cover
Contact Name
Lalu Jaswadi Putera
Contact Email
elputra@unram.ac.id
Phone
+6283830259411
Journal Mail Official
darmadiksani@unram.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jln. Majapahit No. 62 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27986918     EISSN : 27986799     DOI : https://doi.org/10.29303/darmadiksani
Core Subject : Education, Social,
Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora merupakan wahana untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil dari program pengabdian atau layanan kepada masyarakat dalam pengembangan teori keilmuan, konsep pemikiran, model, atau hasil penelitian yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram. Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan dua nomor dalam setiap volume atau dua kali terbit dalam satu tahun yakni pada bulan Juni dan Desember.
Articles 245 Documents
Pelatihan Penulisan Naskah Lakon pada Komunitas Teater di Kota Mataram: Training in Playwriting for Theater Communities in Mataram City Indonesia Khairussibyan, Muh.; Jafar, Syamsinas; Intiana, Siti Rohana Hariana; Susanti, Pipit Aprilia
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7143

Abstract

Kesenian teater di NTB khususnya di Mataram kekurangan penulis naskah lakon yang andal. Persoalan minimnya naskah berkualitas tersebut perlu diikhtiarkan solusinya. Salah satu solusinya adalah dengan mengadakan pelatihan penulisan naskah lakon bagi komunitas teater di kota Mataram. Pengabdian berupa pelatihan ini bisa meningkatkan keterampilan para anggota komunitas teater di kota Mataram. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam tiga tahap yakni tahap penyajian materi teoretis tentang drama realis, struktur drama, tahapan penulisan naskah lakon/drama, teknik pengembangan ide, dan lain-lain. Tahapan kedua adalah pemberian contoh berdasarkan pengalaman pemateri dan naskah yang pernah ditulis pemateri. Tahapan ketiga adalah praktik penentuan ide cerita dan penulisan outline cerita yang akan dikembangkan menjadi naskah lakon. Pada akhir pelatihan disediakan waktu refleksi dan tanya jawab.  The development of theater arts in West Nusa Tenggara (NTB), particularly in Mataram city, is facing a creative drought due to the scarcity of capable play scriptwriters. This absence of strong narrative voices is longing for compelling stories. To solve this, a targeted training program in playwriting was initiated for members of the theater communities in Mataram city. This community service aimed to nurture new talents and sharpen the creative pens of emerging writers. The training was conducted in three phases. The first phase focused on delivering theoretical material, including concepts of realist drama, the structural components of a play, stages of script development, and techniques for generating and refining story ideas. In the second phase, participants were introduced to practical examples drawn from the trainer’s professional experiences and previously written scripts. The third phase involved hands-on practice, where participants were guided in developing story ideas and drafting a structured outline to be expanded into a full play script. The training concluded with a reflection session and a question-and-answer segment, allowing participants to consolidate their learning and clarify any remaining doubts.
Sosialisasi Hasil Penelitian Teks Puisi Berbahasa Sasak sebagai Materi Pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Sasak: Dissemination of Research Findings on the Use of Sasaknese Poetry Texts as a Learning Material for Sasak Local Content Course Paridi, Khairul; Sapiin, Sapiin; Ashriany, Ratna Yulida; Marii, Marii; Nazir, Yuniar Nuri
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7171

