cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
jerkin.org@gmail.com
Phone
+6281267157303
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan
ISSN : 29619890     EISSN : 29619890     DOI : https://doi.org/10.31004/jerkin.v1i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is a journal on Faculty of Education. Jurnal JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is under the auspices of the Faculty of Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2961-9890. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is published four times a year in September, December, March and June. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan receives 50 articles per issue. The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 2,799 Documents
Critical Reading: Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa Psikologi dalam Menghadapi Teks Akademik : Pengabdian Ilyas, Hamzah Puadi; Arifin, Syaadiah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.462

Abstract

Pelatihan critical reading ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca kritis mahasiswa psikologi, khususnya dalam memahami teks akademik dan literatur psikologi. Sebanyak 25 mahasiswa mengikuti pelatihan yang meliputi ceramah pengantar, strategi membaca kritis, praktik membaca individu, dan presentasi kritis. Metode pengumpulan data dilakukan melalui Focus Group Discussion sebelum dan setelah pelatihan. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa tentang konsep critical reading, manfaatnya dalam konteks akademik, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan dalam membaca teks. Mahasiswa mengakui bahwa critical reading tidaklah mudah dan memerlukan latihan berkelanjutan, terutama dalam menghadapi teks berbahasa Inggris. Pelatihan ini berhasil membekali mahasiswa dengan keterampilan dasar critical reading yang sangat berguna dalam studi psikologi mereka, namun tantangan tetap ada dalam penerapannya, terutama terkait dengan kosakata teknis. Diperlukan latihan terus-menerus untuk meningkatkan keterampilan ini di masa depan. Pelatihan ini juga meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya mengevaluasi sumber informasi secara kritis, yang sangat relevan dalam era informasi yang serba cepat. Meskipun mahasiswa merasa lebih siap, tantangan terbesar tetap pada pemahaman bahasa Inggris akademik, yang membutuhkan penguasaan kosa kata yang lebih mendalam. Sebagai rekomendasi, program pelatihan lanjutan yang lebih fokus pada peningkatan kosakata teknis dan latihan membaca dapat lebih memperkuat kemampuan critical reading mereka di masa depan.
Kahoot! Sebagai Intervensi dalam Pembelajaran PPKn: Analisis Perbandingan Hasil Belajar Melalui Studi Kuasi Eksperimen pada Siswa Kelas X SMK Gamaliel 1 Kota Madiun: Penelitian Nugraha, Nurhadji; Hermawati, Yuni; Nurfikasari, Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.463

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMK Gamaliel 1 Madiun. Sekolah ini beralamat di JL. Slamet Riyadi No. 48, Kec Kartoharjo, Kota Madiun. Identifikasi masalah: 1. Kurangnya semangat siswa dalam belajar, kurangnya media pembelajaran kedua, Masih menggunakan kebiasaan belajar lama dengan metode ceramah dan catatan. Penelitian ini sendiri bertujuan untuk mengetahui pengaruh Media Permainan Kahoot Berbasis Multimedia terhadap hasil belajar siswa kelas X PPKN Gamaliel 1 Madiun. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian kuantitatif dengan menggunakan jenis eksperimen dengan rancangan konstruksi kelompok kontrol. Pada jenis rancangan ini dibagi menjadi dua kelompok. Yaitu kelompok kontrol dan kelompok uji. Kelompok eksperimen mendapat perlakuan khusus (X) dalam media permainan Kahoot dengan Pembelajaran PPKN. Pada kelompok kontrol tidak mendapat perlakuan khusus dengan Media Permainan Kahoot dalam Pembelajaran PPKN (Y). Pada penelitian pretreatment ini kelas eksperimen diberikan pretest terlebih dahulu. Hal ini ditopang dengan rata-rata siswa pada kelas uji coba 6,25, namun setelah dilakukan pengecekan kepada siswa sekolah diminta untuk melihat kelas akhir yang didasarkan pada rata-rata 87. Nilai signifikansi pretes postes > 0,005. Selanjutnya dapat ditarik kesimpulan bahwa data berdistribusi normal sebelum dilakukan pengujian dan setelah kedua kelompok pengujian. Kedua, diketahui nilai SIG. Berdasarkan rata-rata variabel hasil belajar PPKN 0,901. Karena nilai sig. Nilai thitung sebesar 0,007 > 0,05. Kesimpulannya adalah varians data hasil belajar siswa PPKM setelah dilakukan pengujian pada siswa seragam. Diketahui pula nilai SIG. (2 penjualan) dengan < .000 < 0,005 Setelah itu, HO ditolak dan HA diterima. Kesimpulan bahwa terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar pre-test dan post-test yaitu penggunaan media pembelajaran permainan Kahoot dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMK Gamaliel 1 Madiun
Analisis Simbol Abjad pada Anak Tunarungu Kategori Sibi Disekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Watampone ( Kajian Semiotika Charles Sanders Pierce): Penelitian Rasma; Irna Fitriana; Andi Srimularahmah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.467

