cover
Contact Name
Lalu Jaswadi Putera
Contact Email
elputra@unram.ac.id
Phone
+6283830259411
Journal Mail Official
darmadiksani@unram.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jln. Majapahit No. 62 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27986918     EISSN : 27986799     DOI : https://doi.org/10.29303/darmadiksani
Core Subject : Education, Social,
Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora merupakan wahana untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil dari program pengabdian atau layanan kepada masyarakat dalam pengembangan teori keilmuan, konsep pemikiran, model, atau hasil penelitian yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram. Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan dua nomor dalam setiap volume atau dua kali terbit dalam satu tahun yakni pada bulan Juni dan Desember.
Articles 245 Documents
Transformasi Peran Perempuan dalam Upaya Preventif Kesehatan Mental Keluarga: Studi di Desa Sambirejo: Transformation of Women’s Roles in Preventive Efforts to Improve Family Mental Health: A Study in Sambirejo Village Rahmawati, Dyah Ayu; Pertiwi, Talitha Lintang; Hanifah, Fikrotul; Pratiwi, Pradipta Christy; Purwanto, Edy; Muslikah, Muslikah; Wirawan, Bagus Edi; Jelita, Lisna; Prasetyo, Sodikhul Adi
DARMADIKSANI Vol 5 No 2 (2025): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i2.8086

Abstract

Perempuan memiliki peran sentral dalam menjaga ketahanan keluarga, termasuk aspek kesehatan mental yang kerap terabaikan di wilayah pedesaan. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan kegiatan pengabdian mengenai transformasi peran perempuan dalam upaya preventif kesehatan mental keluarga di desa Sambirejo. Metode pengabdian yang digunakan adalah melalui psikoedukasi. Teknik evaluasi kegiatan pengabdian yaitu menggunakan wawancara, observasi partisipatif, serta pre-test dan post-test. Partisipan kegiatan pengabdian ini berjumlah 35 orang yang terdiri dari ibu rumah tangga, tokoh masyarakat, kader kesehatan desa, dan guru di desa Sambirejo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang. Kegiatan pengabdian mencakup edukasi kesehatan mental dan urgensinya untuk keluarga, strategi pengasuhan yang mendukung perkembangan anak, serta identifikasi tanda gangguan mental dan cara mengakses layanan kesehatan mental. Kegiatan pengabdian ini berhasil mengedukasi perempuan di desa Sambirejo dengan meningkatkan pengetahuan dasar mengenai kesehatan mental. Artikel ini menyimpulkan bahwa perempuan di desa Sambirejo berfungsi sebagai katalisator dalam upaya pencegahan gangguan kesehatan mental keluarga melalui transformasi peran yang lebih adaptif dan partisipatif. Temuan ini menegaskan perlunya dukungan kebijakan dan program pemberdayaan untuk memperkuat kapasitas perempuan sebagai pelopor kesehatan mental keluarga di pedesaan.
Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Budaya Sasak dalam Layanan Pariwisata: The Implementation of Character Education Based on Sasak Cultural Values in Tourism Services Melani, Boniesta Zulandha; Karta, I Wayan; Arifuddin, Arifuddin; Sukardi, Sukardi; Wijaya , Satria Rusdy
DARMADIKSANI Vol 5 No 2 (2025): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i2.8092