Abstract

Materi ajar tentang teks genre sastra khususnya tentang materi puisi masih terbatas, akibatnya pembelajaran puisi kurang mendapat perhatian. Artikel ini bertujuan untuk memperkenalkan tentang struktur dan alat kebahasaan puisi yang berbahasa Sasak. Puisi bahasa Sasak dapat berupa pantun, syair, mantra dan peribahasa. Dari hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa alat kebahasaan, pilihan kata yang digunakan cenderung pekat dan penggunaan imaji didominasi indra penglihatan dan pendengaran. Tema yang dibahas berkaitan dengan dunia anak-anak dan remaja. Alat kebahasaan mengunakan kata sambung, kata preposisi, pronominal. Kegiatan ini dapat dikatakan cukup berhasil karena peserta sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini ditunjukkan dengan aktivitas peserta bertanya, keikutsertaannya menunjukkan contoh yang sebelumnya dikuasai peserta. Saran penting adalah kegiatan ini penting untuk dilanjutkan sebagai bahan guru untuk mengembangkan materi sendiri dalam mengajarkan muatan local. Dengan harapan peserta didik di sekolah mereka lebih mengenal dan memahami puisi Sasak dengan lebih komprehensif sehingga tumbuh apresiasi yang baik terhadap budaya literasi khususnya sastra puisi.
Edukasi Teknologi Pengusir Burung Ramah Lingkungan untuk Ketahanan Pertanian di Desa Pakuluran Pandeglang: Training on Utilizing Eco-Friendly Bird Repellent Technology for Strenghtening Agricultural Resilience among Farmers in Pakuluran Village Pandeglang Indonesia Fitri, Hanifah Mutiara; Rahman, Putri Shabira; Lestari, Elsa; Septiyudin, Epi; Mahendra, Bayu Zulfa; Khaerunnisa, Putri; Sadewa, Muhamad; Nata, Bintang Kusuma; Wardoyo, Siswo
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7236

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan oleh mahasiswa Pendidikan Vokasional Teknik Elektro Kelompok 1B dengan tujuan memberikan edukasi kepada petani di desa Pakuluran mengenai penggunaan alat pengusir burung berbasis energi terbarukan. Permasalahan hama burung seperti burung pipit dan emprit yang menyerang tanaman padi dan jagung menjadi salah satu kendala utama bagi petani, terutama menjelang masa panen. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim mahasiswa merancang alat pengusir burung sederhana yang menggunakan tenaga surya dan pengeras suara (speaker) sebagai penghasil suara untuk mengusir burung. Kegiatan edukasi dilaksanakan langsung di lahan pertanian dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan edukasi sebaya (peer education), sehingga petani tidak hanya menerima informasi, tetapi juga terlibat aktif dalam proses edukasi dan pemasangan alat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petani cukup antusias dan menilai alat ini sebagai solusi praktis dan ramah lingkungan. Edukasi ini juga memberikan pemahaman kepada petani tentang pentingnya perawatan alat agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
Pendampingan Penerapan Model Pembelajaran Inovatif untuk Guru-Guru Pondok Pesantren Darul Iman Wattaqwa NW Boro’ Tumbuh Kecamatan Suralaga Lombok Timur: Assistance Program on Implementing Innovative Learning Models for Teachers at Darul Iman Wattaqwa NW Boro Tumbuh Islamic Boarding School Suralaga East Lombok Indonesia Amrullah, Amrullah; Sahuddin, Sahuddin; Nawawi, Nawawi; Nurtaat, Lalu; Lail, Husnul; Hoesni, Rizky Kurniawan; Putera, Lalu Jaswadi
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7239

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas profesional guru-guru Pondok Pesantren Darul Iman Wattaqwa NW Boro’ Tumbuh dalam menerapkan model pembelajaran inovatif. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi rendahnya pemahaman terhadap konsep dan sintaksis model pembelajaran inovatif, keterbatasan dalam merancang LKPD yang sesuai, serta kurangnya kemampuan dalam menyusun rubrik penilaian yang relevan dengan capaian pembelajaran. Melalui tahapan diskusi, pelatihan, praktik, dan evaluasi, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang serta mengimplementasikan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan berorientasi pada kompetensi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta menyatakan kegiatan ini bermanfaat dan dapat diaplikasikan dalam konteks pembelajaran di pesantren. Program ini juga mendapat respons positif dari pihak yayasan dan direkomendasikan untuk dilanjutkan serta diperluas cakupannya.
Workshop Pembuatan Massage Oil Aromaterapi dan Pijat Bayi sebagai Bekal Swamedikasi bagi Anggota Forum Kota Sehat (FKS) Kota Pekalongan: Workshop on Homemade Aromatherapy Massage Oil Preparation and Infant Massage Tutorial for Self-Medication among Members of the Healthy City Forum of Pekalongan City Indonesia Ermawati, Nur; Oktaviani, Nila; Yuniarsih, Sri Mumpuni
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7250

