cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 3,430 Documents
Prophetic Ethics in the Digital Economy: Integrating Qanāʿah and Key Hadith Foundations for Regulating Consumptive Desire Widagdo, Haidi Hajar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7104

Abstract

Digital consumer environments increasingly operate as low-friction choice architectures in which e-commerce, social commerce, live-streaming commerce, and buy-now-pay-later (BNPL) mechanisms compress deliberation time and amplify persuasive cues through algorithmic curation, social proof, and time-limited promotions. Under these conditions, consumer judgment is frequently displaced from reflective evaluation toward affect-laden, desire-driven purchasing, normalizing impulsive micro-transactions and debt-enabled consumption. While digital consumption literacy is often framed as a technical or informational competence, this framing remains inadequate for addressing the ethical and motivational dynamics that sustain non-satiative desire and recurrent overconsumption. Consequently, there is a need for an evaluative framework that can regulate preference formation and provide a stable welfare anchor in digitally mediated markets, particularly one that can translate normative commitments into operational competencies for decision-making. The study purpose was to formulate a coherent hadith-based framework for digital consumption literacy by operationalizing qanāʿah (contented sufficiency) as a mode of preference governance in the digital economy, where e-commerce, social commerce, live-streaming commerce, and buy-now-pay-later (BNPL) services reduce transactional friction and intensify persuasive stimuli. The study also aimed to clarify how Prophetic ethics can function as an evaluative anchor for consumer decision-making amid algorithmic curation, social proof, and promotional time pressure that frequently precipitate impulsive buying and desire-driven consumption. Materials and methods. This research employed a qualitative text-based design with a focused thematic reading of selected Prophetic reports as the primary corpus. Analytical procedures included (i) segmenting each hadith into propositional meaning units, (ii) identifying normative diction and the internal logic of claims (premiseimplication), (iii) deriving core themes related to insatiability and sufficiency, and (iv) constructing a conceptual model that translates these themes into measurable competencies of digital consumption literacy. Contemporary scholarly literature on digital persuasion and consumer behavior was used as contextual support rather than as a determinant of textual meaning. Results. The analysis indicates that the “valley of gold” narration provides a normative diagnosis of non-satiative desire that is readily amplified by status competition and platform affordances, while the “daily provision” narration compresses welfare into observable sufficiency benchmarks (security, bodily well-being, and daily provision). Synthesizing both, qanāʿah emerges as a value-informed stopping rule that recalibrates evaluation from maximization toward kifāyah-oriented adequacy, constraining isrāf and tabdhīr and internalizing social externalities. Conclusions. The proposed framework positions Prophetic ethics as an actionable architecture for digital consumption literacy by specifying competencies such as needwant differentiation, scrutiny of persuasive tactics, BNPL risk appraisal, and attention governance. This model advances a conceptually rigorous pathway for ethically resilient consumer behavior in digitally mediated markets.
Uji Aktivitas Sediaan Mikroenkapsulasi Ekstrak Etanol Daun Sukun (Artocarpus Altilis L.) Sebagai Antidiabetes Terhadap Tikus Putih Jantan Yang Di Induksi Aloksan Sabira, Khansa; Razoki, Razoki; Novriani, Erida
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7107

