cover
Contact Name
Dewi Ariyanti Soffi
Contact Email
dewiariyanti50@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalwisesa@ub.ac.id
Editorial Address
UPT PKM Universitas Brawijaya Gedung Layanan Bersama Lt. 9 Jl. MT. Haryono No. 169 Malang, Jawa Timur Indonesia 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 29621097     DOI : -
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal nasional yang mencakup pelbagai isu dan permasalahan sosial di masyarakat. Jurnal ini bertujuan menyebarluaskan gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai pelbagai pihak, terutama kalangan civitas akademik, dalam lingkup pengabdian masyarakat. Jurnal Wisesa diterbitkan dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). Penulis yang tertarik untuk menerbitkan kajiannya pada jurnal ini dapat mengunggah naskah melalui sistem OJS dengan terlebih dahulu memperhatikan "Panduan Unggah Naskah". Penulis wajib mengikuti panduan penulisan naskah jurnal ini. Naskah yang tidak sesuai dengan panduan atau ditulis dalam format berbeda akan ditolak oleh Editor sebelum melalui proses penilaian lebih lanjut.
Articles 53 Documents
KOLABORASI INOVATIF EKOSOSLAB UNTUK MEWUJUDKAN KEBERLANJUTAN SOSIAL DAN EKOLOGIS Aditya Saputra; Muhammad Zacky Hidayat; Diva Kartika Putri Pratama
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2024.03.2.2

Abstract

Pelestarian lingkungan membutuhkan pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak termasuk komunitas lokal, akademisi, dan praktisi. Artikel ini mengeksplorasi peran Ekososlab sebagai platform yang memfasilitasi kerja sama lintas disiplin untuk pelestarian lingkungan secara nasional. Dengan memanfaatkan kegiatan seperti Forestry Hub dan riset berbasis praktik lapangan, Ekososlab telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inisiatif ini memperkuat keterlibatan pemangku kepentingan, meningkatkan kesadaran kolektif, dan menciptakan solusi inovatif untuk menghadapi tantangan lingkungan. Artikel ini menegaskan bahwa kolaborasi yang terstruktur dapat menjadi kunci dalam mencapai keadilan sosial dan ekologis, baik di tingkat lokal maupun nasional.
UPAYA GENERASI MUDA MELALUI KOMUNITAS DALAM MENDUKUNG PELESTARIAN LINGKUNGAN DI JAWA TIMUR Diki Angger Arianto; Aditya Saputra; Muhammad Zacky Hidayat; Diva Kartika Putri Pratama
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2024.03.2.1

Abstract

Partisipasi generasi muda dalam pelestarian lingkungan memainkan peran krusial dalam mendorong keberlanjutan di Indonesia. Studi ini menggunakan pendekatan analisis permasalahan mitra yang kami lakukan dengan melaksanakan focus group discussion dengan komunitas Environmental Proactive Youth Community Indonesia. Artikel ini membahas bagaimana Environmental Proactive Youth Community Indonesia memobilisasi generasi muda melalui gerakan seperti #ZeroWaste, kampanye Environmental Proactive Youth Community Wave, dan Youth Camp. Studi ini menemukan bahwa dengan pendekatan kolaboratif dan partisipatif, Environmental Proactive Youth Community terus berupaya meningkatkan kesadaran tentang keberlanjutan dan memfasilitasi aksi lingkungan di berbagai daerah. Tidak hanya itu, dampak baik dari gerakan Environmental Proactive Youth Community adalah bahwa inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan tetapi juga memperkuat jaringan kolaborasi lintas organisasi. Artikel ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan generasi muda melalui komunitas lingkungan dapat menciptakan perubahan positif bagi pelestarian lingkungan.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI BAGI PESERTA DIDIK TINGKAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Elang Pradana Tahta Pahlawan; Achmad Mufti Fauzi; Annisa Purnadita; Izza Zuhriyah Salsabila Putri Adinda; Alwan Prasetya
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2024.03.2.5

