cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285806808392
Journal Mail Official
jurnalpengabdiansosial@gmail.com
Editorial Address
Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang Telp : 0858-0680-8392 email : jurnalpengabdiansosial@gmail.com
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Sosial
ISSN : -     EISSN : 30310059     DOI : https://doi.org/10.59837
Jurnal Pengabdian Sosial published every month (12 times a year), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 821 Documents
Pemanfaatan Teknologi Budidaya Ikan di Desa Sialang Panjang : Sosialisasi dan Implementasi Pembuatan Akuaponik dan Pakan Ikan Berbahan Dasar Eceng Gondok Rahim, Annisa; Maulana, Putra Ardian; Nulhakim, Lukma; Risky, Ozhy Fahrul; Prabowo, Ginaris Bagus Tirto Aji; Lioni, Budi Priska; Ramadhani, Haniefa Mutiara; Burhan, Ade Sabrina; Zulfahayati, Zulfahayati; Putri , Virli Windari
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 11 (2024): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/07q01k91

Abstract

Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) yang dilaksanakan oleh Mahasiswa Universitas Riau berfokus pada peningkatan potensi sumberdaya yang ada pada lingkungan Desa Sialang Panjang. Desa Sialang Panjang merupakan Desa yang berbatasan langsung dengan Sungai Batang Tuaka sehingga memiliki potensi dibidang perairan. Perkembangan teknologi saat ini terus berkembang sehingga proses penanaman dan ternak ikan dapat dilakukan pada satu lahan yaitu dengan pembuatan aquaponik dan pakan ikan dari eceng gondok. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan pemberdayaan masyarakat desa melalui pengembangan sistem aquaponik yang ramah lingkungan dan mengurangi limbah organik yang dapat berdampak negatif pada lingkungan seperti tanaman eceng gondok. Hasil yang diharapkan pada sosialisasi ini adalah masyarakat desa dapat memahami dan mengelola sistem akuaponik serta mengembangkan bisnis yang berkelanjutan dari hasil produksi ikan, tanaman dan pakan ikan dari eceng gondok.  
Edukasi Gizi Dan ASI Eksklusif Melalui Kelas Ibu Hamil Dalam Upaya Cegah Stunting Sejak 1000 HPK Di Lokus Stunting Desa Candi Retno Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu Lampung Oktaviani, Ika; Aghniya, Rofana; Prasetyowati, Prasetyowati; Rusyantia, Anggun; Mulyono, Rifai Agung; Fauziyah, Raden Roro Nur; Pranajaya, R.
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 11 (2024): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/v6xhny59

Abstract

Stunting masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, termasuk di Provinsi Lampung. Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 menunjukkan prevalensi stunting nasional sebesar 21,6%, sementara di Provinsi Lampung mencapai 23,7%. Kabupaten Pringsewu, meski telah menunjukkan penurunan, masih mencatat angka stunting sebesar 19,8% pada tahun 2022. Studi pendahuluan Dinas Kesehatan tahun 2023 mengindikasikan bahwa hanya 65% ibu hamil yang aktif mengikuti kelas ibu hamil. Hal ini menunjukkan adanya ruang untuk peningkatan partisipasi dan efektivitas program. Salah satu komponen krusial dalam pencegahan stunting yang ditekankan dalam kelas ibu hamil adalah edukasi tentang ASI eksklusif dan pencegahan stunting sejak 1000 Hari Pertama Kehidupan. Pengabdian Masyarakat ini dlaksanakan di Balai Desa Candi Retno pada Hari Senin, 22 Juli 2024 dengan melibatkan kader posyandu, mahasiswa dan dosen Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang dan dosen Poltekkes Kemenkes Bandung serta ibu hamil di wilayah Desa Candi Retno, Kec.Pagelaran, Kab.Pringsewu, Lampung. Kegiatan ini meliputi edukasi dan penyuluhan dengan metode ceramah, diskusi dan menyebarkan leaflet mengenai ASI Eksklusif dan Gizi pada 1000 HPK. Hasil dari edukasi dinilai melalui pengisian kuesioner pre-post kegiatan dengan membandingkan rata-rata nilai sebelum dan setelah penyuluhan dan dipatkan hasil bahwa terdapat peningkatan score rata-rata antara sebelum dan setelah diberikan edukasi.
Meningkatkan Keaktifan Siswa Kelas 6 Melalui Metode Pembelajaran Jigsaw Di SDN Hegarmukti 02 Cikarang Pusat Barokah, Awalina; Mawarni, Rahma Indah; Nurezalita, Frisya Naomi; Mutiara, Dahlia; Nurahmadi, Ismail; Sobiyah, Sri
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 11 (2024): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/dz6r4520

