cover
Contact Name
Yusuf Ramadhan Nasution
Contact Email
japamas.jurnal@gmail.com
Phone
+6281375158900
Journal Mail Official
japamas.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapt. M Jamil Lubis No. 45 Kel. Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Medan, Provinsi Sumatera Utara, 20223
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Unity Academy
ISSN : 29637392     EISSN : 29636906     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JAPAMAS) dikelola secara profesional oleh LKP UNITY Academy dalam membantu para akademisi, peneliti dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya dalam kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, komputer, sosial humaniora, kesehatan, teknik, pertanian, dan keagamaan, dalam panduan Kemendikbud Ristek Dikti. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JAPAMAS) Terbit 2 kali setahun setiap bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 151 Documents
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penggunaan Media Macromedia Flash di SMK Teladan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Hisar Marulitua Manurung; Anita Debora Br. Simangunsong; Winarto Silaban; Ivan Samuel Simanjuntak; Teti Rondeleti Silalahi; Marnalom Samosir
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.473

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan menuntut guru memiliki kompetensi dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi yang inovatif dan interaktif. Namun, masih banyak guru yang mengalami keterbatasan dalam pemanfaatan perangkat lunak pengembangan media pembelajaran digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SMK Swasta Teladan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun dalam penggunaan Macromedia Flash sebagai media pembelajaran interaktif. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif berbasis praktik (learning by doing) yang meliputi analisis kebutuhan, workshop, demonstrasi, praktik mandiri, pendampingan intensif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan melibatkan 20 guru dari berbagai bidang studi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi yang signifikan pada seluruh indikator yang diukur. Rata-rata nilai peserta meningkat dari 32,7 pada pre-test menjadi 80,7 pada post-test atau mengalami peningkatan sebesar 48%. Peningkatan tertinggi terjadi pada kemampuan mengembangkan media pembelajaran digital (54%) dan kemampuan membuat animasi sederhana (51%). Selain peningkatan keterampilan teknis, peserta juga menunjukkan peningkatan motivasi dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran. Produk yang dihasilkan berupa media animasi pembelajaran matematika, simulasi fisika, dan visualisasi konsep kimia yang dapat diterapkan secara langsung di kelas. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik digital guru dan mendukung implementasi pembelajaran berbasis teknologi. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu dikembangkan secara berkelanjutan melalui pendampingan lanjutan dan penguatan komunitas belajar digital di lingkungan sekolah.  
Eksplorasi Branding Destinasi dan Ekonomi Kreatif di Rammang-Rammang bersama MSU Malaysia Anwar Anwar; Tenri S P Dipoatmodjo; Stefanie Inggried Gorap; Khaidir Syahrul; Ridfan Rifadly Abadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.488

Abstract

Kawasan wisata Rammang-Rammang di Kabupaten Maros memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat, namun penguatan branding destinasi dan pengembangan ekonomi kreatif lokal masih memerlukan dukungan melalui peningkatan kapasitas, promosi, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Kegiatan pengabdian internasional ini bertujuan mendukung pengembangan destinasi dan memperkuat pemahaman mengenai potensi ekonomi kreatif melalui kolaborasi antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin dan Management and Science University (MSU) Malaysia. Kegiatan dilaksanakan melalui observasi lapangan, pemaparan materi oleh pemangku kebijakan, diskusi, serta refleksi bersama peserta terhadap kondisi dan potensi kawasan wisata. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa branding destinasi Rammang-Rammang didukung oleh keunikan bentang alam karst, pengalaman wisata berbasis sungai, serta keterlibatan masyarakat dalam penyediaan layanan wisata. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan pemahaman peserta mengenai peluang pengembangan ekonomi kreatif dan menghasilkan rekomendasi pengembangan yang menekankan pentingnya penguatan promosi, inovasi produk, dan kolaborasi multipihak. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap pengembangan pariwisata berbasis masyarakat dan peningkatan nilai ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Sosialisasi Pencegahan dan Prosedur Penyelamatan Bahaya Listrik Di Lingkungan SMA Swasta GKPS 1 Pematang Raya Ummu Handasah; Charla Tri Selda Manik; Mutiara Widasari Sitopu; Muhammad Sukri Habibi Daulay; Michael Stevano Sinurat
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.489