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang uji efek antidiabetes sediaan mikroenkapsulasi ekstrak etanol daun sukun (Artocarpus altilis L.) terhadap tikus putih jantan. Penellitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek antidiabetes dari sediaan mikroenkapsulasi ekstrak etanol daun sukun (Artocarpus altilis L.) terhadap tikus putih jantan yang diinduksi aloksan & untuk menentukan konsentrasi sediaan mikroenkapsulasi ekstrak etanol daun sukun yang memberikan penurunan kadar glukosa darah paling optimal dibandingkan dengan kontrol positif (metformin). Hewan uji dibuat menjadi model tikus Diabetes Mellitus (DM tipe-2) dengan menggunakan induksi aloksan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 30 ekor tikus wistar jantan yang telah diinduksi menjadi model tikus Diabetes Mellitus dengan KGDP > 126 mg/dL dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan, yaitu terdiri dari kontrol negatif (aloksan), kontrol positif (metformin 45 mg/kgBB), perlakuan 1,2 dan 3 diberikan sediaan mikroenkapsulasi ekstrak etanol daun sukun (EEDS). Kemudian diberikan sediaan uji selama 14 hari. Pengukuran kadar gula darah menggunakan alat cek gula darah Autocheck. Hasil menunjukkan bahwa % penurunan kadar glukosa darah pada kontrol negatif 0%, kontrol positif 17%%, , EEDS 0,25% sebesar 24%, EEDS 0,5% sebesar 25%, dan EEDS 0,75% mencapai 20%. Hal ini menunjukkan bahwa perlakuan Ekstrak Etanol Daun Sukun dengan konsentrasi 0,75% menghasilkan penurunan kadar gula darah yang hampir sebanding dengan metformin. Sebaliknya, konsentrasi 0,25% hanya memberikan efek yang kurang optimal. Dengan demikian, mikroenkapsulasi ekstrak etanol daun sukun berpotensi sebagai agen alternatif dalam menurunkan kadar gula darah
Uji Aktivitas Sediaan Mikroenkapsulasi Ekstrak Etanol Daun Sukun (Artocarpus altilis L.) Sebagai Antidiabetes Terhadap Tikus Putih Jantan yang di Induksi Aloksan Lubis, Razoki; Sabira, Khansa; Novriani, Erida
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7108

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang uji efek antidiabetes sediaan mikroenkapsulasi ekstrak etanol daun sukun (Artocarpus altilis L.) terhadap tikus putih jantan. Penellitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek antidiabetes dari sediaan mikroenkapsulasi ekstrak etanol daun sukun (Artocarpus altilis L.) terhadap tikus putih jantan yang diinduksi aloksan & untuk menentukan konsentrasi sediaan mikroenkapsulasi ekstrak etanol daun sukun yang memberikan penurunan kadar glukosa darah paling optimal dibandingkan dengan kontrol positif (metformin). Hewan uji dibuat menjadi model tikus Diabetes Mellitus (DM tipe-2) dengan menggunakan induksi aloksan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 30 ekor tikus wistar jantan yang telah diinduksi menjadi model tikus Diabetes Mellitus dengan KGDP > 126 mg/dL dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan, yaitu terdiri dari kontrol negatif (aloksan), kontrol positif (metformin 45 mg/kgBB), perlakuan 1,2 dan 3 diberikan sediaan mikroenkapsulasi ekstrak etanol daun sukun (EEDS). Kemudian diberikan sediaan uji selama 14 hari. Pengukuran kadar gula darah menggunakan alat cek gula darah Autocheck. Hasil menunjukkan bahwa % penurunan kadar glukosa darah pada kontrol negatif 0%, kontrol positif 17%%, , EEDS 0,25% sebesar 24%, EEDS 0,5% sebesar 25%, dan EEDS 0,75% mencapai 20%. Hal ini menunjukkan bahwa perlakuan Ekstrak Etanol Daun Sukun dengan konsentrasi 0,75% menghasilkan penurunan kadar gula darah yang hampir sebanding dengan metformin. Sebaliknya, konsentrasi 0,25% hanya memberikan efek yang kurang optimal. Dengan demikian, mikroenkapsulasi ekstrak etanol daun sukun berpotensi sebagai agen alternatif dalam menurunkan kadar gula darah
Estetik Visual Vtuber Ironmouse: Perspektif Dennis Dake Chondro, Marcell Nathaniel; Fathoni, Muhammad; Dewi, Ni Putu Sinta
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7109

Abstract

Penelitian ini menganalisi estetika visual Ironmouse menggunakan kerangka estetika Dennis Dake yang mencangkup perspektif seni, sains, dan interdisipliner. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif-interpretatif, penelitian menelaah bagaimana warna, bentuk, ekspresi, dan simbol membentuk pengalaan estetis dan respons emosional audiens. Perpektif seni dijelaskan melalui konsep significant form Clive Bell serta semiotika Roland Barthes dan Charles sanders Pierce. Perspektif Sains menggunakan teori persepsi visual Ann Marie Barry dan psikologi estetika Berlyne untuk memahami bagaimana elemen visual memicu perhatian dan juga empati. Integrasi keduanya menunjukkan bahwa estetika Ironmouse tidak hanya lahir dari desain artistic, tetapi juga dari mekanisme persepsi dan budaya digital. Temuan ini mengaskan bahwa Ironmouse memiliki daya tarik visual multidimensional yang terbentuk melalui sinergi antara seni, sains, dan konteks interaktif komunitas Vtuber.
Persepsi Generasi Z Terhadap Food Waste All You Can Eat Hwaga Iqbal, Muhamad Radihatul; Saputra, Eryd; Rini, Rosie Oktavia Puspita; Gunawan, Agung Arif
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7114