Abstract

Literasi dan numerasi adalah kemampuan mendasar yang memiliki peranan penting dalam menentukan kualitas suatu bangsa. Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik pada tingkat sekolah menengah pertama. Artikel ini menggunakan pendekatan kolaboratif, di mana mahasiswa bekerja sama dengan guru-guru di SMP Islam Nurul Huda untuk merancang dan melaksanakan kegitan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan di SMP Islam Nurul Huda mewadahi mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan. Pembelajaran yang berfokus pada peningkatan literasi dan numerasi peserta didik. Selain itu, program ini juga memberikan gambaran kepada guru bagaimana proses pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi, partisipasi, dan antusias peserta didik dalam belajar.
PENGEMBANGAN KREATIVITAS GURU MELALUI PENDEKATAN NARATIF DALAM PENULISAN ARTIKEL POPULER Trisna Andarwulan; Prima Zulvarina; Muhammad Hambali; Millatuz Zakiyah; Noveria Anggraeni Fiaji
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2024.03.2.3

Abstract

Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pengembangan kreativitas guru melalui pendekatan naratif dalam penulisan artikel populer di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 6 Dau, yang diselenggarakan oleh Unit Pengembangan Karakter Mahasiswa, Universitas Brawijaya. Pelatihan ini dirancang untuk membekali guru dengan keterampilan menulis sebagai sarana menyebarkan nilai-nilai karakter kreatif kepada siswa, sekaligus mendorong guru untuk menjadi agen perubahan dalam dunia pendidikan. Metode pelatihan mencakup berbagai teknik, seperti pengenalan dasar-dasar penulisan artikel populer, penggunaan elemen naratif, refleksi mendalam, dan praktik kolaboratif. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa penulisan artikel populer tidak hanya meningkatkan keterampilan literasi dan berpikir kritis guru, tetapi juga menciptakan ruang reflektif yang memperkuat praktik pedagogis mereka. Guru dilatih untuk memanfaatkan elemen naratif dalam menyampaikan ide-ide kreatif secara efektif, memotivasi pembaca, dan memperluas dampak tulisan mereka ke masyarakat yang lebih luas. Diskusi dan kolaborasi selama pelatihan membantu peserta memperkaya perspektif mereka dan meningkatkan kualitas tulisan. Artikel ini menekankan pentingnya pelatihan berkelanjutan dalam mengembangkan kreativitas guru serta mendukung transformasi pendidikan yang lebih inovatif, relevan, dan inklusif.
PENGUATAN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB MELALUI PELATIHAN PEMANFAATAN SMART CARD BAGI PENGAJAR TPQ DAN GURU PAUD Alfiatus Syarofah; Khafidz Roziki; Nuril Mufidah; Hermi Ismawati; Mu Ida Nur Fadhilah
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2025.04.1.5

Abstract

Pendidikan memegang peran penting dalam menciptakan individu yang berpengetahuan, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Namun, guru-guru di TPQ dan PAUD Desa Petungsewu, Malang, menghadapi keterbatasan dalam penggunaan media pembelajaran, khususnya untuk pengajaran Bahasa Arab berbasis Al-Qur'an. Minimnya fasilitas dan kurangnya pelatihan mengakibatkan proses pembelajaran yang monoton dan kurang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menggunakan media smart card untuk mengajarkan Bahasa Arab melalui pelatihan berbasis pendekatan asset-based community development. Pendekatan ini melibatkan lima tahapan: discovery, dream, design, define, dan destiny, dengan metode pelatihan berupa workshop, one-on-one coaching, dan microteaching. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri guru setelah pelatihan. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas pelatihan dan pentingnya pendidikan berbasis media pembelajaran yang relevan. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di TPQ dan PAUD Desa Petungsewu.
PENGUATAN FATWA HIJAU NAHDLATUL ULAMA DAN PENTINGNYA KONSERVASI MANGROVE BERKELANJUTAN DI PESISIR PACIRAN Ali Maksum; Moh Anas Kholish; Wemi Halim; Ahmad Sukron; Aditya Putra Harwanto
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2025.04.1.6

