cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285806808392
Journal Mail Official
jurnalpengabdiansosial@gmail.com
Editorial Address
Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang Telp : 0858-0680-8392 email : jurnalpengabdiansosial@gmail.com
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Sosial
ISSN : -     EISSN : 30310059     DOI : https://doi.org/10.59837
Jurnal Pengabdian Sosial published every month (12 times a year), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 821 Documents
Implementasi Kegiatan Kolaboratif Musik Dalam Meningkatkan Minat Warga Untuk Berproses Dan Berekpresi Di Perayaan Hut RI Ke-79 Fikri, Kanzul
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 11 (2024): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/k70wjb94

Abstract

Pengabdiam ini di latarbelakangi oleh rendahnya minat warga untuk berproses dan berekspresi dalam kegiatan peringatan HUT RI ke-79, rendahnya minat warga ini dipicu oleh ketersediaan sarana, prasarana, ruang proses kreatif, dan ruang bereskpresi. Sehingga rasa percaya diri tidak muncul dan terpendam. Oleh karena itu saya sebagai penulis serta bagian dari warga tergerak dengan membantu warga di desa Tanggul RT 09 untuk memberikan motivai, stimulus, serta ruang dalam berproses dan bereskpresi seni (musik) bersama. Tujuannya adalah untuk menunjang dan menumbuhkan rasa nasionalis serta meningkatkan minat warga dalam berproses dan berskpresi seni (musik). Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah metode ensamble negotiation, ada empat tahapan, yakni ; complete negotiation, incomplete negotiation, personal negotiation, dan expert negotiation.  pengabdian warga RT 09 desa Tanggul. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik obeservasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh adalah penampilan kolaboratif dari warga di malam peringatan HUT RI pada tanggal 16 Agustus. Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan di Desa Tanggul RT 09, menunjukkan bahwa kegiatan kolaboratif musik dalam meningkatkan minat warga untuk berproses dan berekspresi dalam malam peringatan hari ulang tahun Republik Indonesia yang ke-79, dan membangun dan memotivasi warga dalam menumbuhkan minat sebagai pengisi acara.
Optimalisasi Potensi UMKM di Desa Cepagan Melalui Inisiatif Pembentukan Lembaga UMKM Desa Wildan, Muhammad; Abdurrohman, Abdurrohman; Arhamna, Syahrul Ihza; Faradhiba, Siti Zikrina; Salsabila, Desmi; Aldien, Fasya Aqiyla; Saputra, Nur Cahyo Adi; Gumelang, Bagas Titian; A, Amilyasa; Ariny, Sarrah; Salma, Salma; Aulia, Maya; Rizqianto, Dias Bayu; Salsabila, Aeni Putri; Bintang, Mutiara; Sakdullah, Muhammad
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 10 (2024): Agustus
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/fvrvxb15

Abstract

Lembaga UMKM desa merupakan sebuah lembaga yang yang dibentuk di tingkat desa untuk mendukung, mengembangkan, dan memfasilitasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ada di desa. Lembaga ini bergerak untuk memajukan umkm yang ada di desa dengan menghadirkan berbagai fasilitas dan kemudahan bagi pelaku umkm. Ide ini merupakan inisiatif dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang yang disosialisasikan kepada pelaku umkm desa Cepagan. Tujuan dari sosialisasi ini untuk memberikan salah satu solusi untuk memajukan umkm desa dengan pembentukan lembaga untuk mengawasi, membantu, dan memfasilitasi umkm. Pengabdian ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Ressearch). pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang berfokus pada pemberdayaan harus mencakup unsur-unsur pemberdayaan. Pemberdayaan ini harus mencakup tiga dimensi: pemenuhan kebutuhan dan penyelesaian masalah praktis, pengembangan pengetahuan dan keberagamaan masyarakat, serta proses perubahan sosial dalam aspek keagamaan. Kegiatan tersebut diikuti oleh beberapa pemuda dusun Ngasem dengan antusias. Kegiatan sosialisasi pengenalan konsep lembaga umkm desa ini merupakan salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan pelaku umkm mengenai solusi dalam meningkatkan umkm-nya.
Pendampingan Usaha Pada UMKM Kue Tradisional Bilibidu Pratiwi, Amelya Indah; Solikahan, Eka Zahra; Zainuddin, Asniwati; Zohrahayati, Zohrahayati
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 10 (2024): Agustus
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/gswvcs20