Abstract

Lombok memiliki kekayaan budaya Sasak yang sarat dengan nilai-nilai luhur seperti lomboq (jujur), besiru (gotong royong), patut (sopan santun), dan soloh (toleransi) yang berpotensi besar menjadi daya tarik pariwisata. Namun, nilai kearifan lokal ini belum sepenuhnya terintegrasi dalam layanan pariwisata yang dijalankan oleh mahasiswa dan dosen Politeknik Pariwisata Lombok. Kondisi ini menyebabkan layanan pariwisata cenderung menekankan aspek teknis semata dan kurang mengedepankan karakter berbasis budaya. Oleh karena itu, diperlukan sebuah program pengabdian untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya lokal dalam praktik layanan pariwisata. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk menambah pemahaman dan keterampilan dosen dan mahasiswa dalam menerapkan nilai-nilai budaya Sasak dalam layanan pariwisata, sehingga dapat meningkatkan daya saing pariwisata Lombok. Metode kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi digital, pendampingan, dan evaluasi. Bentuk kegiatan mencakup penyusunan modul pelatihan, lokakarya intensif, simulasi layanan, serta pembuatan materi promosi pariwisata berbasis budaya dalam bentuk brosur. Hasil kegiatan menunjukkan pemahaman mahasiswa dan dosen terhadap nilai-nilai budaya Sasak serta keterampilan mereka dalam mengintegrasikan nilai tersebut dalam layanan pariwisata. Peserta mampu merancang skenario layanan wisata yang merefleksikan nilai budaya lokal, mempraktikkan penyambutan wisatawan berbasis adat, dan menghasilkan media promosi berbasis budaya. Modul mini yang dihasilkan juga dapat digunakan secara berkelanjutan sebagai bahan ajar. Selain itu, kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan mitra industri pariwisata. Kesimpulannya, program pengabdian masyarakat ini meningkatkan kapasitas dosen dan mahasiswa Politeknik Pariwisata Lombok dalam layanan pariwisata berbasis budaya lokal. Model pelatihan ini dapat dijadikan rujukan bagi institusi vokasi lain dalam mengintegrasikan pendidikan karakter berbasis budaya ke dalam kurikulum dan praktik pariwisata. 
Pelatihan Pengolahan Virgin Coconut Oil (VCO) Berbasis Zero Waste: Training on Zero-Waste Natural Virgin Coconut Oil (VCO) Production Yuliana, Ika; Nalurita, Indah; Pratiwi, Baiq Yulia Hasni
DARMADIKSANI Vol 5 No 2 (2025): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i2.8117

Abstract

Desa Lantan memiliki sumber daya alam yang melimpah dari sektor perkebunan. Salah satu komoditas unggulan yaitu kelapa. Kelompok Wanita Tani (KWT) Nine Seru di desa Lantan aktif mengolah kelapa menjadi VCO. Namun sering kali rendemen yang dihasilkan rendah dan kualitas VCO-nya tidak konsisten. Selain itu, limbah olahan VCO seperti ampas kelapa hanya dimanfaatkan untuk pakan ternak. Oleh karena itu, perlu adanya sosialisasi dan pelatihan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra dalam mengolah VCO dan produk sampingannya. Selain itu, jangkauan pemasaran produk KWT Nine Seru masih terbatas. Tahapan pengabdian mencakup sosialisasi dan pelatihan pengolahan VCO dan limbah ampas kelapa, penerapan inovasi dan teknologi untuk meningkatkan kapasitas produksi, pelatihan pengemasan dan strategi pemasaran online. Adapun indikator keberhasilan kegiatan ditunjukkan melalui peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra yang diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa terdapat peningkatan pemahaman mitra setelah dilakukan pelatihan, baik pada pelatihan produksi maupun pemasaran, yaitu, sebesar 58% dan 52%, secara berurutan. Hasil ini mengindikasikan bahwa kegiatan Pengabdian Masyarakat ini memiliki pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pengolahan VCO dan limbah ampas kelapa dan teknik pengemasan serta pemasaran produknya secara online. 
Meningkatkan Kapasitas IKM Lingkaran KEK Mandalika dalam Pengelolaan Keuangan dan Penyusunan Laporan untuk Kegiatan Ekspor: Enhancing the Capacity of SME Entrepreneurs within the Mandalika SEZ in Financial Management and Report Preparation for Export Activities Umam, Khaerul; Khotmi, Herawati; Wardiningsih, Reny; Noviawan, Lalu Andika; Dewi, Resty Yusnirmala; Amisa, Elia
DARMADIKSANI Vol 5 No 2 (2025): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i2.8118