Abstract

Forum Kota Sehat (FKS) merupakan sarana penyaluran aspirasi masyarakat di Kota Pekalongan guna mendukung Program Kota Sehat. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menerapkan budaya serta gaya hidup sehat, melalui penggunaan medikasi herbal. Pengobatan yang menggunakan tanaman obat termasuk dalam kategori pengobatan mandiri (swamedikasi). Swamedikasi tidak terbatas hanya pada penggunaan obat modern, tetapi juga dapat melibatkan obat herbal. Salah satu masalah kesehatan yang bisa diatasi dengan swamedikasi adalah batuk pilek atau selesma (common cold). Pada bayi, batuk pilek sering kali menimbulkan kekhawatiran bagi orangtua, sehingga mereka sering membawa bayi ke dokter. Namun, anak yang mengalami batuk pilek sering kali rewel dan sulit diberi obat. Oleh karena itu, diperlukan alternatif terapi untuk mendukung proses penyembuhannya. Alternatif terapi yang dapat membantu meredakan gejala batuk pilek adalah pijat. Manfaat pijat pada bayi salah satunya dapat mengurangi tingkat infeksi nosokomial, termasuk di antaranya batuk pilek. Minyak pijat (massage oil) dapat digunakan sebagai media dalam terapi pijat untuk meningkatkan efektivitas terapi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan pembuatan massage oil aromaterapi dan teknik pijat pada bayi. Metode yang digunakan meliputi diskusi permasalahan mitra dan observasi lapangan, memetakan lokasi kegiatan, edukasi dan pelatihan, serta evaluasi kegiatan. Kegiatan ini melibatkan 30 peserta dari anggota FKS tingkat kelurahan, kecamatan, dan kota. Kegiatan  ini berjalan lancar dan memperoleh respons positif dari kelompok mitra yang dibuktikan dengan persentase presensi dan antusiasme peserta dalam sesi penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab, hasil praktik membuat sediaan dan teknik pijat bayi, serta respons positif peserta dalam kuesioner. Luaran kegiatan ini berupa produk massage oil aromaterapi, buku saku, dan artikel ilmiah yang diterbitkan pada jurnal nasional terakreditasi. Disarankan agar pelatihan ini dilakukan secara berkelanjutan dengan cakupan materi yang lebih luas untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dalam perawatan kesehatan berbasis herbal.                                                                                            The Forum Kota Sehat (F KS), or Healthy City Forum, functions as a platform for the citizens of Pekalongan City to express their aspirations and support for the local government's the Healthy City Program. One of its key initiatives is promoting a healthy lifestyle and cultural practices, including the use of herbal remedies. Treatments utilizing medicinal plants are categorized as self-medication, which is not limited to modern pharmaceuticals but also encompasses traditional herbal approaches. A common health issue that can be managed through self-medication is the common cold. In infants, colds and coughs often raise concerns among parents, who frequently consult physicians. However, administering medication to infants can be challenging due to fussiness and resistance. This situation highlights the need for complementary therapies to support the healing process. One such therapy is infant massage, which has been shown to help alleviate cold symptoms. The benefits of infant massage include reducing the risk of nosocomial infections, such as the common cold. To enhance the effectiveness of massage, aromatherapy massage oil or balm can be used as a supportive medium. This community service aimed to share information and provide hands-on training on the formulation of aromatherapy massage oils and infant massage techniques. The methods employed included field observation, site mapping, information sharing session, and practical workshops. The program was carried out successfully and received positive feedback from the partner community. Participant engagement was evident during question-and-answer sessions, formulation exercises, and infant massage demonstrations. A total of 30 participants from FKS representatives at the sub-district, district, and city areas took part in the program. The outcomes of this initiative included the production of aromatherapy massage oil, a pocket guidebook, and a scientific article published on a nationally accredited journal. It is recommended that similar training be conducted continuously with broader material coverage to enhance community self-reliance in herbal-based health care.
Diseminasi Teknologi Tepat Guna Berbasis Lingkungan untuk Mitigasi Hama Burung dan Ketahanan Pertanian di Desa Pakuluran, Kabupaten Pandeglang: Dissemination of Eco-Friendly Appropriate Technology for Bird Pest Mitigation and Agricultural Resilience in Pakuluran Village Pandeglang Indonesia Gusti, Muhamad Habil Cahaya; Rifaldi, Maslili; Oktaviani, Silvia; Hidayat, Johan; Firdaus, Farhan; Muslim, Aldi Bragi; Setiawan, Endra; Wardoyo, Siswo
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7296