Abstract

UMKM kue Bilibidu rintisan ibu Irawati Mantulangi berdiri sejak tahuun 2017. Kue Bilibidu yang mengusung konsep kue tradisional mempertahankan rasa asli yakni kue dengan baluran gula halus putih. Padahal, dengan perubahan zaman saat ini selaras dengan peerubahan selera dan kebiasaan/pola hidup termasuk selera makanan masyarakat. Para Produsen makanan berlomba-lomba memikat hati konsumen salah satunya dengan terebosan rasa. Selain persoalan rasa yang kurang variatif, kemasan kue Bilibidu tidak standar. Kue dikemas dalam kantongan plastik kresek dan kemasan plastic yang ukurannya terlalu besar. Kemasan yang menarik terbukti mempengaruhi keputusan pembeli. Semakin banyak peminat akan meningkatkan penjualan produk. Produk kue Bilibidu juga belum memiliki nomor PIRT. Padahal adanya PIRT akan meyakinkan pembeli bahwa produk yang akan dibeli memenuhi standar olahan pangan maupun industri. Melalui PKM ini, Masyarakat akan mendapatkan pendampingan terkait pentingnya inovasi rasa, kemasan dan PIRT. Pendampingan yang dilakukan berupa pembuatan desain kemasan kue Bilibidu, pelatihan pembuatan kue Bilibidu varian rasa, dan sosialisasi PIRT. Pelaksanaan pengabdian berlangsung lancar, antusias warga, aparat, dan pelaku usaha sangat besar. Telah terdapat dua desain kemasan kue Bilibidu. Pelaku usaha UMKM Bilibidu, edukasi ke pelaku usaha kue Bilibidu.
Pemanfaatan Tempe Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Brownies Tempe Di Desa Sugihwaras Kecamatan Ngraho Refani, Reza Septiana; Saraswati, Saraswati; Maghfiroh, Amalia Ma’rifatul
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 10 (2024): Agustus
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/pekes022

Abstract

Pengembangan produk pangan berbasis kearifan lokal dapat dijadikan ide untuk memberdayakan masyarakat Desa Sugihwaras. kearifan lokal bersumber dari sumber daya lokal. Permasalahan yang sering muncul adalah bahan pangan lokal belum mendapat perhatian khusus dari masyarakat setempat, apabila produk dikembangkan menjadi produk yang inovatif, tentu hal tersebut dapat menjadi potensi nilai jual yang menarik. Kegiatan pelatihan ditujukan untuk menarik masyarakat dalam penggunaan bahan pangan lokal sebagai sekitar bahan tambahan dalam pembuatan brownies, serta memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang cara lain mengolah produk tempe yang tidak hanya bisa diolah menjadi lauk atau makanan pendamping nasi saja namun dapat diolah menjadi brownies. Pembuatan produk ini ditujukan kepada ibu-ibu pengurus PKK, di Desa SugihwarasMetode yang digunakan dalam pelatihan adalah diskusi, pemaksaan dan praktek langsung membuat brownies tempe.Para peserta sangat antusias dalam proses pembuatan brownies. Dalam kegiatan proses pembuatan hingga masak, acara hiburan yang menambah antusias ibu-ibu PKK, keberhasilan dari pelatihan pembuatan brownies dilihat dari brownies yang mengembang dan rasa yang enakTempe merupakan makanan tradisional dari Indonesia, khususnya Pulau Jawa. Pengrajin tempe banyak ditemukan di Pulau Jawa khususnya di Desa Sugihwaras Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro. KKN kelompok 16 kemudian berupaya untuk mengkreasikan produk tempe menjadi brownies yang bertujuan untuk membantu masyarakat dan pelaku usaha yang ada di Desa Sugihwaras untuk meningkatkan kreativitas dengan menciptakan produk agar dapat menjadi potensi serta memiliki nilai jual. Kegiatan pelatihan pembuatan brownies tempe ini berkolaborasi dengan ibu-ibu PKK di Desa Sugihwaras Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro.
Pelatihan Penguatan Self Eficacy Dalam Belajar English Literacy Dan Numeracy Terhadap Siswa Inklusif (Slow Learner) Di SMPN L. Sidoharjo Oktaviani, Ayu; Prananosa, Ahmad Gawdy
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 10 (2024): Agustus
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/460znj03

