cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
cendekiawanmuda@gmail.com
Phone
+6282341891541
Journal Mail Official
jippcendekia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Simpang 4 By Pass BIL Tandek, Labulia, Kec. Jonggat, Kab. Lombok Tengah, Prov. NTB
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP)
ISSN : 2987579X     EISSN : 29875137     DOI : https://doi.org/10.61116/jipp.v1i4.245
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Ilmu Pendidikan dan psikologi.
Articles 61 Documents
STRATEGI EFEKTIF MENGATASI STRES AKADEMIK MELALUI MANAJEMEN WAKTU UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL MAHASISWA FINA KHILYATU ZAHWA; MA’MUN HANIF
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP) Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jipp.v2i4.354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak stres akademik terhadap kesehatan mental mahasiswa dan mengeksplorasi strategi manajemen waktu yang efektif untuk mengatasinya. Stres akademik sering kali disebabkan oleh faktor internal, seperti ekspektasi diri yang berlebihan, kurangnya keterampilan manajemen waktu, dan kondisi kesehatan mental, serta faktor eksternal, seperti beban tugas yang berat, persaingan akademik, dan dukungan sosial yang rendah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis, melibatkan mahasiswa aktif sebagai responden melalui wawancara mendalam dan pengamatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres akademik berdampak negatif pada kesehatan fisik, emosional, dan mental mahasiswa, mencakup gangguan tidur, pola makan yang tidak teratur, kecemasan, dan depresi. Stres juga memengaruhi performa akademik, seperti rendahnya motivasi belajar dan penurunan prestasi. Temuan penting dari penelitian ini adalah bahwa manajemen waktu yang terstruktur, seperti penyusunan jadwal prioritas, pengaturan waktu istirahat, dan pengurangan kebiasaan menunda tugas, dapat secara signifikan mengurangi tekanan akademik dan meningkatkan kesejahteraan mental.Penerapan manajemen waktu tidak hanya membantu mahasiswa mengelola tekanan akademik tetapi juga menciptakan keseimbangan antara tuntutan akademik dan kesehatan mental. Rekomendasi diberikan kepada institusi pendidikan untuk menyediakan pelatihan manajemen waktu dan layanan konseling guna mendukung kesejahteraan psikologis mahasiswa.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB STRES KERJA PADA PEKERJA DENGAN MASA KERJA MINIMAL SATU TAHUN RIFAN ADHITIA GUMILAR; JUNDI MUHAMMAD ROBANI; RIZKI NUR IMAN; ANGEL NABILA; RAMA WIJAYA ABDUL ROZAK
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP) Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jipp.v2i4.357

Abstract

Stres kerja yang tinggi sering kali menyebabkan ketidakpuasan karyawan, yang dapat berujung pada Keputusan untuk meninggalkan perusahaan, seperti saat mereka mencari pekerjaan baru. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan tingkat stres di lingkungan kerja, karena hal ini dapat berdampak baik atau buruk pada kinerja karyawan. Tujuan artikel ini untuk mengetahui dan menganalisis penyebab stres kerja pada karyawan yang telah bekerja minimal satu tahun. Oleh karena itu, kami menganalisis faktor-faktor penyebab stres kerja pada karyawan yang telah bekerja di perusahaan lebih dari satu tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan kuesioner skala likert yang berisi 30 pernyataan mengenai indikator stres kerja. Karyawan yang telah bekerja di perusahaan setidaknya selama satu tahun disurvei. Data 82 karyawan dikumpulkan secara online melalui Google Form pada tanggal 22 Maret hingga 30 Maret 2024. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif untuk mengetahui karakteristik responden dan tingkat stres kerja. Dengan hasil Rata - rata karyawan yang mengalami stres kerja dengan lama bekerja selama 1-3 tahun sebesar (2,811), 4-6 tahun sebesar (2,875), dan 7 tahun lebih sebesar (2,719).
Implementasi Psikoterapi pada Stress Akademik dalam Dinamika Dunia Pendidikan Putri Madani; Evita Yuliatul Wahidah; Zubaidi Wahyono; Asep Kusnadi
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP) Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jipp.v3i2.497