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendiseminasikan teknologi tepat guna berbasis lingkungan sebagai solusi mitigasi hama burung dan upaya peningkatan ketahanan pertanian di desa Pakuluran, kabupaten Pandeglang, Banten. Mahasiswa Pendidikan Vokasional Teknik Elektro Untirta merancang dan mengimplementasikan alat pengusir burung berbasis energi surya yang ramah lingkungan dan dapat beroperasi selama 24 jam. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), dengan pendekatan pendidikan sebaya (peer education) agar petani turut aktif dalam proses edukasi dan adopsi teknologi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa alat ini mampu menurunkan intensitas serangan hama burung secara signifikan serta mendapat respons positif dari petani. Respons tersebut mencerminkan kesesuaian teknologi dengan kebutuhan lokal dan potensi replikasinya di wilayah lain. Kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya sinergi antara inovasi teknologi, pendekatan partisipatif, dan pendidikan vokasional dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture development). Sebagai tindak lanjut, perlu dikembangkan versi lanjutan alat yang lebih adaptif serta didorong kolaborasi lintas sektor untuk replikasi dan penguatan ketahanan pertanian lokal.
Edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) Obat Dengan Benar Pada Nasyiatul Aisyiyah Desa Surodadi Pemalang: Health Education on Guidelines for Proper Medicine Handling (DUSE: Dispense, Use, Store, Eliminate) for the Women's Group of Nasyiatul Aisyiyah in Surodadi Village of Pemalang Indonesia Wiharti, Irda Rizky; Fatkhiya, Musa Fitri; Murty, Daru Anggara
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7325

Abstract

Pengobatan mandiri sering dilakukan oleh masyarakat Indonesia dengan pembelian obat tanpa resep di apotek atau toko obat, yang membuat kurangnya edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan, penyimpanan, serta pembuangan obat yang tidak tepat. Program edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar) ini diadakan di Desa Surodadi Pemalang Jawa Tengah yang melibatkan ibu-ibu anggota organisasi Nasyiatul Aisyiyah sebagai perwakilan komunitas yang berperan penting dalam menyebarluaskan informasi kesehatan di lingkungan sekitar. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat khususnya para perempuan tentang cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar. Metode yang digunakan adalah presentasi dan penyuluhan serta pembagian buku saku. Peserta kegiatan ini berjumlah 50 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta sangat antusias pada saat pemaparan materi dan aktif melakukan tanya jawab mengenai DAGUSIBU. Pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu memberikan manfaat kepada masyarakat tentang mengelola obat dengan baik dan benar.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Jimse Jaya dalam Pengembangan Produksi dan Pemasaran Serat Daun Nanas: Empowerment Program on Developing the Production and Marketing of Pineapple Leaf Fibers for the Women Farmers Group of Jimse Jaya Hayati, Ridha Nurul; Pratiwi, Bq Yulia Hasni; Ningsih, Baiq Nila Sari
DARMADIKSANI Vol 5 No 4 (2025): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i4.8104

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) Jimse Jaya di desa Lendang Nangka Utara melalui pengembangan keterampilan pengolahan, pengemasan, dan pemasaran serat daun nanas sebagai upaya pemanfaatan limbah pertanian bernilai tambah. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan dilakukan sosialisasi dan perencanaan strategi produksi serta pemasaran. Tahap pelaksanaan mencakup pelatihan teknis ekstraksi serat menggunakan mesin, pengemasan, dan pelabelan produk, serta pelatihan promosi berbasis media digital. Tahap evaluasi dilakukan melalui perbandingan prates–pascates untuk menilai peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta kualitas produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terkait mutu serat, keterampilan ekstraksi, dan teknik pengemasan. Serat yang dihasilkan lebih panjang, bersih, dan kuat dibandingkan sebelum pelatihan. Produksi harian meningkat hampir dua kali lipat, dan pemasaran mulai memanfaatkan platform digital dengan jangkauan lebih luas. Evaluasi menunjukkan skor pengetahuan, keterampilan, dan strategi pemasaran meningkat dari rata-rata 55–60% menjadi 85–92% setelah pelatihan. Kesimpulannya, pemberdayaan masyarakat melalui KWT Jimse Jaya efektif meningkatkan kapasitas teknis dan manajerial dalam pemanfaatan serat daun nanas. Program ini tidak hanya menghasilkan produk yang lebih berkualitas dan memiliki nilai tambah, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui strategi pemasaran modern yang berorientasi keberlanjutan.
Peningkatan Literasi Pemasaran Digital untuk UMKM di Desa Pamboborang: Inisiatif Pengabdian Masyarakat: Improving Digital Marketing Literacy for MSME Entrepreneurs in Pamboborang Village: A Community Service Initiative Mahful, Rafid; Rasyid, Muh Rafli; Mukhlis, Jafar; Ramadani, Aulia; Wulansari, Filsa Auliah
DARMADIKSANI Vol 5 No 4 (2025): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i4.8258