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan siswa di kelas 6 SDN Hegarmukti 02 dengan menggunakan metode pembelajaran Jigsaw. Metode ini dimaksudkan untuk mendorong siswa agar berpartisipasi secara aktif dalam proses pembelajaran melalui pendekatan kolaboratif, di mana siswa dibagi menjadi kelompok kecil dan diberi tugas untuk mempelajari dan mengajarkan aspek tertentu dari materi kepada rekan satu kelompok mereka. Studi ini dilakukan pada 30 siswa kelas VI B di SDN Hegarmukti 02 pada tanggal 26 Agustus 2024. Hasil menunjukkan bahwa metode pembelajaran Jigsaw efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa, meningkatkan keterampilan sosial mereka, dan mendorong mereka untuk tanggung jawab pribadi. Namun, keberhasilan metode ini sangat bergantung pada kemampuan guru untuk mengatur waktu, mengendalikan dinamika kelompok, dan memastikan bahwa semua siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.  Pengawasan yang ketat juga diperlukan untuk mengatasi masalah seperti perbedaan tingkat pemahaman siswa. Jadi, dengan dukungan dan penyesuaian yang tepat dari guru, metode pembelajaran Jigsaw dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan partisipasi siswa di kelas.
Sosialisasi Peran Keluarga dan Masyarakat Dalam Pencegahan Kenakalan Remaja Di Kelurahan Karang Asem Cilegon Siregar, Dina Khairuna; Hermawati, Eli; Novita, Dian; Luthfiyah, Siti Mawaddah; Puspitasari, Misehelia Kartika; Nurtini, Nurtini; Wilmasari, Titin; Firdaus, Muhamad Rayhan; Astuti, Nunik Sri Widia; Gunawan, Syahrul
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 11 (2024): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/y5rm0t09

Abstract

Permasalahan yang kian marak saat ini yang ada di tengah masyarakat adalah masalah kenakalan remaja. Kenakalan remaja adalah tindakan remaja yang bertentangan dengan norma dan aturan yang ada di dalam masyarakat. Kegiatan Sosialisasi ini dilaksanakan di Kelurahan Karang Asem Kecamatan Cibeber Kota Cilegon.Tujuan kegiatan sosialisasi ini adalah untuk membekali pengetahuan bagi orang tua dan masyarakat mengenai kenakalan remaja, factor penyebabnya, dampak kenakalan remaja dan upaya pencegahan kenakalan remaja. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan menggunakan metode sosialisasi.  Dalam sosialisasi dengan menjelaskan materi secara langsung dan dilanjutkan dengan Tanya jawab. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah dengan meningkatkannya pengetahuan keluarga dan masyarakat tentang hal hal yang berkaitan dengan kenakalan remaja maka diharapkan kesadaran bahwa peran keluarga dan masyarakat sangat penting dalam mencegah dan menurunkan kasus kenakalan remaja di Kelurahan Karang Asem.
Revitalisasi Makam Kiai Sepuh Gentong Sebagai Wisata Religi Nabilah, Naziatun; Rokhmawan, Tristan; Shofi, Naila; Nuriya, Sinta; Hidayati, Silfi Nur
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 11 (2024): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/bgz5vk31

Abstract

Revitalisasi makam Kiai Sepuh Gentong sebagai destinasi wisata religi menjadi upaya pelestarian nilai-nilai sejarah dan budaya serta peningkatan potensi wisata di wilayah tersebut. Makam para tokoh agama memiliki nilai historis dan spiritual yang tinggi, sehingga perlu dijaga kelestariannya. Namun, seiring berjalannya waktu, makam Kiai Sepuh Gentong mengalami kerusakan dan kurangnya perhatian sehingga potensinya sebagai destinasi wisata religi belum teroptimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk merevitalisasi makam Kiai Sepuh Gentong dengan pendekatan partisipatif melibatkan masyarakat sekitar. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data melalui studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara dengan tokoh masyarakat. Tahap selanjutnya adalah perencanaan desain revitalisasi yang memperhatikan aspek sejarah, budaya, dan estetika. Pelaksanaan revitalisasi dilakukan secara bertahap dengan melibatkan masyarakat dalam proses revitalisasi. Hasil dari kegiatan revitalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan nilai historis dan spiritual makam Kiai Sepuh Gentong, serta menarik minat wisatawan religi untuk berkunjung. Selain itu, revitalisasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar melalui pengembangan UMKM dan penyediaan fasilitas pendukung wisata. Dengan demikian, makam Kiai Sepuh Gentong dapat menjadi destinasi wisata religi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Revitalisasi Budaya Lisan Legenda Kiai Sepuh Desa Gentong Untuk Meningkatkan Kepekaan Siswa Sekolah Dasar Lestari, Fifi Yuniar; Rokhmawan , Tristan; Aisyah, Aisyah; Makhrisa, Rif’atul; Amaliah, Khikmah
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 11 (2024): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/ch4xwy73