Abstract

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika memiliki potensi besar untuk mendorong kegiatan ekspor melalui produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) lokal. Namun, sebagian besar IKM menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan dan penyusunan laporan, yang menjadi syarat penting untuk menjangkau pasar global. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku IKM di sekitar KEK Mandalika dalam memahami manajemen keuangan serta menyusun laporan keuangan secara sederhana namun sesuai standar. Metode yang digunakan meliputi survei awal, pelatihan tatap muka, praktik langsung dengan data transaksi usaha, pendampingan intensif, serta evaluasi hasil. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pemisahan keuangan pribadi dan usaha, yang ditunjukkan dengan pembukaan rekening khusus usaha dan pengelolaan laba secara produktif untuk investasi. Selain itu, keterampilan teknis peserta dalam pencatatan akuntansi juga meningkat, mulai dari penjurnalan transaksi, posting ke buku besar, hingga penyusunan laporan neraca, laba rugi, dan arus kas. Kesimpulannya, kegiatan ini mampu meningkatkan literasi keuangan dan akuntansi pelaku IKM sehingga memperkuat kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan ekspor dan memperluas akses terhadap pembiayaan formal.   
Pengenalan Aquaponik sebagai Pengetahuan Dasar Ketahanan Pangan Berkelanjutan bagi Warga Sekolah Pendidikan Nonformal PKBM Bunda: Introducing Aquaponics as Fundamental Knowledge of Sustainable Food Security to Non-Formal Education Community at PKBM Bunda Learning Center Mustangin, Mustangin; Sandy, Aisyah Trees; Norhidayat, Norhidayat; Hidayat, Fahrul; Febriyani, Anita; Kinanti, Andin Dwi
DARMADIKSANI Vol 5 No 2 (2025): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i2.8119

Abstract

Ketahanan pangan merupakan isu penting yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, terutama di kawasan perkotaan yang menghadapi keterbatasan lahan akibat pertumbuhan penduduk dan pembangunan infrastruktur. Salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk menjawab tantangan ini adalah pertanian perkotaan melalui sistem aquaponik yang mengintegrasikan budidaya ikan dan tanaman dalam satu kesatuan ekosistem, sehingga mampu menghasilkan pangan yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di PKBM Bunda, Samarinda, dengan tujuan memperkenalkan konsep dasar aquaponik kepada warga belajar pendidikan kesetaraan sebagai bagian dari pendidikan kecakapan hidup. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, kegiatan diawali dengan ice breaking untuk menciptakan suasana akrab, dilanjutkan penyampaian materi menggunakan metode ceramah, pemanfaatan media video sebagai alat bantu visual, diskusi kelompok untuk meningkatkan partisipasi aktif, serta sesi tanya jawab untuk memperdalam pemahaman peserta. Evaluasi pembelajaran dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman warga belajar terhadap konsep aquaponik, yang menegaskan bahwa metode pembelajaran yang diterapkan efektif dalam memberikan pengetahuan awal. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan pemahaman dasar kepada peserta tentang aquaponik sekaligus membuka peluang bagi pengembangan keterampilan praktis pada tahap berikutnya. Dengan demikian, program ini tidak hanya mendukung peningkatan kapasitas warga belajar pendidikan kesetaraan, tetapi juga berkontribusi pada upaya mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan di wilayah perkotaan. 
Penyusunan Bahan Ajar Berbasis Comic AI Sebagai Media Kreatif dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 3 Lembar Selatan: Developing Comic AI-Based Teaching Materials as a Creative Medium for Learning at SDN 3 Lembar Selatan Primary School Wahyuningsih, Baiq Yuni; Ermiana, Ida; Astria, Fitri Puji; Hidayati, Vivi Rachmatul; Suranti , Ni Made Yeni; Febian, Wahyu
DARMADIKSANI Vol 5 No 2 (2025): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i2.8133