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarkat yang telah dilaksanakan selama 3 hari pada tanggal 12, 13 dan 14 Agustus 2024 ini adalah untuk penguatan Self Eficacy pada siswa slow learner yang tergabung pada kelas Inklusif dengan bahan materi yaitu Basic English atau English Literacy dan Numeracy. Pelatihan penguatan Self Eficacy dan English Literacy dan Numeracy dilaksanakan dalam durasi 3 pertemuan dan terdiri dari beberapa sesi. Metode- metode yang digunakan adalah ceramah, kelompok diskusi dan konseling, games serta vocabulary challenges. Pelatihan ini berisi tentang pengenalan Self Eficay Training, Generasi Z cinta Literasi dan English vocabulary. Untuk mengukur kegiatan berhasil atau tidak pelaksana PKM menggunakan tes Bahasa inggris dan interview. Hasil capaian yang diperoleh adalah terlaksananya pelatihan penguatan Self Eficacy, dalam hal ini terlihat slow learner yang mengikuti kegiatan yang awalnya tidak mau mengerjakan tugas berbahasa inggris setelah diberikan penguatan self efficacy slow learner dengan jumlah 20 siswa mengumpulkan tugas yang sudah di perintahkan sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan dan Peningkatan dalam memahami Bahasa Inggris dalam kata hingga kalimat sangat sederhana serta peningkatan dalam mengenal angka atau simbol dengan menggunakan Bahasa Inggris, dalam hal ini dibuktikan dari total 20 slow learners yang tergabung pada kelas khusus terdapat 12 siswa yang bisa menjawab dengan minimal skor yaitu 70 sesuai dengan standar KKM pada kurikulum sekolah. Kemudian, 8 siswa lagi mendapatkan skor dibawah KKM yang artinya belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal. Pada pelaksanaan pengabdian kepada Masyarakat ini juga ada 2 dosen Unpari yang dibantu oleh 3 mahasiswa yang sudah memiliki kemampuan English for young learner sangat baik dengan dibuktikan ketiga nya lulus Mata Kuliah English for Primary Learner.
Penerapan Promosi Digital dan Aplikasi Pembukuan Keuangan Pada UMKM di Desa Lintas Utara Fikri, Asyrul; Jayanti, Rani; Saphira, Adila Fitri; Febrianti, Putri; Syafitri, Norhafizah; Musdalipah, Rebi Cahaya; Raditha, Vika Ami; Rilanti, Sella Dwi Purnami; Harahap, Rio Harapan; Herwanto, Herwanto
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 10 (2024): Agustus
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/th57nj21