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk merevitalisasi budaya lisan Legenda Kiai Sepuh di Desa Gentong melalui lomba storytelling bagi siswa SDN Gentong. Latar belakang kegiatan ini adalah menurunnya kepekaan siswa terhadap kearifan lokal, yang disebabkan oleh kurangnya integrasi cerita tradisional dalam kurikulum sekolah serta pengaruh modernisasi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang melibatkan warga setempat sebagai mitra dalam menggali dan mengenalkan kembali legenda ini kepada siswa. Lomba storytelling dilaksanakan sebagai sarana untuk mengajarkan keterampilan bercerita dan menumbuhkan kebanggaan siswa terhadap warisan budaya lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap legenda Kiai Sepuh serta peningkatan keterampilan bercerita mereka. Tantangan yang dihadapi meliputi minimnya sumber daya pendukung dan rendahnya minat awal siswa terhadap cerita tradisional. Namun, kolaborasi dengan pihak sekolah dan tokoh masyarakat berhasil menciptakan program yang berkelanjutan. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam pelestarian budaya lokal melalui pendidikan dan diharapkan dapat diterapkan lebih luas dengan dukungan kebijakan pendidikan.
Sosialisasi Anti Bullying Gambar Tangan Sahabat Peduli Bagi Siswa SDN Gentong Kota Pasuruan Wulandari, Fitri; Rokhmawan, Tristan; Fitriyah, Lailatul; Agustine, Fatimatuz Zahro; Dinda, Risalatul
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 11 (2024): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/rt4r7x96

Abstract

Perundungan di SDN Gentong telah menjadi masalah yang serius dengan semakin meningkatnya kasus perundungan secara fisik, verbal, dan sosial yang berdampak negatif terhadap kesehatan psikologis dan prestasi akademik siswa. Meskipun sekolah berupaya menciptakan lingkungan yang aman, pemahaman siswa tentang intimidasi dan cara mencegahnya masih kurang. Program sosialisasi anti-bullying di SDN Gentong dirancang untuk meningkatkan kesadaran siswa akan dampak bullying dan mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan inklusif. Dengan menggunakan metode Service Learning (SL), program ini melibatkan perencanaan kolaboratif dengan sekolah dan penyampaian materi pendidikan melalui ceramah interaktif, diskusi, serta kegiatan “Menggambar Tangan Sahabat Peduli” untuk membangun empati dan solidaritas. Program ini juga melibatkan Forum Anak Kota Pasuruan dan komunitas lokal, yang memperkaya kegiatan dengan sumber daya dan keahlian tambahan. Pendekatan holistik yang mengintegrasikan teori Pembelajaran Sosial, Teori Pikiran, Konstruktivisme, dan Pendidikan Estetika diharapkan dapat mengurangi kasus bullying dan membentuk budaya sekolah yang lebih peduli dan inklusif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan efektivitas pendekatan tersebut dalam mendidik mahasiswa, mengembangkan empati, dan mempererat hubungan perguruan tinggi dan masyarakat. Disarankan untuk melakukan evaluasi berkala dan mengembangkan program berdasarkan masukan agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Kuliah Kerja Nyata Kelompok 70 Melalui Pengabdian Masyarakat Di Desa Neglasari Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2024 Maraliza, Helma; Rohma, Fathu; Setyawati, Ayu; Mustain, Achmad; Octaviani, Annisa; Mulya, Eti; Irawan, Febri Aliya; Hidayat, Sabrina; Panggih, S. Krisna
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 11 (2024): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/qt04s212