Abstract

SDN 3 Lembar Selatan terletak di kecamatan Lembar, kabupaten Lombok Barat, NTB, dengan jumlah siswa yang sebagian besar berasal dari latar belakang ekonomi menengah ke bawah. Lokasi ini berada di wilayah dengan potensi geografis dan sumber daya lokal yang mendukung pengembangan pendidikan, namun memiliki keterbatasan dalam akses terhadap teknologi dan inovasi pembelajaran modern. Tenaga pendidik di sekolah ini sebagian besar masih membutuhkan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dengan cara membekali guru dengan kemampuan menyusun bahan ajar interaktif berbasis Comic AI (Artificial Intelegence), sehingga mereka dapat menciptakan media pembelajaran yang menarik dan relevan. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian dilakukan dalam 3 tahapan: sosialisai, pelatihan dan evaluasi. Respons guru terhadap kegiatan ini  sangat positif. Berdasarkan hasil survei kepuasan guru diperoleh data 85% sangat puas, 15% puas, dan tidak ada yang menyatakan kurang puas. Secara umum, hasil post-test menunjukkan tingkat keberhasilan yang tinggi, dengan mayoritas peserta mampu menjawab benar di hampir semua item pertanyaan. Rata-rata persentase jawaban benar mencapai 92,7%, yang menandakan bahwa workshop telah berhasil meningkatkan pemahaman guru tentang konsep, manfaat, dan penerapan Comic AI dalam pembelajaran. Namun demikian, terdapat beberapa aspek yang masih perlu diperkuat, khususnya pemahaman mengenai teknologi dasar Comic AI serta fungsi aplikasi pendukung seperti Canva.
Pelatihan Penyusunan Instrumen Digital Literasi Membaca Berbasis PISA dengan Kearifan Lokal Pulau Lombok: Training Program on Designing Digital Literacy Instrument for PISA-based Reading Incorporating Lombok's Local Wisdom Ramdhani, Marlinda; Susanti, Pipit Aprilia; Pratama, Januari Rizki; Umar, Ahmad Zaldi; Wahida, Cholisatun
DARMADIKSANI Vol 5 No 2 (2025): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/qy5tsf02

Abstract

Penguatan literasi membaca menjadi salah satu fokus penting dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan asesmen internasional seperti Programme for International Student Assessment (PISA). Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Bahasa Indonesia SMP di kota Mataram dalam menyusun instrumen digital literasi membaca berbasis PISA yang diintegrasikan dengan kearifan lokal pulau Lombok. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi hasil karya guru. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan 55 guru yang ditugaskan oleh MGMP Bahasa Indonesia. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terkait konsep literasi membaca PISA, kemampuan merancang instrumen digital menggunakan aplikasi Wayground dan Google Forms, serta kreativitas dalam mengaitkan konten instrumen dengan teks-teks kearifan lokal Lombok. Selain itu, guru peserta mampu menghasilkan produk berupa draf instrumen literasi membaca yang siap digunakan untuk pembelajaran maupun asesmen. Luaran kegiatan meliputi peningkatan kapasitas guru, publikasi artikel, serta rencana pengembangan bank soal digital berbasis PISA dengan muatan lokal. Dengan demikian, Pengabdian ini berkontribusi pada penguatan literasi membaca siswa SMP sekaligus pelestarian nilai budaya lokal.
Enhancing Digital and English Literacy with a Digital Folklore Corner to Promote Talawaan Tourism Village: Meningkatkan Literasi Digital dan Bahasa Inggris melalui Pojok Baca Cerita Rakyat Digital untuk Mempromosikan Desa Wisata Talawaan Kobis, Dewi Christa; Sigarlaki, Stephani; Tomatala, Michel Farrel; Ali, Eunike Ivana; Montolalu, Mychella
DARMADIKSANI Vol 5 No 2 (2025): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i2.8236

Abstract

This community service aimed to strengthen the community’s capacity and potentials of Talawaan Tourist Village by integrating technology, capacity building, and cultural preservation. The program addressed four main issues: low tourist visits, limited digital literacy, low English proficiency, and declining cultural knowledge. To tackle these issues, the community service program proposed digital literacy training, English for tourism workshops, and establishment of both a 3x4 meter folktale reading corner and a digital e-library at wisatatalawaan.com. A total of twenty participants joined three training sessions, where they learned to create promotional videos, practiced English communication, and practiced managing digital platforms. The program produced both tangible outputs such as the reading corner, books, QR codes and intangible products such as training modules, website, and multimedia content. Community participation was notably high, with community actively enganged in video production, storytelling, and content uploads. The program generated significant impacts that include improved English communication skills, enhanced digital competence, increased visibility of Tunan Waterfall, and strengthen cultural identity. These outcomes are expected to boost tourism, generate economic benefits, and ensure cultural sustainability. Ultimately, the program positions Talawaan as a model for community-based cultural tourism that successfully combines traditional storytelling with digital innovation.
Peta Tangguh: Pengetahuan Kapasitas Komunitas Desa Tandassura melalui Pemetaan Partisipatif Zona Risiko Banjir untuk Perencanaan Tata Lahan Adaptif: Resilient Mapping: Exploring the Adaptive Capacity of the Tandassura Village Community through Participatory Flood Risk Zoning for Adaptive Land-Use Planning Mahful, Rafid; Deril, Virda Eviyanti; Adyla, Nur; Ellyni Dwi Fortuna; Pahrul, Pahrul
DARMADIKSANI Vol 5 No 2 (2025): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i2.8263