Abstract

This study aims to analyze Generation Z’s perception of food waste at the All You Can Eat Hwaga Restaurant in Batam City by examining the influence of environmental awareness and attitude on behavioral intention to reduce food waste. The research employed a quantitative approach using a survey method with a Likert-scale questionnaire distributed to 200 Generation Z respondents selected through purposive sampling. Data were analyzed using validity and reliability tests, descriptive analysis, Pearson correlation, and simple linear regression with the aid of SPSS software. The results showed that all instruments were valid and reliable, with a Cronbach’s Alpha value of 0.89. The respondents’ average perception score of 4.12 indicated a high level of awareness and positive attitude toward food waste reduction. The regression analysis revealed that environmental awareness and attitude significantly influenced behavioral intention, with an R² value of 0.68. The study concludes that attitude plays the most dominant role in shaping sustainable behavioral intentions; therefore, increasing awareness should be supported by education and social campaigns to foster more responsible consumption behavior.
Analisis Semiotika Representasi Budaya Lokal dalam Film Pendek Jangan dipendam Sendiri pada Kanal YouTube Gemericik Hafshoh, Ghoitsa Chavilla; Suryati, Suryati; Muzaiyanah, Muzaiyanah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7115

Abstract

The development of digital media, particularly YouTube, has created new spaces for the representation and preservation of local culture through audiovisual works. The short film Jangan dipendam Sendiri, published on the Gemericik YouTube channel, utilizes digital media to present the Besemah language and cultural values of Pagaralam City. This study aims to analyze how local cultural representation is constructed in the film through the use of the Besemah language and the accompanying social values. This research employs a descriptive qualitative approach using Roland Barthes’ semiotic analysis. The research object is the audiovisual text of the short film Jangan dipendam Sendiri, with data collected through film text observation, documentation, and supporting interviews. The data were analyzed using the stages of denotation, connotation, and myth to reveal the cultural meanings represented in the film. The findings indicate that local culture is predominantly represented through the use of the Besemah language in inter-character dialogues, as well as through values of solidarity, care, and social kinship. This representation is not merely linguistic but also constructs cultural myths of togetherness and social concern within the Besemah community. This study concludes that digitally based short films play an effective role as a medium for representing and preserving local culture amid globalization, while also contributing to the enrichment of visual communication and local cultural studies.
Analisis Penerapan Akuntansi Lingkungan pada PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (BSP): Tinjauan Sustainability Report 2023 Wahyuni, Sri; Dani, Rahmad; Sriyanto, Darmawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi lingkungan pada PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (BSP) berdasarkan Sustainability Report tahun 2023. Akuntansi lingkungan menjadi instrumen penting dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, serta keberlanjutan perusahaan, khususnya pada sektor agribisnis dan perkebunan yang memiliki dampak signifikan terhadap lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi dokumentasi terhadap Sustainability Report 2023 BSP serta literatur pendukung yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSP telah menerapkan prinsip-prinsip akuntansi lingkungan melalui pengungkapan biaya lingkungan, program pengelolaan limbah, konservasi sumber daya alam, serta tanggung jawab sosial dan lingkungan. Namun demikian, masih terdapat keterbatasan dalam pengukuran biaya lingkungan secara kuantitatif dan integrasinya ke dalam laporan keuangan utama. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan praktik akuntansi lingkungan dan peningkatan kualitas pelaporan keberlanjutan perusahaan.
Gambaran Kadar C-Reactive Protein (CRP) Pada Mencit (Mus Musculus) Yang Diberi Minuman Kemasan Tinggi Gula Meti Rizki Utari; Astari Nurisani; Sugiah; Iwan Wahyudi; Muhammad Hadi Sulhan; Gina Nafsa Mutmaina; Mamay; Lia Mar’atiningsih; N. Ai Erlinawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7118