Abstract

This study analyzes the use of alphabetic symbols among deaf children who use SIBI (Indonesian Sign System) at Sekolah Luar Biasa (Special Needs School) Negeri 1 Watampone, using the semiotic theory of Charles Sanders Peirce. The aim of this research is to understand how deaf children interpret and produce alphabetic symbols within the context of classroom learning. Peirce's semiotic theory, which divides signs into three main elements—representamen, object, and interpretant—is used to analyze this visual communication process. A qualitative method was employed in this study, with data collected through direct observation and interviews with teachers and students. The findings indicate that the use of alphabetic symbols in SIBI not only aids in language learning but also plays a role in the development of cognitive and communication skills in deaf children. Furthermore, the study found that the interpretation of alphabetic symbols by deaf children is strongly influenced by their learning context and individual experiences. Therefore, the use of SIBI has proven effective in supporting the communication needs of deaf children at SLB Negeri 1 Watampone.
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Dan Sosial (IPAS) Kelas V Sekolah Dasar: Penelitian Brillianti. M; Hairida. H; Pranata. R; Kresnadi. H; Firmansyah.A
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.468

Abstract

The aim of this study was to provide a detailed account of the process and challenges involved in implementing differentiated learning in the areas of Natural and Social Sciences (IPAS) for fifth-grade students at SDN 03 Setalik. This study employs a qualitative research methodology, specifically utilising a descriptive approach. Data were gathered by interviews, observations, and documentation. The participants in this study were elementary school instructors in the fifth grade. The data validity examination employed the method of triangulation, utilising a combination of approaches and sources. The data was analysed using the Miles and Huberman technique, which consists of four stages: data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Prior to developing a learning plan, the instructor assessed the learning requirements of the students by conducting a diagnostic assessment. Subsequently, a teaching module was created based on the findings of the diagnostic assessment. According to the evaluation results, grade V pupils exhibited visual, auditory, and kinaesthetic learning modalities. The teacher implemented differentiated instruction by tailoring the content, procedure, and product of the learning experience. The challenges encountered during this learning process were time-consuming, and the available facilities and learning resources were insufficient.
Cyberbullying Di Pendidikan Tinggi: Prevalensi, Dampak, Dan Strategi Mitigasi Berbasis Bukti: Penelitian Edy Sofyan; Rina Marlina; Ernandia Pandikar
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.469

Abstract

Cyberbullying adalah masalah yang semakin umum di pendidikan tinggi, menimbulkan tantangan yang signifikan bagi kesejahteraan mahasiswa dan fakultas. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki prevalensi, dampak psikologis, dan strategi mitigasi yang efektif untuk cyberbullying di platform media sosial, dengan fokus khusus pada TikTok dan Instagram. Dengan mengeksplorasi dinamika ini, penelitian ini berupaya memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman di dalam lembaga akademik.Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan, mengumpulkan data melalui kuesioner terstruktur dari 116 mahasiswa dan anggota fakultas. Analisis tersebut melibatkan statistik deskriptif dan inferensial, serta analisis faktor, untuk mengidentifikasi pola dan korelasi antara pengalaman cyberbullying, faktor demografis, dan efektivitas intervensi.Hasilnya mengungkapkan prevalensi cyberbullying yang tinggi, dengan platform seperti TikTok dan Instagram berfungsi sebagai pendorong utama perilaku online yang agresif. Korban melaporkan efek psikologis yang signifikan, termasuk peningkatan stres, kecemasan, dan depresi, yang berdampak negatif pada kinerja akademik dan kemanjuran profesional. Kampanye pendidikan, alat moderasi berbasis AI, dan penegakan kebijakan yang kuat diidentifikasi sebagai strategi mitigasi yang efektif, meskipun tantangan seperti dinamika khusus platform dan kendala sumber daya tetap ada.Studi ini menggarisbawahi perlunya solusi terintegrasi dan khusus platform untuk mengatasi cyberbullying di pendidikan tinggi. Dengan berkontribusi pada pemahaman tentang dampak multifasetnya, temuan ini menawarkan rekomendasi praktis untuk meningkatkan keamanan digital dan mendukung keberhasilan akademik
Design of an Online GWEP Test Application to Assess English Proficiency of Students at Horizon University Indonesia: Penelitian Wafiqah Yasmin Azhar; Anwar Hilman; Arif Budimansyah Purba; Wahyudi; Vivi Ayu Lestari; Ahmad Najib Mutawally
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.470

Abstract

English proficiency is an essential skill in both academic and professional settings. To support this need, Horizon Indonesia University currently uses the EFSet as an evaluation tool in its Global Workplace English Program (GWEP). However, EFSet has several limitations, including inflexible navigation, fixed question formats, and less informative result reports. This study aims to design a more user-friendly UI/UX for the GWEP online test application that better meets the needs of both students and lecturers. The research applies a Design Thinking approach and uses a mixed-methods strategy (qualitative and quantitative) through surveys, interviews, observations, and prototype testing with Figma. The results show that the new application offers easier navigation, a “mark question” feature, and more detailed result reports. A total of 90% of users completed the test without issues and in less time compared to EFSet. This application is expected to serve as a more effective alternative for assessing English proficiency online.
PKM Empowering Millennial Generation as Corpse Bathing Attendants Among Mosque Youth in Makassar: Pengabdian Masyarakat Muhammadong; Nurhilaliyah; Khaerunnisa; Sitti Muthmainnah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.473