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena stres yang dialami dalam dunia akademis dengan menggunakan tinjauan pustaka dan pendekatan kualitatif-deskriptif. Penelitian ini menuliskan bahwa ada prevalensi tinggi stres di kalangan siswa yang berdampak pada kesehatan fisik dan mental mereka, serta kualitas hasil belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengertian, aspek-aspek yang muncul, penyebab, serta cara-cara yang efektif dalam menangani stres akademik. Pengumpulan data dilakukan dari jurnal, buku, dan laporan penelitian yang relevan, kemudian dianalisis secara tematik. Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa stres akademik terlihat melalui indikator kognitif, emosional, perilaku, dan fisiologis juga dipicu oleh faktor internal seperti harapan yang tidak realistis dan kondisi psikologis yang lemah, serta faktor eksternal seperti tekanan akademis, masalah keuangan, dan kurangnya dukungan sosial. Strategi yang terbukti efektif dalam mengatasi stres meliputi konseling satu-satu, teknik relaksasi dan mindfulness, manajemen waktu, pengembangan keterampilan belajar, dukungan sosial, serta peningkatan kemampuan dalam mengatur diri. Kesimpulan: diperlukan intervensi menyeluruh yang menggabungkan pendekatan psikologis, keterampilan belajar, dan memperkuat jaringan sosial untuk mengurangi stres akademik dan meningkatkan kesejahteraan para siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya upaya sistematis dalam membantu peserta didik mengelola stres akademik demi terciptanya kesejahteraan psikologis dan keberhasilan belajar.
Analisis Implementasi Psikoterapi pada ADHD dalam Perspektif Islam Azmi Nasywah Awaliyah; Evita Yuliatul Wahidah; Nurmahasani Mustafidah; Zubaidi Wahyono
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP) Vol. 3 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jipp.v3i1.511

Abstract

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) merupakan individu dengan kondisi berbeda dalam aspek fisik, mental, maupun perilaku sosial, termasuk di dalamnya anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Dalam perspektif Islam, ABK dipandang sebagai amanah dari Tuhan yang harus diperlakukan dengan cinta, kasih sayang, dan keadilan, tanpa diskriminasi. ADHD adalah gangguan perkembangan neuropsikiatri yang ditandai dengan gejala kurang fokus, hiperaktivitas, dan impulsivitas. Faktor penyebab ADHD meliputi aspek genetik, lingkungan, serta pola asuh dan penggunaan teknologi. Penanganan ADHD membutuhkan pendekatan yang holistik, termasuk melalui psikoterapi Islam. Pendekatan ini menekankan kenyamanan emosional anak melalui metode seperti terapi bermain, bernyanyi, dan penggunaan kalimat-kalimat yang menenangkan, serta tidak memaksa anak selama tantrum. Selain itu, teknik seperti sholat, murottal. Al-Quran dan terapi desensitisasi berfungsi sebagai alat penyembuhan yang berlandaskan ajaran Al-Qur'an dan Sunnah. Penelitian mengungkapkan bahwa psikoterapi Islam mampu mengurangi gejala ADHD pada anak-anak, khususnya dalam meningkatkan ketenangan, konsentrasi, dan pengendalian emosi.
Dinamika Kesulitan Belajar Siswa dalam Perspektif Psikologi dan Lingkungan Rohmatul Aulia
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP) Vol. 3 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jipp.v3i1.515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor penyebab kesulitan belajar yang dialami siswa pada jenjang Menengah Atas. Kesulitan belajar seringkali menjadi hambatan signifikan dalam pencapaian akademik siswa, berdampak pada motivasi belajar dan hasil belajar secara keseluruhan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan wawancara mendalam dengan guru, orang tua, dan siswa, serta observasi partisipatif di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa tidak disebabkan oleh faktor tunggal, melainkan merupakan interaksi kompleks dari beberapa dimensi, yaitu faktor internal (misalnya, gaya belajar, motivasi, kondisi psikologis, dan kognitif) dan faktor eksternal (misalnya, lingkungan keluarga, dukungan sosial, metode pengajaran guru, dan kurikulum). Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan holistik dan individual dalam mengidentifikasi dan menangani kesulitan belajar. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pengembangan strategi intervensi yang komprehensif dan kolaborasi yang erat antara sekolah, keluarga, dan pihak terkait lainnya untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan inklusif bagi semua siswa.
Strategi Guru dalam Menghadapi Gangguan Kosentrasi Siswa pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Ibtidaiyah Lisa Damayanti; Arsan Shanie; Nayla Lutfiyah; Najwa Aulia Fatah; Muhammad Muhajirin; Eka Yogi Ulyatul Fatikah
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP) Vol. 3 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jipp.v3i1.518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi yang digunakan guru dalam mengatasi gangguan konsentrasi siswa saat pembelajaran pendidikan islam di MI NU 09 Kauman Boja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa gangguan konsentrasi siswa dipengaruhi oleh faktor dari dalam diri (seperti kelelahan dan kejenuhan) maupun dari luar (seperti lingkungan yang bising dan penggunaan gadget secara berlebihan). Dalam merespons hal tersebut, guru menerapkan berbagai strategi, seperti metode pembelajaran yang bervariasi, pemanfaatan media audio-visual, pendekatan emosional yang personal, serta pembiasaan nilai-nilai religius dalam kegiatan belajar. Penerapan strategi-strategi ini terbukti meningkatkan keterlibatan dan konsentrasi siswa. Penelitian ini memberikan sumbangsih bagi pengembangan pendekatan pembelajaran yang lebih responsif dan kontekstual dalam pendidikan Islam dasar, terutama melalui perspektif psikologi pendidikan Islam.
Permasalahan Psikologis Siswa dalam Memahami Materi Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Laila Farikhatul Maulida; Arsan Shanie
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP) Vol. 3 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jipp.v3i1.519