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kerusakan hutan Mangrove di pesisir pantai Paciran, Lamongan serta faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Selain itu kegiatan pengabdian masyarakat ini juga bertujuan untuk menguatkan rumusan Fatwa Hijau Nahdlatul Ulama tentang pentingya konservasi hutan Magrove di Pesisir Paciran Lamongan. Pada waktu yang bersamaan pengabdian masyarakat ini juga bertujuan untuk menguatkan peran Fatwa Hijau Nahdlatul Ulama dalam mendorong konservasi hutan mangrove di pesisir Pantai Paciran, Lamongan. Adapun metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan pengadian masyarakat ini adalah; berkolaborasi dan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait seperti tokoh masyarakat, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup dan Pemerhati Hutan Mangrove dari Lembaga Swadaya Masyarakat tertentu untuk menyelenggarakan pelatihan, Forum Grup Discussion, Kampanye Media Massa dalam bentuk edukasi kepada masyarakat pesisir pantai Paciran Lamongan tentang Fatwa Hijau Nahdaltul Ulama dan pentingnya konservasi hutan Mangrove yang berkelanjutan. Adapun hasil pengabdian masyarakat ini diharapkan agar Fatwa Hijau Nahdlatul Ulama menjadi mercesuar penguatan dari berbagai elemen di masyarakat dalam memahami dan melakukan tindakan kolaboratif akan pentingnya konservasi hutan Mangrove di pesisir pantai Paciran, Lamongan. 
PEMANFAATAN LIMBAH RUMAH TANGGA MENJADI ECO-FRIENDLY PRODUCT DI DESA SIDODADI ASRI Okta Amelia; Susi Susyanti; Maria Veronika Halawa; Dwi Cahyani
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2025.04.1.9

Abstract

Sampah merupakan satu hal yang banyak dihindari namun dihasilkan setiap waktu dari aktivitas sehari-hari. Sampah adalah berbagai jenis barang yang terbuang karena tidak terpakai. Sampah menjadi sumber masalah lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Penanganan sampah rumah tangga yang dihasilkan oleh masyarakat desa Sidodadi Asri mengandalkan fasilitas utama dari pengelolaan sampah tersentralisasi yaitu tempat pembuangan akhir. Desa Sidodadi Asri telah memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk alami sedangkan pupuk anorganik belum termanfaatkan. Namun umumnya mereka belum mengolah sampah organik tersebut secara efektif dan kontinu. Permasalahan sampah di Desa Sidodadi Asri dikarenakan belum adanya pengetahuan dari warga untuk melakukan pengelolaan sampah. Dalam upaya mengedukasi sekaligus mengatasi permasalahan sampah di Desa Sidodadi Asri. Tim pengusul akan memberikan pelatihan untuk melakukan pemanfaatan limbah rumah tangga. Pelaksanaan pelatihan dilaksanakan dimulai dari meninjau secara langsung kondisi existing wilayah mitra, pembinaan masyarakat, dan workshop pemanfaatan limbah rumah tangga. Melalui program ini diharapkan akan mengubah paradigma dan perilaku terkait pengelolaan sampah dan pemanfaatan sampah. Selain itu akan muncul kesadaran untuk melakukan pemilahan dan pengelolaan sampah organik dan anorganik.
SOSIALISASI PENTINGNYA MENJALIN HUBUNGAN BAIK DENGAN TETANGGA UNTUK MENGHINDARI TERJADINYA KONFLIK DI LINGKUNGAN MASYARAKAT Ika Ruhana; Nur Imamah; Anni Rahimah; Reika Happy Sugiastuti; Arik Prasetya
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2025.04.1.3

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu kegiatan dari Tri Dharma perguruan tinggi, selain pengajaran dan penelitian.dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dosen dapat mengimplementasikan ilmunya di dalam kegiatan masyarakat dan dapat menjalin hubungan yang baik antara perguruan tinggi dan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara penyebarluaskan dan menerapkan ilmu pengetahuan di kehidupan masyarakat dalam bentuk sosialisasi. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan di lingkup masyarakat terkecil yaitu dasawisma dengan sasaran ibu-ibu rumah tangga anggota dasawisma di RT 3/RW 6 desa Sumbersekar Dau Malang dengan judul Sosialisasi Pentingnya Menjalin hubungan Baik dengan tetangga untuk Menghindari Terjadinya Konflik di Lingkungan Ibu-ibu Dasawisma Kunyit 2 Perumahan Puncak Permata Sengkaling Sumbersekar Dau Malang (RT 03/RW06). Dengan dilakukannya kegiatan ini, menjadikan ibu-ibu dasawisma menjadi tahu dan dapat mengimplementasikan bagaimana dalam menjalin hubungan baik dengan tetangga, dan bagaimana dapat mencegah dan mengatasi konflik yang ada di masyarakat.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI TEMPAT SAMPAH OTOMATIS DALAM MEMBANGUN BUDAYA BERSIH DI MADRASAH IBTIDAIYAH DESA RANGAI TRITUNGGAL Enjelly Viranika; Alvin Saputra; Dyah Putri Larassati
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2025.04.1.8