Abstract

Program digitalisasi pada UMKM bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan UMKM dalam mencapai pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal dan nasional. Pelaku UMKM menghadapi kesulitan dalam mengembangkan usahanya karena kurangnya pemahaman dalam menggunakan teknologi digital, seperti menyusun pembukuan keuangan secara digital dan juga lokasi usaha yang belum terjangkau secara luas. Tujuan pengabdian ini supaya para pelaku UMKM dapat dengan mudah mencatat transaksi keuangan dengan menggunakan aplikasi BukuKas dan penyebaran lokasi usaha melalui pemetaan pada Google Maps. Kegiatan pemasangan point Google Maps ini memiliki beberapa fitur yang dapat membantu perkembangan UMKM antara lain Direction, share place, dan review yang bisa disertai dengan gambar. Metode yang digunakan untuk kegiatan ini menggunakan pendekatan sosialisasi dan pendampingan yaitu memberikan penjelasan tentang penggunaan aplikasi BukuKas dan pencantuman langsung lokasi usaha ke Google Maps. Hasil dari kegiatan ini dengan terdaftarnya lokasi usaha pada layanan Google Maps memudahkan orang-orang melakukan pencarian dan memberikan penilaian sehingga branding UMKM tersebut bisa meningkat dan menambah jumlah konsumen serta diharapkan para pelaku UMKM mampu mengoperasikan aplikasi BukuKas.
Pemberdayaan Masyarakat  Dalam Penataan Dan Perencanaan Master Plan Ruang Terbuka Publik Di Sekitar Area Beji Pura Dalem Di Desa Siangan, Gianyar, Bali Hartawan, I Putu; Agustini, Ni Komang Ayu; Subamia, I Nyoman
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 10 (2024): Agustus
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/byyvrh44

Abstract

Terdapat beberapa permasalahan pada Ruang Terbuka Hijau di Sekitar Area Beji Pura Dalem Siangan. Ruang terbuka hijau dan landscape pada area pinggir sungai yang tidak tertata, kondisi eksisting saat ini area tersebut dipenuhi oleh pohon eksisting dan semak-semak yang tidak terawat. Kurangnya ruang untuk rekreasi seperti, tempat untuk bersantai, tempat untuk memancing, padahal jika dilihat dari segi potensi sungai dan lingkungan yang masih alami area ini sangat berpotensi dijadikan ruang rekreasi. Ruang terbuka hijau ini sering dijadikan tempat pembuangan sampah oleh warga sekitar. Solusi yang ditawarkan adalah pedampingan dalam penyusunan dokumen master plan penataan dan perencanaan, dilanjutkan dengan pedampingan dalam pembuatan Rencana Anggaran Biaya yang nantinya akan digunakan sebagai dasar untuk pembuatan proposal pengajuan dana ke pemerintah atau CSR. Metode pelaksanaan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat  Dalam Penataan dan Perencanaan Master Plan Ruang Terbuka Hijau di Sekitar Area Beji Pura Dalem Di Desa Siangan, Gianyar ini terdiri dari observasi awal, observasi lanjutan, usulan desain master plan penataan dan perencanaan, FGD, pembuatan gambar detail, dan pedampingan pembuatan Rencana Anggaran Biaya dan proposal pengajuan dana. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu, Dokumen Gambar Master Plan Penataan dan Perencanaan dalam wujud gambar 2 dimensi dan gambar 3 dimensi beserta Rencana Anggaran Biaya global. Harapan mitra Ruang Terbuka Hijau ini nantinya dapat sebagai ruang untuk rekreasi, ruang penunjang kegiatan wisata ritual pada Beji Pura Dalem Siangan, dan dapat menjadi salah daya tarik wisata di Desa Siangan.
PKM Strategi Pengembangan Petani Kopi Excelsa Wonosalam Desa Sumberjo Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang Anam, Khairil; Arif, Donny; Putra, Bayu Charisma; Ngibad, Khoirul; Farkhan, M.; Andriansyah, Firman; Yanto, Fauzan Tri; Melinda, Selvina Dwi
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 10 (2024): Agustus
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/pp06cq66