Abstract

Upaya meningkatkan dukungan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa Pamboborang, Majene, Sulawesi Barat, sangat penting untuk mendorong pengembangan ekonomi lokal. Meskipun desa ini memiliki kekayaan sumber daya lingkungan dan pariwisata, UMKM masih menghadapi tantangan seperti akses pasar yang terbatas, literasi digital yang kurang memadai, serta ketergantungan pada metode pemasaran tradisional. Kegiatan penelitian berkonsep Community Engaged Study ini menilai dampak program pelatihan pemasaran digital yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada pelaku UMKM untuk memanfaatkan media sosial, e-commerce, dan teknik dasar pemasaran digital. Pendekatan kualitatif digunakan dengan menggabungkan observasi partisipasif, wawancara mendalam, dan analisis konten terhadap aktifitas digital peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan penerapan strategi pemasaran digital oleh UMKM, yang ditunjukkan oleh meningakatnya keterlibatan pelanggan, jangkauan pasar yang lebih luas, serta variasi saluran penjualan yang bertambah. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi digital tidak hanya memperkuat ekonomi lokal, tetapi juga membantu mempertahankan pariwisata berbasis masyarakat dengan mempromosikan produk lokal secara efektif. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan kebijakan dan program pemberdayaan jangka panjang yang mendukung transformasi digital UMKM di pedesaan, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemberdayaan komunitas desa melalui inisiatif literasi digital yang terarah untuk membuka potensi ekonomi dan melestarikan warisan budaya di era digital. 
Pemberdayaan Kreativitas Pemuda Karang Taruna Desa Sepabatu melalui Produksi Tempat Sampah dari Botol Bekas: Empowerment Program on Improving the Creativity of Karang Taruna Youth Group of Sepabatu Village through the Production of Trash Bins Made of Recycled Plastic Bottles Adyla, Nur; Mahful, Rafid; Cirua, A. Amirul Asnan; Astinawati, Astinawati; Fadil, Muh; Tuada, Rasyda Nur
DARMADIKSANI Vol 5 No 4 (2025): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i4.8262

Abstract

Sampah plastik merupakan masalah lingkungan yang signifikan karena ukurannya yang terus bertambah dan sulit terurai, terutama di desa Sepabatu. Kondisi ini mengakibatkan pencemaran dan menurunkan kualitas lingkungan. Melalui inisiatif pengabdian masyarakat, anak-anak muda dari Karang Taruna (Organisasi Pemuda Taruna) diberdayakan untuk mengubah botol plastik bekas menjadi tempat sampah yang dapat digunakan. Kegiatan tersebut dilakukan dalam bentuk seminar dan sesi pendampingan, yang menggabungkan instruksi, aplikasi praktis, dan penilaian. Temuan menunjukkan peningkatan pengetahuan, kompetensi teknis, dan kesadaran kolektif peserta mengenai pengelolaan sampah. Mayoritas peserta berhasil menghasilkan sampah secara mandiri, menunjukkan motivasi untuk mencari solusi daur ulang, dan membantu mengurangi volume sampah di desa. Program ini mendorong solusi lingkungan, mempromosikan kewirausahaan muda, dan memfasilitasi penerapan ekonomi sirkular bersamaan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.