Abstract

Minuman ringan merupakan minuman olahan nonalkohol yang umumnya mengandung gula sederhana dan diduga berhubungan dengan peningkatan kadar C-Reactive Protein (CRP) sebagai penanda inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar CRP pada mencit (Mus musculus) yang diberi minuman kemasan tinggi gula. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain posttest only control group yang menggunakan 24 ekor mencit berumur 3–4 bulan dengan berat badan 20–30 gram. Hewan uji dibagi ke dalam empat kelompok, terdiri atas satu kelompok kontrol yang diberikan aquadest dan tiga kelompok perlakuan yang masing-masing diberikan minuman kemasan tinggi gula dengan dosis 0,13 ml, 0,26 ml, dan 0,39 ml per hari selama 10 hari. Pada hari ke-11 dilakukan pengambilan serum dan pemeriksaan kadar CRP secara kualitatif menggunakan reagen kit CRP dengan pengamatan adanya atau tidak adanya aglutinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel pada keempat kelompok memiliki kadar CRP dalam batas normal, yang ditandai dengan tidak ditemukannya aglutinasi, sehingga seluruh mencit (100%) dikategorikan normal. Tidak ditemukan perbedaan gambaran kadar CRP antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Disimpulkan bahwa pemberian minuman kemasan tinggi gula dengan dosis 0,13–0,39 ml per hari selama 10 hari pada mencit Mus musculus tidak menyebabkan peningkatan kadar CRP yang dapat terdeteksi secara kualitatif.
Analisis Sistem Coretax Terhadap Pengelolaan Ppn Pada Pt. Indomarco Prismatama Palembang Marlina, Marlina; Humairah, Rafiqah; Nasution, M.Afif Herliandi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Coretax System terhadap pengelolaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di PT Indomarco Prismatama Palembang. Coretax System ini merupakan inovasi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam reformasi digitalisasi perpajakan nasional yang mulai diimplementasikan sejak tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi dari laporan pajak perusahaan dan sumber regulasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Coretax System berperan penting dalam mempercepat proses uploading data PPN, meningkatkan akurasi pelaporan, serta meminimalisir kesalahan dalam sistem pelaporan. Namun demikian, ditemukan beberapa kendala seperti penangguhan transaksi (suspended transaction) akibat perbedaan sinkronisasi sistem, serta rejection automatically system data yang sering terjadi karena format data faktur tidak sesuai standar DJP. Meskipun demikian, penerapan Coretax mampu meningkatkan efisiensi administrasi dan kepatuhan pajak perusahaan.
Konsep Nafkah Dan Hak Istri Atas Pendapatan Suami Dalam Hukum Keluarga Islam Ritonga, Meifiani; firmansyah , Heri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7122

Abstract

Konsep nafkah dan hak istri atas pendapatan suami merupakan isu fundamental dalam hukum keluarga Islam yang terus mengalami dinamika seiring perubahan struktur sosial dan ekonomi keluarga Muslim. Dalam fikih klasik, nafkah diposisikan sebagai kewajiban mutlak suami sebagai konsekuensi akad nikah, sementara pendapatan suami dipandang sebagai harta milik pribadi yang dibatasi oleh kewajiban syar‘i. Namun, perkembangan masyarakat kontemporer, termasuk meningkatnya partisipasi ekonomi istri, menimbulkan persoalan baru mengenai batasan hak istri atas pendapatan suami serta relevansi konsep nafkah dalam relasi keluarga modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep nafkah dan kedudukan hak istri atas pendapatan suami dalam hukum keluarga Islam melalui perspektif klasik dan kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan perbandingan, melalui kajian terhadap Al-Qur’an, hadis, kitab-kitab fikih klasik, serta regulasi dan pemikiran hukum Islam kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hukum keluarga Islam, hak istri atas pendapatan suami tidak dimaknai sebagai hak kepemilikan absolut, melainkan sebagai hak nafkah yang wajib dipenuhi secara adil dan layak. Perspektif kontemporer menegaskan pentingnya penafsiran kontekstual terhadap konsep nafkah tanpa menghilangkan prinsip dasar kewajiban suami. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan integratif antara fikih klasik dan pemikiran hukum Islam kontemporer diperlukan untuk menjaga relevansi konsep nafkah serta mewujudkan keadilan dan keharmonisan dalam relasi suami istri di tengah dinamika sosial modern.