Abstract

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi pada pasal 1 ayat 9 menyatakan bahwa Tridharma adalah kewajiban Perguruan Tinggi untuk menyelenggarakan Pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, kemudian dijelaskan pula di ayat 11 bahwa pengabdian kepada masyarakat adalah kegiatan sivitas akademika yang memanfaatkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat yang mencerdaskan kehidupan bangsa. KKN adalah singkatan dari Kuliah Kerja Nyata. Sesuai namanya, kegiatan ini memang difokuskan agar mahasiswa bisa memberi kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini akan menggali berbagai aspek terkait dengan program KKN, seperti jenis kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa, dampak positif yang dihasilkan, kendala yang dihadapi, serta persepsi dan pengalaman mahasiswa selama KKN. Penelitian ini berdasarkan hasil observasi yang dilakukan KKN di Desa Neglasari yang dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 2024 hingga 20 Agustus 2024 di mana program kerja yang dilakukan yaitu tentang Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Keagamaan, Social, Ekonomi, Dan Lingkungan. Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata merupakan salah satu bentuk pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Namun dalam prakteknya, tidak mustahil sasaran KKN dapat melenceng dari harapan semula, sehingga setelah KKN berakhir, justru para mahasiswa (peserta KKN) tetap saja tidak memperoleh pembelajaran diri yang berarti. Begitu pula, kualitas kehidupan masyarakat di lokasi KKN tidak menunjukkan perubahan yang signifikan.
Digital Learning Innovation : Language Collaboration In Tanjungmojo Village Azzahra, Silmameila Ishma; Elmumtaza, Safira; Saniyyah, Zayyinatus; Izzatunnisa, Syakhna; Azizi, Muhammad Maulana; Jasmine, Annisa Sekar; Zahrok, Jihan Fatimatu; Aras, M. Iffat Althaaf; Khasanah, Rita Ariyana Nur
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 11 (2024): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/7a3yy142

Abstract

This research aims to develop digital learning innovation through language collaboration in Tanjungmojo Village, where low digital literacy and limited access to quality educational resources are the main problems. Limited foreign language skills among village communities are also an obstacle in keeping up with developments in global technology and communication. To overcome this challenge, the research uses an action research approach by involving the active participation of local communities in the development of digital-based foreign language learning programs. This research was conducted in three main stages: (1) analysis of local needs and potential, (2) development and implementation of a language-based digital learning program, and (3) evaluation of the effectiveness of the program. Data was collected through interviews, participant observation, and questionnaires filled out by program participants and the general public. The research results show that the digital learning program developed succeeded in significantly increasing the participants' digital literacy and foreign language skills. In addition, collaboration between local communities and teaching staff creates an inclusive and sustainable learning environment.The main trends identified in this research include increasing community participation, especially teenagers and young adults, in learning activities, as well as increasing interest in continuing to learn and develop new skills through digital platforms. This research also highlights the importance of community support and technology accessibility for the success of learning programs in rural areas. The MIT-18 KKN program in Tanjungmojo Village involved 97 students with learning methods through bilingual digital films and group discussions, which encouraged high participation and involvement. Despite challenges in content retention and technical limitations, this initiative shows great potential in improving education in rural areas and bridging the existing educational gap.
Sosialisasi Pengolahan Ikan Untuk Mencegah Dampak Stunting Terhadap Anak-Anak Yang Berada Di Desa Teluk Kelasa Fikri, Asyrul; Fajri, Rahmat; Awani, Sri Nurussima; Adawiyah, Robbiatul; Febriani, Mutiara; Fitri, Mutiara Syawila; Fathoni, Rohima; Al razzaq, M Gaza; Hutasoit, Enzel Roito; Zafarel, Walen Ryanthoni; Hutasuhut, Shuaif Umarah Annazir
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 11 (2024): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/78n35j13

Abstract

Stunting menjadi salah satu masalah kesehatan Di Indonesia. Saat ini, Indonesia merupakan peringkat ke lima kejad ian stunting pada balita di dunia. Di Indonesia, stunting disebut kerdil, artinya ada gangguan pertumbuhan fisik dan pertumbuhan otak pada anak. Di Indonesia, stunting disebut kerdil, artinya ada gangguan pertumbuhan fisik dan pertumbuhan otak pada anak. Prevalensi stunting di Indragiri Hilir tergolong rendah pada tahun 2023 yaitu 18,8 % dibandingkan dengan angka prevelensi yang ditetapkan WHO yaitu 20%. Namun angka tersebut masih perlu diturunkan agar tidak berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan keberlangsungan sumber daya manusia. Tujuan dilakukan kegiatan pengabdian ini di Desa Teluk Kelasa yaitu untuk mencegah meningkatnya kembali angka prevelensi stunting. Metode pendekatan kegiatan ini dilakukan dengan beberapa cara yaitu, observasi dan rembuk stunting, Penyuluhan mengenai stunting dan hasil pengolahan ikan, pemberian produk hasil perikanan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan didapatkan 100 % dari kader-kader posyandu Desa Teluk Kelasa telah mengikuti rembuk stunting, pemyuluhan stunting serta pengolahan hasil perikanan yang dapat mencegah stunting, dan 90% dihadiri oleh ibu-ibu  pada kegiatan pemberian produk hasil perikanan yang dapat mencegah terjadinya stunting.