Abstract

Meningkatnya angka kecelakaan listrik yang mengakibatkan cedera serius hingga kematian menjadikan kesadaran keselamatan listrik sebagai prioritas penting bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya listrik, pencegahan kecelakaan listrik, dan prosedur tanggap darurat saat terjadi insiden kelistrikan. Program ini dilaksanakan oleh tim pengabdian masyarakat Politeknik Negeri Medan (Polmed), dengan pendanaan DIPA Polmed Tahun 2025, di SMA Swasta GKPS 1 Pematang Raya. Kegiatan ini diikuti siswa dan dipimpin oleh staf pengajar dari Jurusan Teknik Elektro. Metode pelaksanaan dilakukan secara terstruktur melalui pre-test, penyampaian materi teori, demonstrasi praktis, dan evaluasi melalui post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor siswa setelah mengikuti program edukasi. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa peserta memiliki pemahaman yang lebih baik tentang keselamatan listrik dan langkah awal dalam menghadapi keadaan darurat. Kegiatan ini diharapkan dapat membangun budaya waspada, aman, dan bertanggung jawab terhadap penggunaan listrik di lingkungan sekolah dan masyarakat luas.
Pemanfaatan Teknologi Power Station Portabel sebagai Solusi Cadangan Energi Pendukung Aktivitas Digital di Desa Kasih Sayang Alfa Saleh; M Hanggara Wananda; Raihan Khalis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.321

Abstract

Bencana banjir dahsyat di Kabupaten Aceh Tamiang pada akhir tahun 2025 hingga awal 2026 telah menyebabkan kerusakan infrastruktur yang masif dan pemadaman listrik total selama lebih dari tiga minggu. Kondisi ini menyebabkan isolasi komunikasi bagi warga Desa Kasih Sayang, Kecamatan Manyak Payed, serta menghambat koordinasi bantuan medis dan logistik. Tujuan dari program pengabdian ini adalah menyediakan sumber energi mandiri untuk mendukung resiliensi komunitas pascabencana. Metodologi pelaksanaan program ini mengadopsi prinsip Community-Based Disaster Management (CBDM) yang mencakup tahapan utama seperti sosialisasi dan koordinasi dengan pemerintah desa, penerapan teknologi melalui instalasi perangkat, pelatihan operasional bagi kader desa, pendampingan serta evaluasi dampak, dan diakhiri dengan serah terima aset untuk keberlanjutan program. Fokus utama kegiatan ini adalah pengadaan teknologi inovasi berupa Portable Power Station (PPS). Hasil dari kegiatan ini adalah tersedianya Emergency Charging Station yang mampu mengisi daya ponsel pintar dalam satu siklus pengisian serta menyediakan penerangan konstan selama lebih dari 12 jam. Pembahasan menunjukkan bahwa solusi ini lebih efektif dibandingkan genset konvensional karena bersifat portabel, bebas emisi, dan tidak bergantung pada bahan bakar fosil yang sulit didapat saat banjir. Kesimpulannya, pengadaan perangkat penyimpan daya portabel ini berhasil memulihkan jalur komunikasi dan memberikan kemandirian energi bagi warga, sekaligus menjadi aset investasi desa dalam menghadapi ancaman bencana di masa depan.
Peningkatan Kompetensi Siswa SMK Melalui Pelatihan Konsep Relational Database dan SQL Dasar Sulistyowati Sulistyowati; Budanis Dwi Meilani; Zuli Maulidati; Ruli Utami; Resa Uttungga
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.322

