srawung, Semaur, Akur. Srawung Semaur Akur merupakan metode yang dipakai sebagai basis sosial menciptakan ruang publik (public sphare). Hasilnya 1) medium pertemuan Srawung, Semaur, Akur cukup efektif menciptakan rasa empati dan saling menghormati antara warga setempat dengan para penghuni kos/kontrakan yang mayoritas pendatang. 2) pendatang maupun warga setempat kini dapat merasakan rasa aman, nyaman dan tenteram secara lebih baik tanpa ada kecurigaan berlebih terhadap pendatang.
MENINGKATKAN KECAKAPAN LITERASI SISWA HOMESCHOOLING DAN MAHASISWA UKDW MELALUI KEGIATAN REMAJA BERSUARA Setyono, Vania Sharleen; Putri, Joy Aurel Prudentia
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): WISESA - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2023.02.1.5

Abstract

Pendidikan adalah hal yang krusial bagi anak. Selain berfokus pada pendidikan yang menekankan kognitif atau pengetahuan, pendidikan nara didik juga perlu diseimbangkan dengan kecakapan sosial bermasyarakat. Kegiatan PKM ini berangkat dari orang tua homeschooler yang merasa penting untuk mengasah kecakapan sosial anaknya. “Remaja Bersuara” merupakan kegiatan kolaboratif yang dilakukan dengan cara menghubungkan nara didik di tingkat sekolah dasar (homeschooling) dan nara didik di tingkat perguruan tinggi (mahasiswa). Kegiatan ini berhasil membuat komunitas pembelajar baru yang lebih partisipatoris dan kolaboratif tanpa adanya perbedaan usia (senior-junior).
INTERVENSI PENDIDIKAN BERBASIS SEKOLAH DALAM MEMBANGUN EMPATI SISWA DI SMP INKLUSI Perwira Dara, Yuliezar; Rahma, Ulifa; Hikmiah, Ziadatul
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): WISESA - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2023.02.1.1

Abstract

Anak-anak penyandang disabilitas sangat rentan terhadap sikap teman sebaya yang negatif, yang dapat mengakibatkan mereka merasa dikucilkan dan diasingkan di lingkungan sekolah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangun empati siswa melalui program disability awareness, salah satunya dengan intervensi pendidikan berbasis sekolah. Peserta adalah siswa kelas 7-9 SMP inklusi di Kota Malang, yang merupakan teman sebaya dari penyandang disabilitas, sejumlah sekitar 150 siswa. Langkah-langkah dalam pengmas ini diantaranya melalui pra-posting dengan tindak lanjut pada 4 pekan berikutnya untuk melihat efek program, apakah bertahan lama. Intervensi ini memasukkan beberapa komponen termasuk kognitif, afektif dan psikomotor siswa melalui permainan peran dan games edukatif. Alat ukur untuk evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre dan post tes skala dari McGibbons yang dapat diselesaikan siswa dalam 10 menit. Hasil analisis independent sample t-test menunjukkan peningkatan yang signifikan pada niat, sikap dan pemahaman siswa terkait program disability awareness (p<0.05).
DIGITAL TOURISM GUIDE BOOK AS AN EFFORT TO INCREASE VISITOR SATISFACTION OF SEBATU VILLAGE, TEGALLALANG DISTRICT, GIANYAR CITY Edvin Eka Nur Rochim; Zakiyatul Wachdaniah Taulina
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): WISESA - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2023.02.1.4

Abstract

Increasing the number of tourist villages to improve the tourism sector in Indonesia needs to be balanced with the development of innovation and creativity in tourist villages. This also becomes additional work for village officials and communities to empower villages and develop tourism promotions in the Tourism Village. Limitations in developing innovation are an obstacle in tourism promotion. Therefore, a practical, easy, efficient and cheap media innovation is needed to promote Sebatu Village. This made researchers create a Digital Tourism Guide book to increase the satisfaction of visitors who visit Sebatu Village. The research method is quantitative research which uses data and numbers which are then analyzed using statistics. The subjects of this research were 40 subjects who were adjusted to criteria based on purposive sampling techniques. Data analysis and processing using SPSS. Based on the research results, it shows that there is a good influence on the level of visitor satisfaction, the majority of visitor satisfaction in the high category is 75%. Factors that influence visitor satisfaction using the Digital Tourism Guide Book are relevance of information, accuracy and reliability of information, ease and accessibility, as well as presentation of layout and visual design. Apart from that, features, such as location points that are integrated with Google Maps and QR Code, are added value.
COLLABORATIVE LEARNING TO FOSTER STUDENT’S CREATIVITY IN ELEMENTARY SCHOOL LEVEL Anggriawan, Tommy; Fahmi, Yahya; Muzaqi, Ajie Hanif
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): WISESA - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2023.02.1.7

Abstract

In a dynamic culture of modern society, the trend of collaboration has been developed into various models and implementation. It has become of essential skills that needs to be owned by individual in real social life scenario. A collaborative learning (CL) is one of well-known method that is trusted as viable way to train collaborative practice among pupils in recent years. However, the education concept of CL is a genuine and has no fixed structure, therefore the research to elaborate them in various aspect is important. This research aims to explore the implementation of CL that conducted through community service program carried out by administrative science student of Brawijaya University to the elementary student of Bocek III in Malang Regency, Indonesia. It applies a participatory research appraisal that require constant participation of researcher along the progress of the research. The result of this research highlights two primary information, first the CL is applicable method for elementary students, and second the teacher as part of CL program should be aware of behavioral change of elementary students during the program such as politeness or maturity level.
PARTICIPATORY DISASTER RISK MAPPING FOR TOURISM INDUSTRY REGION Amiruddin, Lutfi; Rozalinna, Genta Mahardhika
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WISESA - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2023.02.2.2

Abstract

In order to increase knowledge of disaster risk reduction, we invited some representatives of residents in the tourism industry region to create disaster maps in a participatory approach. This activity conducted according to the points of the Sendai Framework on Disaster Risk Reduction (DRR) using local knowledge in creating disaster information. The information in our disaster maps were gathered from Focus Group Discussions (FGD), which explored community knowledge related to hazards, vulnerabilities, and disaster risks. Subsequently, the data were visualized through a participatory disaster map that illustrates local knowledge of participants. However, the map of the pandemic disaster cannot yet be described due to the emergence of conflict among residents regarding the implementation of Large-Scale Social Restrictions (PSBB) and several other schemes, which have an impact on tourism. Ultimately, through the making of a participatory disaster risk map, we hoped that disaster mitigation can be initiated independently from local people.