Abstract

Death is an undeniable axiom, as it is a divine decree and an absolute right under God's authority. In Islamic teachings, human rights must be fulfilled not only during life but also at the time of death. The involvement of millennial youth as funeral bathing attendants represents a progressive step that should be appreciated, as it reflects their commitment to fulfilling religious duties and meeting community needs. Mosque youth serve as a pillar of the millennial generation who can ease societal burdens through their innovative work and creativity. This community service program (PKM) aims to empower the millennial generation in carrying out religious obligations, as their potential is more energetic and capable of fulfilling fardhu kifayah responsibilities. The methods used include discussion sessions to provide input and knowledge about the Islamic ritual of bathing the deceased. Practical sessions are intended to teach the proper procedures so that they can be easily implemented within the community. A question-and-answer method helps ensure that the participants fully understand the material presented. Demonstrations are used to convey tips and techniques in a clearer and more accessible way. Lastly, evaluation methods are employed to measure the participants’ understanding and competence regarding the material delivered.
Seksisme Bahasa Pada Novel “Perempuan Di Titik Nol” Karya Nawal El-Saadawi Perspektif Gender: Penelitian Evi Susiana T; Andi Srimularahma; Irna fitiana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.474

Abstract

This study aims to analyze the expression of language sexism contained in the novel Perempuan di Titik Nol by Nawal El-Saadawi using a gender perspective. The research method used in this study is descriptive qualitative, with library techniques and reading techniques used in analyzing and classifying data in the form of words, phrases, expressions, sentences containing language sexism in the novel Perempuan di Titik Nol with various forms of gender injustice, including; marginalization, subordination, stereotypes, violence, and workload. The results of the study indicate that there is sexist language in the novel Perempuan di Titik Nol by Nawal El-Saadawi with a total of 53 data. Namely marginalization there are 3 data that describe the marginalization and impoverishment of women, subordination there are 16 data that explain the exclusion of rights, secondary, demeaning, and neglect, stereotypes with 4 data telling about women who are given negative labels, violence with 24 data most describing women becoming victims of physical violence, physical and verbal harassment, and intimidation, and finally workload there are 6 data that explain the excessive burden received by women.
Implementing Green Banking in Regional Development Banks: A Case Study of Bank Kaltimtara (Implementasi Green Banking pada Bank Pembangunan Daerah: Studi Kasus Bank Kaltimtara) : Penelitian Khalid Rasyid Siregar; Rahmah Daniah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.475

Abstract

Artikel ini mengkaji implementasi green banking di Bank Kaltimtara selama periode 2017 hingga 2024, dengan fokus pada peran bank pembangunan daerah dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai sejauh mana prinsip-prinsip perbankan hijau telah diterapkan melalui pendekatan strategis, kelembagaan, dan operasional. Evaluasi mencakup kebijakan internal, layanan digital, serta program tanggung jawab sosial perusahaan sebagai indikator komitmen terhadap isu lingkungan. Melalui pendekatan analitis yang terstruktur, studi ini menemukan bahwa Bank Kaltimtara telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam transformasi internal dan pengembangan digital yang mendukung praktik perbankan hijau. Namun, masih terdapat beberapa tantangan seperti pemahaman pegawai yang belum merata, partisipasi nasabah yang terbatas, serta dukungan regulasi yang belum optimal. Studi ini diakhiri dengan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat peran bank pembangunan daerah dalam mendukung ekonomi hijau, melalui peningkatan koordinasi kelembagaan, keterlibatan pemangku kepentingan, dan integrasi kebijakan. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pembuat kebijakan dan lembaga keuangan regional yang ingin berkontribusi terhadap agenda pembangunan berkelanjutan di Indonesia melalui integrasi prinsip lingkungan dalam sistem keuangan daerah.
Optimalisasi Peran BUMDes Dalam Peningkatan Perekonomian Desa Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang : Penelitian Fitriyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam meningkatkan perekonomian desa, khususnya di Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk menggali secara mendalam kondisi BUMDes di kecamatan Pamanukan, seperti BUMDes Wijaya Kusuma, BUMDes Rancage, BUMDes maju sejahtera dan BUMDes Saluyu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes memiliki potensi besar sebagai motor penggerak ekonomi desa melalui pengelolaan unit usaha berbasis potensi lokal, seperti penjualan bahan bangunan, sembako, dan layanan simpan pinjam. Namun, peran BUMDes belum optimal karena berbagai kendala, antara lain keterbatasan modal, rendahnya kapasitas sumber daya manusia, serta minimnya partisipasi masyarakat. Untuk mengatasi hambatan tersebut, strategi optimalisasi seperti pelatihan manajerial, pendampingan berkelanjutan, dan kerja sama dengan pihak eksternal disarankan guna meningkatkan profesionalisme dan keberlanjutan usaha BUMDes. Penelitian ini menegaskan pentingnya tata kelola yang transparan dan kolaboratif agar BUMDes mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.

Page 28 of 280 | Total Record : 2799