Abstract

Penguasaan konsep relational database dan Structured Query Language (SQL) merupakan kompetensi fundamental dalam pendidikan vokasi bidang teknologi informasi. Berbagai studi pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa lulusan SMK masih menghadapi kesenjangan antara kompetensi yang dipelajari di sekolah dan kebutuhan industri berbasis data. Hasil evaluasi awal melalui pre-test pada siswa SMK Negeri 10 Surabaya menunjukkan bahwa tingkat pemahaman awal siswa terhadap relational database dan SQL masih rendah, dengan skor rata-rata 45–52 pada aspek konsep database, struktur tabel dan relasi, query SQL dasar, serta operasi CRUD. Kondisi ini berpotensi menghambat proses pembelajaran lanjutan dan kesiapan kerja lulusan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan praktis siswa melalui pelatihan relational database dan SQL dasar berbasis praktik dengan pendekatan learning by doing. Metode evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata menjadi 78–85 pada seluruh aspek penilaian. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kompetensi vokasi siswa dan dapat menjadi model penguatan pembelajaran di SMK.
Pelatihan UI/UX Berbasis Proyek dalam Pengembangan Portofolio Digital Menggunakan Figma untuk Siswa SMK Zuli Maulidati; Resa Uttungga; Anwar Sodik; Rachman Arief; Sulistyowati Sulistyowati; Adib Pakarbudi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.324

Abstract

Transformasi digital turut meningkatkan kebutuhan akan kompetensi di bidang User Interface (UI) dan User Experience (UX) sebagai bagian penting dalam pengembangan produk digital. Dalam konteks pendidikan vokasi, kompetensi ini tidak cukup hanya dipahami secara konseptual, tetapi juga perlu diwujudkan melalui keterampilan implementatif yang dapat ditunjukkan dalam bentuk karya nyata seperti portofolio digital. Berangkat dari kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif melalui pengembangan dan implementasi model pelatihan UI/UX berbasis proyek. Kegiatan dilaksanakan pada Januari – Februari 2026 dengan pendekatan Project-Based Learning yang disusun dalam empat tahapan, yaitu pemahaman konseptual, penguasaan perangkat/tools, pengembangan proyek, serta evaluasi dan umpan balik. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi, serta analisis hasil desain siswa. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa, meningkatnya keterlibatan selama pembelajaran, serta peningkatan kemampuan menghasilkan portofolio digital yang lebih terstruktur dan sesuai dengan prinsip dasar UI/UX.
Optimalisasi Library Visitor Engagement Sebagai Strategi Peningkatan Budaya Literasi Mahasiswa Imam Thobroni; Iin Marlina; Imas Fathonah; Nenden Serena Hidayani; Ady Cahyadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.326

Abstract

Rendahnya kunjungan fisik ke perpustakaan perguruan tinggi di era disrupsi digital menjadi tantangan serius bagi budaya literasi mahasiswa. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan kehadiran mahasiswa di Perpustakaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melalui strategi Library Visitor Engagement berbasis kampanye digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action yang meliputi tahap persiapan konten kreatif, diseminasi melalui media sosial Instagram dan website fakultas, serta program rekognisi "Si Paling Perpus". Hasil kegiatan menunjukkan efektivitas kampanye digital yang cukup tinggi, terlihat dari 3.003 tayangan pada video edukasi praktis dan tingginya interaksi pada konten rekognisi. Dampak nyata terlihat pada total kunjungan fisik tahun 2025 yang mencapai 11.102 kunjungan, dengan puncak kunjungan bulanan melampaui 2.859 orang dibanding kunjungan pada tahun sebelumnya yang hanya mencapai 5.100 kunjungan. Program ini berhasil mentransformasi citra perpustakaan menjadi pusat aktivitas akademik yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa.
Pengembangan Profesionalisme Guru Yayasan Ashabul Kahfi Parepare melalui Pelatihan ChatGPT dan Google Drive di Era Digital Andi Saenong; Arham Arifin; Fitriani Fitriani; Husain T; Imran Djafar; Mochammad Agus Idris; Muh. Khaddafi; Rahmat Rahmat; Santi Santi; Sunardi Sunardi; Suci Ramadhani Arifin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.329