Abstract

Pembuatan peta partisipatif merupakan pendekatan kolaboratif yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses pemetaan wilayahnya. Metode ini tidak hanya menghasilkan representasi spasial yang lebih akurat, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat dalam memahami potensi ancaman, kerentanan, dan sumber daya yang dimiliki. Dalam konteks pengelolaan risiko bencana banjir di desa Tandassura, kecamatan Limboro, kabupaten Polewali Mandar, peta partisipatif digunakan untuk mengidentifikasi variasi tingkat ancaman, kerentanan sosial, ekonomi, fisik, dan lingkungan, serta kapasitas komunitas dalam menghadapi bencana. Melalui diskusi kelompok, survei lapangan, dan metode overlay dengan sistem informasi geografis (SIG), diperoleh informasi yang lebih kaya karena mencakup pengetahuan masyarakat lokal. Hasil pemetaan menunjukkan adanya perbedaan tingkat risiko antar-dusun, di mana dusun Tandassura memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan dusun-dusun Lembang dan Lewukang. Temuan ini menekankan pentingnya peta partisipatif sebagai alat mitigasi, perencanaan pembangunan desa, serta dasar kebijakan pengurangan risiko bencana. Dengan demikian, pembuatan peta partisipatif tidak hanya berfungsi sebagai media visualisasi spasial, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan desa tangguh bencana.
Peningkatan Visual Branding Capability melalui Pendampingan Technopreneurship pada Kelompok Pengrajin Tenun Samarinda menuju Eduwisata Berkelanjutan: Improving Visual Branding Capabilities of the Samarinda's Artisans Weaving Group through Technopreneurship Assistance Program for Sustainable Edu-Tourism Rahayu , Vitria Puri; Astuti, Ratna Fitri; Mustangin, Mustangin; Saputra, Hendra; Simamora, Ribka Anggia
DARMADIKSANI Vol 5 No 2 (2025): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/y9vz8052

Abstract

Pemilik usaha perlu untuk mengembangkan identitas baik produk maupun usaha yang mencerminkan citra merek dengan menciptakan jenama visual (visual branding) yang tepat agar merek lebih dikenal dan dipercaya konsumen serta memiliki perbedaan dari merek pesaing. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi pada kelompok perajin tenun Samarinda, maka diperlukan pendampingan yang fokus pada peningkatan kemampuan visual branding. Pendampingan diadakan dengan program yang terarah berbasis technopreneurship agar dapat meningkatkan kemampuan perajin tenun Samarinda dalam membangun visual branding berbasis teknologi. Kegiatan pendampingan dilengkapi dengan beberapa instrumen pendukung untuk menunjang kegiatan. Tahapan pelaksanaan serangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilakuakan dengan tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan pada perajin tenun samarinda telah menghasilkan output yang sesuai dengan tujuan kegiatan. Pada tahap pertama dimulai dengan melakukan pengumpulan data awal, sehingga dapat diketahui bahwa penggunaan teknologi dalam pelaksanaan usaha masih belum maksimal. Tahap kedua yaitu pelaksanaan PkM dimulai dengan kegiatan analisis permasalahan dalam bidang manajemen pada kelompok perajin tenun Samarinda. Selama kegiatan berlangsung, peserta didampingi oleh tim lapangan untuk membuat analisis SWOT yang bertujuan untuk mengetahui posisi usaha. Kegiatan selanjutnya fokus pada permasalahan pemasaran yang dihadapi oleh kelompok perajin tenun Samarinda. Dari hasil evaluasi dapat diketahui bahwa peserta dapat merasakan manfaat dari rangkaian kegiatan yang dilakukan. Sebanyak 86% telah mampu membuat analisis strategi usaha melalui analisis SWOT. Media sosial yang dimiliki juga telah memiliki unggahan baru setelah kegiatan pelatihan berlangsung, sehingga keberlanjutan program juga telah berjalan dengan baik.