Abstract

Wonosalam adalah salah satu daerah penghasil kopi terbaik di Kabupaten Jombang, Salah satunya adalah kopi jenis Excelsa. Berdasarkan hasil wawancara dan diskusi dengan mitra PKM, permasalahan utama yang dialami mitra PKM dalam aspek produksi yaitu mitra PKM belum menggunakan mesin produksi yang memiliki TTG (Teknologi Tepat Guna) seperti mesin pengupas biji kopi basah dan mesin penggiling pembuat bubuk kopi. Dalam aspek pemasaran yaitu mitra belum mempunyai branding label produk dan mitra belum mengetahui cara pemasaran menggunakan digital marketing. Dalam Aspek manajemen yaitu mitra belum memiliki aplikasi akuntansi penjualan dan mitra belum mempunyai ijin usaha. Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk mengatasi permasalahan prioritas yang sedang dihadapi mitra PKM baik dari aspek produksi, aspek pemasaran maupun aspek manajemen. Team PKM akan memberikan penyuluhan tentang pentingnya aspek  higienitas dalam proses produksi kopi excelsa serta melakukan pengadaan mesin pengupas biji kopi basah dan pengadaan mesin penggiling pembuat bubuk kopi. Dalam aspek pemasaran team PKM akan memberikan pelatihan branding pelabelan produk kopi dan memberikan pelatihan dalam pemasaran produk melalui digital marketing. Dalam aspek manajemen team PKM akan memberikan  pelatihan aplikasi akuntansi penjualan dan memberikan pendampingan pembuatan ijin usaha kepada mitra PKM. Kegiatan PKM ini dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, jumlah produksi, jumlah omset, dan keuntungan mitra.
Perancangan Bale Perantenan (Dapur Suci) dan Bale Kul-Kul Pura Nataran Br. Kederi Singapadu Kaler Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar Bali Mahayani, Ni Komang Indra; Prasandya, Km Deddy Endra; Laksmi, Ida Ayu Cri Vinantya
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 11 (2024): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/rnkcmn67

Abstract

Bale Perantenan dan Bale Kul-kul adalah fasilitas yang sangat penting bagi keberadaan sebuah banjar. Sementara bale kul-kul digunakan oleh masyarakat Bali untuk berkumpul, berkumpul dalam bale banjar yang dilengkapi dengan kul-kul yang menggantung. Bale perantenan biasanya disebut sebagai dapur suci di pura, di Banjar Kederi, yang terletak di Desa Pekraman Singapadu Kaler. Permasalahan yang terjadi adalah bale perantenan tidak cocok untuk kegiatan krama banjar karena alasan, sebagai berikut; a. estetika, b. struktur bangunan, dan c. efektivitas pemanfaatan. Selain itu, bale kul-kul tidak tersedia di banjar tersebut. Krama banjar telah memutuskan untuk melakukan perbaikan, dan Tim Universitas Warmadewa Mengabdi membantu dalam proses perencanaan. Perencanaan bale perantenan dan balu kul-kul serta mengacu pada sikut dan kondisi bangunan yang ada dapat dilakukan untuk memecahkan masalah yang terjadi pada subjek penelitian. Perencanaan dan perancangan akan dilakukan selama kegiatan pengabdian, yang terdiri dari beberapa tahapan kegiatan:1. Tahap kegiatan permulaan yaitu mengukur kondisi eksisting bangunan yang ada, 2. Persiapan menggunakan metode diskusi untuk penyamaan persepsi dan penguatan komitmen kepada aparatur dinas maupun adat beserta tokoh masyarakat, 3. Metode Focus Group Discussion (FGD), untuk menjaring masukan dalam rangka identifikasi kebutuhan, 4. Evaluasi serta tindakan penyusunan dokumen rencana perancangan Bale Perantenan dan Bale Kul-Kul.
Pelatihan Literasi Keuangan Digital Melalui Penerapan Aplikasi Buku Kas Bagi Paguyuban Istri Pandai Besi Agustini, Rina; Ilah, Ilah; Andini, Siti; Putri, Dilla Fasya Sutendi; Ramadan , Syahrul Ferdiana Noer; Nasrulah , Pajar
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 10 (2024): Agustus
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/1e2ytx83

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman literasi keuangan digital bagi paguyuban istri pandai besi. Hal ini diselesaikan dengan memberikan pelatihan penggunaan aplikasi Buku Kas. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan refleksi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu terdapat 17 peserta (89,5%) mengalami peningkatan pemahaman tentang literasi keuangan. Para peserta juga sudah mampu menggunakan aplikasi Buku Kas dalam mengelola pendapatan dan pengeluaran. Peserta juga sudah mampu membuat rekapitulasi pendapatan dan pengeluaran dan mengunduhnya ke dalam bentuk mocrosoft excel dan pdf.