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan psikologis yang dialami siswa Sekolah Dasar dalam memahami materi Pendidikan Agama Islam (PAI), serta peran guru dalam mengatasinya. Penelitian dilakukan di SDN Tambakaji 04 Semarang dengan pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara terhadap siswa kelas V dan guru PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami berbagai hambatan psikologis seperti kecemasan belajar, rendahnya kepercayaan diri, dan minimnya keterlibatan emosional. Faktor-faktor tersebut menghambat pemahaman siswa terhadap materi PAI, khususnya konsep-konsep abstrak seperti iman dan akhlak. Guru cenderung menggunakan metode ceramah dan hafalan yang kurang kontekstual, sehingga tidak menyentuh aspek afektif siswa. Namun, pendekatan kontekstual seperti cerita islami atau media visual terbukti mampu meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Penelitian ini menekankan pentingnya pembelajaran yang ramah psikologis untuk menciptakan suasana belajar yang aman, menyenangkan, dan bermakna, serta mendorong internalisasi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan siswa sehari-hari.
Pengaruh Keteladanan Guru Pendidikan Agama Islam terhadap Pembentukan Karakter Religius Siswa Rintan Febriyanti; Arsan Shanie
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP) Vol. 3 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jipp.v3i1.520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keteladanan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap pembentukan karakter religius siswa. Keteladanan guru memiliki peran penting dalam proses internalisasi nilai-nilai keagamaan pada diri siswa, terutama dalam lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui angket yang disebarkan kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara keteladanan guru PAI dengan pembentukan karakter religius siswa. Guru yang mampu menjadi panutan dalam perilaku sehari-hari, seperti rajin beribadah, jujur, dan sopan, berkontribusi besar dalam membentuk sikap religius siswa. Temuan ini menunjukkan pentingnya peran guru sebagai model dalam pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam.
Dampak Rendahnya Kedisiplinan Siswa terhadap Perkembangan Akhlak dalam Konteks Psikologi Pendidikan Islam Abdur Rouf; Arsan Shanie
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP) Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jipp.v3i2.521

Abstract

Kedisiplinan merupakan fondasi penting dalam pembentukan akhlak siswa dalam pendidikan Islam, namun fenomena rendahnya kedisiplinan di MI Walisongo Semarang menimbulkan dampak negatif terhadap perkembangan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk kedisiplinan siswa, mengidentifikasi faktor-faktor psikologis yang memengaruhi rendahnya kedisiplinan, serta mengeksplorasi pendekatan psikologi pendidikan Islam dalam meningkatkan perilaku disiplin. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kedisiplinan siswa mencakup kehadiran tepat waktu, kepatuhan terhadap tata tertib, dan pelaksanaan ibadah rutin. Namun, kedisiplinan siswa dipengaruhi oleh motivasi belajar yang rendah, kurangnya pengendalian diri, tekanan sosial, serta lemahnya pemahaman spiritual. Pendekatan psikologi pendidikan Islam terbukti efektif melalui integrasi nilai spiritual, keteladanan guru, penguatan positif, dan kerja sama antara sekolah dan orang tua. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pembinaan kedisiplinan melalui pendekatan psikologi pendidikan Islam dapat membentuk akhlak siswa secara lebih holistik dan berkelanjutan, baik dalam konteks sekolah maupun kehidupan sehari-hari.
Kesulitan Belajar pada Individu: Tinjauan tentang Etiologi, Disfungsi Otak, dan Pendekatan Solutif Ramadhani, Syafira; Oktara, Tri Windi
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP) Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jipp.v3i2.522

Abstract

Metode yang digunakan dalam artikel ini merupakan studi literature review yang mana dapat diambil dari berbagai sumber seperti surat kabar, majalah, internet, buku, dokumentasi, dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan individu sulit dalam belajar dan diagnose serta penyelesaian dari kesulitan belajar. Anak-anak yang memiliki ketidakmampuan belajar memiliki karakteristik unik serta gaya belajar yang berbedabeda. Setiap anak memiliki potensi untuk mencapai keberhasilan dalam studi mereka. Kesulitan belajar dapat diartikan sebagai ketidakmampuan dalam proses belajar, yang dalam istilah medis sering disebut sebagai disfungsi otak. Dalam artikel ini memaparkan materi mengenai faktor yag mempengaruhi individu mengalami kesulitan belajar, diagnosa serta penyelesaian kesulitan belajar yang dialami individu.