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini mengatasi tantangan kompetensi digital guru di Yayasan Ashabul Kahfi, Parepare. Berdasarkan observasi awal, sebagian besar guru belum pernah menggunakan teknologi AI dalam pembelajaran dan belum familiar dengan pengelolaan dokumen berbasis cloud. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tiga sesi pelatihan: dasar-dasar ChatGPT, pengelolaan Google Drive, dan integrasi keduanya dalam persiapan pembelajaran. Efektivitas diukur melalui instrumen pre-test dan post-test yang mencakup aspek pemahaman konsep dan keterampilan praktis, dengan indikator keberhasilan minimal 75% peserta mengalami peningkatan skor. Program melibatkan 20 guru dan mencapai tingkat keberhasilan 85% (17 dari 20 guru), dengan skor rata-rata meningkat dari 42 menjadi 87 poin. Pelatihan menghasilkan peningkatan kepercayaan diri guru, pembentukan komunitas belajar digital, dan efisiensi persiapan materi ajar secara terukur sebagai bagian dari pengembangan profesional berkelanjutan di era pendidikan digital.
Peningkatan Kesiapsiagaan Siswa melalui Edukasi Tas Siaga Bencana Berbasis Permainan Ular Tangga Modifikasi dan Buku Saku Mahara Bengi; Syifa Urrahmah; Nurhayati Nurhayati; Syarifah Atika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.330

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana, khususnya bencana hidrometeorologi. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sejak dini adalah melalui edukasi kepada siswa di lingkungan sekolah. Namun, metode pembelajaran yang masih konvensional menyebabkan rendahnya pemahaman siswa terhadap mitigasi bencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa terkait tas siaga bencana (emergency go-bag) melalui pemanfaatan media edukatif berbasis permainan ular tangga modifikasi yang dipadukan dengan buku saku dan media game digital berbasis QR code. Metode yang digunakan adalah penyuluhan atau sosialisasi berbasis media edukatif yang dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu identifikasi dan perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi. Kegiatan ini melibatkan 30 siswa SMP Negeri 1 Manyak Payed sebagai peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari 60 pada pre-test menjadi 85 pada post-test. Selain itu, hasil kuesioner menunjukkan bahwa mayoritas siswa memberikan respons positif terhadap kegiatan yang dilaksanakan, baik dari segi kemenarikan, kemudahan pemahaman, maupun kebermanfaatannya. Dengan demikian, pemanfaatan media edukatif berbasis permainan interaktif, buku saku, dan teknologi digital terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa terhadap bencana. Kegiatan ini berpotensi untuk dikembangkan sebagai model pembelajaran mitigasi bencana yang inovatif, interaktif, dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Workshop Desain Card Sorting Game Digital Di MGMP Matematika SMK Kabupaten Pekalongan Nur Baiti Nasution; Hanindya Restu Aulia; Sigit Kuncoro
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.332

Abstract

Salah satu kendala dalam pembelajaran matematika di SMK Kabupaten Pekalongan adalah kurangnya akses koneksi internet pada sekolah-sekolah tertentu. Perlu diketahui bahwa kondisi geografis Kabupaten Pekalongan didominasi oleh perbukitan sehingga tidak semua sekolah memiliki akses internet. Di lain pihak, berbagai inovasi media pembelajaran dapat diimplementasikan hanya dengan koneksi internet. Selain itu, guru matematika SMK Kabupaten Pekalongan juga merasa kesulitan jika harus membuat media pembelajaran yang berbeda untuk setiap materi yang berbeda. Berangkat dari permasalahan tersebut, Tim Pengabdian Universitas Pekalongan berinisiasi untuk memberikan pelatihan pembuatan card sorting game sebagai media pembelajaran matematika di MGMP Matematika SMK Kabupaten Pekalongan. Card sorting game dipilih karena Tim Pengabdian telah memiliki rekam jejak dalam hal tersebut sekaligus dianggap dapat menjawab permasalahan mengenai media pembelajaran. Card sorting game dapat diimplementasikan dengan fisik (kertas) dan juga dengan digital. Pelatihan dilaksanakan dalam 4 tahapan yaitu sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan metode ceramah, demonstrasii, dan praktik langsung. Dari 35 peserta pelatihan, 34 diantaranya mengumpulkan tugas pelatihan. Hal ini menunjukkan bahwa hampir seluruh peserta pelatihan dapat memahami materi pelatihan dan memiliki kompetensi yang diharapkan.  Lebih lanjut, juga dilakukan evaluasi terkait kualitas hasil pelatihan dan diperoleh bahwa  sebagian besar tugas yang dikumpulkan sesuai dengan kriteria pengukuran yang ditetapkan. Hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa secara umum kegiatan pengabdian ini dapat dinyatakan berhasil.  

Page 11 of 16 | Total Record : 151