Abstract

Sampah yang dibuang sembarangan dan tertumpuk dalam waktu yang lama akan menyebabkan penyakit dan mencemari lingkungan. Membuang sampah pada tempatnya adalah salah satu kebiasaan yang harus dimulai sejak sekolah dasar supaya menjadi kebiasaan yang baik. Salah satu cara untuk bisa menarik para siswa membuang sampah pada tempatnya adalah dengan melakukan pengabdian dalam bentuk implementasi tempat sampah otomatis di Madrasah Ibtidaiyah Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan. Pengabdian yang dilakukan melalui kegiatan ini yaitu menerapkan teknologi untuk tempat pembuangan sampah otomatis berbasis Arduino Uno dan sensor jarak HC-SR04. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini adalah dengan melakukan observasi, merancang alat, dan mendemonstrasikan ke siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kotak sampah otomatis ini dapat memotivasi siswa dan masyarakat untuk dapat menjaga lingkungan agar tetap terjaga dengan membuang sampah di tempat seharusnya. Demonstrasi prototype menunjukkan antusias siswa yang menjadi indikator keberhasilan desain perangkat. Dengan demikian, diharapkan inovasi ini dapat menjadi motivasi dalam pengelolaan sampah dengan penerapan teknologi untuk lingkungan yang lebih bersih dan terjaga.
APOTEK HIDUP SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA BALUNG LOR KABUPATEN JEMBER Syafril Wicaksono; Carissa Setya Ninggar; Yosi Nur Fadilla Istiqomah; Dimas Wahyu Daniar; Arnetha Titis Adinda Putri; Laili Tathmainnul Qulub; Muhammad Khafid Akbar; Citra Kurnia Dewayu Dwijaya
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2025.04.1.7

Abstract

Problem yang di bahas tentang etnografi secara sosio historis di desa balung lor tingkat kesehatan anak, dan melakukan proyek Kembali apotik hidup dengan memanfatan lahan kosong yang ada di sekitar warga dan agar menciptakan kebiasan hidup Sehat sejak dini dengan membangun narasi apotik Hidup sebagai Upaya jangka Panjang dalam melalukan perlawanan dan penurunan stunting yang ada di Desa Balung Lor Kabupaten Jember. Metode penelitian kualitatif dan pendekatan pemberdayaan Masyarakat untuk menjelaskan pertama demografi dan sosial historis yang ada di Desa Balung Lor dan kondisi Tingkat Kesehatan dan anak anak yang ada dan kedua melakukan proyek Kembali apotik hidup dengan memanfatan lahan kosong yang ada di sekitar warga dan agar menciptakan kebaiasan hidup Sehat sejak dini, pendekatan media untuk melakukan dan narasi apotik Hidup sebagai Upaya jangka Panjang dalam melalukan perlawanan dan penurunan stunting  yang ada di Desa Balung Lor Kabupaten Jember, hasil penelitian ini pertama menjelaskan demografi dan sosial historis yang ada di Desa Balung Lor dan kondisi Tingkat Kesehatan anak anak, kedua melakukan proyek Kembali apotik hidup dengan memanfatan lahan kosong di sekitar warga dan agar menciptakan kebaiasan hidup Sehat sejak dini, ketiga membangun narasi apotik Hidup sebagai Upaya jangka Panjang dalam melalukan perlawanan dan penurunan stunting  yang ada di Desa Balung Lor Kabupaten Jember.